UIN Antasari Open Journal System (Universitas Islam Negeri)
Not a member yet
3736 research outputs found
Sort by
Perkawinan Sesama Jenis di Uni Eropa: Analisis Perbandingan dan Konstitusional tentang Analoginya dalam Hukum dan Administrasi
Same-sex marriage has become one of the main issues in contemporary legal discourse in Europe, reflecting increasingly complex social, cultural, and political dynamics. This issue is highly relevant in European countries, where societal demands and international obligations related to human rights intersect. This study aims to examine legal regulations on same-sex marriage in the European Union. The method used is comparative and classificatory legal analysis with a doctrinal approach to legal texts and recent case law of the European Court of Human Rights (ECHR). Analysis of cases such as Makate v. Lithuania and Maimulakhin and Markiv v. Ukraine indicates that the absence or prohibition of legal recognition of same-sex couples may be considered a violation of the right to private and family life, freedom of expression, and the prohibition of discrimination as stipulated in the European Convention on Human Rights. This study concludes that despite ongoing political and cultural resistance in some European countries, the trend toward legalizing same-sex marriage is gaining momentum in response to public demands and international legal standards. However, such marriages remain inconsistent with the original purpose and nature of marriage between men and women.Pernikahan sesama jenis menjadi salah satu isu utama dalam wacana hukum kontemporer di Eropa, mencerminkan dinamika sosial, budaya, dan politik yang semakin kompleks. Isu ini sangat relevan di negara-negara Eropa, di mana tuntutan masyarakat dan kewajiban internasional terkait hak asasi manusia saling bertemu. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji regulasi hukum terhadap pernikahan sesama jenis di Uni Eropa. Metode yang digunakan adalah analisis hukum komparatif dan klasifikatif dengan pendekatan doktrinal terhadap teks-teks hukum dan yurisprudensi terkini Mahkamah Hak Asasi Manusia Eropa (ECHR). Hasil analisis terhadap kasus seperti Makate v. Lithuania dan Maimulakhin dan Markiv v. Ukraina menunjukkan bahwa ketiadaan atau pelarangan pengakuan hukum terhadap pasangan sesama jenis dapat dianggap sebagai pelanggaran terhadap hak atas kehidupan pribadi dan keluarga, kebebasan berekspresi, serta larangan diskriminasi sebagaimana diatur dalam Konvensi Eropa tentang Hak Asasi Manusia. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun masih ada resistensi politik dan budaya di sejumlah negara Eropa, tren menuju legalisasi pernikahan sesama jenis semakin menguat sebagai respons terhadap tuntutan publik dan standar hukum internasional. Meskipun demikian, pernikahan ini masih bertentangan dengan tujuan awal pernikahan dan fitrahnya antara laki laki dan perempuan
Competence of Shadow Teacher in Building Confidence and Life Skills of Students with Special Needs
This study aims to describe the competencies of shadow teachers in developing the confidence and life skills of children with special needs at elementary school. The research method used is a qualitative descriptive research method with a phenomenological type. Data is collected through observation, interviews, and documentation. The study results show that shadow teachers have four competencies in building confidence and life skills. 1) Professional competence. Teachers improve professional competence by participating in training related to inclusion education online and offline; 2) Pedagogical competence. Teachers make individual learning programs based on the results of assessments carried out by psychologists, learning using a pullout system, children with special needs do the same learning as regular children, teachers always include children with special needs in school activities, three and social competence. Teachers include social relations with parents, social relations with experts (pediatricians and psychologists), social relations with children with special needs, social relations with regular children, and social relations between teachers; 4 and personal competence. The personal competencies of shadow teachers include being a special assistant teacher as a calling, patient and diligent, sincere, empathetic, fair, a spirit of learning, and having a high sense of affectio
PERAN FINTECH TERHADAP PERUBAHAN PERILAKU KONSUMEN DALAM BERTRANSAKSI DI ERA MODERN (Study Kasus Pengguna Dompet Digital Pada Generasi Z Di Pekalongan)
This study examines the role of fintech in transforming consumer transaction behavior in the modern era. Employing a qualitative method with a phenomenological approach, this research involved in-depth interviews with 10 active digital wallet users aged 18-25 years. The findings reveal that fintech has altered how Generation Z conducts transactions, enhancing efficiency and convenience, and fostering a cashless culture. The use of digital wallets not only increased transaction frequency and ease but also influenced their consumption patterns and financial management. The majority of informants preferred digital transactions over cash, driven by ease of access and various promotional incentives such as cashback. The study also identified challenges like internet dependency and data security concerns. These findings provide crucial insights for the development of the fintech industry and financial inclusion efforts in Indonesia's medium-sized cities, and offer recommendations for enhancing user education regarding digital security and financial management, as well as leveraging the potential of Generation Z in digital financial transactions.
Penelitian ini mengkaji peran fintech terhadap perubahan perilaku konsumen dalam bertransaksi di era modern. Dengan menggunakan metode kualitatif dan pendekatan fenomenologi, penelitian ini melibatkan wawancara mendalam dengan 10 pengguna aktif dompet digital yang berusia 18-25 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fintech telah mengubah cara generasi Z bertransaksi, meningkatkan efisiensi dan kenyamanan, serta menciptakan budaya cashless. Penggunaan dompet digital juga tidak hanya meningkatkan frekuensi dan kemudahan transaksi, tetapi juga mempengaruhi pola konsumsi dan pengelolaan keuangan mereka. Sebagian besar narasumber lebih memilih transaksi digital dibandingkan tunai, didorong oleh kemudahan akses dan berbagai insentif promosi seperti cashback. Penelitian juga menemukan tantangan seperti ketergantungan pada internet dan kekhawatiran akan keamanan data. Temuan ini memberikan wawasan penting bagi pengembangan industri fintech dan upaya inklusi keuangan di kota-kota menengah di Indonesia, serta menawarkan rekomendasi untuk peningkatan edukasi pengguna mengenai keamanan dan pengelolaan keuangan digital, serta memanfaatkan potensi generasi Z dalam transaksi keuangan digital.Penelitian ini mengeksplorasi pengaruh teknologi finansial (fintech), khususnya dompet digital, terhadap perilaku transaksi generasi Z di Pekalongan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui peran fintech terhadap perubahan perilaku konsumen dalam bertransaksi di era modern. Dengan menggunakan metode kualitatif dan pendekatan fenomenologi, penelitian ini melibatkan wawancara mendalam dengan 10 pengguna aktif dompet digital yang berusia 18-25 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fintech telah mengubah cara generasi Z bertransaksi, meningkatkan efisiensi dan kenyamanan, serta menciptakan budaya cashless. Penggunaan dompet digital juga tidak hanya meningkatkan frekuensi dan kemudahan transaksi, tetapi juga mempengaruhi pola konsumsi dan pengelolaan keuangan mereka. Sebagian besar narasumber lebih memilih transaksi digital dibandingkan tunai, didorong oleh kemudahan akses dan berbagai insentif promosi seperti cashback.. Namun, penelitian ini juga menemukan tantangan seperti ketergantungan pada internet dan kekhawatiran akan keamanan data. Temuan ini memberikan wawasan penting bagi pengembangan industri fintech dan upaya inklusi keuangan di kota-kota menengah di Indonesia, serta menawarkan rekomendasi untuk peningkatan edukasi pengguna mengenai keamanan dan pengelolaan keuangan digital, serta memanfaatkan potensi generasi Z dalam transaksi keuangan digital
Model Sosial Kognitif Perilaku Pencarian Informasi Akademik Secara Online
This study aims to test the cognitive social model of online academic information seeking behavior according to empirical data. The population in this study were all students of IAIN Kediri, East Java. The sampling technique in this study was simple random sampling. Simple random sampling means that researchers take subjects (or units such as schools) as members of the sample, which guarantees that regardless of the size of the sample, it will have an equal probability according to the population. The data collection technique used in this study was a questionnaire in the form of a scale. There are four types of scales used in the data collection process, namely social support scale, self-regulation scale, self-efficacy and online information seeking behavior scale. The results of this study showed that the chi-square was 144, 990 (DF= 83 p=0,000), CMIN/DF=1,747, GFI= 0,921, AGFI= 0,885, TLI= 0,913 and RMSEA = 0,061. Thus the criteria for acceptance of the model are generally met. Thus the relationship model can be said to be fit or the model can be fulfilled.This study aims to test the cognitive social model of online academic information seeking behavior according to empirical data. The population in this study were all students of IAIN Kediri, East Java. The sampling technique in this study was simple random sampling. Simple random sampling means that researchers take subjects (or units such as schools) as members of the sample, which guarantees that regardless of the size of the sample, it will have an equal probability according to the population. The data collection technique used in this study was a questionnaire in the form of a scale. There are four types of scales used in the data collection process, namely social support scale, self-regulation scale, self-efficacy and online information seeking behavior scale. The results of this study showed that the chi-square was 144, 990 (DF= 83 p=0,000), CMIN/DF=1,747, GFI= 0,921, AGFI= 0,885, TLI= 0,913 and RMSEA = 0,061. Thus the criteria for acceptance of the model are generally met. Thus the relationship model can be said to be fit or the model can be fulfilled
Computational Thinking Skill of Prospective Mathematics Teachers in Statistic Methods Courses
The statistics methods course is compulsory in the Mathematics Study Program, which uses applications according to technological developments, including the SPSS application. This study describes the computational Thinking of prospective mathematics teachers in solving statistics problems in statistics methods courses. This research is quantitative-qualitative descriptive research. The subjects were 88 students in the statistics methods course in the 2022/2023 academic year. The research instrument was a test containing three statistics problems. The findings have indicated that the computational Thinking of prospective mathematics teachers in solving statistics problems was in the Very Good Category with a percentage of 2,27%, the Good Category was 31,8%, the Enough category was 38,64%, the low Category was 19,32%, and the deficient Category was 7,95%. The researchers suggest that ongoing research needs to be conducted to improve students' computational thinking skills, and it is necessary to look for factors that influence students' computational thinking skills
Analisis desain interior modern pasca relokasi di Perpustakaan dan Penerbitan Universitas Negeri Padang terhadap kenyamanan pemustaka
Perpustakaan Universitas Negeri Padang telah mengalami perkembangan yang sangat pesat, relokasi gedung baru pada tahun 2024 dengan peningkatan fasilitas dan desain interior modern yang terbukti berhasil mendukung kegiatan akademik, terlihat dari lonjakan signifikan jumlah pengunjung pasca peresmian pada 3 Juni 2024. Penelitian ini bertujuan menganalisis desain interior modern perpustakaan pasca relokasi. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi, analisis data yang digunakan yaitu analisis tematik dengan melakukan identifikasi, analisis dan interpretasi data. Hasil penelitian menunjukkan ruang baca, digital, dan diskusi dirancang ergonomis dengan pencahayaan optimal. Konsep warna cerah, kayu, dan kaca menciptakan suasana dinamis, didukung signage strategis dan fasilitas privasi di area pribadi. Pengaturan suhu, pencahayaan, dan suara memastikan kenyamanan pemustaka, sementara konsep minimalis modern meningkatkan estetika dan produktivitas dalam belajar dengan desain yang mendukung aktivitas pemustaka. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu desain interior perpustakaan mengutamakan kenyamanan, estetika, dan fungsionalitas yang menggunakan konsep modern minimalis dengan furnitur yang estektika dan fungsional serta penggunaan konsep warna cerah dapat menunjang kenyamanan dan aktivitas pemustaka
Analisis pemanfaatan layanan koleksi buku langka di Perpustakaan Nasional Republik Indonesia
Pemanfaatan layanan koleksi buku langka dapat dilihat dari alasan, pelayanan dan hasil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan layanan koleksi buku langka pada Perpustakaan Nasional Republik Indonesia. Metode yang digunakan pada penelitian ini yakni penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi serta informan pada penenlitian ini berjumlah lima orang. Hasil penelitian dan pembahasan yang diperoleh menunjukkan bahwa pemanfaatan layanan koleksi buku langka yang berjalan setiap harinya yang dimulai dari alasan yang dimiliki masing-masing pengunjung yang berbeda beda, kemudian pelayanan yang diberikan pustakawan kepada pengunjung dengan bertindak sopan, ramah tamah dan memberikan arahan kepada pengunjug serta hasil yang diperoleh masing-masing pengunjung terkait pemenuhan kebutuhan informasi yang dibutuhkan sudah berjalan dengan cukup lancar. Oleh sebab itu penulis menarik kesimpulan bahwa pemanfaatan layanan koleksi buku langka dalam setiap harinya sudah berjalan dengan baik, terlihat dari pemahaman pustakawan dan para pengunjung terkait alasan memanfaatkan layanan, sikap pustakawan dalam memberikan layanan kepada pengunjung dan terpenuhinya kebutuhan informasi dari masing-masing pengunjung layanan koleksi buku langka pada Perpustakaan Nasional Republik Indonesia serta banyaknya koleksi langka yang dimanfaatkan
Representasi psikologi pustakawan dalam film Heartbreak Library
Psikologi pustakawan memiliki dampak yang signifikan terhadap interaksi pengguna. Dengan memiliki empati, kesabaran, dan keterampilan komunikasi yang efektif, pustakawan dapat meningkatkan fungsi perpustakaan dan menawarkan layanan yang lebih berkualitas. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif yang dipadukan dengan studi literatur. Studi literatur merangkum apa yang telah ditulis oleh ilmuwan dan peneliti terkemuka tentang suatu subjek. Menurut temuan studi literatur tersebut, psikologi pustakawan sangat penting untuk di pahami dan di terapkan, tetapi pengguna juga perlu mengetahui kebijakan dan layanan perpustakaan. Pustakawan dalam film dengan analisis semiotic Heartbreak Library memberikan gambaran yang realistis tentang seorang pustakawan psikologi pustakawan menunjukkan mereka sebagai profesional yang sangat cerdas dan orang yang penuh emosi, dan penonton lebih mampu memahami kesulitan psikologis yang dihadapi pustakawan setiap hari
Kohabitasi dalam KUHP 2023: Analisis Yuridis atas Intervensi Hukum Pidana terhadap Kehidupan Pribadi
Penelitian ini membahas kriminalisasi kohabitasi dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana baru dari perspektif hak asasi manusia, proporsionalitas, dan nilai sosial budaya Indonesia. Tujuan utama adalah menganalisis pembenaran intervensi hukum pidana dalam kehidupan pribadi terkait kohabitasi. Dengan menggunakan pendekatan yuridis normatif dan analisis kualitatif, penelitian ini mengkaji data sekunder dari peraturan perundang-undangan, literatur hukum, dan dokumen resmi. Hasilnya menunjukkan bahwa kriminalisasi kohabitasi berpotensi melanggar hak privasi dan kebebasan pribadi, melanggar prinsip proporsionalitas, serta kurang mempertimbangkan keberagaman nilai sosial budaya. Penelitian ini merekomendasikan pendekatan hukum yang lebih restoratif dan berbasis perlindungan sosial untuk mengatur kohabitasi. Pendekatan hukum yang lebih inklusif dan dialogis diperlukan, dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan dan mempertimbangkan keberagaman nilai yang ada dalam masyarakat
Tradisi Bapalas Bidan dalam Perspektif Psikologi dengan Teori Tindakan Beralasan
Tradisi bapalas bidan adalah tradisi yang dilakukan pasca melahirkan. Tradisi ini merupakan pemberkatan yang dilakukan oleh bidan kepada bayi dan ibunya. Meskipun saat ini zaman sudah modern yang mana banyak orang mulai meninggalkan tradisi atau adat istiadat yang diwariskan oleh leluhur. Namun di Kabupaten Hulu Sungai Utara Provinsi Kalimantan Selatan, tradisi ini masih ramai dilakukan oleh masyarakat. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui manfaat, dampak psikologis dan proses tradisi bapalas bidan di Kabupaten Hulu Sungai Utara Provinsi Kalimantan Selatan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan fenomenologi. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa ada beberapa istilah lain untuk menyebutkan tradisi bapalas bidan, salah satunya adalah batapung tawar. Tradisi bapalas bidan bermanfaat untuk mengurangi rasa sakit di badan akibat proses melahirkan dan menjadi ajang silaturahmi si ibu yang baru melahirkan dengan para tetangga sebab selama 40 hari pasca melahirkan tidak diperbolehkan keluar rumah. Diketahui juga bahwa terdapat perasaan terharu, senang dan tenang saat melakuka tradisi ini. Dalam prosesnya, tradisi memiliki 4 tahapan yaitu: kegiatan pijat, batutungkal, do’a dan makan bersama