Open Journal Systems of Universitas Muhammadiyah Palangkaraya
Not a member yet
4839 research outputs found
Sort by
Pemanfaatan Cangkang Telur Sebagai Adsorben dalam Menurunkan Kadar Tembaga (Cu) pada Air Sungai Sebamban Kabupaten Tanah Bumbu: Utilization of Eggshells as Adsorbent in Reducing Copper (Cu) Level in Sebamban River Water, Tanah Bumbu Regency
Sungai Sebamban merupakan sumber air yang digunakan untuk melakukan berbagai aktivitas masyarakat seperti, minum, mandi, memancing, dan lain-lain. Letak sungai sebamban yang berada disekitar wilayah pertambangan batu bara membuat sungai ini terkena dampak aktivitas manusia selama bertahun-tahun. Akibatnya Sungai Sebamban menjadi tercemar logam tembaga (Cu), untuk itu dilakukan upaya penurunan kadar tembaga dengan memanfaatkan senyawa Kalsium Karbonat yang terdapat pada cangkang telur bebek pelari (anas platyrhyncos domesticus). Penurunan kadar logam berat Cu dilakukan secara kuantitatif menggunakan jenis penelitian True Eksperimental (Post Test Only Control Group Design) berdasarkan variasi lama waktu kontak (20,40, dan 60) menggunakan instrumen Spektrofotometer Serapan Atom dengan panjang gelombang 324,7 nm. Analisis One-Way Anova digunakan untuk menganalisis data yang diperoleh secata statistik. Konsentrasi adsorben 0,75/25 ml sampel air sungai dengan variasi lama waktu kontak menunjukkan hasil penurunan masing-masing sebesar 21,31; 12,11; dan 2,08 ppm. Pada waktu 60 menit diperoleh persentase penurunan yang optimal sebesar 92,40%. Paparan serbuk cangkang telur pada sampel air sungai dengan variasi lama waktu kontak berpengaruh dalam menurunkan kadar Cu pada air sungai sebamban
Literatur Review: Efektivitas Konseling Farmasis Terhadap Kepatuhan Minum Obat pada Diabetes Melitus Tipe 2: Literature Review: Effectiveness of Pharmacist Counseling on Compliance with Taking Medication in Diabetes Mellitus Type 2
Diabetes Melitus (DM) tipe 2 merupakan penyakit metabolik kronis yang memerlukan pengobatan seumur hidup. Salah satu faktor yang memengaruhi keberhasilan terapi DM adalah tingkat kepatuhan pasien terhadap pengobatan. Ketidakpatuhan ini sering kali disebabkan oleh kurangnya pemahaman pasien tentang pentingnya pengobatan jangka panjang. Tujuan: mengevaluasi efektivitas konseling farmasis dalam meningkatkan kepatuhan penggunaan obat pada pasien diabetes mellitus tipe 2. Metode yang digunakan adalah narrative review terhadap artikel yang membahas dampak konseling terhadap kepatuhan pasien. Hasil: Analisis 10 artikel memperlihatkan konseling oleh farmasis secara signifikan meningkatkan kepatuhan pengobatan, menurunkan kadar gula darah, serta memperbaiki hasil klinis secara keseluruhan. Kesimpulan: konseling farmasis merupakan intervensi yang efektif dalam meningkatkan kepatuhan pengobatan dan kontrol glukosa darah, yang berpotensi meningkatkan kualitas hidup pasien diabetes
Prosedur Pemeriksaan CT Scan Kepala dengan Klinis Stroke Homeragik di Instalasi Radiologi RSUD dr. R. Soedjonio Selong: Procedure of Head CT Scan Examination for Patients with Hemorrhagic Stroke at the Radiology Department of dr. R. Soedjono Selong General Hospital
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi prosedur pemeriksaan CT scan kepala pada pasien dengan klinis stroke hemoragik di Instalasi Radiologi RSUD Dr. R. Soedjono Selong, dengan fokus pada penggunaan slice thickness 1 mm yang berbeda dari standar umum. Pendekatan studi kasus kualitatif digunakan, melibatkan observasi langsung, wawancara semi-terstruktur dengan tenaga medis, dan analisis dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan slice thickness 1 mm memberikan resolusi spasial yang lebih tinggi, yang penting untuk mendeteksi detail kecil seperti perdarahan intrakranial. Prosedur ini memungkinkan fleksibilitas dalam rekonstruksi citra multiplanar tanpa kehilangan kualitas gambar, yang sangat penting dalam diagnosis dan penanganan stroke hemoragik. Selain itu, penggunaan slice thickness 1 mm mendukung akurasi pengukuran volume perdarahan melalui perangkat lunak Volume Calculate 3D, yang merupakan komponen kritis dalam menentukan strategi terapi. Integrasi sistem Radiology Information System (RIS) dan Picture Archiving and Communication System (PACS) dengan Elektronik Medical Record (EMR) juga memastikan efisiensi alur kerja dari pendaftaran pasien hingga analisis citra. Kesimpulannya, prosedur ini tidak hanya memenuhi standar radiologi modern tetapi juga memberikan model yang dapat diadaptasi oleh rumah sakit lain, khususnya di wilayah dengan sumber daya terbatas. Temuan ini menegaskan pentingnya inovasi dalam prosedur radiologi untuk meningkatkan akurasi diagnostik dan kualitas layanan kesehatan dalam penanganan stroke hemoragik
Penerapan Kecerdasan Buatan dalam Penelitian Demam Berdarah: Analisis Bibliometrik: Applying Artificial Intelligence in Dengue Fever Research: A Bibliometric Analysis
Nyamuk genus Aedes merupakan nyamuk yang berperan menularkan demam berdarah dengue (DBD). Penerapan teknologi melalui serangkaiaan proses komputasi telah dimanfaatkan untuk mencegah penyebaran dan memberantas DBD. Sehingga studi ini bertujuan menganalisis penelitian DBD dari tahun 2015 hingga Oktober 2024 melalui analisis teknologi bibliometrik. Pendekatan analisis data bibliometrik yang merupakan perkembangan penelitian dalam kecerdasan buatan (AI) yang mengidentifikasi dan mendeteksi penelitian kasus dengue secara otomatis. Perangkat lunak yang digunakan yaitu VOSviewer dan Publish or Perish (PoP) untuk mengeksplorasi tren publikasi. Sebanyak 200 artikel dianalisis, yang menunjukkan peningkatan penelitian dengue menggunakan teknologi komputasi dalam lima tahun terakhir. Studi ini menunjukkan pemrosesan dan visualisasi data bibliometrik yang efektif, memberikan wawasan mendalam tentang pola dan tren dalam penelitian dengue. Hasil studi ini pula menunjukkan metode kecerdasan buatan yaitu deep learning pada penelitian dengue masih sedikit yang mencerminkan fokus utama dalam penelitian dengue kedepannya. Sehingga memberikan kontribusi yang signifikan terhadap upaya global untuk mengendalikan dan memberantas penyakit ini, khususnya di Indonesia
Analisis Faktor Kepatuhan Pasien dalam Penggunaan Antibiotik Amoxicilin dan Cefadroxil di Puskesmas Wilayah Bati-Bati: Analysis of Factors Influencing Patient Compliance in the Use of Amoxicillin and Cefadroxil Antibiotics at the Bati-Bati Area Health Center
Resistensi antibiotik dapat terjadi karena mudahnya masyarakat mendapatkan antibiotik, kurangnya pengawasan pemerintahterhadap masyarakat tentang, penggunaan antibiotik yang tidak rasional seperti pemilihan antibiotik tidak sesuai dengan kondisi pasien dan pola peresepan antibiotik yang kurang tepat . Cefadroxil adalah antibiotik dengan spektrum luas. Obat ini digunakan untuk mengatasi sejumlah infeksi akibat bakteri, seperti infeksi saluran kemih, kulit, pernapasan, atau tenggorokan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan faktor kepatuhan masyarat dan mengidentifikasi faktor pemberian obat kepada pasien terdapat pengaruhnya terhadap kepatuhan penggunaan obat antibiotik amoxilin dan cefadroxil di Puskesmas Kecamatan Bati-Bati dan Puskesmas Kait-Kait. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan antara hubungan faktor kepatuhan masyarat terhadap penggunaan obat antibiotik amoxilin dan cefadroxil di Puskesmas Kecamatan Bati-Bati dan Puskesmas Kait-Kait pada tahun 2024, hal ini dibuktikan dengan hasil uji Chi-Square. Faktor yang memiliki hubungan kepatuhan adalah umur dan pendidikan terakhir. Sedangkan jenis kelamin dan status pekerjaan tidak memiliki hubungan kepatuhan. Untuk saran diharapkan pasien untuk meningkatkan pengetahuan tentang antibiotik amoxilin dan cefadroxil, serta patuh dalam mengonsumsi antibiotik amoxilin dan cefadroxi
Analisis Faktor Risiko Penyebab Tidak Langsung Kejadian Stunting: Risk Factors Analysis of Indirect Causes of Stunting Incidents
Stunting merupakan permasalahan gizi kronis dengan ciri anak memiliki perawakan pendek yang disebakan oleh penyebab langsung dan tidak langsung. Penelitian dilakukan untuk menganalisis hubungan antara faktor-faktor penyebab tidak langsung berupa ketahanan pangan, pola pemberian makan, akses air bersih, dan kepemilikan jamban layak dengan kejadian stunting melalui pendekatan tinjauan literatur. Data dikumpulkan dari berbagai artikel ilmiah yang relevan menggunakan metode pencarian sistematis melalui Google Scholar dengan kriteria inklusi dan eksklusi tertentu. Hasil analisis terhadap 22 artikel menunjukkan bahwa ketahanan pangan yang rendah, pola pemberian makan yang tidak sesuai, keterbatasan akses terhadap air bersih, serta kepemilikan jamban yang tidak layak berkontribusi terhadap meningkatnya risiko stunting pada balita. Sebagian besar studi menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara faktor-faktor tersebut dengan kejadian stunting, meskipun beberapa penelitian tidak menemukan hubungan yang bermakna. Kesimpulannya, faktor-faktor tidak langsung memiliki peran penting dalam kejadian stunting, sehingga diperlukan pendekatan komprehensif dalam pencegahan dan penanggulangan stunting dengan meningkatkan akses terhadap pangan bergizi, edukasi pola pemberian makan, serta perbaikan infrastruktur sanitasi dan air bersih
Optimizing the Utilization of Egg Shell Waste for the Production of Liquid Organic Fertilizer in Trangsan Village, Gatak, Sukoharjo: Improving Welfare and Environmental Sustainability: Optimalisasi Pemanfaatan Limbah Cangkang Telur untuk Produksi Pyupuk Organik Cair di Desa Trangsan, Gatak, Sukoharjo: Meningkatkan Kesejahteraan dan Keberlanjutan Lingkungan
The increasing volume of organic waste, including eggshells, poses significant environmental challenges. Trangsan Village, Sukoharjo, is one area with abundant eggshell waste due to poultry hatching activities. This study aims to optimize the utilization of eggshell waste by processing it into eco-friendly liquid organic fertilizer (LOF). Eggshells containing 97–98.5% calcium carbonate (CaCO₃) were processed into liquid fertilizer through fermentation using EM-4 bioactivators. The program involved stages such as public socialization, fertilizer-making simulation, laboratory testing, and dissemination of results to farmers. Laboratory results revealed the fertilizer contains 1.11% organic carbon (C-organic), 0.23% nitrogen, and 0.19% potassium. However, nitrogen and potassium levels require further optimization. Community socialization demonstrated high enthusiasm, particularly in repurposing household waste into valuable resources. This initiative offers economic opportunities and supports environmental sustainability by reducing organic waste and reliance on chemical fertilizers
Pengaruh Promosi Kesehatan Terhadap Tingkat Pengetahuan Konsumsi Obat Cacing pada Siswa Sekolah Dasar Inpres Mallengkeri 2
Cacingan adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi cacing yang ditularkan melalui tanah (Soil Transmitted Helminthiasis/STH), dengan prevalensi tinggi di wilayah beriklim tropis dan subtropis, termasuk Indonesia. Berdasarkan data, prevalensi kecacingan di Indonesia berkisar antara 40-60%, dengan angka lebih tinggi pada anak usia sekolah. Kota Makassar, khususnya Kelurahan Mangasa, mencatat 1.385 kasus kecacingan pada anak usia sekolah pada tahun 2018. Obat cacing efektif dalam pengobatan, namun infeksi ulang yang cepat membutuhkan pemberian obat secara berkala. Pengendalian kecacingan menjadi prioritas nasional melalui promosi kesehatan dan pemberian obat massal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan siswa sekolah dasar mengenai konsumsi obat cacing, serta untuk mengetahui pengaruh promosi kesehatan terhadap tingkat pengetahuan konsumsi obat cacing pada siswa sekolah dasar. Studi ini bersifat kuantitatif dan menggunakan metode eksperimental dengan penelitian eksperimen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan pada siswa sebelum pemberian promosi kesehatan tentang konsumsi obat cacing yaitu kurang 3%, cukup 35,8%, dan baik 61,2%. Sesudah pemberian promosi kesehatan menjadi kurang 0%, cukup 7,1%, dan baik 92,9%. Pemberian promosi kesehatan berpengaruh secara signifikan terhadap tingkat pengetahuan konsumsi obat cacing pada siswa sekolah dasar dilihat dari nilai perbedaan yang signifikan antara pengetahuan sebelum dan setelah promosi kesehatan, dengan nilai rata-rata meningkat dari 9.99 menjadi 12.48 dengan nilai p value sebesar 0.000
Development of Animated Video Media About Students' Learning Interests at MTsT Daarut Tahfizh Al-Ikhlas
Animated video media that can increase students' interest in learning at MTsT Daarut Tahfizh Al-Ikhlas and to determine the effectiveness of its use in improving students' understanding of learning materials. Aim: This study aims to determine the feasibility, effectiveness, practicality, as well as student responses and the development of animated video learning media. Based on the formulation of the problem proposed, this study focuses on two main aspects, namely the development of animated video media and its effectiveness in increasing students' interest and understanding. Method: This study uses a research and development method (Research and Development) using the ADDIE model which stands for Analyze, Design, Development, Implementation, and Evaluation. Using descriptive analysis techniques using quantitative data. Data were collected through observation, questionnaires, and tests to measure students' interest in learning and understanding before and after using video media. Result and Discussions: The results of the study showed that the developed animated video media can attract students' attention and increase their interest in learning. In addition, the use of animated video media has proven effective in helping students understand learning materials better. Based on these findings, it is suggested that animated video media can be implemented more widely in the learning process to improve the quality of education and student learning outcomes. Conclusion: Thus, animated videos as an effective learning medium can increase students' interest in learning
The Influence of Parental Attachment and Autonomy on Juvenile Delinquency Among Vocational High School Students at Karsa Mulya in Palangkaraya
This study reveals the phenomenon of juvenile delinquency among students of SMK Karsa Mulya by understanding the influence of parental attachment and independence on juvenile delinquency in SMK Karsa Mulya Palangkaraya students. This study focuses on the impact of parental attachment (father, mother) and independence on juvenile delinquency. The research design used is a multiple linear correlational research design with a sample of 114 from a population of 270 class X students. Sampling used probability sampling with a random sampling technique. Meanwhile, the calculation of data results using the SPSS 2018 application from 4 questionnaire instruments Inventory of Parent and Peer Attachment (IPPA), Autonomy Scale, and Self Report Delinquency Scale, with the results that there is no relationship between parental attachment and independence on juvenile delinquency, negatively correlated (-) namely the significance value of IPPA MOTHER p = 0.494> 0.05, not significant, IPPAFATHER: p = 0.889> 0.05 is not significant, while the autonomy value p = 0.172> 0.05 is not significant. However, there is a relationship if the three variables are combined, with a value of p = 0.006 <0.05, meaning that the higher the attachment of mother/father and independence, the lower the level of juvenile delinquency