Journal Nursing Care and Biomolecular
Not a member yet
    210 research outputs found

    Pengaruh Aplikasi Early Warning Score System (EWSS) Terhadap Ketepatan Skoring Virulensi Covid-Oleh Mahasiswa Program S1 Keperawatan Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

    Get PDF
    Pendahuluan: Mahasiswa keperawatan sebagai tenaga kesehatan pemula yang akan diterjunkan pada praktek klinik keperawatan harus dibekali tetang pemahaman yang baik tentang covid-19. Early Warning Score System (EWS)S merupakan sistem skoring sederhana menggunakan system Track & Triggering berdasarkan tanda vital pasien yang menunjukkan tanda-tanda awal perburukan kondisi klinis pasien. EWSS dapat di aplikasikan secara praktis dan sederhana oleh mahasiswa S1 Keperawatan baik pada jenjang akademik maupun profesi untuk mendeteksi tingkat Skoring Virulensi pasien COVID-19 atau kasus kasus yang mengarah ke COVID-19 dan belum terkonfirmasi secara klinis dan laboratoris. Metode: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Aplikasi Early Warning Score System (EWSS) Terhadap Ketepatan Skoring Virulensi Covid-Oleh Mahasiswa Program S1 Keperawatan Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan pendekatan one group pretest and posttest design. Target yang ingin dicapai adalah pengukuran secara tepat Skoring Virulensi covid -19 oleh mahasiswa s1 keperawatan melalui tes kasus –kasus klinis, setelah diberikan aplikasi edukasi dan simulasi EWS covid - 19. Pada penelitian ini yang menjadi populasi Mahasiswa Program S1 Keperawatan Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang minimal semester 6 dan sudah mendapatkan kuliah keperawatan gawat darurat. Hasil dan Pembahasan: Hasil penelitian menunjukkan Setelah Edukasi konsep EWSS dan simulasi kasus dilakukan pada responden  didapatkan hasil peningkatan ketepatan penentuan virulensi kasus berdasarkan EWSS menjadi 16,7% berada pada kategori baik dan cukup dan didapatkan  p value 0.000 < (α 0,05) yang berarti terdapat pengaruh aplikasi EWSS terhadap ketepatan skoring virulensi Covid-19. Diskusi: Aplikasi EWSS bagi tenaga kesehatan di lingkungan klinis sangat bermanfaat dimana EWSS dapat mengidentifikasi keadaan pasien yang beresiko lebih awal dan menggunakan multi parameter

    Pengaruh Peer Support Group terhadap Self Awareness dalam Sadari pada Biarawati (Effect of Peer Support Group Toward Self Awareness in Breast Self-Examinationin Catholic Nuns)

    Get PDF
    Pendahuluan: Kanker payudara menjadi penyebab utama kesakitan dan kematian wanita di seluruh dunia. Wanita yang tidak menikah seperti biarawati menjadi faktor resiko terjadi kanker payudara. Deteksi dini seperti pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) dapat menekan kesakitan dan kematian, akan tetapi banyak wanita memiliki self-awareness yang kurang pada tindakan SADARI. Meningkatkan self-awareness dapat dilakukan dengan peer support group. Tujuan penelitian untuk menjelaskan pengaruh peer support group terhadap self-awareness dalam SADARI pada biarawati. Metode: Metode penelitian menggunakan pra eksperimen dengan rancangan one group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini yaitu semua biarawati di Komunitas Susteran Maria Immakulata Habi Kabupaten Sikka Propinsi Nusa Tenggara Timur berjumlah 52 orang. Sampling yang digunakan purposive sampling.  Berdasarkan kriteria inklusi, besar sampel sebanyak 40 orang. Penelitian dilaksanakan pada bulan januari 2021 di Komunitas Susteran Maria Immakulata Habi Kabupaten Sikka Propinsi Nusa Tenggara Timur. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan analisis dengan uji paired t test. Hasil dan Analisis: Ada pengaruh peer support group terhadap self-awareness dalam SADARI pada biarawati (p 0.000 dan 43.35vs 56.10). Diskusi: Peer support group dapat meningkatkan self-awareness, untuk itu promosi kesehatan melalui peer support group dapat ditingkatkan agar self-awareness meningkat pada tindakan SADARI

    Persepsi Penyakit dan Keputusasaan pada Pasien Gagal Ginjal Kronis yang Menjalani Hemodialisis (Illness Perception and Hopelessness in Chronic Renal Failure Patients Undergoing Hemodialysis)

    Get PDF
    Pendahuluan: Keputusasaan menjadi masalah psikologis yang sering terjadi dan memperburuk outcome klinis pasien Gagal Ginjal Kronis (GGK) yang menjalani hemodialisis (HD). Persepsi penyakit digunakan untuk mengevaluasi dampak psikologis dan diidentifikasi menjadi penyebab keputusasaan. Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan hubungan persepsi penyakit dengan keputusasaan pada pasien GGK yang menjalani HD di RSUD dr.T.C. Hillers Maumere. Metode: Jenis penelitian yaitu analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Penelitian melibatkan 48 pasien yang diambil dengan purposive sampling dan dilakukan pada Agustus 2020. Pengumpulan data menggunakan Brief Illness Perception Questionnaire (B-IPQ) dan Beck Hopelessness Scale (BHS). Analisis data menggunakan uji korelasi pearson, uji eta dan one way ANOVA. Hasil dan Analisis: Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan positif (korelasi sedang) antara persepsi penyakit dengan keputusasaan pasien GGK menjalani HD (p 0,003 dan r 0,423). Selain itu juga ada hubungan penyebab penyakit dengan keputusasaan (eta squared 0.164, p 0.018). Diskusi: Semakin tinggi nilai persepsi penyakit, semakin dianggap sebagai ancaman dan meningkatkan keputusasaan. Perawat diharapkan dapat melakukan pengkajian komprehensif pada aspek psikologis, menilai persepsi, memberikan pendidikan kesehatan dan dukungan psikososial. Selain itu keluarga harus memperkuat dukungan psikososial bagi pasie

    Pengaruh Terapi Relaksasi Benson Terhadap Kualitas Tidur dan Kesepian Pada Lansia di Masa Pandemi COVID-19 (Benson Relaxation Therapy Toward Sleep Quality and Loneliness During in The Pandemic of COVID-19)

    Get PDF
    Introduction: People who are faced with uncertainty experience various problems, namely the economy, new adaptations, jobs to health. This also affects the elderly as a population vulnerable to COVID-19. Several factors, including stress, decreased melatonin levels, and exposure to light at night that reduce melatonin levels and disrupt circadian rhythms result in sleep disturbances in the elderly. This study aims to determine the effect of benson relaxation therapy on sleep quality and loneliness in the elderly during the COVID-19 pandemic at PSTW Magetan. Method: This study used a post-test method with control group. The sample used was 34 elderly people who were randomized into the treatment and control groups. Result and Analysis: The results showed that there was a significant relationship between Benson relaxation therapy on sleep latency, daytime dysfunction and overall sleep (p <0.05). Discussion: Benson relaxation therapy is highly recommended for the elderly with sleep disorders, because it is practical and economical

    THE EFFECTIVENESS OF COMPLEMENTARY NURSING "WET CUPPING" ON TOTAL CHOLESTEROL IN HYPERTENSION PATIENTS

    Get PDF
    Introduction: Cardiovascular disease is commonly found in patients with hypertensive disorders. Hypertension has a high risk of causing the new cardiovascular diseases. High cholesterol levels in a person can increase the blood pressure. This study aims to determine the effectiveness of complementary nursing "Wet Cupping" on cholesterol levels in hypertensive patients. Method: This study used an experimental research method with a pre-experimental design, namely one group pretest and posttest design. Respondents were selected using a purposive sampling technique, based on established inclusion criteria, amounting to 16 respondents. Respondents received complementary wet cupping treatments three times in three weeks. The research instruments were standard operating procedures and observation sheets. Result and Analysis: The results of this study indicate that there is a less significant effect on total cholesterol in hypertensive patients after being given complementary wet cupping treatment with a significant value of 0.255 or p-value> 0.05. Although the results of statistical tests did not show significant results, there were 50% of respondents who experienced a decrease in total cholesterol. Discussion: Wet cupping is a prophetic treatment method that has benefits and it does not cause the bad side effects. So that this wet cupping can be a recommendation for people with hypertension to control total cholesterol levels by undergoing regular cupping

    Hubungan Kualitas Pelayanan dengan Kepuasan Pengguna Jasa Layanan Ambulans Emergency 119 di IGD RSUD. Dr. Saiful Anwar Malang

    Get PDF
    ABSTRAKAmbulans emergency 119 IGD RSUD Dr. Saiful Anwar Malang, memberikan pelayanan berfokus pada kepuasan pengguna jasa layanan. Sehingga perbaikan kualitas pelayanan pada setiap unsur yang mendukung peran dalam membentuk kepuasan pengguna jasa layanan. Pengguna jasa layanan akan merasakan puas setelah membandingkan antara kinerja dan jasa yang sesuai dengan harapannya. Metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan asosiatif karena adanya variabel penelitian yang ditelaah hubungannya dengan tujuan untuk mengetahui hubungan kualitas pelayanan dengan kepuasan pengguna jasa layanan. Penelitian dilakukan pada bulan april 2019 selama satu bulan. Desain penelitian korelatif. Jumlah populasi 52 orang, Teknik pengambilan sampel accidental sampling, Sampel sejumlah 35 responden. Instrumen penelitian menggunakan lembar kuesioner. Hasil analisa Uji Koefisien Korelation Spearman Rho hasil p=0,000 ˂0,05. Nilai r=0,703 maka terdapat hubungan yang signifikan antara kualitas pelayanan dengan kepuasan pengguna jasa layanan. Hasil menunjukkan bahwa pengguna jasa layanan merasa puas setelah menerima pelayanan dan membandingkan dengan kualitas pelayanan yang diterima sesuai dengan harapanya, sehingga bisa disimpulkan semakin baik kualitas pelayanan yang sesuai dengan harapan pengguna jasa layanan , semakin meningkatkan kepuasan pengguna jasa layanan ambulans emergency 119 di IGD RSUD Dr. Saiful Anwar Malang. Saran penelitian ini adalah perlu dilakukan penelitian lanjutan dengan instrument yang lebih baikABSTRACTEmergency ambulance 119 IGD RSUD Dr. Saiful Anwar Malang, Providing services  that meet the satisfaction of service users Improve service quality to everyone who supports the role in creating satisfaction for service users. Service users will be satisfied after comparing services and services in accordance with their expectations. Quantitative research methods by discussing associative because of the research variables examined in order to determine the relationship of service quality with service user satisfaction. The study was conducted in April 2019 for one month. Correlative research design. Total population of 52 people, accidental sampling technique sampling, the sample amounted to 35 respondents. The research instrument used a questionnaire sheet. Results of Spearman Rho Correlation Coefficient Test results p = 0,000 ˂0,05. Value r = 0.703 then there is a significant relationship between service quality with service user satisfaction. These results indicate that service users are satisfied after receiving service and comparewith the quality of service received in accordance with their expectations, so as to improve the quality of service in accordance with the expectations of service users, further increasing the satisfaction of emergency ambulance service users 119 at the IGD Saiful Anwar Hospital Malang. Suggestions for this research need further research with better instruments

    Resilience and Quality of Life of Pulmonary TB Patients during the COVID-19 Pandemic

    Get PDF
    Introduction: The COVID-19 pandemic has caused a difficult situation that can affect health conditions and impact the poor quality of life of pulmonary TB patients. Resilience is needed as a force in dealing with the various impacts caused by the COVID-19 pandemic. The purpose of the study was to explain the correlation of resilience with the quality of life of pulmonary TB patients during the COVID-19 pandemic. Method: Type of research: correlation analytics with cross-sectional design. The population in the study was pulmonary TB patients who sought treatment at Wolomarang Public Health Center in Sikka Regency, East Nusa Tenggara Province amounted to 47 people. A sample size of 41 pulmonary TB patients according to inclusion criteria and taken with purposive sampling. The study was conducted in August 2021. The data was collected using a brief resilience scale (BRS) and short form-36 (SF-36). Data analysis using Pearson correlation test. Results and Analysis: there is a correlation of resilience with the quality of life of pulmonary TB patients during the COVID-19 pandemic (p 0,000), In addition, the direction of the correlation is positive and very strong (r 0.858). Discussion: The higher the resilience, the better the quality of life of pulmonary TB patients, conversely the lower the resilience, the worse the quality of life of pulmonary TB patients. For this reason, health care providers can create specific intervention programs or clinical strategies to improve the resilience and quality of life of pulmonary TB patients

    Hubungan Pengetahuan dan Kepatuhan Diet Khusus Tekanan Darah Tinggi pada Kelompok Lansia

    Get PDF
    Introduction: Hypertension is a chronic disease in the elderly that requires a special sustainable diet management pattern. This study aims to determine the relationship between knowledge and adherence to a special diet for high blood pressure in the elderly group. Method: The research design used a cross sectional with a correlational approach using chi-square analysis. A sample of 30 elderly people was selected using the convenience sampling method. Result and analysis: The results showed that there was a significant relationship between knowledge and adherence to a special hypertension diet (p = 0.003). The majority of the elderly have knowledge about hypertension in the good and sufficient range, with adherence to a special diet for high blood pressure at moderate and high levels. Discussion: The provision of health education related to the characteristics of the elderly is needed in increasing the knowledge and diet adherence on the elder population.Â

    Gambaran Tingkat Stres Ibu dalam Merawat Anak Penyandang Autisme di SLB Autisme River Kids Malang (Overview of Maternal Stress Levels in Caring for Children with Autism at SLB Autism River Kids Malang)

    Get PDF
    Pendahuluan: Autisme merupakan salah satu gangguan perkembangan yang terjadi pada anak. Perilaku pada anak yang normal dengan anak yang mengalami autisme tampak sangat berbeda. Perilaku yang  tampak yaitu anak tidak merespon stimulus dari lingkungannya karena anak sibuk dengan dirinya sendiri, sehingga hal ini dapat menghambat terealisasinya potensi yang dimilikinya. Tujuan: mengetahui tingkat stress ibu dengan merawat anak penyandang autisme di SLB Autisme River Kids Malang. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi tingkat stres ibu dalam merawat anak penyandang autisme. Metode: Desain penelitian mengunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian sebanyak 47 ibu yang memiliki anak penyandang autisme dan sampel penelitian sebanyak 47 responden dengan menggunakan total sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen berupa lembar kuesioner tingkat stress (Kessler Psychological Distress Scale). Pengumpulan data menggunakan kuesioner yang kemudian dianalisa menggunakan analisa bivariat. Hasil: Sebagian besar 24 (51,1%) responden mengalami tingkat stres kategori sedang dalam merawatanak penyandang autisme. Pembahasan: Ibu  yang mengalami tingkat stres sedang seperti sering merasa pusing, sering marah tanpa penyebab pasti karena kelelahan merawat anak penyandang autisme dan mudah menangis saat ada masalah pada anaknya. Faktor yang mempengaruhi tingkat stres sedang pada ibu yaitu pekerjaan, usia, pengetahuan dan dukungan keluarga. Saran: Peneliti selanjutnya  diharapkan untuk meneliti faktor penyebab tingkat stress pada ibu dalam merawat anak penyandang autisme.Â

    IMPLEMENTASI WALKING PROGRAMME DALAM UPAYA MENINGKATKAN DURASI BEROLAHRAGA PADA LANSIA PENDERITA HIPERTENSI

    Get PDF
    Hipertensi menjadi masalah kesehatan yang paling banyak terjadi pada lansia. Salah satu faktor yang mempengaruhi terjadinya hal tersebut adalah semakin bertambahnya usia, fungsi fisiologis mengalami penurunan akibat proses penuaan dan masalah degeneratif dapat menurunkan daya tahan. Aktivitas fisik seperti olahraga menjadi salah satu alternatif mengurangi resiko tersebut. Keterbatasan dalam mempertahankan durasi berolahraga menjadi masalah paling sering dialami oleh lansia. Desain penelitian quasy experimental dengan one group pre-test and post-test design, menggunakan teknik purposive sampling pada 63 lansia di wilayah Kota Malang untuk mengetahui pengaruh implementasi walking programme dalam upaya meningkatkan durasi berolahraga pada lansia penderita hipertensi. Hasil uji statistik menunjukkan perbedaan yang signifikan antara durasi berolahraga sebelum dan sesudah intervensi walking programme dengan nilai signifikansi p < 0.02. Responden yang melakukan aktivitas berupa walking programme dengan durasi <30 menit mengalami penurunan setelah intervensi Walking Programme dengan pendekatan Transtheoretical Model sedangkan durasi >30 menit mengalami peningkatan setelah pemberian intervensi. Peningkatan durasi berolahraga dengan implementasi Walking Programme dominan ditunjukkan pada kelompok tahap action dan tahap maintenance. Kesimpulan, melalui Walking Programme, faktor kelelahan berhubungan dengan perilaku sedentary dan kurang taat berolahraga dapat diturunkan, sehingga hal tersebut juga akan berdampak pada durasi olahraga yang semakin meningkat

    160

    full texts

    210

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Journal Nursing Care and Biomolecular
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇