Jurnal Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Sumatera Utara, Medan
Not a member yet
    1164 research outputs found

    PERAN GURU BK GUNA MENINGKATKAN MORAL DAN ETIKA SISWA TERHADAP GURU SELAMA PEMBELAJARAN ONLINE MASA PANDEMI COVID 19 DI MAN 1 MEDAN

    Get PDF
    Tujuan Penelitian ini adalah: 1) Untuk mengetahui peranan guru BK guna meningkatkan moral dan etika siswa terhadap guru selama pembelajaran online pada masa pandemi Covid – 19. 2) Untuk mengetahui bagaimana moral dan etika siswa selama mengikuti pembelajaran online di MAN 1 Medan, 3) untuk mengetahui bagaimana cara guru bimbingan dan konseling guna meningkatkan moral dan etika siswa.Penelitian ini digunakan dengan metode penelitian kualitatif yaitu dengan meneliti peranan guru BK (Bimbingan Konseling) guna meningkatkan moral dan etika siswa terhadap guru selama pembelajaran online masa pandemic Covid – 19 di Man 1 Medan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dengan metode wawancara. Teknik analisis data yang digunakan adalah mereduksi data, menyajikan data serta menarik kesimpulan.Penelitian ini memperoleh hasil bahwa peran guru BK guna meningkatkan moral dan etika siswa terhadap guru selama pembelajaran online di MAN 1 Medan adalah mengingatkan siswa agar tetap menjaga moral dan etika selama pembelajaran online dengam cara melakukan Google meet selama sebulan sekali dan meminta jam kosong bagi guru yang sudah selesai melakukan pembelajaran online, serta berkolaborasi dengan wali kelas, guru dan wali murid guna mengawasi siswa agar tetap selalu mentaati moral dan etika selama pembelajaran online

    EFFORTS TO IMPROVE SCIENCE LEARNING OUTCOMES THROUGH THE APPLICATION OF THE DISCOVERY LEARNING MODEL

    Get PDF
    This research is PTK (Classroom Action Assessment) which aims to find out the results of learning science class students through the application of Discovery Learning models. (1) In the implementation of the first cycle, the number of students who achieved mastery learning individually was 12 people or 54.54%, while 10 other people or 45.46% had not achieved learning completeness. Based on the KKM that has been set at school, each student is said to have completed learning if the proportion of student answers and learning abilities is ≥ 75 (individual completeness), and a class is said to have been completed if ≥ 80% of students have completed (classical completeness). So it can be concluded that the classical mastery of student learning for cycle I has not been achieved. The results of student learning in cycle I obtained a result of 54.54% which was included in the less category. (2) in the application of the Discovery Learning learning model cycle II there is an increase in student activity in learning science in class VI MIN 49 BireuenThe application of the Discovery Learning learning model can improve student learning outcomes in science learning in class VI MIN 49 Bireuen. It can be seen in the data of cycle II that there was an increase of 19 people or 86.36% while 3 people or 13.64% had not yet achieved learning mastery

    THE APPLICATION OF THE DEMONSTRATION METHOD IN INCREASING STUDENT LEARNING OUTCOMES IN PAI COURSES IN MATERIALS OF PROCEDURE OF PURIFICATION

    Get PDF
    Teaching and learning activities focus on achieving learning objectives. Anything that includes teaching program tools is absolutely required to support the achievement of learning objectives. The type of research used is a qualitative method with a class action research model (CAR) with the aim of improving student learning outcomes in the learning process. Meanwhile, the subject of this study was addressed to fourth grade students at SD Negeri 112281 Aek kanopan. Data collection tools using techniques and instruments: (1) Observation, to collect data on student results that are seen directly in the activity using the demonstration method with the help of the class teacher. Based on the results of Classroom Action Research conducted by researchers on fourth grade students at SD Negeri 112281 Aek kanopan which have been presented for two cycles, the results of all discussions and analyzes that have been carried out can be concluded as follows: (1) Before applying the demonstration method (pracycle), namely using the Practice Rehearsal Pair method (Practice in pairs) learning outcomes from 14 students only 3 students or 21.42% who completed KKM 70 with an average score of 62.85, while 11 students did not complete or as much as 78.58% , to improve student learning outcomes, the first cycle was carried out by applying the demonstration method. (2) By using the demonstration method on the material for ablution procedures, it can successfully improve student learning outcomes. (3) The results of student completeness increased to 10 students or 71.42% with an average value of 71.42, in the first cycle this was not 100% reaching KKM 70 then continued in the second cycle, in the second cycle mastery became 100% of 14 students with an average value of 95.71. Based on these data the target of achieving 100% completeness has been achieved

    PERAN PERSATUAN ISLAM (PERSIS) DALAM PENGEMBANGAN PENDIDIKAN ISLAM DI INDONESIA

    Get PDF
    Lahirnya Persatuan Islam (Persis) sebagai organisasi social keagamaan merupakan solusi permasalahan umat Islam di Indonesia yang terkerangkeng oleh kejumudan, khurafat, bid’ah, takhayul dan  kemusyrikan serta merosotnya akhlak umat manusia. Untuk itu, Persis melakukan perubahan berbagai hal melalui media dakwah dan lembaga pendidikan. Kajian ini bertujuan untuk mengetahui  peran Persis dalam bidang pendidikan khususnya dalam hal pengembangan Lembaga Pendidikan Islam Pesantren di Indonesia. Metode penelitian adalah deskriptif kualitatif melalui penelusuran data kepustakaan (library research), menggunakan metode content analysis. Berdasarkan  kajian ditemukan bahwa garapan utama Persis pada sektor pendidikan dasar dan menengah  berhasil merealisasikan lembaga  pendidikan Islam Pesantren Persatuan Islam  230 pesantren di seluruh Indonesia, bahkan Persis juga berhasil mendirikan Lembaga Pendidikan Islam tingkat perguruan tinggi yaitu Universitas Pendidikan Islam. Persis juga menyelenggrakan  kursus-kursus dan kelompok-kelompok diskusi yang mengkaji masalah masalah keagamaan. Persis juga menerbitkan buku-buku dan majalah-majalah untuk menyebarluaskan ide dan pemikiran mengenai dakwah pembaruan dan Pendidikan Islam. Pada aspek kurikulum pendidikannya, Persis mengintegrasikan  pendidikan keislaman dan pengkajian Alquran dan Hadits  dengan pendidikan umum (mata pelajaran umum). Namun dalam penyelenggaraan Lembaga Pendidikan Islam tersebut, Persis perlu berbenah karena masih terdapat kelemahan dalam hal manajemen dan  minimnya sarana pendidikan, serta kualitas SDM yang belum memadai.Kata Kunci: Persis, Lembaga Pendidikan Islam, Pesantre

    IMPLEMENTASI METODE PEMBELAJARAN SKI BERDASARKAN KISAH RASUL (Studi Kasus Siswa Kelas VIII di MTsN 02 Kepahiang)

    Get PDF
    Implementasi pembelajaran adalah pelaksanaan dan penerapan pada kegiatan pembelajaran, dalam pembelajaran SKI perlu adanya Implementasi agar terwujudnya sebuah rencana yang sudah disusun. Guru yang baik  adalah guru yang mengimplementasikan metode pembelajaran sesuai dengan rencana,sebagai pendorong dan motivasi bagi peserta didik. Rasulullah SAW sebagai pembawa risalah kenabian yang sejak awal sudah mencontohkan dalam mengimplementasikan pembelajaran yang tepat terhadap para sahabat-Nya. Untuk itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi pembelajaran SKI (Sejarah kebudayaan Islam) berdasarkan kisah rasul pada siswa kelas VII di MTsN 02 Kepahiang. Metode penelitian ini mengunakan metode riset pustaka (library research). Hasil penelitian menjelaskan bahwa pembelajaran SKI berdasarkan kisah Rasul perlu diterapkan dikarenakanMetode pembelajaran rasullulah yang menarik seperti pembelajaran aktif, inovatif, kreatif, efektif dan menyenangkan, hal ini dapat mengubah sistem pembelajaran didalam kelas yang pasif menjadi lebih hidup. Dan dapat membuat peseta didik lebih tertarik dan hilangnya rasa bosan dalam melakukan pembelajaran di kelas.Kata Kunci: Implementasi, Metode, Pembelajaran SKI, Kisah Rasu

    Efektivitas Pembelajaran Daring Bahasa Indonesia Kelas XII SMA RK Deli Murni Bandar Baru

    Get PDF
    Tujuan penelitian ini adalah melihat efektivitas pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA RK Deli Murni Bandar Baru dalam pembelajaran daring dengan sampel siswa kelas XII tahun 2020/2021. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Alasan penelitian ini dilakukan karena pembelajaran daring merupakan hal baru bagi sekolah di pinggiran kota. Sumber data utama dalam penelitian ini data primer dan data sekunder dengan teknik pengumpulan data yang digunakan teknik survei melalui wawancara, observasi lapangan, dan angket dari subjek penelitian. Hasil penelitian pembelajaran Bahasa Indonesia kelas XII dalam pembelajaran daring dapat terlaksana dengan efektif karena guru dan siswa dapat mencapai tujuan pembelajaran. Namun, siswa dan guru ingin kembali melangsungkan pembelajaran tatap muka karena lebih tepat digunakan, dilihat dari situasi dan kondisi peserta didik dan sekolah

    Meningkatkan Kemampuan Menulis Teks Negosiasi melalui Teknik Wawancara Imajinatif dengan Tokoh Idola

    Get PDF
           Berkomunikasi adalah sesuatu yang mutlak diperlukan setiap individu. Dengan berkomunikasi hidup akan mudah. Dengan banyak berkomunikasi, maka sesuatu yang berat akan terasa ringan. Dengan banyak berkomunikasi pula segala kesulitan akan mudah diatasi. Berwawancara adalah bagian dari aktivitas berkomunikasi. Dalam tatanan kehidupan bermasyarakat, wawancara bukanlah barang baru lagi. Secara formal, berwawancara dibutuhkan setiap kali seseorang akan memasuki dunia kerja. Namun secara tidak formal pun berwawancara juga sering dialami manusia. Dengan banyak bertanya kepada lawan bicara, maka akan mudah terjalin hubungan baik. Jadi, jelaslah kalau berwawancara, baik formal dan tidak formal, akan  mampu menumbuhkan rasa  percaya diri seorang individu. Karena itu pulalah kiranya pemerintah melalui Kemendikbud meletakkan materi pembelajaran teks negosiasi dalam kurikulum Bahasa kelas X SMA. Artinya, siswa memang dipersiapkan untuk banyak berwawancara, sebagai bekal mereka ketika tamat SMA,  atau dalam bahasa yang lebih sederhana siswa diajak untuk berlatih berkomunikasi.Atas dasar itulah peneliti mencoba mengembangkan sebuah teknik pembelajaran yang disebut: Meningkatkan kemampuan berwawancara melalui dialog imajinatif dengan tokoh idola siswa. Pembelajaran dengan  dialog imajinatif ini dilakukan dengan menghadirkan tokoh yang idolakan siswa dalam imajinasi mereka, sekaligus melakukan dialog secara imajinatif dengan sang idola tersebut. Setelah dicobakan dalam sebuah penelitian tindakan kelas (classroom action research) dalam tiga siklus, maka pembelajaran ini ternyata sangat berhasil.  Perolehan nilai rata-rata siswa sangat bagus, yaitu 82,8 pada siklus satu, 81,8 pada siklus dua, dan 85,95 pada siklus ketiga. Karena itu pula, pembelajaran ini sangat baik dan sesuai digunakan di mana saja, tanpa melihat ruang dan waktu, sebab setiap siswa (setiap manusia) pasti memiliki idola tersendiri yang biasanya adalah orang yang dikagumi

    THE EFFORTS OF TEACHERS OF GUIDANCE AND COUNSELING IN HELPING OVERCOME LEARNING DIFFICULTIES OF STUDENTS OF MAN 1 ACEH TENGGARA

    Get PDF
    This research was conducted at MAN 1 Aceh Tenggara. The purpose of this study is to find out "The Efforts of Guidance and Counseling Teachers in Helping OvercomingLearning Difficulties for Students at MAN 1 Aceh Tenggara. The subjects of thisresearch are Guidance and Counseling teachers who have made various related effortsin helping to overcome students learning difficulties. This study uses a descriptivequalitative approach. The data collection technique in this study used direct observation / observation, interviews, and documentation of the Guidance and Counseling Teachers' Efforts in Helping Overcoming Student Difficulties in MAN 1 Aceh Tenggara. Data analysis uses three stages of the process, namely data reduction, data presentation, and drawing conclusions.Based on the research that has been done, the results show that: 1) the efforts ofthe guidance and counseling teachers in helping to overcome the learning difficulties of the students of MAN 1 Aceh Tenggara are quite good. 2) the form of learning difficulties  experienced by students in the field of English studies. 3) the factors that support and hinder the efforts of guidance and counseling teachers in helping to overcome student learning difficulties are the form of cooperation with homeroom teachers and subject teachers.Keywords : Counseling Teacher, Learning Difficult

    HUBUNGAN FAKTOR DEMOGRAFI DENGAN MOTIVASI MENJADI GURU SEBAGAI PILIHAN KARIR : SELF-REPORTED SURVEY

    Get PDF
    Motivation to become a teacher is important information to be used in preservice teacher education programs. The purpose of this study was to determine the relationship between demographic factors and motivation to choose teachers as career choices in teacher education students. The type of research used in this research is survey. The research subjects were students of the second year at the Department of Biology Education, Universitas Negeri Yogyakarta. The results showed that hometown of students had a relationship with motivation to become a teacher, students from city areas had higher scores. The results of the analysis on each aspect indicate that hometown of students has a relationship with the aspect of job security (Sig = 0.036) and gender has a relationship with the aspect of work with children and adolescents (Sig = 0.042). In addition, gender and hometown of students have a relationship with aspects of enhancing social equality (Sig = 0.015; Sig = 0.021). The conclusion in this study is that the student's hometown has a relationship with their motivation to become a teacher as a career choice, while gender and family background have no relationship

    PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BERBASIS AKTIVITAS MATERI RANGKAIAN LISTRIK UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VI SD

    Get PDF
    Peneliti melakukan studi lapangan ke SD PAB 20, dan menemukan masalah mengenai hasil belajar siswa yang kurang memuaskan dalam pelajaran IPA karena tidak adanya proses belajar berbasis aktivitas (praktikum), pembelajaran masih terbatas waktu dan media. Karena itu dalam penelitian ini, peneliti membuat pengembangan bahan ajar berbasis aktivitas dalam materi rangkaian listrik sederhana untuk meningkatkan hasil belajar siswa, meningkatkan kreatifitas dan sifat kritis dari siswa. Sebelum penelitian ke lapangan, media yang dibuat telah divalidasi oleh ahli materi  dan ahli desain. Hasil dari validasi ahli materi  menunjukkan angka 80% dan untuk validasi ahli desain menunjukkan angka 92,8%. Dari hasil tersebut dapat diklasifikasikan bahwa bahan ajar yang telah dibuat terbukti valid dan teruji kelayakannya untuk di uji coba kepada peserta didik. Untuk pengolahan data siswa melalui pre dan posttest, peneliti menggunakan rumus N-Gain. Dari rata-rata pretest didapatkan hasil 46 dan hasil posttest didapatkan rat-rata 84. Jika diklasifikasikan nilai-nilai tersebut, didapatkan hasil akhirnya yaitu 70%.  Angka tersebut termasuk ke dalam kriteria yang tinggi. Jadi dapat disimpulkan bahwa, bahan ajar berbasis aktivitas yang digunakan, dapat meningkatkan hasil belajar siswa dan menumbuhkan sifat kreatif siswa. Kata Kunci: Bahan Ajar, Aktivitas, Hasil Belajar, Rangkaian Listrik

    1,130

    full texts

    1,164

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Sumatera Utara, Medan
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇