Open Journals System Universitas Ngudi Waluyo
Not a member yet
    1880 research outputs found

    Perancangan Desain UI/UX Untuk Aplikasi E-learning UMKM Manado dengan Penerapan Metode Design Thinking

    Full text link
    Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran yang sangat penting dalam perekonomian Indonesia, terutama dalam menciptakan lapangan kerja dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Di tengah perkembangan teknologi digital saat ini, penerapan e-learning muncul sebagai salah satu solusi untuk meningkatkan kualitas layanan dan keterampilan UMKM. Namun, banyak aplikasi e-learning yang masih menghadapi masalah terkait desain antarmuka pengguna (UI) dan pengalaman pengguna (UX), yang dapat menghambat efektivitas serta kepuasan pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk merancang desain UI/UX yang optimal bagi aplikasi e-learning yang ditujukan untuk UMKM di Manado, dengan mengadopsi metode Design Thinking. Proses penelitian dilakukan melalui lima tahap: empati, definisi masalah, ideasi, prototyping, dan pengujian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain UI/UX yang mudah digunakan dan fungsional dapat meningkatkan pengalaman pengguna, mempermudah akses informasi, dan mendukung efektivitas pembelajaran. Pendekatan ini juga memungkinkan UMKM di Manado untuk memaksimalkan potensi digital mereka, meskipun dengan keterbatasan sumber daya. Oleh karena itu, penelitian ini memberikan kontribusi berarti dalam membantu UMKM mengatasi tantangan digital melalui desain aplikasi yang lebih intuitif dan efektif, yang pada gilirannya berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi lokal yang berkelanjutan. Kata kunci: UMKM, e-learning, UI/UX, Design Thinking, Manado, transformasi digital, pengalaman pengguna.   Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) play a very important  role in the Indonesian economy, especially in creating jobs and driving regional economic growth. Amidst the current development of digital technology, the implementation of e-learning has emerged as one solution to improve the quality of services and skills of MSMEs. However, there are still many e-learning applications that face obstacles related to user interface (UI) and user experience (UX) design that can hinder user effectiveness and satisfaction. This study aims to design an optimal UI/UX design for an e-learning application aimed at MSMEs in Manado, by adopting the Design Thinking method. The research process was carried out through five stages, namely empathy, problem definition, ideation, prototyping, and testing. The results of the study show that easy-to-use and functional UI/UX design can improve user experience, facilitate access to information, and support learning effectiveness. This approach also allows MSMEs in Manado to maximize their digital potential, even though they have limited resources. Therefore, this study makes a significant contribution in helping MSMEs overcome digital challenges through smarter and more effective application design, which in turn has the potential to drive sustainable local economic growth. Keywords: UMKM, e-learning, UI/UX, Design Thinking, Manado, digital transformation, use

    Gambaran Kadar Hemoglobin pada Pekerja yang Terpapar Karbon Monoksida (Co) di Wilayah Terminal Sisemut

    Full text link
    Carbon monoxide is a colorless and odorless gas, produced by the main pollutant of motor vehicle emissions that adversely affect human health, CO's ability to bind to blood hemoglobin so that it can reduce the blood's capacity to bind oxygen, This study aims to determine hemoglobin levels in workers at Sisemut Terminal Ungaran who are exposed to vehicle fumes, This research is an analytic survey research, with cross sectional design, The sampling technique used was purposive sampling, The sample is all workers who live in Sisemut Ungaran terminal, totaling 30 people, To measure carbon monoxide in this study using a questionnaire and EasyTouch Hemoglobin Strips to measure hemoglobin levels, The results of statistical tests of the relationship between work period and HB levels in sedentary workers at the Sisemut terminal using the fisher test are the relationship in female workers (p value 0,041) and there is no relationship in male workers (p value 0,307), The results of the relationship between length of work with HB levels in sedentary workers at the sisemut terminal using the fisher test are that there is no relationship in female workers (p value 0,085) and no relationship in male workers (p value 0,588).   ABSTRAK                 Karbon monoksida adalah gas yang tidak berwarna dan tidak berbau, dihasilkan oleh polutan utama dari emisi kendaran bermotor yang berdampak buruk bagi kesehatan manusia, Kemampuan CO yaitu mengikat hemoglobin darah sehingga dapat menurunkan kapasitas darah untuk mengikat oksigen, Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar hemoglobin pada pekerja di Terminal Sisemut Ungaran yang terpapar asap kendaraan, Penelitian ini adalah penelitian survey analitik, dengan desain cross sectional, Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling, Sampel adalah seluruh pekerja yang menetap di terminal Sisemut Ungaran yang berjumlah 30 orang, Pengukuran kadar karbon monoksida pada penelitian ini menggunakan kuesioner dan Strip EasyTouch Hemoglobin untuk mengukur kadar hemoglobin, Hasil uji statistik           hubungan antara masa kerja dengan kadar HB pada pekerja yang menetap di terminal sisemut dengan menggunakan uji fisher yaitu adanya hubungan pada pekerja perempuan (p value 0,041) dan tidak ada hubungan pada pekerja laki-laki (p value 0,307), Hasil hubungan antara lama kerja dengan kadar HB pada pekerja yang menetap di terminal sisemut dengan menggunakan uji fisher yaitu tidak adanya hubungan pada pekerja perempuan (p value 0,085) dan tidak ada hubungan pada pekerja laki-laki (p value 0,588)

    Penerapan Standar Asuhan Keperawatan Jiwa Dengan Halusinasi dan Kombinasi Musik pada Pasien Gangguan Jiwa (Studi Kasus)

    Full text link
    Pasien skizofrenia sering mengalami halusinasi yang bisa mengganggu atau berpotensi membahayakan. Halusinasi dapat mempengaruhi perilaku pasien, menyebabkan tindakan kekerasan atau bahkan bunuh diri. Oleh karena itu. penanganan yang sangat tepat diperlukan untuk membentu pasien mengontrol halusinasi. Penulisan artikel ini bertujuan untuk menerapkan standar asuhan keperawatan halusinasi dengan kombinasi musik untuk meningkatkan kemampuan mengontrol hausinasi dan menurunkan tanda gejala halusinasi. Penelitian ini berupa studi kasus dengan pendekatan deskriptif. Pengelolaan dilakukan terhadap satu pasien yang diberikan implementasi asuhan keperawatan halusinasi dengan kombinasi terapi musik. Implementasi yang dilakukan kepada pasien dengan memberikan standar asuhan keperawatan jiwa halusinasi yaitu menghardik, minum obat secara teratur, bercakap-cakap dan membuat aktivitas terjadwal, serta penerapan terapi musik, tidak ada jenis musik tertentu yang diberikan dalam penelitian ini musik yang diberikan sesuai dengan keinginan pasien. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi bentuk checklist tanda gejala halusinasi. Hasil penelitian ini menunjukkan sebelum diberikan implementasi standar asuhan keperawatan halusinasi dan terapi musik didapatkan 15 (26,6%) tanda gejala dan setelah diberikan terapi selama 4 hari, hasil evalusi pada hari ke 4 didapatkan 1 (13%) tanda gejala sehingga terdapat penurunan tanda gejala pada pasien dengan halusinasi. Intervensi dengan strategi pelaksanaan dan kombinasi terapi musik dapat dijadikan acuan maupun bahan pertimbangan terapi non farmakologis karena terbukti dapat menurunkan tanda gejala halusinasi

    Manfaat Metode Pembelajaran Kewirausahaan dalam kegiatan Market days dapat Membangun Keterampilan Sosial Anak Usia Dini di PAUD: Benefits of Entrepreneurship Learning Methods in Market Days Activities Can Build Early Childhood Social Skills in PAUD

    No full text
    This research aims to examine the benefits of entrepreneurial learning methods through Market Day activities on the development of early childhood social skills in PAUD. Market Day activities are intended to allow children to interact, negotiate and cooperate with peers, which are important social skills. The research method applied is library research, by collecting relevant data and information from various sources, such as books, journals, encyclopedias, documents, magazines, and so on. The research results indicated that Market Day activities significantly improved communication skills, increased self-confidence, and strengthened cooperative attitudes among children. In addition, children also show progress in negotiation skills and basic understanding of business concepts. This research aims to build children's social skills in PAUD through Market days activities. This research concludes that the application of entrepreneurial learning methods through Market Day activities is effective in improving the social skills of young children, which can be the basis for the development of their character and entrepreneurial abilities in the future.   ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji manfaat metode pembelajaran kewirausahaan melalui kegiatan Market Day terhadap pembangunan keterampilan sosial anak usia dini di PAUD. Kegiatan Market Day dimaksudkan untuk memungkinkan anak-anak berinteraksi, bernegosiasi, dan bekerja sama dengan teman sebaya, yang merupakan keterampilan sosial yang penting. Metode penelitian yang diterapkan yaitu penelitian kepustakaan atau library research, dengan mengumpulkan data dan informasi yang relevan dari berbagai sumber, seperti buku, jurnal, ensiklopedia, dokumen, majalah, dan lain sebagainya. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa kegiatan Market Day secara signifikan memperbaiki kemampuan komunikasi, meningkatkan rasa percaya diri, dan memperkuat sikap kerjasama di antara anak- anak. Selain itu, anak-anak juga menunjukkan kemajuan dalam kemampuan negosiasi dan pemahaman dasar mengenai konsep bisnis. Penelitian ini bertujuan untuk membangun keterampilan sosial anak di PAUD melalui kegiatan Market days. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan metode pembelajaran kewirausahaan melalui kegiatan Market Day efektif dalam meningkatkan keterampilan sosial anak usia dini, yang dapat menjadi dasar bagi perkembangan karakter dan kemampuan kewirausahaan mereka di masa depan

    Pengaruh Peran Teman Sebaya dan Orang Tua Terhadap Persepsi Pengendalian Perilaku Seksual pada Remaja Kota Palembang

    Full text link
    Sexual violence is a problem that continues to increase every year, based on the World Health Organization in 2024 that around 120 million adolescent girls have become victims of sexual violence. This study aims to analyze the influence of the role of peers and the role of parents on the perception of controlling sexual behavior in adolescents in Palembang City. This research design uses cross sectional method with cluster random sampling technique, a sample of 313 students in Palembang City was selected. Independent variables are the role of peers and the role of parents, while the dependent variable is the perception of behavior control with data collection techniques using a questionnaire. Data analysis was conducted using Univariate and Bivariate, where in bivariate analysis using correlation test. The results of this study indicate that the most respondents are female, namely 55.5%, the most students 39.3% in class XII high school, the most respondents' age is 17 years old as much as 35.1%, the most living status is respondents who live with parents / family 82.4% and respondents have received socialization about preventing sexual violence as much as 55.9%.  The role of peers has a positive influence on the perception of sexual behavior control (p value = 0.000; r = 0.476), the higher the role of peers, the higher the perception of behavior control. The role of parents has a positive influence on the perception of sexual behavior control (p value = 0.000; r = 0.203), the higher the role of parents, the higher the perception of behavior control. The results showed that the role of peers and the role of parents have an influence on the perception of sexual behavior control in Palembang City adolescents.   ABSTRAK                Kekerasan seksual merupakan permasalahan yang terus meningkat setiap tahunnya, berdasarkan World Health Organization pada tahun 2024 bahwa sekitar 120 juta remaja perempuan telah menjadi korban kekerasan seksual.. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh peran teman sebaya dan peran orang tua terhadap persepsi pengendalian perilaku seksual pada remaja di Kota Palembang. Desain penelitian ini menggunakan metode cross sectional dengan teknik cluster random sampling terpilih sampel sebanyak 313 siswa/i di Kota Palembang. Variabel Independen yaitu peran teman sebaya dan peran orang tua, sedangkan variabel dependen yakni persepsi pengendalian perilaku seksual dengan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis data yang dilakukan yaitu secara Univariat dan Bivariat, dimana pada analisis bivariat menggunakan uji korelasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa responden yang paling banyak berjenis kelamin perempuan yaitu sebesar 55,5%, siswa/i terbanyak 39,3% pada kelas XII SLTA, usia responden terbanyak yaitu remaja berusia 17 tahun sebanyak 35,1%, status tinggal terbanyak yaitu responden yang tinggal bersama orang tua/keluarga 82,4% dan responden telah mendapatkan sosialisasi mengenai pencegahan kekerasan seksual sebanyak 55.9%. Peran teman sebaya memiliki pengaruh positif terhadap persepsi pengendalian perilaku seksual (p value = 0,000; r=0,476), semakin tinggi peran teman sebaya maka akan berpengaruh terhadap peningkatan persepsi pengendalian perilaku. Peran orang tua memiliki pengaruh yang positif terhadap persepsi pengendalian perilaku seksual (p value = 0,000; r=0,203), semakin tinggi peran orang tua maka akan berpengaruh terhadap peningkatan persepsi pengendalian perilaku. Hasil penelitian menunjukan bahwa peran teman sebaya dan peran orang tua memiliki pengaruh terhadap persepsi pengendalian perilaku seksual pada remaja Kota Palemban

    Hubungan Riwayat Perokok Pasif dan Peningkatan Berat Badan Saat Hamil dengan Kejadian Berat Badan Lahir Rendah

    Full text link
    BBLR is the main cause of most infant deaths in Indonesia with a case size of 38.85% of cases. BBLR is a major factor responsible for about 60 to 80% of all infant deaths. The incidence of low birth weight (BBLR) globally reaches 15.5%, or equivalent to around 20 million babies every year. The type of research carried out is an analytical survey and a cros sectional design. The research population is 131 mothers giving birth in the working area of the Pakan Kamis Health Center. Samples were taken using the total sampling technique.  The variables used independently were history of passive smoking and weight gain during pregnancy and the dependent variable was BBLR. The approach used in this study is retrospective. The data collection techniques used in this study were questionnaire sheets and KIA books. Data collection includes primary data, which is obtained directly from the results of interviews with respondents, while secondary data is obtained by looking at the KIA Book owned by the respondents. This study aims to determine the relationship between the history of passive smoking and weight gain during pregnancy with the incidence of low birth weight in the Working Area of the Pakan Kamis Health Center in 2024. 90 respondents (68.7%) worked as IRTs, pregnant women experienced an increase in BB less < 11.5 kg as many as 102 respondents (77.9%), baby BB at birth >2500 grams 118 respondents (90.1%) and mothers did not have a history of passive smoking 75 respondents (57.3%). Bivariate analysis using the Chi-square test using a 95% confidence degree (CI) significance level < 0.05, obtained a relationship between the history of passive smoking and the incidence of low birth weight with a p-value of 0.001 and the relationship between weight gain during pregnancy and the incidence of low birth weight with a p-value of 0.000. Suggestions on the need to improve health promotion about the dangers of passive smoking during pregnancy and the importance of gaining sufficient weight during pregnancy in preventing cases of low birth weight in the working area of the Pakan Kamis Health Center.   ABSTRAK BBLR merupakan penyebab utama sebagian besar kematian bayi di indonesia dengan besaran kasus sebanyak 38,85% kasus. BBLR merupakan faktor utama yang bertanggung jawab atas sekitar 60 hingga 80% dari semua kematian bayi. Angka kejadian berat badan lahir rendah (BBLR) secara global mencapai 15,5%, atau setara dengan sekitar 20 juta bayi setiap tahunnya. Jenis penelitian yang dilakukan yaitu survei analitik dan desain cross sectional. Populasi penelitian adalah ibu melahirkan    di wilayah kerja Puskesmas Pakan Kamis sebanyak 131 orang. Sampel diambil dengan teknik total sampling. Variabel yang digunakan independent yaitu Riwayat Perokok pasif dan peningkatan berat badan saat hamil dan variabel dependen yaitu BBLR. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah secara retrospektif. Teknik pengumpulan data digunakan pada penelitian ini adalah lembar kuesioner dan buku KIA. Pengumpulan data meliputi data primer yaitu diperoleh langsung dari hasil wawancara kepada responden sedangkan data sekunder diperoleh dengan melihat Buku KIA yang dimiliki oleh responden. Penelitian ini bertujuan mengetahui Hubungan Riwayat perokok pasif dan Peningkatan Berat Badan Saat Hamil Dengan Kejadian Berat Badan Lahir Rendah di Wilayah Kerja Puskesmas Pakan Kamis Tahun 2024. Analisa univariat didapatkan mayoritas pendidikan ibu yaitu SMA atau sederajat 65 responden (49,6%), ibu bekerja sebagai IRT 90 responden (68,7%),  ibu hamil mengalami peningkatan BB kurang < 11,5 kg sebanyak 102 responden (77,9%),BB bayi saat lahir >2500 gram 118 responden (90,1%)  dan Ibu tidak memiliki riwayat  perokok pasif 75 responden (57,3%). Analisa bivariat menggunakan uji Chi-square dengan menggunakan derajat kepercayaan (CI) 95% tingkat kemaknaan < 0,05, didapatkan hubungan riwayat perokok pasif dengan kejadian berat badan lahir rendah dengan nilai p-value 0,001 dan hubungan peningkatan berat badan saat hamil dengan kejadian berat badan lahir rendah dengan nilai p-value 0,000. Kesimpulan terdapat hubungan riwayat perokok pasif dan peningkatan berat badan saat hamil dengan kejadian berat badan lahir rendah di Wilayah Kerja Puskesmas Pakan Kamis.Saran perlunya meningkatkan promosi kesehatan tentang bahaya perokok pasif saat hamil dan pentingnya peningkatan berat badan cukup saat hamil dalam mencegah terjadinya kasus berat badan lahir rendah di wilayah kerja Puskesmas Pakan Kamis

    Penerapan Permainan Halang Rintang untuk Meningkatkan Kemampuan Motorik Kasar Anak Usia 4- 5 (Kelompok A) Tahun di TK Hom Pim Pa: Implementation of Obstacle Games to Improve The Gross Motor Ability of Children Aged 4-5 (Group A) Years at Hom Pim Pa Kindergarten

    No full text
    handling as early as possible. Gross motor development in children is a very important aspect of development. Obstacles are an activity that develops children's gross motor skills. Obstacles or hurdles develop a sense of balance in children. This research is based on a classroom action research approach. This research was conducted from October to November 2023. The aim of this research is to properly develop children's gross motor aspects such as eye and body movement coordination at HOM PIM PA Kindergarten and reduce children's frequent falls when running or walking. The results of the study showed that with the expected development norms, children's gross motor development increased, previously in the pre-cycle, there were 6 children (43%) who began to be able to carry out gross motor movements in an organized and balanced manner, then on the first day of action in cycle I, the average percentage was obtained. 13 children's gross motor development (93%) began to develop at the gross motor stage. Then, in the second cycle of action on the second day, 11 (78.6%) of the children's gross motoric development was found to be developing according to expectations and could do it themselves without help. It can be concluded that the obstacle game can improve the gross motoric development of group A2 at HOM PIM PA Kindergarten.   ABSTRAK Pendidikan anak usia dini merupakan masa kritis dan hal penting yang sangat memerlukan perhatian dan penanganan sedini mungkin. Perkembangan motorik kasar pada anak merupakan aspek perkembangan yang sangat penting. Rintangan merupakan salah satu kegiatan yang mengembangkan kemampuan motorik kasar anak. halang rintang atau rintangan mengembangkan rasa keseimbangan pada anak-anak. Penelitian ini didasarkan pada pendekatan penelitian tindakan kelas. Penelitian ini dilakukan pada bulan Oktober hingga November 2023.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan dengan baik aspek motorik kasar anak seperti koordinasi gerak mata dan tubuh di TK HOM PIM PA dan mengurangi anak sering terjatuh saat berlari atau berjalan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan norma perkembangan yang diharapkan, perkembangan motorik kasar anak meningkat yang sebelumnya pada prasiklus yaitu terdapat 6 anak(43%) yang mulai dapat melakukan Gerakan motorik kasar dengan terorganisis dan seimbang, lalu hari pertama tindakan siklus I didapat presentase rata-rata perkembangan motorik kasar anak sebanyak 13 anak(93%) mulai berembang pada tahap motoric kasar. kemudian pada tindakan siklus II di hari kedua didapat perkembangan motorik kasar anak sebanyak 11(78,6%) anak berkembang sesuai harapan dan bisa melakukan sendiri tanpa bantuan.Dapat disimpulkan bahwa permainan rintangan dapat meningkatkan perkembangan motorik kasar kelompok A2 di TK HOM PIM PA

    Media Loose Parts dalam Menstimulasi Keaksaraan Awal Anak Kelompok A di TK Baik Krapyak: Loose Parts Media in Stimulating Early Literacy Group A Children in Kindergarten Baik Krapyak

    No full text
    Early childhood learning activities have the principle of learning while playing. The play tools used are usually real so that you can learn about shape, size, color, and so on. One media that can support children's early literacy stimulation is loose parts media. Loosaparta is a natural, used or artificial material that can be combined from one material with another, so that children can learn concretely. The research aims to describe looseparts media in stimulating early literacy for group A children at Kindergarten BAIK. This type of research is qualitative research with a case study approach. Data collection techniques were obtained from classes Al and A2 by observing learning activities, interviews and documentation. Checking the validity of the data was carried out using the triangulation techniquel. The results of the research show that looseparts stimulates early literacy in group A children at Kindergarten BAIK by carrying out all stages of using looseparts. The first stage of the teacher is edukası (conveying the topic) the child is in the exploration stage (exploringı) The second stage of the teacher is expansion (invitation and provocation) the second stage of the child is experimentation (trying out), the third stage of the child is creative (exploring the material) the teacher is in development stage (documentation), the fourth stage is carried out by children together with the teacher, namely building the meaning and purpose of play (reviewing).   ABSTRAK Kegiatan belajar anak usia dini memiliki prinsip belajar sambil bermain. Alat permainan yang digunakan biasanya berbentuk nyata sehingga dapat belajar mengenai bentuk, ukuran, warna, dan sebagainya. Salah satu media yang dapat mendukung untuk menstimulasi keaksaraan awal anak adalah dengan media looseparts. Looseparts merupakan bahan alam, bekas, maupun buatan yang dapat dikombinasikan dari satu bahan dengan bahan lain, sehingga anak dapat belajar secara konkrit. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan media looseparts dalam menstimulasi keaksaraan awal untuk anak kelompok A di TK BAIK. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data diperoleh dari kelas A1 dan A2 dengan melakukan observasi kegiatan pembelajaran, wawancara, dan dokumentasi. Pemeriksaan keabsahan data dilakukan dengan teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa looseparts dalam menstimulasi keaksaraan awal anak kelompok A di TK BAIK dilaksanakan dengan melakukan seluruh tahapan penggunaan looseparts. Tahap pertama guru adalah edukasi (menyampaikan topik) anak berada pada tahap eksplorasi (menjelajahi). Tahap kedua guru adalah ekspansi (invitasi dan provokasi) tahap kedua anak yaitu eksperimen (mencoba-coba), tahap ketiga anak yaitu kreatif (mengeksplor bahan) guru berada pada tahap perkembangan (dokumentasi), tahap keempat dilakukan anak bersama guru yaitu membangun makna dan tujuan bermain (mereview)

    Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Anak Melalui Kegiatan Kolase Pada Kelompok A Di TK Wulele Sanggula II: Improving Children's Fine Motor Skills Through Collage Activities in Group A at Wulele Sanggula II Kindergarten

    No full text
    Motor development is the process by which children acquire the skills and movement patterns necessary to perform various physical activities. Early childhood education (PAUD) also plays an important role in detecting and providing early intervention for various developmental problems that may occur in children. This research focuses on describing children's fine motor skills through collage activities, which are designed to improve both aspects simultaneously. The research techniques used are observation and documentation. Observation allows researchers to see phenomena directly, while documentation provides additional data that can be analyzed further. The results of the research can be proven to be an effective method for improving children's fine motor skills and encouraging their creativity. This activity involves hand-eye coordination as well as various fine motor skills, such as arranging and gluing, which supports children's fine motor development.   ABSTRAK Perkembangan motorik adalah proses di mana anak-anak memperoleh keterampilan dan pola gerakan yang diperlukan untuk melakukan berbagai aktivitas fisik. Pendidikan anak usia dini (PAUD) juga berperan penting dalam mendeteksi dan mengintervensi dini berbagai masalah perkembangan yang mungkin terjadi pada anak. Penelitian ini berfokus pada mendeskripsikan kemampuam motorik halus anak melalui kegiatan kolase, yang di rancang untuk meningkatkan kedua aspek tersebut secara bersamaan. Adapun teknik  penelitian yang di gunakan adalah observasi dan dokumentasi, Observasi memungkinkan peneliti melihat fenomena secara langsung, sementara Dokumentasi memberikan data tambahan yang bisa dianalisis lebih lanjut. Hasil penelitian yang di dapat terbukti bahwa metode yang efektif untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak dan mendorong kreativitas mereka. Aktivitas ini melibatkan koordinasi mata dan tangan serta berbagai keterampilan motorik halus, seperti menyusun dan menempel, yang mendukung perkembangan motorik halus anak

    Analisis Pemanfaatan Shopeefood Dalam Meningkatkan Penjualan di RM. Minang Takana Juo

    Full text link
    The development of digital technology has significantly driven the growth of E-Commerce. Online food delivery platforms such as Shopeefood are increasingly popular and are the choice of consumers in meeting culinary needs. This study aims to analyze the use of Shopeefood in increasing restaurant sales. The approach used in this study is a case study with interview techniques, observation, and systematic recording of the phenomena that occur. The results of this study are the factors that influence the existence of Shopeefood in increasing sales, including promo strategies, practical ordering, and varied payments as advantages that attract consumer interest. The marketing strategies that need to be carried out include attractive product photos, attractive product descriptions, providing exclusive promos, keyword research and promo highlight features. Suggestions for research objects are to be more innovative in developing attractive menus and developing marketing strategies such as creating more aesthetic product photo designs on Shopeefood. AbstrakPerkembangan teknologi digital telah mendorong pertumbuhan E-Commerce secara signifikan. Platfrom online food dilevery seperti shopeefood semakin populer dan menjadi pilihan konsumen dalam memenuhi kebutuhan kulinner. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan shopeefood dalam meningkatkan penjualan rumah makan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus dengan teknik wawancara, observasi, dan pencatatan sistematis atas fenomena yang terjadi. Hasil penelitian ini yaitu faktor yang mempengaruhi adanya shopeefood dalam meningkatkan penjualan antara lain strategi promo, pemesanan yang praktis, dan pembayaran yang berfariasi menjadi kelebihan yang menarik minat konsumen. Adapun strategi pemasaran yang perlu dilakukan seperti foto produk yang menarik, deskripsi produk yang menarik, memberikan promo secara eksklusif, riset kata kunci dan fitur highligh promo. Saran bagi obyek penelitian yaitu lebih berinovasi dalam pengembangan menu yang menarik dan pengembangan strategi marketing seperti pembuatan desian foto produk pada Shopeefood yang lebih estetik

    1,679

    full texts

    1,880

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Open Journals System Universitas Ngudi Waluyo
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇