Open Journals System Universitas Ngudi Waluyo
Not a member yet
    1880 research outputs found

    ANALYSIS OF THE JOURNALISTIC LANGUAGE IN THE INFORMATION CAPTIONS ON THE @COPPAMAGZ ACCOUNT ON INSTAGRAM

    Get PDF
    Journalistic language is the language journalists use in writing, presenting, and disseminating actual, factual, and reliable news and information to attract viewers' attention. There are 17 main characteristics of journalistic language, namely simple, short, concise, straightforward, clear, pure, interesting, democratic, populist, logical, grammatical, avoiding speech informal, avoiding foreign words and terms, choosing the right words (diction), prioritizing active sentences, avoiding technical words terms, and complyingwith ethical rules. This study uses a qualitative approach. Methods of data collection in this study use observation and document analysis. This study aims to determine the application of journalistic language to the information caption used by the @coppamagz account on Instagram. The theory used in this study is the Sumadiria theory (2016). The research results on the application of journalistic language in information captionson the @coppamagz account on Instagram, which was published on 24 February – 24 March 2023, show that it almost meets the characteristics of using journalistic language. But also found some errors in the application of journalistic language. Following are the results of the frequency of data obtained: (1) 8 simple aspects, (2) 8 short aspects, (3) 10 concise aspects, (4) 10 straightforward aspects, (5) 10 clear aspects, (6) 10 pure aspects,(7) 10 interesting aspects, (8) 10 democratic aspects, (9) 7 populist aspects, (10) 10 logical aspects, (11) 8 grammatical aspects, (12) aspects avoiding speech (informal) totaling 8, (13) aspects avoiding foreign words and terms totaling 4, (14) aspects choosing the right words (diction) totaling 10, (15) aspects prioritizing active sentences totaling 8, (16) aspects avoiding technical words or terms as many as 7, and (17) aspects of complying with ethical rules as many as 10

    Analisis Yuridis Kekuatan Hukum Perjanjian Lisan Dalam Hubungan Hukum

    Get PDF
    The agreement is one of the legal relations that is often carried out in social life in society. An agreement according to Article 1313 of the Civil Code is an act by which a person or more binds himself to one or more other people. Without realizing it, verbal agreements are often carried out in social life. The purpose of this paper is to determine the legal power of oral agreements in legal relations, especially accounts payable and legal relations in the settlement of receivables as a result of oral agreements. The method used by researchers in this research is descriptive qualitative. With this method the researcher wants to analyze the oral agreement in Semarang Regency which was carried out by Vicri and Daryoto. This is where Daryoto and Vicri entered into a receivables agreement where Vicri acts as Daryoto's Creditor as the Debtor. Daryoto owed a sum of money to Vicri without a letter or written statement from both parties, however the transfer of money was known to the wives of both parties and Vicri's parents. This is done on the basis of trust and kinship. Daryoto promised to pay his installments every month to Vicri, but it turned out that Daryoto was unable to fulfill his achievements. Under these circumstances it was difficult for Vicri to collect Daryoto's debt, because there was no written evidence. Article 1313 of the Civil Code contains the essence that an agreement occurs because of an agreement. Whereas Article 1320 of the Civil Code has regulated the legal terms of the agreement both formally and materially, the parties who promise to carry out the agreement that has been made must fulfill the elements of Article 1320 of the Civil Code. Therefore a request made orally if it complies with Article 1320 of the Civil Code is valid. However, when the other party denies it, in order to have legal force, it must meet the evidence in accordance with Article 1866 of the Civil Code. Oral agreements are very risky and in practice there are still many obstacles due to the difficulty of making agreements in oral agreements. Abstrak Perjanjian merupakan salah satu hubungan hukum yang kerap kali dilakukan dalam pergaulan hidup di dalam masyarakat. Perjanjian menurut Pasal 1313 KUH Perdata adalah suatu perbuatan dengan mana seseorang atau lebih mengikatkan dirinya terhadap satu orang lain atau lebih. Tanpa disadari, perjanjian lisan kerap kali dilakukan dalam kehidupan bermasyarakat. Tujuan dari penulisan ini adalah untuk mengetahui kekuatan hukum perjanjian lisan dalam hubungan hukum khusunya hutang piutang dan hubungan hukum dalam penyelesaian terhadaphutang piutang sebagai akibat dari perjanjian lisan. Metode yang digunakan peneliti dalampenelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Dengan metode tersebut peneliti ingin menganalisiskasus perjanjian lisan di Kabupaten Semarang yang dilakukan oleh Vicri dan Daryoto. Halmana Daryoto dan Vicri melakukan perjanjian hutang piutang dimana Vicri selaku KrediturDaryoto selaku Debitur. Daryoto hutang sejumlah uang kepada Vicri tanpa surat ataupernyataan secara tertulis kedua belah pihak namun penyerahan uang diketahui oleh istri darikedua belah pihak dan kedua orangtua Vicri. Hal ini dilakukan atas dasar kepercayaan dankekeluargaan. Daryoto berjanji membayarkan angsurannya setiap bulan kepada Vicri, ternyatapihak Daryoto tidak mampu memenuhi prestasinya. Dalam keadaan demikian Vicri sulit untukmenagih hutang kepada Daryoto, karena tidak ada bukti tertulis. Dalam Pasal 1313 KUHPerdata mengandung inti bahwa perjanjian terjadi karena kesepakatan. Sedangkan dalam Pasal1320 KUH Perdata telah mengatur syarat sah perjanjian baik secara formil dan materiil makaterhadap para pihak yang berjanji untuk melakukan kesepakatan yang sudah dibuat harusmemenuhi unsur unsur Pasal 1320 KUH Perdata. Oleh karena itu perjanjian yang dibuat secaralisan bilamana memenuhi Pasal 1320 KUH Perdata termasuk sah. Akan tetapi pada saat pihaklain mengingkari maka agar memiliki kekuatan hukum harus memenuhi bukti-bukti sesuaiPasal 1866 KUH Perdata. Perjanjian lisan sangat beresiko dan dalam pelaksanaannya masihbanyak kendala-kendala karena sulitnya melakukan pembuktian dalam perjanjian lisan.

    Perbedaan Kemandirian Antara Anak Sulung dengan Anak Tunggal di RA As-Sa’adah Medan: Differences in Independence Between the Eldest Child and the Only Child at RA As-Sa'adah Medan

    No full text
    The purpose of this study was to compare and contrast the level of early childhood independence between the firstborn and the only child. This research uses a quantitative approach with a comparative method. The sampling technique used was purposive sampling with the criteria (1) children aged between 5 and 6 years; (2) The oldest sibling in a family with younger siblings and the only child in a family without siblings is the target population. A sample of 50 children was used in this study, 25 of whom were the oldest (firstborn) and 25 of whom were the only children in their family (only child). The Early Childhood Independence Scale was used to collect data for this study. As for analyzing the data, we used an independent sample t-test for the statistical significance of the difference. The results showed that the oldest child (the firstborn) had an average score of 73.95, while the only child had a score of 64.61, based on statistical calculations. Based on the results of the Independent Sample t-test, it is known that there is a statistically significant difference between the level of independence of the eldest child and the only child in RA As-Sa' Medan because t count > t table (5.144 > 1.677) and sig value (0.000 < 0.05).     ABSTRAK Tujuan penelitian ini untuk membandingkan dan membedakan tingkat kemandirian anak usia dini antara anak sulung dan anak tunggal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode komparatif. Teknik sampling yang digunakan adalah Purposive Sampling dengan kriteria (1) Anak-anak berusia antara 5 dan 6 tahun; (2) Saudara tertua dalam keluarga yang punya adik, dan anak tunggal dalam keluarga tanpa saudara kandung sama sekali merupakan populasi sasaran. Sampel penelitian sebanyak 50 anak digunakan dalam penelitian ini, 25 di antaranya adalah yang tertua (anak sulung) dan 25 di antaranya adalah satu-satunya anak di keluarga mereka (anak tunggal). Skala Kemandirian Anak Usia Dini digunakan untuk mengumpulkan data penelitian ini. Adapun untuk menganalisis data digunakan Uji-t (Independent Sample t-Test) untuk signifikansi statistik perbedaan. Hasil penelitian menunjukkan anak tertua (anak sulung) memiliki skor rata-rata 73,95, sedangkan anak tunggal memiliki skor 64,61, berdasarkan perhitungan statistik. Berdasarkan hasil Independent Sample t-Test diketahui bahwa terdapat perbedaan yang signifikan secara statistik antara tingkat kemandirian anak sulung dengan anak tunggal di RA As-Sa' Medan karena t hitung > t tabel (5,144 > 1,677) dan nilai sig (0,000 < 0,05)

    Implementasi Sarana Prasarana Esensial Terhadap Kurikulum Merdeka Anak Usia Dini : Implementation of Essential Infrastructure Facilities for Early Childhood Independent Curriculum

    No full text
    The era of entering the industrial revolution 5.0, education is closely related to world attention regarding an institution, especially early childhood education. The success of the learning process of an institution is supported by the availability of adequate essential infrastructure facilities according to the applicable curriculum. The independent curriculum is a curriculum that applies in Indonesia with a fun learning orientation centered on students, as well as the creativity of educators in providing a variety of learning to be the main factor in achieving the learning process. Freedom of learning does not prioritize Calistung learning (Read, Write, Count), and is centered on LKA (Children's Worksheets). Therefore, the researcher is interested in examining more deeply the implementation of infrastructure for the independence curriculum at Pangudi Luhur Jenarwetan Kindergarten. Researchers used qualitative research methods that are descriptive analytic by collecting data through observation, documentation and interview techniques. The results of this study are the implementation of infrastructure that has been used during the learning process using an independent curriculum, one of which uses natural materials.   ABSTRAK  Era memasuki revolusi industri 5.0 pendidikan erat kaitannya dari perhatian dunia mengenai suatu lembaga khususnya pendidikan anak usia dini. Keberhasilan proses pembelajaran suatu lembaga didukung dengan tersedianya sarana prasarana esesnsial yang memadai sesuai kurikulum yang berlaku. Kurikulum merdeka merupakan kurikulum yang berlaku di Indonesia dengan berorientasi pembelajaran yang menyenangkan berpusat pada peserta didik, serta kreativitas pendidik dalam menyediakan ragam pembelajaran menjadi faktor utama tercapainya proses pembelajaran. Merdeka belajar tidak mengutamakan pada pembelajaran Calistung (Baca, Tulis, Hitung), dan berpusat pada LKA (Lembar Kerja Anak). Maka dari itu, peneliti tertarik untuk mengkaji lebih dalam tentang implementasi sarana prasarana terhadap kurikulum merdeka di TK Pangudi Luhur Jenarwetan. Peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif bersifat deskriptif analitik dengan pengumpulan data melalui teknik observasi, dokumentasi dan wawancara. Hasil dari penelitian ini berupa implementasi sarana prasarana yang telah digunakan selama proses pembelajaran menggunakan kurikulum merdeka, salah satunya menggunakan bahan alam

    Pengaruh Pembelajaran Proyek Terhadap Konsentrasi Anak Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD): The Effect Of Projects Learning On The Concentration Of Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD )

    No full text
    The effect of project learning on the concentration of children with Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD). Based on the results of observations, there were children with characteristics of difficulty focusing, excess energy, unable to stay still, and from the results of assessments by the child psychologist, there were indications of ADHD in the KB/TK Inclusive Srawung Bocah. Research conducted aim for influence from projects learning carried to concentration ADHD child . Study with measure duration concentration ADHD child using a stopwatch. Collection of research data used is observation and documentation. This study use approach quantitative, type research used experiment with Single Subject Research (SSR) design . The results of the analysis data obtained that the average duration baseline phase 5.273 minutes and intervention phase 6.3375 minutes . Based on results data analysis can concluded that learning project influential to concentration ADHD child. ABSTRAK  Pengaruh pembelajaran proyek terhadap konsentrasi anak Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD). Berdasarkan hasil oberservasi yang dilakukan sebelum penelitian terdapat anak dengan karakteristik susah fokus, energi berlebih, tidak bisa diam, dan dari hasil asesmen oleh psikolog anak tersebut terindikasi ADHD di KB/TK Inklusi Srawung Bocah. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari pembelajaran proyek yang dilakukan terhadap konsentrasi anak ADHD. Pengumpulan data penelitian yang digunakan yaitu observasi dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, jenis penelitian yang digunakan yaitu eksperimen dengan desain Single Subject Research (SSR). Hasil analisis data yang didapatkan bahwa rata-rata durasi fase baseline 5,273 menit dan fase intervensi 6,3375 menit. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa pembelajaran proyek berpengaruh terhadap konsentrasi anak ADHD

    Pengaruh Pengetahuan Pajak, Tarif Pajak, Sanksi Pajak, Tax Amnesty dan Program Pengungkapan Sukarela terhadap Kepatuhan Pajak Karyawan AHASS di Kabupaten Semarang

    Get PDF
    This study aims to determine the effect of tax knowledge, tax rates, tax sanctions,Tax Amnesty And the Voluntary Disclosure Program for Tax Compliance in Ahass, Semarang Regency. This study used a quantitative method by processing primary data through questionnaires given to 100 ahass employees. The sampling technique ispurposive sampling, because the researcher took a random sample where the sample group was targeted to have certain attributes. The data obtained were processed with SPSS Version 20. The analysis used included validity and reliability tests, descriptive statistical tests, classical assumption tests, and hypothesis testing. The results of the research tests showed that simultaneously Tax Knowledge, Tax Rates, Tax Sanctions, Tax Amnesty and Knowledge Programs Taxes significantly influence Tax Compliance. Partially (1) Tax Knowledge has no significant effect on Tax Compliance. (2) Tax Rates have a significant effect on Tax Compliance. (3) Tax Sanctions have no significant effect on Tax Compliance. (4)Tax Amnesty no significant effect on tax compliance. (5) Voluntary Disclosure Program has a significant effect on Tax Compliance. Abstrak   Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Pengaruh Pengetahuan Pajak, Tarif Pajak, Sanksi Pajak, Tax Amnesty Dan Program Pengungkapan Sukarela Terhadap Kepatuhan Pajak Di Ahass Kabupaten Semarang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan mengolah data primer melalui kuesioner yang diberikan kepada karyawan ahass sebanyak 100 responden. Teknik pengambilan sampel adalah purposive sampling, karena peneliti mengambil sampel secara acak dimana kelompok sampel ditargetkan memiliki atribut-atribut tertentu. Data yang diperoleh diolah dengan SPSS Versi 20. Analisis yang digunakan meliputi uji validitas dan reliabilitas, uji statistik deskriptif, uji asumsi klasik, dan uji hipotesis Hasil uji penelitian menunjukkan bahwa secara simultan Pengetahuan Pajak, Tarif Pajak, Sanksi Pajak, Tax Amnesty Dan Program Pengetahuan Pajak secara signifikan berpengaruh terhadap Kepatuhan Pajak. Secara parsial (1) Pengetahuan Pajak tidak berpengaruh signifikan terhadap Kepatuhan Pajak. (2) Tarif Pajak berpengaruh signifikan terhadap Kepatuhan Pajak. (3) Sanksi Pajak tidak berpengaruh signifikan terhadap Kepatuhan Pajak. (4) Tax Amnesty tidak berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan pajak. (5) Program Pengungkapan Sukarela berpengaruh signifikan terhadap Kepatuhan Pajak

    Pengaruh Rasio Profitabilitas terhadap Earning Per Share pada BPR Konvensional Se Kabupaten Semarang (Studi Kasus Pada Tahun 2016-2021)

    Get PDF
    BPR is a microfinance institution that has a strategic function in providing financial services to small and medium-sized communities and SMES, whose existence is important in helping the development and economy of the community, especially rural areas. the purpose of this study was to determine the effect of profitability ratios on earning per share at conventional BPRs throughout Semarang Regency in 2016-2021. By using quantitative research methods to examine the effect of each of the variables NPL, LDR, CAR, BOPO, and Size on EPS using statistical methods and data processing with the SPSS application program. The type of data used is secondary data obtained from conventional BPR publication reports for the 2016-2021 period on the official OJK website. The population in this study were conventional BPRS throughout Semarang Regency and the sample was taken using a purposive sampling method, so that 71 observations were obtained. The results of the study show that NPL, LDR, CAR, BOPO and Size simultaneously have a significant effect on EPS. Partially, NPL has no effect on EPS while LDR, CAR, BOPO and Size have an effect on EPS. Abstrak BPR adalah lembaga keuangan mikro yang memiliki funsi strategis dalam memberikan layanan keuangan kepada masyarakat kecil dan menengah serta UMKM, yang keberadaannya penting dalam membantu perkembangan dan perekonomian masyarakat terutama wilayah pedesaan. tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Rasio Profitabilitas Terhadap Earning Per Share Pada BPR Konvensional Se Kabupaten Semarang Pada Tahun 2016-2021. dengan mengunakan metode penelitian kuantitatif untuk menguji masing-masing pengaruh dari variabel NPL, LDR, CAR, BOPO, dan Size terhadap EPS dengan mengunakan metode statistik dan olah data dengan program aplikasi SPSS. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh dari laporan publikasi BPR Konvensional periode 2016-2021 pada situs resmi OJK. Populasi pada penelitian ini adalah BPR Konvensional se Kabupaten Semarang dan pengambilan sampel dengan purposive sampling method, sehingga diperoleh 71 pengamatan. dengan hasil penelitian menujukkan bahwa secara stimultan NPL, LDR, CAR, BOPO dan Size secara signifikan berpengaruh terhada EPS. Secara parsial NPL,  tidak berpengaruh terhadap EPS sedangkap LDR, CAR, BOPO dan Size berpengaruh terhadap EPS

    Apakah Penggunaan Smartphone Berkaitan dengan Motivasi Belajar anak?

    Get PDF
    Situasi perilaku anak-anak yang sudah tercandu dengan smartphone secara langsung bisa mengganggu motivasi belajar dan membuat mereka sulit untuk berkonsentrasi dalam belajar. Penggunaan smartphone yang berlebihan dan diluar kontrol mengakibatkan siswa merasa belajar bukan lagi fokus utama mereka. Realitas ini mengganggu motivasi belajar mereka baik di sekolah maupun di rumah. Tujuan Penelitian adalah mengetahui hubungan  penggunaan smartphone terhadap motivasi belajar anak di Desa Kedung Leper Kecamatan Bangsri Kabupaten Jepara. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif korelasional, dengan pendekatan cross sectional. Populasi yang dalam penelitian ini adalah anak usia sekolah yangberada di Desa Kedung Leper Kecamatan Bangsri Kabupaten Jepara dengan jumlah anak sebanyak 83 orang. Pengambilan sampel dengan teknik simple random sampling dengan jumlah sampel 69 anak. Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner. Analisis data menggunakan uji Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase tertinggi pada variabel penggunaan smartphone termasuk dalam katagori “tinggi” sejumlah 29 anak (42.0%). Frekuensi tertinggi pada variabel tingkat motivasi belajar termasuk dalam katagori “rendah” sejumlah 21 anak (30.4%). Analisa data dengan SpearmanRank didapatkan nilai p-value = 0.000 (α=0.05) yang berarti terdapat hubungan penggunaans smartphone terhadap motivasi belajar anak di Desa Kedung Leper Kecamatan Bangsri Kabupaten Jepara. Disarankan orang tua lebih bijak dalam mendampingi anak dalam penggunaan smartphone agar motivasi belajar anak tidak menurun

    Gejala Mental Emosional dan Upaya dalam Meningkatkan Kesehatan Jiwa Remaja

    Get PDF
    Remaja merupakan kelompok usia yang rentan mengalami perubahan emosional yang dapat berkembang menjadi kondisi patologis yang dinamakan gangguan mental emosional. Penelitian ini bertujuan menggambarkan gangguan mental emosional pada remaja. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Pengumpulan data menggunakan kuesioner Strength and Dificulties Questionnaire (SDQ) usia 11-18 tahun untuk mengukur masalah emosi dan perilaku remaja. Penelitian dilakukan di SMPN 9 Batang dengan sampel sebanyak 202 responden dengan teknik simple random sampling. Analisis data menggunakan distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa domain gejala emosional didapatkan sebanyak 61.9% dengan kategori abnormal, 21.3% dengan kategori ambang, dan 16.8% dengan kategori normal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa domain gejala emosional terbanyak dengan kategori abnormal sehingga remaja berpotensi untuk mengalami masalah perilaku. Disarankan perlu adanya pemeriksaan lanjutan terkait mental emosional dan peningkatan perhatian serta pendampingan dari orang tua dan masyarakat terhadap masalah emosional dan perilaku remaja

    Preparasi Nanopartikel Ekstrak Etanol Bunga Telang (Clitoria ternatea L.) dengan Variasi Konsentrasi Kitosan dan Tripolifosfat Sebagai Kandidat Antioksidan: Preparation Nanoparticles of Ethanol Extract of Telang Flower (Clitoria ternatea L.) with Variation Concentration of Chitosan and Tripolyphosphate as Antioxidant Candidates

    Get PDF
    Telang flower has antioxidant activity, one of which is due to the content of flavanoids in it, but these flavanoids are unstable to temperature and light intensity. One of the efforts to overcome this problem is to change the dosage size to nanoparticles. This study aims to determine which preparations are included in the nano size range and have antioxidant activity in them.The research method was experimental with maceration extraction method using 70% ethanol solvent. The extract that has been obtained is made into nanoparticle preparations. Nanoparticle preparations were made with various concentrations of chitosan, namely F1 0.1%; F2 0.3%; and F3 0.5%. Testing of nanoparticles included particle size testing using a Particle Size Analyzer (PSA), then continued testing for antioxidant activity using the DPPH method. The results of ethanol extraction of telang flowers obtained a yield of 30.94%. Particle size test results from F1 142.3 ± 8.76 nm, F2 163.13 ± 15.82 nm and F3 724.97 ± 51.58 nm. Meanwhile, for the antioxidant activity test, IC50 values were obtained for F1 8.17 ± 0.090 ppm, F2 7.56 ± 0.180 ppm, and F3 6.97 ± 0.082 ppm, and. The conclusion of this study is that the particle sizes for F1, F2, and F3 meet the size range of nanoparticles. Meanwhile, the results of antioxidant activity for all formulas had antioxidant activity in the strong category, for the formula with the strongest antioxidant activity was F3. ABSTRAK Bunga telang mempunyai aktivitas antioksidan salah satunya dikarenakan kandungan flavanoid didalamnya, namun flavanoid ini tidak stabil terhadap suhu dan intensitas cahaya. Upaya untuk mengatasi masalah tersebut salah satunya dengan merubah ukuran sediaan menjadi nanopartikel. Penelitian ini bertujuan mengetahui sediaan yang termasuk dalam rentang ukuran nano dan mempunyai aktivitas antioksidan didalamnya. Metode penelitian adalah eksperimental dengan metode ekstraksi maserasi menggunakan pelarut etanol 70%. Ekstrak yang sudah didapatkan dibuat menjadi sediaan nanopartikel. Sediaan nanopartikel dibuat dengan variasi konsentrasi kitosan yaitu F1 0,1%; F2 0,3%; dan F3 0,5%. Pengujian nanopartikel meliputi uji ukuran partikel menggunakan Particle Size Analyzer (PSA), kemudian dilanjutkan pengujian aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH. Hasil ekstraksi etanol bunga telang didapatkan rendemen sebesar 30,94%. Hasil uji ukuran partikel dari  F1 142,3±8,76 nm, F2 163,13±15,82 nm dan F3 724,97±51,58 nm. Sementara untuk uji aktivitas antioksidan diperoleh nilai IC50 pada F1 8,17±0,090 ppm, F2 7,56±0,180 ppm, dan F3 6,97±0,082 ppm, dan. Kesimpulan penelitian ini adalah ukuran partikel untuk F1, F2, dan F3 memenuhi rentang ukuran nanopartikel. Sementara itu, hasil aktivitas antioksidan untuk semua formula memiliki aktivitas antioksidan dengan kategori kuat, untuk formula yang paling kuat antioksidannya adalah F3

    1,679

    full texts

    1,880

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Open Journals System Universitas Ngudi Waluyo
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇