Open Journals System Universitas Ngudi Waluyo
Not a member yet
1880 research outputs found
Sort by
Pengaruh Konsumsi Abon Jantung Pisang terhadap Peningkatan Produksi ASI pada Ibu Menyusui di Wilayah Kerja UPT. Puskesmas Damai
Coverage of exclusive breastfeeding in the working area of UPT. Damai Health Center is still relatively low, this is due to insufficient milk production. Lactagogum is a substance that can increase the production of breast milk, which laktagogum is found in shredded banana blossoms. The research used the experimental research with design quasi-experimental and time series research design is one group pre and post test without control . The sample of this research is breastfeeding mothers in the working area of UPT. The Damai Health Center is 18 people. The sampling technique used purposive sampling. Instrumen of research is observation paper. Data analysis using paired t test ( paired sample t test ). After being given 200 grams of shredded banana flower with a frequency of 2 times a day for 7 days, the mean difference before and after consuming shredded banana heart on the first day was 8.33 and the p value was 0.014 <0.05. Ha accepted there is an effect of consumption of shredded banana to increasing milk production in breastfeeding mothers in the UPT work area.Damai Health Center.
Abstrak
Cakupan ASI Ekslusif di wilayah kerja UPT. Puskesmas Damai masih relatif rendah, ini disebabkan produksi ASI yang tidak mencukupi. Laktagogum merupakan zat yang dapat meningkatkan produksi ASI, yang mana laktagogum terdapat pada abon jantung pisang. Jenis penelitian ini adalah eksperimental dengan rancangan quasi eksperimen dan desain penelitian time series one grup pre and post test without control. Sampel penelitian ini adalah ibu menyusui di wilayah kerja UPT. Puskesmas Damai berjumlah 18 orang. Teknik sampling menggunakan purposive sampling. Instrumen penelitian ini adalah lembar observasi. Analisis data yang digunakan uji t berpasangan (paired sampel t test). Hasil Penelitian setelah diberikan abon jantung pisang sebanyak 200 gram dengan frekuensi 2 kali sehari selama 7 hari didapatkan hasil p value yaitu 0,014 < 0,05. Ha diterima menunjukan ada pengaruh konsumsi abon jantung pisang terhadap peningkatan produksi ASI pada Ibu menyusui di wilayah kerja UPT. Puskesmas Dama
Edukasi Kesehatan PHBS pada Keluarga Riwayat Hipertensi sebagai Upaya Meningkatkan Pemelihara Kesehatan Tidak Efektif
Ineffective health care is one of the nursing problems. This nursing problem can arise due to the inability to make an appropriate assessment of their health condition. The right assessment makes individuals able to carry out self-care. In adult individuals who experience hypertension if they are unable to assess the condition, the treatment will be inappropriate and can lead to complications. Individuals with ineffective health maintenance require management. The purpose of this writing is to provide an overview of management. The writing method used is descriptive with a nursing process approach through management. In the management of ineffective health maintenance, health education is carried out as the main intervention to overcome nursing problems. The results of the management obtained family health maintenance have improved by showing adaptive behavior in care and showing an increased understanding of healthy behavior.
Abstrak
Perawatan kesehatan yang tidak efektif adalah salah satu masalah keperawatan. Masalah keperawatan ini dapat muncul karena ketidakmampuan untuk melakukan pengkajian yang tepat terhadap kondisi kesehatannya. Pengkajian yang tepat membuat individu mampu melakukan perawatan diri. Pada individu dewasa yang mengalami hipertensi jika tidak mampu melakukan pengkajian kondisi, maka penanganan yang dilakukan akan tidak tepat dan dapat menimbulkan komplikasi. Individu dengan pemeliharaan kesehatan yang tidak efektif memerlukan penatalaksanaan. Tujuan dari penulisan ini adalah untuk memberikan gambaran mengenai penatalaksanaan. Metode penulisan yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan proses keperawatan melalui penatalaksanaan. Pada penatalaksanaan pemeliharaan kesehatan tidak efektif dilakukan pendidikan kesehatan sebagai intervensi utama untuk mengatasi masalah keperawatan. Hasil penatalaksanaan yang didapatkan pemeliharaan kesehatan keluarga mengalami peningkatan dengan menunjukkan perilaku adaptif dalam perawatan dan menunjukkan peningkatan pemahaman tentang perilaku seha
Pencegahan Resistensi Antibiotik Kolaborasi dengan Siswa Kesehatan di Kabupaten Semarang
The resistance to antibiotics poses a serious problem, especially due to their misuse in society, which is a major contributor to antibiotic resistance. As antibiotic resistance escalates, the discovery of new drugs to combat resistant bacteria must increase as well. However, the rate of newdrug discovery does not directly correlate with the surge in antibiotic resistance. Given the significance of this issue, immediate measures to combat antibiotic resistance by engaging the community, especially those competent in the healthcare field, are crucial. Collaboration with health students is expected to enhance public trust and adherence to proper antibiotic use. Health students from SMK Islam Sudirman in Semarang Regency and SMK Tunas Bangsa in Semarang Regency, totaling 70 students, have joined forces. The success indicator for this program lies in the increased understanding of antibiotic resistance among students, demonstrated by a noticeable improvement in pre-test and post-test scores. The enthusiasm of health students regarding antibiotics is evident in the multitude of questions they ask. These questions often relate to occurrences in their surroundings, indicating their concern for antibiotic resistance in their environment. This collaboration aims for students to serve as an extension in preventing the widespread issue of antibiotic resistance.
ABSTRAK
Resistensi merupakan masalah yang serius terutama untuk penggunaan antibiotik. Penggunaan yang salah dimasyarakat merupakan pemicu utama dalam kejadian resistensi antibiotik. Semakin meningkatnya resistensi antibiotik, maka harus diimbangi juga penemuan obat baru untuk bakteri yang mengalami resistensi, tetapi dalam rangka penemuan obat baru tidak berbanding lurus dengan pelonjakan resistensi antibiotik. Pentingnya masalah ini maka harus segera diadakan tindakan penanggulangan resistensi antibiotik dengan merangkul masyarakat khususnya yang kompeten di bidang kesehatan. Kolaborasi dengan siswa kesehatan, diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat untuk lebih patuh dalam menggunakan antibiotik. Siswa kesehatan yang berkolaborasi adalah SMK Islam Sudirman Kabupaten Semarang dan SMK Tunas Bangsa Kabupaten Semarang dengan jumlah 70 siswa. Indikator keberhasilan program ini adalah tingkat pemahaman siswa terkait resistensi antibiotik meningkat, hal ini ditunjukkan dengan nilai pretest dan postes yang mengalami peningkatan. Antusias siswa kesehatan terkait antibiotik sangat terlihat dengan banyaknya pertanyaan yang ditanyakan. Pertanyaan yang ditanyakan merupakan kejadian yang terjadi disekitar mereka, hal ini menandakan bahwa mereka peduli dengan lingkungan sekitar mereka terkait resistensi antibiotik. Dari hasil kolaborasi ini diharapkan para siswa dapat sebagai perpanjangan tangan untuk mencegah resistensi antibiotik semakin luas.
Analisis Efektivitas Biaya Penggunaan Metformin dan Metformin- Glimepirid Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Dua Puskesmas Kulon Progo Yogyakarta: Mellitus Patients at the Two Public Health Centers Kulon Progo Yogyakarta Cost-Effectiveness Analysis of Metformin and Metformin-Glimepiride Use In Type 2 Diabetes
Cost-effectiveness analysis (CEA) is a pharmacoeconomic method that is described in terms of cost-effectiveness ratios in order to assist decision making in selecting drugs that are effective in terms of benefits and costs. The purpose of this study was to determine the effectiveness of the use of metformin and metformin-glimepiride in type 2 DM patients at the 2 Public Health Centers Kulon Progo Yogyakarta. This analytical descriptive observational research employed a retrospective cohort design. The analysis was carried out by comparing the total costs incurred with the effectiveness of the therapeutic outcomes were obtained. The cost-effectiveness analysis of therapy used the Average Cost Effectiveness Ratio (ACER) and Incremental Cost Effectiveness Ratio (ICER) calculation methods. The results showed that the therapeutic effectiveness of the therapy used metformin and metformin-glimepiride in 12 patients (80%) and 30 patients (66.67%) respectively. The average cost of drugs from each group were Rp 9,072 and Rp 18,634. The ACER values were Rp 113.4 and Rp 279.5, respectively. The ICER value was obtained Rp – 717,3. The results of the chi-square test showed that there was no relationship between the type of therapy and the effectiveness of therapy (P=0.329) and the value of RR 2 with confidence interval (CI) 95% about 0.489-8.182. It can be concluded that based on the calculation of the ACER and ICER analysis methods, metformin therapy is more cost effective than metformin-glimepiride. There was no significant relationship between the type of therapy with the effectiveness of therapy.
ABSTRAK
Analisis efektivitas biaya (CEA) merupakan metode farmakoekonomi yang digambarkan dalam rasio biaya-efektivitas agar dapat membantu pengambilan keputusan dalam memilih obat yang efektif secara manfaat dan biaya. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui efektivitas biaya penggunaan metformin dan metformin-glimepirid pada pasien DM tipe 2 di 2 Puskesmas Kulon Progo Yogyakarta. Metode penelitian yaitu observasional deskriptif menggunakan desain kohort retrospektif. Analisis dilakukan dengan membandingkan total biaya yang dikeluarkan dengan efektivitas outcome terapi yang didapatkan. Analisis efektivitas biaya terapi menggunakan metode perhitungan Average Cost Effectiveness (ACER) dan Incremental Cost Effectiveness Ratio (ICER). Hasil penelitian menunjukkan efektivitas terapi penggunaan metformin dan metformin-glimepirid secara berurutan sebanyak 12 pasien (80%) dan 30 pasien (66,67%). Biaya rata-rata obat dari masing- masing kelompok adalah Rp 9.072,- dan Rp 18.634,-. Nilai ACER secara berurut adalah Rp 113,4 dan Rp 279,5. Nilai ICER diperoleh Rp - 717,3. Hasil uji chi-square menunjukkan tidak ada hubungan antara jenis terapi dengan efektivitas terapi (P = 0,329) dan nilai RR 2 dengan konviden interval 95% berkisar antara 0,489-8,182. Dapat disimpulkan bahwa berdasarkan perhitungan metode analisis ACER dan ICER, terapi metformin lebih cost effective dibandingkan metformin-glimepirid. Tidak terdapat hubungan signifikan antara jenis terapi dengan efektivitas terapi
Tingkat Pengetahuan Remaja Putri Terkait Anemia dan Tablet Tambah Darah di Wilayah Denpasar: The Knowledge Of Anemia and Blood Supplement In Adolescents Girls In Denpasar Region
Anemia is a major health problem that threatens all ages, especially adolescent. Adolescent girls are more at risk of experiencing anemia, due to the loss of nutrition (iron) during menstruation. Providing iron supplement tablets is one of the efforts to prevent anemia and increase the loss of nutrients during menstruation. The purpose of this study was to determine the level of knowledge of adolescent girls in the Denpasar area regarding anemia and iron supplement tablets. This research is an observational study with a survey method. The sampling technique uses total sampling. This research involved 94 adolescent girls in a high school in the Denpasar area. The results showed that 30.8% of the respondents had a low level of knowledge, 56.4% had a sufficient level of knowledge and about 12.8% had a good level of knowledge. Overall, only a small proportion of respondents know the causes of anemia and the side effects of iron supplement.
ABSTRAK
Anemia merupakan salah satu masalah kesehatan utama yang mengancam seluruh usia terutama usia remaja. Remaja putri lebih berisiko mengalami anemia, dikarenakan mengalami kehilangan gizi (zat besi) selama menstruasi. Pemberian suplemen tablet tambah darah salah satu upaya dalam mencegah anemia serta meningkatkan nutrisi yang hilang selama menstruasi. Tujuan penelitian ini mengetahui tingkat pengetahuan remaja putri di wilayah Denpasar terkait anemia dan tablet tambah darah. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan metode survei. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Penelitian ini melibatkan 94 remaja putri di salah satu SMA di wilayah Denpasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 30,8% responden memiliki tingkat pengetahuan rendah, 56,4% memiliki tingkat pengetahuan cukup dan sekitar 12,8% memiliki tingkat pengetahuan baik. Secara keseluruhan hanya sebagian kecil responden yang mengetahui penyebab anemia dan efek samping tablet tambah darah
IMPROVING STUDENTS' ABILITY IN ANALYZING A WORK USING POPULAR MOVIE
Technological developments in learning process have provided flexibility for lecturer in carrying out lecture activities. Innovative and fun learning methods can certainly increase student interest in participating in the learning process. Movie as one of the audio-visual media that can improve understanding skills in interpreting the narrative presented in the storytelling. Movie also can improve listening and speaking skills, students can build an argument and statement about the story. This research is a form of integration between research whose output results will be integrated with the Movie Analysis course in the English Literature study program; Faculty of Economics, Law and Humanities; Universitas Ngudi Waluyo. Students of the English literature study program are required to be able to understand, interpret and retell the literary works or works of art they are studying. In the scope of this research, students will be given learning support materials in the form of a popular movie titled Avengers: End Game. The main focus of this research is to examine students' understanding through movie media. This assessment includes understanding the concept of storytelling, messages that appear in the storytelling and the ability to make a summary of the whole story in the movie. This implementation method is to use the discovery learning method, which is a learning method that encourages students to carry out investigations, find new things and build creativity in interpreting things by using their intuition, imagination and knowledge to find message behind the work. The method of carrying out this research was by distributing questionnaires and pre-test before carrying out the treatment process, then the process of implementing activities by watching the Avengers: End Game movie, and then distributing questionnaires and also post-test after the implementation of the activities was carried out. This research activity was carried out in the English Literature study program with students of the English Literature study program as the research subject. This study aims to improve students' ability to build understanding in interpreting the elements of the story. Through this research, students' analytical and interpretation skills on the elements of the story, namely themes, plots, characters and settings in a work, are increased
Pencegahan Perilaku Kesehatan Cenderung Berisiko Remaja dengan Promosi Perilaku: Prevention of At-Risk Health Behaviors in Adolescents with Behavior Promotion
Health behavior tends to be at risk is a nursing problem that can arise in families with teenagers. At the fifth stage of family development or families with the first child, teenagers have unique characteristics. In teenagers there are characters who start looking for identity and sometimes get the wrong association. One of the social influences is smoking. Smoking in teenagers is an act of choosing an unhealthy lifestyle and it is a risky health behavior. This writing aims to describe the management of health behavior that tends to be risky in families with teenagers developmental stages in the Gabus I Health Center Area. The writing method used in the preparation of this scientific paper is descriptive research with a management approach that starts with assessment and ends with evaluation. Data collection techniques were carried out at the assessment stage using interview techniques, observation, and documentation studies. Management of health behavior tends to be risky in families carried out for 4 days. Actions taken to overcome this problem are the promotion of health care behavior, by way of health education about smoking in teenagers and making a physical exercise schedule. Based on the nursing actions that have been carried out, health behavior problems tend to be at risk for the families resolved marked by client not smoking anymore and families understanding education about the dangers of smoking in teenagers.
ABSTRAK
Perilaku kesehatan cenderung berisiko merupakan masalah keperawatan yang dapat muncul pada keluarga dengan tahap perkembangan remaja. Pada tahap perkembangan keluarga kelima atau keluarga dengan anak pertama remaja memiliki karakteristik yang unik. Pada anak remaja ada karakter yang mulai mencari jati diri dan terkadang bisa salah pergaulan. Salah satu pengaruh pergaulan yaitu merokok. Merokok pada remaja merupakan salah satu tindakan pemilihan gaya hidup yang tidak sehat dan itu merupakan perilaku kesehatan cenderung berisiko. Penulisan ini bertujuan untuk menggambarkan pengelolaan perilaku kesehatan cenderung berisiko pada keluarga dengan tahap perkembangan remaja di Wilayah Puskesmas Gabus I. Metode penulisan yang digunakan dalam penyusunan karya tulis ilmiah ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan pengelolaan yang dimulai dari pengkajian dan diakhiri evaluasi. Teknik pengumpulan data dilakukan pada tahap pengkajian menggunakan teknik wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Pengelolaan perilaku kesehatan cenderung berisiko pada keluarga dilakukan selama 4 hari. Tindakan yang dilakukan untuk mengatasi masalah ini adalah promosi perilaku upaya kesehatan, dengan cara edukasi kesehatan tentang merokok pada remaja dan membuat jadwal latihan fisik. Berdasarkan tindakan keperawatan yang telah dilakukan masalah perilaku kesehatan cenderung berisiko pada keluarga teratasi ditandai dengan klien tidak merokok lagi dan keluarga memahami edukasi bahaya merokok pada remaja
AUGMENTED REALITY SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN TUMBUHAN DI WISATA COBAN BINANGUN DENGAN MENGGUNAKAN METODE SINGLE MARKER
Indonesia merupakan salah satu negara tropis yang memiliki tanah subur, curah hujan yang tinggi, serta intensitas cahaya yang baik sehingga banyak tumbuhan yang hidup subur. Salah satunya di wisata coban binangun, selain faktor diatas wisata coban binangun berada di daerah pegunungan yang minim polusi. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan sebuah aplikasi pembelajaran Augmented Reality tumbuhan yang diharapkan bisa digunakan untuk membantu mengenalkan jenis-jenis tumbuhan. Aplikasi ini dibuat menggunakan Unity dan Vuforia yang dijalankan berbasis android. Aplikasi ini dibuat menggunakan metode Single Marker dimana satu penanda hanya bisa digunakan satu obyek 3 dimensi. Dengan adanya aplikasi ini dapat memperkenalkan berbagai jenis tumbuhan yang ada di wisata coban binangun.
Kata kunci: Augmented Reality, Coban Binangun, Single Marker, Android, Tumbuha
Sistem Informasi Manajemen Surat Menyurat Berbasis Web Menggunakan Metode Waterfall Di Desa Bodeh Kecamatan Randublatung Kabupaten Blora
Kantor Desa Bodeh adalah suatu instansi Pemerintah yang bertugas melaksanakan kewenangan pemerintahan. Berdasarkan catatan, termasuk memproses surat masuk dan keluar secara manual, tidak semua surat terarsip dengan baik, dan tindak lanjut dari disposisi kepala departemen terkait yang kadang menyita banyak waktu, serta surat yang hilang. Metode pengumpulan data yang digunakan penulis dan untuk pengembangannya menggunakan metode waterfall. Berdasarkan apa yang akan terjadi sistem informasi berjalan dengan baik dengan pengujian yang dilakukan menggunakan rentang nilai 100% Blackbox.
Kata Kunci: Manajemen, Surat, Arsip, Des
Analisis Yuridis Perdagangan Pengaruh (Trading In Influence) Dalam Tindak Pidana Korupsi Di Indonesia
The study aims to understand analysis trading in influence in the non-criminal corruption in Indonesia. Law Number 7 of 2006 is a form of UNCAC ratification which carries the consequence of an obligation on the government to reconcile this clause with UNCAC so that it can be used and binding as a legal provision in Indonesia. One form of corruption at the convention is trading in influence. The criminal act of corruption is classified as a hard-to-reach crime and has a correlation with trading in influence interdependence. So that the root of the problem that provides a gap point for abuse of authority/power and acts against the law needs to be given greater attention. Researchers use mixed methods research (MMR), which is research that is applied to researchers who have questions that need to be tested for results. As a method, this study provides guidelines for data collection and analysis, combining qualitative and quantitative approaches to obtain valid data and high reliability. The results of the qualitative research show that even though there are no binding written provisions regarding trading in influence as a criminal act of corruption in Indonesia, the interpretation made in finding the construction of the indictment against the perpetrators is possible in an effort to find law in order to achieve legal certainty in adherent countries. this principle of legality. Meanwhile, the results of the quantitative research showed that the respondents stated that they strongly agreed (rating 8.3) that the act of trading in influence included a gap in corruption.
Abstrak
Studi ini bertujuan untuk mengetahui Analisis Memperdagangkan Pengaruh (trading in influence) dalam tidak pidana korupsi di Indonesia. Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2006 adalah bentuk ratifikasi UNCAC yang membawa konsekuensi kewajiban pada pemerintah untuk merekonsiliasi klausul ini dengan UNCAC agar dapat digunakan dan mengikat sebagai ketentuan hukum di Indonesia. Salah satu bentuk perbuatan korupsi pada konvensi tersebut adalah trading in influence. Tindak pidana korupsi yang tergolong sebagai hard-to-reach crime dan memiliki korelasi sifat dengan trading in influence saling menginterpendensi. Sehingga akar permasalahan yang memberikan memberikan titik celah adanya penyalahgunaan kewenangan/kekuasaan serta perbuatan melawan hukum perlu diberikan perhatian lebih besar. Peneliti menggunakan mixed methods research (MMR) yaitu penelitian yang diterapkan pada peneliti yang memiliki pertanyaan yang perlu diuji hasilnya. Sebagai metode, penelitian ini memberikan pedoman untuk pengumpulan dan analisis data, menggabungkan pendekatan kualitatif dan kuantitatif untuk mendapatkan data valid dan reliabilitas yang tinggi. Hasil penelitian kualitatif menunjukan bahwa meski belum ada ketentuan tertulis yang bersifat mengikat mengenai memperdagangkan pengaruh (trading in influence) sebagai tindak pidana korupsi di Indonesia, namun interpretasi yang dilakukan dalam menemukan kontruksi dakwaan kepada pelaku dimungkinkan dalam upaya penemuan hukum demi tercapainya kepastian hukum di negara penganut asas legalitas ini. Sementara hasil penelitian kuantitatif menunjukan bahwa responden menyatakan sangat setuju (rating 8,3) jika perbuatan memperdagangkan pengaruh termasuk celah masuk perbuatan tindak pidana korupsi