Open Journals System Universitas Ngudi Waluyo
Not a member yet
    1880 research outputs found

    Pengelolaan Gangguan Integritas Kulit dan Jaringan pada Pasien Ulkus Diabetikum dengan Perawatan Luka Modern (Studi Kasus)

    Full text link
    Diabetes mellitus merupakan sebuah penyakit kronis yang terjadi karena pankreas tidak dapat memproduksi insulin secara cukup atau ketika tubuh tidak dapat memakai insulin yang dihasilkan. Sebagian besar penderita diabetes melitus mengalami komplikasi terburuk yang mencapai 15% yaitu ulkus diabetikum dimana terjadi kerusakan integritas jaringan kulit. Penelitian bertujuan untuk menggambarkan pengelolaan kerusakan integritas jaringan kulit dengan perawatan luka modern. Metode penelitian menggunakan analisis deskriptif studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan. Hasil penelitian menunjukkan luas luka ulkus 16,5 cm2, kedalaman luka supervisial, stadium luka grade 1 dengan dasar luka berwarna kemerahan, pink pucat dan warna coklat kehitaman terdapat jaringan granulasi berwarna merah dan jaringan epitelisasi berwarna pink pucat, tidak terdapat eksudat dan tidak ada bau. Pengelolaan luka dengan metode modern dresssing dengan balutan primer tulle grass dan secondary dressing menggunakan foam dressing. Setelah 3 hari perawatan gangguan integritas kulit dan jaringan belum teratasi. Perlu kesabaran dalam perawatan luka diabetes dan perlu kombinasi dengan pola hidup sehat yaitu olahraga dan memonitor kadar glukosa darah

    Algoritma Neural Network Menggunakan Model Particle Swarm Optimization Untuk Prediksi Penyakit Kanker Payudara

    Full text link
    ABSTRACT Breast cancer is one of the causes of cancer deaths in women worldwide. One technique to diagnose breast cancer: mammography. In this study developed a system to classify the "Breast Cancer" using Backpropagation neural network optimized with Particle Swarm Optimization for classifying tumors of the symptoms that cause breast cancer. The main objective of this study was to develop a more cost effective and easy to use system to support doctors. For the problem of diagnosis of breast cancer tumor symptoms, the experimental results show that the neural network based model of particle swarm optimization achieved a high degree of accuracy. Dataset used in this study were breast cancer database from the University of Wisconsin Machine Learning (UCI) Repository. Keywords: Breast Cancer, Backpropagation, Particle Swarm Optimization, Accuracy

    Gambaran Status Gizi dan Kejadian Stunting pada Anak Sekolah Dasar di Daerah Pertanian

    Full text link
    Child stunting is a chronic nutritional problem that can inhibit the physical and mental growth and development of children. This study was conducted in shallot farming areas due to the high use of pesticides in the area. The use of pesticides can cause several health impacts, one of which is disrupting the work of growth hormones so that one of them is stunting.  This study aims to determine the description of nutritional status and the incidence of stunting in elementary school children in agricultural areas. The method used was a descriptive observational design with a cross-sectional approach. The research was conducted at SD Dukulo 1 and SD Dukuhlo 2, with samples of grade IV and V students. Data were collected through measurement of body weight and height to assess nutritional status, as well as observation of environmental factors. The results showed that most children had normal nutritional status (82.1%), but 16% were classified as short and 1.9% as very short. Analysis of the relationship between nutritional status and the incidence of stunting revealed that undernutrition and poor nutritional status were closely related to the high incidence of stunting. A total of 18 children with poor nutritional status and 8 children with poor nutritional status were recorded as very stunted. Most of the parents' occupations are in the agricultural sector which allows children to be exposed to pesticides. Pesticides through the growth hormone pathway can cause a child's growth rate to be disrupted, so that any nutritional intake obtained if there is a disturbance in the gastrointestinal tract due to pesticide exposure will cause growth disorders. In conclusion, poor nutritional status can increase the risk of stunting in children, especially in agricultural areas exposed to pesticides. Appropriate nutritional interventions and prevention of harmful environmental exposures are needed.   ABSTRAK                 Stunting pada anak adalah masalah gizi kronis yang dapat menghambat pertumbuhan dan perkembangan fisik serta mental anak. Penelitian ini dilakukan pada daerah pertanian bawang merah dikarenakan pemakaian pestisida yang tinggi pada daerah tersebut. Pemakaian pestisida bisa mengakibatkan beberapa dampak kesehatan salah satunya adalah mengganggu kerja hormon pertumbuhan sehingga berpengarug terhadap pertumbuhan salah satunya adalah stunting.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran status gizi dan kejadian stunting pada anak sekolah dasar di daerah pertanian. Metode yang digunakan adalah desain observasional deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Lokasi penelitian dilakukan di Sd Dukulo 1 dan SD Dukuhlo 2, dengan sampel siswa kelas IV dan V. Data dikumpulkan melalui pengukuran berat badan dan tinggi badan untuk menilai status gizi, serta observasi terhadap faktor lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar anak memiliki status gizi normal (82,1%), namun 16% tergolong pendek dan 1,9% sangat pendek. Analisis hubungan antara status gizi dan kejadian stunting mengungkapkan bahwa status gizi kurang dan buruk berhubungan erat dengan tingginya kejadian stunting. Sebanyak 18 anak dengan status gizi kurang dan 8 anak dengan status gizi buruk tercatat mengalami stunting sangat pendek. Sebagian besar pekerjaan orang ua adalah pada sektor pertanian yang memungkinkan anak untuk terpaparar pestisida. Pestisida melalui jalur hormnin pertumbuhan dapat menyebabkan Tingkat pertumbuhan anak terganggu, sehingga berapapuan asupan gizi yang didapatkan jika terjadi gangguan pada saluran cerna karena paparan pestisida akan menyebabkan gangguan pertumbuhan. Kesimpulanya status gizi yang buruk dapat meningkatkan risiko stunting pada anak-anak, khususnya di daerah pertanian yang terpapar pestisida. Intervensi gizi yang tepat dan pencegahan paparan lingkungan yang berbahaya sangat dibutuhkan

    Gambaran Pola Konsumsi Makanan Selingan dan Status Gizi Mahasiswa Fakultas Kesehatan Universitas Ngudi Waluyo

    Full text link
    Asupan makan dapat mempengaruhi status kesehatan dan gizi individu. Status gizi yang baik dipengaruhi oleh asupan makan utama dan selingan yang mencukupi. Adanya perubahan konsumsi makan pada masyarakat modern saat ini mempengaruhi asupan makan terutama pada usia remaja dan dewasa yang selalu mengikuti tren. Konsumsi makanan selingan yang berlebihan dan menghilangkan makan utama, dapat berkontribusi terhadap status gizi. Frekuensi dan pemilihan makanan selingan mempengaruhi jumlah asupan energi yang mempengaruhi status gizi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pola konsumsi makanan selingan baik frekuensi dan pemilihan makanan selingan serta status gizi mahasiswa Fakultas Kesehatan Univeristas Ngudi Waluyo. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif menggunakan pendekatan cross-sectional dengan pemilihan subjek penelitian ditentukan secara purposive. Teknik pengambilan subjek dilakukan dengan simple-random-sampling dan diperoleh subjek sebanyak 68 mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan pola konsumsi makanan selingan pada subjek dalam penelitian ini yaitu sebanyak 52%  frekuensi konsumsi tidak lebih dari dua kali per hari, dengan pemilihan jenis olahan makanan berupa makanan yang diproses secara sederhana yang umumnya memiliki kandungan lemak lebih tinggi dengan kandungan protein lebih rendah. Mayoritas subjek memiliki status gizi normal. Pola konsumsi makanan selingan subjek dalam penelitian ini adalah frekuensi konsumsi tidak lebih dari dua kali per hari, dengan pemilihan jenis olahan makanan berupa makanan yang diproses secara sederhana. Mayoritas status gizi subjek termasuk normal yang menunjukkan mahasiswa Fakultas Kesehatan Universitas Ngudi Waluyo memiliki pengetahuan gizi yang memadai dan menerapkannya dalam keseharian

    Hubungan Perilaku Picky Eater dengan Status Gizi pada Anak Usia Dini : The Relationship between Picky Eater Behavior and Nutritional Status in Early Childhood

    No full text
    A common eating problem in early childhood is picky eater behavior, where children are picky about food and refuse to eat or try new foods. Parenting patterns, parental eating behavior, mother-child interactions, exclusive breastfeeding or MPASI, psychological and physical conditions of children are influenced by picky eater behavior, which can cause micro and macro nutrient deficiencies. This study is important to study because there are problems with food consumption patterns in early childhood that can affect child growth and development. This type of research uses the SLR (Literature Review Study) method. The purpose of the literature review is to develop basic concepts and research frameworks regarding the problem of picky eater behavior. Research articles must meet the following criteria: a) research subjects are early childhood; b) picky eater behavior in early childhood institutions in Indonesia; and c) nutritional status in early childhood. This article found that early childhood in early childhood institutions experience picky eater behavior which results in low nutritional value of food consumed by children. As a result, the child's nutritional status is low and falls into the category of malnutrition. Picky eaters often appear in toddlers and have a two-fold greater risk of being underweight compared to children who are not picky eaters.   ABSTRAK Masalah makan yang umum terjadi pada anak usia dini adalah perilaku picky eater, di mana anak memilih-milih makanan dan menolak untuk makan atau mencoba makanan baru. Pola asuh, perilaku makan orang tua, interaksi ibu dan anak, pemberian ASI eksklusif atau MPASI, kondisi psikologis dan fisik anak dipengaruhi oleh perilaku picky eater, yang dapat menyebabkan kekurangan zat gizi mikro dan makro. Penelitian ini penting untuk diteliti karena terdapat masalah pola konsumsi makanan pada anak usia dini yang dapat mempengaruhi tumbuh kembang anak. Jenis penelitian ini menggunakan metode SLR (Studi Kajian Literatur). Tujuan dari tinjauan pustaka adalah untuk menyusun konsep dasar dan kerangka pemikiran penelitian mengenai permasalahan perilaku picky eater. Artikel penelitian harus memenuhi kriteria sebagai berikut: a) subjek penelitian adalah anak usia dini; b) perilaku picky eater di lembaga PAUD di Indonesia; dan c) status gizi pada anak usia dini. Artikel ini menemukan bahwa anak usia dini di lembaga PAUD mengalami perilaku picky eater yang berujung pada rendahnya nilai gizi makanan yang dikonsumsi anak. Akibatnya, status gizi anak menjadi rendah dan masuk dalam kategori gizi kurang. Picky eater sering muncul pada usia balita dan memiliki risiko dua kali lipat lebih besar untuk mengalami berat badan kurang dibandingkan dengan anak yang tidak picky eater

    Pengaruh Intellectual Capital (IC) dan Kepemilikan Manajerial terhadap Nilai Perusahaan dengan Ukuran Perusahaan sebagai Variabel Moderasi (Studi Sektor pada Perusahaan Yang Terdaftar di Jakarta Islamic Index Tahun 2019-2023)

    Full text link
    Business competition in the globalization era drives companies to innovate to achieve their goals, with company resources being a key factor considered by investors. The capital market offers opportunities for investors to manage funds and gain profits through various financial instruments. This study analyzes the factors influencing firm value in the Jakarta Islamic Index (JII) 30 during the 2019–2023 period, focusing on intellectual capital and managerial ownership. Based on 70 observations analyzed using Eviews 12, VAHU (value added human capital) significantly impacts firm value, while VACA (value added capital employed), STVA (structural capital value added), and managerial ownership do not. Firm size moderates the influence of VACA and VAHU but does not moderate the influence of STVA and managerial ownership. The study's implications highlight the importance of investing in human capital, efficient asset management, and managerial incentives to enhance firm value.   Abstrak Persaingan bisnis di era globalisasi mendorong perusahaan untuk berinovasi guna mencapai tujuan, dengan sumber daya perusahaan menjadi faktor utama yang dipertimbangkan investor. Pasar modal menyediakan peluang bagi investor untuk mengelola dana dan memperoleh keuntungan melalui berbagai instrumen keuangan. Penelitian ini menganalisis faktor yang memengaruhi nilai perusahaan pada Jakarta Islamic Index (JII) 30 periode 2019-2023, meliputi intellectual capital dan kepemilikan manajerial. Berdasarkan 70 observasi yang dianalisis dengan Eviews 12, VAHU (value added human capital) berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan, sementara VACA (value added capital employed), STVA (structural capital value added), dan kepemilikan manajerial tidak signifikan. Ukuran perusahaan memoderasi pengaruh VACA dan VAHU, tetapi tidak memoderasi pengaruh STVA dan kepemilikan manajerial. Implikasi penelitian ini menyoroti pentingnya investasi pada human capital, efisiensi pengelolaan aset, dan insentif manajerial untuk meningkatkan nilai perusahaan

    Pengaruh Kepuasan Kerja dan Motivasi Kerja terhadap Kinerja pada Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri (PPNPN) di Universitas Islam Negeri Salatiga

    Full text link
    This study aims to analyze the effect of job satisfaction and work motivation on the performance of non-civil servant government employees (PPNPN) at the State Islamic University (UIN) Salatiga. This research employs a quantitative method with a case study approach. Data were collected through questionnaires, observations, and documentation to strengthen the obtained data, with 112 respondents participating. The subject sampling technique used was saturated sampling, meaning all PPNPN employees at UIN Salatiga were included as informants in this study, also referred to as a population study. Data analysis was conducted through several stages: instrument testing, classical assumption testing, statistical testing, and multiple linear regression analysis. The results of this study indicate that job satisfaction has a positive and significant effect on the performance of non-civil servant government employees (PPNPN) at UIN Salatiga. Conversely, work motivation has a negative and significant effect on the performance of these employees. These findings emphasize the importance of management's role in creating a work environment that supports employee satisfaction and motivation, such as through recognition, opportunities for self-development, and effective communication. Recommendations are provided to UIN Salatiga's management to continuously improve the quality of human resource management to achieve optimal organizational performance.   Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepuasan kerja dan motivasi kerja terhadap kinerja pegawai pemerintah non-pegawai negeri (PPNPN) di Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diambil melalui kuesioner, observasi dan dokumentasi, sebagai penguatan data-data yang sudah diperoleh dengan 112 responden. Teknik pengambilan subjek penelitian ini menggunakan sampling jenuh yaitu seluruh PPNPN UIN Salatiga dijadikan informan pada penelitian ini atau disebut penelitian populasi. Uji olah data melalui tahapan uji instrument, uji asumsi klasik, uji statistik, dan uji regresi linear berganda. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pada pegawai pemerintah non pegawai negeri (PPNPN) di Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga. Dan motivasi kerja berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja pada pegawai pemerintah non pegawai negeri (PPNPN) di Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga. Temuan ini menegaskan pentingnya peran manajemen dalam menciptakan lingkungan kerja yang mendukung kepuasan dan motivasi kerja pegawai, seperti melalui penghargaan, kesempatan pengembangan diri, dan komunikasi yang efektif. Rekomendasi diberikan kepada pihak manajemen UIN Salatiga untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan sumber daya manusia guna mencapai kinerja organisasi yang optimal

    Inovasi Pembelajaran Menyimak dengan Buku Dongeng Digital untuk Mengoptimal Neurolinguistik Siswa di Sekolah Dasar

    Full text link
    AbstractThis study aims to examine the effect of using digital storybooks in improving listening skills among elementary school students, with a focus on optimizing neurolinguistics within the context of the Merdeka Curriculum. The research employs a quantitative method with a quasi-experimental approach involving two groups. These groups consist of an experimental group using digital storybooks as a medium for listening practice, and a control group using conventional learning methods. Data were collected through listening skill tests, classroom observations, student perception questionnaires, and semi-structured interviews. The results show that the experimental group experienced a significant improvement in listening skills, with higher post-test scores compared to the control group. The digital storybooks, which combine visual, audio, and interactivity elements, successfully enhanced student engagement and comprehension of the material being listened to. Overall, this study supports the use of digital storybooks as an effective learning medium to improve elementary students' listening skills and reinforces the principles of the Merdeka Curriculum, which is based on fun and creative learning. Abstrak Penelitian ini menganalisis inovasi pembelajaran menyimak dengan buku dongeng digital dalam mengoptimalkan neurolinguistik siswa sekolah dasar dalam konteks Kurikulum Merdeka. Dengan menggunakan metode kuantitatif dan desain eksperimen semu, penelitian ini membandingkan kelompok eksperimen yang menggunakan buku dongeng digital dan kelompok kontrol yang menerapkan metode konvensional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok eksperimen mengalami peningkatan signifikan dalam keterampilan menyimak, dengan skor post-test meningkat dari 68 menjadi 84 (t = 12.89, p = 0.0001), dibandingkan dengan kelompok kontrol yang hanya naik dari 69 menjadi 74 (t = 2.51, p = 0.021). Secara neurolinguistik, buku dongeng digital yang menggabungkan elemen visual, audio, dan interaktivitas mampu merangsang berbagai area otak yang berperan dalam pemrosesan bahasa, seperti korteks auditori, korteks visual, dan area Broca serta Wernicke, sehingga meningkatkan pemahaman dan keterlibatan siswa dalam proses menyimak. Temuan ini menegaskan bahwa buku dongeng digital tidak hanya efektif dalam meningkatkan keterampilan menyimak tetapi juga berperan dalam mengoptimalkan pemrosesan bahasa siswa secara neurolinguistik. Oleh karena itu, buku dongeng digital dapat dijadikan media pembelajaran inovatif yang mendukung prinsip pembelajaran berbasis pengalaman dalam Kurikulum Merdeka

    Meningkatkan Kemampuan Conversation pada Siswa Holiday Program Studi Kasus di Komunitas Kampung English Kudus

    Full text link
    Abstract  English speaking ability is an essential skill for students in facing global challenges. This study aims to analyze the Improvement of Conversation Skills in Holiday Program Case Study Students in the Kudus English Village Community using the Collaborative Learning method. The research method used is a qualitative approach with the following research data collection techniques: 1) observation 2) interviews and 3) documentation. The subjects of the study were elementary school students who participated in the holiday program at the Kudus English Village during formal school holidays. The results showed that the Holiday Program had a positive impact on improving students' conversation skills. Students experienced an increase in speaking fluency, understanding of English, and self-confidence in communicating because it was also supported by the Collaborative Learning method where the learning environment became more interactive. Therefore, the Collaborative Learning-based Holiday Program can be an effective solution in improving English conversation skills for students during school holidays.  Abstrak                                                                                         Kemampuan berbicara dalam bahasa Inggris merupakan keterampilan esensial bagi siswa dalam menghadapi tantangan global. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Peningkatan Kemampuan Conversation pada Siswa Holiday Program Studi Kasus di Komunitas Kampung English Kudus dengan metode Collaborative Learning. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data penelitian ini adalah: 1) observasi 2) wawancara dan  3) dokumentasi. Subjek penelitian yakni siswa usia Sekolah Dasar yang mengikuti program liburan (Holiday Program) di Kampung English Kudus ketika libur sekolah formal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Holiday Program memberikan dampak positif terhadap peningkatan keterampilan conversation siswa. Siswa mengalami peningkatan dalam kefasihan berbicara, pemahaman terhadap bahasa Inggris, serta rasa percaya diri dalam berkomunikasi karena didukung pula dengan metode Collaborative Learning dimana lingkungan belajar menjadi lebih interaktif. Oleh karena itu, Holiday Program berbasis Collaborative Learning dapat menjadi solusi efektif dalam meningkatkan keterampilan conversation bahasa Inggris bagi siswa selama liburan sekolah

    Pendampingan Guru dalam Pencegahan Sindrom Metabolik di SMA N 1 Bergas, Kabupaten Semarang

    Full text link
    Metabolic syndrome is a condition that can lead to the development of cardiovascular disease (CVD), coronary heart disease (CHD), and type 2 diabetes mellitus (T2DM). These diseases are frequently referred to as "noncommunicable diseases," and they account for the highest global mortality rates. The occupation of school teachers has been identified as a profession with a high risk of obesity. This is due to the fact that teachers engage in relatively sedentary daily activities, exhibit excessive eating patterns, frequently engage in snacking, and consume foods that are high in calories and carbohydrates. This condition places school teachers at high risk of developing metabolic syndrome and may adversely impact their performance. It is imperative to enhance our understanding and competencies regarding metabolic syndrome and its prevention. A series of educational initiatives have been implemented to promote the prevention of metabolic syndrome among teaching professionals. These initiatives employ a multifaceted approach, incorporating lecture-style presentations, interactive discussions, and hands-on demonstrations. The content of these sessions encompasses an in-depth examination of metabolic syndrome, its underlying causes, the ramifications it can have on individuals, and effective strategies for its prevention. Prior to the commencement of the activity, a series of anthropometric measurements and health assessments were conducted. Additionally, the presentation encompassed material on the role of functional foods in the prevention of metabolic syndrome, along with the processing of healthy foods. Demonstrations of food portioning according to nutritional needs and metabolic syndrome prevention exercises were carried out. The results obtained after the material was administered revealed a 26.55-point increase in the average score of teacher knowledge. A substantial majority of teachers exhibit a commendable degree of pedagogical expertise, with a notable 93.1% demonstrating a high level of proficiency. Teachers' curiosity about the prevention of metabolic syndrome has been shown to encourage active participation in activities. The subject displays a high level of motivation.   ABSTRAK Sindrom metabolik merupakan kondisi yang dapat berkembang menjadi penyakit  gagal jantung (CVD), jantung coroner (CHD) dan diabetes melitus tipe 2 (T2DM). Penyakit tersebut yang sering disebut ”noncommunicable diseases” dan penyebab utama kematian di dunia. Guru sekolah merupakan kelompok dengan risiko obesitas tinggi karena memiliki aktivitas harian tergolong ringan, pola makan yang berlebih, sering ngemil, makan makanan tinggi kalori dan karbohidrat. Kondisi ini menyebabkan guru sekolah berisiko tinggi mengalami sindrom metabolik dan akan berdampak pada performa guru. Diperlukan peningkatan pengetahuan dan keterampilan menganai sindrom metabolik dan pencegahannya. Kegiatan pendampingan pencegahan sindrom metabolik pada guru dilakukan dengan metode ceramah, diskusi dan demonstrasi mengenai sindrom metabolik, faktor penyebab, dampak dan pencegahannya. Kegiatan didahului dengan pengukuran antropometri dan pemeriksaan kesehatan. Selanjutnya disampaikan materi mengenai pangan fungsional untuk pencegahan sindrom metabolik dan pengolahan makanan yang sehat. Dilakukan demonstrasi pemorsian makanan sesuai kebutuhan gizi dan senam pencegahan sindrom metabolik. Hasil yang didapat setelah diberikan materi adalah meningkatnya rerata skor pengetahuan guru  sebesar 26,55 poin. Hampir seluruh guru memiliki tingkat pengetahuan guru menjadi baik (93,1%). Keingintahuan guru yang mengenai pencegahan sindrom metabolik menjadi penyemangat guru untuk aktif mengikuti kegiatan. Motivasi yang tinggi untuk memiliki pola makan dan pola hidup yang lebih sehat merupakan dasar perubahan perilaku menjadi perilaku yang lebih sehat

    1,679

    full texts

    1,880

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Open Journals System Universitas Ngudi Waluyo
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇