Open Journals System Universitas Ngudi Waluyo
Not a member yet
    1880 research outputs found

    Penanaman Nilai Moderasi Beragama Melalui Pendidikan Multikultural bagi Anak Usia Dini: Instilling the Value of Religious Moderation Through Multicultural Education for Early Childhood

    No full text
    A multicultural nation of Indonesian tribes, religion, language, and culture has its own challenges in the practice of government, educated even policy decrees. Diversity has often led to conflict, so to anticipate this, the study is done politically charged and aimed at religious moderation to infuse the value of multicultural through education for early childhood. This research uses descriptive qualitative research. Data collection techniques were obtained through online questionnaires, interviews, and documentation. The subject of this research is the PAUD teacher in the city of Wonosobo and Majalengka. The results showed that the cultivation of religious moderation values through multicultural education for early childhood first begins with the initial understanding of teachers regarding the cultivation of religious moderation values and multicultural education. Then carried out through three ways, integration into the learning theme, and integration into school culture. The habituation aims to get the described child to recognize,  know, and understand that what he does every day is a part of the internalization of the value of discipline, selflessness, and responsibility.  Activities in the theme of learning are performed through the theme of love of my homeland and culture. Teachers can specify themes according to each agency's needs. The school culture is used to describe the vision of missions and the philosophical meaning of institutions. Because this is what helps young children get used to all sorts of things. Then eventually there will be a strong character in early childhood. Future researchers can continue research with a focus on the final results after implementing the values of religious moderation and multicultural education in the daily activities carried out by children. ABSTRAK Negara Indonesia yang multikultur dengan keragaman suku, agama, bahasa, dan budaya memiliki tantangan tersendiri alam praktik pemerintahan, pendidikan bahkan penentuan kebijakan. Tidak jarang keragaman tersebut berujung pada terjadinya konflik. Guna mengantisipasi terjadinya  hal tersebut, maka penelitian ini dilakukan yang betujuan untuk menanamkan nilai-nilai moderasi beragama melalui pendidikan multicultural bagi anak usia dini. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Teknik pengumpulan data diperoleh melalui kuesioner online, wawancara serta dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah guru PAUD di kota Wonosobo dan Majalengka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penanaman nilai moderasi beragama melalui pendidikan multicultural bagi anak usia dini terlebih dahulu diawali dengan pemahaman awal guru mengenai penanaman nilai moderasi beragama dan pendidikan multicultural. Selanjutnya dilakukan melalui 3 cara yaitu kegiatan pembiasaan, integrasi kedalam tema pembelajaran, dan integrasi kedalam budaya sekolah.  Kegiatan pembiasaan  betujuan untuk membiasakan anak mengenali, mengetahui dan memahami bahwa apa yang dilakukannya setiap hari adalah bentuk dari internalisasi nilai disiplin, kemandirian dan tanggungjawab. Kegiatan dalam tema pembelajaran dilakukan melalui tema cinta tanah air dan budayaku. Guru bisa menspesifikkan tema sesuai dengan kebutuhan masing-masing lembaga. Sedangkan budaya sekolah digunakan untuk menjabarkan visi misi serta makna filosofis lembaga, sebab inilah yang kemudian dapat membantu anak usia dini terbiasa dengan berbagai hal yang ada di sekolah, kemudian pada akhirnya akan terbentuk karakter kuat pada diri anak usia dini. Peneliti selanjutnya dapat melanjutkan penelitian dengan fokus pada hasil akhir setelah dilakukannya implementasi nilai moderasi beragama dan pendidikan multicultural dalam aktivitas harian yang dilakukan ana

    Pengaruh Pola Asuh Orang Tua dan Lingkungan terhadap Pembentukan Karakter pada Anak Usia Dini: The Influence of Parenting Patterns and the Environment on Character Formation in Early Childhood

    No full text
    The formation of early childhood character is a significant concern in human development, with the role of parental upbringing and environment being the focus of this research. The aim of this study is to investigate how parental upbringing and environment influence the formation of early childhood character. The research method used in this study is a literature review. Data sources include scholarly articles and other related literature discussing the relationship between parental upbringing, environment, and the formation of early childhood character. The results indicate that there is a significant relationship between parental upbringing and environment in shaping early childhood character. Children tend to develop strong and positive characters through supportive parenting and environments that provide positive stimuli. This research is expected to provide deeper insights into the factors influencing the formation of early childhood character. It will assist education practitioners, parents, and other stakeholders in devising better plans to help young children develop into good characters.   ABSTRAK Pembentukan karakter anak usia dini merupakan perhatian penting dalam pengembangan manusia, dengan peran pola asuh orang tua dan lingkungan menjadi fokus penelitian ini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pola asuh orang tua dan lingkungan berpengaruh terhadap pembentukan karakter anak usia dini. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kajian pustaka. Sumber data yang digunakan termasuk artikel ilmiah dan literatur terkait lainnya yang membahas hubungan antara pola asuh orang tua, lingkungan, dan pembentukan karakter anak usia dini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara pola asuh orang tua dan lingkungan terhadap pembentukan karakter anak usia dini. Anak-anak cenderung membentuk karakter yang kokoh dan positif melalui pola asuh yang mendukung perkembangan positif mereka dan lingkungan yang memberikan rangsangan positif. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan lebih dalam tentang faktor-faktor yang memengaruhi pembentukan karakter anak usia dini. Ini akan membantu praktisi pendidikan, orang tua, dan pihak terkait lainnya membuat rencana yang lebih baik untuk membantu anak usia dini berkembang menjadi karakter yang baik

    Literatur Review: Pengaruh Aplikasi Wordwall terhadap Minat Belajar pada Anak Usia Dini: Literature Review: The Effect of the Wordwall Application on Interest in Learning in Early Childhood

    No full text
    A strong interest in learning during the early stages is considered crucial in forming a solid foundation for learning and developing intrinsic motivation towards the learning process. The aim of this research is to investigate the impact of using the Wordwall application on the learning interest of young children. This study is a literature review aimed at exploring how the Wordwall application affects the learning interest of young children. The methodological approach employed in this research is literature analysis. The data sources analyzed include scientific articles and other relevant literature discussing the impact of the Wordwall application on the learning interest of young children. Findings from various literature indicate that the Wordwall application has significant potential in enhancing the learning interest of young children. Through an interactive and enjoyable approach, this application effectively stimulates children's interest in learning. This research is expected to provide valuable and relevant insights for educators, researchers, and Wordwall application developers, as well as make a positive contribution to the development of early childhood education.   ABSTRAK Minat yang kuat dalam pembelajaran pada tahap awal dianggap sangat penting dalam membentuk dasar pembelajaran yang kokoh dan mengembangkan motivasi intrinsik terhadap proses belajar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyelidiki dampak penggunaan aplikasi Wordwall terhadap minat belajar pada anak usia dini. Penelitian ini merupakan sebuah tinjauan literatur yang bertujuan untuk menemukan bagaimana aplikasi Wordwall memengaruhi minat belajar pada anak usia dini. Pendekatan metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis literatur. Sumber data yang dianalisis termasuk artikel ilmiah dan literatur lain yang relevan yang membahas dampak aplikasi Wordwall terhadap minat belajar anak usia dini. Temuan dari berbagai literatur menunjukkan bahwa aplikasi Wordwall memiliki potensi besar dalam meningkatkan minat belajar anak usia dini. Dengan pendekatan interaktif dan menyenangkan, aplikasi ini efektif dalam membangkitkan minat belajar anak-anak. Penelitian ini diharapkan memberikan wawasan yang berharga dan relevan bagi pendidik, peneliti, dan pengembang aplikasi Wordwall, serta memberikan kontribusi positif terhadap perkembangan pendidikan anak usia dini

    Peningkatan Kualitas Hidup Lansia Melalui Peningkatan Pemahaman Intervensi Pencegahan Depresi

    Get PDF
    Understanding of depression prevention intervention is one of the efforts that can be done as an effort to prevent depression. Understanding Depression prevention interventions can be applied to the elderly. By understanding depression prevention interventions, the elderly able to make their own efforts to prevent depression. There, the elderly a group that is very vulnerable to experiencing depression. To be able to implement the intervention well, understanding is needed from education, knowledge and training on the intervention. The ultimate goal of understanding interventions to prevent depression in the elderly is to prevent depression so as to achieve a good quality of life. Actions are carried out through stages from counseling to training by paying attention to the stages of knowledge and skills transfer The results of this activity from a total of 64 elderly participants, at the end of the session or evaluation stage the level of knowledge was found to be sufficient knowledge at 17 (26.6%) and good at 47 (73.4%). At the level of quality of life in the value range 3-4. Where 3 was 30 (46.9%), and 4 was 34 (53.1%). Conclusion, this activity was successfully carried out and its objectives were achieved. Suggestions that can be made for activities with the elderly are to involve younger families or close family members. This is related to the elderly's cognitive abilities which can decline and also the family as a support system.   ABSTRAK Pemahaman Intervensi pencegahan depresi merupakan salah satu upaya yang dapat dilakukan sebagai Upaya untuk mencegah terjadinya depresi. Pemahaman Intervensi pencegahan depresi dapat diterapkan pada lansia. Dengan pemahaman intervensi pencegahan depresi para lansia mampu melakukan Upaya mendiri dalam mencegah depresi. Yang mana, Lansia merupakan satu kelompok yang sangat rentan mengalami depresi.  Untuk dapat diterapkan intervensi dengan baik diperlukan pemahaman yang didapatkan dari edukasi pengetahuan hingga pelatihan dari intervensi intervensi tersebut. Tujuan akhir dari dengan pemahaman intervesi pecegahan depresi pada lansia adalah  dapat dicegahnya depresi sehingga tercapainya kualitas hidup yang baik. Tindakan yang dilakukan melalui tahapan dari penyuluhan hingga pelatihan dengan memperhatikan tahapan transfer pengetahuan dan keterampilan Hasil dari kegiatan ini dari total peserta yaitu 64 lansia, pada akhir sesi atau tahap evaluasi tingkat pengetahuan didapatkan menjadi pengetahuan cukup sebesar 17 (26,6%) dan baik 47 (73,4%). Pada tingkat kualitas hidup pada rentang nilai 3-4. Dimana 3 sebanyak 30 (46,9%), dan nilai 4 sebanyak 34 (53,1%). Sehingga kesimpulannya, kegiatan ini berhasil terlaksana dan tercapai tujuannya. Saran yang dapat dilakukan untuk kegiatan dengan lansia adalah melibatkan keluarga yang usianya lebih muda atau keluarga terdekat. Hal ini terkait kemampuan kognitif lansia yang dapat turun dan juga keluarga sebagai support system

    PENGEMBANGAN UMKM ERA DIGITAL DI DESA NGARGOLOKA KABUPATEN BOYOLALI

    Get PDF
    Abstrak UMKM memiliki peran penting dalam penurunan tingkat kemiskinan. UMKM merupakan penopang perekonomian suatu negara di era digital. Digitalisasi teknologi di Indonesia semakin masif akibat dari semakin maraknya penggunan internet. Yang menjadi permasalahan pokok bagi pelaku UMKM di Desa Ngargoloka adalah masih minimnya digitalisasi pemasaran produk hasil dari UMKM dan minimnya pemanfaat digital marketing untuk sektor pariwisatanya. Apabila pelaku UMKM di Desa Ngargoloka bisa memaksimalkan digitalisasi pemasaran maka akan bisa berdampak signifikan terhadap pendapatan UMKM dan juga akan mewujudkan kesejahteraan bagi masyarakat Desa Ngargoloka. Tujuan dari pengabdian masyarakat di Desa Ngargoloka Kecamatan Gladagsari Kabupaten Boyolali, adalah: pertama, edukasi tentang pentingnya branding dalam suatu produk. Kedua, memberikan edukasi tentang pentingnya teknologi dalam pemasaran produk usaha. Ketiga, memotivasi masyarakat agar menggunakan dan memaksimalkan pentingnya media sosial dalam pemasaran dan pengembangan usaha. Kata Kunci: UMKM, Digital Marketing, Desa Ngargolok

    MARKETING MIX SEBAGAI STRATEGI PEMASARAN DI ERA DIGITALISASI

    Get PDF
    Perkembangan teknologi informasi saat ini sangat berimbas pada berbagai aspek kehidupan manusia, tak terkecuali dalam dunia bisnis dan pemasaran. Pun bagi para pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM), dengan kemajuan teknologi informasi membuat peluang dalam memasarkan produk makin terbuka. Bisnis UMKM yang semakin inovatif, dinamis, dan kompetitif dalam era digitalisasi, menjadikan persaingan makin terbuka bukan hanya sesama usaha mikro kecil menengah saja, namun tak jarang dengan usaha menengah ke atas. Untuk menjadikan UMKM mampu bersaing, diperlukan pemberdayaan para pelaku usaha untuk meningkatkan kemampuannya melalui bimbingan dan pelatihan sehingga kompetensi kewirausahaannya akan makin meningkat dengan pengelolaan usaha yang dijalankan menjadi lebih baik, efektif dan efisien. Tim Pengabdian Kepada Masyarakat Program Studi Bisnis Manajemen Retail Universitas Ngudi Waluyo melakukan kegiatan pengabdian pada mitra UMKM pengrajin pandai besi Bareng Kudus. Hasil dari pengabdian masyarakat mengenai marketing mix sebagai strategi pemasaran ini diharapkan dapat digunakan dan diimplementasikan secara nyata pada usaha mikro kecil menengah dalam menghadapi era digitalisasi saat ini

    PELATIHAN CANVA UNTUK GURU SD NEGERI SUMOGAWE 04

    No full text
    Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) guru-guru di SD N Sumogawe 04 melalui pelatihan penggunaan Canva. Canva merupakan platform desain grafis yang mudah digunakan dan sangat bermanfaat bagi guru dalam membuat media pembelajaran yang menarik dan interaktif. Pelatihan ini dilaksanakan dalam beberapa sesi yang mencakup pengenalan dasar Canva, cara membuat desain poster, infografis, presentasi, dan bahan ajar lainnya. Metode pelatihan yang digunakan adalah demonstrasi langsung, praktik mandiri, dan diskusi kelompok. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan guru menggunakan Canva untuk keperluan pembelajaran. Guru-guru dapat menghasilkan materi ajar yang lebih kreatif dan menarik, yang diharapkan dapat meningkatkan minat dan pemahaman siswa terhadap materi yang diajarkan. Selain itu, pelatihan ini juga memperkuat kompetensi digital para guru, yang merupakan bagian penting dalam mendukung pendidikan di era digital. Evaluasi dilakukan melalui observasi langsung dan kuesioner kepuasan peserta, yang menunjukkan respons positif terhadap kegiatan ini. Diharapkan, kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkala untuk memperbarui dan memperdalam keterampilan TIK para guru

    AN ANALYSIS OF CHARACTERIZATION IN FAST AND FURIOUS PRESENT: HOBBS & SHAW

    Get PDF
    Character is an important element in fictional work besides the other elements. In fiction, character reveals a textual representation of human being, or occasionally another creature. Character is the player in the story and it makes the story alive. Every character in a story has characterization. Characterization is the process of conveying information about characters in fiction. In other words, characterization is the way an author describes their characters’ characteristic in the story. The writer chose “An Analysis of Characterization in Fast and Furious Present: Hobbs & Shaw” as the title of his research. This research has two purposes: to find out How are instrinsic aspects generally described in Fast & Furious Present: Hobbs & Shaw, and to find How the protagonist and antagonist characterizations are described in Fast & Furious Present: Hobbs & Shaw. The writer limits the research into analyzing only five main characters that found in the story that the writer found after watching throughout the movie. &nbsp

    Eksistensi Hukuman Pidana Mati Dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 Tentang KUHP

    Get PDF
    This research aims to discuss the existence of the death penalty in Law Number 1 of 2023 concerning the Criminal Code and look at the advantages and disadvantages of the death penalty in Article 100 of the National Criminal Code. This research is normative juridical research using a statutory approach, case approach and concept approach. The results of this research are that Article 100 paragraph (1) of the National Criminal Code listed that, executing criminal dead determined by delaying criminal death for 10 (10) years taking into account two conditions namely, a feeling of regret and wanting to repent for it repair self as well as role defendant criminal dead in follow criminal. The death penalty in the National Criminal Code has advantages and disadvantages, the advantages are punishment dead arranged as a criminal alternative and existence delays the execution of criminal dead, so it can become a road middle between the pros and cons views of criminal punishment. In fact, the punishment dead is the most severe punishment, because of its implementation The death penalty is only given to perpetrators of serious crimes such as premeditated murder, so the death penalty is responsible for their actions and will have a deterrent effect. Meanwhile, the weakness of the regulation of the death penalty in Article 110 paragraph (1) of the National Criminal Code is that there is no legal certainty regarding when the death penalty is carried out, which has an impact on the execution of people waiting for the trial period. This makes criminal cases too long, the judicial process is uncertain what verdict will be received, and the deadline for issuing a presidential decision by obtaining the consideration of the Supreme Court is not clearly regulated. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk membahas tentang eksistensi hukuman mati dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP serta melihat kekurangan dan kelebihan dari pidana mati dalam Pasal 100 KUHP nasional. Penelitian ini merupakan penelitian yuridis normatif dengan menggunakan pendekatan undang-undang, pendekatan kasus dan pendekatan konsep. Hasil penelitian ini adalah Pada Pasal 100 ayat (1) KUHP Nasional tercantum bahwa, eksekusi pidana mati ditentukan oleh penundaan pidana mati selama 10 (sepuluh) tahun yang memperhatikan dua syarat yaitu, rasa penyesalan dan mau bertaubat untuk memperbaiki diri serta peran terdakwa pidana mati dalam tindak pidana. Pidana Mati dalam KUHP Nasional mempunyai kelebihan dan kekurangan, kelebihannya adalah hukuman mati diatur sebagai pidana alternatif dan adanya penundaan eksekusi pidana mati, sehingga dapat menjadi jalan tengah antara pandangan pro dan kontra terhadap pidana hukuman mati. Faktanya, hukuman mati merupakan hukuman yang paling berat, karena penerapannya vonis hukuman mati hanya diberikan kepada pelaku tindak pidana kelas berat seperti pembunuhan berencana, sehingga hukuman mati merupakan pertanggungjawaban atas perbuatannya dan akan menimbulkan efek jera. Sedangkan kelemahan pengaturan hukuman mati dalam Pasal 110 ayat (1) KUHP Nasional ini adalah tidak ada kepastian hukum mengenai kapan dilaksanakannya hukuman mati berdampak pada pelaksanaan eksekusi mati yang menunggu masa percobaan. Hal ini membuat perkara pidana terlalu lama, proses peradilan tidak ada kepastian putusan apa yang akan diterimanya, dan batas waktu dikeluarkannya putusan Presiden dengan mendapatkan pertimbangan Mahkamah Agung tidak diatur secara jelas

    LATIHAN DRILL-SPIKE MEMBERIKAN PENGARUH TERHADAP HASIL KETEPATAN SMASH PADA ATLET UNIT KEGIATAN MAHASISWA BOLA VOLI UNIVERSITAS NGUDI WALUYO

    Get PDF
    The Volleyball is a team game played by six people, to drop the ball into the opponent's area starting with a serve. The basic technique that must be mastered in playing volleyball is the smash, which requires good mastery and precision, and can be developed through drill-spike training. Identify the existing problem that Ngudi Waluyo University Volleyball Student Activity Unit athletes in Smashing are still in the deficient category, which is supported by facts on the field. The research used a cross-sectional design. The type of study applied was the effect of drill-spike training on smash accuracy results in athletes from the Volleyball Student Activity Unit at Ngudi Waluyo University. The information obtained by researchers is in the form of Pre-test, Treatment, and Post-test. The instruments used in this study include, for drill-spike using a target tool, cone. Measurements were carried out 10 times drill-spike from each athlete in 12 meetings, then the data obtained were recorded by the researcher according to the data obtained. For the accuracy of the smash, data collection was carried out by smashing 5 times for each athlete with a predetermined target. The results of the research showed that the smash accuracy of athletes from the Volleyball Student Activity Unit at Ngudi Waluyo University in the initial test (pre-test) had an average accuracy result of 6.9500. After being given treatment in the form of Drill-spike training (post-test), there was an increase in smash accuracy results with an average of 18.1500, and there was an increase in smash accuracy of 161.1%. This conclusion is based on the results of the T–Test which shows the Sig value. (2-tailed) of .000 < 0.05 which means there is an influence. This indicates that H0 is rejected, and H1 is accepted at the 95% confidence level.   Abstrak Bola Voli merupakan jenis permainan tim yang dimainkan oleh enam orang, dengan tujuan menjatuhkan bola ke area lawan yang dimulai melalui pukulan servis. Teknik dasar yang harus dikuasai dalam permainan bola voli adalah smash, yang memerlukan penguasaan serta ketepatan yang baik, yang dapat dikembangkan melalui latihan drill–spike. Identifikasi masalah yang ada bahwa Atlet Unit Kegiatan Mahasiswa Bola Voli Universitas Ngudi Waluyo dalam melakukan smash masih dalam kategori kurang, yang didukung dengan fakta di lapangan. Penelitian menggunakan desain crosssectional, Jenis studi yang diterapkan yaitu pengaruh latihan drill-spike terhadap hasil ketepatan smash pada atlet Unit Kegiatan Mahasiswa Bola Voli Universitas Ngudi Waluyo. Pengumpulan informasi yang diperoleh peneliti berupa pre–test, treatment, dan post–test. instrumen dalam penelitian ini menggunakan dalam penelitian ini antara lain, untuk drill-spike menggunakan alat target sasaran, cone. Pengukuran dilakukan sebanyak 10 kali drill–spike dari setiap atlet dalam 12 kali pertemuan, kemudian data yang diperoleh dicatat oleh peneliti sesuai dengan data yang diperolehnya. Untuk ketepatan smash pengambilan data dilakukan dengan melakukan smash sebanyak 5 kali setiap atlet dengan target sasaran yang sudah di tentukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketepatan smash pada atlet Unit Kegiatan Mahasiswa Bola Voli Universitas Ngudi Waluyo tes awal (pre–test) memiliki hasil ketepatan dengan rata–rata 6.9500. Setelah diberikan treatmen berupa latihan drill–spike (post–test) terdapat peningkatan hasil ketepatan smash dengan rata–rata 18.1500, dan terjadi peningkatan ketepatan smash sebesar 161.1%. Kesimpulan ini didasarkan pada hasil Uji T–Test yang menunjukkan nilai Sig. (2-tailed) sebesar .000 < 0.05 yang berarti terdapat pengaruh. Hal ini menunjukkan bahwa H0 ditolak, dan H1 diterima pada tingkat kepercayaan 95%

    1,679

    full texts

    1,880

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Open Journals System Universitas Ngudi Waluyo
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇