Open Journals System Universitas Ngudi Waluyo
Not a member yet
1880 research outputs found
Sort by
Implementasi Aplikasi Moodle Untuk E-Learning Bagi Guru-guru di Komunitas e-guru Semarang
Komunitas e-guru.id Semarang merupakan komunitas yang memberikan kompetensi guru-guru indonesia dalam bentuk pelatihan, workshop, diklat dan lainnya. Akan tetapi masih banyak anggota/peserta komunitas e-guru.id yang belum mengetahui dan memiliki keterampilan dalam pembuatan e-lerning menggunakan aplikasi moodle untuk memberikan pembelajaran kepada siswa secara jarak jauh atau online. Maka diperlukan program pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk pelatihan dan pendampingan mengenai mengimplementasikan aplikasi moodle untuk e-learning. Hasil dari program pengabdian kepada masyarakat ini memberikan kompetensi dalam penggunaan media pembelajaran e-learning kepada guru-guru indonesia dalam komunitas e-guru.id.
Kata kunci: e-guru.id, e-learning, moodl
QUESTIONING STRATEGIES AND REINFORCEMENT FOR ENHANCING EFL STUDENTS' VERBAL RESPONSES
In the classroom, for teachers, being able to communicate well is essential to stimulate students’ skills, especially in speaking. For English as a Foreign Language (EFL) learners, however, a spoken interaction or dialogue provides a challenge that must be overcome. Many studies map out that teachers’ strategies for questioning their students have a strong effect on students’ ability to speak. Using questions allows teachers to explore the material in greater depth and check students' understanding as they master the material discussed in class. Furthermore, motivation also plays an important role in evoking student responses when learning to speak. As a motivational example, reinforcement plays an important role in helping students speak. Most studies related to questioning strategies in classroom discourse focus only on strategies. However, while knowing student interest in lectures is important, the combination of questioning strategy and motivation is rarely implemented. In this regard, this study combines questioning strategies and reinforcement to get a clearer picture of students' verbal responses by asking teachers questions. The results indicate a high incidence of questioning strategy decomposition and language reinforcement during the teaching and learning process
Pengaruh Kegiatan Membatik dengan Media Tisu Terhadap Kemampuan Motorik Halus Anak Kelompok A di RA Muslimat NU 151 Manarotul Ulum : The Effect of Batik Activities Using Tissue Media on the Fine Motoric Ability of Group A Children at RA Muslimat NU 151 Manarotul Ulum
The main focus in this reseacrh is fine motor skills. Conditions in the scope show that in the folding activity it is still not symmetrical, when stamped batik is still not flexible in moving its hand movements. One of the fine motor skill stimulation that can be given to children is batik activities using tissue media. This reseacrh was used to measure the effect of batik activities using tissue media on the fine motor skills of group A children at RA Muslimat NU 151 Manarotul Ulum. This type of research is quantitative Quasi Experimental with a Nonequivalent Control Group Design. The samples in this study were group A children at RA Muslimat NU 151 Manarotul Ulum (experimental group) and group A1 children at RA YKUI Sambogunung (kontrol group). The data collection techniques are observation and documentation. The data analysis technique uses an independent sample T test with IBM SPSS Statistics 25. The test results show that the significance value of (2-tailed) is 0.023 <0.05, so Ha is accepted and H0 is rejected. This activities treatment (batik using tissue media) has an effect on the fine motor skills of group A children at RA Muslimat NU 151 Manarotul Ulum.
ABSTRAK
Fokus utama pada penelitian ini yaitu motorik halus. Kondisi di lapangan menunjukkan bahwa dalam kegiatan melipat masih kurang simetris, saat kegiatan membatik cap masih kurang luwes dalam menggerakkan gerakan tangannya. Salah satu stimulasi motorik halus yang dapat diberikan kepada anak adalah kegiatan membatik dengan media tisu. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur pengaruh kegiatan membatik dengan media tisu terhadap kemampuan motorik halus anak kelompok A di RA Muslimat NU 151 Manarotul Ulum. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif Quasi Eksperimental dengan rancangan Nonequivalent Kontrol Group Design. Sampel pada penelitian ini adalah anak kelompok A di RA Muslimat NU 151 Manarotul Ulum (kelompok eksperimen) dan anak kelompok A1 di RA YKUI Sambogunung (kelompok kontrol). Teknik pengumpulan datanya yaitu observasi dan dokumentasi. Teknik analisis datanya menggunakan uji independent sample T test dengan IBM SPSS Statistics 25. Hasil uji tersebut diperoleh bahwa nilai signifikansi (2-tailed) yaitu 0.023 < 0.05 maka Ha diterima dan H0 ditolak. Jadi, terdapat pengaruh treatment kegiatan membatik dengan media tisu terhadap kemampuan motorik halus anak kelompok A di RA Muslimat NU 151 Manarotul Ulum.
Pengaruh Sanksi Perpajakan, Sosialisasi Perpajakan, Sikap Rasional dan Kesadaran Wajib Pajak terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Kendaraan Bermotor di Kota Surakarta
This study aims to determine the effect of tax sanctions, tax socialization, rational attitude and taxpayer awareness on motor vehicle tax compliance in Surakarta City. The research method used in this study uses quantitative methods. The sample used is motor vehicle taxpayers in the Surakarta City area and uses a purposive sampling method using criteria then distributed through a questionnaire. The number of samples was obtained using the Slovin formula, where the results of calculations using the formula obtained amounted to 100. The results of the distribution of the questionnaire data obtained amounted to 100 which met the requirements. The primary data obtained was then processed using the Statistical Program for Social Science (SPSS) software. The data analysis technique is multiple linear regression. This study also uses a validity test to determine the quality of the data and also uses a classic assumption test in the form of normality, multicollinearity and heteroscedasticity tests. The results of the study prove that tax sanctions, tax socialization, rational attitudes and taxpayer awareness have an influence on the level of motor vehicle tax compliance in Surakarta City. The results show that all independent variables affect vehicle tax compliance.
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengaruh sanksi perpajakan, sosialisasi pajak, sikap rasional dan kesadaran wajib pajak terhadap kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor di Kota Surakarta. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Sampel yang digunakan yaitu wajib pajak kendaraan bermotor di daerah Kota Surakarta serta menggunakan metode purposive sampling dengan menggunakan kriteria kemudian disebarkan melalui kuisioner. Jumlah sampel didapatkan dengan menggunakan rumus Slovin, dimana hasil perhitungan menggunakan rumus didapat berjumlah 100. Hasil sebaran kuisioner data yang diperoleh berjumlah 100 yang memenuhi persyaratan. Data primer yang diperoleh kemudian diolah dengan menggunakan software Statistical Program for Social Science (SPSS). Teknik analisis data yaitu regresi linier berganda. Penelitian ini juga menggunakan uji validitas untuk mengetahui kualitas data dan juga menggunakan uji asumsi klasik berupa uji normalitas, multikolinearitas, dan heteroskedastisitas. Hasil penelitian membuktikan bahwa sanksi perpajakan, sosialisasi pajak, sikap rasional dan kesadaran wajib pajak memiliki pengaruh terhadap tingkat kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor di Kota Surakarta. Hasil menunjukkan seluruh variabel independen mempengaruhi ketaatan wajib pajak kendaraan
Persepsi Stres Mahasiswa DIII Keperawatan Mengahadapi Praktik Klinik Kegawatdaruratan
Perawat merupakan salah satu profesi yang dituntut untuk memiliki pengetahuan, letrampilan dan sikap yang professional dalam memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Tuntutan tersebut berlaku sama bagi mahasiswa yang akan melakukan praktik klinik keperawatan di fasilitas kesehatan sebagai bagian dari proses pembelajaran untuk mengaplikasikan ilmu dan ketrampilan yang telah diperoleh di akademik. Perlunya penguasaan pengetahuan, ketrampilan dan adaptasi pada lingkungan baru menjadi pemicu stress bagi mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat stress yang dialami oleh mahasiswaDIII keperawatan yang akan melaksanakan praktik klinik kegawatdaruratan di rumah sakit. Desain penelitian ini deskriptif kuantitatif non eksperimen dengan metode cross sectional dan menggunakan total sampling. Sampel pada penelitian ini mahasiswa DIII keperawatan semester 6 sejumlah 20 orang. Pengumpulan data dengan pengisian kuesioner Perceived Stress Scale (PSS) yang terdiri 10 pertanyaan dan di kelompokkan menjadi skala ringan, sedang dan berat. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden mengalami stress sedang 65%, ringan 20% dan berat 15%. Mahasiswa perawat yang melaksanakan praktik klinik kegawatdaruratan mengalami stress sedang secara mayoritas. Diharapkan identifikasi awal dan pengelolaan stress yang baik dapat dilakukan oleh pihak akademik untuk meningkatkan kualitas pembelajaran mahasiswa di klinik
Formulasi dan Uji Stabilitas Fisik Sediaan Permen Jeli Ekstrak Wortel (Daucuscarota L.): Formulation and Physical Stability Tests of Carrot Extract Jelly Candy (Daucus carota L.)
Carrots contain vitamin A and β-carotene which help maintain eye health. The content of carotenoids in carrots can protect DNA, protein, and fat from oxidative damage and plays a role in maintaining the normal function of the immune system, skin, mucous membranes, and eye vision function. Carrots are formulated in the form of jelly candy as an eye supplement. The aim of this study was to evaluate the characteristics and physical stability of carrot extract jelly candy preparations. Jelly candy was made with various concentrations of gelatin as a jelly former of 8%, 10%, 12%, 14%, 16%, and 18%. Tests for physical characteristics were carried out including organoleptic tests, weight uniformity, pH, water content, and panelist tests. A stability test was observed at room temperature for 7 days. The jelly candy has a characteristic orange color, star shape, distinctive mango aroma, and sweet taste. Jelly candy has a pH of 5 with a weight in the range of 4.17 g - 4.94 g. The water content in each jelly candy is in the range of 38.67% - 48.03%. The panelist test had the highest elasticity at a concentration of 14%, the most attractive color, and shape at a concentration of 18%, smell and taste at a concentration of 8%, 10%, 14%, 16%, and 18% had the same score. The results of the stability test for 7 days showed that the jelly candy experienced a decrease in weight and pH uniformity, mold growth on the surface of the candy, and the water content did not meet the requirements.
ABSTRAK
Wortel memiliki kandungan vitamin A dan β-karoten yang membantu menjaga kesehatan mata. Kandungan karotenoid dalam wortel dapat melindungi DNA, protein, dan lemak dari kerusakan oksidatif serta berperan dalam mempertahankan fungsi normal sistem imun, kulit, membran mukosa, dan fungsi penglihatan mata. Wortel diformulasi dalam bentuk permen jeli sebagai suplemen mata. Tujuan penelitian ini mengevaluasi karakteristik dan stabilitas fisik sediaan permen jeli ekstrak wortel. Permen jeli dibuat dengan variasi konsentrasi gelatin sebagai pembentuk jeli sebesar 8%, 10%, 12%, 14%, 16%, dan 18%. Pengujian karakteristik fisik dilakukan meliputi uji organoleptis, keseragaman bobot, pH, kandungan air, dan uji panelis. Uji stabilitas dilakukan pengamatan pada suhu kamar selama 7 hari. Permen jeli memiliki karakteristik warna orange, berbentuk bintang, aroma khas mangga dan rasanya manis. Permen jeli memiliki pH 5 dengan bobot berada pada rentang 4,17 g - 4,94 g. Kandungan air pada masing-masing permen jeli berada pada rentang 38,67% - 48,03%. Uji panelis kekenyalan tertinggi pada konsentrasi 14%, warna dan bentuk yang paling menarik pada konsentrasi 18%, bau dan rasa pada konsentrasi 8%, 10%, 14%, 16%, 18% memiliki skor yang sama. Hasil uji stabilitas selama 7 hari menunjukkan permen jeli mengalami penurunan pada keseragaman bobot dan pH, serta kandungan air tidak memenuhi persyaratan
Pengaruh Pendidikan Kesehatan De Pengaruh Pendidikan Kesehatan dengan Pengetahuan Remaja Tentang Infeksi Menular Seksual (IMS): The Influence of Health Education on Adolescent Knowledge About Sexually Transmitted Infections (STI)
Adolescent Sexually Transmitted Infections in 2018 in Semarang City, namely 1,233 people, this high number is due to the lack of knowledge of adolescents about sexually transmitted infections. Efforts are made to increase this knowledge by providing health education to adolescents. Al Ashor Vocational School was chosen as the research location because it is one of the schools in Central Java Province that has never conducted counseling related to education and knowledge of sexually transmitted infections (STI). Knowing the effect of health education on Sexually Transmitted Infections at Al Ashor Vocational High School, Gunung Pati District, Semarang City. This type of research is a quasi-experimental design with one group pretest-posttest. The population of this study were grades 10 and 11 of 126 respondents and a sample of 20 respondents, the sampling technique was purposive random sampling, the data collection tool used a questionnaire, the analysis test used a paired t test. The results showed that there was an increase in the average pretest and posttest scores from 21.70 to 26.70 with a difference in the average value of 5.00 and indicated by a p-value of 0.000 <0.05, so Ho was rejected. There is the influence of health education on adolescent knowledge about sexually transmitted infections at Al Ashor Vocational High School, Gunung Pati District, Semarang City.
Abstrak
Infeksi Menular Seksual remaja pada tahun 2018 di Kota Semarang yaitu 1.233 jiwa, tingginya angka tersebut karena kurangnya pengetahuan remaja tentang infeksi menular seksual. Upaya yang dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan tersebut dengan memberikan pendidikan kesehatan kepada remaja. SMK Al Ashor dipilih sebagai tempat penelitian karena merupakan salah satu sekolah di Provinsi Jawa Tengah yang belum pernah melaksanakan pengadakan menyuluhan terkait dengan pendidikan dan pengetahuan infeksi menular seksual (IMS). Mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan tentang Infeksi Menular Seksual Di SMK Al Ashor Kecamatan Gunung Pati Kota Semarang. Jenis penilitian ini adalah quasi eksperimental dengan desain one grup pretest-posttest. Populasi penelitian ini adalah kelas 10 dan 11 sebanyak 126 responden dan sampel sebanyak 20 responden, teknik pengambilan sampel dengan purposive random sampling, alat pengumpulan data menggunakan kuesioner, uji analisis menggunakan paired t test. Hasil penelitian menunjukan adanya peningkatan nilai rata-rata pretest dan posttest dari 21,70 menjadi 26,70 dengan selisih nilai rata-rata 5,00 dan ditunjukan dengan nilai p-value sebesar 0,000 < 0,05 maka Ho ditolak. Terdapat pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan remaja tentang infeksi menular seksual di SMK Al Ashor Kecamatan Gunung Pati Kota Semarang
Pemberian Informasi Tentang Nyeri Haid dan Yoga untuk Mengurangi Nyeri Haid Primer di SMK Swadaya Temanggung
Menstruation/menstruation is the process of expelling blood from the uterus accompanied by fragments of the lining of the uterine wall in women. Dysmenorrhea is menstrual/menstrual pain in the lower abdomen caused by an increase in the hormone prostaglandin, which causes increased blood uterine contractions and vasoconstriction of blood vessels. Blood flow to the uterus increases, but oxygen is not sufficient, which ultimately causes pain. Menstrual pain can be treated either pharmacologically or non-pharmacologically. One non-pharmacological treatment is doing yoga. Women who experience diminorrhoea tend to have their activities disrupted because they experience discomfort, which will inhibit the production of endorphins. There are several young women at SMK Swadaya Temanggung who don't really know about yoga to help overcome primary menstrual pain. Therefore, the team is interested in providing counseling about yoga to reduce primary menstrual pain at SMK Swadaya Temanggung. The aim of this community service is to increase teenagers' knowledge that menstrual pain can be overcome using yoga. The stages carried out in this community service activity include five stages. In the first stage the team determined the respondents, in the second stage the team stated the time for carrying out community service activities, in the third stage the team conducted a pretest about menstrual pain, in the fourth stage the team provided counseling about menstrual pain and yoga to reduce primary menstrual pain, in the fifth stage there was an evaluation by conducting a posttest. The results obtained were that the knowledge of teenagers before the activity was carried out, namely that none of the teenagers had good knowledge, whereas after the counseling was carried out, there were 29 teenagers who had good knowledge. This shows that there is an increase in teenagers' knowledge about yoga to reduce primary hair pain.
ABSTRAK
Menstruasi/haid merupakan proses pengeluaran darah dari uterus disertai serpihan selaput dinding uterus pada wanita. Dismenore adalah menstruasi/haid yang mengalami nyeri di perut bagian bawah yang disebabkan oleh peningkatan hormon prostaglandin, sehingga menyebabkan peningkatan kontraksi uterus dan vasokonstriksi pembuluh darah. Darah yang menuju uterus mengalami peningkatan, tetapi kecukupan oksigen tidak terpenuhi yang akhirnya menyebabkan nyeri. Nyeri haid dapat ditangani baik secara farmakologi ataupun non farmakologi. Salah satu pengobatan non farmakologi yaitu dengan melakukan yoga. Perempuan yang mengalami disminore cenderung aktivitasnya akan terganggu karena mengalami ketidaknyamanan, sehingga akan menghambat produksi hormon endorphin. Remaja putri di SMK Swadaya Temanggung ini ada beberapa siswi yang belum mengetahui dengan benar terkait yoga untuk membantu mengatasi nyeri haid primer. Oleh karena itu, tim tertarik untuk memberikan pemyuluhan tentang yoga untuk mengurasi nyeri haid primer di SMK Swadaya Temanggung. Tujuan dilakukan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan remaja bahwa nyeri haid dapat diatasi dengan menggunakan yoga. Tahapan yang dilakukan dalam kegiatan pengabdian Masyarakat ini meliputi lima tahapan. Tahap satu tim menentukan respondennya, tahap kedua tim menentuka waktu pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat, tahap ketiga tim melakukan pretest tentang nyeri haid, tahap keempat tim memberikan penyuluhan tentang nyeri haid dan yoga untuk mengurangi nyeri haid primer, tahap kelima yaitu evaluasi dengan melakukan posttest. Hasil yang didapatkan bahwa pengetahuan remaja sebelum dilakukan kegiatan yaitu pengetahuan remaja tidak ada yang berpengatuan baik sedangkan setelah dilakukan penyuluhan, remaja yang berpengatahuan baik sejumlah 29 responden. Hal ini menunjukkan bahwa ada peningkatan pengetahuan remaja tentang yoga untuk mengurangi nyeri haid primer
Pengaruh Model Project Based Learning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas V Pada Tema 6 Subtema 1 di SD Negeri Tandang 01
Abstract
The background of this study is the learning outcomes achieved by students, which can be seen from various aspects of cognitive learning outcomes, attitudes and assessment of student activity during learning, and that many students have poor learning outcomes. Yes, and is still below the KKM grades of many students. (minimum completeness criteria). The purpose of this study was to determine the effect of a project-based learning model in improving her 5th grade learning outcomes for SD Negeri Tandang 01, Theme 6, Subtheme 1. This study used a pre-experimental design, type 1 group pre-test-post-test. ). For a significance level of α=0.05 and a sig value of 0.01, the ttable value is tcount ie −2.022<1.703, which is known to be Sig If 0.05, ie 0.01 < 0.05, Hα is accepted and H0 is rejected at the significance level α = 0.05. Therefore, we can conclude that there is an impact on the project-based learning model that addresses student learning outcomes for V6 subtopic 1. To improve overseas elementary schools 01.
Abstrak
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil belajar yang dicapai siswa, yang dapat dilihat dari berbagai aspek hasil belajar kognitif, sikap dan penilaian aktivitas siswa selama pembelajaran, dan masih banyak siswa yang memiliki hasil belajar yang kurang baik. Iya, dan masih dibawah nilai KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal) kebanyakan siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran berbasis proyek dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SD Negeri Tandang 01 Tema 6 Subtema 1 tes-pasca-tes. Untuk tingkat signifikansi α=0,05 dan nilai sig 0,01, maka nilai ttabel adalah thitung yaitu −2,022<1,703 yang diketahui Sig Jika 0,05 yaitu 0,01 < 0,05 maka Hα diterima dan H0 ditolak pada signifikansi tingkat α = 0,05. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa terdapat dampak terhadap model pembelajaran berbasis proyek yang membahas hasil belajar siswa subtopik V6 1. Untuk meningkatkan Sekolah Dasar perantauan 01
Analisis Pengaruh Edukasi Melalui Media Video terhadap Tingkat Pengetahuan Pasien Diabetes Melitus Tentang Perawatan Kaki di Puskesmas: Analysis of The Influence of Education Through Video Media on The Level of Knowledge of Diabetes Mellitus Patients About Foot Care at Puskesmas
Video media is effectively used as an effort to increase one's knowledge of information, media can show images that can move and have sound. The purpose of this study was to analyze the effectiveness of education about foot care using video on the level of knowledge of DM patients. This study used quasy-experimental design, pretest and posttest with control group, as many as 30 samples at Bawen Health Center and 30 samples at Suruh Health Center, which were taken by total sampling technique. Data were analyzed with the Wilcoxon test and Mann-Whitney with a 95% confidence level. The results of this study showed that most DM patients aged 56-65 years, with 12 men and 48 women. The results of the Wilcoxon test before and after in the treatment group were 0,000 which means that there was a significant difference after being given educational videos, and for the control group was 1,000 which means there was no significant difference. The results of the Mann-Whitney test before being given an educational video was 0.957 which means that there was no significant difference between the treatment and control groups, while after being given an educational video was 0.000 which means that there was a significant difference between the treatment and control groups. Providing education with video had been significantly increased foot care knowledge in type 2 DM patients.
ABSTRAK
Media video dapat membantu meningkatkan pengetahuan seseorang tentang informasi karena memiliki gambar bergerak dan suara. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis efektivitas edukasi tentang perawatan kaki terhadap tingkat pengetahuan pasien DM. Penelitian ini menggunakan quasy-experimental design, pretest and posttest with control group, sebanyak 30 sampel di Puskesmas Bawen dan 30 sampel di Puskesmas Suruh, yang diambil dengan teknik total sampling. Data dianalisis dengan uji Wilcoxon dan Mann-Whitney dengan taraf kepercayaan 95%. Hasil penelitian ini menunjukkan pasien DM paling banyak usia 56-65 tahun, dengan jenis kelamin laki-laki 12 orang dan perempuan 48 orang. Hasil Uji Wilcoxon sebelum dan sesudah pada kelompok perlakuan didapatkan (0.000) artinya terdapat perbedaan yang signifikan setelah diberi video edukasi, dan pada kelompok kontrol didapatkan (1.000) artinya tidak terdapat perbedaan yang signifikan. Hasil Uji Mann-Whitney sebelum diberi video edukasi didapatkan (0.957) artinya tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok perlakuan dan kontrol, sedangkan sesudah diberi video edukasi didapatkan (0.000) artinya terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok perlakuan dan kontrol. Pemberian edukasi dengan media video secara signifikan meningkatkan pengetahuan perawatan kaki pada pasien DM tipe 2