Open Journals System Universitas Ngudi Waluyo
Not a member yet
1880 research outputs found
Sort by
Pemanfaatan Booklet Kreasi Menu Makanan Pendamping ASI (Mp-Asi) UNTUK Meningkatkan Motivasi Ibu Balita dalam Pencegahan Stunting
Infants and toddlers are part of an important phase in the life cycle, marked by very rapid physical growth and social development. This period is marked by high nutritional needs to support the speed of children's growth and development. Lack of nutritional intake in the first 1,000 days of life, covering the period from in the womb to the age of two years. This can have a serious impact not only on physical growth, but also on the child's cognitive development, intelligence, and productivity in the future. As a result, the child's development as an adult is at risk of being suboptimal.In Indonesia, one in three toddlers experiences stunting, which means growth disorders due to chronic malnutrition. Data from Riskesdas (2018), shows that the prevalence of stunting reaches 30.8%. One of the areas facing this problem is the Bergas Health Center work area, where a number of toddlers were found to be stunted.. One effort that can be made to overcome stunting is through the provision of appropriate Complementary Foods (MP-ASI), according to the child's age and nutritional needs. MP-ASI that is presented in an attractive, varied, and balanced way can increase toddlers' interest in eating. Seeing this problem, the community service team took the initiative to provide education to mothers of toddlers about creating MPASI menus. This activity was carried out through a lecture method and assisted by an informative booklet that was designed attractively. Previously, this kind of booklet had never been provided in the Bergas Health Center area. This community service program includes three stages, namely the preparation, implementation, and evaluation stages. The activity has been carried out three times in toddler classes located in Jatijajar, Randugunting, and Bergas Lor, with a total of 26 mothers/caregivers participating. The results of the implementation showed an increase in motivation from mothers/caregivers in preventing stunting through providing appropriate MPASI.
ABSTRAK
Bayi dan balita bagian dari fase penting dalam siklus kehidupan, ditandai pertumbuhan fisik serta perkembangan sosial yang sangat cepat. Periode ini ditandai dengan kebutuhan gizi yang tinggi untuk mendukung kecepatan tumbuh kembang anak. Kekurangan asupan gizi pada 1.000 hari pertama kehidupan, mencakup masa sejak dalam kandungan hingga anak berusia dua tahun. Hal ini dapat berdampak serius, tidak hanya pada pertumbuhan fisik, tetapi juga pada perkembangan kognitif, kecerdasan, dan produktivitas anak dimasa mendatang. Akibatnya, perkembangan anak saat dewasa berisiko menjadi tidak optimal. Di Indonesia, satu dari tiga balita mengalami stunting, yang berarti gangguan pertumbuhan akibat kekurangan gizi kronis. Data dari Riskesdas (2018), menunjukkan bahwa prevalensi stunting mencapai angka 30,8%. Salah satu daerah yang menghadapi permasalahan ini adalah wilayah kerja Puskesmas Bergas, ditemukan sejumlah balita yang mengalami stunting. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi stunting adalah melalui pemberian Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) yang tepat, sesuai dengan usia dan kebutuhan gizi anak. MP-ASI yang disajikan secara menarik, bervariasi, dan bergizi seimbang dapat meningkatkan minat makan balita. Melihat permasalahan tersebut, tim pengabdian masyarakat berinisiatif memberikan edukasi kepada ibu balita mengenai kreasi menu MP-ASI. Kegiatan dilakukan melalui metode ceramah dan dibantu dengan booklet informatif yang dirancang menarik. Sebelumnya, booklet semacam ini belum pernah diberikan di wilayah Puskesmas Bergas. Program pengabdian masyarakat ini mencakup tiga tahapan, yakni tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Kegiatan telah dilaksanakan sebanyak tiga kali, di kelas balita yang berlokasi di Jatijajar, Randugunting, dan Bergas Lor, dengan peserta sebanyak 26 ibu/pengasuh. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan motivasi dari para ibu/pengasuh dalam mencegah stunting melalui pemberian MPASI yang tepat
Pentingnya Antenatal Care Ibu Hamil sebagai Upaya Pencegahan Komplikasi Kehamilan dan Kejadian Stunting pada Bayi
Pregnancy requires special attention to prevent complications that can have serious impacts on the mother and fetus. Antenatal Care (ANC) is an important service in early detection of pregnancy risks and maintaining the health of pregnant women. This community service activity was carried out at the Babat Health Center, Penukal District, PALI Regency, South Sumatra Province, aiming to increase awareness of pregnant women about the importance of Antenatal Care. The activity was carried out on February 21, 2025, involving 38 pregnant women through physical examinations, education, and filling out questionnaires. The results showed that there were still many pregnant women who had not routinely carried out ANC, influenced by low levels of education, access to health services, and lack of family support. Several health problems were also found such as mild hypertension, obesity, and proteinuria which lead to the risk of preeclampsia. This education and Antenatal Care program showed an increase in knowledge of pregnant women and an increase in awareness to carry out Antenatal Care. It is hoped that it can be continued periodically in order to reduce the Maternal Mortality Rate and improve the health of mothers and babies.
ABSTRAK
Kehamilan memerlukan perhatian khusus untuk mencegah komplikasi yang dapat berdampak serius pada ibu dan janin. Antenatal Care (ANC) merupakan layanan penting dalam mendeteksi dini risiko kehamilan dan menjaga kesehatan ibu hamil. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan di Puskesmas Babat, Kecamatan Penukal, Kabupaten PALI Provinsi Sumatera Selatan, bertujuan untuk meningkatkan kesadaran ibu hamil terhadap pentingnya Antenatal Care. Kegiatan dilaksanakan pada 21 Februari 2025, melibatkan 38 ibu hamil melalui pemeriksaan fisik, edukasi, dan pengisian kuesioner. Hasil menunjukan bahwa masih banyak ibu hamil yang belum rutin melakukan ANC, dipengaruhi oleh rendahnya tingkat pendidikan, akses layanan kesehatan, serta kurangnya dukungan keluarga. Ditemukan pula beberapa masalah kesehatan seperti hipertensi ringan, obesitas, dan proteinuria yang mengarah pada risiko preeklampsia. Program edukasi dan Antenatal Care ini menunjukkan peningkatan pengetahuan ibu hamil dan meningkatnya kesadaran untuk melakukan Antenatal Care.Diharapkan dapat dilanjutkan secara berkala guna menurunkan Angka Kematian Ibu dan meningkatkan kesehatan ibu dan bayi
Pendampingan Program Penurunan Berat Badan dan Kebugaran pada Member Sanggar Senam Linggar Ungaran
The increasing number of obesity becomes a health problem. Diet with consumption of foods high in fat and energy is an influencing factor. Gymnastics is one type of exercise that can help lose weight and reduce the risk of increasing non-communicable diseases (NCDs). Most gymnastics members only rely on gymnastics as a means of weight loss, without being balanced by balanced nutrition that supports weight loss. Adequate education on balanced nutrition and healthy lifestyles that support exercise results as well as a system for recording or monitoring progress in weight loss, physical fitness, or changes in healthy behavior have not been carried out, making it difficult to measure the effectiveness of gymnastics activities in the long term. Activities were carried out for three weeks to 10 Linggar Susukan Ungaran gymnastics participants. The first activity was education about foods that support weight loss and was accompanied by measurements of weight, height, Body Mass Index and percent body fat. Education in the second week is a light strength training movement accompanied by anthropometric monitoring, and the third activity is monitoring evaluation of anthropometry. The results of the implementation of activities show that there is an increase in knowledge of participants in the weight loss program but there has not been a decrease in body weight and body fat percent.
ABSTRAK
Meningkatnya jumlah penderita obesitas di masyarakat menjadi permasalahan yang semakin mengkhawatirkan. Pola makan dengan konsumsi makanan tinggi lemak dan energi merupakan faktor yang mempengaruhi. Senam merupakan salah satu jenis olahraga yang dapat membantu menurunkan berat badan dan mengurangi risiko peningkatan penyakit tidak menular (PTM). Sebagian besar member senam hanya mengandalkan senam sebagai sarana penurunan berat badan, tanpa diimbangi oleh makana gizi seimbang yang mendukung penurunan berat badan. Edukasi yang memadai tentang gizi seimbang dan pola hidup sehat yang menunjang hasil olahraga serta sistem pencatatan atau pemantauan progres penurunan berat badan, kebugaran fisik, atau perubahan perilaku sehat belum pernah dilakukan sehingga, sulit mengukur efektivitas kegiatan senam dalam jangka panjang. Kegiatan dilakukan selama tiga minggu kepada10 peserta senam Linggar Susukan Ungaran. Kegiatan pertama edukasi mengenai makanan yang mendukung penurunan berat badan dan disertai pengukuran berat badan, tinggi badan, Indeks Massa Tubuh dan persen lemak tubuh. Edukasi pada minggu kedua yaitu gerakan latihan kekuatan ringan disertai pemantauan antropometri, dan kegiatan yang ketiga yaitu monitoring evaluasi terhadap antropometri. Hasil pelaksanaan kegiatan menunjukkan terdapat peningkatan pengetahuan peserta program penurunan berat badan namun belum terdapat penurunan berat badan dan persen lemak tubu
STATUS GIZI TIDAK BERHUBUNGAN DENGAN POWER OTOT TUNGKAI ATLET SEPAKBOLA PPLOP JAWA TENGAH
Body Mass Index or nutritional status can be used as a reference for whether a person's consumption pattern is sufficient or not. Athletes with a normal Body Mass Index can be interpreted as having an appropriate body composition and can support physical components, especially leg muscle power. This study aims to determine whether there is a relationship between nutritional status with leg muscle power of soccer athletes. This study was a correlation study with a cross-sectional design. The sample in this study were 15 PPLOP Central Java soccer athletes with a total sampling technique. The instruments used in this study include: Digital scales to weigh weight, microtoice to measure height and a diving board (vertical jump) to measure leg muscle power. All data obtained were analyzed with univariate and bivariate using SPSS. The results of this study were that there was no relationship between nutritional status and leg muscle power with a p value of 0.77 (> 0.05). The conclusion of this study is that there was no relationship between nutritional status and leg muscle power.
Abstrak
Indeks Massa Tubuh atau status gizi seseorang dapat dijadikan sebagai acuan pola konsumsi seseorang tercukupi atau tidak. Atlet dengan Indeks Massa Tubuh yang normal, dapat diartikan komposisi tubuh mereka sesuai dan dapat menunjang komponen fisik terutama power otot tungkai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara status gizi dengan power otot tungkai atlet sepakbola. Penelitian ini merupakan penelitian koreleasi dengan rancangan crossectional. Sampel dalam penelitian ini adalah atlet sepakbola PPLOP Jawa Tengah yang berjumlah 15 orang dengan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini antara lain: Timbangan digital untuk menimbang berat badan, microtoice untuk mengukur tinggi badan dan papan loncat (vertical jump) untuk mengukur power otot tungkai. Semua data yang diperoleh dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan SPSS. Hasil dari penelitian ini adalah tidak terdapat hubungan antara status gizi dengan power otot tungkai dengan nilai p value 0.77 (>0.05). Kesimpulan dari penelitian ini adalah tidak ada hubungan antara status gizi dengan power otot tungkai
Penerapan Data Mining Menggunakan Metode Naïve Bayes Untuk Memprediksi Tingkat Perceraian Pasangan Muda Di Kota Banyuwangi
Merancang sistem data mining di pengadilan agama banyuwangi merupakan solusi terhadap banyaknya kasus perceraian di kota banyuwangi. Sistem ini bertujuan untuk memprediksi tingkat perceraian pasangan muda yang sedang tren di daerah kota banyuwangi. Metode yang digunakan adalah metode Naïve Bayes, salah satu algoritma dalam data mining yang mengandalkan pendekatan probabilitas dan statistik. Sistem dirancang menggunakan metode pengembangan perangkat lunak Waterfall, mencakup analisi kebutuhan, desain, implementasi, pengujian dan pemeliharaan. Dataset penelitian diperoleh dari pengadilan agama banyuwangi dengan variabel seperti usia pasangan, pekerjaan, jumlah anak, dan alasan perceraian. Algoritma naïve bayes sangat efektif dalam membantu pihak terkait dalam mengidentifikasi pola dan risiko perceraian. Sistem ini diharapkan menjadi alat pendukung pengambilan keputusan serta sosialisasi yang bertujuan untuk menurunkan angka perceraian di masa mendatang.
Kata Kunci: Data Mining, Naïve Bayes, Perceraian, Pengadilan Agama, Kota Banyuwangi.
Designing a data mining system in the Banyuwangi religious court is a solution to the many divorce cases in the city of Banyuwangi. This system aims to predict the divorce of young couples which is currently trending in the Banyuwangi city area. The method used is the Naïve Bayes method, an algorithm in data mining that relies on probability and statistical and approaches. The system was designed using the waterfall software development method, including requirements analiysis, design, implementation, testing and maintenance. The research dataset was obtained from the banyuwangi religious court with variables such as partner’s age, occupation, number of children, and reasons for divorce. The Naïve Bayes algorithm is very effective in helping related parties identify patterns and risks of divorce. This system is expected to be a tool to support decision making and socialization aimed at reducing the divorce rate in the future.
Keywords: Data Mining, Naïve Bayes, Divorce Religious Courts, Banyuwang City
Implementasi Fungsi Manajemen Keuangan Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan
Abstract
This study aims to examine the implementation of financial management functions in schools and their impact on improving the quality of education. Financial management in schools includes planning, organizing, implementing, and monitoring financial activities that are key to overcoming the challenges of limited resources. This study uses a qualitative approach with in-depth interview methods and document analysis in several educational institutions. The findings show that effective financial management contributes significantly to improving the quality of education. Transparent and accountable implementation in fund management not only improves educational facilities but also supports the professional development of educators. This study provides recommendations for school administrators to implement better financial management strategies to achieve higher education goals.
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi fungsi manajemen keuangan di sekolah dan dampaknya terhadap peningkatan kualitas pendidikan. Manajemen keuangan di sekolah mencakup perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan aktivitas keuangan yang menjadi kunci untuk mengatasi tantangan sumber daya yang terbatas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara mendalam dan analisis dokumen di beberapa institusi pendidikan. Temuan menunjukkan bahwa manajemen keuangan yang efektif berkontribusi signifikan terhadap peningkatan kualitas pendidikan. Implementasi yang transparan dan akuntabel dalam pengelolaan dana tidak hanya meningkatkan fasilitas pendidikan, tetapi juga mendukung pengembangan profesional pendidik. Penelitian ini memberikan rekomendasi bagi pengelola sekolah untuk menerapkan strategi manajemen keuangan yang lebih baik guna mencapai tujuan pendidikan yang lebih tinggi.
SI GESIT (Sinergikan Gerakan Sehat Anti Hipertensi) pada Penderita Hipertensi di Desa Nyatnyono
Non-communicable or degenerative diseases are a public health problem due to high levels of morbidity and mortality globally, one of which is hypertension. This type of disease develops slowly and occurs over a long period of time. Non-communicable diseases cause high death rates every year and can affect individuals of various ages and countries throughout the world. Hypertension is a serious medical condition that significantly increases the risk of heart, brain, kidney and other diseases. Hypertension is the main cause of premature death worldwide. Therefore, efforts to control or manage blood pressure and modify risk factors that can be changed are crucial things to do. Modifiable risk factors include smoking, obesity, monotonous lifestyle and stress. Objectives of activities of the SI GESIT program (Synergize Healthy Anti-Hypertension Program), the activities such as: 1) elderly health screening, 2) discussion about the dangers of hypertension, 3) hypertension diet education, 4) hypertension exercise, and 5) throwing ring games. Method used Community based project with nursing process approach. The total number of hypertensive elderly were 22 elderly in Dusun Blanten, Nyatnyono Village. In this activity 18 elderly people with hypertension actively participated in the series of activities. A combination of 5 activities increases the enthusiasm of the elderly in efforts to control blood pressure in the elderly in Dusun Blanten , Candirejo Village.
ABSTRAK
Penyakit tidak menular atau penyakit degeneratif menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat karena tingkat morbiditas dan mortalitas yang tinggi secara global, salah satunya adalah hipertensi. Jenis penyakit ini berkembang secara perlahan dan terjadi dalam jangka waktu yang panjang. Penyakit tidak menular menimbulkan angka kematian yang tinggi tiap tahunnya dan dapat menjangkiti individu di berbagai usia maupun negara di seluruh dunia. Hipertensi adalah kondisi medis serius yang secara signifikan meningkatkan risiko jantung, otak, ginjal, dan penyakit lainnya. Hipertensi merupakan penyebab utama kematian dini di seluruh dunia. Oleh karena itu upaya untuk mengontrol atau mengendalikan tekanan darah dan memodifikasi faktor resiko yang dapat diubah adalah hal krusial untuk dilakukan. Faktor risiko yang dapat dimodifikasi antara lain merokok, obesitas, gaya hidup monoton, dan stres. Tujuan melakukan kegiatan pengabdian gerakan SI GESIT (Sinergikan Gerakan Sehat Anti Hipertensi) pada penderita hipertensi dengan kegiatan: 1) skrining kesehatan lansia, 2)diskusi tentang bahaya hipertensi, 3) edukasi diit hipertensi, 4) senam hipertensi, serta 5) throw ring game. Metode yang digunakan adalah Community based project dengan pendekatan proses keperawatan. Total penderita hipertensi di Dusun Blanten Desa Nyatnyono sebanyak 22 lansia. Pada series kegiatan tersebut 18 lansia dengan hipertensi berpartisipasi aktif dalam rangkaian kegiatan. Kombinasi 5 kegiatan meningkatkan antusiasme lansia dalam upaya mengontrol tekanan darah pada lansia di Dusun Blanten Desa Candirejo.
Implementasi Metode Naive Bayes Pada Pola Prestasi Siswa Dengan Menggunakan Rapidminer
Penelitian ini membahas tentang penggunaan metode Naive Bayes untuk menganalisis pola prestasi siswa menggunakan RapidMiner. Tujuan utamanya adalah untuk mencari tahu faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi prestasi belajar siswa dan seberapa akurat metode Naive Bayes dalam memprediksi prestasi siswa. Data yang digunakan mencakup informasi seperti jenis kelamin, usia, jurusan, jam belajar per minggu, tingkat kehadiran, status kerja paruh waktu, dan kegiatan ekstrakurikuler, dengan nilai GPA sebagai tolak ukur prestasi. Dalam prosesnya, data dibersihkan dan disiapkan terlebih dahulu melalui tahap preprocessing. Nilai GPA dibagi menjadi dua kategori: "Kurang_Baik" untuk nilai 2,00-2,99 dan "Baik" untuk nilai 3,00-3,99. Metode Naive Bayes kemudian diterapkan untuk menganalisis dan memprediksi kategori prestasi siswa berdasarkan faktor-faktor yang ada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model Naive Bayes mampu memprediksi prestasi siswa dengan tingkat akurasi 56,20%. Meskipun belum terlalu tinggi, hasil ini sudah cukup membantu dalam memahami pola prestasi siswa. Penelitian ini bisa menjadi dasar bagi pihak sekolah dalam mengambil keputusan untuk meningkatkan prestasi akademik siswa.
Kata Kunci: Naive Bayes, Prestasi Siswa, Data Mining, RapidMiner, Klasifikas
Pengembangan Media Pembelajaran Video Interaktif Table Manner untuk Meningkatkan Perilaku Makan bagi Disabilitas Intelektual: The Development of Interactive Video Learning Media on Table Manners to Improve Dining Behavior for Individuals with Intellectual Disabilities
This study aims to develop an interactive video-based learning media on table manners specifically designed to improve dining behavior among individuals with intellectual disabilities. The media is tailored to individual needs by integrating visual, auditory, and simple interactive elements suitable for the learners’ abilities. The research employs the ADDIE development model (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation), which includes needs analysis, media design, prototype development, implementation with participants, and effectiveness evaluation. The trial results indicate that the interactive video effectively helps participants understand fundamental concepts of proper dining behavior, such as using utensils, appropriate seating, and table etiquette. Improvements in dining behavior were observed through pretest and posttest measurements, showing significant positive changes among participants. The media also received positive feedback from teachers and parents, who noted that the video provides an engaging and easy-to-understand learning experience for learners. Therefore, this media demonstrates potential as an inclusive and effective learning tool to support life skills development for individuals with intellectual disabilities.
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berupa video interaktif bertema table manner yang dirancang khusus untuk meningkatkan perilaku makan bagi penyandang disabilitas intelektual. Media ini dirancang dengan pendekatan berbasis kebutuhan individu, menggabungkan elemen visual, audio, dan interaksi sederhana yang sesuai dengan kemampuan peserta didik. Metode penelitian menggunakan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation) yang mencakup analisis kebutuhan, perancangan media, pengembangan prototipe, implementasi pada peserta didik, dan evaluasi efektivitas. Hasil uji coba menunjukkan bahwa video interaktif ini efektif dalam membantu peserta didik memahami konsep dasar perilaku makan yang baik, seperti penggunaan alat makan, tata cara duduk, dan etika saat makan. Peningkatan perilaku makan diamati melalui pengukuran pretest dan posttest, dengan hasil signifikan pada perubahan perilaku positif peserta didik. Media ini juga mendapatkan respons positif dari guru dan orang tua yang menilai bahwa video memberikan pengalaman belajar yang menarik dan mudah dipahami oleh peserta didik. Dengan demikian, media ini berpotensi menjadi alternatif pembelajaran yang inklusif dan efektif untuk mendukung pengembangan keterampilan hidup bagi penyandang disabilitas intelektual
Efektivitas SMS-Marketing terhadap Keputusan Pembelian Masyrakat Kota Salatiga
This study aims to analyze the effectiveness of SMS marketing on the purchasing decisions of the people of Salatiga City. SMS marketing is a marketing strategy that uses short messages to deliver promotions directly to consumers. This study uses a quantitative method by collecting data through a questionnaire to 100 respondents. The results of the analysis show that SMS marketing has a significant influence on purchase decisions with a significance value of 0.001 (p < 0.05). Although the effect was small (R² = 10.5%), the relationship between the SMS marketing variable and the purchase decision was positive. The study emphasizes that the effectiveness of SMS marketing can be improved with better strategies to deal with challenges such as the risk of being perceived as spam and competition with other digital platforms. This research contributes to companies in designing more effective marketing strategies through the use of SMS marketing.
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas SMS marketing terhadap keputusan pembelian masyarakat Kota Salatiga. SMS marketing merupakan strategi pemasaran yang menggunakan pesan singkat untuk menyampaikan promosi secara langsung kepada konsumen. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner kepada 100 responden. Hasil analisis menunjukkan bahwa SMS marketing memiliki pengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian dengan nilai signifikansi sebesar 0,001 (p < 0,05). Meskipun pengaruhnya kecil (R² = 10,5%), hubungan antara variabel SMS marketing dan keputusan pembelian bersifat positif. Penelitian ini menekankan bahwa efektivitas SMS marketing dapat ditingkatkan dengan strategi yang lebih baik untuk menghadapi tantangan seperti risiko dianggap sebagai spam dan persaingan dengan platform digital lainnya. Penelitian ini memberikan kontribusi bagi perusahaan dalam merancang strategi pemasaran yang lebih efektif melalui penggunaan SMS marketing