Open Journals System Universitas Ngudi Waluyo
Not a member yet
1880 research outputs found
Sort by
Ibm Edukasi Kesehatan Totok Wajah Dalam Upaya Mengurangi Ketidaknyamanan pada Ibu Nifas di RS X
Post partum is the period that begins after the birth of the placenta and ends when the uterine organs return to their pre-pregnancy state. The post partum period starts from 2 hours after the birth of the placenta until 6 weeks 42 days). During the postpartum period, a woman needs adjustments in carrying out her new activities and role as a mother. Some women can adapt to these changes well, but other women cannot adapt so they will experience anxiety with signs such as rapid mood changes, sadness, likes to cry, loss of appetite, sleep disturbances, indigestion, easily irritable, tired quickly, anxious, and feel lonely. Postpartum mothers often feel anxious because they are making many adjustments, such as increased responsibilities, the presence of new family members who have to be taken care of, chaotic sleep schedules, which puts a burden on the mother both physically and psychologically. The aim of the facial acupressure service activity is to reduce discomfort for postpartum mothers at Hospital There were 10 respondents who took part in the facial acupressure activity. Before the facial acupressure activity was carried out, we conducted interviews and it was found that respondents did not know about facial acupressure and respondents also complained of feeling tired, had headaches and anxiety. , relaxed, comfortable and no longer anxious, so it is necessary to carry out facial acupressure activities as an effort to reduce discomfort in postpartum mothers. Suggestions for hospitals to carry out health education activities for postpartum mothers continuously to increase information and knowledge for postpartum mothers.
ABSTRAK
Postpartum merupakan masa yang dimulai setelah kelahiran plasenta dan berakhir ketika alat-alat kandungan kembali seperti keadaan sebelum hamil. Masa postpartum dimulai sejak 2 jam setelah lahirnya plasenta sampai dengan 6 minggu 42 hari. Pada masa nifas seorang perempuan membutuhkan penyesuaian dalam menjalani aktifitas serta peran barunya menjadi seorang ibu. Sebagian perempuan dapat menyesuaikan diri terhadap perubahan tersebut dengan baik, akan tetapi sebagian perempuan lainnya tidak dapat menyesuaikan diri sehingga akan mengalami kecemasan dengan tanda – tanda seperti perubahan mood yang cepat, sedih, suka menangis, hilang nafsu makan, gangguan tidur, gangguan pencernaan, mudah tersinggung, cepat lelah, cemas, dan merasa kesepian. Ibu nifas sering merasa cemas karena banyak melakukan penyesuaian seperti tanggung jawab bertambah, kehadiran anggota keluarga baru yang harus diurus, jadwal tidur yang kacau, sehingga membebani ibu baik secara fisik maupun psikologis.Tujuan kegiatan pengabdian totok wajah untuk mengurangi ketidaknyamanan pada ibu nifas di RS X. Ibu nifas yang mengikuti kegiatan totok wajah sebanyak 10 responden.Sebelum dilakukan kegiatan pengabdian totok wajah, kita melakukan wawancara didapatkan hasil responden belum tahu tentang totok wajah dan responden juga mengeluh merasa leelah, nyeri kepala dan cemas. Setelah dilakukan totok wajah responden mengatakan menjadi mengantuk, rileks, nyaman dan tidak cemas lagi, sehingga perlu dilakukan kegiatan totok wajah sebagai salah satu upaya untuk mengurangi ketidaknyaman pada ibu nifas. Saran bagi rumah sakit melakukan kegiatan penyuluhan Kesehatan pada ibu nifas secara kontinyu untuk menambah informasi dan pengetahuan bagi ibu nifas
Stop Bullying Melalui Edukasi, Attitude Change dan Empathy di Sekolah
Bullying is an imbalance of power that can make others feel uncomfortable, scared, and hurt that is often done due to differences in appearance, culture, race, religion, sexual orientation and gender identity of people. Bully behavior is not only treated physically but can be in the form of words (verbal) either directly or indirectly. Schools are places where children learn, socialize, play, but schools can also be places where children experience bullying or bullying. The lack of knowledge of children about bullying makes children can accidentally bully their themes so that children become perpetrators and victims of bullying. The implementation of the activity was carried out at SDN Sumurrejo 01 Semarang City. The method used is counseling which begins with opening, perception, provision of material, evaluation and conclusion. Data collection instruments are in the form of questionnaires while the media used are visual media. Education about bullying given to students increased their knowledge with an increase in the percentage of knowledge quite good by 36 students (46.75%), good knowledge 30 students (38.96%) and knowledge less 11 students (14.29%). Children’s knowledge about bullying behavior must be known early so as not to have a greater impact in the future because children become perpetrators or victims of bullying.
ABSTRAK
Perundungan atau Bullying adalah ketidakseimbangan kekuasaan yang dapat membuat orang lain merasa tidak nyaman, takut, dan sakit hati yang sering dilakukan dikarenakan adanya perbedaan pada penampilan, budaya, ras, agama, orientasi seksual dan identitas gender orang. Perilaku Bully tidak hanya perlakukan secara fisik namun bisa berupa perkataan (verbal) baik secara langsung maupun tidak langsung. Sekolah menjadi tempat anak-anak belajar, bersosialisasi, bermain, namun sekolah bisa juga menjadi tempat bagi anak-anak mengalami perundungan atau bullying. Kurangnya pengetahuan anak mengenai bullying menjadikan anak bisa saja secara tidak sengaja melakukan perundungan pada temanya sehingga anak-anak menjadi pelaku dan korban bullying. Pelaksanan kegiatan dilaksanakan di SDN Sumurrejo 01 Kota Semarang. Metode yang digunakan adalah penyuluhan yang diawali dengan pembukaan, apersepsi, pemberian materi, evaluasi dan kesimpulan. Instrumen pengumpulan data berupa kuesioner sedangkan media yang digunakan adalah media visual. Edukasi tentang bullying yang diberikan kepada siswa meningkatkan pengetahuan mereka dengan terjadinya kenaikan prosetase pengetahuan cukup baik sejumlah 36 siswa (46,75%), pengetahuan baik 30 siswa (38,96%) dan pengetahuan kurang 11 siswa (14,29%). Pengetahuan anak mengenai perilaku bullying harus diketahui sejak dini agar tidak memberikan dampak yang lebih besar dikemudian hari karena anak menjadi pelaku atau korban bullying
Pendidikan Produktif, Aktif, Terampil Pada Pengasuh Panti Asuhan Manarur Mabrur dengan Pijat Bayi
Babies/toddlers (ages 0-5 years) are a golden and critical period because during this period there is rapid growth and development which peaks at the age of 24 months. The problems that arise in this orphanage are that some babies often have difficulty sleeping, have difficulty eating, often cry, which are factors that can influence growth and development during the golden age. Caregivers find it difficult to do baby massage due to limited knowledge. The aim of this community service is to increase caregivers' knowledge about baby massage which can overcome partners' problems, namely partners not providing a maximum role during the golden age period. This activity began with 5 PKM-PM team students and 12 caregivers using active learning methods with small group discussions. The implementation of the community service student creativity program (PKM-PM) activities carried out by us as Ngudi Waluyo University students, namely providing baby massage training to caregivers at the Manarur Mabrur Orphanage which was carried out in July-November 2023 has been carried out completely (100%) . From this activity, it was found that there was an increase in caregivers' knowledge after carrying out infant massage health education. The result of this community service activity is an increase in caregivers' knowledge after carrying out infant massage health education so that caregivers become productive, active and skilled. It is hoped that the results of this PKM-PM can become a reference for orphanage caregivers so that they can carry out baby massage consistently at the Manarul Mabrur Orphanage using the media of baby massage guidebooks and video tutorials that have been made by the team and it is hoped that partners can support this activity so that this activity can still be implemented on a scheduled basis.
ABSTRAK
Bayi/balita (usia 0-5 tahun) merupakan periode emas sekaligus kritis karena pada masa ini terjadi pertumbuhan dan perkembangan yang pesat yang puncaknya pada usia 24 bulan. Permasalahan yang muncul pada panti asuhan ini yaitu beberapa bayi sering mengalami kesulitan tidur, susah makan, sering menangis, dimana hal ini menjadi faktor yang dapat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan pada masa golden age. Para pengasuh merasa kesulitan untuk melakukan pijat bayi dikarenakan keterbatasan pengetahuan Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini untuk meningkatkan pengetahun pengasuh tentang pijat bayi yang dapat mengatasi permasalahan mitra yaitu mitra kurang memberikan peran yang maksimal dalam masa golden age. Kegiatan ini diawali dengan 5 mahasiswa tim PKM-PM dan 12 pengasuh melalui metode pembelajaran active learning dengan small group discussion. Pelaksanaan kegiatan program kreativitas mahasiswa pengabdian kepada masyarakat (PKM-PM) yang dilakukan kami selaku mahasiswa Universitas Ngudi Waluyo yaitu dalam memberikan pelatihan pijat bayi kepada pengasuh di Panti Asuhan Manarur Mabrur yang dilaksanakan pada bulan Juli-November 2023 sudah dilaksanakan dengan sepenuhnya (100%). Dari kegiatan tersebut didapatkan ada peningkatan pengetahuan pengasuh setelah dilakukan pendidikan kesehatan pijat bayi. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah peningkatan pengetahuan pengasuh setelah dilakukan pendidikan kesehatan pijat bayi sehingga pengasuh menjadi produktif, aktif, dan terampil. Diharapkan dari hasil PKM-PM ini bisa menjadi referensi bagi pengasuh panti supaya dapat melakukan pijat bayi secara konsisten di Panti Asuhan Manarul Mabrur dengan menggunakan media buku panduan pijat bayi dan video tutorial yang telah dibuatkan oleh tim dan diharapkan mitra dapat mendukung kegiatan tersebut sehingga kegiatan tersebut tetap dapat dilaksanakan secara terjadwal
PROFIL PENGETAHUAN TENTANG MANAJEMEN PENDAKIAN, PENDAKI PENGUNJUNG BALAI TAMAN NASIONAL GUNUNG MERBABU JALUR SELO
Climbing management is one of the most important things before climbing because it will have a big influence on the sustainability of the climb. The aim of this research is to determine the knowledge profile of climbers regarding climbing management on Mount Merbabu, Selo Boyolali Route. The method used is descriptive quantitative using the survey method. The research instrument used a questionnaire. The samples taken were 50 climbers using a random sampling technique, namely visitor climbers in the Mount Merbabu National Park, Selo Boyolali Route. The research results showed that from 50 respondents it was found that 46% of climbers knew a lot, 44% knew quite a bit, 6% knew, and 4% didn’t know much. For climbers’ knowledge, each question item is divided into 3 dimensions, each dimension of which more than 50% of climbers can answer correctly. The conclusion of this research is that the majority of climbers who visit the Mount Merbahu National Park on the Selo Boyolali Route have good climbing management knowledge to make a safe climb
AbstrakManajemen pendakian merupakan salah satu hal yang sangat penting sebelum melakukan pendakian karena akan berpengaruh besar bagi keberlangsungan pendakian. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui profil pengetahuan pendaki tentang manajemen pendakian di Gunung Merbabu Jalur Selo Boyolali. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan menggunakan metode survey. Instrument penelitian menggunakan angket kuesioner. Sampel yang diambil sebanyak 50 pendaki dengan teknik random sampling yaitu pendaki pengunjung di Taman Nasional Gunung Merbabu Jalur Selo Boyolali. Hasil penelitian menunjukkan dari 50 responden didapatkan sebanyak 46% pendaki sangat mengetahui, 44% cukup mengetahui, 6% mengetahui, dan 4% kurang mengetahui. Untuk pengetahuan pendaki tiap butir soal dibagi menjadi 3 dimensi yang masing masing dimensi lebih dari 50% pendaki dapat enajwab dengan benar. Kesimpulan dari penelitian ini didapatkan hasil untuk sebagian besar pendaki yang berkunjung di Taman Nasional Gunung Merbahu Jalur Selo Boyolali memiliki pengetahuan manajemen pendakian yang baik untuk melakukan pendakian yang aman
ANALISIS LEGALITAS TANDA TANGAN DIGITAL: TINJAUAN TERHADAP IMPLIKASI HUKUM DAN KEAMANAN
Maksud dilaksanakannya penelitian ini ialah menelaah lebih mendalam perihal Tanda Tangan Elektronik sebagai bentuk pengimplementasian E-Government dalam rangka memanifestasikan jasa layanan publik yang kian efektif dan efisien guna memahami prosedur sistematika serta problematika atas pendayagunaan tanda tangan elektronik pejabat publik pada pengaplikasian E-Government. Metode dengan penyebaran kuesioner dan angket dipilih peneliti dalam penggarapan penelitian ini. Bahan hukum primer yang digunakan pedoman dalam pembuatan karya ilmiah ini yakni peraturan perundang-undangan, sedangkan bahan hukum sekunder yang dimanfaatkan sebagai penunjang penyelesaian karya ilmiah didapatkan dari kepustakaan. Intisari atau disebut juga hasil penelitian setelah dilakukan pengkajian lebih lanjut ditemukan dampak positif atas pemanfaatan aplikasi E-Government perihal tanda tangan elektrik pejabat yangmana memberi kemudahan bagi jasa pelayanan publik dalam proses administrasi, akibat lain dari E-Government yakni menunjukkan efesiensi serta efektivitas atas penggunaannya sehingga mendorong masyarakat untuk melakukan pengadministraian karena tak memakan waktu lama. Dua prinsip krusial yang melengkapi fitur E-Government atau tanda tangan digital yakni kunci kriptografi yang saling mengautentikasi, yakni kunci publik dan kunci privat
ANALISA PENERAPAN WEB SEMANTIK DALAM SISTEM INFORMASI NETWORK SECURITY DI BUMDES MAJU RAHAYU JATIRUNGGO
ABSTRAK
Keamanan jaringan menjadi pusat perhatian belakangan ini karena munculnya berita mengenai kebocoran data, hacking, dan potensi cybercrime yang semakin tinggi, maka dalam artikel ini kami fokus terhadap analisa keamanan jaringan yang nantinya akan meminimalisir terjadinya serangan yang akan membahayakan jaringan dan data. Kami akan menerapkan konsep dasar keamanan jaringan dengan perangkat mikrotik yang akan dikonfigurasi sesuai dengan kebutuhan dilokasi tersebut. Jadi diharapkan nantinya jaringan di Bumdes Maju Rahayu dapat memenuhi standar keamanan sehingga tidak dirugikan dengan masalah kebocoran data ataupun serangan internet lainnya dari pihak yang tidak bertanggung jawab.
Abstract
Network security has become the center of attention recently due to the emergence of data leaks, hacking and the increasing potential for cybercrime, so in this article we focus on network security analysis which will minimize the occurrence of attacks that will endanger the network and data. We will apply basic network security concepts with proxy devices that will be configured according to the needs of that location. So it is hoped that the network at Bumdes Maju Rahayu will be able to meet security standards so that it is not harmed by data leaks or other internet attacks from irresponsible parties.
Kata Kunci : Keamanan Jaringan, cybercrime, mikroti
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN SEBAGAI SELEKSI PENERIMA RASTRA DI DESA JARAKSARI KABUPATEN WONOSOBO DENGAN METODE SAW (SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING)
Banyaknya bantuan yang diberikan oleh pemerintah guna menjamin kesejahteraan masyarakat seing mengalami kendala dalam hal penentuan calon penerima bantuan, Desa Jaraksari RT03 RW02 Kabupaten Wonosobo termasuk Desa yang mendapatkan bantuan dari Pemerintah, bantuan berupa Beras Sejahtera. Penentuan calon yang tidak tepat akan menimbulkan kecemburuan antar warga, dengan dibangunnya Sistem Pendukung Keputusan ini akan memembantu penentuan calon penerima Beras Sejahtera, penentuan calon penerima Beras Sejahtera terdapat beberapa kriteria yang harus diolah diantaranya, Pekerjaan, Penghasilan, Jumlah Tanggungan Anak, Kondisi Rumah, Luas Bangunan.
Tujuan : Dibangunnya Sistem Pendukung Keputusan yang dikembangkan berbasis web akan memudahkan penentuan calon penerima Beras Sejahtera dan merekomendasikan alternatif yang terpilih.
Sistem Pendukung Keputusan berbasis web yang dikembangkan menggunakan bahasa pemrograman PHP dan MySQL sebagai database ini, menggunakan Metode Simple Additive Weighting merupakan perhitungan penjumlahan terbobot yang memuat beberapa kriteria dan Pengembangan perangkat lunak yang digunakan berupa Metode Waterfall, pengumpulan data yang dilakukan berupa wawancara dan pengisian form kuesioner.
Implementasi Sistem Pendukung Keputusan Sebagai Seleksi Calon Penerima RASTRA Di Desa Jaraksari Kabupaten Wonosobo, yang dapat membantu menentukan calon penerima bantuan berupa Beras Sejahtera dan Hasil dari pengujian menggunakan black-box menunjukkan bahwa program ini dapat bekerja sesuai dengan fungsi yang ada yaitu melakukan perhitungan calon penerima Beras Sejahtera. Dan pengujian non fungsional mendapat hasil 77,5% yang dikategorikan “Setuju”.
Kesimpulan yang dapat ditarik dari penjelasan diatas merupakan dapat menerapkan Sisem Pendukung Keputusan Sebagai Seleksi Calon Penerima RASTRA Di Desa Jaraksari Kabupaten Wonosobo.
Kata Kunci : SPK, Desa Jaraksari, SAW (Simple Additive Weighting
PENGEMBANGAN GAME EDUKASI PENGENALAN NAMA NAMA HEWAN BAHASA JERMAN BERBASIS TEBAK KOSAKATA DENGAN METODE GAME DEVELOPMENT LIFE CYCLE (GDLC)
ABSTRAK
Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi telah mengalami perkembangan yang signifikan dalam berbagai bidang, termasuk pendidikan dan hiburan. Salah satu teknologi yang sangat umum digunakan adalah smartphone, yang tidak hanya digunakan untuk keperluan profesional, tetapi juga sebagai alat hiburan. Sebuah survei terbaru yang dilakukan oleh DW, Goethe Institut, dan DAAD di Berlin, yang dijelaskan dalam sebuah laporan berisi 56 halaman, menyoroti pentingnya bahasa Jerman sebagai bahasa asing di seluruh dunia. Survei ini, yang berjudul "Jerman sebagai bahasa asing di seluruh dunia", telah dilaksanakan setiap lima tahun sejak 1985. Meskipun jumlah orang yang belajar bahasa Jerman, sebesar 15,4 juta orang, tetap signifikan, namun pada tahun 2000, jumlahnya bahkan lebih besar, mencapai 20,1 juta orang. Ini menunjukkan bahwa kesadaran tentang bahasa Jerman mungkin telah menurun seiring waktu. Dari hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa masih banyak masyarakat Indonesia, khususnya anak-anak SD, yang belum memiliki pengetahuan tentang bahasa Jerman. Untuk mengatasi hal ini, diperlukan solusi kreatif untuk memperkenalkan bahasa Jerman kepada mereka. Salah satu solusi yang diusulkan adalah menggunakan media game dengan tema tebak kosakata. Dalam pengembangan game edukasi ini, metode GDLC (game development life cycle) digunakan untuk memastikan bahwa game tersebut dirancang dan diimplementasikan dengan baik, serta sesuai dengan kebutuhan pengguna. Dengan pendekatan ini, diharapkan dapat meningkatkan minat dan pemahaman anak-anak SD tentang bahasa Jerman secara interaktif dan menyenangkan.
Kata Kunci : Game, Game Development Life Cycle (GDLC), Edukasi, Pendidikan, Bahasa Jerman
Pengelolaan Bersihan Jalan Nafas Tidak Efektif dengan Fisioterapi Dada Kombinasi Batuk Efektif pada Penderita PPOK (Studi Kasus)
PPOK yaitu penyakit kronik pada saluran pernafasan yang menghambatan aliran udara ke dalam paru (khususnya pada saat ekspirasi) dengan gejala yang sering terjadi yaitu sesak nafas, batuk berdahak kronik, gejalanya bersifat progresif. Resiko utama terjadinya PPOK yaitu akibat dari merokok. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan proses asuhan keperawatan, dimulai dari pengkajian hingga evaluasi dalam pengelolaan bersihan jalan napas tidak efektif dilakulan selama empat hari dengan satu hari pengkajian dan tiga hari pengelolaan. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu dengen wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil yang didapatkan dari adanya pemberian intervensi yaitu pasien sudah tidak sesak nafas, batuk sudah jarang, sekarang bisa menerapkan batuk efektif dan sangat terbantu dengan terapi yang diberikan bagi kesembuhannya karena efektif dalam mengeluarkan dahak, menjadi lebih encer dan mudah dikeluarkan. Kombinasi kedua metode ini terbukti dapat meningkatkan bersihan jalan napas, memperbaiki fungsi pernafasan, dan mengurangi gejala sesak napas pada pasien PPOK. Kesimpulannya yaitu pengelolaan bersihan jalan nafas yang tidak efektif pada pasien dengan penyakit paru obstruktif kronis (PPOK) dapat ditingkatkan melalui kombinasi teknik fisioterapi dada dan batuk efektif
Potensi Efek Samping dan Toksisitas Senyawa Vincristine dari Tapak Dara (Catharanthus roseus L.)
Tapak dara (Catharanthus roseus) is a complex and diverse plant species consisting of various varieties. Traditionally, this plant has been utilized for the treatment of malaria, constipation, diuretic, diabetes mellitus, and hypertension. The pharmacological activities are attributed to the presence of the dominant compound vincristine found in the leaves. There is limited data regarding the side effects and toxic effects of this compound, hence this research aims to provide updated information on the potential side effects and toxic effects of vincristine, which is the dominant compound in C. roseus. This research method utilizes the Way2Drug webtool (https://www.way2drug.com/passonline/predict.php), with the vincristine compound SMILES obtained from PubChem (https://pubchem.ncbi.nlm.nih.gov/). The research results indicate that vincristine has a very high potential for teratogenic activity based on the Pa value (probability "to be active") of 0.944. Therefore, it can be concluded that vincristine has significant potential for teratogenic side effects and toxic effects.
AbstrakTapak dara (Catharanthus roseus) merupakan spesies tanaman yang kompleks dan bervariasi, terdiri dari berbagai varietas. Secara tradisional, tanaman ini telah dimanfaatkan untuk pengobatan malaria, sembelit, diuretik, diabetes mellitus, dan hipertensi. Aktivitas farmakologi ini dikarenakan adanya senyawa dominan vincristine yang terkandung dalam daun. Belum banyak data mengenai efek samping dan efek toksik dari senyawa tersebut, sehingga penelitian ini bertujuan untuk menyajikan informasi terbaru tentang potensi efek samping dan efek toksik dari vincristine yang menjadi senyawa dominan dalam C. roseus. Metode penelitian ini menggunakan webtool Way2Drug (https://www.way2drug.com/passonline/predict.php), dengan SMILES senyawa vincristin yang diperoleh dari PubChem (https://pubchem.ncbi.nlm.nih.gov/). Hasil penelitian menunjukkan bahwa vincristin memiliki potensi yang sangat tinggi terhadap aktivitas teratogen berdasarkan nilai Pa (probability "to be active") sebesar 0,944. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa vincristin memiliki potensi yang besar dalam efek samping dan efek toksik teratogen