Open Journals System Universitas Ngudi Waluyo
Not a member yet
1880 research outputs found
Sort by
IMPLEMENTASI HUKUM SERTA HAK ASASI MANUSIA AKIBAT ULAH KREAK YANG DIPELOPORI ANAK MUDA DI SEMARANG
The presence of the young generation is something that is highly hoped for by the Indonesian people, as a driving force towards progress, but is their attitude a form of progress itself? Some time ago there was a stir in Semarang regarding the term kreak which was terrorizing residents, and this activity was a violation of the law and It turns out that the human rights violators are none other than young people themselves. Law is a tool to regulate how people's lives will run in the future and human rights are rights given by God to every human being and human rights cannot be revoked by anyone, so in this case it is included in the category of serious human rights violations, because several cases resulted in the death of victims, so can be said to be murder. This research was carried out using the case study method by reporting from several sources. Then, based on the results of my research, it turns out that the law and human rights violations of kreak in Semarang are caused by several influencing factors such as lack of attention from parents, wrong relationships, lack of religious education and the influence of social media.
ABSTRAK
Kehadiran generasi muda adalah hal yang sangat diharapkan bagi bangsa Indonesia, sebagai pendorong menuju kemajuan, namun apakah sikap mereka adalah bentuk dari kemajuan itu sendiri, beberapa waktu lalu di Semarang sempat dihebohkan mengenai istilah kreak yang meneror warga, dan kegiatan tersebut adalah sebuah pelanggaran hukum dan HAM yang ternyata pelanggarnya tidak lain adalah anak-anak muda itu sendiri. Hukum adalah sebuah alat untuk mengatur bagaimana kehidupan masyarakat akan berjalan nantinya dan HAM Adalah hak yang diberikan oleh tuhan kepada setiap manusia dan HAM tidak bisa dicabut oleh siapapun, sehingga dalam kasus ini termasuk dalam kategori pelanggaran HAM berat, karena beberapa kasus mengakibatkan meninggalnya korban, sehingga dapat dikatakan sebagai pembunuhan. Penelitian ini dilaksanakan menggunakan metode studi kasus (case study)dengan melansir dari beberapa sumber. Lalu berdasarkan hasil dari penelitian saya, ternyata pelanggaran hukum dan ham dari kreak di Semarang disebabkan oleh beberapa faktor yang mempengaruhi seperti kurangnya perhatian dari orang tua, salahnya pergaulan, kurangnya pendidikan beragama dan pengaruh dari sosial media
Hubungan Sumber Informasi Dan Sikap Ibu Terhadap Kelengkapan Imunisasi Dasar Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Pulau Kupang Kuala Kapuas: Relationship Between Sources of Information and Mother's Attitude Towards The Completeness of Basic Immunization for Toddlers in The Working Area of The Pulau Kupang Kuala Kapuas Health Center
Immunization is an effort to actively reduce the number of morbidity, mortality and disability due to Immunization Preventable Diseases (PD3I). The role of parents, especially a mother in the immunization program is very important. Therefore, sources of information and attitudes influence the awareness of mothers to bring their toddlers for immunization. To find out the relationship between information sources and mothers' attitudes towards the completeness of basic immunization for toddlers in the working area of the Pulau Kupang health center. Quantitative research using a cross sectional approach. The research population was toddlers aged 12-24 months using purposive sampling technique. The measuring tool used is a questionnaire whose results are analyzed using the fisher exact test. Respondents with sufficient sources of information and complete immunization were 16 under five, the results of the fisher exact test showed a p value of 0.019. Meanwhile, respondents with a positive attitude who carried out complete immunization were 24 toddlers and 2 toddlers incomplete. fisher exact test results show a p value of 0.010. Sources of information and mother's attitude have an influence on the completeness of basic immunization for toddlers in the work area of Pulau Kupang Kuala Kapuas Public Health Center
ABSTRAK
Imunisasi adalah upaya untuk menekan jumlah kesakitan, kematian dan kecacatan secara aktif akibat Penyakit yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi (PD3I). Peran orangtua terutama seorang ibu pada program imunisasi sangatlah penting. Oleh karena itu, sumber informasi dan sikap berpengaruh terhadap kesadaran ibu untuk membawa balitanya melakukan imunisasi. Mengetahui hubungan sumber informasi dan sikap ibu terhadap kelengkapan imunisasi dasar pada balita di wilayah kerja Puskesmas Pulau Kupang. Penelitian kuantitatif menggunakan pendekatan Cross Sectional. Populasi penelitian balita usia 12 - 24 bulan dengan teknik Purposive Sampling. Alat ukur yang digunakan berupa kueisoner yang hasilnya dianalisis menggunakan uji Fisher Exact. Responden dengan sumber informasi cukup dan imunisasi lengkap sebanyak 16 balita. Hasil uji fisher exact menunjukkan nilai p value sebesar 0,019. Sedangkan responden dengan sikap positif yang melakukan imunisasi lengkap ada 24 balita dan tidak lengkap 2 balita. Hasil uji Fisher Exact menunjukkan nilai p value sebesar 0,010. Sumber informasi dan sikap ibu memiliki pengaruh terhadap kelengkapan imunisasi dasar pada balita di wilayah kerja Puskesmas Pulau Kupang Kuala Kapuas
Mengkaji Efektivitas Manajemen Mutu dalam Pendidikan Anak Usia Dini: (Sebuah Studi Penelitian Lapangan di TK Al Abidin Surakarta): Assessing the Effectiveness of Quality Management in Early Childhood Education: (A Field Research Study at Al Abidin Kindergarten, Surakarta)
This research aims to find out how school quality improvement management is managed by looking at educational input, educational processes and educational output. This research was conducted at TKII Al Abidin Surakarta. The research method used is a qualitative research method with a case study approach. Data collection techniques were carried out through observation and interviews with research subjects or informants, namely school principals. The results found in this research are: (1) TKII Al Abidin's educational input, including human resources, achievement expectations, student focus, and management input; (2) educational processes related to the learning process and performance of teaching staff; (3) educational output that is in line with the objectives of TKII Al Abidin and related to institutional performance. The researcher concluded from the results of research related to the quality management of education in kindergarten that it is good because it is under the auspices of a foundation, so the management of quality management is structured.
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengelolaan Manajemen Peningkatan Mutu Sekolah dengan melihat input pendidikan, proses pendidikan, dan output pendidikan. Penelitian ini dilakukan di TKII Al Abidin Surakarta. Metode penelitian yang dilakukan adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara dengan subjek penelitian atau informan adalah kepala sekolah. Adapun hasil yang ditemukan dalam penelitian ini yaitu: (1) input pendidikan TKII Al Abidin baik sumber daya manusia, harapan prestasi, fokus peserta didik, dan input manajemen; (2) proses pendidikan terkait proses pembelajaran dan kinerja tenaga pendidik; (3) output pendidikan yang sesuai dengan tujuan TKII Al Abidin dan terkait kinerja lembaga. Peneliti menyimpulkan dari hasil penelitian terkait manajemen mutu pendidikan di TK tersebut sudah bagus karena di bawah naungan yayasan, sehingga untuk pengelolaan manajemen mutunya sudah terstruktur
Workshop Pengembangan Produk dan Konten Marketing sebagai Strategi Pemasaran Digital Produk UMKM Desa Kemetul
Kemetul Village is located in Susukan District, Semarang Regency, with the livelihoods of its people as farmers/planters and entrepreneurs. In Kemetul Village, there are many UMKM that utilize the harvest from plants. The understanding of business actors about developing new products from harvests and product marketing strategies that are still lacking, prompted the implementation team to carry out community service in Kemetul Village. Community service activities were carried out from July to September 2024. The methods used included surveys and interviews with village officials and the head of the "Dewi Sri" Women's Farmers Group (KWT) and continued with the implementation of training on product development, packaging design, product licensing, product photos and digital marketing. The conclusion of the community service activities in Kemetul Village is that all training has been carried out well and has had a positive impact on UMKM actors. This activity program produces a diversity of new products, namely tomato fruit juice hard candy, ginger candy, vegetable packs, and peanut oil. The increase in the number of UMKM products that have permits in the form of NIB and SPP-IRT and the increase in the skills of business actors in designing packaging and product photos and digital marketing through social media.
ABSTRAK
Desa Kemetul berada di Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang dengan mata pencaharian masyarakatnya sebagai petani/pekebun dan wiraswasta. Di Desa Kemetul terdapat banyak pelaku UMKM dengan memanfaatkan hasil panen dari tanaman. Pemahaman pelaku usaha tentang pengembangan produk baru dari hasil panen dan strategi pemasaran produk yang masih kurang, memicu tim pelaksana untuk melakukan pengabdian kepada masyarakat di Desa Kemetul. Kegiatan pengabdian dilakukan sejak bulan Juli hingga September 2024. Metode yang dilakukan meliputi survey dan wawancara pada perangkat desa dan ketua Kelompok Wanita Tani (KWT) “Dewi Sri” dan dilanjutkan dengan pelaksanaan pelatihan tentang pengembangan produk, pembuatan desain kemasan, perizinan produk, foto produk dan pemasaran digital. Kesimpulan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Desa Kemetul yaitu semua pelatihan telah dilaksanakan dengan baik dan memberikan dampak positif bagi pelaku UMKM. Program kegiatan ini menghasilkan diversitas produk baru yaitu hard candy sari buah tomat, permen jahe, sayur pack, dan minyak kacang. Penambahan jumlah produk UMKM yang memiliki perizinan berupa NIB dan SPP-IRT serta bertambahnya keterampilan pelaku usaha dalam mendesain kemasan dan foto produk serta pemasaran digital melalui media sosial.
Edukasi Penyakit Tidak Menular pada Siswa: Upaya Preventif Kesehatan di SMA PGRI Temanggung
Non-Communicable Diseases (NCDs) are one of the main public health challenges in Indonesia and globally. The risk of NCDs among adolescents is often overlooked because it is assumed that NCDs are more related to old age. In Temanggung Regency, the high risk of NCDs among adolescents has prompted the need for interventions that can increase their awareness and understanding of NCD prevention. This community service activity was carried out at SMA PGRI Temanggung, focusing on education about NCDs among students. The main objective of this study was to improve students' knowledge about NCDs. The method used in this activity is participatory education. The activity began with interactive counseling covering material on risk factors, symptoms, and prevention of NCDs. The results obtained showed a significant increase in students' knowledge about NCDs. Before the activity, 20 out of 33 students had good knowledge, while 13 students were classified as poor. After the activity, 32 students showed good knowledge, while only 1 student was still in the poor category. The main conclusion of this activity is that an interactive and participatory educational approach is effective in improving students' knowledge about NCDs. This improvement not only increases health awareness among students but also provides a strong foundation for adopting a healthy lifestyle in the future. With these results, it is hoped that similar activities can be implemented in other schools to support adolescent health more widely.
ABSTRAK
Penyakit Tidak Menular (PTM) merupakan salah satu tantangan utama kesehatan masyarakat di Indonesia dan secara global. Risiko PTM di kalangan remaja sering kali diabaikan karena anggapan bahwa PTM lebih berkaitan dengan usia lanjut. Di Kabupaten Temanggung, tingginya risiko PTM pada kalangan remaja mendorong perlunya intervensi yang dapat meningkatkan kesadaran dan pemahaman mereka mengenai pencegahan PTM. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan di SMA PGRI Temanggung, dengan fokus pada edukasi Penyakit Tidak Menular (PTM) di kalangan siswa. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan siswa mengenai PTM. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah edukasi partisipatif. Kegiatan dimulai dengan penyuluhan interaktif yang meliputi materi tentang faktor risiko, gejala, dan pencegahan PTM. Hasil yang diperoleh menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pengetahuan siswa tentang PTM. Sebelum kegiatan, 20 dari 33 siswa memiliki pengetahuan yang baik, sedangkan 13 siswa tergolong kurang baik. Setelah kegiatan, 32 siswa menunjukkan pengetahuan yang baik, sementara hanya 1 siswa yang masih berada dalam kategori kurang baik. Kesimpulan utama dari kegiatan ini adalah bahwa pendekatan edukasi yang interaktif dan partisipatif efektif dalam meningkatkan pengetahuan siswa mengenai PTM. Peningkatan ini tidak hanya meningkatkan kesadaran akan kesehatan di kalangan siswa tetapi juga memberikan dasar yang kuat untuk mengadopsi gaya hidup sehat di masa depan. Dengan hasil ini, diharapkan kegiatan serupa dapat diterapkan di sekolah-sekolah lain untuk mendukung kesehatan remaja secara lebih luas
Penyuluhan Psikoedukasi Manajemen Stress Akademik pada Siswa di SMK Islam Sudirman, Kabupaten Semarang
Academic stress can arise when someone experiences pressure, sudden changes, or a threat to their body. In the last year, as many as 52% of the total 110 students experienced a decline in academic scores. Academic stress experienced by vocational school students can be caused by task demands, skills and behavior. Factors such as pressure to move up a grade, duration of study, test anxiety, poor grades, complicated bureaucracy, decisions about majors and careers, and time management are sources of academic stress. Students often lose the ability to cope with problems, lack knowledge, experience, and social support in stress management for their psychological needs. Stress management is a great way to help students deal with academic stress. This will teach them to recognize and stress and its symptoms. The risk of depression can be reduced by treating stress early. Community service activities aim to increase students' knowledge and abilities in handling stressful situations in the school world. Sudirman Islamic Vocational School students participated in this activity. Pre-test and post-test are carried out before counseling and practice to measure students' knowledge and skills in dealing with stress. Demonstrations and question and answer lectures are used in psychoeducation. The results of the evaluation of the implementation of stress management education at Sudirman Islamic Vocational School showed that students and girls had a good percentage before the education was carried out at 28.2%, and a good percentage after the education was carried out at 57.6%. This shows that implementing stress management can improve students' knowledge and skills. Further service can improve stress management skills with more interactive techniques.
ABSTRAK
Stres akademik dapat timbul saat seseorang mengalami tekanan, perubahan secara mendadak, atau suatu ancaman yang mereka alami dalam tubuh. Dalam 1 tahun terakhir, sebanyak 52% dari total 110 siswa mengalami penurunan nilai akademik. Stres akademik yang dialami siswa SMK dapat ditimbulkan karena tuntutan tugas, keterampilan, dan perilaku. Faktor-faktor seperti tekanan untuk naik kelas, durasi belajar, kecemasan menghadapi ujian, nilai yang buruk, birokrasi yang rumit, keputusan tentang jurusan dan karir, dan manajemen waktu adalah sumber stres akademik. Siswa sering kehilangan kemampuan untuk mengatasi masalah, kurangnya pengetahuan, pengalaman, dan dukungan sosial dalam manajemen stres untuk kebutuhan psikologis mereka. Manajemen stres adalah cara yang bagus untuk membantu siswa mengatasi stres akademik. Hal tersebut akan mengajarkan mereka untuk mengenali dan stres dan gejalanya. Resiko depresi dapat dikurangi dengan mengatasi stres sejak awal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan siswa dalam menangani situasi stres di dunia sekolah. Siswa SMK Islam Sudirman berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Pre-test dan post-test dilakukan sebelum penyuluhan dan praktek untuk mengukur pengetahuan dan keterampilan siswa dalam menangani stres. Demonstrasi dan ceramah tanya jawab digunakan dalam psikoedukasi. Hasil evaluasi pelaksanaan edukasi manajemen stres di SMK Islam Sudirman menunjukkan bahwa siswa dan siswi memiliki persentase yang baik sebelum dilakukan edukasi sebesar 28,2%, dan persentase yang baik setelah dilakukan edukasi sebesar 57,6%. Ini menunjukkan bahwa penerapan manajemen stress dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa. Pengabdian selanjutnya dapat meningkatkan keterampilan manajemen stres dengan teknik yang lebih interaktif
Pengaruh Edukasi terhadap Tingkat Pengetahuan Tentang Dagusibu di Desa Buli Kecamatan Maba Kabupaten Halmahera Timur: Influence of Education on The Level of Knowledge About Dagusibu in Buli Village Maba District East Halmahera Regency
Residents still have a low understanding of the proper use of medicines due to the lack of knowledge among residents about DaGuSiBu medicines (Get, Use, Store and Dispose of Medicines). DaGuSiBu drug education was needed thus residents have a better understanding. The purpose of this study was to determine the effect of education on the level of knowledge about DaGuSiBu in Buli Village, Maba District, East Halmahera Regency. This research method was a quasi-experimental design (Quasi-experimental design) with a one group pre and posttest design. Samples were taken by purposive sampling by using the Slovin formula which obtained a sample of 100 respondents. The research instrument uses the DaGuSiBu knowledge questionnaire which was valid and reliable. Education was carried out with the help of leaflets and counseling with presentations. The data analysis technique used the Wilcoxon signed rank test analysis. The results showed that before education the majority of respondents had sufficient knowledge about DaGuSiBu medicine (70%) and after education the majority of respondents had good knowledge (89%). The results of the bivariate analysis obtained a significance value (p value) of 0,000 <0,05, meaning that there was an influence of education on the level of knowledge about DaGuSiBu. The conclusion on this research that there was an influence of education on the level of knowledge about DaGuSiBu in Buli Village, Maba District, East Halmahera Regency.
ABSTRAK
Pemahaman penggunaan obat secara tepat yang masih rendah dari warga dikarenakan minimnya pengetahuan warga mengenai DaGuSiBu obat (Dapatkan, Gunakan, Simpan dan Buang obat). Edukasi DaGuSiBu obat dibutuhkan agar warga menjadi memiliki pemahaman lebih baik. Tujuan penelitian ini guna melihat pengaruh edukasi terhadap tingkat pengetahuan tentang DaGuSiBu di Desa Buli Kecamatan Maba Kabupaten Halmahera Timur. Metode penelitian ini ialah metode eksperimen semu (Quasi – Experimental design) dengan rancangan One group pretest-posttest. Sampel diambil secara purposive sampling dengan penentuan sampel menggunakan rumus Slovin sehingga diperoleh 100 responden. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Edukasi dilakukan dengan bantuan leaflet dan penyuluhan dengan presentasi. Teknik analisis data memakai analisis Wilcoxon signed rank test. Hasil penelitian terlihat sebelum dilakukan edukasi sebagian besar responden memiliki pengetahuan cukup tentang DaGuSiBu obat (70%) dan sesudah dilakukan edukasi mayoritas responden mempunyai pengetahuan baik (89%). Hasil analisa bivariat diperoleh nilai signifikansi (p value) sebesar 0,000 < 0,05 berarti terdapat pengaruh edukasi terhadap tingkat pengetahuan terkait DaGuSiBu obat. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat pengaruh edukasi terhadap tingkat pengetahuan tentang DaGuSiBu di Desa Buli Kecamatan Maba Kabupaten Halmahera Timur
Faktor Pertumbuhan dan Perkembangan Anak : Studi Kuantitatif: Child Growth and Development Factors: Quantitative Study
The growth and development of children in Indonesia still needs serious attention, the rate of growth and development delays is still quite high, around 5-10% experiencing general developmental delays. Two out of 1000 babies have motor development disorders and 3 to 6 out of 1000 babies also have hearing loss and one in 100 children have less intelligence than speech delays. It is estimated that the number of children will continue to increase, therefore health services must be improved. The purpose of this study was to determine the relationship between LBW history and parental education with the growth and development of children during the pandemic at the Surakarta PNTC growth and development clinic. The research method uses quantitative descriptive with an explanatory approach, the respondents of this research are 30 respondents. The results of the study based on bivariate analysis found that the history of LBW had a p-value of 0.00 <0.05 and parental education with a p-value of 0.01 <0.05, which means that there is a relationship between the history of LBW and parental education with growth and development. children during a pandemic. It is hoped that the contribution of the research to the role of parents is very important in providing stimulation to children every day, because parents become good teachers at home.
Abstrak
Pertumbuhan dan perkembangan anak di Indonesia masih perlu mendapatkan perhatian serius, angka keterlambatan pertumbuhan dan perkembangan masih cukup tinggi sekitar 5-10% mengalami keterlambatan perkembangan umum. Dua dari 1000 bayi mengalami gangguan perkembangan motorik dan 3 sampai 6 dari 1000 bayi juga mengalami gangguan pendengaran serta satu dari 100 anak mempunya kecerdasan kurang keterlambatan berbicara dengan populasi anak di Indonesia menunjukan sekitar 33% dari total populasi yaitu sekitar 83 juta dan setiap tahunnya jumlah populasi anak diperkirakan akan terus meningkat, maka dari itulah pelayanan kesehatan harus ditingkatkan. Tujuan penelitian ini mengetahui hubungan BBL dan pendidikan orang tua dengan pertumbuhan dan perkembangan anak selama masa pandemi di klinik tumbuh kembang PNTC Surakarta. Metode penelitian menggunakan deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional, responden dari pelitian ini ada 30 responden. Hasil penelitian berdasarkan analisis bivariat didapatkan bahwa berat badan lahir mempunyai p-value 0,00<0,05 dan pendidikan orang tua dengan p-value 0,01<0,05 yang artinya ada hubungan antara berat badan lahir dan pendidikan orang tua dengan pertumbuhan dan perkembangan anak di masa pandemi. Kontribusi dalam penelitian diharapkan peran orang tua sangat penting dalam memberikan stimulasi kepada anak setiap harinya, karena orang tua menjadi guru yang baik saat di rumah
AN ANALYSIS OF CHARACTERIZATION AND LIBERAL FEMINISM VALUES OF THE MAIN CHARACTER “BELLE” IN THE BEAUTY AND THE BEAST 2017 MOVIE
This study analyzes the characterization and liberal feminism values of the main character in the 2017 film Beauty and The Beast by Bill Condon. Liberal Feminism is a goal that places a role in which women can enjoy total freedom and individual freedom. The primary source of this study is taken from movie and screenplay and subtitled. The secondary source of this study is taken from relevant books and the internet. The researcher uses feminist analysis, this analysis can be used to examine the type of film title "Beauty and The Beast 2017 film" which answers various evidence of a woman's struggle against her rights. The researcher selects research methods in Beauty and The Beast 2017 movie through qualitative methods: observation, document study, collection, identifying, and analyzing method used in this study is document study. The researcher explains how the character and characterization of the main character in the film, namely "Belle" is a representation of a woman who is a feminist. She refuses to be treated specially by a man named Gaston. Belle is able to show that she is a girl who can determine the future of her own love journey without depending on any man even though that man has power. After knowing about the character and characterization from the film, we can know the liberal feminist values occur in the film of Beauty and The Beast 2017. The researcher concludes that the characterization of Belle such as smart and progressive, independent, brave and decisive can determine the liberal feminist values contained in the 2017 film Beauty and The Beast
Upaya Meningkatkan Keterampilan Menulis Deskripsi Melalui Model Picture and Picture di Kelas 3 SDN Tingkir Tengah 02 Salatiga
This research aims to improve the descriptive writing skills of grade 3 students at SD Negeri Tingkir Tengah 2 Salatiga by using the Picture and Picture learning model. This form of research uses a type of Classroom Action Research which consists of two cycles. This research uses three data collection techniques, namely tests, observation and documentation. This research used as subjects 3rd grade students at SD Negeri Tingkir Tengah 2 Salatiga with a total of 17 students, 9 male students and 8 female students. The data analysis techniques used are qualitative and quantitative data. Quantitative data analysis is obtained from descriptive statistics. Meanwhile, qualitative data is in the form of data describing the results of observations that have been carried out, reflections, as well as conclusions from the results of the research conducted. Implementation of learning in the pre-cycle was 35.2%, cycle I produced 64.7% and cycle II produced results of 88.2%. From the results of data analysis, it can be concluded that the Picture and Picture model can improve the description writing skills of grade 3 students at SD Negeri Tingkir Tengah 2 Salatiga.
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menulis deskripsi peserta didik kelas 3 SD Negeri Tingkir Tengah 2 Salatiga dengan menggunakan model pembelajaan Picture and Picture. Bentuk penelitian ini menggunakan jenis Penelitian Tindakan Kelas yang terdiri dari dua siklus. Penelitian ini menggunakan tiga teknik pengumpulan data yaitu tes, observasi, dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan subjek peserta didik kelas 3 di SD Negeri Tingkir Tengah 2 Salatiga dengan jumlah sebanyak 17 peserta didik dari 9 peserta didik laki-laki dan 8 peserta didik perempuan. Teknik analisis data yang digunakan adalah data kualitatif dan kuantitatif. Analisis data kuantatif di dapatkan dari statistik deskripsi. Sedangkan data kualitatif berupa data deskripsi hasil observasi yang telah dilaksanakan, refleksi, serta kesimpulan dari hasil penelitian yang dilakukan. Pelaksanaan pembelajaran pada prasiklus sebesar 35,2%, siklus I menghasilkan 64,7% serta siklus II memperoleh hasil 88,2%. Dari hasil analisi data dapat disimpulkan bahwa model Picture and Picture dapat meningkatkan keterampilan menulis deskripsi peserta didik kelas 3 SD Negeri Tingkir Tengah 2 Salatiga