Open Journals System Universitas Ngudi Waluyo
Not a member yet
    1880 research outputs found

    Pengaruh Metode Read Aloud Terhadap Kemampuan Berkomunikasi Lisan Pada Kelompok B di TK At-Taqwa Penjaringan Kota Surabaya: The Influence of the Read Aloud Method on Oral Communication Ability in Group B at At-Taqwa Kindergarten Penjaringan, Surabaya City

    No full text
    This research was motivated by the low oral communication skills of group B children at the At-Taqwa Penjaring Kindergarten, Surabaya City. Therefore, the researcher aims to conduct research to determine the effect of the read aloud method on oral communication skills in group B. The number of samples used in this research was 26 children consisting of 12 children in class B1 and 14 children in class B2. This research uses a quantitative approach with the experimental design used, namely quasi experimental with True Experiment Design. The hypothesis testing method used is the Wilcoxon Signed Ranks Test. Based on the results of the analysis, the value obtained showed a result of 0.001, where this value was smaller than the significance level α 0.05, so it was decided that Hypothesis 0 (H0) was rejected and the alternative hypothesis (Ha) was accepted. So that there was an influence of the read aloud method on the oral communication skills of group children. B at At-Taqwa Kindergarten Penjaringan, Surabaya City.   ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan berkomunikasi lisan pada anak kelompok B di TK At-Taqwa Penjaring Kota Surabaya. Oleh karena itu, peneliti bertujuan untuk melakukan penelitian untuk mengetahui pengaruh metode read aloud terhadap kemampuan berkomunikasi lisan pada kelompok B. jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebanyak 26 anak yang terdiri dari kelas B1 sejumlah 12 anak dan B2 sejumlah 14 anak. Penelitian ini menggunkan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen yang digunakan yaitu quasi experimental dengan True Experiment Design. Metode pengujian hipotesis yang digunakan yaitu Wilcoxon Macthed Pairs Test. Berdasarkan hasil analisis diperoleh nilai menunjukkan hasil perolehan 0.001 dimana nilai tersebut lebih kecil dari taraf signifikan α 0.05, maka didapat diputuskan bahwa Hipotesis 0 (H0) ditolak dan Hipotesis alternatif (Ha ) diterima.sehingga adanya pengaruh metode read aloud terhadap kemampuan berkomunikasi lisan anak kelompok B di TK At-Taqwa Penjaringan Kota Surabaya

    Peran Profesionalisme Guru Dalam Meningkatkan Kemandirian Anak Usia Dini di TKTQ Al Hikmah Boyolali: The Role of Teacher Professionalism in Increasing the Independence of Early Childhood at TKTQ Al Hikmah Boyolali

    No full text
    This research aims to find out the role of teacher professionalism in increasing the independence of young children at TKTQ Al Hikmah Boyolali and what factors hinder the development of children's independence. The method used is descriptive qualitative. The research subjects used were class teachers and the principal at TKTQ Al Hikmah Boyolali. Data collection techniques use interview and observation techniques. The results of the research conducted show that the role of teacher professionalism in increasing children's independence at TKTQ Al Hikmah Boyolali is very good where teachers carry out 6 roles that can help develop children's independence, including; role in providing positive understanding, role in getting children to be neat, role in providing games, role in giving children choices according to their interests, role in building communication with the child's parents. Meanwhile, the factors that hinder the development of children's independence are internal factors (different children's characters) and external factors (parental parenting and environment). ABSTRAK  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran profesionalisme guru dalam meningkatkan kemandirian anak usia dini di TKTQ Al Hikmah Boyolali serta apa saja faktor yang menghambat perkembangan kemandirian anak. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Subjek penelitian yang digunakan adalah guru kelas dan Kepala Sekolah di TKTQ Al Hikmah Boyolali. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara dan observasi. Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa peran profesionalisme guru dalam meningkatkan kemandirian anak di TKTQ Al Hikmah Boyolali sudah sangat baik  dimana guru menjalankan 6 peranan yang dapat membantu mengembangkan kemandirian anak, antara lain; peran dalam memberikan pemahaman positif, Peran dalam membiasakan anak untuk rapi Peran dalam memberikan permainan, Peran dalam memberikan anak pilihan sesuai dengan minat, Peran dalam membangun komunikasi dengan orangtua anak Sedangkan faktor yang menjadi penghambat dalam perkembangan kemandirian anak ada faktor intemal (karakter anak yang berbeda) dan faktor ekstemal (pola asuh orangtua dan lingkungan)

    Pengembangan Motorik Halus Melalui Finger Painting pada Anak Usia 4-5 Tahun di TK Athfal Amanah Desa Jebengsari

    Get PDF
    This research aims to explore how the implementation of finger painting activities contributes to improving fine motor skills in children, as well as its impact on overall development aspects in 4-5-year-old children at TK Athfal Amanah Desa Jebengsari. This research was inspired by the difficulties in fine motor development experienced by most students at the kindergarten. Using a qualitative approach, the study involved 6 children aged 4-5 years from the kindergarten as research subjects. Data were collected through participatory observation, interviews with teachers, and documentation, then analyzed through data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The research findings indicate that finger painting activities not only help children develop hand-eye coordination, fine motor control, and other developmental aspects, but also provide enjoyable experiences for them, enhancing their creativity. Children expressed pride and satisfaction when seeing their artwork. The implications of this research underscore the importance of considering children's experiences and perspectives in designing fine motor development programs in early childhood education institutions. Additionally, this research provides insights for educators on effective ways to integrate finger painting activities into learning. Future research could delve deeper into exploring children's experiences from various backgrounds and contexts to broaden understanding of the effectiveness of finger painting in fine motor development. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana implementasi kegiatan finger painting berkontribusi pada peningkatan keterampilan motorik halus anak, serta dampaknya terhadap seluruh aspek perkembangan pada anak usia 4-5 tahun di TK Athfal Amanah Desa Jebengsari. Penelitian ini diilhami oleh kesulitan dalam perkembangan motorik halus yang dialami oleh sebagian besar peserta didik di TK tersebut. Menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian melibatkan 6 anak usia 4-5 tahun dari TK tersebut sebagai subjek penelitian. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara dengan guru, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kegiatan finger painting tidak hanya membantu anak-anak dalam mengembangkan koordinasi tangan-mata, kontrol gerakan halus, dan aspek perkembangan lainnya, tetapi juga memberikan pengalaman yang menyenangkan bagi mereka, serta meningkatkan kreativitas. Anak-anak menyatakan rasa bangga dan kepuasan saat melihat hasil karya mereka. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya mempertimbangkan pengalaman dan perspektif anak dalam merancang program pengembangan motorik halus di lembaga pendidikan anak usia dini. Selain itu, penelitian ini memberikan wawasan bagi pendidik tentang cara yang efektif dalam mengintegrasikan kegiatan finger painting dalam pembelajaran. Penelitian mendatang dapat lebih mendalam dalam mengeksplorasi pengalaman anak-anak dari berbagai latar belakang dan konteks untuk memperluas pemahaman tentang efektivitas finger painting dalam pengembangan motorik halus

    Edukasi tentang Pencegahan Stunting pada 1000 Hari Kehidupan Balita melalui Pemanfaatan Tanaman Herbal di Desa Kemetul

    Get PDF
    Kemetul Village is one of the villages located in Susukan District, Semarang Regency. Based on the results of a survey from target partners, it is known that residents of Kemetul Village have never received information about stunting, causes and dangers. Target partners have never received education about the importance of preventing stunting during the 1000 days of a toddler's life and the use of herbal plants to improve toddler nutrition. This community service program was carried out using educational methods for housewives in Kemetul Village, Susukan District, Semarang Regency. The number of participants who took part in educational activities was 30 participants consisting of housewives and several elderly people. The percentage of participants' evaluation results before being given education fell into the category of less understanding at 56.6%, quite understanding 26.6%, good understanding 16.6% and very good 0%. Participants' understanding increased after being given education, namely being included in the very good category at 53.3%, good at 43.3%, fair at 3.3% and poor at 0%. Based on the participant understanding questionnaire, it was found that after being given education there was an increase in participants' understanding of stunting by 96.6%.   ABSTRAK                 Desa Kemetul merupakan salah satu Desa yang terletak di Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang. Berdasarkan hasil survey kepada mitra sasaran diketahui warga Desa Kemetul belum pernah mendapatkan informasi terkait stunting, penyebab dan bahayanya. Mitra sasaran belum pernah mendapatkan edukasi tentang pentingnya pencegahan stunting pada 1000 hari kehidupan Balita serta pemanfaatan tanaman herbal untuk meningkatkan gizi balita. Pelaksanaan kegiatan pengabdiaan kepada masyarakat ini dilakukan dengan metode edukasi pada ibu rumah tangga di Desa Kemetul, Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang. Jumlah peserta yang mengikuti kegiatan edukasi yaitu 30 peserta yang terdiri dari ibu rumah tangga dan beberapa lansia. Persentase hasil evaluasi peserta sebelum diberikan edukasi masuk dalam kategori kurang paham sebanyak 56,6%, cukup paham 26,6%, pemahaman yang baik 16,6% dan sangat baik 0%. Pemahaman peserta mengalami peningkatan setelah diberikan edukasi yaitu termasuk dalam kategori sangat baik sebesar 53,3%, baik 43,3%, cukup 3,3% dan kurang sebanyak 0%. Berdasarkan kuesioner pemahaman peserta diketahui bahwa setelah diberikan edukasi terdapat peningkatan pemahaman tentang penyakit stunting sebesar 96,6%

    Implementasi Pijat Bayi sebagai Upaya Pencegahan Stunting pada Anak Balita di Wilayah Kelurahan Candirejo, Kecamatan Ungaran Barat Kabupaten Semarang

    Get PDF
    Stunting is a problem that needs special attention. The result of stunting can cause growth and development to be inhibited. One of the efforts to reduce the incidence of stunting is baby massage. The purpose of this activity is to provide an overview of the baby massage procedure. The method used is to provide health counselling with a demonstration method of baby massage procedures. The target of this activity is mothers who have toddlers. The stages carried out include providing material about baby massage followed by a demonstration of baby massage. At the evaluation stage, participants demonstrated the baby massage that had been taught. The result of this activity was that 90% of the participants could explain and demonstrate the baby massage procedur ABSTRAK                 Stunting merupakan masalah yang perlu mendapatkan perhatian khusus. Akibat stunting dapat menyebabkan pertumbuhan dan perkembangan menjadi terhambat. Salah satu upaya untuk menurunkan kejadian stunting adalah dengan pijat bayi. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan gambaran tenatng prosedur pijat bayi. Metode yang digunakan adalah memberikan penyuluhan kesehatan dengan metode demonstrasi prosedur pijat bayi. Sasaran pada kegiatan ini adalah ibu yang mempunyai balita. Tahapan yang dilakukan meliputi pemberian materi tentang pijat bayi dilanjutkan demonstrasi pijat bayi. Pada tahap evaluasi dilakukan dengan peserta mendemonstrasikan kembali pijat bayi yang telah diajarkan. Hasil dari kegiatan ini adalah peserta 90% dapat menjelaskan dan mendemonstrasikan kembali tentang prosedur pijat bayi

    Upaya Peningkatan Pengetahuan Remaja dalam Deteksi Dini Kanker Payudara dengan Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) di SMP Muhammadiyah 8 Surakarta

    Get PDF
    Data from Riskesda in 2013 and 2018 shows an increase in the prevalence of cancer in Indonesia from 1.4% to 1.49%. The prevalence of cancer in Indonesia based on age groups shows that a significant increase begins to occur at ages above 35 years. Screening is a government effort or a simple and easy test carried out on healthy populations with the aim of distinguishing people who are sick or at risk of contracting disease from healthy people. One form of increasing public awareness about the symptoms and signs of cancer is providing public education about breast self-examination (BSE). Counseling was carried out to 15 female students at SMP Muhammadiyah 8 Surakarta and the results showed that 100% of the students were able to do BSE themselves.   ABSTRAK                 Kanker payudara adalah jenis kanker yang menduduki urutan kedua terbanyak di dunia pada wanita. Berdasarkan survei dari World Health Organization (WHO) di tahun 2018, kanker payudara dialami oleh 8% hingga 9% wanita di dunia (WHO, 2018). Tahun 2018 kanker payudara menyebabkan kematian kedua dari total keseluruhan semua jenis kanker (348.809 kasus) pada wanita di Indonesia, kanker payudara menyumbang sebesar 58.256 (16,7%) (Kemenkes RI, 2021). Skrining adalah upaya pemerintah atau tes yang sederhana dan mudah yang dilaksanakan pada populasi masyarakat sehat yang bertujuan untuk membedakan masyarakat yang sakit atau beresiko terkena penyakit di antara masyarakat yang sehat. Salah satu bentuk peningkatan kesadaran masyarakat tentang gejala dan tanda-tanda kanker salah satunya adalah pemberian edukasi masyarakat tentang  pemeriksaan Payudara sendiri (SADARI). Penyuluhan dilakukan kepada siswi di SMP Muhammadiyah 8 Surakarta sebanyak 15 siswi didapatkan hasil bahwa  100 % siswa sudah dapat melakukan SADARI sendiri.

    Pengaruh Peer Support Group terhadap Tingkat Kecemasan Ibu Rumah Tangga Terdampak Banjir

    Get PDF
    Bencana merupakan serangkaian peristiwa yang terjadi karena faktor alam dan non alam yang dapat menimbulkan korban serta menganggu kehidupan dan psikologis dari seseorang. Indonesia merupakan salah satu negara yang rawan terjadi bencana. Bencana yang sering terjadi adalah banjir dan tanah longsor. Dampak bencana adalah korban jiwa, harta benda serta dapat menimbulkan masalah psikologis salah satunya adalah kecemasan. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh Peer Support Group terhadap kecemasan ibu rumah tangga yang terdampak banjir. Penelitian menggunakan kuesioner Zung Self-Rating Anxiety Scale (ZSAS) yang terdiri dari 30 pernyataan. Design pada penelitian menggunakan desain Quasi Eksperimental With Control Group Pre – Post Test dengan intervensi Peer Support Group. Teknik pengambilan sampel menggunakan Simple Random Sampling dengan menggunakan Lottery Technique atau menggunakan bilangan acak pada responden yang akan dilakukan penelitian. Hasil penelitian didapatkan pengaruh Peer Support Group pada kelompok intervensi dan kelompok kontrol menggunakan uji stastistik Korelasi Pearson Product Moment SPSS for Windows dengan nilai p-value 0,000 < 0,780. Terdapat pengaruh intervensi pada kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Simpulan bahwa Intervensi Peer Support Group dapat menurunkan kecemasan pada ibu rumah tangga yang terdampak banjir dan dapat digunakan sebagai salah satu intervensi keperawatan dalam menurunkan tingkat kecemasan

    Analisis Alur Pendaftaran Pasien Rawat Jalan pada Masa Pandemi Covid-19 di Puskesmas Sarijadi

    Get PDF
    Health center services have made many changes to anticipate the potential increase in Covid-19 cases. In addition to services in virtual form, direct services to the community are also carried out by complying with established health protocols. Outpatient Registration is a functional unit that handles the admission of patients receiving outpatient treatment at the puskesmas. Problems that arise related to the outpatient registration process are the lack of public knowledge with the renewal of the registration flow during the Covid- 19 period using a hotline or online examination and taking drugs directly to the puskesmas at a time determined by the doctor. The purpose of this study was to identify the outpatient registration flow before, during and differences in the flow during the covid-19 pandemic. This study uses qualitative methods in the form of words with descriptive research. The subjects in this study were taken using a purposive sampling method with the main informants being the Head of the Public Health Center and the Head of Subsection TU. Based on this research, there are differences in the outpatient registration flow before and during the pandemic, where before the pandemic the patient did an examination directly at the puskesmas, during a pandemic the flow used is a hotline or consultation to conduct online consultations.   ABSTRAK Pelayanan puskesmas telah banyak melakukan perubahan untuk mengantisipasi potensi peningkatan kasus Covid-19. Selain pelayanan dalam bentuk virtual, pelayanan langsung kepada masyarakat juga dilaksanakan dengan memenuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan. Pendaftaran Rawat Jalan merupakan unit fungsional yang menangani penerimaan pasien yang berobat rawat jalan di puskesmas. Permasalahan yang timbul berkaitan dengan proses alur pendaftaran pasien rawat jalan ialah kurangnya pengetahuan masyarakat dengan adanya pembaharuan alur pendaftaran pada masa covid-19 menggunakan hotline atau pemeriksaan secara online dan pengambilan obat langsung ke puskesmas dengan waktu yang telah ditentukan dokter. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi alur pendaftaran rawat jalan sebelum, saat dan perbedaan alur saat pandemi covid-19. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dalam bentuk kata dengan penelitian deskriptif. Subjek dalam penelitian ini diambil dengan menggunakan metode purposive sampling dengan informan utama ialah Kepala Puskesmas dan Ka Subbag TU. Berdasarkan penelitian ini terdapat perbedaan pada alur pendaftaran rawat jalan sebelum dan saat pandemi dimana sebelum pandemi pasien melakukan pemeriksaan langsung di puskesmas, saat pandemi alur yang digunakan ialah hotline atau konsultasi melakukan konsultasi secara online

    ANALISIS YURIDIS TERHADAP STRATEGI GEOPOLITIK DI INDONESIA SEBAGAI NEGARA KEPULAUAN DALAM MENGHADAPI TENTANG SENGKETA WILAYAH PERBATASAN

    Get PDF
    Indonesia as the world's largest archipelagic state, faces various geopolitical challenges, particularly in managing territorial border disputes. With more than 17,000 islands and a strategic location between two oceans and two continents, Indonesia's border management involves legal, economic, social, and security dimensions. This paper analyzes Indonesia's geopolitical strategies in addressing territorial disputes through a juridical approach. The aspects discussed include the role of international law, particularly the 1982 United Nations Convention on the Law of the Sea (UNCLOS), national legal policies, and diplomatic efforts to resolve conflicts peacefully. Additionally, the paper explores the impact of disputes on national security and interests, covering issues such as resource exploitation, strengthening border infrastructure, and geospatial technology. This analysis highlights the need for a holistic strategy integrating law, diplomacy, and domestic development to safeguard territorial sovereignty and promote regional stability.   ABSTRAK Indonesia, sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, menghadapi berbagai tantangan geopolitik, khususnya dalam mengelola sengketa wilayah perbatasan. Dengan lebih dari 17.000 pulau dan lokasi strategis di antara dua samudra serta dua benua, pengelolaan perbatasan Indonesia melibatkan aspek hukum, ekonomi, sosial, dan keamanan. Makalah ini menganalisis strategi geopolitik Indonesia dalam menghadapi sengketa wilayah perbatasan melalui pendekatan yuridis. Aspek-aspek yang dibahas meliputi peran hukum internasional, terutama Konvensi PBB tentang Hukum Laut (UNCLOS) 1982, kebijakan hukum nasional, serta upaya diplomasi dalam menyelesaikan konflik secara damai. Selain itu, makalah ini mengeksplorasi dampak sengketa terhadap stabilitas keamanan dan kepentingan nasional, termasuk isu-isu seperti eksploitasi sumber daya alam, penguatan infrastruktur perbatasan, dan teknologi geospasial. Analisis ini menyoroti perlunya strategi holistik yang mengintegrasikan hukum, diplomasi, dan pembangunan domestik untuk menjaga kedaulatan wilayah dan mempromosikan stabilitas kawasan

    Pertimbangan Hakim Dalam Menjatuhkan Putusan Pidana Atas Tindak Pidana Peredaran Uang Palsu (Studi Kasus Nomor 347/Pid.B/2021/PN Smg)

    Get PDF
    The judge's considerations in imposing a criminal decision on the crime of circulation of counterfeit money (Case Study Number 347/Pid.B/2021/PN Smg) The crime of circulation of counterfeit money is regulated in Law Number 7 of 2011 concerning currency and regulated in Article 244 of the Criminal Code concerning Counterfeiting of currency and paper money, and regulated in Law Number 10 of 1998 concerning Amendments to Law Number 7 of 1992 concerning Banking, money as legal means of payment and illegal money is referred to as counterfeit money. The criminal act of circulating counterfeit money as referred to in the Laws and Regulations so that the judge's sentencing decision gives and imposes on mitigating circumstances and aggravating circumstances for the defendant. This study aims to find out the judge's considerations in imposing criminal decisions on the circulation of counterfeit money and how to convict the circulation of counterfeit money. This study uses a juridical-empirical approach using interview data with Class 1A Semarang District Court judges. The results obtained by the research show that the judge's consideration underlies the existence of an unlawful act to lead to a judge's decision. It can be concluded that: the judge's consideration certainly underlies the facts of the trial after carrying out the trial agenda to be used as the basis for the judge's assessment to give a decision, the judge will assess the facts of the trial with valid evidence that can be accounted for by the Public Prosecutor and the defendant so that the judge gives a decision that is contains certainty, fairness, benefits for all parties. Abstrak Pertimbangan hakim dalam menjatuhkan putusan pidana atas Tindak Pidana Peredaran Uang Palsu(Studi Kasus Nomor 347/Pid.B/2021/PN Smg) Tindak Pidana peredaran uang palsu diatur dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2011 tentang mata uang dan di atur dalam Pasal 244 KUHP tentang Pemalsusan mata uang dan uang kertas, dan di atur dalam Uandang-UndangNomor 10 Tahun 1998 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1992 tentang Perbankan,uang sebagai alat pembayaran yang sah dan uang tidak sah sebagaimana dimaksud sebagai uang palsu. Tindak Pidana peredaran uang palsu sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Perundang-Undangan sehingga Putusan Pemidanaan hakim yang memberikan dan menjatuhkan atas keadaan yang meringankan dan keadaan yang memberatkan terdakwa.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertimbangan hakim dalam menjatuhkan putusan pidana Peredaran uang palsu danbagaimana penjatuhan pidana peredaran uang palsu,Penelitian ini menggunakan metode pendekatan Yuridis-empiris dengan menggunakan data wawancara kepada HakimPengadilan Negeri Semarang Kelas 1A.Hasil di peroleh penelitian menunjukkan pertimbangan hakim mendasari adanya perbuatan melawan hukum untuk menuju amar keputusan hakim. diperoleh kesimpulan bahwa:pertimbangan hakim tentunya mendasari fakta persidangan setelah melakukan agenda persidangan untuk dijadikan dasar penilaian hakim untuk memberikan keputusan, hakim akan menilai dari fakta-fakta persidangan dengan alat bukti sah yang dapat di pertanggungjawabkan dari Jaksa Penuntut Umum maupun terdakwa sehingga hakim memberikan keputusan yang mengandung kepastian, keadilan, kemanfaatan bagi semua pihak

    1,679

    full texts

    1,880

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Open Journals System Universitas Ngudi Waluyo
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇