Open Journals System Universitas Ngudi Waluyo
Not a member yet
    1880 research outputs found

    Pengaruh Pembelajaran Think Pair Share dengan Media Monusra terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa SD

    Full text link
    Abstract This research is motivated by the results of the initial test of student's problem-solving abilities that have not been as expected, student's problem-solving abilities are still low. One  of the learning methods that can improve student's problem-solving abilities is Think Pair Share learning assisted by Monusra media. The purpose of this study was to determine the differences in student's problem-solving abilities in the use of the Think Pair Share learning model assisted by Monusra media (Monopoly Nusantara), and to determine the effect of using the Think Pair Share learning model assisted by Monusra media (Monopoly Nusantara) on student's problem-solving abilities. This study is a quasi-experimental study with a non-equivalent control group design. The subjects in this study were class V A and class V B MI Sabilul Huda Jimbaran. Data collection was carried out using observation sheets, questionnaires, and tests. Based on the results of the analysis, it was concluded that: 1) There is a difference in the use of the Think Pair Share learning model on student’s problem-solving abilities assisted by Monusra media, as evidenced by a significance level of <0.05, namely 0.001 <0.05. Therefore, it can be concluded that there is a significant difference between the quality of learning in the experimental class and the control class. The average for the experimental class 76.30 is greater than the control class 72.53. 2) There is an influence of the use of the Think Pair Share learning model on the ability to solve problems assisted by Monusra media. proven by t count = 6.830> t table = 1.701 and a significance value <0.05, namely 0.000. So that in the variable of problem solving ability there is an influence of the Think Pair Share learning model assisted by Monusra media on problem solving ability of 62.5%.   Abstrak Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil tes awal kemampuan pemecahan masalah siswa belum sesuai dengan yang diharapkan, kemampuan pemecahan masalah siswa masih rendah. Salah satu pembelajaran yang dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa adalah dengan pembelajaran Think Pair Share berbantuan dengan media Monusra. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan kemampuan pemecahan masalah siswa dalam penggunaan model pembelajaran Think Pair Share berbantuan media Monusra (Monopoli Nusantara), serta untuk mengetahui pengaruh penggunaan model pembelajaran Think Pair Share berbantuan media Monusra (Monopoli Nusantara) terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa. Metode penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan desain non equivalent control group design. Subjek dalam penelitian ini adalah kelas V A dan kelas V B MI Sabilul Huda Jimbaran sebanyak 60 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan lembar observasi, lembar angket, dan tes. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis regresi untuk melihat seberapa besar pengaruh suatu variabel yang diterapkan. Berdasarkan hasil analisis diperoleh kesimpulan bahwa: 1) Terdapat perbedaan penggunaan model pembelajaran Think Pair Share terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa berbantuan media Monusra, dibuktikan dengan taraf nilai signifikansi < 0,05 yaitu 0,001 < 0,05. Maka dari itu, dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kualitas pembelajaran di kelas eksperimen dan kelas kontrol. Rata-rata untuk kelas eksperimen 76,30 lebih besar daripada kelas kontrol 72,53. 2) Terdapat pengaruh penggunaan model pembelajaran Think Pair Share terhadap kemampuan pemecahan masalah berbantuan media Monusra. dibuktikan dengan thitung = 6,830 > ttabel =1,701  dan nilai signifikansi < 0,05 yaitu 0,000. Sehingga pada variabel kemampuan pemecahan masalah terdapat pengaruh model pembelajaran Think Pair Share berbantuan media Monusra terhadap kemampuan pemecahan masalah sebesar 62,5%.

    Efektivitas Pembelajaran Team Games Tournament berbantuan ULTADU terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa Kelas V

    Full text link
    Abstract  This research is based on students low problem solving ability. One effort to improve the situation is by using the model Team Games Tournament. The aim of the research was to investigate the effectiveness of the Team Games Tournament model on students' problem solving abilities with the help of ULTADU (Educational Snakes Ladders) in class V students at SDN Sidomulyo 04. The type of research used was a quasi-experiment with a non-equivalent control group research design by providing pre-test and final post-test abilities. The instruments used in this research were tests and non-tests.  The sample chosen in this research was the VA class with 25 students and the VB class with 25 students. The experimental class VB was treated using the Team Games Tournament model with the help of ULTADU. The control class VA was given treatment using the Team Games Tournament model without the help of learning media. The research results showed that the average problem solving ability of the experimental class was 77.04 percentage of success (71%) while the average problem solving ability of the control class was 68.48 percentage of success (68%), the average problem solving ability of the experimental class was better than the control class and the percentage of success of the experimental class was better than the control class. Thus, it can be concluded that the TGT learning model assisted by ULTADU is effective on the problem solving abilities of  grade V elementary school students.  Abstrak                                                                                         Penelitian ini dasari oleh rendahnya kemampuan pemecahan masalah siswa. Salah satu upaya untuk memperbaiki keadaan dengan menggunakan model Team Games Tournament. Tujuan penelitian untuk menyelidiki keefektifan model Team Games Tournament terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa berbantuan ULTADU (Ular Tangga Edukatif) pada siswa kelas V SDN Sidomulyo 04. Jenis penelitian yang dipakai adalah quasi eksperimen dengan desain penelitian non equivalent control grup design dengan memberikan kemampuan tes awal pretest dan tes akhir posttest. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes dan non tes.  Sample yang dipilih dalam penelitian ini adalah kelas VA berjumlah 25 siswa dan kelas VB berjumlah 25 siswa. Kelas eksperimen VB diberi perlakuan menerapkan model Team Games Tournament berbantuan ULTADU kelas kontrol VA diberi perlakuan menerapkan model Team Games Tournament tanpa berbantuan media pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata – rata kemampuan pemecahan masalah kelas eksperimen 77,04 persentase keberhasilan (71%)  sedangkan rata – rata kemampuan pemecahan masalah kelas kontrol 68,48 persentase keberhasilan (68%), rata – rata kemampuan pemecahan masalah kelas eksperimen lebih baik dari kelas kontrol serta persentase keberhasilan kelas eksperimen lebih baik dari kelas kontrol. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Team Games Tournament berbantuan ULTADU efektif terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa kelas V Sekolah Dasar

    Menopause, Sindroma Metabolik dan Terapi Hormon: Menopause, Metabolic Syndrome and Hormone Therapy

    Full text link
    Estrogens play a crucial role in protecting against insulin resistance (IR) by regulating metabolic processes that govern energy balance and mitigating inflammation. In postmenopausal women, the decline in estrogen levels significantly increases the risk of developing insulin resistance. This decline leads to impaired insulin action and secretion, paving the way for persistent hyperglycemia, hyperlipidemia, hypertension, and obesity—key components of metabolic syndrome (MetS). These factors not only elevate the risk of cardiometabolic disorders but also substantially increase the likelihood of developing Type 2 Diabetes Mellitus (T2DM) and cardiovascular disease (CVD). The protective benefits of estrogen against insulin resistance are critical, especially as these benefits diminish with menopause. However, they can be restored through hormone replacement therapy, presenting an effective strategy for mitigating these health risks. This review underscores the vital protective role of estrogen regarding insulin resistance as part of metabolic syndrome and emphasizes the importance of hormone therapy in developing proactive preventive strategies. To build on this understanding, a comprehensive search was conducted across PubMed, using MeSH terms like “Metabolic Syndrome,” “Estrogen,” “Menopause,” “Insulin Resistance,” “Type 2 Diabetes Mellitus,” “Cardiovascular,” “Dyslipidemia,” and “Hormone Therapy.” Out of 200 articles, 168 were identified as relevant to the topic, focusing on studies published between 2015 and 2025, ultimately narrowing down to 102 significant articles. This extensive research lays the groundwork for enhancing preventive measures in women’s health.   Abstrak Estrogen dapat melindungi dari perkembangan resistensi insulin (IR) dengan memodulasi proses metabolisme yang terlibat dalam keseimbangan energi dan menurunkan regulasi dan/atau menekan peradangan. Kadar estrogen yang berkurang pada wanita pascamenopause meningkatkan resiko IR. Gangguan kerja insulin dan/atau sekresi insulin berkontribusi terhadap perkembangan dan keberlanjutan hiperglikemia, hiperlipidemia, hipertensi, dan obesitas, yang merupakan ciri khas sindroma metabolik (MetS), dengan konsekuensi utama berkembangnya gangguan kardiometabolik, berupa peningkatan resiko yang signifikan terhadap perkembangan diabetes mellitus tipe 2 (DMT2) dan/atau penyakit kardiovaskuler (PKV). Perlindungan terhadap IR ini didorong oleh hormon estrogen, yang cenderung menghilang dengan timbulnya menopause tetapi dapat dibangun kembali dengan terapi penggantian hormon. Tinjauan ini mengevaluasi pengetahuan terkini tentang peran protektif estrogen terkait dengan IR yang merupakan komponen dari suatu kondisi yang dikenal sebagai MetS dan kaitannya dengan terapi hormon untuk mendorong pengembangan strategi pencegahan yang lebih efektif. Sebanyak 200 artikel PubMed dipilih menggunakan istilah MeSH seperti: “Sindrom Metabolik”, “Estrogen”, “Menopause”, “Resistensi Insulin”, “Diabetes Melitus tipe 2”, “Kardiovaskuler”. “Dislipidemia” dan “Terapi Hormon”. Seleksi relevansi dengan topik 168 artikel, seleksi tahun terbit (2015 – 2025) terpilih 102 artike

    Hubungan Persepsi Mutu Pelayanan dengan Minat Kunjungan Ulang Pasien di Klinik Wahyu Medika : The Relationship Between Perceptions of Service Quality and Patient's Re-Visit Interest at The Wahyu Medika Clinic

    Full text link
    The quality of health services is a health service that can satisfy every user of health services in accordance with the level of community satisfaction. Good service can increase patient interest in making repeat visits. Based on the results of a preliminary study conducted at the Wahyu Medika Clinic, data on the number of patient visits in the period January-August 2024 was obtained as many as 8,254 people. The target number of patient visits was formulated in early 2024, namely 1200/month with an average of 40 patients per day, this shows that patient visits did not meet the target. The patient satisfaction survey score conducted by the Wahyu Medika Clinic was obtained 60% stated that they were satisfied and 40% stated that they were less satisfied. This study aims to determine the relationship between perceptions of service quality and patient interest in repeat visits at the Wahyu Medika Clinic. This type of research uses a quantitative method through a correlational analytical design with a cross-sectional approach. The population in this study were all patients at the Wahyu Medika Clinic in the period of December 2024 as many as 1,030 people and the sampling technique used accidental sampling as many as 97 people. Data collection using questionnaire sheets. Data analysis is univariate analysis using percentages and bivariate analysis using the chi square test (χ2). The description of the perception of the quality of patient service at the Wahyu Medika Clinic with a good category of 49 people (50.5%) and a less than good category of 48 people (49.5%). Description of patient's re-visit interest at Wahyu Medika Clinic with interested category, namely 61 people (62.9%) and not interested category, namely 36 people (37.1%). The results of the chi square statistical test (χ2) obtained ρ value (0.000) <α (0.05) indicating that Ha is accepted, meaning there is a relationship between the perception of service quality and patient's re-visit interest at Wahyu Medika Clinic. From this study, it can be concluded that the majority of respondents have good perceptions and are interested in making repeat visits, it is expected that the clinic will conduct a comprehensive evaluation of the aspects of appearance, friendliness, and empathy of medical personnel, and align service practices with professionalism standards.   Abstrak Mutu pelayanan kesehatan adalah pelayanan kesehatan yang dapat memuaskan setiap pemakai jasa pelayanan kesehatan yang sesuai dengan tingkat kepuasan masyarakat. Pelayanan yang baik dapat meningkatkan minat pasien untuk melakukan kunjungan ulang. Berdasarkan hasil studi pendahuluan yang dilakukan di Klinik Wahyu Medika didapatkan data jumlah kunjungan pasien pada periode Januari-Agustus 2024 sebanyak 8.254 orang. Target angka kunjungan pasien dirumuskan di awal tahun 2024 yaitu 1200/bulan dengan rata-rata perharinya 40 pasien, hal ini menunjukkan kunjungan pasien tidak memenuhi target. Skor survey kepuasan pasien yang dilakukan Klinik Wahyu Medika diperoleh 60% menyatakan puas dan 40% menyatakan kurang puas. Penelitiаn ini bertujuаn untuk mengetаhui hubungan persepsi mutu pelayanan dengan minat kunjungan ulang pasien di Klinik Wahyu Medika. Jenis penelitiаn menggunаkаn metode kuantitatif melalui desain analitik korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh pasien di Klinik Wahyu Medika periode bulan Desember 2024 sebanyak 1.030 orang dаn teknik pengаmbilаn sаmpel menggunаkаn accidental sampling sebаnyаk 97 orаng. Pengumpulаn dаtа menggunаkаn lembar kuesioner. Аnаlisis dаtа аdаlаh аnаlisis univаriаt menggunakan persentase dаn аnаlisis bivаriаt menggunаkаn uji chi squаre (χ2). Gambaran persepsi mutu pelayanan pasien di Klinik Wahyu Medika dengan kategori baik yaitu 49 orang (50,5%) dan kategori kurang yaitu 48 orang (49,5%). Gambaran minat kunjungan ulang pasien di Klinik Wahyu Medika dengan kategori berminat yaitu 61 orang (62,9%) dan kategori tidak berminat yaitu 36 orang (37,1%). Hasil uji statistik chi square (χ2) diperoleh ρ value (0,000) < α (0,05) menunjukkan bahwa Ha diterima artinya terdаpаt hubungan antara persepsi mutu pelayanan dengan minat kunjungan ulang pasien di Klinik Wahyu Medika. Dari penelitian ini dapat ditarik kesimpulan bahwa mayoritas responden memiliki persepsi baik baik dan berminat melakukan kunjungan ulang, diharapkan agar klinik melakukan evaluasi menyeluruh terhadap aspek penampilan, keramahan, dan empati tenaga medis, serta menyelaraskan praktik pelayanan dengan standar profesionalisme

    Upaya Peningkatan Pengetahuan Remaja dalam Deteksi Dini Kanker Payudara dengan Media Flash Card

    Full text link
    Breast cancer (carcinoma mammae) or in English breast cancer is a condition when body cells have lost control and their normal mechanisms, causing abnormal, rapid and uncontrolled growth of breast tissue. Breast cancer is the most common type of cancer experienced by women with an estimated 2.089 million new cases and 627,000 deaths reported in 2018. Based on these figures, around 15% of all cancer deaths in women. The rate of breast cancer diagnosis in developed countries is higher and continues to increase. While in developing countries breast cancer is also one of the largest contributors to death in women In Indonesia, the highest incidence of cancer for women is breast cancer with a prevalence of 42.1 per 100,000 population with an average death rate of 17 per 100,000 population followed by cervical cancer of 23.4 per 100,000 population with an average death rate of 13.9 per 100,000 population. The purpose of this Community Service activity is that teenagers can implement early detection through breast self-examination with Flash Card Media in Bulusari Village, Sidomulyo, Ampel, Boyolali. The methods used are Lectures, Demonstrations and Q&A. Counseling was carried out to 19 teenage girls in Bulusari Village, Sidomulyo, Ampel, Boyolali. The results showed that 100% of teenage girls were able to perform BSE themselves.   ABSTRAK Kanker payudara (carcinoma mammae) atau dalam bahasa Inggris breast cancer merupakan kondisi saat sel tubuh telah kehilangan kendali dan mekanisme normalnya, sehingga menyebabkan terjadi pertumbuhan jaringan payudara yang tidak normal, cepat dan tidak terkendali. Kanker payudara merupakan jenis penyakit kanker terbanyak yang dialami oleh wanita dengan perkiraan 2,089 juta kasus baru dan 627.000 kematian dilaporkan pada tahun 2018. Berdasarkan angka tersebut sekitar 15% dari semua kematian akibat kanker pada wanita. Tingkat diagnosis kanker payudara di negara maju lebih tinggi dan terus meningkat. Sementara negara berkembang kanker payudara juga merupakan salah satu penyumbang kematian paling banyak  pada wanitaDi Indonesia, angka kejadian kanker untuk wanita yang tertinggi adalah kanker payudara dengan prevalensi sebesar 42,1 per 100.000 penduduk dengan rata-rata kasus kematian 17 per 100.000 penduduk yang diikuti kanker leher rahim sebesar 23,4 per 100.000 penduduk dengan rata-rata kematian 13,9 per 100.000 penduduk. Tujuan dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah Remaja dapat menerapkan deteksi dini melalui periksa payudara sendiri dengan Media flash Card di Desa Bulusari Sidomulyo Ampel Boyolali Metode yang digunakan adalah Ceramah, Demonstrasi dam tanya jawab. Penyuluhan dilakukan kepada Remaja Putri di Desa Bulusari Sidomulyo Ampel Boyolali  sebanyak 19  Remaja Putri didapatkan hasil bahwa  100 % Remaja Putri sudah dapat melakukan SADARI sendiri. 

    Perancangan dan Implementasi Sistem Informasi Pendataan Dana Hibah Berbasis Web Pada Bagian Kesejahteraan Rakyat Pemerintahan Kabupaten Bondowoso

    Full text link
    Merancang dan mengimplementasikan sistem informasi pendataan dana hibah berbasis web Bagian Kesejahteraan Rakyat Pemerintahan Kabupaten Bondowoso merupakan solusi memberikan informasi yang akurat dan efektif. Sistem ini dikembangkan untuk mengatasi permasalahan dalam pengelolan data dana hibah yang seblumnya dilakukan secara manual menggunakan Microsoft Excel dan Microsoft Word,  yang berisiko menyebabkan kehilangan dan duplikasi data. Dengan sistem yang dirancang, proses pendataan, verifikasi, dan laporan dana hibah menjadi lebih efisien dan terstruktur. Hasil peneliti menunjukan bahwa sistem ini dapat mempermudah admin dalam mengelola data serta meningkatkan kinerja dan akurasi pelaporan bagi Bagian Kesejahteraan Rakyat. Dengan demikian, sistem ini diharapkan dapat memberikan hasil yang maksimal dalam mendukung kelancaran pendataan dan laporan dana hibah. Kata Kunci: Sistem Informasi, Dana Hibah, Pendataan, Berbasis Web, Kinerja Bagian Kesejahteraan Rakyat, Verifikasi Data.   Designing and implementing a web-based grant data collection information system of the People's Welfare Section of the Bondowoso Regency Government is a solution to provide accurate and effective information. This system was developed to overcome problems in the management of grant fund data which was previously done manually using Microsoft Excel and Microsoft Word, which risked causing data loss and duplication. With the system designed, the process of data collection, verification, and reporting of grant funds becomes more efficient and structured. The results of the research show that this system can make it easier for admins to manage data and improve the performance and accuracy of reporting for the People's Welfare Section. Thus, this system is expected to provide maximum results in supporting the smooth data collection and reporting of grant funds. Keywords: Information System, Grant, Data Management, Web-Based, Welfare Section Performance, Data Verification

    Perancangan Sistem Informasi Manajemen Pengarsipan Berbasis Web Pada MA Salafiyah Syafi’iyah Tenggarang

    Full text link
    MA Salafiyah Syafi'iyah Tenggarang menghadapi masalah dalam pengelolaan arsip yang masih dilakukan secara manual, mengakibatkan kesulitan dalam pencarian dokumen, penumpukan arsip, dan potensi kerusakan atau kehilangan dokumen. Untuk mengatasi hal ini, penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem informasi manajemen pengarsipan berbasis web yang memudahkan pengelolaan dan pencarian arsip secara efisien. Sistem ini dibangun dengan menggunakan teknologi web, memungkinkan akses arsip yang cepat dan terorganisir dengan baik. Dengan menggunakan metode pengembangan sistem berbasis waterfall, diharapkan sistem ini dapat meningkatkan efisiensi pengarsipan di MA Salafiyah Syafi'iyah Tenggarang dan mengurangi masalah terkait pengelolaan dokumen. Kata Kunci: Sistem Informasi, Pengarsipan, Berbasis Web, MA Salafiyah Syafi'iyah Tenggarang.   MA Salafiyah Syafi'iyah Tenggarang faces problems in managing archives that are still done manually, resulting in difficulties in finding documents, piling up archives, and the potential for damage or loss of documents. To overcome this, this study aims to design a web-based archiving management information system that facilitates efficient management and search of archives. The system is built using web technology, allowing for fast and well-organized access to archives. By using a waterfall-based system development method, it is hoped that this system can improve the efficiency of archiving at MA Salafiyah Syafi'iyah Tenggarang and reduce problems related to document management. Keywords: Information Systems, Archiving, Web-based, MA Salafiyah Syafi'iyah Tenggarang

    Sistem Informasi Geografis Pemetaan Tempat Wisata dengan Metode Waterfall di Kabupaten Grobogan

    Full text link
    Sistem Informasi Geografis merupakan sistem yang dibuat atas dasar pemetaan geografis bumi. Sistem ini dapat memberikan informasi tentang letak tempat-tempat di permukaan bumi, serta memberikan informasi dari lokasi yang diberikan dan dapat memberikan informasi tetang tempat wisata. Kabupaten Grobogan merupakan salah satu daerah terluas kedua di Jawa Tengah, namun banyak wisatawan yang kurang tau bahwa di Kabupaten Grobogan memiliki banyak wisata yang sangat menarik untuk di kunjungi. Penelitian ini menggunakan metode Waterfall sebagai pengembangan sistem. Aplikasi ini berbasis website dikembangkan dengan menggunakan SublimeText sebagai code editor, PHP, Javascript, dan database MySQL, serta menggunakan Google API Key sebagai petunjuk lokasi wisata.Berdasarkan pengujian blackbox testing aplikasi ini telah berfungsi dengan baik. Serta dapat memudahkan dalam menyampaikan informasi geografis persebaran tempat wisata yang ada di Kabupaten Grobogan. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa aplikasi ini dapat mempermudah dan memberikan rekomendari kepada masyarakat dalam mencari informasi terkait persebaran wisata yang ada di Kabupaten Grobogan. Kata kunci     : Sistem Informasi Geografis(GIS), PHP, Google API Key, Waterfall   A Geographic Information System (GIS) is a system based on earth's geographic mapping. This system can provide information about the locations of the locations on the earth's surface, as well as provide information from the locations that have been given and can provide information about tourist sites. Grobogan Regency is one of the second largest areas in Central Java, but many tourists don't know that Grobogan Regency has many very interesting tours to visit. This study uses the waterfall method as a system development tool. This website-based application was developed using SublimeText as a code editor, PHP, Javascript, and MySQL database, and using Google API Key as a tourist location guide. Based on blackbox testing, this application has been functioning properly. and can make it easier to convey geographic information on the distribution of tourist attractions in Grobogan Regency. From the results of this study, it can be concluded that this application can facilitate and provide recommendations to the public in finding information related to the distribution of tourism in Grobogan Regency. Keywords: Geographic Information System (GIS), PHP, Google API Key, Waterfal

    Manajemen Sarana dan Prasarana di TK Al Fatah: Facilities and Infrastructure Management at Al Fatah Kindergarten

    No full text
    Management of facilities and infrastructure is an important component in early childhood education (PAUD). Adequate and well-managed facilities and infrastructure can support children's learning and development processes. The purpose of this research is to determine: (1) Planning of facilities and infrastructure, (2) Procurement of facilities and infrastructure, (3) Distribution of facilities and infrastructure, (4) Maintenance of facilities and infrastructure, (5) Inventory of facilities and infrastructure, (6) Elimination facilities and infrastructure, and (7) Evaluating facilities and infrastructure at Al Fatah Kindergarten. This research is qualitative research with the type of field research (field research),   with data collection techniques using observation, interviews and documentation methods. The research results show that: 1) Planning for facilities and infrastructure needs at Al Fatah Kindergarten is managed well and in accordance with school needs; 2) Procurement of facilities and infrastructure is always carried out according to the decision of the school principal; 3) Inventory is carried out once a year; 4) Distribution of facilities and infrastructure is carried out directly; 5) Maintenance of Facilities and Infrastructure is carried out in the short and long term; 7) Removal of Facilities and Infrastructure is carried out by looking at the condition of the goods, and if the goods are not suitable for use they will be deleted; 8) Evaluation is carried out by involving the student's parents.   ABSTRAK  Manajemen sarana dan prasarana merupakan salah satu komponen penting dalam pendidikan anak usia dini (PAUD). Sarana dan prasarana yang memadai dan terkelola dengan baik dapat mendukung proses pembelajaran dan pengembangan anak. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui: (1) Perencanaan sarana dan prasarana, (2) Pengadaan sarana dan prasarana, (3) Pendistribusian sarana dan prasarana, (4) Pemeliharaan sarana dan prasarana, (5) Penginventarisasian sarana dan prasarana, (6) Penghapusan sarana dan prasarana, dan (7) Pengevaluasian sarana dan prasarana di TK Al Fatah. Penelitian   ini merupakan   penelitian   kualitatif  dengan jenis penelitian lapangan (field research),   dengan   teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara dan  dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Perencanaan kebutuhan sarana dan prasarana di TK Al Fatah dikelola dengan baik dan sesuai dengan kebutuhan sekolah; 2) Pengadaan sarana dan prasarana selalu dilakukan sesuai keputusan kepala sekolah; 3) Inventarisasi dilakukan setiap tahun sekali; 4) Pendistribusian sarana dan prasarana dilakukan secara langsung; 5) Pemeliharaan Sarana dan Prasarana dilakukan dalam jangka pendek dan jangka panjang; 7) Penghapusan Sarana dan Prasarana dilakukan dengan melihat kondisi barang, dan jika barang tidak layak pakai akan dihapus; 8) Pengevaluasian dilakukan dengan melibatkan wali murid

    Analisis Pengenalan Literasi Digital pada Anak Usia Dini di Era Abad 21: Analysis of Introduction to Digital Literacy in Early Childhood in the 21st Century

    No full text
    Educational applications and technology are developing rapidly to meet the needs of the times. To remain relevant in the modern era, expertise in innovation, digital literacy and learning is required (Adiarsi et al., 2015). According to the Ministry of Education and Culture (2017), digital literacy, especially in early childhood, is an important life skill in the era of modern technology. This research reveals the introduction of digital literacy in early childhood and how it is related to facing technological challenges in the future. The aim of this research is to analyze literature regarding the introduction of digital literacy in early childhood in the modern era. This research will focus on the benefits and problems of using devices, the role of parents, components of introducing digital literacy, learning in schools, and the use of digital literacy tools. Data is collected from primary, secondary and tertiary sources, such as reference books, internet articles, journals and related research; Qualitative literature studies use content analysis methods to test relevant concepts and theories. The research results support the importance of digital literacy in early childhood. If used correctly, use of the device can have a positive impact. Digital literacy, which involves various aspects and approaches to learning, is influenced by parental understanding and is an important skill. Literacy education and "coding kids" have succeeded in improving students' abilities. Guidance is provided to parents and educators through digital literacy kits.   ABSTRAK Aplikasi dan teknologi pendidikan berkembang dengan cepat untuk memenuhi tuntutan zaman. Untuk tetap relevan di era modern, keahlian dalam inovasi, literasi digital, dan pembelajaran diperlukan (Adiarsi et al., 2015). Menurut Kemendikbud (2017), literasi digital, terutama pada anak usia dini, merupakan keterampilan hidup penting di era teknologi modern. Penelitian ini menyelidiki pengenalan literasi digital pada anak usia dini dan bagaimana hal itu berkaitan dengan menghadapi tantangan teknologi di masa depan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis literatur tentang pengenalan literasi digital pada anak usia dini di era modern. Penelitian ini akan berfokus pada manfaat dan masalah penggunaan perangkat, peran orang tua, komponen pengenalan literasi digital, pembelajaran di sekolah, dan penggun.aan alat literasi digital. Data dikumpulkan dari sumber primer, sekunder, dan tersier, seperti buku referensi, artikel internet, jurnal, dan penelitian terkait; studi literatur kualitatif menggunakan metode analisis isi untuk memeriksa konsep dan teori yang relevan. Hasil penelitian mendukung pentingnya literasi digital pada anak usia dini. Jika digunakan dengan benar, penggunaan perangkat dapat berdampak positif. Literasi digital, yang melibatkan berbagai aspek dan pendekatan pembelajaran, dipengaruhi oleh pemahaman orang tua dan merupakan keterampilan penting. Pendidikan literasi dan "coding kids" berhasil meningkatkan kemampuan siswa. Panduan diberikan kepada orang tua dan pendidik melalui kit literasi digital

    1,679

    full texts

    1,880

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Open Journals System Universitas Ngudi Waluyo
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇