Jurnal-el Badan Bahasa (e-Jurnal Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan)
Not a member yet
    1538 research outputs found

    PENGAPLIKASIAN ANTCONC PADA KORPUS BAHASA MELAYU AMBON (The Application of AntConc on Ambon Malay Language Corpus)

    Get PDF
    Development of local language corpus is one way to documenting a local language. Corpus application is one solution to develop a local language corpus. In this paper, researcher using AntConc application to develop Ambon Malay language. In order to develop corpus of Ambon Malay language, this study aims to find out how to use AntConc application in corpus of Ambon Malay language, and to find out the vocabularies that appears on the corpus that has been made. This is aqualitative research which using result of AntConc application. The method in this research is descriptive statistics. The data in this study were sourced from Fuli magazines which containing Ambon Malay language articles. The study found that AntConc application is easy to use. AntConc application starting from enterinf corpus data in txt form; checking words list; checking word position in the sentence; checking the spread eords; checking word use location; checking couples word; and checking the word use combination. The menus in the application can facilitate researcher to analyse corpus source and use it as a dictionary source. The result of the analysis found 1,399 word types and 7.005 word tokens.Pengembangan korpus bahasa daerah merupakan salah satu cara pendokumentasian bahasa daerah. Salah satu cara untuk mengembangkan korpus bahasa daerah yaitu dengan pemanfaatan aplikasi korpus. Aplikasi korpus yang akan digunakan dalam pengembangan korpus bahasa Melayu Ambon pada penelitian ini yaitu AntConc. Agar dapat mengembangkan korpus bahasa Melayu Ambon, maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan penggunaan aplikasi AntConc dalam korpus bahasa Melayu Ambon, dan kosakata-kosakata apa saja yang muncul pada korpus yang telah dibuat. Penelitian ini merupkan penelitian kualitatif yang memanfaatkan hasil analisis aplikasi AntCont terhadap korpus bahasa Melayu Ambon. Metode yang digunakan untuk membaca hasil analisis aplikasi AntConc ialah statistik deskriptif. Data pada penelitian ini bersumber dari majalah-majalah Fuli yang berisi artikel berbahasa Melayu Ambon. Hasil yang diperoleh yaitu aplikasi AntConc merupakan aplikasi yang dapat membantu peneliti untuk menemukan kosakata-kosakata bahasa Melayu Ambon dalam majalah Fuli, serta cara penggunaanya. Cara menggunakan aplikasi AntConc dimulai dari memasukkan data korpus dalam bentuk txt.; mengecek jumlah tipe kata yang terdaftar dalam korpus; mengecek posisi kata dalam kalimat; mengecek penyebaran kata dalam teks; mengecek letak penggunaan kata; mengecek pasangan-pasangan kata; dan mengecek kombinasi penggunaan kata. Menu-menu yang terdapat dalam aplikasi AntConc mempermudah peneliti untuk menganalisis sumber korpus dan memanfaatkannya sebagai sumber penyusunan kamus. Hasil analisis lainnya yaitu ditemukan 1.399 tipe kata, dan 7.005 karakter kata

    Analisis Situasi Tutur dalam Perbedaan Berkomunikasi Presiden Jokowi Melalui Cuplikan Video pada Channel Youtube Metrotvnews

    Get PDF
    Dalam berkomunikasi sehari-hari seorang penutur perlu memperhatikan adanya situasi tutur. Maksud dari sebuah tuturan dapat dipahami dan diidentifikasi oleh mitra tutur karena adanya situasi tutur. Selain itu, situasi tutur juga mempengaruhi penutur untuk menentukan ragam bahasa yang sesuai digunakan ketika tuturan itu terjadi. Penelitian ini mendeskripsikan perbedaan berkomunikasi Presiden Jokowi dalam  situasi  tertentu. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif. Metode pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan metode simak dan catat. Hasil temuan penelitian ini adalah pola tuturan Presiden Jokowi dalam situasi resmi dengan mitra tutur, yaitu pemimpin negara, wartawan, dan atau masyarakat melalui media massa menggunakan tindak tutur lokusi, ilokusi, dan performatif. Produk tindak verbal dari tuturan tersebut adalah penggunaan ragam bahasa formal. Pola tuturan Presiden Jokowi dalam situasi tidak resmi dengan mitra tutur, yaitu rakyat secara langsung menggunakan tindak tutur perlokusi. Produk tindak verbal dari tuturan tersebut adalah penggunaan ragam bahasa santai. Manfaat penelitian ini adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar semakin memperhatikan tuturan yang digunakan agar tidak terjadi kesalahpahaman. Selain itu, masyarakat juga perlu memperhatikan penggunaan ragam bahasa dalam situasi tutur tertentu.Kata kunci: Tindak tutur, situasi tutur, ragam bahasa, ragam formal, ragam santai In daily communication, a speaker needs to pay attention to the existence of a speech situation. The meaning of a speech can be understood and identified by the speech partner because of the speech situation. In addition, the speech situation also influences the speaker to determine the appropriate variety of language used when the speech occurs. This study describes President Jokowi's communication differences in certain situations. This research uses descriptive analysis method. The method of collecting data in this study used the observation and note method. The findings of this study are the speech patterns of President Jokowi in official situations with speech partners, namely state leaders, journalists, and / or the community through the mass media using locusive, illocutionary and performative speech acts. The product of the verbal act of the speech is the use  of various formal languages. President Jokowi's speech patterns in informal situations with speech partners, namely the people directly use perlocution speech acts. The product of the verbal act of the speech is the use of a variety of casual language. The benefit  of  this research is to increase public awareness in order to pay more attention to the utterances  used in order to avoid misunderstandings. Apart from that, people also need to pay attention to the use of various languages in certain speech situations.Key words; Speech act, speech situation, language variety, formal variety, casual variet

    SAMPUL DEPAN

    No full text

    Leksikon Nama Hewan dan Tumbuhan pada Peribahasa Bakumpai: Kajian Semantik Kognitif

    Get PDF
    Penelitian ini merupakan penelitian tentang peribahasa Bakumpai yang berupa pepatah dan perumpamaan berkaitan dengan penggunaan leksikon nama hewan dan tumbuhan. Tujuan dari penelitian ini, yaitu:  1) menemukan penggunaan leksikon nama hewan dan tumbuhan dalam peribahasa berupa pepatah dan perumpamaan Bakumpai, 2) menemukan intepretasi leksikon nama hewan dan tumbuhan dalam peribahasa berupa pepatah dan perumpamaan Bakumpai. Data tertulis diambil dari buku Bahasa Bakumpai Struktur dan Identitasnya karya M. Hatta Baduani. Selanjutnya data diklasifikasikan berdasarkan leksikon nama hewan dan tumbuhan. Analisis data menggunakan metode intepretatif dengan teori semantik kognitif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat penggunaan leksikon nama hewan dalam peribahasa berupa pepatah dan perumpamaan Bakumpai, yaitu:  manuk‘ayam’, asu‘anjing’, baui‘babi’, buayi‘buaya’, burung, ikan, pilanduk‘kancil, barangkatak‘katak’, kambing, bekel‘kera’, kukang, kerbau, musang, cacing, tasak‘cecak’, bajang‘rusa’, dan handipe‘ular’. Sementara itu, leksikon nama tumbuhan yang digunakan dalam peribahasa berupa pepatah dan perumpamaan Bakumpai, yaitu: enyuh’nyiur’, alang-alang, dan  tamparanjang. Intepretasi makna leksikon peribahasa Bakumpai berupa pepatah dan perumpamaan yang menggunakan nama hewan dan tumbuhan yaitu, pepatah dan perumpamaan yang menggambarkan sifat, perilaku, dam fisik manusia, baik sifat , perilaku, fisik yang baik maupun sifat, perillaku, fisik yang tidak baik

    Citra Ibu dalam Karya Sastra Anak Indonesia: Kajian Feminisme

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan citra perempuan sebagai ibu yang digambarkan oleh pengarang anak-anak dalam kumpulan cerpen Surga di Tangan Ibu. Jenis penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, yaitu dengan mengumpulkan kata-kata dan kemudian diinterpretasikan dalam pembahasan. Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini adalah teknik baca dan catat. Penelitian ini termasuk penelitian kepustakaan. Objek penelitian adalah citra ibu dalam kumpulan cerpen Surga di Tangan Ibu seri Kecil-Kecil Punya Karya (KKPK). Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori kritik sastra feminisme. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengarang anak-anak menggambarkan sosok ibu sebagai ibu super sabar, ibu rumah tangga, ibu yang pekerja keras, ibu sebagai ibu tiri,dan ibu yang rela berkorban demi anaknya. Pengarang anak dalam menciptakan karya sastra cenderung menampilkan citra ibu berdasarkan pengamatan dan pengalaman yang pernah dialami bersama ibu

    Representasi Pejabat Pemerintah terhadap Kebijakan Lockdown Pada Tayangan ILC TV One

    Get PDF
    The purpose of this study is to see how the representation of government officials about the pros and cons of lockdown by those who are pro with the policy of government officials; and how the representation of government officials about the lockdown counter by those who are counter to the policy of government officials in conveying their ideology in a speech on the ILC TV ONE talk show with the theme Corona: Pro and Counter Lockdown. This type of research is qualitative research with descriptive methods. The data in this study were in the form of speeches from each of the speakers, namely government officials and experts. The subjects in this study were government officials and experts who were the speakers at the ILC TV ONE program. The approach of this research is AWK Norman Fairclough's qualitative approach. The results of this study indicate that, that there is no one vote whether the pros or cons lockdown. Because there are a lot of considerations and shadows if the lockdown is done what the impact is and if nothing is done. There are 3 findings of representation from government officials' statements on the lockdown policy, namely (1) Government officials in their speeches do not have strong control to make decisions, local government officials still play it safe and maintain respect for the government above it. (2) Central government officials, which are represented by the President's spokesman, can only provide an educational explanation on what is social distancing and what is lockdown and the policies that are carried out; and (3) Representative government officials and experts criticizing the policies taken by the government have not been maximized and are not firm. AbstrakTujuan penelitian ini adalah untuk mengungkapkan bagaimana representasi pejabat pemerintah  tentang pro dan kontra lockdown oleh pihak yang pro dengan kebijakan pejabat pemerintah; dan bagaimana representasi pejabat pemerintah tentang prokontra lockdown oleh pihak yang kontra dengan kebijakan pejabat pemerintah dalam menyampaikan ideologinya dalam tuturan di talk show ILC TV ONE dengan tema Corona: Pro dan Kontra Lockdown. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis wacana kritis model Norman Fairclough yang meliputi teks, discourse practice, dan sociocultural practice. Pendekatan penelitian ini berupa pendekatan kualitatif prespektif AWK Norman Fairclough. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, bahwa tidak satu suara apakah pro atau kontra lockdown. Karena banyak pertimbangan dan bayangan-bayangan jika lockdown dilakukan apa dampaknya dan jika tidak dilakukan apapula dampaknya. Ada 3 temuan representasi dari tuturan pejabat pemerintah atas kebijakan lockdown, yaitu (1) Pejabat pemerintah dalam tuturannya tidak mempunyai kendali yang kuat untuk membuat keputusan, pejabat pemerintah daerah masih bermain aman dan menjaga kehormatan kepada pemerintah diatasnya. (2) Pejabat pemerintah pusat yaitu diwakili oleh jubir Presiden hanya bisa memberikan penjelasan pendidikan mengenai apa itu sosial distancing dan apa itu lockdown serta kebijakan yang dilakukan; dan (3) Pejabat pemerintah wakil rakyat dan pakar mengkritisi kebijakan yang diambil pemerintah belum maksimal dan tidak tegas

    Kualitas Modul Elektronik Berbasis Contextual Teaching and Learning Terintegrasi Pendidikan Karakter untuk Menulis Karya Ilmiah

    Get PDF
    The success of learning in the classroom is largely determined by lecturers’ planning such as the ability of the lecturer in providing the appropriate teaching materials for their classroom. However, teaching materials for scientific writing are still used books or references. There is no specific scientific writing book such as a module integrated by honesty characteristic. Honesty is  one of the important characters in scientific writing, so that it is crucial to compile the good quality of that module. This study aims to test the quality of electronic modules (e-modules) based on integrated CTL character education for writing scientific work. The research method used is research and development method which used 4-D model which consist of four phases namely: define design, development, and assimilation.  in the 3rd stage, namely development. The degree of validity, practicality, and effectiveness of the module are tested in this research. The validity test results show that the validity of this CTL-based e-modules designed is very high with a validity percentage of 82%. E-module is relatively practical both in terms of ease of use and time aspects used. The percentage of the practicality of lecturer response test results reach 81%, while the student response test is 79%. E-modules is quite effective to enhance student activities and learning outcomes and also to build a spirit of honesty in writing scientific work. This can be seen through observation, the six indicators of activeness are in the category very active. The results obtained in general categories are very good. AbstrakSuksesnya pembelajaran di kelas sangat ditentukan oleh perencanaan dosen. Termasuk dalam perencanaan tersebut adalah rencana bahan ajar yang digunakan. Bahan ajar menulis karya ilmiah yang ada selama ini masih merupakan buku-buku ajar atau referensi, belum ada yang menuntun secara spesifik penulisan karya ilmiah dalam bentuk sebuah modul dan juga mengintegrasikan karakter kejujuran yang menjadi salah karakter penting dalam penulisan karya ilmiah. Untuk itu, modul yang disusun harus memiliki kualitas yang baik. Maka, penelitian ini bertujuan menguji kualitas modul elektronik (e-modul) berbasis CTL terintegrasi pendidikan karakter untuk menulis karya ilmiah. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan model 4-D pada tahap ke-3 yakni pengembangan (development). E-Modul diuji tingkat validitas, praktikalitas dan efektivitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-modul berbasis CTL yang dirancang tergolong sangat valid dengan persentase validitas 82%. E-modul tergolong praktis baik dari aspek kemudahan dalam penggunaan maupun aspek waktu yang digunakan. Persentase praktikalitas dari hasil uji respon dosen mencapai 81%, sedangkan uji respon mahasiswa 79%. E-modul yang dirancang tergolong efektif untuk membangkitkan aktivitas dan hasil belajar mahasiswa serta membangun semangat kejujuran dalam menulis karya ilmiah. Hal tersebut terlihat dari hasil pengamatan yang dilakukan observer, dari enam indikator keaktifan berada pada kategori sangat aktif. Hasil belajar yang didapat secara umum berkategori sangat baik

    Hubungan antara Sampul dan Isi Novel Raumanen: Kajian Sastra Bandingan

    Get PDF
    Sudah hampir lima puluh tahun usianya, Raumanen karya Marianne Katoppo yang ditulis pada 1975 nyatanya masih eksis hingga sekarang. Bahkan, pada 2018 ia baru saja diterbitkan ulang oleh penerbit besar Grasindo. Terbitan terbarunya dihiasi dengan desain sampul yang cantik dan menyenangkan berbanding terbalik dengan kisahnya yang pahit dan pedih. Tulisan ini melihat bagaimana perempuan tahun 1960-an direpresentasikan kembali melalui sampul barunya yang bergaya khas melenial. Konten novel Raumanen dikaji dengan teori representasi dan ditemukan bahwa, novel tersebut merepresentasikan perempuan kalah. Sampulnya dikaji dengan teori semiotika Peirce dan ditemukan bahwa, sampul turut merepresentasikan perempuan yang kalah, melalui visualisasi kematian tokoh perempuan. Dengan demikian kedua korpus tersebut memiliki hubungan yang saling menguatkan suatu representasi identitas perempuan dalam Raumanen.It’s almost fifty years old, Marianne Katoppo's novel titled Raumanen that written in 1975 is still in existence today. Even it had just been republished by the major Grasindo publisher at 2018. Its latest version is adorned with a beautiful and pleasing cover design, that opposed to its bitter and poignant story. This paper examines how women in 1960s are represented again through the new millennial-stylized cover. Raumanen's content was studied with Stuart Hall’s representation theory and it was found that the novel represented a woman who lost. On the other hand, Raumanen's cover was studied with Peirce's semiotic theory and it was found that the cover also represented a woman who lost, through the visualization of a female character’s death. Thus the two corpuses have a mutually reinforcing relationship to represent women's identity in Raumanen.

    Pemerolehan Bahasa Kedua pada Anak Penyandang Tunagrahita Sedang di SDLB Mambaul Ulum Paiton Probolinggo

    Get PDF
    Language acquisition is not a complicated thing for children who are classified as normal. In contrast to children with special needs or disabilities. The way of acquiring language that cannot take place quickly becomes a separate obstacle for parents who are blessed with children with disabilities. This will later be problematic in the phonological realm of their second language. This problem occurred to students at SDLB Mambaul Ulum Paiton Probolinggo. Therefore, this study aims to describe the acquisition of a second language in moderately mentally retarded persons at the phonological level at SDLB Mambaul Ulum Paoiton Probolinggo. The research method used is descriptive qualitative research. While the data in this study were in the form of utterances originating from moderately mentally retarded children at SDLB Mambaul Ulum Paiton Probolinggo. The results showed that in language acquisition, the problem that often arises is that mentally retarded children have difficulty mentioning some consonant fonts. Rani and Andrey can pronounce the font with a rather clear articulation. For consonants that are nasal bilabial consonants, such as [m], [p], [b], and palatal consonants [j], Rani and Andrey pronounce perfect fonts. However, apico-alveolar consonants like [t], and [d], Rani and Andrey have a little trouble pronouncing the font. Based on the location of articulation, these fonts are inhibited consonants, namely consonants that occur because the air coming out of the lungs is completely blocked

    FRASA DAN KLAUSA PEMBANGUN DALAM NOVEL DIA ADALAH DILANKU TAHUN 1991 KARYA PIDI BAIQ

    Get PDF
    Abstrak Penggunaan bahasa Indonesia menjadi sangat populer di era sekarang ini. Berbagai majalah, koran, surat kabar, buku, artikel maupun jurnal ilmiah tidak lepas dari penggunaan bahasa Indonesia. Banyaknya penggunaan bahasa Indonesia diberbagai media tersebut tentunya sangat menguntungkan bagi masyarakat untuk lebih mengenal bahasa Indonesia.  Mengenalkan bahasa Indonesia yang baik dan benar tentunya juga menjadi keharusan agar masyarakat tidak salah menafsirkan informasi di dalamnya. Memahami struktur bahasa tentunya mempermudah pembaca memahami makna yang ingin disampaikan dari setiap kalimatnya. Frasa dan klausa merupakan salah satu struktur pembangun kalimat. Penggunaan frasa dan klausa tidak bisa dipisahkan dalam tatanan bahasa yang baik dan benar. Novel saat ini sangat diminati oleh banyak masyarakat di Indonesia, selain karena ceritanya yang sering membawa kita dalam imajinasi penulis, penggunaan bahasa dalam novel juga cendrung menarik. Oleh karena itu, penelitian ini mengkaji frasa dan klausa yang terdapat dalam novel Dia Adalah Dilanku Tahun 1991 Karya Pidi Baiq.Keyword: Bahasa Indonesia, Frasa dan   klausa, Novel. AbstractThe use of Indonesian has become very popular in this era. Various magazines, newspapers, newspapers, books, articles and scientific journals can not be separated from the use of Indonesian. The many uses of Indonesian in various media are certainly very beneficial for the public to get to know Indonesian better. Introducing good and correct Indonesian language is certainly also a must so that people do not misinterpret the information in it. Understanding the structure of language certainly makes it easier for readers to understand the meaning to be conveyed from each sentence. Phrases and clauses are one of the structure of sentence builders. The use of phrases and clauses cannot be separated in a good and correct language order. The novel is currently in great demand by many people in Indonesia, aside from the story that often brings us into the imagination of the writer, the use of language in the novel is also likely to be interesting. Therefore, this study examines the phrases and clauses contained in the novel He Is My Self in 1991 by Pidi Baiq.Keyword: Indonesia Languange, Frase and Klause, Novel

    1,167

    full texts

    1,538

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal-el Badan Bahasa (e-Jurnal Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇