eJournal Unika Atma Jaya (Universitas Katolik Indonesia)
Not a member yet
3096 research outputs found
Sort by
Korelasi Antara Kekasaran Permukaan Rel dan Tingkat Kebisingan di Dalam Kereta MRT Jakarta
This study analyses the rail roughness of the Jakarta MRT system and its impact on interior noise in trains. The interaction between the wheels and the rails, especially the surface roughness, plays an important role in the formation of noise, known as rolling noise. This study aims to measure the rail roughness using the CAT Corrugation measuring instrument and analyse the relationship between rail roughness and noise levels using ISO 3095 and ISO 3381 standards. The results show that noise levels increase with increasing rail roughness. Mitigation of roughness at certain wavelengths can reduce noise, focusing on the range of 400 Hz to 2500 Hz. Recommendations for rail maintenance to maintain roughness in accordance with ISO standards can help reduce the impact of noise on passenger comfort in trains
PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI KOMUNIKASI (TIK) DALAM PEMBELAJARAN DI SEKOLAH SD KARTIKA X-5
Technology integration in various aspects of education has become a must, including in implementing the learning process. Although various efforts have been made to integrate ICT in education, especially in learning, many factors still need to be addressed so that technology can be utilized optimally. This study aims to identify the use of ICT by teachers at SD Kartika X-5. This study was conducted using a qualitative descriptive approach. Data collection was carried out through observation and interviews, the results of which were analyzed using the interactive model of Saldana, Miles & Huberman (2014), divided into three stages: data condensation, data presentation, and concluding. The results of the study show that SD Kartika X-5 has utilized ICT in learning, which is almost comprehensive in all aspects. This utilization is supported by adequate facilities and infrastructure, such as computers, projectors, speakers, and internet networks that teachers can access and use. Computers still need to improve in this aspect because, during the implementation of ANBK, some students had to borrow the teacher's laptop to participate in ANBK. The use of ICT in this school is quite good because teachers and students have sufficient skills to use or operate ICT devices with various applications. Teachers always use ICT in the implementation of administration and the learning process. In the implementation of administration, teachers use Microsoft Word and Excel as well as document storage space both offline (flash disk) and online (Gdrive). Teachers also utilize ICT to create learning media using Microsoft PowerPoint, Canva, and Quizziz. ICT-based media increases student participation in the learning process because this media requires active involvement from students. Integrasi teknologi pada berbagai aspek dalam pendidikan sudah menjadi hal wajib termasuk dalam pelaksanaan proses pembelajaran. Meskipun telah melakukan berbagai upaya untuk mengintegrasikan TIK dalam pendidikan khususnya dalam pembelajaran, banyak faktor yang masih perlu diatasi agar teknologi dapat dimanfaatkan secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pemanfaatan TIK yang dilakukan oleh guru-guru di SD Kartika X-5. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskrtiptif. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan wawancara yang hasilnya dianalisis menggunakan model interaktif Saldana, Miles & Huberman (2014) yang terbagi dalam tiga tahapan yaitu kondensasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SD Kartika X-5 telah memanfaatkan TIK dalam pembelajaran yang hampir menyeluruh di semua aspek. Pemanfaatan ini didukung dengan sarana prasarana yang cukup memadai seperti komputer, proyektor, speaker dan jaringan internet yang dapat diakses dan digunakan oleh guru. Pada aspek ini, ketersediaan komputer masih dirasa kurang karena pada saat pelaksanaan ANBK, beberapa siswa harus meminjam laptop guru untuk mengikuti ANBK. Pemanfaatan TIK di sekolah ini cukup baik karena guru dan siswa memiliki keterampilan yang cukup untuk menggunakan atau mengoperasikan perangkat TIK dengan berbagai aplikasi. Guru selalu menggunakan TIK dalam pelaksanaan administrasi dan proses pembelajaran. Pada pelaksanaan administrasi, guru menggunakan Microsoft Word dan Excel serta ruang penyimpanan dokumen baik secara luring (flashdisk) maupun daring (gdrive). Guru juga memanfaatkan TIK dalam pembuatan media pembelajaran menggunakan Microsoft Power Point, Canva, dan Quizziz. Penggunaan media berbasis TIK ini meningkatkan partisipasi siswa dalam proses pembelajaran karena media ini menuntut keterlibatan aktif dari siswa. 
terhadap, dengan Pengaruh Ekstrak Etanol Bawang Dayak (Eleutherine palmifolia) terhadap Pertumbuhan Escherichia coli dengan Metode Difusi Cakram
Latar Belakang: Bawang dayak merupakan salah satu tanaman yang dinyatakan berfungsi sebagai obat herbal. Beberapa penelitian telah membuktikan bahwa bawang dayak berfungsi sebagai aktivittas antimikroba. Saat ini bawang dayak dalam bentuk serbuk banyak beredar di pasaran dan mudah terjangkau. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas antimikroba ekstrak serbuk bawang dayak yang beredar di pasaran terhadap pertumbuhan Escherichia coli dengan metode difusi cakram menggunakan media Mueller Hinton Agar.
Metode: Serbuk bawang dayak yang beredar di pasaran diekstrak dengan metode maserasi menggunakan etanol 96%. Ekstrak diuji terhadap pertumbuhan Escherichia coli ATCC 25922 menggunakan metode difusi cakram dengan media Mueller Hinton Agar dengan pengulangan lima kali kemudian diukur zona hambat yang terbentuk.
Hasil: Pada pengujian tampak efek antimikroba dari ekstrak serbuk bawang dayak konsentrasi 10, 50, dan 100 mg/ml air terhadap Escherichia coli ATCC 25922, tidak membentuk zona hambat.
Simpulan: Ekstrak serbuk bawang dayak yang beredar yang digunakan dalam penelitian ini tidak memiliki efek antimikroba terhadap Escherichia coli.Latar Belakang: Eshcerichia coli merupakan salah satu penyebab penyakit diare pada anak-anak dan infeksi saluran kemih pada orang dewasa. Meningkatnya angka resistensi obat oleh bakteri penyebab penyakit infeksi membuat pengobatan menjadi lebih sulit. Salah satu tanaman yang berfungsi sebagai obat herbal adalah bawang dayak. Saat ini bawang dayak banyak beredar di pasaran dan mudah terjangkau. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas antimikroba ekstrak bawang dayak yang beredar di pasaran terhadap Escherichia coli dengan metode difusi cakram menggunakan media Mueller Hinton Agar.
Metode: Serbuk bawang dayak yang beredar di pasaran diekstrak dengan metode maserasi menggunakan etanol 96%. Ekstrak diuji terhadap Escherichia coli ATCC 25922 menggunakan metode difusi cakram dengan media Mueller Hinton agar dengan pengulangan lima kali kemudian diukur zona hambat yang terbentuk.
Hasil: Pada pengujian antimikroba ekstrak bawang dayak konsentrasi 10, 50, dan 100 mg/ml air terhadap Escherichia coli ATCC 25922, tidak terbentuk zona hambat.
Kesimpulan: Penelitian ini menunjukkan potensi ekstrak bubuk bawang dayak yang beredar yang digunakan dalam penelitian ini tidak memiliki efek antimikroba terhadap Escherichia coli
Depresi dan Pendidikan Sebagai Determinan Utama Kualitas Hidup Pada Lansia
Pendahuluan: Kualitas hidup mencerminkan status kesehatan dan kesejahteraan lansia, namun kualitas hidup cenderung menurun seiring dengan bertambahnya usia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor (faktor sosiodemografi, depresi, dan fungsi kognitif) yang paling berpengaruh terhadap kualitas hidup lansia.
Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan studi potong lintang yang dilakukan pada 205 responden berusia ≥60 tahun di Pusat Santunan Keluarga (PUSAKA) Jelambar dan Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Kualitas hidup dinilai dengan kuesioner World Health Organization Quality of Life – BREF (WHOQOL-BREF); depresi dinilai dengan Geriatric Depression Scale-15; fungsi kognitif dinilai dengan Montreal Cognitive Assessment versi Indonesia; variabel lainnya menggunakan kuesioner. Regresi logistik multivariat digunakan untuk menganalisis hubungan antara kualitas hidup dan faktor-faktor yang mempengaruhinya.
Hasil: Berdasarkan karakteristik sosiodemografi, sebagian besar responden adalah wanita (72,2%), dengan usia lebih dari sama dengan 70 tahun (57,1%), berpendidikan kurang dari sama dengan 12 tahun (56,1%), dan bertatus menikah (55,6%). Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara depresi dengan kualitas hidup secara keseluruhan (p=0,014; OR=2,566), kepuasan terhadap kesehatan (p=0,007; OR=2,869), domain fisik (p=0,003; OR=3,049), domain psikologis (p=0,000; OR=4,458), domain hubungan sosial (p=0,000; OR=3,967), dan domain lingkungan (p=0,001; OR=3,407). Pendidikan memiliki hubungan yang signifikan dengan kualitas hidup secara keseluruhan (p= 0,002), kepuasan terhadap kesehatan (p= 0,016), domain fisik (p= 0,004), domain psikologis (p= 0,012), dan domain lingkungan (p= 0,008). Selain itu, usia hanya memiliki hubungan yang signifikan dengan kualitas hidup secara keseluruhan (p= 0,004).
Simpulan: Pendidikan rendah berpengaruh terhadap kualitas hidup secara keseluruhan, kepuasan terhadap kesehatan, domain fisik, domain psikologis, dan domain lingkungan, sedangkan depresi menjadi faktor yang paling berpengaruh terhadap kualitas hidup dan keempat domainnya serta lansia yang mengalami depresi lebih berisiko memiliki kualitas hidup yang buruk.ABSTRAK
Latar Belakang: Kualitas hidup mencerminkan status kesehatan dan kesejahteraan lansia, namun kualitas hidup cenderung menurun seiring dengan bertambahnya usia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor (faktor sosiodemografi, depresi, dan fungsi kognitif) yang paling berpengaruh terhadap kualitas hidup lansia.
Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan studi potong lintang yang dilakukan pada 205 responden berusia ≥60 tahun di Pusat Santunan Keluarga (PUSAKA) Jelambar dan Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Kualitas hidup dinilai dengan kuesioner World Health Organization Quality of Life – BREF (WHOQOL-BREF); depresi dinilai dengan Geriatric Depression Scale-15; fungsi kognitif dinilai dengan Montreal Cognitive Assessment versi Indonesia; variabel lainnya menggunakan kuesioner. Regresi logistik multivariat digunakan untuk menganalisis hubungan antara kualitas hidup dan faktor-faktor yang mempengaruhinya.
Hasil: Berdasarkan karakteristik sosiodemografi, sebagian besar responden adalah wanita (72,2%), dengan usia lebih dari sama dengan 70 tahun (57,1%), berpendidikan kurang dari sama dengan 12 tahun (56,1%), dan bertatus menikah (55,6%). Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara depresi dengan kualitas hidup secara keseluruhan (p=0,014; OR=2,566), kepuasan terhadap kesehatan (p=0,007; OR=2,869), domain fisik (p=0,003; OR=3,049), domain psikologis (p=0,000; OR=4,458), domain hubungan sosial (p=0,000; OR=3,967), dan domain lingkungan (p=0,001; OR=3,407). Pendidikan memiliki hubungan yang signifikan dengan kualitas hidup secara keseluruhan (p= 0,002), kepuasan terhadap kesehatan (p= 0,016), domain fisik (p= 0,004), domain psikologis (p= 0,012), dan domain lingkungan (p= 0,008). Selain itu, usia hanya memiliki hubungan yang signifikan dengan kualitas hidup secara keseluruhan (p= 0,004).
Kesimpulan: Pendidikan rendah berpengaruh terhadap kualitas hidup secara keseluruhan, kepuasan terhadap kesehatan, domain fisik, domain psikologis, dan domain lingkungan, sedangkan depresi menjadi faktor yang paling berpengaruh terhadap kualitas hidup dan keempat domainnya serta lansia yang mengalami depresi lebih berisiko memiliki kualitas hidup yang buruk.
Kata Kunci: Depresi, Kualitas Hidup, Lansia, Pendidikan, Usia
 
PENGARUH DIGITAL MARKETING, CREATIVE CONTENT, DAN SOCIAL MEDIA INTERACTION PT. VOFFICE INDONESIA TERHADAP BRAND PERCEPTION MASYARAKAT GEN Z YANG BERDOMISILI DI DKI JAKARTA
PT. vOffice Indonesia merupakan perusahaan berbasis digital yang bergerak di industri virtual office. Adanya kemajuan yang pesat dalam dunia teknologi mengubah sikap dan rutinitas masyarakat dalam kehidupan sehari-hari, terutama pada masyarakat Gen Z. Data tersebut memungkinkan PT. vOffice Indonesia untuk menarik persepsi positif dari masyarakat Gen Z. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti pengaruh dari digital marketing, creative content, dan social media interaction terhadap brand perception di kalangan Gen Z di DKI Jakarta, dengan fokus pada PT. vOffice Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan mengumpulkan data dari 70 responden Gen Z yang berdomisili di DKI Jakarta. Pengolahan data menggunakan uji statistik melalui SPSS Statistics 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digital marketing berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap brand perception, creative content berpengaruh positif dan signifikan terhadap brand perception, dan social media interaction berpengaruh positif dan signifikan terhadap brand perception. Hal ini menunjukkan bahwa creative content dan social media interaction merupakan cara yang sangat menarik brand perception Gen Z di era ini. Digital marketing, creative content, dan social media interaction berpengaruh positif dan signifikan terhadap brand perception. Jika ketiga strategi digabungkan, maka akan saling menguatkan dan memperoleh brand perception yang positif
ANALISIS SENTIMEN MEDIA SOSIAL INSTAGRAM KOPI KENANGAN DI MALAYSIA DAN SINGAPURA UNTUK MENGETAHUI KESADARAN MEREK
Era globalisasi telah menjadikan bisnis internasional sebagai bagian penting dalam perekonomian global. Perusahaan, termasuk Kopi Kenangan, harus beradaptasi dengan perubahan yang cepat dan persaingan yang semakin kompleks. Media sosial, khususnya Instagram, yang menjadi alat dalam strategi pemasaran internasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sentimen konsumen terhadap merek Kopi Kenangan di Instagram di dua negara, yaitu Malaysia dan Singapura. Penelitian ini menggunakan metode analisis sentimen dengan algoritma Azure Machine Learning untuk mengumpulkan dan menganalisis data dari akun Instagram resmi Kopi Kenangan di Malaysia dan Singapura pada bulan September 2023 hingga Mei 2024. Hasil analisis menunjukkan bahwa mayoritas tanggapan konsumen di kedua negara tersebut adalah positif, dengan sensitivitas analisis sentimen mencapai 93,21%. Studi ini memberikan rekomendasi kepada Kopi Kenangan untuk secara konsisten meningkatkan interaksi konsumen melalui konten yang menarik dan dinamis di media sosial. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa pemahaman yang mendalam mengenai persepsi dan tanggapan konsumen sangat penting bagi perusahaan dalam merancang strategi pemasaran yang efektif dan relevan
Perencanaan Sistem Perlindungan Petir Pada Proyek EPCC Pembangunan Workshop INKA Banyuwangi
Pembangunan workshop baru PT INKA berlokasi di kabupaten Banyuwangi. Pembangunan ini terdiri dari bangunan workshop dan bangunan gardu. Berdasarkan data dari BMG, kabupaten Banyuwangi merupakan daerah yang memiliki hari guruh rata-rata per tahun (Td) sebesar 101 masuk dalam tingkat kerawanan petir sedang. Sambaran petir dapat menimbulkan kerusakan fisik pada bangunan dan infrastruktur serta keselamatan nyawa manusia dan makhluk hidup di sekitar sambaran petir. Dalam konteks ini, diterapkan penilaian tingkat risiko bangunan gedung terhadap sambaran petir dengan membandingkan frekuensi sambaran petir langsung yang diperkirakan (Nd) dengan frekuensi sambaran petir langsung yang dibolehkan (Nc). Untuk perencanaan sistem perlindungan petir juga dilakukan analisa area cakupan sistem perlindungan petir yang dipasang pada bangunan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya bangunan workshop yang memerlukan sistem perlindungan petir saja. Tujuan dari penilaian tingkat risiko dan analisa area cakupan ini adalah memastikan perencanaan sistem perlindungan petir pada bangunan memadai dan sesuai standar yang berlaku
PENGARUH TEKOLOGI INFORMASI, SISTEM INFORMASI AKUNTANSI MANAJEMEN, DAN PENGENDALIAN INTERNAL TERHADAP KINERJA KOPERASI
This research aims to determine whether Digital Technology, Management Accounting Systems, and Internal Control Systems influence Cooperative Performance at the CU Sondang Nauli Kabanjahe Savings and Loans Cooperative. The type of research used is quantitative descriptive. The population in this study consisted of all administrators and employees at the CU Sondang Nauli Kabanjahe Savings and Loans Cooperative, with a sample of 87 people, including administrators and employees. The data type used in this research is quantitative data, and the primary data source is primary data. Data collection techniques using questionnaires. The data analysis technique used in this research is descriptive statistics. In testing the quality of primary data, researchers conducted validity and reliability tests, classical assumption tests, multiple linear regression tests, and hypothesis tests using the SPSS 26 application. The research shows that, individually, Digital Technology the Application of Accounting and Control Information Systems positively and significantly affects Cooperative Performance.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah Teknologi Informasi, Sistem Akuntansi Manajemen dan Pengendalian Internal berpengaruh terhadap Kinerja koperasi di Koperasi KSU Parnados dan CU Hati Nurani Kabupaten Rokan Hulu Riau. Jenis penelitian yang digunaan adalah deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini seluruh Pengurus dan Karyawan pada Koperasi KSU Parnados dan CU Hati Nurani Kabupaten Rokan Hulu Riau dengan sampel sebanyak 52 orang yang meliputi Pengurus dan Karyawan. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data kuantitatif dan sumber data yang digunakan adalah data primer. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah statistik deskriptif. Uji kualitas data primer ini peneliti melakukan uji validitas dan uji realibilitas, uji asumsi klasik, uji regresi linear berganda dan uji hipotesis dengan menggunakan aplikasi SPSS 26. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara individual Teknologi Informasi, Sistem Informasi Akuntansi Manajemen dan Pengendalian berpengaruh terhadap Kinerja koperasi
ANALISIS AKUSTIK PRODUKSI BUNYI VOKAL PADA ANAK PENYANDANG DOWN SYNDROME DI SLB
Anak-anak dengan Down Syndrome (DS) diidentifikasi mempunyai keterlambatan perkembangan kebahasaan. Ganguan perkembangan bahasa ditemukan pada gangguan untuk memproduksi bunyi segmental dan suprasegmental. Gangguan pada unsur suprasegmental ditemukan pada produksi bunyi vokal dan bunyi konsonan yang berhubungan dengan perkembangan fonologisnya. Bentuk fisiologis yang khas, yaitu saluran vokal yang lebih kecil dengan ukuran lidah atau bentuk palatal lunak mempengaruhi kemampuan mereka untuk memproduksi ujaran. Hipotonia otot juga menurunkan kualitas karakteristik spektral suara dan kualitas artikulasi. Gangguan dalam memproduksi bunyi ujaran tersebut mempengaruhi produksi frekuensi, energi, dan tempo ujaran pada saat mereka berbicara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas dan karakteristik akustik bunyi vokal yang dihasilkan oleh anak-anak dengan Down Syndrome. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian fonetik eksperimental menggunakan kerangka kajian fonetik akustik. Perangkat lunak yang digunakan untuk menganalisis data akustik adalah perangkat lunak PRAAT (Boersma dan Weenink, 2010). Fitur akustik yang diukur adalah durasi, nilai F0, dan nilai forman .Perangkat lunak ini digunakan untuk mengukur nilai forman pada masing-masing sumber bunyi vokal. Sumber data penelitian adalah anak dengan Down Syndrome berusia 9 dan 10 tahun. Anak dengan Down Syndrome yang diteliti merupakan siswa dari SLB di Kota Depok. Alat penelitian yang digunakan adalah alat peraga berupa kartu baca, kamera, alat perekam, dan video. Kartu baca digunakan sebagai alat stimulasi sebelum proses perekaman dan saat perekaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa posisi lidah pada anak dengan Down Syndrome tidak tepat dalam memproduksi bunyi vokal. Bunyi vokal yang dihasilkan oleh anak DS cenderung lemah dan bunyi yang dihasilkan sulit didengar. Bunyi vokal [o] diproduksi rendah, sementara itu pada tabel vokal bahasa Indonesia, bunyi vokal [o] diproduksi di posisi madya. Bunyi [i] juga diproduksi di posisi lidah bagian bawah, padahal seharusnya diproduksi di vokal atas. Meskipun hasil analisis data akustik menunjukkan bahwa anak Down Syndrome belum dapat memproduksi bunyi vokal pada posisi yang tepat, namun anak-anak tersebut mampu memproduksi semua bunyi vokal, yaitu bunyi vokal [a], [i], [u], [e], [o]