Open Access Journal Online Universitas Islam Kadiri
Not a member yet
    3043 research outputs found

    Kajian Saat Panen Rumput Pakchong Sebagai Hijauan Pakan Ternak Sapi Perah

    Get PDF
    Pakchong grass is widely planted by farmers in Tutur District as forage for dairy cattles, but the right harvest time to get quality forage is not yet known. Harvest age greatly influences the quality and production of forage for livestock. This study aims to find out the right time to harvest forage so that quality forage can be obtained as feed for dairy cattle. The research was carried out in Mesagi Gardens, Wonosari village, Tutur District, through an experiment using a Randomized Group Design (RAK). The treatment is the harvest age of Pakchong grass, consisting of: (a) harvest age 40-45 days (P1); (b) harvest aged 55-60 days (P2); and (c) harvest aged 70-75 days (P3). Each treatment was repeated nine times (U1-U9). The study began after the Pakchong grass on the organic land was harvested. The land is then fertilized with organic fertilizer (slurry) at 10 tones/ha. A total of 27 experimental plots were created, each measuring 2 m2 by attaching raffia rope tied to bamboo which was stuck into the ground. Each experimental plot was labeled with a treatment. Pakchong grass is allowed to grow, and harvested according to treatment, by cutting the base of the stem to a height of about 5 cm above the ground surface. Based on the forage harvest and preferences of dairy cows, proximate content and production and quality of organic milk, it was concluded that the highest quality Pakchong grass as forage for dairy cows is harvested at the age of 55-60 days.Rumput Pakchong banyak ditanam oleh peternak di Kecamatan Tutur sebagai hijauan pakan sapi perah, tetapi saat panen yang tepat untuk mendapatkan hijauan berkualitas belum dketahui. Umur panen sangat mempengaruhi kualitas dan produksi hijauan pakan ternak. Kajian ini bertujuan untuk mengetahui saat panen hijauan yang tepat sehingga diperoleh hijauan yang berkualitas sebagai pakan ternak sapi perah. Penelitian dilaksanakan di Kebun Mesagi desa Wonosari Kecamatan Tutur, melalui percobaan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK). Sebagai perlakuan adalah umur panen rumput Pakchong, terdiri dari: (a) panen umur 40-45 hari (P1); (b) panen umur 55-60 hari (P2); dan (c) panen umur 70-75 hari (P3). Masing-masing perlakuan diulang sembilan kali (U1-U9). Kajian dimulai setelah rumput Pakchong di lahan organik dipanen. Lahan kemudian dipupuk dengan pupuk organik (bio-slurry) sebanyak 10 ton/ha. Dibuat petak percobaan sebanyak 27 petak, masing-masing berukuran 2 m2 dengan memasang tali rafia yang diikat pada bambu yang ditancapkan ke tanah. Masing-masing petak percobaan diberi label perlakuan. Rumput Pakchong dibiarkan tumbuh, dan dipanen sesuai perlakuan, dengan cara memotong pangkal batang setingi sekitar 5 cm di atas permukaan tanah. Berdasarkan hasil panen hijauan dan kesukaan sapi perah, kandungan proksimat serta produksi dan kualitas susu organik, disimpulkan bahwa rumput Pakchong yang paling berkualitas sebagai pakan hijauan sapi perah adalah dipanen pada umur 55-60 hari

    Analisis Pengaruh Kepuasan Masyarakat Transparansi Dan Akuntabilitas Terhadap Kebijakan Pelayanan

    No full text
    The purpose of this research is to know and analyze the influence of community satisfaction, transparency and accountability of the policies the services in the Bago District Tulungagung Urban Village. This research using descriptive quantitative methods. With a population of urban village society in Bago, using samples with 100 respondents. Data collection method using a questionnaire, literature and methods of observation field. According to an analysis of data using multiple linear regression analysis.   The results of this study show that people's satisfaction, transparency and accountability for the policy of service in the area of Bago, Tulungagung District has a significant effect. It is supported by the result of r square or coefficient determination (kd ) shows 76.3 % so interpreted if variable x1 (civilization ), x2 (transparency ) and x3 (accountability ) have contributions of 76.3 % to variable y (service policy ) and other 23.7 %s affected by other factors other than variable x. In addition, in the f count 107,219 receive is worth of 0,000 sig. Thus showing that the f count greater than f table or 107,219 > 2,70 with the sig 0,000< 0,05 .Thus received hypothesis. While on the outcome of the t known for partial community satisfaction that, transparency and accountability of the policies the services in the Bago District Tulungagung significant urban village

    Gaya Kepemimpinan Lurah Dalam Dinamika Dan Aktivitas Warga

    Get PDF
    This research aims to analyze the leadership style of the village head (Lurah) in influencing the dynamics and activities of residents in Bandar Kidul Urban Village, Mojoroto District, Kediri City. A qualitative descriptive approach was employed, using in-depth interviews, observations, and documentation as data collection techniques. The informants included village officials, neighborhood leaders (RT/RW), youth organization leaders, and community figures. The findings reveal that the Lurah adopts a participatory and communicative leadership style that encourages active citizen involvement in development programs and community activities. The Lurah has successfully fostered synergy among residents, enhanced community cohesion, and effectively facilitated public aspirations. These findings indicate that an adaptive and inclusive leadership style is a key factor in building harmonious social relations and improving the quality of community life

    Penerapan Gaya Kepemimpinan Transformasional dalam Meningkatkan Kinerja dan Motivasi Kerja Guru Sekolah Dasar Negeri

    Get PDF
    Kepemimpinan transformasional merupakan    sosok pemimpin yang dianggap kepemimpinan membawa solusi dalam mengikuti   perubahan zaman. Penelitian ini bertujuan untuk Menjelaskan tindakan yang dilakukan untuk mengatasi faktor penghambat gaya kepemimpinan transformasional dalam meningkatkan kinerja dan motivasi guru  Sekolah Dasar Negeri di Kelurahan Bawang Kecamatan Pesantren di Kota Kediri. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi dan wawancara dengan 16 guru SDN Bawang 1,2, dan 3 Kota Kediri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah mampu meningkatkan motivasi guru dan staff, mendorong inovasi dan kreativitas guru dan staff, menciptakan lingkungan kerja yang kondusif di sekolah, mengembangkan potensi individu.  kepala sekolah merupakan pemimpin yang menjadi teladan, memberikan inspirasi, meningkatkan loyalitas

    The Analisa Perbandingan Kinerja Keuangan Dengan Metode Du Pont Pada PT Mayora Indah Tbk Dan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk Periode 2017-2021

    No full text
    Persaingan antar perusahaan menuntut perusahaan untuk memiliki kemampuan dalam meningkatkan keuntungan dan mengelola keuangannya. Kinerja keuangan merupakan cara untuk mengukur seberapa baik sebuah perusahaan berhasil dalam mendapatkan keuntungan dan mengelola keuangannya. Ada beberapa indikator yang digunakan dalam mengukur kinerja keuangan seperti laba bersih, arus kas, return on investment, pertumbuhan dan leverage. Tujuan penelitian ini yaitu untuk membandingkan kinerja keuangan PT. Mayora Indah Tbk. dengan PT. Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. periode 2017-2021. Teknik analisis yang digunakan adalah metode du pont (total assets turn over, net profit margin dan return on assets).  Metode analisis data yang digunakan adalah metode analisis deskriptif. Dari analisis data PT Mayora Indah Tbk. dan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk periode 2017-2021 kedua perusahaan menunjukan kinerja keuangan yang fluktuatif. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa secara keseluruhan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk memiliki nilai rata-rata return on assets yang lebih baik yaitu 10,5% dibandingkan dengan PT Mayora Indah Tbk yaitu sebesar 7,3%

    Pelatihan Manajemen Pemasaran dan Produksi Olahan Kripik Bayam untuk Peningkatan Perekonomian Di Kelurahan Klabulu Kota Sorong

    Get PDF
    The Community Service Program (PKM) in Klabulu Village, Malaimsimsa District, Sorong City, was carried out by lecturers and third-semester students from the Faculty of Economics, Muhammadiyah University of Sorong, aiming to enhance the local community’s economy during the Covid-19 pandemic. The participants were primarily women motivated to become micro, small, and medium enterprise (MSME) entrepreneurs. The main issues faced by the community included limited knowledge of processing thorn spinach (bayam duri) into higher-value products and a lack of understanding of effective marketing strategies. The activities included introducing entrepreneurship concepts and providing business motivation, training participants to process thorn spinach into high-value spinach chips, and conducting practical sessions on production and marketing through the application of marketing mix strategies. Additionally, participants learned product packaging and labeling techniques. The program concluded with a discussion session that allowed participants to clarify concepts and deepen their understanding of the training materials

    EVALUATION OF THE YOUTH ENTREPRENEURSHIP AND EMPLOYMENT SUPPORT SERVICES (YESS) PROGRAM: IMPROVING YOUTH ENTREPRENEURSHIP IN PASURUAN

    Get PDF
    Compared with neighboring countries, Indonesia shows relatively low levels of entrepreneurial activity. This scenario has significant implications for the limited employment opportunities to engage the workforce adequately. To increase the workforce's interest in entrepreneurial ventures, the government has implemented the Youth Entrepreneurship and Employment Support Services (YESS) Program. The main objective of this research is to evaluate the program's effectiveness as determined by input, process, and output variables, as well as perceived similarity and perceived benefits of the program. This research uses variables of program success, respondents' perceived level of welfare, and respondents' perceptions of the benefits of the YESS Program. Data was collected through a combination structure of interviews, observations, and documentation of the 90 people that represent 180 competitive grant recipients in Pasuruan. Data was collected from February until April 2024. The findings show that the program operates very effectively (3,46). Increases in income, education, health, and economic security evidence increased welfare

    SOSIALISASI PENCATATAN KEUANGAN SEDERHANA MENGGUNAKAN EXCEL PADA UMKM HS STYROFOAM SERTA PENYAMPAIAN INFORMASI KELAYAKAN USAHA

    Get PDF
    UMKM memiliki kontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional, namun masih dihadapkan pada tantangan fundamental dalam pengelolaan keuangan yang efektif dan terstruktur. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pelaku UMKM HS Styrofoam melalui pelatihan pencatatan keuangan sederhana menggunakan Microsoft Excel dan aplikasi digital berbasis Android. Pendekatan edukatif dan partisipatif diterapkan melalui tahapan observasi, pelatihan teknis, serta evaluasi penerapan pencatatan dan analisis kelayakan usaha. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan pelaku usaha dalam mencatat transaksi harian, menyusun laporan keuangan, dan menilai kinerja usahanya secara mandiri dan berbasis data. Analisis aspek non-finansial dan finansial mengindikasikan bahwa usaha layak untuk dikembangkan, dengan dukungan pencatatan yang akurat sebagai fondasi pengambilan keputusan yang lebih rasional dan strategis. Kegiatan ini membuktikan bahwa digitalisasi pencatatan keuangan melalui pelatihan yang tepat dapat menjadi katalisator bagi peningkatan profesionalisme dan daya saing UMKM di era ekonomi digital

    Pengaruh Level Pemberian Dedak untuk Meningkatkan Kualitas Fisik Silase Microgreen Jagung

    Get PDF
    Silase merupakan salah satu teknik pengawetan hijauan pakan ternak melalui proses fermentasi tanpa udara, yang bertujuan untuk menjaga kandungan gizi dalam waktu yang lebih lama. Salah satu bahan potensial yang bisa dimanfaatkan dalam pembuatan silase adalah microgreen jagung, karena memiliki nilai nutrisi yang tinggi serta mudah dalam budidayanya. Akan tetapi, mutu fisik silase seperti warna, bau, tekstur, serta keberadaan jamur dapat dipengaruhi oleh bahan tambahan yang digunakan selama proses fermentasi. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui pengaruh variasi kadar dedak padi terhadap kualitas fisik silase berbahan microgreen jagung. Penelitian dilaksanakan secara eksperimen di laboratorium menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan kadar dedak padi, yaitu 0%, 5%, 10%, dan 15%, masing-masing dilakukan sebanyak lima kali pengulangan. Parameter yang diamati mencakup warna, tekstur, bau, serta keberadaan jamur. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan metode ANOVA dan apabila terdapat perbedaan yang nyata, maka dilanjutkan dengan uji Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dedak padi memberikan pengaruh signifikan terhadap warna dan keberadaan jamur, namun tidak menunjukkan pengaruh nyata terhadap tekstur dan bau. Perlakuan yang paling optimal terdapat pada pemberian dedak padi sebesar 15%, yang menghasilkan warna hijau alami, tekstur yang padat, aroma asam segar, serta tidak ditemukan adanya jamur. Oleh karena itu, dedak padi terbukti dapat meningkatkan mutu fisik silase microgreen jagun

    Analisis Usaha Penggemukan Domba Di Peternakan Donba Enggar Pare Kabupaten Kediri

    Get PDF
    Sheep are small ruminant livestock that have great potential to meet animal protein for humans. Goat and sheep agribusiness has great potential and prospects for the needs of sacrifice, aqiqah, and the lifestyle needs of the Indonesian people who like goat and lamb satay cuisine. Donba Enggar Pare Farm is a sheep farming business in Kediri Regency that has implemented an intensive and modern maintenance system. This phenomenon made researchers interested in analyzing the sheep farming business at Donba Enggar Pare Farm. The purpose of this study was to determine the income and feasibility value of the sheep farming business. This research was conducted from September to November 2024. This study uses a quantitative descriptive approach using Cost, Income, R/C Ratio and BEP (Break Event Point) analysis. Based on the results of the study, it is known that the total cost incurred in the sheep fattening business is Rp. 100,866,667, with the income obtained being Rp. 121,800,000. So that the income of the sheep fattening business at Donba Enggar farm is Rp 20,933,333 using an intensive maintenance system with a raised cage. The R/C Ratio value of the sheep fattening business is 1.21, this indicates that the sheep fattening business at Donba Enggar farm is feasible to ru

    2,756

    full texts

    3,043

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Open Access Journal Online Universitas Islam Kadiri
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇