Open Access Journal Online Universitas Islam Kadiri
Not a member yet
    3043 research outputs found

    Needs Analysis of ELT Research Methodology Teaching for Undergraduate Students

    Get PDF
    This study explores the needs of undergraduate students in learning English Language Teaching (ELT) research methodology, focusing on learners’ perspectives. Employing a quantitative method, data were collected from surveys with 90 undergraduate of English educations students enrolled in the second-level research methodology course, particularly in the areas of instrument design and data analysis. The findings reveal key areas where students face challenges, including limited familiarity with research concepts and a lack of practical experience in conducting studies. Students expressed a strong preference for applying more real-world case studies into the curriculum to make research methodology more engaging and relevant. These findings underline the need for a student-centred approach to teaching ELT research methodology, emphasizing practical skill development and support from the teachers and peers during the project. This study contributes to the field by offering actionable insights for curriculum designers and educators aiming to enhance research methodology instruction for undergraduate ELT students

    Kinerja ASN Ditinjau Dari Motivasi Dan Lingkungan KerjaDi Kecamatan Sukorejo Kota Blitar

    Get PDF
    The performance of each employee is different from other employees according to the level of knowledge, skills and motivation possessed by the employee. Human resource management carried out professionally can improve employee performance. The aim of this research is to determine the significance of the influence of motivation, work environment and work benefits on performance. The data research techniques in this research are Questionnaire/Questionnaire techniques, Observation and Documentation Techniques. Data Quality Test using Validity and Reliability Test. The data analysis technique uses Multiple Linear Regression Analysis, F Test, T Test. Based on the results of statistical analysis it can be explained that the influence of motivation on performance has a sig value. 0.000<0.05. Next, to see the direction of the relationship, it can be seen through interpretation of the work motivation coefficient which produces a value of 0.564 which is positive. This result means that the relationship is in the same direction. If the work motivation variable increases by one unit, it will result in the performance of ASN employees increasing by 0.564. points or 56.4%.  The influence of work environment variables on performance has a value of sig. 0.000 < 0.05. Furthermore, to find out the direction of the relationship, it can be determined through interpretation of the work environment coefficient which produces a value of 0.680 which is positive. This result gives the meaning of a unidirectional relationship if the work environment variable increases by one unit then will result in ASN performance increasing by 0.680 points or 68%. From these results it can be concluded that motivation and work environment variables have a significant influence on performance in Kepanjenkidul District, Blitar Cit

    RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN JAGUNG MANIS (Zea mays L. sacchrata Sturt) VARIETAS PARAGON AKIBAT PEMBERIAN LIMBAH ABU TERBANG BATU BARA DAN PUPUK KANDANG AYAM

    Get PDF
    Pemanfaatan abu terbang batu bara dapat digunakan sebagai bahan pembenah tanah sebagai ameliorasi pada tanah yang dapat dikombinasikan dengan pupuk kandang ayam, sehingga mampu meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman Jagung Manis (Zea mays L. saccharate Sturt). Penelitian bertujuan untuk mendapatkan kombinasi limbah abu terbang batu bara dan pupuk kandang ayam paling baik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis. Penelitian dilaksanakan di lahan milik Perusahaan Percetakan Uang Republik Indonesia pada bulan Desember 2023 sampai Februari 2024. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktor tunggal dengan 12 perlakuan dan 3 ulangan, sehingga terdapat 36 unit percobaan terdiri dari : A (Kontrol), B (Pupuk Kandang Ayam 10.000 kg/ha), C (Pupuk Kandang Ayam 20.000 kg/ha), D (Abu Terbang Batu Bara 15.000 kg/ha), E (Abu Terbang Batu Bara 15.000 kg/ha + Pupuk Kandang Ayam 10.000 kg/ha), F (Abu Terbang Batu Bara 15.000 kg/ha + Pupuk Kandang Ayam 20.000 kg/ha), G (Abu Terbang Batu Bara 20.000 kg/ha), H (Abu Terbang Batu Bara 20.000 kg/ha + Pupuk Kandang Ayam 10.000 kg/ha), I (Abu Terbang Batu Bara 20.000 kg/ha + Pupuk Kandang Ayam 20.000 kg/ha), J (Abu Terbang Batu Bara 25.000 kg/ha), K (Abu Terbang Batu Bara 25.000 kg/ha + Pupuk Kandang Ayam Ayam 10.000 kg/ha), L (Abu Terbang Batu Bara 25.000 kg/ha + Pupuk Kandang Ayam 20.000 kg/ha). Hasil percobaan di uji menggunakan F, dengan uji lanju Duncan Multiple Range Test (DMRT) taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap perlakuan berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman. Perlakuan I memberikan pengaruh nyata pada tinggi tanaman umur 14, 21, 28, 35 42 hst, diameter batang umur 14, 21, 28, 35, 42 hst, jumlah daun umur 21, 28, 35, 42 hst, bobot brangkasan kering (792,67 gram), bobot brangkasan basah (156,67g), Panjang tongkol (30,67 cm), diameter tongkol (525,67 mm), bobot tongkol dengan kelobot (525,67 gram), bobot tongkol tanpa kelobot (373,33 gram), dan jumlah baris biji pertongkol (15,33 baris)

    PERTANGGUNGJAWABAN DEVELOPER ATAS WANPRESTASI PERJANJIAN PEMBELIAN RUMAH DITINJAU DARI UNDANG - UNDANG NO.1 TAHUN 2011 TENTANG PERUMAHAN DAN KAWASAN PERMUKIMAN

    Get PDF
    Kehidupan manusia tidak dapat dipisahkan dari kebutuhan akan sandang, pangan, dan tempat tinggal yang diperlukan untuk mendukung aktivitas sehari-hari. Ketiga elemen ini memiliki peran penting dalam proses interaksi sosial manusia dalam masyarakat. Khususnya kebutuhan akan tempat tinggal atau hunian memiliki signifikansi yang besar. Banyak orang merasa bahwa hidup belum lengkap jika belum memiliki rumah pribadi. Namun, membangun rumah bukanlah tugas yang mudah karena memerlukan sejumlah faktor seperti kepemilikan tanah, struktur bangunan, uji kelayakan serta izin pendirian. Dalam kenyataannya, tidak semua orang dapat dengan mudah memenuhi persyaratan untuk membangun rumah sendiri. Oleh karena itu, banyak masyarakat memilih alternatif yang lebih efisien dan tidak memakan banyak waktu, yaitu dengan membeli rumah dari agen properti atau pengembang perumahan. Namun, ada fakta bahwa pemasaran yang dilakukan oleh pengembang sering kali bersifat tendensius, sehingga informasi yang disampaikan dapat menyesatkan atau bahkan tidak akurat. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif kualitatif. Nantinya penelitian ini akan menarik kesimpulan dengan metode deduktif, yaitu menyimpulkan permasalahan penelitian secara ringkas dan jelas, dimulai dari hal-hal yang bersifat umum menuju ke hal-hal yang bersifat khusus. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2011 tentang Perumahan dan Kawasan Permukiman dalam Pasal 134 menyatakan bahwa “Setiap individu dilarang untuk melakukan pembangunan perumahan yang tidak sesuai dengan kriteria, spesifikasi, persyaratan, fasilitas, sarana, dan utilitas umum yang telah dijanjikan”. Dalam situasi dimana pengembang tidak memenuhi kewajibannya, mereka akan bertanggung jawab atas tuntutan ganti rugi dan atau tuntutan hukum dari konsumen

    Transformasi UMKM Desa Candirejo, Magetan: Meningkatkan Daya Saing Melalui Visual Branding dan Digital Marketing

    Get PDF
    The mentoring program for MSMEs in visual branding and digital marketing in Candirejo Village aims to enhance business competitiveness through strong brand identity and digital marketing optimization. This initiative includes training and hands-on practice in logo creation, banner design, and digital marketing strategies using social media and Google Maps. The results show increased awareness and skills among MSME owners in utilizing modern marketing techniques. However, challenges remain in technology access and digital platform management. Continuous mentoring is needed to ensure sustainable benefits and support the growth of more innovative and competitive MSMEs in the digital era

    OPTIMALISASI LOGO DAN BRANDING PRODUK KERUPUK UYEL DALAM MENINGKATKAN DAYA TARIK KONSUMEN PADA UMKM BERKAH JAYA

    Get PDF
    UMKM memiliki peran signifikan dalam perekonomian Indonesia, terutama dalam menciptakan lapangan kerja dan memberikan kontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Namun, UMKM kerap menghadapi tantangan, seperti persaingan pasar yang ketat dan keterbatasan dalam membangun branding. Salah satu UMKM yang menghadapi kendala ini adalah “Berkah Jaya,” produsen kerupuk uyel di Kabupaten Kediri. Branding yang kuat, terutama melalui logo yang representatif, menjadi elemen penting dalam meningkatkan daya tarik konsumen dan daya saing produk. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kekurangan logo lama dan mengembangkan solusi berupa desain logo dan kemasan yang lebih profesional serta relevan.Penelitian ini menggunakan metode observasi, wawancara, sosialisasi, dan pendampingan. Logo baru dirancang dengan pendekatan minimalis modern, memadukan elemen visual yang menarik, warna cerah, simbol ikan sebagai identitas lokal, dan penambahan tagline yang mempertegas nilai produk.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembaruan logo berhasil meningkatkan daya tarik konsumen, memperkuat kepercayaan terhadap produk, dan memperbaiki pengenalan merek di pasar. Proses rebranding ini memberikan citra profesional bagi UMKM “Berkah Jaya,” membantu memperluas pasar, dan meningkatkan daya saing produk. Penelitian ini diharapkan menjadi referensi strategis bagi UMKM lain dalam mengoptimalkan potensi branding guna menghadapi persaingan pasar yang semakin dinamis. Kata kunci: UMKM, branding produk, desain logo, re-brandin

    EDUKASI LITERASI KEUANGAN SEJAK DINI: STRATEGI MENINGKATKAN KESADARAN MENABUNG PADA SISWA SEKOLAH DASAR NEGERI 1 KELAPA TUJUH

    Get PDF
    Dewasa ini, kebiasaan menabung semakin terpinggirkan, terutama di kalangan anak-anak. Program sosialisasi menabung ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya pengelolaan keuangan sejak dini. Kegiatan ini dilakukan di SD Negeri 1 Kelapa Tujuh dengan pendekatan Participatory Action Research (PAR), di mana siswa diajak untuk memahami konsep menabung melalui metode interaktif, seperti sosialisasi dan mewarnai celengan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman dan minat siswa terhadap kebiasaan menabung, serta mendorong interaksi dua arah yang lebih aktif antara siswa dan guru. Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan budaya menabung dapat tertanam sejak usia dini dan berlanjut hingga dewasa, membantu generasi muda dalam membangun kemandirian finansial

    Seleksi Dan Pembinaan Anak Terlantar Di Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur (Study Kasus di UPT Perlindungan Dan Pelayanan Sosial Asuhan Anak Nganjuk)

    Get PDF
    Seleksi dan pembinaan anak terlantar di Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur (sudy kasus di UPT Perlindungan dan Pelayanan Sosial Asuhan Anak Nganjuk) bertujuan a) Untuk menganalisa  seleksi di UPT PPSAA Nganjuk di wilayah kerja       UPT PPSAA Nganjuk, b) untuk menganalisa  tahapan kegiatan pembinaan  anak terlantar selama di UPT PPSAA Nganjuk. Adapun tipe penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dan metode diskriptif, data yang diperoleh langsung dari informan atau objek yang diteliti yang dada hubungannya dengan yang diteliti, data pelengkap yang sudah terlebih dahulu dikumpulkan dan dilaporkan oelh orang atau instansi terkait, sumber ini dapat berupa buku, skripsi, jurnal, dan data-data yang diterbitkan pemerintah. Pada pengumpulan data primer, peneliti menggunan beberapa teknik pengumpulan data onservasi, wawancara, dokumentasi, teknik analisis data. Hasil menunjukkan bahwa Proses Seleksi di UPT Perlindungan dan Pelayanan Sosial Asuhan Anak Nganjuk di Wilayah Kerja  UPT Perlindungan dan Pelayanan Sosial Asuhan Anak Nganjuk Tahap ini merupakan awal dari keseluruhan proses kegiatan perlindungan dan pelayanan sosial asuhan anak. Dalam tahap ini mencakup beberapa kegiatan, antara lain : Sosialisasi dan konsultasi, identifikasi, motivasi, seleksi,  dan penerimaan. Tahapan kegiatan pembinaan  anak terlantar selama di UPT PPSAA Nganjuk   Tahap ini merupakan kegiatan lanjutan setelah calon penerima manfaat  diputuskan untuk diterima sebagai penerima manfaat di UPT. Dalam pelaksanaannya lebih dititikberatkan pada praktik pekerjaan sosial yang didukung oleh tenaga Pekerja Sosial Fungsional  dan tenaga instruktur yang berkompeten di bidangnya.  proses kegiatan pembinaan anak terlantar selama di UPT PPSAA Nganjuk. Adapun kegiatan yang dilaksanakan pada tahap ini dapat dikelompokkan menjadi 3 bagian, yang satu sama lainnya saling berhubungan untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan, yaitu : A.) Pelayanan utama,  berbagai bentuk pelayanan yang diberikan kepada penerima manfaat selama mereka berada di UPT dimaksudkan agar kebutuhan dasar penerima manfaat dapat terpenuhi secara layak, sehingga mereka dapat menjalani kehidupan sosialnya secara wajar. Bentuk pelayanan pemenuhan kebutuhan dasar yang diberikan, meliputi : pengasuhan, pengasramaan, permakanan, san dang, pendidikan formal, kesehatan dan obatan – obatan, rekreatif edukatif; B) Pelayanan Penunjang, disamping pelayanan utama melalui pemenuhan kebutuhan dasar, selama proses pengasuhan penerima manfaat juga diberikan pelayanan penunjang. Berbagai bentuk pelayanan penunjang yang diberikan kepada kepada Penerima Manfaat selama mereka berada di UPT, meliputi : bimbingan mental keagamaan, bimbingan kebugaran jasmani, bimbingan sosial, bimbingan belajar, home visit, monitoring dan evaluasi C) Terminasi, pemutusan hubangan antara pihak UPT PPSAA nganjuk dengan Penerima Manfaat melalui beberapa tahapan  : bimbingan pra terminasi, pemutusan kontrak, penyaluran anak asuh, monitoring dan evalusi, pembinaan lanju

    Keragaman Sifat Kuantitatif Domba Sapudi Jantan Yearling

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sifat-sifat kuantitatif domba Sapudi jantan yearling di UPT Pembibitan Ternak dan Hijauan Makanan Ternak Jember. Pengukuran ini dilaksanakan di UPT Pembibitan Ternak dan Hijauan Makanan Ternak Jember di desa Sidomulyo, kecamtan Silo, kabupaten Jember, Jawa Timur, yang dilaksanakan pada pertengahan bulan September 2020 sampai dengan awal bulan Oktober 2020. Pengukuran langsung pada permukaan tubuh domba diantaranya melalui pengukuran tinggi pundak, panjang badan, lingkar dada, lingkar skrotum dan penimbangan bobot badan sebagai sifat kuantitatif dapat memberikan gambaran eksterior pada domba Sapudi maupun digunakan sebagai seleksi. Berdasarkan hasil pengukuran tinggi pundak, panjang badan, lingkar dada, lingkar skrotum dan penimbangan bobot badan yang dilakukan di UPT Pembibitan Ternak dan Hijauan Makanan Ternak Jember rata-rata tinggi pundak pada umur 12-18 bulan sebesar 60,56 cm, rata-rata panjang badan domba umur 12-18 bulan sebesar 58,20 cm, rata-rata lingkar dada pada domba umur 12-18 bulan sebesar 68,23 cm rata-rata lingkar skrotum domba umur 12-18 bulan sebesar 23,16 cm dan rata-rata bobot badan domba pada umur 12-18 bulan sebesar 27,58 kg, disimpulkan bahwa sifat-sifat kuantitatif (tinggi pundak, panjang badan, lingkar dada, lingkar skrotum dan bobot badan) domba Sapudi jantan sudah sesuai dengan Standar Nasional Indonesia 7532-2 (2018) dari data hasil analisis dapat dikatakan bahwa domba Sapudi dalam kisaran umur 12-18 bulan seragam.   &nbsp

    EFEKTIVITAS PENAMBAHAN MIKORIZA DAN EKSTRAK TOMAT PADA MEDIA AKLIMATISASI TERHADAP PERTUMBUHAN PLANLET PISANG (Musa.sp)

    Get PDF
    ABSTRAK Aklimatisasi merupakan tahap kritis dalam perbanyakan tanaman secara in vitro karena planlet harus beradaptasi dari kondisi steril ke lingkungan eksternal yang lebih bervariasi, sehingga rentan terhadap stres lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penambahan mikoriza dan ekstrak tomat pada media aklimatisasi terhadap pertumbuhan planlet pisang (Musa sp.) hasil kultur jaringan. Penelitian dilaksanakan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dua faktor, yaitu dosis mikoriza (0 g, 5 g, 10 g/plant) dan konsentrasi ekstrak tomat (0%, 5%, 10%) dengan sembilan kombinasi perlakuan. Parameter pengamatan meliputi persentase bibit hidup, tinggi tanaman, diameter pangkal batang, dan jumlah daun aktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi mikoriza dan ekstrak tomat berpengaruh nyata terhadap seluruh parameter pertumbuhan. Perlakuan tertinggi (M2E2) menghasilkan persentase hidup 99,2%, tinggi tanaman 27,2 cm, diameter pangkal batang 0,95 cm, dan jumlah daun aktif 7 helai. Peningkatan ini menunjukkan bahwa mikoriza berperan dalam memperluas serapan hara dan memperkuat sistem perakaran, sedangkan ekstrak tomat menyediakan hormon pertumbuhan dan antioksidan yang mendukung proses adaptasi. Temuan ini menegaskan bahwa kombinasi mikoriza 10 g dan ekstrak tomat 10% merupakan perlakuan terbaik untuk meningkatkan keberhasilan aklimatisasi planlet pisang secara efektif, efisien, dan ramah lingkungan, serta berpotensi diterapkan pada produksi bibit hortikultura lainnya. Kata Kunci : Mikoriza, ekstrak tomat, aklimatisasi, kultur jaringan, planlet pisang

    2,756

    full texts

    3,043

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Open Access Journal Online Universitas Islam Kadiri
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇