Open Access Journal Online Universitas Islam Kadiri
Not a member yet
    3043 research outputs found

    Efek Mediasi E-Wom, Dalam Hubungan Variabel Paid Promote, Content Marketing, Dan Keputusan Pembelian (Studi Kasus Akun Instagram @kedirikulinerku)

    Get PDF
    Abstract Pemasaran merupakan serangkaian tindakan yang dilakukan oleh suatu organisasi atau individu untuk mempromosikan, menjual, dan mendistribusikan barang dan jasa kepada pelanggan atau konsumen. Sementara itu, Assauri (2009) mengartikan pemasaran sebagai suatu kegiatan manusia yang diarahkan untuk memenuhi dan memuaskan kebutuhan serta keinginan melalui suatu proses pertukaran. Menurut Tjiptono dkk. (2020), pemasaran adalah proses menciptakan, mempromosikan, mendistribusikan, dan menentukan harga barang dan jasa. (Kotler, Philip & Keller, 2016) mengartikan bauran pemasaran terdiri dari sekumpulan variabel yang dapat dikendalikan dan dapat digunakan oleh perusahaan untuk mencapai tingkat penjualan yang diinginkan di pasar sasaran. Bauran pemasaran dikelompokkan menjadi 4P (Product, Place, Price, Promotion). Dalam menentukan keputusan pembelian, konsumen seringkali melihat hasil penilaian orang lain melalui Google review, atau yang biasa disebut E-WOM. Teknik pengumpulan data primer dilakukan dengan menyebarkan kuesioner dengan 16 indikator pertanyaan. Skala pengukuran dalam penelitian ini menggunakan skala Likert 1-5. Teknik analisis data menggunakan pendekatan Structural Equation Model (SEM) PLS (Partial Least Square) dengan bantuan aplikasi Smart PLS 3.0. Berdasarkan hasil penelitian, penulis menyimpulkan bahwa digitalisasi penggunaan Instagram oleh pelaku usaha kuliner di Kota dan Kabupaten Kediri cukup efektif. Instagram, yang dimediasi oleh electronic word of mouth (e-WOM), berperan sebagai fasilitator dalam pengambilan keputusan konsumen

    Normative Study of Violations of Consumer Rights in The Practice of Fuel Packaging: Perspective of Law No. 8 Year 1999

    Get PDF
    This research aims to normatively examine the violations of consumer rights in the practice of fuel adulteration carried out by unscrupulous individuals within PT Pertamina Patra Niaga. This practice not only harms consumers economically and in terms of safety but also violates the statutory provisions that guarantee consumer protection. The method used is normative legal research with a statutory approach and literature review. The findings indicate that the practice of fuel adulteration constitutes a violation of Law Number 8 of 1999 concerning Consumer Protection, particularly the right to comfort, safety, and security in consuming goods and/or services. Furthermore, this action can also be classified as a criminal offense due to endangering public interests. Therefore, strict law enforcement and closer supervision of fuel distribution and processing are necessary to ensure the protection of consumer rights

    The Role of Digital Literacy and Business Community in Driving MSME Growth through Process Digitalization

    Get PDF
    Sustainable growth is both a challenge and a strategic goal for Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) amid technological disruption and global market dynamics. This study aims to analyze the influence of information technology literacy, business communities, business incubation, product creativity and innovation, and access to capital on the sustainable growth of MSMEs, with Digitalization of Processes as an intervening variable. The conceptual model used integrates the internal and external resource approaches of MSMEs within the framework of digital transformation. This study employs an explanatory quantitative approach using Structural Equation Modeling based on Partial Least Squares (SEM-PLS) analysis techniques. The research sample consists of 125 MSMEs in Tambaksari District, Surabaya, selected through purposive sampling. Data was collected via a Likert-scale questionnaire and analyzed using SmartPLS 4.0 software. The results indicate that process digitalization significantly influences the sustainable growth of SMEs. Information technology literacy and involvement in business communities indirectly influence growth through digitalization. Conversely, business incubation, product innovation, and access to capital do not show significant direct influences on growth. The model has an R² value of 71.5% for sustainable SME growth and 61.6% for process digitalization. These findings emphasize that efforts to strengthen SMEs should focus on enhancing the digital capabilities of business actors and developing a collaborative ecosystem through business communities. Digitalization is not merely a tool but the primary driver of SME sustainability in the digital transformation era. Keywords: MSMEs, Sustainable Growth, Process Digitalization, Information Technology Literacy, Business Communit

    Peranan Audit Pemasaran Dalam Pengembangan Industri Kreatif Guna Meningkatkan Perekonomian Masyarakat (Studi Kasus Pada Industri Tenun Ikat Kota Kediri)

    Get PDF
    ABSTRACT This research discusses marketing audits carried out in the ikat creative industry. This research aims to assess and evaluate the industrial marketing system to ensure its conformity with established standards and conduct a SWOT matrix analysis to assess the strengths, weaknesses, opportunities and threats that exist in the Kediri ikat creative industry. This type of research is descriptive qualitative, while data collection techniques are carried out by observation and interviews. The data analysis technique is to use marketing audit steps and a SWOT matrix. The results of the ICQ calculation research show that 3 weaving industries have less effective marketing, namely Sinar Barokah weaving, Kurniawan weaving, and Sampoerna weaving 2, and 3 other weaving industries have quite effective marketing, namely Ngorek frog weaving 1, Mas medal weaving 1, and Bandoel weaving, while 3 more weaving industries have very effective marketing, namely Palugada weaving, Mulya weaving, Adia bag  weaving.   Keywords: Marketing Audit, Creative Industry, Community Economy, SWOT   ABSTRAK   Penelitian ini membahas tentang audit pemasaran yang dilaksanakan pada industri kreatif tenun ikat. Penelitian ini bertujuan menilai dan mengevaluasi sistem pemasaran industri untuk memastikan kesesuaiannya dengan standar yang ditetapkan dan melakukan analisis matriks swot untuk menilai kekuatan, kelemahan, peluang, dan acaman yang ada pada industri kreatif tenun ikat Kediri. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, sedangkan teknik pengambilan data dilakukan dengan observasi, dan wawancara. Teknik analisis datanya adalah menggunakan langkah audit pemasaran serta matriks SWOT. Hasil penelitian perhitungan ICQ menunjukan 3 industri tenun ikat pemasarannya kurang efektif yakni tenun ikat sinar barokah, tenun ikat kurniawan, dan tenun ikat sampoerna 2, dan 3 industri tenun ikat lainnya pemasarannya cukup efektif yakni tenun ikat kodok ngorek 1, tenun ikat medali mas 1, dan tenun ikat bandoel, sedangakan 3 industri tenun ikat lagi pemasarannya sangat efektif yakni tenun ikat palugada, tenun ikat mulya, tenun ikat adia bag.   Kata kunci : Audit Pemasaran, Industri Kreatif, Perekonomian Masyarakat, SWO

    Peningkatan Kesadaran Wali Murid pada Makanan Halal Bagi Anak Melalui Fitur ‘Telusur Halal’ di TK ABA 37 Kota Malang

    Get PDF
    TK ABA 37 Kota Malang merupakan salah satu lembaga pendidikan anak usia dini yang banyak diminati masyarakat. Namun, sebagian besar wali murid belum memahami pentingnya aspek halal dan thayyib dalam makanan anak, sehingga bekal yang dibawa ke sekolah sering hanya berorientasi pada kesukaan anak tanpa memperhatikan kehalalannya. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran wali murid mengenai makanan halal-thayyib serta keterampilan menggunakan aplikasi “Telusur Halal” sebagai media pendukung. Metode pelaksanaan meliputi ceramah, diskusi interaktif, demonstrasi penggunaan aplikasi, serta pendampingan praktik langsung dalam memilih produk makanan halal. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman wali murid, terlihat dari hasil pre-test dan post-test: pemahaman konsep halal-thayyib meningkat dari 40% menjadi 85%, kemampuan membaca label halal dari 35% menjadi 90%, serta keterampilan menggunakan aplikasi Telusur Halal dari 5% menjadi 75%. Program ini terbukti efektif dalam membangun literasi halal, mendorong pola konsumsi sehat dan religius, serta membentuk komunitas “Duta Konsumsi Halal” di lingkungan sekolah.TK ABA 37 merupakan salah satu TK yang diminati masyarakat untuk mendidik buah hati orang tua. Setiap hari siswa siswi TK membawa bekal makanan dan minuman ke sekolah. Namun sayang terkadang makanan atau minuman yang dibawa oleh orang tua hanya sekedar bekal untuk membuat putra putri mereka senang makan atau minum saja, tanpa dibekali pengetahuan halal dan thoyyib makanan. Selain itu mayoritas dari para wali siswa belum memahami titik kritis makanan halal. Sehingga perlu kiranya untuk memberikan pemahaman lebih agar sudut pandang dalam mencari bahan makanan dan minuman halal lebih valid dengan mengetahui titik kritis halalnya. Oleh karena itulah maka program pengabdian masyarakat dengan cara pemberian edukasi dan pemahaman tentang makanan halal thoyyib dibutuhkan orang tua agar buah hati mereka tumbuh sehat dan dapat mengoperasikan media Telusur Halal agar lebih memudahkan para orang tua wali dalam memastikan produk makanan dan minuman sebagai jajanan sehat anak lebih baik lagi

    Sinergi Pengabdian GenBI Universitas Hasanuddin dalam Literasi, Kewirausahaan, Kesehatan, dan Lingkungan

    Get PDF
    Program pengabdian masyarakat Generasi Baru Indonesia (GenBI) Komisariat Universitas Hasanuddin periode 2024-2025 menerapkan pendekatan komprehensif untuk mengatasi tantangan multidimensional masyarakat melalui lima pilar fundamental literasi keuangan, kesehatan, lingkungan, kewirausahaan, dan transformasi digital. Implementasi program mencakup Service QRISolution yang berhasil memfasilitasi 12 layanan jasa tradisional mengadopsi pembayaran digital QRIS, QRIS UMKM Hunt yang mengedukasi 10 pelaku UMKM dan 15 pengunjung kantin tentang transaksi digital, serta GenBI Jaga Rupiah yang melibatkan 130 siswa SMP dan 20 pelaku UMKM dalam literasi keuangan dan pencegahan uang palsu. Program kesehatan meliputi G-GIVE untuk 10 anak penderita kanker dan GenBI Youth yang menjangkau 116 siswa SMA/SMK dalam edukasi gaya hidup sehat. Inisiatif lingkungan GenBI Clean Up berhasil mengumpulkan 46 kantong sampah dari tiga lokasi, sementara GenBI Bergerak mengintegrasikan edukasi diabetes kepada 36 masyarakat dengan penanaman 180 bibit mangrove. Pendekatan community engagement berbasis Triple Helix terbukti efektif meningkatkan literasi digital, kesadaran kesehatan, dan kepedulian lingkungan masyarakat secara berkelanjutan

    ASPEK HUKUM PENYELESAIAN DEBITUR MENGGUNAKAN NAMA ORANG LAIN UNTUK MELAKUKAN KREDIT MOTOR BARU (Studi Kasus Artha Pamenang Kediri)

    Get PDF
    Penelitian ini mengkaji tentang aspek hukum penyelesaian debitur menggunakan nama orang lain untuk melakukan kredit motor baru di Artha Pamenang Kediri. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis bagaimana penyelesaian debitur menggunakan nama orang lain untuk melakukan kredit motor baru dan menganalisis bagaimana menangani kerugian kreditur untuk debitur yang melakukan kredit motor baru dengan menggunakan nama orang lain. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian empiris. Hasil penelitian ini menjelaskan tentang penyelesaian debitur menggunakan nama orang lain untuk melakukan kredit motor baru di Artha Pamenang Kediri dapat diselesaikan menggunakan surat teguran, mediasi lewat notaris, mengirimkan surat peringatan, dilakukan gugatan, dan melalui arbitase. Dan untuk menangani kerugian Kreditur untuk Debitur yang melakukan kredit motor baru dengan menggunakan nama orang lain yaitu dengan melakukan ganti rugi karena asuransi kredit yang digunakan asuransi kendaraan Total Loss Only (TLO) dimana perbuatan debitur tersebut merupakan perbuatan melawan hukum yang dimana debitur telah memindahkan objek fidusia ketangan orang lain tanpa persetujuan kreditur maka asuransi tersebut tidak dapat digunakan/diklaim karena TLO merupakan produk asuransi yang hanya melindungi kendaraan dari dua jenis kecelakaan, yaitu hilang karena dicuri dan tabrakan yang biaya perbaikannya di atas 75 persen dari nilai pertanggungan. Atau jika debitur tidak melakukan ganti rugi maka identitas nama debitur berpotensi masuk kedalam daftar debitur bermasalah dalam Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) dari OJK. Bahkan berpotensi terjerat dugaan tindak pidana penggelapan, yaitu pihak kreditur bisa menggugat debitur karena dianggap telah memindahkan jaminan fidusia tanpa seizin pemberi kredit yang dianggap telah melanggar Pasal 36 UU Nomor 42 Tahun 1999 tentang Jaminan fidusi

    EFEKTIVITAS PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI NOMOR 90 TAHUN 2019 TENTANG KLASIFIKASI, KODEFIKASI, DAN NOMENKLATUR PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAN KEUANGAN DAERAH DALAM PENYUSUNAN ANGGARAN (Studi di Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Kabupaten Kediri)

    Get PDF
    Keberhasilan pembangunan daerah salah satunya ditentukan oleh kualitas perencanaan pembangunan daerah yang disusun. Kebijakan yang dihasilkan melalui perencanaan pembangunan daerah sepatutnya harus tepat guna dan tepat sasaran sehingga tujuan daerah dapat dicapai. Proses perencanaan pembangunan daerah bermuara pada penyusunan anggaran daerah. Salah satu langkah yang diambil Kementerian Dalam Negeri dalam sinkronisasi kebijakan pusat dengan daerah khususnya dalam penyusunan anggaran di daerah yaitu dengan menerbitkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 90 Tahun 2019 tentang Klasifikasi, Kodefikasi, dan Nomenklatur Perencanaan Pembangunan dan Keuangan Daerah. Pada pelaksanaannya, di Provinsi Papua pada tahun 2020 ditemukan 36 kegiatan terkait dengan urusan lingkungan hidup, kehutanan, tata ruang, dan ketahanan pangan yang tidak diakomodir oleh Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 90 Tahun 2019. Berkaca dari hal tersebut maka dilakukan penelitian terkait penerapan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 90 Tahun 2019 dalam penyusunan anggaran di Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Kabupaten Kediri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas serta upaya untuk mengatasi kendala dari penerapan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 90 Tahun 2019 dalam Penyusunan Anggaran di Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Kabupaten Kediri. Penelitian dilakukan dengan berlandaskan pada teori efektivitas hukum dan menggunakan metode penelitian hukum empiris atau sosial legal research. Hasil penelitian menunjukkan penerapan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 90 Tahun 2019 dalam penyusunan anggaran di Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Kabupaten Kediri belum efektif dan untuk mengatasi kendala yang dihadapi Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Kabupaten Kediri dapat melakukan upaya dengan mengusulkan pemutakhiran nomenklatur yang termuat dalam Keputusan Menteri Dalam Negeri, peningkatan kesiapan sarana pendukung serta kemampuan sumber daya manusia yang dimilik

    Struktur Nafkah Rumah Tangga Masyarakat Suku Mee Di Kelurahan Girimulyo Nabire Papua Tengah

    Get PDF
    The purpose of this study was to determine the Household Income Structure of the Mee tribe community in Girimulyo Village, Nabire District, Nabire Regency. This research was conducted using quantitative descriptive method. The data used in this study are primary data and secondary data. The informants used in this study were 28 people who were Mee Tribe People in Girimulyo Village. The purpose of the research on the Mee Tribe Community Household Income Structure in Girimulyo Village, Nabire District, Nabire Regency, obtained the Mee tribe community income structure seen from gender, differences in the Mee tribe men's income structure with women whether influenced by human capital (human capital), Mee tribe women's activities in relation to finding sources of income

    Intensi Agripreneurship di Kalangan Mahasiswa Pertanian Indonesia

    Get PDF
    Agricultural development in Indonesia is facing not only on natural resources but also on human resources issue related to the lack of farmer regeneration. This study aimed to 1) understand the youth perception on agricultural sector, 2) identify the level of intention of the youth to agripreneurship, 3) analyze the determinant factors of the intention to agripreneurship. This study conducted online by asking 211 undergraduate students from several universities in Java and outer Java to fulfill online structured questionnaire. Descriptive analysis and structural equation model were employed in the research analysis. The results showed 1) the youth saw that agricultural sector was still interesting and had a good opportunity to develop their carrier in the future, 2) the intention of the youth to be an agripreneur was strong, and 3) the capital (financial and  social capital) and perception to agricultural sector positively determined the intention to be agripreneur, meanwhile there were no statistical evidence that the social background of the youth determined the level of intention

    2,756

    full texts

    3,043

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Open Access Journal Online Universitas Islam Kadiri
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇