Jurnal UNMUH Jember (Universitas Muhammadiya)
Not a member yet
    2068 research outputs found

    ANALISIS PERTUMBUHAN DAN KARAKTER FISIOLOGI TANAMAN KEDELAI PADA PENGOLAHAN LAHAN, PENGKLENTEKAN DAUN TEBU DAN PEMBERIAN PUPUK CAIR HUMAKOS PADA SISTEM TUMPANGSARI TEBU KEDELAI

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan dan karakter fisiologi tanaman kedelai pada pengolahan lahan, pengklentekan daun tebu dan pemberian pupuk cair humakos pada sistem tumpang sari tebu kedelai. Penelitian dilaksanakan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Jember bertempat di Jalan Karimata, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember. Penelitian dimulai pada 10 Desember 2018 sampai 10 Maret 2019 dengan ketinggian tempat + 89 meter diatas permukaan laut (dpl). Rancangan yang digunakan adalah Split-Split Plot yang disusun dengan percobaan factorial terdiri dari tiga faktor yaitu Petak Utama, Pengolahan Lahan (L), sebagai Anak Petak, Pengklentekan Daun Tebu (P), dan sebagai Anak-Anak Petak, Pemberian Pupuk Cair Humakos (H), masing-masing perlakuan diulang 2 kali. Variabel yang diamati : nisbah luas daun, laju asimilasi bersih, laju pertumbuhan tanaman, luas daun spesifik, nilai kesetaraan lahan dan indek panen. Hasil penelitian menunjukkan pengolahan lahan (L) berbeda nyata pada variabel pengamatan luas daun spesifik dan tidak berbeda nyata pada semua variabel. Pengklentekan daun tebu (P) tidak berbeda nyata pada semua variabel. Pemberian pupuk cair humakos (H)  berbeda nyata pada variabel nilai kesetaraan lahan (nkl), dan tidak berbeda nyata pada semua variabel. Interaksi pengolahan lahan dan pengklentekan daun tebu (LxP) berbeda nyata pada variabel laju asimilasi bersih dan tidak berbeda nyata pada semua variabel. Interaksi pengolahan lahan dan pemberian pupuk cair humakos (LxH) berbeda nyata pada variabel luas daun spesifik dan indeks panen serta tidak berbeda nyata pada semua variabel. Interaksi pengklentekan daun tebu dan pemberian pupuk cair humakos (PxH) berbeda nyata pada variabel laju pertumbuhan tanaman, luas daun, dan tidak berbeda nyata pada semua variabel. Interaksi pengolahan lahan, pengklentekan daun tebu dan pemberian pupuk cair humakos (LxPxH) tidak berbeda nyata pada semua variabel pengamatan.

    IMPLEMENTASI IDENTIFIKASI PASIEN OLEH PERAWAT DI SALAH SATU RUMAH SAKIT DI INDONESIA MASIH BELUM OPTIMAL

    Get PDF
    Angka kejadian salah identifikasi pasien di dunia dikategorikan tinggi dengan angka 13% pada kasus bedah dan 67% pada pemberian tranfusi darah. Pada tahun 2009 s.d. 2011, sebanyak 65,5% terjadi salah identitas dan kesalahan laboratorium di salah satu rumah sakit di Indonesia.  Kesalahan tersebut dominan terjadi di ruang rawat inap dengan angka 60%. Penelitian ini bertujuan mengetahui gambaran pelaksanaan identifikasi pasien di salah satu rumah sakit yang sudah terakreditasi. Penelitian menggunakan desain survey deskriptif. Populasi penelitian yakni perawat ruang rawat inap di salah satu rumah sakit di Kabupaten Indramayu yang telah terakreditasi. Sampel berjumlah 113 responden dengan menggunakan proportional sampling dari seluruh ruang rawat inap. Instrumen menggunakan koesioner dengan 20 pernyataan skala likert (uji validitas r tabel 0,374, uji reliabilitas 0,611). Analisa data dalam bentuk distribusi frekuensi dan prosentase. Hasil menunjukkan pelaksanaan identifikasi pasien kurang sebanyak 46,9%, penggunaan gelang identitas kurang sebanyak 45,1%, pengecekan identitas pasien kurang sebanyak 46,9%, dan identifikasi pasien tidak sadar kurang sebanyak 72,6%. Disarankan rumah sakit mengoptimalkan monitoring dan evaluasi pelaksanaan identifikasi pasien, supervisi, dan penetapan reward serta pembinaan

    PENGALAMAN SANTRIWATI DALAM MENJAGA KESEHATAN REPRODUKSI SAAT MENSTRUASI

    Get PDF
    Pondok pesantren merupakan salah satu wahana pendidikan yang sering mengalami masalah kesehatan, termasuk kesehatan reproduksi. Pendidikan pesantren semakin berkembang, dan masalah kesehatan pun semakin kompleks. Salah satu masalah kesehatan yang perlu mendapat perhatian khusus adalah masalah kesehatan reproduksi saat menstruasi pada santriwati. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui arti dan makna pengalaman santriwati dalam menjaga kesehatan reproduksi saat menstruasi. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi fenomenologi deskriptif. Data dikumpulkan dengan melakukan wawancara mendalam terhadap sepuluh partisipan. Hasil data yang dikumpulkan berupa rekaman wawancara dan catatan lapangan dari partisipan yang berupa transkrip verbatim dan dianalisis menggunakan metode Colaizzi. Hasil penelitian ini berupa 6 (enam) tema yaitu pemahaman tentang kesehatan reproduksi dan menstruasi, respon fisik dan respon psikis saat menstruasi, terapi medis. Kesulitan menjaga kesehatan reproduksi saat menstruasi serta dukungan pengasuh pondok pesantren

    EVALUASI MANAGEMEN NUTRISI BALITA DI POSYANDU CATHELYA DESA DUKUH MENCEK KECAMATAN SUKORAMBI

    Get PDF
    Nutrisi adalah kebutuhan dasar manusia, termasuk pada balita. Proses tumbuh kembang balita membutuhkan nutrisi yang cukup. Hal ini merupakan kondisi yang sangat kompleks. Diperlukan persiapan yang cukup selama memasuki proses tumbuh kembang sehingga dapat memberikan panduan untuk menjalani masa perkembangan anak balita. Manajemen nutrisi bagi balita ini didasarkan pada konsekuensi proses pertumbuhan dan perkembangan balita. Penelitian bertujuan untuk mengetahui gambaran tentang bagaimana manajemen nutrisi pada masa pertumbuhan Balita. Metode penelitian  ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan cross sectional dengan data retrospektif. Jumlah sampel yang digunakan adalah  semua balita di RW 3 Desa Dukuh mencek sukorambi yang ada di posyandu. Hasil penelitian ini akan disajikan dengan analisis tendensi sentral. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa evaluasi manajemen nutrisi pada balita berada pada kategori cukup. Peningkatan pengetahuan dan aplikasi pada manajemen  nutrisi diposyandu Cathelya harus lebih disosialisasikan lagi

    KORELASI PENERIMAAN ORANGTUA TERHADAP STRES PENGASUHAN DALAM MERAWAT ANAK RETARDASI MENTAL: EFEK MEDIASI HARGA DIRI ORANGTUA (Studi Di SDLB Bhakti Luhur Kota Malang)

    Get PDF
    Hambatan kognitif dan fungsi adaptif pada anak retardasi mental menjadi stressor bagi orangtua, karena dalam perawatannya perlu penanganan khusus. Kondisi tersebut berdampak pada penerimaan orangtua terhadap anak dan pada harga diri orangtua, yang akhirnya dapat menyebabkan stress pengasuhan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis efek harga diri orangtua sebagai faktor mediasi antara penerimaan orangtua terhadap stres pengasuhan dalam merawat anak retardasi mental. Rancangan penelitian menggunakan analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional, menggunakan purposive sampling dengan jumlah 43 responden. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu Parental Acceptance Rejection Questionnaire/ (PARQ), Brief Self Esteem Inventory/ (BSEI) dan Parenting Stres Index Short Form/ (PSI-SF). Analisis jalur (path analysis) digunakan sebagai uji statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan tidak langsung antara penerimaan orangtua dengan stres pengasuhan melalui efek mediasi harga diri orangtua. Besar hubungan tidak langsung antara penerimaan terhadap stress pengasuhan melalui harga diri orangtua adalah sebesar 2,92%. Kurangnya penerimaan terhadap anak retardasi mental menyebabkan orangtua memiliki harga diri rendah, yang berdampak timbulnya stress pengasuhan

    POTRET NILAI BUDAYA PENGEMBANGAN DESA BURNO SEBAGAI EDUWISATA BERBASIS AGRONURSING

    Get PDF
    Perubahan trend wisata di kalangan masyarakat secara luas tidak hanya menjadi hiburan tetapi bagaimana membuat mereka menjadi teredukasi dan mengubah pola hidup menjadi lebih sehat. Pilihan desa wisata menjadi pelopor untuk perubahan gaya hidup sehat, dengan ditunjang potensi alam, iklim dan kesederhanaan hidup yang jauh dari stress menyebabkan desa wisata menjadi pilihan. Namun untuk membentuk eduwisata yang sehat, refererensi masih sangat terbatas. Tujuan penelitian untuk memotret nilai budaya sebagai eduwisata berbasis agronursing sebagai pengembangan model wisata yang sehat. Desain penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan analisis konten induktif dengan metode Focus Grups Discussion (FGD) menggunakan pertanyaan semistruktur yang melibatkan 2 kelompok, masing-masing terdiri dari 7 dan 8 orang dengan latar belakang petani pisang, kopi, sapi, kambing, budidaya holtikulra dan industri kecil olahan hasil pertanian di Desa Burno Kecamatan Senduro Kabupaten Lumajang. Data dikumpulkan dan dianalisis dengan menggunakan analisis tematik berdasarkan pendekatan Krueger, R. and Casey, M. Penelitian menghasilkan tiga tema yaitu kebanggaan menjadi petani, melestarikan budaya dan mempertahankan nilai-nilai kebaikan dalam bekerja. Pengembangan  potensi desa menjadi eduwisata memiliki nilai-nilai budaya yang harus terpenuhi yaitu  tidak membuat perubahan dalam kehidupan masyarakat desa,  masyarakat tidak keluar dari rutinitas keseharian mereka dan menonjolkan kearifan lokal yang menjadi potensi besar yang bisa dikembangkan

    Pendampingan Dan Peningkatan Pendapatan UMKM Melalui Pengendalian Persediaan Bahan Baku Pada Home Industry Songkok

    Get PDF
    Dengan adanya Revolusi 4.0, maka perkembangan perekonomian juga semakin pesat dan tajam banyak terjadi persaingan diberbagai bidang kehidupan, terutama persaingan didunia bisnis. Banyak UMKM yang saling berlomba untuk meningkatkan pendapatan, sehingga hal ini memacu UMKM berusaha terus maju untuk memperbaiki bisnisnya. Tujuan utama dalam program pengabdian pada masyarakat yaitu pendampingan UMKM untuk meningkatkan pendapatan UMKM melaui pengendalian persediaan bahan baku pada home industry songkok Desa Pengangsalan Kecamatan Kalitengan Kabupaten Lamongan. Metode yang digunakan untuk merealisasikan program pengabdian masyarakat ini terdiri dari tiga tahap yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan dan tahap evaluasi. Dari hasil kegiatan pengabdian masyarakat yang telah dilaksanakan menunjukkan bahwa : persediaan bahan baku pada home industry songkok Desa Pengangsalan cukup memadai, karena unsur-unsur yang dibutuhkan oleh persediaan bahan baku yang memadai terpenuhi terlihat dari adanya sumber daya manusia, peralatan, formulir, catatan dan prosedur dalam perusahaan terdapat dengan baik. Oleh karena itu, dengan adanya pendampingan pengendalian persediaan bahan baku dapat meningkatkan pendapatan home industry songkok Desa Pengangsalan. Tetapi dalam pencatatan laporan keuangan untuk persediaan bahan baku-nya masih dilakukan dengan manual

    Analisis Gas Terlarut pada Minyak Isolasi sebagai Indikator Kegagalan Transformator Daya dengan Metode Dissolved Gas Analysis

    Get PDF
    Transformator daya merupakan peralatan utama dan yang paling penting dalam sistem penyaluran tenaga listrik. Sistem operasional pada transformator daya ini terdapat permasalahan yang umum terjadi seperti kegagalan thermal dan kegagalan elektris. Kegagalan thermal dan elektris umumnya menghasilkan fault gas. Minyak isolasi pada transformator daya selain sebagai pendingin juga berfungsi melarutkan gas-gas akibat kegagalan thermal dan kegagalan elektris. Informasi mengenai adanya indikasi kegagalan pada transformator dapat diperoleh dari hasil identifikasi jenis dan jumlah konsentrasi gas yang terlarut dalam minyak, atau biasa disebut dengan metode Dissolved Gas Analysis (DGA). Metode DGA dapat dilakukan dengan Total Dissolved Combustible Gas (TDCG), Key Gas, Roger’s Ratio, Ratio CO2/CO, dan Duval’s Triangle yang sesuai dengan IEEE std. C57-104.1991 dan IEC 60599. TDCG juga dapat digunakan untuk menentukan jadwal pengujian DGA. Berdasarkan  analisis yang  telah  dilakukan, Transformator Daya II Gardu Induk Tanggul  pada  tahun 2011,2012 dan 2013 dengan metode TDCG transformator dalam kondisi 2, Key Gas diperoleh CO sebagai gas kunci dengan indikasi kegagalan overheating cellulose,Ratio CO2/CO  menunjukkan proses  pemburukan sedang terjadi pada  isolasi kertas akibat kegagalan high thermal dengan temperature > 200°C, Roger’s Ratio terjadi Thermal fault dengan temperature 150 - 300°C  dan Duval’s Triangle berada di luar kriteria evaluasi dan jadwal pengujian DGA selanjutnya adalah tiga bulanan

    EFIKASI PUPUK ORGANIK CAIR (POC) BUAH PEPAYA (Carica papaya L.) TERHADAP PRODUKTIVITAS TANAMAN MENTIMUN (Cucumis sativus L.)

    No full text
    Mentimun (Cucumis sativus L.) merupakan sayuran yang banyak dikonsumsi masyarakat karena merupakan sumber gizi, vitamin dan mineral yang dibutuhkan tubuh serta memiliki berbagai manfaat untuk kesehatan manusia, Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh pemberian POC buah pepaya (Carica papaya L.) terhadap pertumbuhan dan produktivitas tanaman mentimun (Cucumis sativus L.). Penelitian dilaksanaan di Desa Kedungrejo, Kecamatan Rowokangkung, Kabupaten Lumajang. Waktu 3 bulan mulai Desember 2018 sampai  Februari 2019, dengan ketinggian tempat +60 meter di atas permukaan laut. Rancangan yang digunakan  rancangan Acak Kelompok Non Faktorial  dengan satu faktor diulang 3 kali, yaitu dosis POC pepaya , terdiri dari 10 taraf yaitu P0 : Kontrol, P1 : 10ml/l, P2 : 20 ml/l, P3 : 30 ml/l, P4 : 40 ml/l, P5 : 50ml/l, P6 : 60 ml/l, P7 : 70 ml/l, P8 : 80 ml/l, P9 : 90 ml/l. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan dosis POC pepaya berpengaruh nyata pada variabel pengamatan tinggi tanaman umur 14 hst dan panjang buah mentimun. Berpengaruh sangat nyata pada diameter buah, jumlah buah per tanaman, jumlah buah per plot, berat buah per tanaman, berat buah per plot. Tidak berpengaruh nyata pada, berat berangkasan basah, dan berat berangkasan kering tanaman mentimun

    RESPON TANAMAN MENTIMUN (CUCUMIS SATIVUS L) TERHADAP PESTISIDA NABATI DAN PUPUK CAIR GREEN TONIC

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui; (1) Jenis bahan pestisida nabati yang tepat terhadap pertumbuhan, hasil dan intensitas serangan OPT  tanaman mentimun. (2) Waktu pemupukan pupuk cair green tonic yang tepat terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman mentimun. (3). Interaksi antara jenis bahan pestisida nabati dengan waktu pemupukan pupuk cair green tonic yang tepat terhadap pertumbuhan, hasil dan intensitas serangan OPT tanaman mentimun. Penelitian dilakukan dengan pola dasar Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) dengan dua faktor yaitu faktor 1 : jenis bahan pestisida nabati, yaitu: P0: tanpa pestisida, P1: Ekstrak Daun Pepaya, P2: Ekstrak Daun Lamtoro, P3: Campuran Ekstrak Daun Pepaya dan Ekstrak Daun Lamtoro (1: 1) dan Faktor 2 : waktu pemberian pupuk cair tonik hijau G1: Tampa Green Toninc, G2: 7 dan 14 hst, G3: 14 dan 28 hst, diulang 3 kali. Hasil menunjukkan bahwa pestisida nabati berpengaruh terhadap pertumbuhan, hasil dan intensitas serangan OPT. Jenis campuran  Ekstrak Daun Pepaya dan Ekstrak Daun Lamtoro (P3) memberikan pengaruh terbaik. Pupuk cair green tonik (G3 pada 14 dan 28 hst) memberikan yang terbaik

    1,659

    full texts

    2,068

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal UNMUH Jember (Universitas Muhammadiya)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇