Jurnal terbitan UBD (Universitas Buddhi Dharma)
Not a member yet
    2850 research outputs found

    The Influence of Ease of Use, Practicality, and Product Information on Generation Z Consumer Purchase Decisions on the Shopee Application in Makassar City

    Full text link
    The development of digital technology and the rapid growth of e-commerce have changed consumer shopping behaviour, especially among Generation Z, who are highly dependent on digital platforms. This study aims to analyse the influence of convenience, practicality, and product information on the purchasing decisions of Generation Z consumers who use the Shopee application in Makassar City. Purposive sampling was utilised to pick 100 respondents for the quantitative, explanatory research design study. Using the SmartPLS 4 program, Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) was used to analyse the data. Convenience had a positive and significant impact on purchasing decisions (β = 0.370; t = 3.069; p = 0.002), practicality had a positive and significant impact (β = 0.312; t = 2.073; p = 0.038), and product information had a positive but not significant impact (β = 0.259; t = 1.873; p = 0.061). With an R-Square value of 0.831, the study model has good predictive potential. On the Shopee platform, Generation Z's purchase decisions are primarily influenced by convenience

    SISTEM MONITORING KONSUMSI ENERGI LISTRIK BANGUNAN BERTINGKAT TIGA FASA BERBASIS INTERNET OF THINGS (IoT)

    Full text link
    Perkembangan teknologi Internet of Things (IoT) memungkinkan pengembangan sistem monitoring energi listrik yang efektif dan real-time. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengimplementasikan sistem monitoring energi listrik tiga fasa berbasis IoT menggunakan sensor PZEM-004T, microcontroller ESP32, dan platform web aplikasi untuk memvisualisasikan parameter listrik secara komprehensif. Metode penelitian meliputi perancangan perangkat keras dengan sensor PZEM-004T untuk setiap fasa, pemrograman ESP32 melalui Arduino IDE, dan pengujian sistem di salah satu ruangan Hemodialisa Gedung Rumah Sakit Karang Tengah Medika. Hasil pengujian menunjukkan sistem berhasil melakukan monitoring secara real-time dengan tingkat akurasi 99,55% dan margin error 0,45%. Sistem mampu mendeteksi ketidakseimbangan beban mencapai 79,31% pada kondisi Luar Waktu Beban Puncak (LWBP) dan 28,39% pada Waktu Beban Puncak (WBP), serta faktor daya berkisar 0,97-0,99. Total konsumsi energi selama satu bulan pemakaian tercatat 1936.15 kWh dengan estimasi biaya Rp 2.157.148. Implementasi ini memberikan kemudahan dalam pengawasan konsumsi energi melalui dashboard yang dapat diakses secara remote, memungkinkan deteksi dini terhadap anomali kelistrikan, dan menyediakan data secara akurat sebagai analisis pola konsumsi. Dengan demikian sistem monitoring ini terbukti efektif untuk pemantauan parameter kelistrikan secara akurat dan dapat menjadi dasar pengelolaan energi yang lebih efisien sebagai sarana penting dalam memenuhi kebutuhan konsumsi tenaga listrik fasilitas kesehatan sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 2306/Menkes/Per/XI/2011 tentang Persyaratan Teknis Prasarana Instalasi Listrik Rumah Sakit. Aspek utama dalam peraturan tersebut mendorong fasilitas kesehatan untuk melakukan efisiensi dalam rangka manajemen sarana dan prasarana, yang secara umum diatur dalam kebijakan efisiensi energi nasional

    SISTEM LAYANAN BARBERSHOP BERBASIS WEBSITE MENGGUNAKAN METODE PENGUJIAN USER ACCEPTANCE TEST (UAT)

    No full text
    Perkembangan teknologi informasi mendorong pelaku usaha jasa untuk mengadopsi sistem digital guna meningkatkan efisiensi operasional dan kualitas layanan kepada pelanggan, seiring dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat akan layanan yang cepat, praktis, dan akurat. Salah satu sektor jasa yang terdampak adalah barbershop, yang pada umumnya masih menerapkan sistem pemesanan manual sehingga menimbulkan berbagai permasalahan, seperti antrean panjang, jadwal pelayanan yang tidak teratur, waktu tunggu yang lama, serta kesalahan dalam pencatatan transaksi dan data pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem informasi layanan barbershop berbasis website yang mampu memfasilitasi proses pemesanan layanan secara daring serta mengukur tingkat penerimaan pengguna terhadap sistem yang dikembangkan. Metodologi penelitian yang digunakan adalah waterfall yang meliputi tahapan analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan. Sistem informasi ini dikembangkan menggunakan bahasa pemrograman PHP dengan basis data MySQL sebagai media penyimpanan data. Pengujian sistem dilakukan melalui metode Black Box Testing untuk memastikan fungsionalitas sistem berjalan dengan baik sesuai kebutuhan, serta User Acceptance Test (UAT) untuk mengetahui tingkat kepuasan dan penerimaan pengguna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem yang dikembangkan mampu membantu pelanggan dalam melakukan pemesanan layanan secara lebih mudah, cepat, dan fleksibel, serta memudahkan pihak barbershop dalam mengelola jadwal, layanan, dan data transaksi secara terstruktur. Berdasarkan hasil perhitungan UAT, sistem memperoleh nilai sebesar 85,37% sehingga dapat disimpulkan bahwa sistem layak digunakan dan mampu meningkatkan efektivitas serta kualitas layanan barbershop

    STRATEGI KOMUNIKASI INTERPERSONAL CUSTOMER SERVICE DALAM MENINGKATKAN KEPUASAN NASABAH DI BANK CAPITAL CABANG TAMAN PALEM

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Strategi Komunikasi Interpersonal yang diterapkan oleh Customer Service di Bank Capital Cabang Taman Palem dalam meningkatkan kepuasan nasabah. Komunikasi Interpersonal memiliki peran sentral dalam membangunhubungan harmonis antara bank dan nasabah, serta memengaruhi pengalaman layanan yang diterima. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan paradigma konstruktivisme, serta teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari dua Customer Service dan empat nasabah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasiinterpersonal yang diterapkan meliputi keterbukaan, kesetaraan, sikapmendukung, empati, dan sikap positif. Aspek-aspek ini terbukti meningkatkan rasa nyaman, kepercayaan, dan kepuasan nasabah. Temuan penelitian juga menekankan perlunya peningkatan fasilitas digital seperti mobile banking untuk menunjang komunikasi yang lebih efektif. Dengan demikian, strategi komunikasi interpersonal customer service terbukti berkontribusi signifikan terhadap kepuasan nasabah serta loyalitas jangka panjang di sektor perbankan

    ANALISIS PERSEPSI KONTEN TIKTOK @HEY.TESSSS DALAM MENINGKATKAN KESADARAN KESEHATAN MENTAL

    Full text link
    This research aims to analyse how the audience's perception of TikTok content presented by @hey.tessss in increasing mental health awareness, as well as understanding how interaction is built between creators and audiences. The research uses a descriptive qualitative approach with non-participatory observation methods, content analysis, and in-depth interviews with followers of the @hey.tessss account. Based on the Uses and Gratifications Theory which is used to understand the motivation and audience satisfaction in accessing mental health educational content. Research results show that @hey.tessss content is able to build audience awareness through empathetic delivery, easy-to-understand language, and strong interaction with followers. The communication strategy forms a supportive digital community and increases awareness and understanding of the importance of maintaining mental health. This research shows that social media, especially TikTok, can be an effective educational advice if used with the right and communicative approach.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana persepsi audiens terhadap konten TikTok yangdisajikan oleh @hey.tessss dalam meningkatkan kesadaran kesehatan mental, serta memahami bagaimana interaksi terbangun antara kreator dan audiens. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode observasi non-partisipatif, analisis isi, dan wawancara mendalam kepada pengikut akun @hey.tessss. Berdasarkan Teori Uses and Gratifications yang digunakan untuk memahami motivasi dan kepuasan audiens dalam mengakses konten edukatif kesehatan mental. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konten @hey.tessss mampu membangun kesadaran audiens melalui penyampaian yang empatik, bahasa yang mudah dipahami, serta interaksi yang kuat dengan pengikut. Strategi komunikasi tersebut membentuk komunitas digital yang suportif dan meningkatkan kesadaran serta pemahaman mengenai pentingnya menjaga kesehatan mental. Penelitian ini menunjukkan bahwa media sosial, khususnya TikTok, dapat menjadi saran edukasi yang efektif bila digunakan dengan pendekatan yang tepat dan komunikatif

    SEBUAH REGISTER YANG DIGUNAKAN OLEH NETIZEN DI KOMUNITAS MARAH-MARAH X (TWITTER)

    No full text
    This study examines the linguistic registers used by netizens in the Marah-Marah Community of X (Twitter), an online space where users express anger and dissatisfaction regarding various issues. Dell Hymes’ (1972) Speaking Model provides the theoretical framework to classify and analyze registers within this community. A qualitative approach was employed to collect primary data consisting of posts, comments, and interactions during April 2025. The analysis identified 200 registers, of which 185 (90%) were informal and 15 (10%) were colloquial. Informal registers included slang, abbreviations, code-switching, emotive words, and emojis, reflecting intense emotions such as anger and frustration. Colloquial registers demonstrated regional and cultural nuances. The findings highlight that informal registers dominate emotional discourse in online communities, functioning as tools of identity construction, solidarity, and coping mechanisms. This study contributes to sociolinguistics by providing insights into how register variation reflects emotional expression and social bonding in digital environments.Penelitian ini mengkaji register linguistik yang digunakan oleh netizen di Komunitas Marah-Marah X (Twitter), sebuah ruang online di mana pengguna mengekspresikan kemarahan dan ketidakpuasan terkait berbagai isu. Model Berbicara Dell Hymes (1972) digunakan sebagai kerangka teoritis untuk mengklasifikasikan dan menganalisis register dalam komunitas ini. Pendekatan kualitatif digunakan untuk mengumpulkan data primer berupa posting, komentar, dan interaksi selama April 2025. Analisis mengidentifikasi 200 register, di mana 185 (90%) bersifat informal dan 15 (10%) bersifat kolokial. Register informal mencakup bahasa gaul, singkatan, pergantian kode bahasa, kata-kata emosional, dan emoji, yang mencerminkan emosi intens seperti kemarahan dan frustrasi. Register kolokial menunjukkan nuansa regional dan budaya. Temuan ini menyoroti bahwa register informal mendominasi diskursus emosional dalam komunitas online, berfungsi sebagai alat pembentukan identitas, solidaritas, dan mekanisme penyesuaian. Studi ini berkontribusi pada sociolinguistics dengan memberikan wawasan tentang bagaimana variasi register mencerminkan ekspresi emosional dan ikatan sosial dalam lingkungan digital

    ANALISIS SELF DISCLOSURE MELALUI CLOSE FRIEND DI INSTAGRAM MAHASISWA ILMU KOMUNIKASI ANGKATAN 2020 UNIVERSITAS BUDDHI DHARMA

    Full text link
    Saat ini terdapat tren untuk mengungkapkan diri atau self-disclosure di Instagram melalui fitur close friend. Berdasarkan fenomena tersebut, self-disclosure melalui close friend instagram menjadi topik penelitian ini. Penelitian ini melibatkan lima responden mahasiswa pada program studi Ilmu Komunikasi. Penulis menggunakan teori Jendela Johari dari Joseph Luft dan Harry Ingha dan teori hierarki dari Abraham Maslow. Teori jendela Johari membedakan empat area, yaitu area terbuka ‘open area’, area tersembunyi ‘hidden area’, area buta ‘blind area’, dan area tidak diketahui ‘unknown area’. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif-kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Penggunaan pendekatan fenomenologi untuk mengeksplorasi fenomena dan pengalaman individu. Penulis mendapatkan tiga area yang dimiliki kelima informan, yaitu area terbuka, area tersembunyi dan area buta. Self Disclosure yang dilakukan informan untuk memenuhi kebutuhan aman, kebutuhan sosial dan kebutuhan penghargaan. Dampak positif self-disclosure  seperti pengenalan diri dan peningkatan kesadaran diri, kapabilitas menangani masalah, serta keterampilan dalam komunikasi interpersonal. Sedangkan Dampak negatifnya  yaitu terungkapnya informasipribadi, kerugian mental dan prevalensi penggunaan fitur close friend.&nbsp

    FireReady Challenge: A 2D Gamified Prototype for Community Fire Safety Preparedness

    Full text link
    Fire protection remains a critical public concern, as fire-related incidents continue to cause substantial property damage, personal injuries, and loss of life. Although public awareness campaigns and routine safety drills are widely implemented, conventional didactic training methods such as posters, presentations, and demonstrations often fail to generate lasting comprehension or meaningful behavioural change. To address this gap, this paper presents the FireReady Challenge, a 2D gamified learning prototype designed to enhance community awareness and preparedness in fire safety. The game adopts the ADDIE instructional model to systematically translate key learning objectives into interactive digital experiences focused on hazard identification, safe evacuation procedures, emergency communication readiness, and proper fire extinguisher use. Gamification elements, including points, badges, real-time feedback, and time-bound missions, are embedded to strengthen motivation and user engagement. This concept design demonstrates an innovative approach to ICT-based fire safety education for community dissemination. Future research will involve pilot-scale deployment and empirical validation to evaluate learning outcomes, usability, and user acceptance

    Compliance of MSME Taxpayers Using the Shopee Marketplace Platform in Banten Province: Relevance to Tax Policy in Indonesia

    Full text link
    This study aims to test and analyze the influence of Income Turnover, Understanding of Government Regulation No. 23 of 2018 and Government Policies on Tax Incentives on the Compliance of MSME Taxpayers Using the Shopee Marketplace Platform. The population in this study is Individual Taxpayers e-commerce actors  in Banten Province who market their products through  the Shopee Marketplace online platform, and the sample used is 97 entrepreneurs who have stores on the Shopee Marketplace. This research is quantitative. The type of data in this study is primary, and the source of data is from the questionnaire. The results of the study show that Income Turnover, Understanding of Government Regulation No. 23 of 2018 and Government Policy on Tax Incentives have a simultaneous effect on the Compliance of MSME Taxpayers Using  the Shopee Marketplace Platform. The understanding of Government Regulation No. 23 of 2018 partially has a significant effect on the compliance of MSME Taxpayers who use  the Shopee Marketplace Platform. Meanwhile, Income Turnover and Government Policies on Tax Incentives have no effect on the Compliance of MSME Taxpayers Using the Shopee Marketplace Platform.Penelitian ini bertujuan menguji dan menganalisis tentang pengaruh Omset Penghasilan, Pemahaman PP No. 23 Tahun 2018 dan Kebijakan Pemerintah tentang Insentif Pajak terhadap Kepatuhan Wajib Pajak UMKM Pengguna Platform Marketplace Shopee. Populasi dalam penelitian ini yaitu Wajib Pajak Orang Pribadi pelaku e-commerce di Provinsi Banten yang memasarkan produknya melalui Platform online Marketplace Shopee, dan sampel yang digunakan sebanyak 97 pengusaha yang memiliki toko di Marketplace Shopee. Penelitian ini bersifat kuantitatif. Jenis data dalam penelitian ini adalah primer, dan sumber data dari kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Omset Penghasilan, Pemahaman PP No. 23 Tahun 2018 dan Kebijakan Pemerintah tentang Insentif Pajak berpengaruh secara simultan terhadap Kepatuhan Wajib Pajak UMKM Pengguna Platform Marketplace Shopee. Pemahaman PP No. 23 Tahun 2018 secara parsial berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan Wajib Pajak UMKM Pengguna Platform Marketplace Shopee. Sedangkan Omset Penghasilan dan Kebijakan Pemerintah tentang Insentif Pajak tidak berpengaruh terhadap Kepatuhan Wajib Pajak UMKM Pengguna Platform Marketplace Shopee

    Implementasi Sistem Pengelolaan Aset Tetap Dan Supplies Melalui Experiential Learning Program Pada PT. Midi Utama Indonesia. Tbk

    Full text link
    Experiential Learning Program dirancang untuk memperkuat keterkaitan antara pembelajaran akademik dan praktik profesional di dunia industri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi sistem pengelolaan aset tetap dan supplies pada PT Midi Utama Indonesia Tbk (Alfamidi) dalam kerangka pelaksanaan Experiential Learning Program. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan sumber data berupa logbook kegiatan magang, observasi langsung, dan dokumentasi prosedur kerja selama periode Oktober hingga Desember 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan aset tetap dilakukan melalui sistem digital terintegrasi yang mencakup pencatatan biaya renovasi toko sebagai aset, pengelompokan aset berdasarkan kategori dan lokasi, perhitungan penyusutan sesuai masa manfaat, serta prosedur penjualan aset tidak terpakai melalui mekanisme P3AT yang melibatkan pengawasan internal. Pengelolaan supplies dilakukan melalui sistem administrasi dan pengendalian biaya operasional guna menjaga efisiensi dan akurasi pelaporan. Implementasi teknologi informasi mendukung transparansi, mempercepat proses dokumentasi, dan meningkatkan koordinasi antarunit kerja. Dari sisi pembelajaran, kegiatan Experiential Learning Program meningkatkan kompetensi teknis mahasiswa dalam administrasi aset dan rekonsiliasi data keuangan, serta mengembangkan kemampuan komunikasi, disiplin, dan tanggung jawab profesional. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi pengalaman kerja dalam kurikulum mampu menjembatani kesenjangan antara teori administrasi bisnis dan praktik operasional perusahaan ritel modern, sekaligus meningkatkan kesiapan kerja mahasiswa secara komprehensif.as

    2,509

    full texts

    2,850

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal terbitan UBD (Universitas Buddhi Dharma)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇