E-Journal Universitas Hindu Indonesia
Not a member yet
    3153 research outputs found

    Pengaruh Kualitas Produk, Kualitas Pelayanan, Lokasi dan Persepsi Harga terhadap Keputusan Pembelian di Steak Moen-Moen Depok Jawa Barat

    Get PDF
    This research was designed to investigate product quality, service quality, price perceptions, and location at the Moen-Moen Steak restaurant located in Depok, West Java. The research population involved regular and potential consumers of Steak Moen-Moen in Depok. Through this research, it is hoped that in-depth insight can be gained into consumer preferences and perceptions of the key aspects that influence their experience at this restaurant. The data collection method used was accidental sampling with the application of the Roscoe technique, and the number of samples involved reached 100 respondents. The results show that the variables product quality, service quality, location and price perception influence purchasing decisions simultaneously. Partially, the two variables, service quality and price perception, influence purchasing decisions. However, the other two independent variables, namely product quality and location, do not influence purchasing decisions

    PRODUKTIFITAS LEBAH MADU TETRAGONULA LAEVICEPS DI DESA BONGKASA PERTIWI, BADUNG

    Get PDF
    Desa Bongkasa Pertiwi merupakan salah satu desa yang membentuk komunitas perlebahan dan madu di Bali sejak tahun 2020. Berbagai jenis lebah dibudidayakan untuk meningkatkan perekonomian desa yang beralih dari pariwisata. Budidaya lebah jenis Tetragonula laeviceps harus banyak hal yang dipersiapkan untuk meningkatkan produktifitas dan kualitas madu sehingga menjadi acuan desa wisata lebah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Produktifitas Lebah Madu Tetragonula laeviceps di Desa Bongkasa Pertiwi, Badung dengan waktu penelitian selama 5 bulan dari Januari hingga Mei 2024. Metode yang digunakan secara deskriftif, yaitu semua data lapangan yang didapat dianalisis secara deskripsi

    DETEKSI DINI INFEKSI MENULAR SEKSUAL PADA IBU HAMIL MELALUI PEMERIKSAAN HIV, SIFILIS, DAN HEPATITIS B DI UPTD PUSKESMAS TAMPAKSIRING I: EARLY DETECTION OF SEXUALLY TRANSMITTED INFECTIONS IN PREGNANT WOMEN THROUGH HIV, SYPHILIS, AND HEPATITIS B EXAMINATION AT UPTD TAMPAKSIRING I HEALTH CENTER

    Get PDF
    Tujuan penelitian untuk menentukan status, jenis dan faktor penyebab infeksi ibu hamil melalui pemeriksaan deteksi dini IMS di UPTD Puskesmas Tampaksiring I. Penelitian dengan rancangan cross sectional mengambil sampel semua ibu hamil yang melakukan pemeriksaan deteksi dini IMS di UPTD Puskesmas Tampaksiring I selama periode Januari 2023 sampai dengan Juni 2024. Data hasil pemeriksaan deteksi dini IMS diambil dari data rekam medis dan dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ibu Hamil yang melakukan pemeriksaan deteksi dini IMS adalah Ibu Hamil berusia dibawah 20 tahun sebanyak 11,55% dengan status infeksi non reaktif. Ibu Hamil berusia 20 – 30 tahun sebanyak 56,43% dengan status infeksi reaktif HIV 1,2%, reaktif Hepatitis B 0,8%. Ibu Hamil berusia diatas 30 tahun sebanyak 32,28% dengan status infeksi non reaktif. Ibu Hamil dengan usia kehamilan trimester pertama sebanyak 18,06% dengan status infeksi non reaktif. Usia kehamilan trisemester kedua sebanyak 51,92% dengan status infeksi reaktif HIV 1,3%, reaktif Hepatitis B 0,9%. Usia kehamilan trimester ketiga sebanyak 30,02%, dengan status infeksi non reaktif. Faktor penyebab infeksi adalah berganti pasangan sebanyak 11,29% dan tidak menggunakan alat pengaman (kondom) sebanyak 51,92%. Simpulan, status infeksi Ibu Hamil yang melakukan pemeriksaan deteksi dini IMS di Puskesmas Tampaksiring I adalah reaktif HIV 0,68% dan reaktif Hepatitis B 0,45% yang tersebar pada usia 20-30 tahun sebanyak 1,2% dan 0,8% serta pada usia kehamilan trisemester ke dua sebanyak 1,3% dan 0,9%. Jenis infeksi adalah infeksi HIV dan infeksi Hepatitis B. Faktor penyebab infeksi adalah berganti pasangan sebanyak 11,29% dan tidak menggunakan alat pengaman sebanyak 51,92

    KEMUNCULAN MUSIK METAL DAN KOMUNITAS METAL DI KOTA DENPASAR, BALI

    Get PDF
    Perkembangan signifikan musik metal di Indonesia ditandai pasca hadirnya grup musik metal internasional untuk konser di Indonesia yaitu Metallica dan Sepultura. Dekade 1990-an merupakan penanda mulai terjangkitnya anak muda Indonesia akan musik metal. Terutama di kota-kota besar. Virus musik metal menyebar hingga ke Kota Denpasar, Bali yang benar-benar dirasakan mulai tahun 1990. Kala itu terdapat program radio yang memutar musik khusus metal yang intens setiap hari yang memengaruhi anak-anak muda hingga menjadi pecinta musik metal. Dari situ mulai muncul komunitas-komunitas musik metal di Kota Denpasar, Bali hingga muncul grup-grup musik metal yang beragam. Wawancara untuk kebutuhan penelitian kualitatif digunakan dalam penelitian ini. Ditambah observasi di beberapa tempat berlangsungnya konser yang dihadiri pelaku-pelaku skena metal terdahulu. Hasil penelitian menunjukkan beragam grup musik dengan ciri khas masing-masing muncul dan saling membawa energi segar untuk keberlangsungan musik metal di Kota Denpasar, Bali

    KOMUNIKASI NONVERBAL PADA TRADISI NYEKAR MENJELANG PERAYAAN WAISAK DI DESA GUNUNG KELIR KABUPATEN KULON PROGO

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan terkait Komunikasi Non Verbal pada Tradisi Nyekar menjelang Perayaan Waisak. Serta mendeskripsikan terkait sejarah dan rangkaian acara pada Tradisi Nyekar. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan etnografi komunikasi pada interaksi simbolik. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Keabsahan data menggunakan triangulasi data dan analisis menggunakan etnografi. Hasil penelitian menunjukan bahwa dalam sejarah tradisi nyekar menjelang perayaan Waisak sudah berlangsung sejak lama dan masih dilestarikan. Rangkaian acara tradisi nyekar diawali dengan menyiapkan sesajen di rumah masing-masing selanjutnya ke makam untuk membacakan paritta (doa-doa) dan tabur bunga, tradisi nyekar  merupakan ungkapan bhakti keluarga kepada leluhur. Komunikasi non verbal tradisi nyekar terdapat pada proses pembacaan paritta dengan bersikap anjali sebagai bentuk penghormatan kepada Tri Ratna (Buddha, Dhamma dan Sangha)

    PRAKTIK DHARMAYATRA DALAM MEMPERKUAT KEYAKINAN UMAT BUDDHA DI ERA MODERN

    Get PDF
    The practice of Dharmayatra has long been an integral part of the Buddhist tradition. The aim of this study was to explore how Dharmayatra practices can strengthen Buddhist beliefs in the modern era. This research method is a literature study that involves the analysis and synthesis of relevant literature regarding Dharmayatra practices. The results showed that Dharmayatra practice helps Buddhists to increase their understanding of Buddhist teachings, increase their sense of connection with the Buddhist community, and strengthen their faith and commitment to Buddhist practice. This practice is also considered a means to overcome the challenges of modern life and gain inner peace. These findings suggest that Dharmayatra can be a relevant and beneficial practice for Buddhists in the modern era, and can assist them in living an authentic and meaningful Buddhist life despite some shortcomings in practicing it

    INTERNALISASI NILAI PENDIDIKAN KARAKTER MELALUI KEARIFAN LOKAL NGUPAH WAYANG

    Get PDF
    Wayang merupakan salah satu bentuk kebudayaan yang ada di Bali. Sebagai sebuah kesenian wayang tentunya memiliki nilai yang sarat dengan religiusitas. Wayang merupakan kesenian yang dapat dipentaskan sebagai wali, bebali dan balih-balihan. Dalam sejarahnya wayang telah ada sejak jaman dahulu sehingga wayang juga disebut sebagai kesenian klasik. Sebagai sebuah bentuk kesenian wayang juga terkena oleh dampak globalisasi. Hal ini dapat kita lihat dari minimnya masyarakat yang saat ini gemar menonton wayang, terkecuali dalam bentuk wayang sebagai wali. Padahal disisilain wayang juga memiliki nilai yang sangat penting yaitu sebagai media dalam pembentukan karakter bagi generasi muda. Melalui sisipan cerita yang diambil melalui itihasa wayang mencoba menguraikan tentang ajaran-ajaran agama dalam setiap pertunjukannya. Hal inilah yang dilakukan oleh masyarakat di Kec. Banjar Kabupaten Buleleng kendatipun arus globalisasi melanda namun eksistensi pertunjukan wayang yang dibalut dalam tradiisi ngupah wayang masih terjaga. Hal ini dipercayai sebagai bentuk media internalisasi nilai-nilai pendidikan karakter bagi mereka yang menanggap wayang.Dari latar belakang tersebut rumusan masalah yang akan dikaji dalam tulisan ini adalah 1) Mengapa tradisi ngupah wayang sebagai media pendidikan karakter  masih eksis dilaksanakan di Desa Banjar Kecamatan Banjar? 2) Bagaimana bentuk tradisi ngupah wayang sebagai media pendidikan karakter di Desa Banjar Kec. Banjar Kab. Buleleng? 3) Bagaimana implikasi dari tradisi ngupah wayang sebagai media pendidikan karakter di Desa Banjar Kec. Banjar Kabupaten Buleleng? Penelitian yang dilakukan ini menggunakan metode kualitatif. Teori yang dipergunakan dalam membedah rumusan masalah adalah teori eksistensialisme, teori fungsional structural. Hasil penelitian ini adalah pentingnya kehadiran wayang sebagai media internalisasi nilai-nilai pendidikan karakter adalah Atma sradha, tradisi, dan juga suah ujar (mesesangi), bentuk pendidikan karakter tertuang dalam lakon cerita, upakara, dan penglukatan

    MAKNA TRADISI TUMPENG DALAM BUDAYA JAWA DAN RELEVANSINYA BAGI PENGHAYATAN PERAYAAN EKARISTI DI PAROKI MARIA RATU DAMAI PURWOREJO MALANG

    Get PDF
    Tumpeng banyak dipakai dalam kegiatan orang Jawa baik Katolik maupun non Katolik. Akan tetapi, makna simbolis tradisi Tumpeng sering kurang dipahami dan kabur. Umat Katolik non Jawa yang memakai tradisi ini juga kurang memahami, tidak terkecuali umat Katolik Jawa kurang memahami makna dan tujuan tradisi tumpeng, terutama relevansinya dengan perayaan Ekaristi. Penelitian ini bertujuan untuk memahami makna tradisi tumpeng dan relevansi tradisi tumpeng bagi penghayatan perayaan Ekaristi bagi umat di Paroki Maria Ratu Damai Purworejo. Penelitian ini merupakan penelitian yang menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Narasumber dalam penelitian ini adalah umat dan pastor paroki. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Peneliti melakukan pengujian keabsahan data dengan menggunakan triangulasi Teknik pengumpulan data. Upacara tumpengan di Paroki Maria Ratu Damai Purworejo menunjukkan adanya keselarasan dengan perayaan Ekaristi. Keduanya sama-sama menekankan pentingnya syukur, namun dengan fokus yang berbeda. Tumpengan lebih pada syukur atas berkat duniawi, sedangkan Ekaristi berpusat pada syukur atas karya penyelamatan Kristus

    Sosialisasi dan Pendampingan UMKM “UD. Taman Jaya” dalam Produksi dan Implementasi Sistem Pembayaran Digital Berbasis QRIS

    Get PDF
    Efforts to implement digital transactions such as QRIS for MSMEs in Indonesia are currently still facing many obstacles, one of which is the lack of understanding by MSME players about the meaning and working system of QRIS. MSMEs have an important role in the growth of the Indonesian economy, of course MSMEs must be able to adapt to the latest technological advances. The aim of this service is to help encourage the ability of MSMEs to adapt in this digital era and is expected to be able to improve the economic level of the people. The method used is a qualitative descriptive method with data collection through interviews, observation and documentation. After all the processes were carried out, we found very good results even though we encountered several obstacles such as difficulty in accessing the internet in the area, but this received a good response from customers who came to shop, they were very enthusiastic because this was the first time in that area that there were MSMEs that implemented a payment system. non-cash. This proves that digitalization in MSMEs will really help raise the economic level of society, is a tool for alleviating poverty, and is a good foreign exchange earner for the country

    Pendampingan Promosi Kepada Pelaku UMKM Kuliner di Desa Gunaksa Melalui Pengembangan Media Pemasaran Berbasis Digital

    Get PDF
    In this era, the business world is developing very rapidly and requires high creativity in facing changes from economic actors. Gunaksa Village is a village located in Dawan District, Klungkung. Gunaksa Village is one of the official villages which consists of 7 small hamlets. In Gunaksa Village there are several MSMEs for ancient traditional dishes. However, some MSMEs in Gunaksa Village, especially culinary MSMEs, still use conventional marketing methods that are not in line with technological developments. UNHI KKN students innovate and digitalize MSMEs towards an independent society. Training and creating a Google Maps Address with the initial stage, including an address on a digital social media account can make it easier for consumers to go to the MSME seller\u27s place of sale. Making Promotional Videos. Making this promotional video aims to introduce traditional culinary delights in Gunaksa Village which are supported by the village government by holding the Gunaksa Cultural Festival. This is also useful for MSMEs to sell and promote products sold via social media. The methods used in assisting MSMEs include going to the field to observe and interview several culinary MSME actors in Gunaksa Village. For the problems that occurred, students provided solutions in the form of using digital media as an effective marketing strateg

    2,633

    full texts

    3,153

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    E-Journal Universitas Hindu Indonesia
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇