E-Journal Universitas Hindu Indonesia
Not a member yet
    3153 research outputs found

    Sistem Informasi Rental Mobil Berbasis Web Menggunakan Laravel 11 (Studi Kasus: CV Metro Trans Christindo Bali)

    No full text
    Manual management of transactions and administration is still commonly found in car rental companies, often leading to recording errors, limited data tracking, and operational inefficiency. CV Metro Trans Christindo Bali is one such company facing these issues. This prompted the development of a web-based information system to improve operational efficiency and effectiveness. The system was developed using the ADDIE approach, involving the stages of needs analysis, system design, and implementation using Laravel 11, PHP 8.2, and a MySQL database. The system features include booking via messaging services, vehicle data management, rental transactions, customer reviews, and operational reporting. Testing was conducted using blackbox testing with the functional testing method to ensure each feature operates according to specifications. The results showed that the system functions optimally without significant errors and is capable of improving administrative order, work efficiency, and supporting decision-making within the company.

    ANALISIS SIMBOLISME RELIGIUS DALAM ALIRAN THERAVADA DAN TANTRAYANA: KAJIAN KOMPARATIF MAKNA DAN FUNGSI

    No full text
    Artikel ini mengkaji simbolisme religius dalam dua aliran utama Buddhisme yang dianut masyarakat Desa Candigaron, yaitu aliran Theravada dan aliran Tantrayana. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah makna di balik simbol-simbol keagamaan yang digunakan dalam praktik ibadah kedua aliran tersebut serta bagaimana simbol-simbol tersebut memengaruhi pengalaman spiritual umat. Aliran Theravada, simbolisme terlihat pada penggunaan lilin, dupa, air, buah, dan bunga yang digunakan secara sederhana sebagai bentuk penghormatan dan sarana perenungan menuju pembebasan batin. Sedangkan aliran Tantrayana simbolisme keagamaan mengambil bentuk yang lebih kompleks melalui penggunaan mudra, mantra Tibet, visualisasi mandala, berbagai jenis air persembahan, dupa, bunga dan lilin yang semuanya membentuk satu kesatuan sakral untuk menyatukan tubuh, ucapan, dan pikiran. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan pendekatan inkuiri naturalistik dengan berbasis observasi lapangan dan wawancara mendalam. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun berbeda dalam bentuk, kedua aliran memiliki tujuan spiritual yang serupa, yaitu pencerahan dan ketenangan batin. Simbol dalam masing-masing aliran tidak hanya memiliki makna ritual, tetapi juga nilai sosial yang mempererat hubungan antarumat. Simbolisme dalam praktik keagamaan terbukti menjadi jembatan penting bagi penghayatan makna hidup spiritual dan sosial umat Buddha di Desa Candigaron

    PENGELOLAAN SAMPAH BERBASIS SUMBER SERTA PRAKTEK PEMBUATAN ECO-ENZYME DAN KOMPOS PADA MASYARAKAT YANG ADA DI DESA BLAHKIUH

    No full text
    Waste is one of the main problems in some areas, including in Blahkiuh village, source-based waste management offers various solutions by involving the community in managing waste in their respective home environments. This outreach aims to increase community awareness and skills in source-based waste management and the practice of making ecoenzymes and making compost fertilizer. Econzym is a brown liquid with a sour aroma resulting from fermentation of brown sugar or molasses with the addition of fruit, vegetable waste and water in a ratio of 1: 3: 10 which is fermented for 3 months or more. Compost fertilizer is an organic fertilizer produced from the process of decomposing organic materials such as dry leaves, grass, vegetables and other organic waste, water and also provided with fertile soil in a ratio of 3: 1. This community service activity is carried out with the hope of being able to open up people\u27s insight. is in the village of Blahkiuh in order to utilize source-based waste produced from household waste into something useful

    PEMANFAATAN KUAS BAMBU DALAM LUKISAN TRADISIONAL BALI DI DESA PELIATAN

    No full text
    Perkumpulan Pita Maha membawa pengaruh besar terhadap seniman-seniman di daerah Ubud terutama dalam hal teknik, unsur-unsur estetik. Misalnya tradisi melukis figur, aktifitas keseharian, maupun ritual, yang tetap berkembang sampai sekarang, terutama daerah Padang Tegal maupun Peliatan. Desa Peliatan, tercipta lukisan tradisional Bali yang bertemakan wayang, pertunjukan barong dan legong. Lukisan tersebut masih menggunakan kuas bambu dan tidak menggunakan kuas buatan pabrik. Melihat perkembangan lukisan di Desa Peliatan begitu pesat, maka penggunaan kuas bambu sangatlah bermanfaat. Hal itu dapat dilihat dari segi ekonomi bahwa kuas bambu tergolong murah, bahannya mudah didapat dan mudah membuatnya. Berdasarkan latar belakang sebelumnya adapun beberapa masalah yang diajukan yaitu: bagaimana proses, karya yang diciptakan dan dampak kuas bambu pada lukisan tradisional Bali di Desa Peliatan. Penelitian ini menggunakan metode observasi, wawancara, kepustakaan dan dokumentasi. Hasilnya berupa proses pembuatan kuas bambu dalam lukisan tradisonal Bali di Desa Peliatan terdapat beberapa langkah meliputi: (a) Pemilihan bambu, dalam pembuatan kuas bambu sangat memperhatikan kerapatan serat dan ketebalan bambu. Bambu tali muda yang masih terlindungi oleh klopak digunakan untuk menciptakan kuas yang optimal, dengan pemilihan ruas bambu pada bagian pangkal dan menjauhkan dari sumber air. (b) Proses pembuatan kuas bambu, dalam hal ini terdapat tiga jenis kuas yang dibuat dan setiap jenis kuas memiliki fungsi masing masing. Adapun kuas tersebut misalnya:  kuas penyawian, pengekesan dan kuas penyenteran. Karya yang diciptakan dalam pemanfaatan kuas bambu pada lukisan tradisonal Bali di Desa Peliatan adalah lukisan pewayangan dan lukisan pemandangan masyarakat. Dampak pemanfaatan kuas bambu dalam lukisan tradisional Bali di Desa Peliatan meliputi: dampak ekonomi, lingkungan dan dampak pendidikan

    KEWENANGAN PRAJURU ADAT MEMBERIKAN SANKSI ADAT KEPADA TAMIU YANG MELAKUKAN PELANGGARAN TINDAK PIDANA

    No full text
    Bali is an island tourist destination which is very famous throughout the world. This from the large number of foreign and domestic tourists who vacation on the island of Bali or who are just looking for luck in the tourism business. Where in the customary village can be seen area now there are various forms of change, one of which is in the field of pawongan (community), which is not only inhabited by native krama but has also been inhabited by migrant krama who come from different ethnicities, races, religions. The existence of tamiu in the Bajera Traditional Village, Selemadeg District, Tabanan Regency causes various population problems such as population density which continues to increase. Management and control of guests selectively and continuously must always be carried out to minimize various negative impacts, especially those whose identity is not clear. prajuru adat village collects data on every tamiu in the Bajera customary village area to minimize the various negative impacts caused by the presence of the tamiu. The purpose of this study is to find out the legal basis and mechanism for imposing customary sanctions on tamiu who commit criminal offenses. The method used is an empirical research method, with an empirical juridical approach. The data sources used in this study are primary data, secondary data, and tertiary data

    PATUNG RANGDA SEBAGAI MEDIA PENDIDIKAN KARAKTER RELIGIUS GENERASI MUDA DI PURA DALEM GEDEDESA ADAT PERERENAN

    No full text
    Patung Rangda tidak hanya berfungsi sebagai simbol pelindung spiritual dalam tradisi Hindu Bali, tetapi juga mengandung nilai estetika dan potensi media edukatif pendidikan karakter religius generasi muda, tepatnya di Pura Dalem Gede Desa Adat Pererenan. Dari latarbelakang sebelumnya adapun rumusan masalah yang diajukan yaitu: mengapa patung rangda dipakai sebagai media Pendidikan, bagaimanakah bentuk patung rangda dan bagaimanakah implikasi patung rangda sebagai media pendidikan karakter religius generasi muda di Pura Dalem Gede Desa Adat Pererenan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, melalui pendekatan observasi, wawancara dan studi dokumen. Dengan menggunakan teori estetika dan teori nilai. Hasilnya berupa patung rangda dipakai sebagai media pendidikan karakter religius dapat dipandang dari tatanan teologis sosok durga, mitologi cerita keyakinan dewa ibu kesuburan dan sosial religious generasi muda. Bentuk patung rangda sebagai media pendidikan karakter religius generasi muda yaitu patung rangda sebagai media pendidikan pusat konsentrasi religius yoga tarpana, patung rangda sebagai media pendidikan ketangguhan generasi muda, patung rangda sebagai media Pendidikan kebangkitan kembali dan patung rangda sebagai media pendidikan seni rupa religius melalui Tri Angga. Sedangkan implikasi patung rangda sebagai media pendidikan karakter religius generasi muda di Pura Dalem Gede Desa Adat Pererenan dapat dibagi menjadi tiga yaitu: implikasi pendidikan kesucian (Shiwam), pendidikan kebenaran (Satyam) dan implikasi pendidikan keindahan (Sundaram).             Kata Kunci: Patung Rangda, Pendidikan, Karakter Religius

    TARI REJANG KESARI DALAM PIODALAN DI PURA DESA, DESA ADAT KEBON SINGAPADU, SUKAWATI, GIANYAR

    No full text
    Masyarakat di Bali mayoritas beragama Hindu, dimana hal tersebut sangat erat kaitannya dengan Yadnya. Pelaksanaan Yadnya tersebut tidak hanya dengan Upacara, tetapi juga memanfaatkan seni tari. Salah satunya Tari Rejang Kesari Dalam Piodalan di Pura Desa, Desa Adat Kebon Singapadu, Sukawati Gianyar. Terkait dengan penelitian ini, maka dirumuskan ke dalam tiga permasalahan yaitu: (1) Bagaimana Bentuk Tari Rejang Kesari di Pura Desa, Desa Adat Kebon Singapadu, Sukawati, Gianyar?, (2) Bagaimana Fungsi dan Makna Tari Rejang Kesari di Pura Desa, Desa Adat Kebon Singapadu, Sukawati, Gianyar?, (3) Apakah Nilai-nilai Pendidikan Seni Tari Keagamaan Hindu yang terkandung dalam Tari Rejang Kesari di Pura Desa, Desa Adat Kebon Singapadu, Sukawati, Gianyar?. Tujuan penelitin antara lain: Untuk mengetahui Bentuk, Fungsi, Makna, dan Nilai-Nilai Pendidikan Seni Tari yang ada dalam Tari Rejang Kesari Dalam Piodalan di Pura Desa, Desa Adat Kebon Singapadu, Sukawati Gianyar. Guna akuratnya hasil penelitian ini, maka digunakan beberapa teori untuk membedah permasalahan yang terjadi yaitu : (1) Teori Estetika, (2) Teori Fungsional Struktural, (3) Teori Behavioristik. Penelitian ini berbentuk rancangan kualitatif. Data dikumpulkan dengan teknik observasi, wawancara, dokumentasi dan kepustakaan. Setelah data terkumpul, data dianalisis dengan deskripsi kualitatif. Berdasarkan analisis tersebut, diperoleh hasil penelitian sebagai berikut : (1) Bentuk Tari Rejang Kesari Dalam Piodalan di Pura Desa, Desa Adat Kebon Singapadu, Sukawati Gianyar, (2) Fungsi dan Makna Tari Rejang Kesari Dalam Piodalan di Pura Desa, Desa Adat Kebon Singapadu, Sukawati Gianyar, (3) Nilai-nilai Pendidikan Seni Tari Keagamaan Hindu yang terkandung dalam Tari Rejang Kesari di Pura Desa, Desa Adat Kebon Singapadu, Sukawati, Gianyar  yaitu (a) Nilai Pendidikan Tattwa, (b) Nilai Pendidikan Etika/Susila, (c) Nilai Pendidikan Upacara, (d) Nilai Pendidikan Estetika.   kata kunci: Tari Rejang Kesari, Kajian Nilai Pendidika

    Pengaruh Kompetensi Perangkat Desa, Komitmen Organisasi dan Sistem Pengendalian Internal Terhadap Akuntabilitas Pengelolaan Dana Desa Di Kecamatan Gianyar Kabupaten Gianyar

    No full text
    The distrct/city Regionial Revenuoe and Expenmditure Budgdet transfers villlage funds from the State Revenue and Expenditure Budget so that they can be used in the villages. Because the distribution of the budget increases annually, the village administration in Gianyar District has to be held responsible for the management of local funds. In order to ascertain the impact of organizational commitment, intrenal countrol sytems, and local apparatus competency on the accuntability of villaege fund managenment in Gianyar district, Gianyar Region, the Gianyar District Local Government undertook. Utilizing intentional examining was utilized to get the review\u27s example size of 96. The study\u27s findings demonstrate how village fund management duties are favorably and significantly impacted by internal control systems, organizational commitment, and local apparatus competency. It is hoped that village parties in Gianyar District will be able to further their understanding of financial management in the future in light of the research\u27s findings by adhering to socialization, obtaining information from a variety of sources, and—of course—ensuring that increased accountability is balanced with the use of adequate information systems

    Pengaruh Kemampuan Akademik, Penghargaan Finansial, dan Risiko Profesi Terhadap Minat Mahasiswa Akuntansi Untuk Berkarier Sebagai Akuntan Publik: (Studi Pada Mahasiswa Jurusan Akuntansi Universitas Hindu Indonesia)

    No full text
    The disparity between the limited quantity of public accountants in Indonesia and the substantial annual output of accounting graduates, exceeding 35,000 students, underscores a pressing need for more professionals in this field. Given Indonesia\u27s significant economic stature, the demand for public accountants is paramount to support the nation\u27s economic growth. This research objective is to delve into the factors influencing accounting students\u27 inclination towards pursuing a career as public accountants, particularly focusing on academic proficiency, financial incentives, and perceived professional risks. Conducted among students majoring in accounting at Hindu Indonesia University, this research targets active participants enrolled in the Undergraduate Study Program within the Department of Accounting, Faculty of Business Economics and Tourism, in their fifth and seventh semesters, who have completed audit I and audit II courses. With a sample size of 180 students, determined applying the Slovin formula, the study employs multiple linear regression analysis techniques to examine the relationships between the aforementioned variables and students\u27 interest in embarking on a career as public accountants.The findings reveal that academic aptitude, financial rewards, and perceptions of professional risks positively impact Accounting Students\u27 Interest in a Career as a Public Accountan

    Pengaruh Tingkat Likuiditas dan Risiko Kredit Terhadap Profitabilitas Lembaga Perkreditan Desa (LPD) Di Kecamatan Kerambitan

    No full text
    LPD is a financial institution established for the benefit of the pekraman village, aiming to improve the welfare of the community. LPD has a companion agency assigned by the Governor. namely the LPLPD. In Kabupaten Tabanan, there is an increase in the number of unhealthy LPDs due to problematic credits and insufficient financial ratios. Kecamatan Kerambitan, a district in Kabupaten Tabanan, also has several unhealthy LPDs. Furthermore, the ROA generated by LPDs in Kecamatan Kerambitan has significantly decreased from 2020 to 2022, with the lowest values compared to other districts in  Kabupaten Tabanan. This research was conducted at LPDs throughout Kerambitan District, Tabanan Regency for the 2020-2022 period. The number of samples used was 26 LPDs using a probability sampling method with saturated sample technique. The type of data used is secondary data obtained from the Tabanan Regency LPD Empowerment Institute for the 2020-2022 period. Data collection methods are non-participant observation and documentation methods. The research uses multiple linear regression analysis. Based on the results of this research analysis, it shows that: (1) Liquidity has a negative and non  significant effect on LPD profitability in Kerambitan District, (2) Credit Risk has a negative and significant effect on LPD profitability in Kerambitan District. LPD is a financial institution established for the benefit of the pekraman village, aiming to improve the welfare of the community. LPD has a companion agency assigned by the Governor. namely the LPLPD. In Kabupaten Tabanan, there is an increase in the number of unhealthy LPDs due to problematic credits and insufficient financial ratios. Kecamatan Kerambitan, a district in Kabupaten Tabanan, also has several unhealthy LPDs. Furthermore, the ROA generated by LPDs in Kecamatan Kerambitan has significantly decreased from 2020 to 2022, with the lowest values compared to other districts in Kabupaten Tabanan. This research was conducted at LPDs throughout Kerambitan District, Tabanan Regency for the 2020-2022 period. The number of samples used was 26 LPDs using a probability sampling method with saturated sample technique. The type of data used is secondary data obtained from the Tabanan Regency LPD Empowerment Institute for the 2020-2022 period. Data collection methods are non-participant observation and documentation methods. The research uses multiple linear regression analysis. Based on the results of this research analysis, it shows that: (1) Liquidity has a negative and non significant effect on LPD profitability in Kerambitan District, (2) Credit Risk has a negative and significant effect on LPD profitability in Kerambitan District

    2,633

    full texts

    3,153

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    E-Journal Universitas Hindu Indonesia
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇