E-Journal Universitas Hindu Indonesia
Not a member yet
    3153 research outputs found

    PENGARUH PERKEMBANGAN PENGGUNAAN LAHAN TERHADAP PEREKONOMIAN MASYARAKAT DI DESA BATUNUNGGUL, NUSA PENIDA

    No full text
    Perubahan penggunaan lahan di kawasan pesisir, khususnya di Desa Batununggul, Kecamatan Nusa Penida, merupakan fenomena yang terjadi seiring meningkatnya perkembangan sektor pariwisata dan aktivitas ekonomi masyarakat. Kondisi ini tidak hanya mengubah fungsi fisik ruang, tetapi juga berpengaruh langsung terhadap struktur ekonomi dan pola mata pencaharian masyarakat setempat. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik analisis data dilakukan dengan teknik tumpang tindih peta (overlay). pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi lapangan dan wawancara untuk melihat dan memastikan pengaruh perkembangan penggunaan lahan terhadap perekonomian masyarakat pada lokasi penelitian. hasil dari penelitian menemukan ; Pertama, terjadi perubahan fungsi lahan dari lahan tidak terbangun menjadi terbangun dengan tren dominan di sekitar kawasan pesisir pantai dan sepanjang jalan utama desa. Kedua, perubahan pemanfaatan lahan terbangun menjadi fasilitas perdagangan, jasa, dan akomodasi pariwisata, serta perubahan lahan non-terbangun menjadi area perdagangan dan jasa yang menyebar di titik-titik strategis desa. Ketiga, perubahan penggunaan lahan ini berdampak pada pergeseran mata pencaharian masyarakat, dari sektor primer seperti nelayan dan petani rumput laut ke sektor tersier seperti pengelola homestay, pemandu wisata, pedagang, dan penyedia jasa transportasi. Selain itu, pendapatan masyarakat meningkat seiring bertambahnya aktivitas ekonomi, meskipun diiringi kenaikan harga lahan terutama di lokasi strategis desa. Faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan penggunaan lahan di lokasi penelitian meliputi  pertumbuhan pariwisata, meningkatnya permintaan lahan, keberadaan pelabuhan sebagai pusat mobilitas, akses jalan yang terhubung ke destinasi wisata, serta aglomerasi kegiatan ekonomi di pusat Desa

    Air panas di pemandian penatahan sebagai pengobatan tradisional untuk mengatasi penyakit kulit: Hot water in traditional baths as a traditional treatment for skin diseases

    No full text
    Latar Belakang: Penyakit kulit seperti tinea, kulit kusut, eksem, panu, dan jerawat merupakan masalah kesehatan yang banyak dialami masyarakat. Pemandian air panas di Penatahan yang bersumber dari mata air Kelobian di area Pura Yeh Panas telah lama digunakan sebagai pengobatan tradisional. Air panas ini mengandung sulfur dan mineral yang dipercaya dapat menyembuhkan berbagai penyakit kulit. Pendekatan Usada Yeh sebagai kearifan lokal Bali perlu dieksplorasi untuk mendukung pengembangan pengobatan alternatif berbasis tradisi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengetahui manfaat pemandian air panas Penatahan dalam menyembuhkan penyakit kulit menggunakan pendekatan Usada Yeh yang didukung fenomenologi serta menganalisis prosedur pengobatan tradisional tersebut. Metode: Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik observasi dan wawancara terhadap 20 responden penderita penyakit kulit melalui sampling purposif. Teori fungsional struktural digunakan untuk menganalisis prosedur pemandian air panas. Hasil: Pemandian air panas dapat meredakan penyakit kulit seperti kurap, panu, dan jerawat dengan prosedur membawa sesajen sebelum merendam area kulit yang sakit untuk mempercepat penyembuhan. Kesimpulan: Pemandian air panas Penatahan efektif sebagai pengobatan tradisional penyakit kulit dengan memanfaatkan kandungan sulfur dan mineral. Pendekatan Usada Yeh dapat dijadikan referensi untuk meningkatkan kearifan lokal dan memberikan manfaat restoratif dalam perawatan kesehatan kulit masyarakat

    Respon masyarakat terhadap minuman fermentasi Kombucha untuk kesehatan di Kota Denpasar: Public response to Kombucha fermented drinks for health in Denpasar City

    No full text
    Latar Belakang: Kondisi tubuh yang sehat merupakan kunci manusia hidup berumur panjang. Diantara kunci menjaga kesehatan adalah daya imunitas tubuh yang kuat. Berkurangnya kekebalan tubuh atau imunitas tubuh menyebabkan munculnya berbagai penyakit, kombucha sebagai salah satu minuman kesehatan yang dapat membantu meningkatkan kesehatan tubuh yang dimana kombucha merupakan minuman hasil fermentasi teh dan kultur mikroba SCOBY. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengkaji respon masyarakat, tata cara pemanfaatan, dan implikasi kesehatan dari konsumsi kombucha di Kota Denpasar. Metode: Jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan pendekatan Ayurweda Dravya Guna. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap narasumber yang dipilih secara purposive sampling. Hasil: Respon positif dari masyarakat yang mengenal kombucha sebagai minuman teh fermentasi yang dikenal memiliki banyak manfaat untuk kesehatan seperti peningkatan stamina dan energi, membantu memperbaiki kesehatan pencernaan karena kandungan probiotik yang terdapat pada kombucha. Tata cara pemanfaatan meliputi proses pembuatan terstruktur dengan fermentasi 7-10 hari dan konsumsi rutin 1-2 kali sehari dengan takaran 100-240 ml. Implikasi kesehatan yang dilaporkan mencakup peningkatan sistem imun, perbaikan fungsi pencernaan, peningkatan metabolisme, efek detoksifikasi, serta peningkatan stamina dan energi. Responden melaporkan perbaikan signifikan pada gangguan pencernaan, kualitas tidur, dan kebugaran umum setelah konsumsi rutin. Kesimpulan:  kombucha berpotensi sebagai minuman fungsional yang berkontribusi pada peningkatan kesehatan masyarakat Denpasar, namun diperlukan edukasi lebih lanjut mengenai dosis konsumsi yang tepat

    PENGARUH KARAKTERISTIK RUMAH TANGGA DAN KUALITAS ANGKUTAN UMUM TERHADAP KEPEMILIKAN KENDARAAN PRIBADI: Studi Kasus: Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung

    No full text
    Private vehicle ownership in North Kuta District has increased rapidly due to economic and urban development, leading to congestion and pollution. This study analyzes the influence of household characteristics and public transport quality on private vehicle ownership. Household characteristics include income, family size, education, and employment status, while public transport quality covers comfort, affordability, and punctuality. This research uses a quantitative approach by distributing questionnaires to 400 households. The t-test showed significant partial effects of household characteristics (t = 13.883) and public transport quality (t = 14.269) on private vehicle ownership. The findings recommend improving public transport services and offering incentives for public transport users. Future studies may include infrastructure and socio-cultural variables for broader analysis

    Pengaruh Return, Pelatihan Pasar Modal dan Lingkungan Sosial Terhadap Keputusan Investasi Mahasiswa Di Pasar Modal: (Studi Pada Galeri Investasi Universitas Hindu Indonesia)

    No full text
    Investment is an activity of placing funds in one or more types of assets over a certain period with the hope of obtaining income and/or increasing the value of the investment in the future. This research aims to determine the influence of Return, Capital Market Training and Social Environment on Student Investment Decisions in the Capital Market (Study at the Investment Gallery of the Indonesian Hindu University). The research uses quantitative methods. The population in this research is student who are members of the Indonesian Hindu University Investment Gallery with a total of 311 people. The number of samples in this study was 76 respondents who were determined using the Slovin formula and tested using multiple linear regression analysis techniques. The results of this research indicate that Return has no effect on students\u27 investment decisions in the Capital Market. Capital Market Training has a positive and significant effect on students\u27 investment decisions in the Capital Market. The Social Environment has a positive and significant influence on investment decisions in the Capital Market.&nbsp

    Pengaruh Kompetensi Sumber Daya Manusia, Pelatihan Penyusunan Laporan Keuangan, Dan Sistem Pengendalian Internal Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Se-Kecamatan Bebandem

    No full text
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh BUMDes se-Kecamatan Bebandem yang kualitas laporan keuangannya masih kurang baik karena banyak BUMDes belum mampu menyusun serta melaporkannya secara lengkap dan benar, ketidaksesuainya angka-angka yang disajikan dengan data yang ada sehingga mengakibatkan keterlambatan dalam penyetoran dan rendahnya kualitas laporan keuangan yang dihasilkan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh Kompetensi Sumber Daya Manusia, Pelatihan Penyusunan Laporan Keuangan, dan Sistem Pengendalian Internal terhadap Kualitas Laporan Keuangan Badan Usaha Milik Desa se-Kecamatan Bebandem.  Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh pengurus BUMDes yang berjumlah 102 orang dari 8 Badan Usaha Milik Desa se-Kecamatan Bebandem. Pemilihan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria yang ditetapkan yaitu Direktur, Sekretaris, Bendahara, Pengawas, dan Penasihat BUMDes sehingga diperoleh 46 partisipan dan diolah menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) Kompetensi Sumber Daya Manusia berpengaruh positif signifikan terhadap kualitas laporan keuangan. (2) Pelatihan Penyusunan Laporan Keuangan berpengaruh positif signifikan terkadap kualitas laporan keuangan. (3) Sistem Pengendalian Internal berpengaruh positif signifikan terhadap kualitas laporan keuangan

    Pengaruh Kompetensi Aparatur Desa, Sistem Pengendalian Internal Dan Penerapan Budaya Tri Hita Karana Terhadap Kecenderungan Kecurangan Dana Desa Se-Kecamatan Banjar Buleleng

    No full text
    Village Fund Management, in accordance with the mandate of Law Number 6 of 2014, requires evaluation to ensure that there are no deviations in the use of APBN funds distributed annually as a source of village income. This evaluation also aims to optimally integrate all budget allocation activities from the government to the village (Directorate General of Fiscal Balance, 2023). The purpose of the study was to determine the level of Village Apparatus Competence, Internal Control System, Implementation of Tri Hita Karana on the Tendency of Village Fund Fraud in Banjar Buleleng District. The data in this study came from primary data in the form of questionnaires. The subjects in the study were 17 Village Offices in Banjar District, Buleleng Regency with a total of 153 Village Office employees. The results of the analysis showed that Village Apparatus Competence, Internal Control System, and Implementation of Tri Hita Karana all had a negative effect on the Tendency of Village Fund Fraud in Banjar Buleleng District, which means that the higher the three factors, the lower the tendency for fraud

    Analisis Peranan Akuntansi Dalam Mencegah Dampak Negatif Limbah Terhadap Lingkungan: (Studi Kasus Pada Salah Satu Rumah Sakit Swasta di Denpasar-Bali)

    No full text
    The purpose of this study is to analyze the environmental awareness raised by the findings at Surya Husadha Hospital Ubung-Denpasar. The method of data collection that is used is a qualitative approach that uses methods such as observation, interviews, and literature studies The results of the study indicate that Surya Husadha Hospital has managed hospital waste by cooperating with third parties and making financial records for waste management. Based on the results of the data analysis, it is concluded that although Surya Husadha Hospital has managed to improve its environmental condition, it is still not perfect. The purpose of this study is to enable Surya Husadha Hospital to conduct a more thorough identification, assessment, measurement, presentation, and expression of environmental fees more comprehensively

    PENYULUHAN HIV/AIDS TERHADAP KALANGAN REMAJA, MASYARAKAT BR. NYAMPING, DESA GUNAKSA, KECAMATAN DAWAN, KABUPATEN KLUNGKUNG

    Get PDF
    The immune system can become infected by the virus known as HIV (Human Immunodeficiency Virus). This viral infection is able to weaken the ability of human immunity to fight foreign objects in the body, which in the terminal stage or severe infection can cause Acquired Immunodeficiency Syndrome (AIDS). HIV is a virus that harms the body\u27s lymphocytes, or white blood cells, and lowers the immune system. This work program aims to prevent transmission of the HIV virus in the Gunaksa Village community and in general. The method for implementing this HIV/AIDS socialization work program is to coordinate with the Dawan II Community Health Center UPTD as a health facility in the Gunaksa Village area, carrying out direct outreach activities to POSBINDU and Youth Posyandu participants in an interactive and communicative manner to the community of Br. Nyamping and Gunaksa Villages in general regarding HIV/AIDS, along with the implementation of the POSBINDU and Youth Posyandu programs, participate in contributing to health examination services to the community, such as checking body weight (BB), height (TB), blood sugar and blood pressure and health mentally guided directly by the UPTD of the Dawan II Community Health Center

    UPACARA NGABEN: EKSPRESI, KONTESTASI DAN ADAPTASI BUDAYA

    Get PDF
    Bali dengan masyarakat yang mayoritas beragama Hindu memiliki sedikitnya tiga cara dalam melakukan ritual perawatan terhadap orang meninggal, disebut dengan ngaben. Namun segala bentuk kemewahan modernisasi tidak telah melawankan kehidupan sosial masyarakat Bali dengan ritual tradisional dengan kehidupan komunal-ekspresif melibatkan banyak orang dengan kehidupan indivdual. Gejala-gejala yang membenturkan dualitas tersebut harus dapat dibaca secara holistik tidak hanya dikotomis, bahwa proses modernisasi tidak akan sepenuhnya menggantikan kehidupan tradisional, tetapi ada gejala pihak ketiga atau resistensi yang terjadi pada golongan tertentu. Menemukan jawaban atas gejala tersebut maka dikumpulkan data-data melalui studi Pustaka dan analisis triangle data. Hasil yang diperoleh dalam penelitian tersebut adalah Upacara ngaben secara umum didefinisikan sebagai upacara perawatan jenazah dengan jalan dibakar, ditanam. Masyarakat Hindu memaknai upacara ini sebagai pengembalian unsur-unsur pembentuk badan kasar manusia ke sumbernya. Nilai-nilai upacara ngaben tetap memiliki elemen komunalitas karena merupakan kesepakatan bersama masyarakat, orang suci dan kitab suci, namun karakteristiknya mengalami pergeseran. Pergeseran tersebut tidak hanya dapat dipandang sebagai efek kiri modernisasi tetapi merupakan proses adaptasi terhadap kehidupan kultural mutakhir tanpa mengurangi filosofi yang telah melekat dan ditetapkan

    2,633

    full texts

    3,153

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    E-Journal Universitas Hindu Indonesia
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇