Jurnal Online Universitas Jambi
Not a member yet
    13172 research outputs found

    Pelatihan Penanaman Bibit Pinang di Desa Sido Mukti Kecamatan Dendang Kabupaten Tanjung Jabung Timur

    No full text
    Pembibitan pinang (Areca catechu L.) merupakan tahap awal yang sangat penting dalam budidaya tanaman pinang karena menentukan kualitas dan produktivitas tanaman di masa depan. Tujuan utama dari proses ini adalah menghasilkan bibit yang sehat, kuat, dan siap tanam di lahan produksi. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi metode pembibitan yang efektif dan efisien untuk meningkatkan mutu bibit. Tahapan pembibitan meliputi pemilihan benih unggul, penyemaian, perawatan bibit, hingga pemindahan ke lahan. Faktor penentu keberhasilan pembibitan antara lain kualitas benih, media tanam, kondisi lingkungan, dan manajemen perawatan. Benih unggul diperoleh dari pohon induk yang sehat dan produktif, bebas hama dan penyakit, serta memiliki ukuran dan berat seragam. Media tanam yang baik terdiri dari campuran tanah, pasir, dan pupuk organik yang kaya nutrisi. Perawatan bibit meliputi penyiraman rutin, pemupukan, pengendalian hama dan penyakit, serta pengaturan naungan untuk menghindari sinar matahari langsung. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan pertumbuhan bibit sebesar 20–30% dengan penggunaan benih unggul dan media tanam yang tepat, serta pengelolaan kelembapan dan pencahayaan yang optimal.The cultivation of areca palm seedlings (Areca catechu L.) is a crucial initial stage in the farming process, as it determines the future quality and productivity of the plants. The main goal of this stage is to produce healthy, vigorous seedlings that are ready for transplantation into production fields. This study aims to identify effective and efficient seedling cultivation methods to enhance seedling quality. The seedling process includes selecting superior seeds, germination, seedling care, and transplanting. Key success factors include seed quality, planting media, environmental conditions, and proper management. Superior seeds are selected from healthy, productive mother trees, free from pests and diseases, and uniform in size and weight. An ideal planting medium consists of a mixture of soil, sand, and organic fertilizer rich in nutrients. Seedling care involves regular watering, fertilization, pest and disease control, and providing shade to avoid direct sunlight. The study results show that using high-quality seeds and appropriate growing media, combined with proper moisture and light management, can increase seedling growth rates by 20–30% compared to conventional methods

    Diversifikasi Produk Olahan Pinang di Desa Sido Mukti Kecamatan Dendang Kabupaten Tanjung Jabung Timur

    No full text
    Desa Sido Mukti merupakan salah satu desa dengan dominasi tanaman sawit dan pinang. Biji pinang memiliki banyak manfaat, seperti antimikroba, antiskizofernia, antiinflamasi, antimigrain, serta mampu meningkatkan daya ingat. Namun rendahnya harga pinang menyebabkan penurunan produksi di desa tersebut. Kondisi ini mendorong Tim Pro-IDE HIMAE untuk menggali potensi lokal desa melalui pelatihan diversifikasi olahan pinang. Program ini bertujuan memberikan pelatihan dan bimbingan kepada masyarakat mengenai teknik pengolahan pinang menjadi produk bernilai ekonomi, sehingga keterampilan masyarakat dalam mengelola potensi lokal dapat meningkat. Kegiatan dilaksanakan pada 13-14 November 2024 dengan beberapa rangkaian aktivitas, salah satunya sosialisasi pembuatan dodol, minuman, dan permen sebagai hasil diversifikasi produk olahan pinang. Kegiatan diikuti oleh perangkat desa, ibu-ibu PKK, BUMDes, kelompok tani, kelompok wanita tani, dan warga Desa Sido Mukti. Peserta menunjukkan ketertarikan dan antusiasme yang tinggi terhadap inovasi produk tersebut

    Pelatihan E-commerce untuk Pemberdayaan Ekonomi Santri: Studi Kasus Pondok Pesantren Al Jauharen

    No full text
    The digital era presents challenges and opportunities for Islamic boarding schools to empower students in the field of entrepreneurship. Training on the use of digital e-commerce platforms at the Al Jauharen Islamic Boarding School in Jambi aims to improve students' entrepreneurial skills and interests. This activity uses a participatory approach through theory, practice, and mentoring sessions. A total of 30 students took part in the training, with pre-tests and post-tests used to measure understanding. The results showed that 85% of participants experienced an increase in understanding, and 78% were interested in starting an independent business. Several students have succeeded in marketing products through platforms such as Shopee and Instagram. The obstacles faced include time management and limited access to technology. This training is effective in improving digital skills and entrepreneurial motivation, but requires further mentoring and technological support so that students' businesses are sustainable. With these positive results, it is hoped that similar training can be implemented in other Islamic boarding schools as an effort to empower the economy and develop students' competencies in the digital era. Keywords: e-commerce, digital literacy, entrepreneurship, Islamic boarding schools, economic empowermen

    Use of The Combo Sealer Method Without a Neddle as an Innovation in Modern Circumcision

    No full text
    In In the modern era, circumcision methods have undergone many innovations. However, the conventional methods that are still widely used often cause fear in children and slow down the recovery process, thereby disrupting daily activities. One innovative solution is the needle-free combo sealer method, which is minimally painful and accelerates healing. Unfortunately, this method is not yet widely known by the public, particularly in the city of Jambi and the surrounding areas of the Jami'atul Berkah Foundation. On the other hand, economic constraints remain the primary barrier for orphans and the underprivileged in accessing modern circumcision services. This community service initiative aims to assist them through health education and the implementation of circumcision procedures using the combo sealer method. Activities include counseling, informed consent, medication administration, procedures performed by professional medical staff, and outcome evaluation. This method has been proven to produce neater results, minimal bleeding, no stitches or bandages, and allows children to resume activities sooner

    Aktivitas Antioksidan Ekstrak Metanol Daun Rhizophora apiculata

    No full text
    Mangroves are well-known for their diverse benefits, with all plant parts containing beneficial bioactive compounds. This study aims to evaluate the antioxidant activity of the methanolic extract of Rhizophora apiculata mangrove leaves. Mature mangrove leaves were extracted using 70% methanol through a maceration method, and antioxidant activity was assessed using the DPPH radical scavenging assay. The results indicated that the extract exhibited inhibition percentages ranging from 56% to 91% at concentrations of 50–1000 ppm, with an IC₅₀ value of 30.86 µg/mL. These findings suggest that the methanolic extract of mature R. apiculata leaves possesses powerful antioxidant potential (IC₅₀ < 50 µg/mL).  Mangrove merupakan salah satu tanaman yang dikenal kaya akan manfaat. Seluruh bagian tubuh mangrove dapat dimanfaatkan dan memiliki komponen bioaktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi aktivitas antioksidan ekstrak methanol daun mangrove Rhizophora apiculata. Sampel yang digunakan merupakan daun mangrove tua yang diekstrak menggunakan methanol 70% dengan metode maserasi dan diuji aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persen inhibisi 50-1000ppm ekstrak daun mangrove berkisar antara 56-91% dengan IC50 30.86 µg/mL. Ekstrak daun mangrove tua memiliki kemampuan antioksidan sangan kuat (IC50<50µg/mL). Kata Kunci: DPPH, Komponen bioaktif, Mangrov

    STRUKTUR KOMUNITAS IKAN PADA PENANGKAPAN SIANG DAN MALAM MENGGUNAKAN BUBU KAWAT DI SUNGAI ALAI KABUPATEN TEBO

    No full text
    Bubu kawat merupakan alat tangkap pasif yang memiliki kelebihan tidak merusak ekosistem perairan, sehingga penggunaan pada siang maupun malam diharapkan tidak merusak struktur komunitas perairan. Tujuan penelitian adalah mengetahui struktur komunitas ikan pada penangkapan siang dan malam menggunakan bubu kawat di sungai Alai Kabupaten Tebo Provinsi Jambi. Metode penelitian yang digunakan adalah survei dengan menggunakan 5 bubu kawat masing-masing dioperasikan pada siang dan malam hari. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dengan rumus komposisi jenis, indeks keseragaman, indeks keanekaragaman, indeks dominasi dan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil tangkapan bubu kawat di sungai Alai pada siang dan malam hari terdiri dari 14 spesies ikan dengan komposisi paling tinggi pada siang adalah ikan Nilem (18,56%) dan komposisi jenis paling tinggi pada malam hari adalah ikan betok (20%). struktur komunitas ikan pada penangkapan siang dan malam menggunakan bubu kawat di sungai Alai Kabupaten Tebo Provinsi Jambi tidak menunjukkan adanya perbedaan, baik dari indeks keanekaragaman siang (2,26) dan malam (2,1), indeks keseragaman siang (0,86) dan malam (0,84), serta indeks dominasi siang (0,13) dan malam (0,13).Bubu kawat merupakan alat tangkap pasif yang memiliki kelebihan tidak merusak ekosistem perairan, sehingga penggunaan pada siang maupun malam diharapkan tidak merusak struktur komunitas perairan. Tujuan penelitian adalah mengetahui struktur komunitas ikan pada penangkapan siang dan malam menggunakan bubu kawat di sungai Alai Kabupaten Tebo Provinsi Jambi. Metode penelitian yang digunakan adalah survey dengan menggunakan 5 bubu kawat masing-masing dioperasikan pada siang dan malam hari. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dengan rumus komposisi jenis, indeks keseragaman, indeks keanekaragaman, indeks dominasi dan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil tangkapan bubu kawat di sungai Alai pada siang dan malam hari terdiri dari 14 spesies ikan dengan komposisi paling tinggi pada siang adalah ikan Nilem (18,56%) dan komposisi jenis paling tinggi pada malam hari adalah ikan betok (20%). struktur komunitas ikan pada penangkapan siang dan malam menggunakan bubu kawat di sungai Alai Kabupaten Tebo Provinsi Jambi tidak menunjukkan adanya perbedaan, baik dari indeks keanekaragaman siang (2,26) dan malam (2,1), indeks keseragaman siang (0,88) dan malam (0,86), serta indeks dominasi siang (0,13) dan malam (0,13)

    Perbedaan Waktu Penangkapan terhadap Hasil Tangkapan Alat Tangkap Tempirai di Desa Kedotan Kecamatan Sekernan Kabupaten Muaro Jambi

    No full text
    Perbedaan waktu penangkapan merupakan salah satu faktor operasional yang diduga memengaruhi hasil tangkapan alat tangkap tradisional, termasuk tempirai yang banyak digunakan oleh nelayan di perairan Desa Kedotan, Kecamatan Sekernan, Kabupaten Muaro Jambi. Namun, informasi ilmiah mengenai pengaruh waktu penangkapan terhadap hasil tangkapan tempirai masih terbatas. Penelitian ini bertujuan membandingkan hasil tangkapan alat tangkap tempirai pada waktu penangkapan siang dan malam. Metode penelitian yang digunakan adalah experimental fishing dengan pengumpulan data berat, jumlah, dan komposisi spesies ikan hasil tangkapan. Perbedaan hasil tangkapan siang dan malam dianalisis menggunakan uji-t, sedangkan struktur komunitas ikan dianalisis secara deskriptif melalui indeks keanekaragaman (H’), keseragaman (E), dan dominansi (C). Hasil penelitian menunjukkan bahwa alat tangkap tempirai menangkap 12 spesies ikan. Nilai indeks keanekaragaman pada waktu siang dan malam tergolong sedang, indeks keseragaman tergolong tinggi, dan indeks dominansi tergolong rendah, yang menunjukkan tidak adanya spesies yang mendominasi komunitas ikan. Hasil uji-t menunjukkan tidak terdapat perbedaan yang signifikan (P>0,05) antara hasil tangkapan siang dan malam berdasarkan jumlah maupun berat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perbedaan waktu penangkapan siang dan malam tidak berpengaruh signifikan terhadap hasil tangkapan alat tangkap tempirai di perairan Desa Kedotan, Kabupaten Muaro Jambi.Perbedaan waktu penangkapan merupakan salah satu faktor operasional yang didugamemengaruhi hasil tangkapan alat tangkap tradisional, termasuk tempirai yang banyakdigunakan oleh nelayan di perairan Desa Kedotan, Kecamatan Sekernan, Kabupaten MuaroJambi. Namun, informasi ilmiah mengenai pengaruh waktu penangkapan terhadap hasiltangkapan tempirai masih terbatas. Penelitian ini bertujuan membandingkan hasil tangkapanalat tangkap tempirai pada waktu penangkapan siang dan malam. Metode penelitian yangdigunakan adalah experimental fishing dengan pengumpulan data berat, jumlah, dan komposisispesies ikan hasil tangkapan. Perbedaan hasil tangkapan siang dan malam dianalisismenggunakan uji-t, sedangkan struktur komunitas ikan dianalisis secara deskriptif melaluiindeks keanekaragaman (H’), keseragaman (E), dan dominansi (C). Hasil penelitianmenunjukkan bahwa alat tangkap tempirai menangkap 12 spesies ikan. Nilai indekskeanekaragaman pada waktu siang dan malam tergolong sedang, indeks keseragaman tergolongtinggi, dan indeks dominansi tergolong rendah, yang menunjukkan tidak adanya spesies yangmendominasi komunitas ikan. Hasil uji-t menunjukkan tidak terdapat perbedaan yangsignifikan (P>0,05) antara hasil tangkapan siang dan malam berdasarkan jumlah maupun berat.Penelitian ini menyimpulkan bahwa perbedaan waktu penangkapan siang dan malam tidakberpengaruh signifikan terhadap hasil tangkapan alat tangkap tempirai di perairan DesaKedotan, Kabupaten Muaro Jambi

    The Influence of Wealth, Intergovernmental Revenue, Economic Growth, and Audit Opinion BPK on the Financial Performance of Regency/City Governments in Jambi Province for the Period 2020–2023

    No full text
    This study aims to examine the effect of Wealth, Intergovernmental Revenue, Economic Growth, and BPK Audit Opinion on the Financial Performance of Regency/City Governments in Jambi Province for the period 2020–2023. This research employs a quantitative approach using secondary data obtained from the Audit Board of the Republic of Indonesia (BPK) Representative Office in Jambi Province and the Central Bureau of Statistics of Jambi Province. Data were collected through documentation and processed using SPSS version 30. The results show that Wealth, Intergovernmental Revenue, Economic Growth, and BPK Audit Opinion simultaneously affect the financial performance of local governments. Partially, Wealth has a significant positive effect, while Intergovernmental Revenue has a significant negative effect. Meanwhile, Economic Growth and BPK Audit Opinion have no significant impact. These findings imply that local governments should focus on enhancing the management of regional assets to improve financial performance and reduce dependency on intergovernmental transfers to strengthen fiscal independence and effectiveness. Additionally, the lack of significant influence from Economic Growth and Audit Opinion indicates that macroeconomic indicators and audit outcomes alone may not be sufficient drivers of financial performance without strong internal financial governanc

    Environmental Preservation in the Islamic Perspective for the Quality of the Welfare of the People

    No full text
      In the view of Islam, environmental conservation is not only a duty of humans as stewards of the Earth but also a foundation for the community's overall welfare. This article elucidates how the concept of quality welfare for the community in Islam is closely related to environmental conservation, outlining several vital aspects. Firstly, the article highlights the relationship between environmental health and cleanliness with the physical welfare of the community, as well as the importance of sustainable resource management to support the community's economic needs. Second, it emphasizes the importance of maintaining the balance of natural ecosystems to prevent disasters and social conflicts. Thirdly, the article discusses the positive impact of environmental conservation on the spiritual welfare of the community, as reflected in the respect for nature as Allah's creation. Fourthly, it describes how environmental conservation efforts can enhance social awareness and strengthen community solidarity. Thus, the article concludes that environmental conservation in Islam is not only about preserving nature physically but also about creating holistic welfare for the community, encompassing physical, economic, spiritual, and social aspects

    Pendidikan Politik dalam Mewujudkan Demokrasi Gen-Z

    No full text
    Pendidikan politik memiliki peran penting dalam membentuk kesadaran dan partisipasi generasi Z dalam proses demokrasi. Generasi ini, yang tumbuh di zaman yang canggih dengan akses informasi yang luas, menghadapi tantangan berupa perubahan informasi yang tidak selalu benar serta rendahnya partisipasi terhadap politik. Artikel ini membahas bagaimana pendidikan politik dapat menjadi instrumen yang efektif dalam meningkatkan pemahaman, keterlibatan, dan partisipasi politik generasi Z, sehingga mereka mampu berkontribusi secara aktif dalam sistem demokrasi. Melalui penggunaan teknologi yang baik dan benar pada generasi Z diharapkan pendidikan politik dapat membentuk generasi yang kritis, partisipatif, dan memiliki kesadaran politik yang tinggi. Dengan demikian, demokrasi yang partisipatif dan berkelanjutan dapat terwujud melalui keterlibatan generasi Z sebagai peran utama dalam proses politik

    11,014

    full texts

    13,172

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Online Universitas Jambi
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇