Jurnal Online Universitas Jambi
Not a member yet
13172 research outputs found
Sort by
PENERAPAN MODEL PJBL TERHADAP KEAKTIFAN BELAJAR SISWA MATA PELAJARAN IPAS KELAS 6 SDN 60 KOTA JAMBI
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan model pembelajaran berbasis proyek (Project-Based Learning/PjBL) terhadap keaktifan belajar siswa dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di kelas VI SDN 60/IV Kota Jambi. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan pendekatan siklus meliputi perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model PjBL dapat meningkatkan keaktifan siswa, terutama dalam hal partisipasi, kolaborasi, dan kreativitas. Pada siklus II, pembagian tugas yang lebih merata dan bentuk proyek yang lebih bervariasi, seperti pembuatan model simulasi, berhasil meningkatkan keaktifan siswa dibandingkan siklus sebelumnya. PjBL tidak hanya meningkatkan pemahaman konsep siswa tetapi juga mendorong pengembangan keterampilan berpikir kritis dan kolaboratif, yang relevan dengan kebutuhan abad ke-21. Dengan demikian, model PjBL dapat menjadi pendekatan strategis untuk menciptakan pembelajaran yang inovatif dan bermakna
The Effect of Ethanol Extract of Senggani Leaves (Melastoma malabathricum) on Reducing Paw Edema in Rats Induced By Carrageenan
Background: The extract of senggani leaves (Melastoma malabathricum) has attracted attention as a potential anti-inflammatory agent due to its diverse phytochemical content, including flavonoids, tannins, and other polyphenols, which have been shown to possess antioxidant and anti-inflammatory activities in several previous studies. This study aims to determine the difference in the percentage of inflammation inhibition of paw edema in rats induced by carrageenan through the administration of senggani leaves extract.
Methods: In this study, 24 rats were divided into 4 groups. Negative control group was given Na-CMC 0.5%, Positive control group was given Na-diclofenac 50 mg/kg BW. Two dosage groups were given senggani extract solution at 250 and 500 mg/kg BW. Carrageenan is used to induce local inflammation by injecting a 2% carrageenan solution in physiological NaCl subcutaneously into the subplantar region of all test animal groups to elicit an edema response. Paw thickness is measured using calipers at hour 0 before inflammation induction, followed by measurements at hours 1, 2, 3, 4, and 5.
Results: The peak inhibitory effect (62.10% and 60.41%) for both doses of senggani extract was observed at the 3rd hour, suggesting a rapid onset of action. At the higher dose (500 mg/kg BW), senggani extract exhibited comparable or even slightly superior inhibitory effects to Na-diclofenac.
Conclusion: Senggani extract has potential as a natural anti-edema agent. Further research is needed to explore its mechanism of action and optimize its therapeutic use
Analisis Status Gizi dan Kebutuhan Energi Peserta Didik Usia 13-15 Tahun
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis status dan kebutuhan gizi peserta didik SMP Albanna Denpasar. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian adalah seluruh peserta didik di SMP Albanna Denpasar, dengan sampel sebanyak 120 peserta didik kelas VIII (VIIIA–VIIIF). Hasil penelitian menunjukkan bahwa 18 peserta didik (15%) tergolong kurus, 65 peserta didik (54%) memiliki status gizi normal, 4 peserta didik (3%) mengalami kelebihan berat badan, dan 33 peserta didik (28%) masuk kategori obesitas. Rata-rata kebutuhan kalori harian adalah 1926,42 kkal, terdiri dari kebutuhan karbohidrat sebesar 481,61 gram (1926,42 kkal), protein 120,40 gram (481,61 kkal), dan lemak 89,19 gram (802,68 kkal). Temuan ini mengindikasikan ketidakseimbangan asupan gizi, ditandai oleh tingginya proporsi peserta didik dalam kategori kurus dan obesitas. Ketidaksesuaian antara kebutuhan energi dan asupan kalori berpotensi menyebabkan kondisi gizi yang tidak ideal. Oleh karena itu, perlu perhatian bersama dari pihak sekolah, guru, dan orang tua. Sekolah diharapkan menerapkan kebijakan kantin sehat, guru PJOK memberikan edukasi gizi kepada siswa, dan orang tua menyediakan makanan bergizi di rumah maupun untuk bekal sekolah. Kolaborasi ini penting untuk mendukung tercapainya status gizi yang optimal dan membentuk pola hidup sehat pada peserta didik.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis status dan kebutuhan gizi peserta didik SMP Albanna Denpasar. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian adalah seluruh peserta didik di SMP Albanna Denpasar, dengan sampel sebanyak 120 peserta didik kelas VIII (VIIIA–VIIIF). Hasil penelitian menunjukkan bahwa 18 peserta didik (15%) tergolong kurus, 65 peserta didik (54%) memiliki status gizi normal, 4 peserta didik (3%) mengalami kelebihan berat badan, dan 33 peserta didik (28%) masuk kategori obesitas. Rata-rata kebutuhan kalori harian adalah 1926,42 kkal, terdiri dari kebutuhan karbohidrat sebesar 481,61 gram (1926,42 kkal), protein 120,40 gram (481,61 kkal), dan lemak 89,19 gram (802,68 kkal). Temuan ini mengindikasikan ketidakseimbangan asupan gizi, ditandai oleh tingginya proporsi peserta didik dalam kategori kurus dan obesitas. Ketidaksesuaian antara kebutuhan energi dan asupan kalori berpotensi menyebabkan kondisi gizi yang tidak ideal. Oleh karena itu, perlu perhatian bersama dari pihak sekolah, guru, dan orang tua. Sekolah diharapkan menerapkan kebijakan kantin sehat, guru PJOK memberikan edukasi gizi kepada siswa, dan orang tua menyediakan makanan bergizi di rumah maupun untuk bekal sekolah. Kolaborasi ini penting untuk mendukung tercapainya status gizi yang optimal dan membentuk pola hidup sehat pada peserta didik.
Peningkatan Keaktifan Peserta Didik pada Pembelajaran IPAS Menggunakan Model Problem Based Learning Dengan Media Audio-Visual di Kelas IV SD: (Increasing Student Activity in Science and Technology Learning Using the Problem-Based Learning Model with Audio-Visual Media in Class IV SD)
This research aims to determine the improvement in science and science learning outcomes of class IVD students at SD N 64/IV Jambi City using a problem based learning model with audio-visual media. This research is classroom action research using a design from Kemmis & McTaggart. The targets of this research were 26 class IVD students at SD N 64/IV Jambi City. Data collection techniques use observation and documentary. The results of the research state that the problem based learning model with the help of audio-visual media can increase student activity, namely the student activity in cycle 1 (46%), cycle 2 (70%), and cycle 3 (96,1%).
Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan keaktifan peserta didik pada pembelajaran IPAS kelas IVD SD N 64/IV Kota Jambi menggunakan model problem based learning dengan media audio-visual. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan menggunakan desain dari Kemmis & McTaggart. Sasaran dalam penelitian ini yaitu peserta didik kelas IVD SD N 64/IV Kota Jambi yang berjumlah 26 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara. Hasil penelitian menyatakan model pembelajaran problem based learning dengan bantuan media audio-visual dapat memberikan peningkatan hasil belajar peserta didik yaitu keaktifan pada siklus 1 (46%), siklus 2 (70%), dan siklus 3 (96,1%)
Analisis Kebutuhan E-Modul Interaktif Berbantuan Canva dan Flip Heyzine pada Materi Ekosistem di Kelas X SMA Negeri 5 Medan : (Analysis of the Needs of Interactive E-Modules Assisted by Canva and Flip Heyzine on Ecosystem Material in Class X of SMA Negeri 5 Medan)
This study aims to develop a Biology E-Module assisted by the Flip Heyzine application on the ecosystem topic that can be used in both school and out-of-school learning, as well as to determine its feasibility, user responses, and effectiveness in improving students’ learning outcomes. This research employed a Research and Development (R&D) approach using the 4D model (define, design, develop, and disseminate) by Thiagarajan. The research subjects consisted of two experts (material and media), one biology teacher, and 36 tenth-grade students from SMA Negeri 5 Medan. The instruments used included expert validation questionnaires, teacher response questionnaires, and student learning outcome tests.The results showed that the material expert validation score was 93.01%, media expert 96.25%, and teacher response 93.51%, all categorized as highly feasible. The effectiveness test produced an N-Gain value of 0.72, indicating that the e-module was effective in improving students’ learning outcomes. Therefore, the Flip Heyzine-assisted Biology E-Module on the ecosystem topic is declared valid, feasible, and effective as an innovative learning resource for biology instruction.
Abstrak: Penelitian ini bertujuan menghasilkan E-Modul Biologi berbantuan aplikasi Flip Heyzine pada materi ekosistem yang dapat digunakan dalam pembelajaran di sekolah maupun di luar sekolah, serta mengetahui kelayakan, respon pengguna, dan keefektifannya terhadap hasil belajar siswa. Jenis penelitian ini adalah Research and Development (R&D) dengan model 4D (define, design, develop, dan disseminate) dari Thiagarajan. Subjek penelitian meliputi dua ahli (materi dan media), satu guru biologi, dan 36 siswa kelas X SMA Negeri 5 Medan. Instrumen yang digunakan berupa angket validasi ahli, angket respon guru, serta tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa validasi ahli materi mencapai 93,01%, ahli media 96,25%, dan guru 93,51%, ketiganya termasuk kategori sangat layak. Uji efektivitas melalui nilai N-Gain sebesar 0,72 menunjukkan bahwa e-modul efektif meningkatkan hasil belajar siswa. Dengan demikian, E-Modul Biologi berbantuan Flip Heyzine dinyatakan valid, layak, dan efektif sebagai bahan ajar inovatif pada materi ekosistem
ANALISIS FINTECH LENDING TERHADAP KETIMPANGAN PENDAPATAN DENGAN INKLUSI KEUANGAN SEBAGAI VARIABEL INTERVENING
Perkembangan fintech lending di Indonesia telah memberikan dampak yang signifikan terhadap akses keuangan masyarakat, khususnya dalam meningkatkan inklusi keuangan. Namun, di sisi lain, perlu diteliti lebih lanjut bagaimana pengaruh fintech lending terhadap ketimpangan pendapatan di berbagai provinsi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara fintech lending dan ketimpangan pendapatan dengan inklusi keuangan sebagai variabel intervening. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis jalur (path analysis) berbasis regresi data panel. Data yang digunakan mencakup 34 provinsi di Indonesia dan bersumber dari publikasi resmi seperti Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Badan Pusat Statistik (BPS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa fintech lending berpengaruh positif dan signifikan terhadap inklusi keuangan, yang berarti peningkatan penyaluran fintech lending dapat meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan keuangan. Ditemukan juga bahwa baik inklusi keuangan maupun fintech lending berpengaruh negatif dan signifikan terhadap ketimpangan pendapatan, mengindikasikan bahwa keduanya berkontribusi pada pengurangan kesenjangan ekonomi. Lebih lanjut, hasil Sobel test menunjukkan bahwa inklusi keuangan berperan sebagai variabel mediasi yang signifikan dalam hubungan antara fintech lending dan ketimpangan pendapatan
ANALISIS PENGELOLAAN PASAR KAMU DALAM MENINGKATKAN PEREKONOMIAN MASYARAKAT
Penelitian ini membahas pengelolaan Pasar Kamu di Desa Denai Lama dan dampaknya terhadap peningkatan perekonomian masyarakat. Pasar ini merupakan inisiatif berbasis komunitas yang dikelola oleh pemuda desa dengan konsep ramah lingkungan dan partisipatif. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui wawancara, observasi langsung, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pasar Kamu mampu meningkatkan pendapatan warga, memperluas kesempatan kerja, serta memperkuat identitas lokal melalui promosi produk khas desa. Namun, pasar ini juga menghadapi sejumlah kendala seperti keterbatasan fasilitas, pengelolaan sampah yang belum optimal, dan kurangnya pelatihan bagi pedagang. Meskipun demikian, pasar ini terbukti menjadi ruang ekonomi dan sosial yang berdaya guna, dengan potensi besar untuk menjadi model pembangunan ekonomi desa yang mandiri dan berkelanjutan. Dukungan dari berbagai pihak sangat dibutuhkan agar manfaatnya dapat terus berkembang.
ANALISIS IMPLEMENTASI TANGGUNG JAWAB SOSIAL DAN LINGKUNGAN DALAM PROGRAM EDUKASI PILAH SAMPAH: PERSPEKTIF MANAJEMEN RISIKO PADA PT PELINDO MULTI TERMINAL
Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) oleh PT Pelindo Multi Terminal Belawan dalam perspektif manajemen risiko, dengan studi kasus Program Edukasi Pilah Pilih Sampah Sejak Dini. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap delapan informan yang terdiri dari pihak manajemen TJSL, kepala sekolah, dan mitra komunitas, serta dilengkapi dengan observasi lapangan dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program ini dirancang untuk meningkatkan kesadaran lingkungan siswa melalui sosialisasi, penyediaan infrastruktur pemilahan sampah, dan pendampingan berkelanjutan. Identifikasi risiko meliputi rendahnya kesadaran lingkungan, keterbatasan infrastruktur pengelolaan sampah, dan potensi resistensi dari pihak sekolah. Strategi mitigasi yang diterapkan meliputi penguatan akuntabilitas, transparansi, partisipasi stakeholder, serta sinergi dengan regulasi dan norma internasional. Integrasi prinsip ISO 26000 dalam pelaksanaan program terbukti dapat membantu perusahaan mengelola risiko sosial dan lingkungan secara lebih efektif. Penelitian ini menegaskan bahwa TJSL yang terstruktur dan selaras dengan kerangka manajemen risiko dapat berfungsi sebagai strategi preventif untuk menjaga keberlanjutan perusahaan dan hubungan harmonis dengan masyarakat
PENGARUH KECERDASAN EMOSIONAL, MOTIVASI, DAN PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL TERHADAP MINAT BERWIRAUSAHA MAHASISWA FAKULTAS EKONOMI ANGKATAN 2021 UNIVERSITAS SARJANAWIYATATAMANSISWA
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kecerdasan emosional, motivasi, dan penggunaan media sosial terhadap minat berwirausaha mahasiswa angkatan 2021 Fakultas Ekonomi Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa. Minat berwirausaha merupakan indikator penting dalam menciptakan generasi muda yang mandiri dan berorientasi pada penciptaan lapangan kerja. Dalam era digital saat ini, faktor internal seperti kecerdasan emosional dan motivasi, serta faktor eksternal seperti media sosial, diduga memiliki peran yang signifikan dalam membentuk minat tersebut. Sumber data yang digunakan adalah data primer dengan menyebarkan kuesioner melalui Google Form kepada responden. Metode analisis yang digunakan adalah SPSS, dengan jumlah sampel 81 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan rumus Slovin. Penelitian ini menunjukkan bahwa kecerdasan emosional memiliki pengaruh positif terhadap minat berwirausaha, motivasi memiliki pengaruh positif terhadap minat berwirausaha, dan penggunaan media sosial memiliki pengaruh positif terhadap variabel minat berwirausaha
DETERMINAN KUALITAS LAPORAN KEUANGAN PADA ORGANISASI PERANGKAT DAERAH KABUPATEN SIGI
Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis faktor-faktor penentu yang mempengaruhi kualitas laporan keuangan pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Sigi sepertisistem akuntansi keuangan daerah, sistem pengendalian internal, komptensi SDM, komitmen organisasi dan pengawasan keuangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan sumber data primer. Populasi dalam penelitian ini terdiri dari kasubag keuangan dan aset serta pegawai yang bekerja pada sub bagian keuangan di 48 OPD Kabupaten Sigi. Sampel pada penelitian ini menggunakan nonprobability sampling dengan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel adalah 96 responden. Data analisis menggunakan regresi linier berganda melalui software IBM SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukan bahwa sistem pengendalian internal, kompetensi SDM dan pengawasan keuangan bepengaruh secara signifikan terhadap kualitas laporan keuangan. Sebaliknya, sistem akuntansi keuangan daerah dan komitmen organisasi tidak menunjukan pengaruh signifikan terhadap kualitas laporan keuangan. Temuan ini menegaskan perlunya pengendalian internal, pengembangan komptensi SDM, dan pengawasan keuangan yang efektif di OPD Kabupaten Sigi.
Kata kunci: kualitas laporan keuangan, sistem akuntansi keuangan daerah, sistem pengendalian internal, komptensi SDM, komitmen organisasi, pengawasa