Jurnal Online Universitas Jambi
Not a member yet
13172 research outputs found
Sort by
PULPINISASI JERAMI PADA MENGGUNAKAN METODE ORGANOSOLV
Laju perkembangan ekonomi dan industri sangat pesat sehingga memicu kebutuhan akan kertas sebagai media informasi secara tertulis. Upaya untuk meminilisasi biaya produksi yang disebabkan oleh kekurangan pasokan bahan baku kayu dan mahalnya harga kayu sudah lama dilakukan. Salah satunya adalah dengan mencari bahan baku alternatif dari bahan lain seperti ampas tebu, pelepah pisang, merang, jerami dan masih banyak lagi. Selain mencari alternatif bahan baku pulp juga dicari proses atau metode pembuatan pulp yang lebih ramah terhadap lingkungan misalnya dengan organosolv (Antaresti, 2003). Di Indonesia salah satu bahan baku pengganti kayu yang dapat digunakan adalah jerami yang banyak terdapat disetiap wilayah atau daerah. Jerami juga banyak terdapat didaerah Jambi, dan biasanya  jerami hanya digunakan sebagai bahan makanan ternak dan dibuat menjadi alternatif atap rumah bambu, padahal jerami masih memiliki nilai ekonomis yang jauh lebih tinggi lagi yaitu dapat dikonversi menjadi pulp (bubur kertas) karena masih mengandung selulosa yang cukup tinggi untuk dapat diolah menjadi pulp, akibatnya jerami akan mempunyai nilai jual yang jauh lebih tinggi dari sebelumnya. Selama ini proses pembuatan pulp menggunakan proses kraft yang tidak ramah terhadap lingkungan jadi dicari proses lain yang lebih ramah terhadap lingkungan, salah satunya proses organosolv. Kelebihan dari proses organosolv diantaranya adalah berdampak kecil bagi lingkungan yaitu tidak menimbulkan pencemaran seperti gas-gas berbau yang disebabkan oleh belerang seperti pada proses kraft, serta cairan pemasaknya lebih mudah untuk dimurnikan kembali (Marzuki, 2005). Berdasarkan uraian diatas, maka dalam penelitian ini dilakukan proses pulpinisasi (proses pembuatan bubur kertas) menggunakan metode organosolv yang lebih ramah lingkungan
Pengaruh Problem Based Learning dengan Pendekatan Jelajah Alam Sekitar (JAS) terhadap Motivasi dan Hasil Belajar Kognitif Peserta Didik pada Materi Perubahan Lingkungan : (The Influence of PBL with the Environmental Exploration Approach (JAS) on Students Motivation and Cognitive Learning Outcomes on Environmental Change Material)
This study was motivated by the suboptimal biology learning process at SMA N 5 Purworejo, which was caused by the low learning motivation and cognitive outcomes of students. One of the factors causing this is the use of the Teacher Centered Learning (TCL) model, which makes students feel bored and uninterested. Based on interviews with teachers in October 2023, it was found that only 30% of students reached the Criteria for Implementation of Learning Objectives (KKTP), while the rest had not met these criteria. This study aims to determine the effect of the Problem Based Learning (PBL) model with the Explore Nature Around (JAS) approach on motivation and cognitive learning outcomes of students on environmental change material. The method used is quasi experiment with Non-equivalent Control Group Design, with class X6 as control and X7 as experiment. Sampling was done by purposive sampling, and data analysis using ANCOVA test. The results showed that the PBL model with the JAS approach had a significant effect on motivation (significance value 0.006) and cognitive learning outcomes (significance value 0.000). Thus, it can be concluded that the application of the PBL model with the JAS approach is effective in increasing the motivation and cognitive learning outcomes of students on environmental change material.
Key words: PBL, Motivation, Cognitive, JAS, Environmental Chang
PENGARUH LITERASI KEUANGAN, SIKAP KEUANGAN, LOCUS OF CONTROL DAN GAYA HIDUP TERHADAP PERILAKU KEUANGAN GEN Z DI YOGYAKARTA
Mengelola keuangan wajib dilakukan oleh semua orang sehingga bisa menyeimbangkan pendapatan dan pengeluaran dan bisa memberikan manfaat secara maksimal. Individu harus memiliki perilaku mengelola keuangan yang bijak sehingga tidak terjebak dalam kesulitan keuangan yang bisa menyebabakan kegagalan dalam mengelola keuangan. Sehingga literasi keuangan, sikap keuangan dan gaya hidup dapat mempengaruhi perilaku manajemen keuanagan. Maka diperluhkan juga pengendalian dalam mengelolah keuangan secara bijak. Penelitian ini bertujuan untuk menguji apakah literasi keuangan, sikap keuangan, locus of control dan gaya hidup berpengaruh terhdapap perilaku manajemen keuangan gen Z pada mahasiswa di Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan populasi mahasiswa gen Z di Yogyakarta. Penelitian ini dilakukan dengan menyebarkan kuisioner kepada 210 Mahasiswa di Yogyakarta. Pada penelitian ini menggunakan sampel nonprobability menggunakan Teknik pengambilan sample purposive.
Hasil dari penelitian ini secara parsial (uji T) menyatakan literasi keuangan, sikap keuangan, locus of control dan gaya hidup berpengaruh signifikan terhadap perilaku manajemen keuangan. Sedangkan secara simultan (uji F) menyatakan bahwa literasi keuangan keuangan, sikap keuangan, locus of control dan gaya hidup berpengaruh signifikan terhadap perilaku manajemen kekuanga
PENGARUH KOMPETENSI KARYAWAN, SISTEM PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA DAN EVALUASI KINERJA TERHADAP PRESTASI KARYAWAN PADA KANTOR KEMANTREN PAKUALAMAN YOGYAKARTA
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kompetensi pegawai, sistem pengembangan sumber daya manusia, dan evaluasi kinerja terhadap prestasi pegawai. Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan menggunakan teknik sampling jenuh, dengan sampel sebanyak 50 karyawan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi pegawai berpengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi pegawai, sistem pengembangan sumber daya manusia berpengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi pegawai, dan evaluasi kinerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi pegawai. Penelitian ini mengandung makna bahwa organisasi dapat meningkatkan kinerja pegawainya dengan mengadakan pelatihan keterampilan untuk meningkatkan kompetensi di bidang kerja pegawainya. Penelitian ini, dapat dijadikan masukan atau implikasi bagi perusahaan atau organisasi bahwa sistem pengembangan karir dapat ditingkatkan, pengembangan karir yang diberikan oleh organisasi akan semakin meningkatkan kapabilitasnya sehingga dapat mempengaruhi prestasinya dalam organisasi, mampu bersaing dengan karyawan lainnya dan juga mampu bersaing dengan kompetitor. Lainnya di luar organisasi
Pengaruh Skeptisisme Profesional, Independensi dan Komitmen Organisasi Dalam Mendeteksi Fraud Pada Auditor Internal Pemerintah Daerah Provinsi Jambi
This study aims to measure the expertise of government internal auditors in terms of professional skepticism, organizational commitment, and independence. Respondents taken in this study were auditors from the Jambi Provincial Inspectorate, because they are part of the audit entity regulated in the SPKN. The sample in this study was 67 (sixty seven) which was determined based on the certification level of 39 people and the number of PPUPD Functional based on the Certification Level of 28. The data in the study are primary data. The analysis method used is descriptive analysis. The analytical tool used is SPSS 27 and this type of research is quantitative research using survey methods through distributing questionnaires. The results of the study show that professional skepticism affects the auditor's ability to detect fraud. Then independence also has an influence on the auditor's ability to detect fraud, and organizational commitment affects the auditor's ability to detect fraud.Penelitian ini bertujuan guna mengukur keahlian auditor internal pemerintah dalam hal skeptisisme profesional, komitmen organisasi, serta independensi. Responden yang diambil dalam penelitian ini yakni auditor dari Inspektorat Provinsi Jambi, karena mereka merupakan bagian dari entitas pemeriksa yang diatur pada SPKN. Sampel pada penelitian ini adalah 67 (enam puluh tujuh) yang ditentukan berdasar pada penjenjangan sertifikasi 39 orang dan jumlah Fungsional PPUPD berdasarkan Penjenjangan Sertifikasi 28. Data dalam penelitian adalah data primer. Metode analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif. Alat analisis yang digunakan adalah SPSS 27 dan Jenis penelitian ini adalah Penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode survei melalui penyebaran kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan Skeptisme professional berpengaruh terhadap kemapuan auditor dalam mendeteksi Fraud. Lalu Independensi juga memiliki pengaruh terhadap kemampuan auditor dalam mendeteksi fraud, serta Komitmen Organisasi berpengaruh terhadap kemampuan auditor dalam mendeteksi fraud
Analisis Faktor Penentu Optimalisasi Kinerja dan Pelayanan PTN BLU di Universitas Jambi
This study aims to analyze the factors that determine the optimization of performance and services of State Universities with Public Service Agency status (Perguruan Tinggi Negeri Badan Layanan Umum or PTN BLU) at Universitas Jambi using the Balanced Scorecard (BSC) approach. The Balanced Scorecard is used as a strategic performance measurement tool by considering four main perspectives: financial perspective, customer perspective, internal business process perspective, and learning & growth perspective. This research employs a descriptive quantitative method to explain the factors contributing to the optimization of performance and services. Data is collected through published financial reports and questionnaires distributed to management, lecturers, students, and academic staff at Universitas Jambi. The findings indicate that the financial perspective, customer perspective, internal business process perspective, and learning & growth perspective play significant roles in enhancing the performance and services of PTN BLU at Universitas Jambi. By understanding these determining factors, Universitas Jambi can formulate more effective strategic policies to improve the performance and services of PTN BLU. The implications of this study are expected to serve as a reference for other universities in implementing the Balanced Scorecard to optimize institutional governance in a more structured and sustainable manner.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang menentukan optimalisasi kinerja dan pelayanan Perguruan Tinggi Negeri Badan Layanan Umum (PTN BLU) di Universitas Jambi dengan pendekatan Balanced Scorecard (BSC). Balanced Scorecard digunakan sebagai alat ukur kinerja strategis dengan mempertimbangkan empat perspektif utama, yaitu perspektif keuangan, pelanggan, proses bisnis internal, serta pembelajaran dan pertumbuhan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif untuk menjelaskan faktor yang berkontribusi terhadap optimalisasi kinerja dan pelayanan. Data dikumpulkan melalui laporan keuangan yang diterbitkan dan kuesioner yang disebarkan kepada pihak manajemen, dosen, mahasiswa, serta tenaga kependidikan di Universitas Jambi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perspektif keuangan, perspektif pelanggan, perspektif proses bisnis internal dan perspektif pembelajaran dan pertumbuhan berperan dalam meningkatkan kinerja dan pelayanan PTN BLU di Universitas Jambi. Dengan memahami faktor-faktor penentu ini, Universitas Jambi dapat merumuskan kebijakan strategis yang lebih efektif dalam meningkatkan kinerja dan pelayanan PTN BLU. Implikasi dari penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi perguruan tinggi lainnya dalam menerapkan Balanced Scorecard untuk mengoptimalkan tata kelola institusi secara lebih terstruktur dan berkelanjutan
PENGARUH PEMBERIAN KOMPOS KULIT KOPI TERHADAP ERODIBILITAS TANAH DAN HASIL TANAMAN KACANG TANAH (Arachis hypogea L) PADA ULTISOL.
Pertanggungjawaban Pidana Terhadap Pelaku Tindak Pidana Ujaran Kebencian Berdasarkan Peraturan Perundang-Undangan
This research departs from a heroic that the number of cases of hate speech through social media carried out by the community. This is inseparable from the ease of the community to express their opinions, ideas and ideas without knowing the consequences caused by their actions. Freedom of opinion is interpreted by the community may be carried out as freely as possible, the community cannot distinguish between criticism and expressions of hatred. This certainly raises a problem related to the high cases of hate speech by the community. The ITE Law in formulating the acts of hate speech raises multi-interpretations, so that in determining its application raises legal issues. Therefore, the purpose of this study is to analyze the formulation of criminal liability elements in determining the acts of hate speech in statutory regulations, determining the limits of hate speech in relation to criminal accountability to actors based on statutory regulations, so it is very necessary to renew Criminal law so that it can be formulated concretely in the ITE Law so as not to cause multiple interpretations and can provide legal certainty to the perpetrators or the victims. The research method used is normative research, which concerns the study of legal materials, including primary, secondary, and tertiary legal materials. The methods used are: the legal approach, also known as the law approach, and the case approach, which involves the review of cases related to legal issues discussed.
ABSTRAK
Penelitian ini berangkat dari suatu kenyatakaan bahwa banyaknya kasus ujaran kebencian melalui media sosial yang dilakukan oleh masyarakat. Hal tersebut tidak terlepas mudahnya masyarakat mengekpresikan pendapatnya, ide maupun gagasannya tanpa mengetahui akibat yang ditimbulkan dari perbuatannya tersebut. Kebebasan berpendapat ditafsirkan oleh masyarakat boleh dilakukan sebebas-bebasnya, masyarakat tidak bisa membedakan antara kritik dan ujaran kebencian. Hal tersebut tentunya menimbulkan suatu persoalan berkaitan dengan tingginya kasus ujaran kebencian yang dilakukan masyarakat. Undang-Undang ITE dalam merumuskan perbuatan ujaran kebencian menimbulkan multi tafsir, sehingga dalam menentukan penerapannya menimbulkan persoalan hukum. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah Untuk menganalisis rumusan unsur-unsur pertanggungjawaban pidana dalam menentukan perbuatan ujaran kebencian dalam peraturan Perundang-undangan, menentukan batasan perbuatan ujaran kebencian dalam kaitannya dengan pertanggungngjawaban pidana terhadap pelaku berdasarkan peraturan perundang-undangan, sehingga sangat perlu dilakukan pembaharuan hukum pidana agar dapat dirumuskan secara konkrit dalam UU ITE tersebut agar tidak menimbulkan multi tafsir dan dapat memberikan kepastian hukum terhadap pelaku maupun terhadap korban. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian normatif, yaitu menyangkut kajian bahan hukum, meliputi bahan hukum primer, sekunder, dan tersier. Metode yang digunakan adalah: Pendekatan hukum, juga dikenal sebagai pendekatan undang-undang, dan pendekatan kasus, yang melibatkan peninjauan kembali kasus-kasus yang berkaitan dengan masalah hukum yang dibahas
The Principle of Responsibility to Protect: Its Significance and Implementation In Israel-Palestine Conflict
This article explores the importance of the role of the principle of responsibility to protect of the UN in resolving the Israel-Palestine conflict by evaluating the international legal norms, the intervention of the international community, and the UN resolutions, as well as diplomatic initiatives as an effort to protect civilians in the midst of conflict. Relying on normative legal research methods, this research focuses on doctrinal analysis of relevant international legal principles that combine positivism and constructivism. This article utilizes primary and secondary data, such as UN reports, books, journal articles, and literature from the internet as a source to enrich this research. The study found that the principle of responsibility to protect has the potential to foster more effective protection for civilians in the midst of the Israel-Palestine conflict and is the basis for international intervention when a state fails to fulfil its responsibilities. However, the implementation of R2P faces a variety of challenges, including political bottlenecks in the UN Security Council, concerns over violations of state sovereignty, as well as a lack of global agreement on collective action. This article concludes that the application of the R2P principle by the United Nations to the Israel-Palestine conflict is urgent to prevent further escalation of violence. This article suggests reforms in UN mechanisms and strong international political support to ensure the successful application of these principles to address the issue.Artikel ini mengeksplorasi pentingnya peran prinsip tanggung jawab untuk melindungi PBB dalam penyelesaian konflik Israel-Palestina melalui pengkajian terhadap norma-norma hukum internasional, intervensi komunitas internasional, dan resolusi-resolusi PBB, serta inisiatif diplomatik sebagai upaya untuk melindungi warga sipil di tengah konflik. Mengandalkan metode penelitian hukum normatif, penelitian ini berfokus pada analisis doktrinal terhadap prinsip-prinsip hukum internasional yang relevan yang menggabungkan positivisme dan konstruktivisme. Artikel ini memanfaatkan data primer dan sekunder, seperti laporan PBB, buku, artikel jurnal, dan literatur dari internet sebagai sumber untuk memperkaya penelitian ini. Penelitian ini menemukan bahwa prinsip tanggung jawab untuk melindungi berpotensi untuk mendorong perlindungan yang lebih efektif bagi warga sipil di tengah-tengah konflik Israel-Palestina dan menjadi dasar bagi intervensi internasional ketika suatu negara gagal memenuhi tanggung jawabnya. Namun, implementasi R2P dihadapkan pada berbagai tantangan, termasuk hambatan politik di Dewan Keamanan PBB, kekhawatiran terhadap pelanggaran kedaulatan negara, serta kurangnya kesepakatan global mengenai tindakan kolektif. Artikel ini menyimpulkan bahwa penerapan prinsip R2P oleh PBB terhadap konflik Israel-Palestina sangat mendesak untuk mencegah eskalasi kekerasan lebih lanjut. Artikel ini menyarankan reformasi dalam mekanisme PBB dan dukungan politik internasional yang kuat untuk memastikan keberhasilan penerapan prinsip ini untuk mengatasi masalah tersebut
ANALISIS KEMANDIRIAN, EFEKTIVITAS DAN EFISIENSI PADA KINERJA KEUANGAN DAERAH (STUDI KASUS HANYA PEMERINTAH DAERAH PROVINSI JAMBI TAHUN 2019-2023 BUKAN PADA KABUPATEN/KOTA)
Kinerja keuangan daerah yaitu tingkat capaian dari suatu hasil kerja di bidang keuangan daerah dengan menggunakan indikator keuangan yang telah ditetapkan sebelumnya dengan tujuan untuk mengetahui kemampuan suatu daerah dalam mengelola keuangannya. berdasarkan anggaran dan realisasi pendapatan asli daerah dengan menggunakan indikator keuangan yang ditetapkan melalui suatu kebijakan atau ketentuan perundang-undangan selama satu tahun anggaran. Bentuk dari pengukuran kinerja tersebut berupa rasio keuangan. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh kemandirian, efektivitas dan efisiensi secara parsial terhadap kinerja keuangan daerah Provinsi Jambi. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio kemandirian keangan daerah berada pada kategori sedang, pada rasio efektivitas berada pada kategori efektif dan pada rasio efisiensi pada kategori tidak efisien. Diharapkan untuk meningkatkan kinerja keuangan daerahnya dan terutama pada tingkatan efisiensi untuk program kerja agar meminimkan dana yang dikeluarkan