JUMANJI (Jurnal Masyarakat Informatika Unjani)
Not a member yet
    81 research outputs found

    Analisis dan Perancangan Sistem Informasi Manajemen Aset Rumah Sakit Berbasis Spatial

    Full text link
    Pengelolaan aset di rumah sakit merupakan hal yang penting untuk dilakukan demi keberlangsungan dan peningkatan kualitas pelayanan dari rumah sakit tersebut. Pengelolaan aset dapat berupa pencatatan, perawatan, hingga pengelolaan lebih lanjut. Pencatatan informasi aset yang dimiliki oleh rumah sakit sangat penting untuk dilakukan, dengan adanya informasi yang didapat dari pencatatan data aset maka rumah sakit akan dapat mengetahui secara pasti aset apa saja dan berapa tepatnya jumlah aset yang dimiliki oleh rumah sakit. Sistem informasi ini akan dibuat dengan mengunakan GIS dan akan diolah dengan Quantum GIS ditampilkan menggunakan Web yang berbasis GIS. Dengan Web-GIS yang di bangun ini, akan lebih membantu rumah sakit dalam pengelolaan aset dimasa yang akan datang.Pengelolaan aset di rumah sakit merupakan hal yang penting untuk dilakukan demi keberlangsungan dan peningkatan kualitas pelayanan dari rumah sakit tersebut. Pengelolaan aset dapat berupa pencatatan, perawatan, hingga pengelolaan lebih lanjut. Pencatatan informasi aset yang dimiliki oleh rumah sakit sangat penting untuk dilakukan, dengan adanya informasi yang didapat dari pencatatan data aset maka rumah sakit akan dapat mengetahui secara pasti aset apa saja dan berapa tepatnya jumlah aset yang dimiliki oleh rumah sakit. Sistem informasi ini akan dibuat dengan mengunakan GIS dan akan diolah dengan Quantum GIS ditampilkan menggunakan Web yang berbasis GIS. Dengan Web-GIS yang di bangun ini, akan lebih membantu rumah sakit dalam pengelolaan aset dimasa yang akan datang

    RANCANG BANGUN APLIKASI PENDATAAN SENSUS EKONOMI BERBASIS MOBILE

    Full text link
    Badan Pusat Statistik (BPS) merupakan sebuah institusi pemerintah yang mempunyai hak untuk melakukan kegiatan statistik yaitu berupa sensus dan survei. BPS melakukan pengolahan data dari beberapa sensus, cotohnya yaitu tentang sosial dan kependudukan, ekonomi dan perdagangan, serta pertanian dan pertambangan. Setiap data dan keputusan yang diambil harus berdasarkan informasi yang valid dan akurat. Namun semakin meningkatnya permintaan data dan informasi maka akan berpengaruh pula pada meningkatnya kegiatan survei yang tidak sebanding dengan terbatasnya jumlah SDM. Meski BPS mempunyai sistem dan infrastruktur teknik informasi yang memadai, namun masih ada sistem yang belum sepenuhnya terintegrasi dengan baik. Sistem yang akan dibuat adalah sistem pada aplikasi yang digunakan BPS dalam pengolahan data sensus ekonomi untuk Usaha Mikro dan Kecil. Sistem tersebut dianalisis dengan cara pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner. Sistem yang akan dianalisis tersebut diharapkan dapat dibuat aplikasi dengan menggunakan model Waterfall.Dengan menggunakan model Waterfall maka kualitas pengembangan yang dihasilkan akan lebih baik karena dilakukan secara bertahap sehingga sistem yang akan dikembangkan dapat membantu petugas dalam mengolah data.Badan Pusat Statistik (BPS) merupakan sebuah institusi pemerintah yang mempunyai hak untuk melakukan kegiatan statistik yaitu berupa sensus dan survei. BPS melakukan pengolahan data dari beberapa sensus, cotohnya yaitu tentang sosial dan kependudukan, ekonomi dan perdagangan, serta pertanian dan pertambangan. Setiap data dan keputusan yang diambil harus berdasarkan informasi yang valid dan akurat. Namun semakin meningkatnya permintaan data dan informasi maka akan berpengaruh pula pada meningkatnya kegiatan survei yang tidak sebanding dengan terbatasnya jumlah SDM. Meski BPS mempunyai sistem dan infrastruktur teknik informasi yang memadai, namun masih ada sistem yang belum sepenuhnya terintegrasi dengan baik. Sistem yang akan dibuat adalah sistem pada aplikasi yang digunakan BPS dalam pengolahan data sensus ekonomi untuk Usaha Mikro dan Kecil. Sistem tersebut dianalisis dengan cara pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner. Sistem yang akan dianalisis tersebut diharapkan dapat dibuat aplikasi dengan menggunakan model Waterfall.Dengan menggunakan model Waterfall maka kualitas pengembangan yang dihasilkan akan lebih baik karena dilakukan secara bertahap sehingga sistem yang akan dikembangkan dapat membantu petugas dalam mengolah data

    Penerapan Mobile Government Pada Monitoring Aktigitas Aparatur Sipil Negara Di Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bandung Barat

    Full text link
    The development of mobile and mobile technology has given the Government the opportunity to utilize Mobile Information and Communication Technology (M-ICT) to help facilitate daily administration and to provide better services to citizens, businesses and government institutions through the use of mobile technology. The number of cellular telephone users in Indonesia continues to grow and now it has reached 50.6 million customers. Therefore, the application of m-Government in Indonesia is an interesting material to be studied. There are many forms of services that can be provided by m-Government, one of which is service in government offices for stakeholders of the state civil apparatus. This research takes place in the Office of Communication and Information (Diskominfo), which is one part of the Regional Work Unit (SKPD) in West Bandung Regency, and focuses on the existence of monitoring activities of the State Civil Apparatus (ASN) in the SKPD. ASN always plays an important role in the daily activities of the government bureaucracy, therefore it is necessary to manage employee data in order to achieve quality assurance on employee performance. Diskominfo West Bandung Regency has a number of employees of approximately 150 employees spread in 3 fields. The use of M-Government technology is believed to be able to provide a necessity to resolve the challenges that must be overcome, one of which is the external office / city monitoring of the ASN Diskominfo. This research will build a m-Government application in Diskominfo, West Bandung Regency to monitor the activities of the state civil apparatus (ASN), which uses smart cellphones based on Android as its media.The development of mobile and mobile technology has given the Government the opportunity to utilize Mobile Information and Communication Technology (M-ICT) to help facilitate daily administration and to provide better services to citizens, businesses and government institutions through the use of mobile technology. The number of cellular telephone users in Indonesia continues to grow and now it has reached 50.6 million customers. Therefore, the application of m-Government in Indonesia is an interesting material to be studied. There are many forms of services that can be provided by m-Government, one of which is service in government offices for stakeholders of the state civil apparatus. This research takes place in the Office of Communication and Information (Diskominfo), which is one part of the Regional Work Unit (SKPD) in West Bandung Regency, and focuses on the existence of monitoring activities of the State Civil Apparatus (ASN) in the SKPD. ASN always plays an important role in the daily activities of the government bureaucracy, therefore it is necessary to manage employee data in order to achieve quality assurance on employee performance. Diskominfo West Bandung Regency has a number of employees of approximately 150 employees spread in 3 fields. The use of M-Government technology is believed to be able to provide a necessity to resolve the challenges that must be overcome, one of which is the external office / city monitoring of the ASN Diskominfo. This research will build a m-Government application in Diskominfo, West Bandung Regency to monitor the activities of the state civil apparatus (ASN), which uses smart cellphones based on Android as its media

    Identifikasi Suara Pada Sistem Presensi Karyawan Dengan Metode Ekstraksi Ciri MFCC

    Full text link
    Biometrik adalah ilmu yang mempelajari pola ciri-ciri untuk mengenali atau mengidentifikasi manusia berdasarkan satu atau lebih dari bagian tubuh manusia, baik ciri-ciri kimia, fisik, maupun tingkah laku, seperti wajah, sidik jari, suara, geometri tangan, ataupun iris mata. Saat ini sudah berkembang teknologi menggunakan suara untuk dijadikan sebuah aplikasi yang memudahkan manusia. Proses identifikasi suara sangat diperlukan untuk mengetahui keakuratan suara berdasarkan ciri yang dimiliki, karena beberapa manusia memiliki kemiripan dalam berucap. Pada penelitian ini  bertujuan untuk mengetahui pola suara berdasarkan ucapan. Metode yang digunakan untuk identifikasi  suara  menggunakan metode ekstraksi firur Mel-Frequency Cepstral Coefficients (MFCC), merupakan metode ekstraksi fitur yang mendekati sistem pendengaran manusia dan mampu untuk mengenali pola ucapan.Biometrics is the study of patterns of traits to recognize or identify humans based on one or more parts of the human body, both chemical, physical, and behavioral characteristics, such as faces, fingerprints, sounds, hand geometries, or iris. Nowadays technology has developed using sound to be used as an application that makes it easy for humans. The process of voice identification is very necessary to determine the accuracy of sound based on the characteristics possessed, because some humans have similarities in speech. In this study aims to find out sound patterns based on speech. The method used for voice identification using the extraction method of the Mel-Frequency Cepstral Coefficients (MFCC), MFCC is a feature extraction method that approaches the human hearing system and is able to recognize speech patterns

    Analisis Arsitektur E-government dengan Menggunakan Kerangka Kerja Federal Enterprise Architecture (FEA)

    Full text link
    e-government kini menjadi salah satu hal yang penting dalam penyelenggaraan pemerintahan. Hal tersebut disebabkan penerapan e-government dapat meningkatkan kualitas layanan pemerintahan menjadi lebih efektif dan efisien. Purwakarta merupakan salah satu kabupaten di Indonesia yang telah menerapkan e-government. Namun, penerapan e-government di Kabupaten Purwakarta masih pada tahap catalogue, yaitu sebatas pemberian informasi pemerintahan melalui website pemerintahan. Oleh karena itu, diperlukan suatu analisis mendalam mengenai arsitektur e-government di Pemerintahan Kabupaten Purwakarta yang hasilnya dapat digunakan untuk menggambarkan tingkat maturitas setiap komponen arsitektur dan juga dapat digunakan sebagai acuan untuk merencanakan pengembangan arsitektur e-government sampai ke tahap horizontal integration.  Penelitian ini mengimplementasikan Federal Enterprise Architecture (FEA) dengan menggunakan Collaborative Planning Methodology (CPM) sebagai metodenya. Implementasi CPM hanya pada fase Organize and Plan yang terdiri dari tiga tahapan, yaitu Identify and Validate, Research and Leverage, serta Define and Plan pada aktivitas yang berkaitan dengan analisis kondisi arsitektur yang saat ini sedang berjalan. Implementasi kerangka kerja FEA pada penelitian ini tidak dilakukan secara utuh tapi disesuaikan dengan kondisi Pemerintahan Kabupaten Purwakarta. Hasil dari penelitian ini adalah analisis arsitektur strategi, bisnis, data, aplikasi, infrastruktur, dan keamanan sistem e-government di Kabupaten Purwakarta, serta tingkat maturitas dari setiap arsitektur tersebute-government kini menjadi salah satu hal yang penting dalam penyelenggaraan pemerintahan. Hal tersebut disebabkan penerapan e-government dapat meningkatkan kualitas layanan pemerintahan menjadi lebih efektif dan efisien. Purwakarta merupakan salah satu kabupaten di Indonesia yang telah menerapkan e-government. Namun, penerapan e-government di Kabupaten Purwakarta masih pada tahap catalogue, yaitu sebatas pemberian informasi pemerintahan melalui website pemerintahan. Oleh karena itu, diperlukan suatu analisis mendalam mengenai arsitektur e-government di Pemerintahan Kabupaten Purwakarta yang hasilnya dapat digunakan untuk menggambarkan tingkat maturitas setiap komponen arsitektur dan juga dapat digunakan sebagai acuan untuk merencanakan pengembangan arsitektur e-government sampai ke tahap horizontal integration.  Penelitian ini mengimplementasikan Federal Enterprise Architecture (FEA) dengan menggunakan Collaborative Planning Methodology (CPM) sebagai metodenya. Implementasi CPM hanya pada fase Organize and Plan yang terdiri dari tiga tahapan, yaitu Identify and Validate, Research and Leverage, serta Define and Plan pada aktivitas yang berkaitan dengan analisis kondisi arsitektur yang saat ini sedang berjalan. Implementasi kerangka kerja FEA pada penelitian ini tidak dilakukan secara utuh tapi disesuaikan dengan kondisi Pemerintahan Kabupaten Purwakarta. Hasil dari penelitian ini adalah analisis arsitektur strategi, bisnis, data, aplikasi, infrastruktur, dan keamanan sistem e-government di Kabupaten Purwakarta, serta tingkat maturitas dari setiap arsitektur tersebu

    Model Enkripsi XML Pada Output DFXML untuk Pengamanan Metadata Bukti Digital

    Full text link
    DFXML (Digital Forensics XML) adalah sebuah tool forensik yang dikembangkan untuk menghasilkan output dalam bentuk dokumen XML. Tools ini dirancang untuk menampilkan metadata dari file hasil disk imaging dari perangkat elektronik. Umumnya output DFXML berupa dokumen XML dalam bentuk plaintext. Hal ini memunculkan permasalahan dalam aspek keamanan data, yaitu bentuk plaintext dari dokumen XML memungkinkan dibaca dengan mudah oleh setiap orang. Untuk itu diusulkan pendekatan XML security sebagai solusi untuk keamanan dokumen XML hasil dari DFXML. Solusi yang diusulkan adalah dalam bentuk automatic encryption tool yang mampu melakukan enkripsi dokumen XML secara fleksibel dan otomatis. Usulan ini masih bersifat model yang dapat menunjukkan bahwa konsep enkripsi XML yang nantinya dikembangkan mampu meningkatkan keamanan informasi data pada output plaintext dokumen DFXML dan memberikan kemudahan bagi siapa saja yang ingin melakukan enkripsi dari dokumen XML

    Sistem Informasi Eksekutif Universitas Jenderal Achmad Yani dengan Pendekatan Online Analytical Processing

    Full text link
    Executive Information System (EIS) adalah sebuah konsep untuk menyajikan informasi yang berasal dari data dalam jumlah besar pada sebuah organisasi agar menjadi informasi yang berguna dan sesuai dengan kebutuhan pengguna. Online Analytical Processing (OLAP) dapat melakukan penyaringan data dengan memberikan perintah query dan mengubahnya menjadi informasi yang sesuai dengan kebutuhan. EIS dapat memudahkan manajemen eksekutif perguruan tinggi untuk mendapatkan informasi akademik mahasiswa yang dibutuhkan secara efektif dan efisien tanpa harus melakukan analisis data agar menjadi sebuah informasi

    Minat Pembelajaran Menggunakan E-Learning Mata Kuliah Kinesiologi Pada Mahasiswa

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan mengetahui minat pembelajaran menggunakan e-learning mata kuliah kinesiologi pada mahasiswa Penjaskes Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sriwijaya. Bentuk penelitian ini adalah penelitian survei. Populasi penelitian adalah mahasiswa semester 3 Program Studi Pendidikan Jasmani dan Kesehatan kelas Indralaya, sampel penelitian yaitu  seluruh mahasiswa semester 3 kelas Indralaya yang berjumlah 44 orang. Alat pengumpulan data yaitu angket minat belajar. Hasil analisis  data diperoleh minat belajar mahasiswa menggunakan e–learning yaitu 86,38% dan masuk pada kategori sangat baik. Hal ini menunjukkan penggunaan e learning dapat meningkatkan minat belajar mahasiswa dan dapat meningkatkan hasil belajar mahasiswa pada mata kuliah kinesiologi

    Pemodelan Enterprise Architecture di Sekolah Tinggi Kesehatan

    Full text link
    Sekolah Tinggi Kesehatan (yang menjadi objek penelitian) sudah memanfaatkan teknologi informasi pada proses bisnisnya. Namun, pemanfaatan teknologi informasi tersebut tidak dilengkapi dengan melakukan perencanaan atau blueprint yang digunakan sebagai acuan pengembangan teknologi informasi sehingga dalam mengembangkan teknologi informasi tidak terintegrasi dan tidak selaras dengan rencana strategis organisasi. Untuk itu diperlukan adanya pemodelan teknologi informasi yang akan membantu organisasi untuk melihat current state organisasi sehingga dapat dengan mudah menentukan future state dan strategi yang dilakukan. Oleh karena itu, muncul permasalahan mengenai bagaimana melakukan pemodelan teknologi informasi pada Sekolah Tinggi Kesehatan. Pemodelan teknologi informasi dapat dilakukan dengan memanfaatkan Enterprise Architecture menggunakan Enterprise Architecture Framework, yaitu dengan menggunakan Treasury Enterprise Architecture Framework. Pemodelan teknologi informasi ini ditinjau dari designer perspective yang menghasilkan work products yang berfokus pada desain proses, model informasi, komponen dan desain aplikasi pada Sekolah Tinggi Kesehatan. Hasil penelitian ini berupa dokumen pemodelan EA yang dapat dijadikan acuan untuk dapat menentukan future state dan strategi yang dilakukan pada Sekolah Tinggi Kesehatan

    Desain dan Implementasi Robot Heksapoda dengan Misi Pemadaman Api

    Full text link
    Makalah ini memaparkan tentang desain dan implementasi robot heksapoda yang bergerak dalam suatu ruang dengan misi memadamkan api. Sumber api diletakkan dalam ruang tertentu. Untuk mencapai ruang tersebut, robot harus berjalan menyusuri lorong dengan lebar tertentu dan dibatasi oleh dinding. Robot harus bergerak tanpa menabrak dinding pembatas ruang. Untuk merealisasikan sistem tersebut, robot heksapoda dilengkapi dengan tiga buah sensor, yaitu sensor jarak, sensor garis, dan sensor api. Sensor jarak berupa sensor ultrasonik tipe HCSR04 berfungsi memberikan informasi jarak antara robot dengan dinding sehingga robot terhindar dari tabrakan dengan dinding. Sensor garis berupa sensor LDR digunakan untuk mendeteksi garis penanda ruang sumber api. Sementara itu, sensor api berupa sensor flame 5 channel berfungsi mendeteksi keberadaan api yang harus dipadamkan oleh robot. Hasil eksperimen menunjukkan robot heksapoda yang dirancang dapat berjalan menyusuri ruang tanpa menabrak dinding dan menemukan sumber api, kemudian api tersebut dipadamkan oleh kipas yang berputar setelah diberi tegangan input oleh mikrokontroler

    75

    full texts

    81

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    JUMANJI (Jurnal Masyarakat Informatika Unjani)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇