Jurnal Online Universitas Madura
Not a member yet
1311 research outputs found
Sort by
ANALISIS KESALAHAN EJAAN DAN TANDA BACA PADA MEDIA SOSIAL INSTAGRAM
This study aims to analyze Indonesian spelling errors in writing social media posts. The sample was taken from Instagram social media. On each account that uploads photos containing writing. This research is a descriptive research that focuses on extracting qualitative data by looking at a detailed description of the research subject. From the results of this study, in general it can be said that Indonesian language errors in social media uploads on Instagram are still common and are not in accordance with good and correct Indonesian language rules. The forms contained in writing errors include spelling, spacing, and the writing that is conveyed is not in accordance with the rules for using good and correct Indonesian. Writing errors in Instagram uploads are caused by the influence of the use of everyday language based on written and spoken language in their environment, limited knowledge of Indonesian language rules, and the tendency to imitate. In addition, they often ignore how to use good written language
KEMAMPUAN METAKOGNITIF SISWA SMP DALAM MENYELESAIKAN SOAL SISTEM PERSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL
The purpose of this research is to describe the metacognitive abilities of class VIII students in solving problems in SPLDV material. This type of research uses descriptive qualitative. Data collection techniques used written tests and semi-structured interviews as subjects of the study in class VIII C students located at SMPN 2 Wuluhan, Jember Regency. Subject data obtained 3 categories of metacognitive abilities which include, categories of high metacognitive abilities, categories of moderate metacognitive abilities, and categories of low metacognitive abilities. The categories of high metacognitive abilities include awareness activities, regulatory activities, and evaluation activities. In the category of moderate metacognitive abilities, there are awareness activities although they are not complete, there are regulatory activities although some do not use a planning strategy, and there are also evaluation activities although some have not been completed in problem solving. In the category of low metacognitive abilities, there are awareness activities, although some do not write completely, there are regulatory activities, although only a few solve questions without a planning strategy, and there is no evaluation activity
TANGGUNG JAWAB HUKUM DEVELOPER DALAM TRANSAKSAKSI JUAL BELI SISTEM PPJB
AbstrakPerkembangan dalam dunia usaha property sangat menarik minat palaku usaha sehingga dengan konsep market yang menjajikan maka developer selaku pengembang secara aspek hukum memiliki tanggungjawab hukum yang sangat penting untuk itu bagi para calon pembeli. Selaku konsumen harus jeli dan paham terhadap pemberlakukan aturan hukum dalam perjanjian yang dibuat agar memperoleh kepastian hukum agar tidak terjadi konflik dikemudian hari. Jual beli hunian atau rumah secara umum diawali dengan sebuah PPJB sebagai pengikat antara developer dan konsumen rendahnya kesadaran dan pengetahuan konsumen sehingga memiliki resiko yang lebih besar mengenai hak-hak konsumen. Bagaimana tanggung jawab developer terhadap konsumen atas perjanjian jual beli hunian rumah dengan mekanisme perjanjian perikatan jual beli (PPJB). Metode yang di gunakan Normatif yang mengacu pada undang - undang yang ada yaitu Undang-Undang Nomor 20 tahun 2011 tentang Rusun. Tujuan penelitian guna memperoleh tanggungjawab hukum bagi pengembang pada para pembeli selaku konsumen sehingga ada kepastian hukum bagi masyarakat selaku pembeli dengan sistem PPJB yang diterapkan developer selaku pengembang harus bertanggungjawab kepada konsumen adalah menanggung kerugian yang dialami konsumen sebagai mana diatur didalam Pasal 19 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen.Developer juga bertanggung jawab terhadap informasi yang benar serta jaminan kualitas bangunan. Tanggung jawab developer tidak hanya sampai disitu, saat pembangunanya hingga pada masa pemeliharaan developer juga bertanggungjawab atas kualitas bangunan hingga berakhirnya semua perjanjian pengikatan jual beli selesai. Kata Kunci : Tanggungjawab, Developer, Sistem PPJ
TRADISI BHEN-GIBHEN PADA PERKAWINAN ADAT MADURA DALAM PERSPEKTIF NILAI LOKAL MADURA
AbstrakMadura mempunyai sejarah yang panjang. Di masa kerajaan singasari, pulau ini menjadi salah satu kabupaten dengan adipatinya yang sangat terkenal, Arya Wiraraja. Jika kita lihat dari sekilas sejarahnya, Jawa mempunyai pengaruh atas Madura. Masyarakat Madura juga mempunyai tradisi perkawinan. Seperti disinggung di atas, bahwa dalam masyarakat Madura mempunyai tradisi yang unik. Di dalam perkawinan Madura, seorang anak biasanya sudah dijodohkan sejak kecil. Dibalik sejarah diatas, jika kita berpikir tentang masyarakat Madura, maka prasangka kita terhadap penilaian Madura lebih condong negative dengan berbagai stereotipe. Tradisi adat perkawinan Madura merupakan hal yang menarik dari berbagai segi kehidupan. Tidak hanya itu, perkawinan adat di Madura juga masih kental dengan kearifan lokal (local wisdom) yang masih dipegang teguh dan dilaksanakan secara turun-temurun. Seperti tradisi "Bhen-Gibhen" yang sampai hari ini masih tetap dilakukan oleh masyarakat Madura.Kata Kunci: Bhen-Ghiben, Adat Perkawinan, Orang Madur
IMPROVING STUDENTS’ READING THROUGH COMIC STRIPS MEDIA IN WEBTOON APPLICATION
The aims of this research is to improve the students’ reading skill of the Tenth grade of SMAN 4 Bangkalan by using comic strips in webtoon application. This research is collaborative classroom action research. It aimed to discover and put into action various reading skills improving measures. The research procedure was an action research that consisted of four key phases: planning, implementing/ acting, observing, and reflecting. The researcher and teacher collaboratively recognized certain obstacles andweaknesses of the reading learning process, identified some problems, and planned and carried out the proposed actions. The result of the cycle shows that the implementation of comic strip improves the students’ reading skill, especially understanding the content of the text, vocabulary mastery, and motivation to read by providing the students kinds of reading activities. The success indicator of the implementation were that (1) the students were able to understand the content of the English text, by finding the main idea and specific information, (2) the students were more enthusiastic in doing reading activities, and (3) the students vocabulary mastery was improved. Furthermore, the findings were also supported by the means of the students’ reading score which improved from 62 in preliminary test to 76 in cycle test
ETNOMATIKA DALAM JEMBATAN SURAMADU UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN GEOMETRI PADA SISWA
Tujuan dalam penelitian ini adalah bagaimana cara agar menyatukan konsep kebudayaan dengan pendidikan bisa diimplementasikkan kepada pembelajaran geometri dengan menggunakan konsep etnomatematika dalam jembatan suramadu, Penelitian ini dilaksanakan menggunakan metode etnograf. Etnografi dalam hal ini menjadi sebuah pengamatan pada sekelompok orang pada lingkungan alami tanpa buatan di mana tanpa adanya sebuah formalitas. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan agar proses berpikir mendalam serta interpretasi fakta yang dikonsepkan dengan pengembangan pemahaman sesuai dengan utamanya nilai-nilai yang diteliti yang diutamakan. Hasil penelitian yakni adanya geometri di mana jembatan penghubung ini memiliki ruang masing-masing serta detail bentuk bangunan yang terdiri dari segi empat, segitiga dan trapesium. Selian itu juga didapat hubungan antara garis-garis dalam antargaris yang dapat dilihat melalui bentuk kabel yang tersusun dalam jembatan tersebut
DEIKSIS DALAM ADEGAN FILM KETIKA CINTA BERTASBIH KARYA SUTRADARA CHAIRUL UMAM
Tujuan peneliopdtian ini adalah untuk menjelaskan bentuk-bentuk deiksis dalam film “Ketika Cinta Bertasbih”. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Sehingga data yang diambil merupakan data kualitatif, dimana keseluruhan data diperoleh, diolah dan disajikan dalam bentuk uraian naratif bukan dalam bentuk statistik. Adapun data juga bersifat deskriptif berupa kata-kata tertulis maupun lisan dari orang-orang dan perilaku yang diamati. Peneliti dalam hal ini mencoba sebagai orang maha tahu untuk mendeskripsikan masalah-masalah tanpa mengabaikan aturan-aturan yang berlaku. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa deiksis yang dilakukan tokoh Azam ketika berdialog dengan tokoh lainnya tidak hanya menggunakan satu macam deiksis saja, akan tetapi menggunakan empat macam deiksis, yaitu deiksis orang (meliputi kata ganti orang pertama, kata ganti orang kedua, dan kata ganti orang ketiga), deiksis tempat (di sini, di situ, dan di sana), deiksis wacana, dan deiksis waktu (tadi sore, kemarin, tadi pagi, dan beberapa tahun)
EKSISTENSI PENGGUNAAN BAHASA INDONESIA PADA BUDAYA “NONGKRONG” GENERASI MILENIAL
Indonesian is the identity and identity of an Indonesian nation. Indonesian plays an important role in all aspects of life. As time goes by, the world is growing. The shift in Indonesian vocabulary has both good and bad effects, causing the existence of the Indonesian language to decline. Not only that, the shift in one's lifestyle is also increasingly different. In this day and age everyone wants a change, many people are now happy to be outside the home. One of the activities done outside the home is hanging out. Hang out perpetrators usually occur in young people or what is known as the millennial generation. The millennial generation is a group that has the same behavior, place or year of birth. Currently there is a hangout cultural phenomenon, where the current millennial generation often gathers with friends of the same generation or anyone just to brew a drink or taste food in a cafe
ANALISA PENGARUH VARIASI TUMBUKAN PADA LAPISAN ASPAL AC-BC TERHADAP NILAI STABILITAS DAN FLOW
Jalan merupakan sarana dan prasarana yang sangat penting dalam suatu system transportasi untuk menghubungkan suatu tempat ke tempat lain dalam rangka pemenuhan kebutuhan sosial, budaya dan ekonomi. Suatu kondisi jalan yang baik, diperlukan adanya kelancaran kegiatan transportasi supaya mempercepat kelancaran mobilisasi barang dan jasa secara aman dan nyaman. Faktor penyebab terjadinya kerusakan jalan beraspal yaitu jumlah passing pemadatan yang tidak sesuai dengan perencanaan. Dalam pelaksanaan perkerasan jalan dapat terjadi perbedaan tebal perkerasan dikarenakan cara dan jumlah passing yang berbeda yang akan mempengaruhi kualitas jalan. Maka perlu dikaji tentang pengaruh variasi jumlah tumbukan pada lapisan aspal AC-BC. Penelitian ini dilakukan di laboratorium PT.Dua Putri Kedaton yang berlokasi di Pamekasan. Dalam penelitian ini variasi tumbukan campuran aspal yang digunakan 2x68 dan 2x75 dengan menggunakan kadar aspal 5,8%, kemudian hasilnya dibandingkan dengan menggunakan parameter stabilitas dan flow yang mengacu pada Spesifikasi Bina Marga 2018 revisi 2. Pada penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui pengaruh perbedaan jumlah tumbukan pada lapisan aspal AC-BC terhadap nilai stabilitas dan flow. Dari hasil pengujian tersebut didapatkan nilai stabilitas terendah pada variasi tumbukan 2x68 sedangkan nilai stabilitas tertinggi pada variasi tumbukan 2x75. Dari hasil pengujian flow menunjukkan semakin bertambahnya tumbukan maka semakin tinggi nilai flow
SISTEM INFORMASI MANAJEMEN KERJA PRAKTEK DAN TUGAS AKHIR DI PRODI INFORMATIKA UNIVERSITAS MADURA BERBASIS WEB
ABSTRAK Kegiatan Pendaftaran Kerja Praktek (KP) dan Tugas Akhir (TA) mahasiswa di Program Studi Informatika Universitas Madura yang telah berjalan masih memiliki kendala, sehingga tidak dapat menghasilkan kinerja yang baik. Maka dari itu penulis berinisiatif mengembangkan dan membuat sebuah sistem yang mampu mengelola proses manajemen dan monitoring Kerja Praktek dan Tugas Akhir secara terkomputerisasi, sehingga proses administrasi pelaksanaan Kerja Praktek dan Tugas Akhir lebih efisien dalam hal waktu dan memudahkan program studi untuk monitoring. Proses ini membutuhkan ketelitian, sebab pendaftaran KP dan TA memiliki tahap pendaftaran dan persyaratan yang berbeda, sehingga menimbulkan berbagai macam permasalahan. Oleh karena itu, untuk memudahkan dan membantu pihak Program Studi Informatika Univesitas Madura dalam monitoring pelaksanaan Kerja Praktek dan Tugas Akhir dengan lebih mudah tanpa harus melihat berkas manual, maka perlu dibangun sebuah Sistem Informasi Manajemen yang terkomputerisasi yang dapat membantu proses pendaftaran / pemberkasan yang lebih terstruktur, efektif dan efisien. Dengan permasalahan diatas maka perlu dirancang dan diterapkan suatu sistem informasi manajemen yang diharapkan dapat membantu Program Studi, Mahasiswa, dan Dosen di Universitas Madura.Kata Kunci: KP , TA , e-KPTA , Unira , Universitas Madura