Jurnal Online Universitas Madura
Not a member yet
1311 research outputs found
Sort by
THE USE OF THINK TALK WRITE STRATEGY IN TEACHING WRITING
“Think-Talk-Write (TTW)” Strategy is a cooperative learning mode to make teaching and learning process easier. This research used the qualitative research. The target population, in this study, was the English teacher and the Eighth grade students of MTs al-Azhar Toket Proppo Pamekasan the members of population is 20 students. Data were obtained firstly from the observation sheet. , the writer also collected the data by interviewing the English teacher of the Eighth Grade. In analyzing the data, the researcher used descriptive qualitative Strategy in order to make it easier for the readers to get the description about theuse of “Think Talk Write Model” and its strengths and weaknesses.The writer analyzed the data in three basic and simple steps. Some strengths teaching writing using TTW model such as: It makes students to be independent, it makes students to be cooperative, to build a good teamwork. So, they help each other, it makes students think smarter, speak fluent and write systematically. Meanwhile the weaknesses are, When students work in ground, some of them are easy to lose their own skill and confident because they are dominated by other
THE VIOLATING OF POLITENESS MAXIMS FOUND IN CLASSROOM INTERACTION BETWEEN TEACHER AND ENGLISH STUDENTS
Politeness is a way to convey expressions smoothly, nicely and politely in verbal communication. Politeness is also required to be carried out in official forums such as the learning and teaching process in the classroom. In this case, the researcher is interested and raises the title of violation from the maxim of politeness in language teaching and learning interactions in the seventh semester students. The purpose of this study is to describe objectively the politeness maxims violated by teacher or students in the class interaction. This research is a qualitative research and the source of data in this study is in the form of conversations between students and teachers that have been copied or converted into written form. Based on the data analysis, it can be concluded that the deviation of politeness maxims in teaching and learning interactions occurs in all politeness maxims, namely the maxim of wisdom, maxim of generosity, maxim of praise, maxim of humility, maxim of agreement, and maxim of sympathy. The maxim that most violated appear in wisdom maxim, generosity maxim, agreement maxim, and sympathy maxim with three violation of each. While the violation that occurs the least is the maxim of humility which only appears once. Violations from these maxims occur due to various behaviors, such as giving harm to others, having bad thoughts, criticizing and putting others down, self
EROS DALAM KUMPULAN PUISI GAMBAR KESUNYIAN DI JENDELA KARYA SHINTA FEBRIANY
Examines the problem of eros in the poems Gambar Silence in the Window by Shinta Febriany. The problem expressed in the poem refers to sexual relations which involve elements of male and female intercourse. In order to reveal sexuality in the poem, it is necessary to analyze the expressions that describe body contact so that the correlation of eros in the poem can be interpreted. The purpose of this study is to reveal the beauty of the union of sexuality in the poems Gambar Silence in the Window by Shinta Febriany. In particular, the theory used in this study uses Plato's eros theory to interpret the poems Gambar Silence in the Window by Shinta Febriany. The context in the poem illustrates how a person has intercourse by satisfying the desires that are in the human body to unite. The approach used to understand the poem is literary psychology because eros is included in psychology which is included in the part of human emotion. The steps of this research are: First, read the collection of poems. Second, understanding the issues in a collection of poems. Third, interpreting the results of the reading that has been done and describing poetry with a sexual background. Material objects in the poetry collection Gambar Silence at the Window are limited only to poetry with a sexual background, including "Embrace Wounds", "Replaying Memories", "We Imagine Us", "I Am Not the Future", "Knife Blades for Us". The results of the discussion include the following. First, the common thread in the poem is a relationship that always involves a passionate meeting of the human anatomy. Second, sexuality becomes a way to unite by pouring all the tension of the body. Third, Unification produces a sense of comfort, enjoyment, peace of mind and produces offspring
GAYA KEPEMIMPINAN DAN MOTIVASI TERHADAP KINERJA DENGAN KEPUASAN KERJA SEBAGAI VARIABEL MODERASI
This study aims to determine the effect of leadership style and work motivation on cleaning service performance with job satisfaction as a moderating variable. This research was conducted at the Cleaning service PT. Pelindo Daya Sejahtera work unit Primasatya Husada Citra Hospital Surabaya. The population of this study was 76 respondents because the population was not more than 100 respondents, so the authors took 100% of the population as a sample in this study. In this study, a questionnaire was tested using validity and reliability tests, while the data analysis used in this study used the classical assumption test and the MRA (Moderated Regression Analysis) test. The results of this study indicate that the leadership style variable has an effect on performance of Cleaning service PT Pelindo Daya Sejahtera Work unit Primasatya Husada Citra Hospital Surabaya. Work motivation has a positive effect on cleaning service performance. Job satisfaction moderates by strengthening the influence of leadership style on cleaning service performance. Job satisfaction moderates by strengthening the effect of work motivation variables on cleaning service performance.
ANIMASI AUGMENTED REALITY PENGENALAN HEWAN MAMALIA EUTHERIA (BERPLASENTA) SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN ANAK
Indonesia merupakan negara yang memiliki beragam flora dan fauna yang tersebar di seluruh daerah. Salah satunya jenis hewan yang dimiliki adalah mamalia. Pengenalan hewan mamalia kepada anak melalui aplikasi komputer sudah banyak dilakukan melalui aplikasi desktop, web, youtube dll. Namun pengenalan hewan melalui teknologi AR (Augmented Reality) dirasakan masih terbatas. AR merupakan sintesis dari citra nyata dan virtual, yang dapat menggunakan smartphone android. AR dapat digunakan sebagai media pembelajaran interaktif yang dapat menampilkan bentuk hewan secara 3D. Penelitian yang dilakukan adalah mengembangkan pembelajaran hewan mamalia eutheria (berplasenta) untuk anak-anak berbasis AR. Metode yang digunakan untuk pengembangan aplikasi tersebut adalah Goal Direct Design(GDD). Desain dan skenario dibuat dengan menggunakan Hierarcycal Task Analysys (HTA). Adapun pengujian tingkat kegunaan prototipe dan aplikasi dilakukan dengan menggunakan metode Quality in Use Integrated Measurement(QUIM ). Dari hasil uji prototipe dan aplikasi kepada 30 responden, diperoleh hasil nilai persentase 78% dan 89%, sehingga dapat disimpulkan bahwa tingkat kegunaan dan penerapan pembelajaran mengenal mamalia telah sesuai dengan karakteristik anak usia 4-8 tahu
SANKSI PIDANA TERHADAP BIDAN WARGA NEGARA ASING YANG MENJALANKAN PRAKTEK KEBIDANAN DENGAN TIDAK MENGGUNAKAN STR DAN SIPB MENURUT UNDANG-UNDANG NOMOR 4 TAHUN 2019 TENTANG KEBIDANAN
AbstrakKesehatan adalah keadaan sehat, baik secara fisik, mental, spiritual maupun sosial yang memungkinkan setiap orang untuk hidup produktif secara sosial dan ekonomis. Sanksi pidana bagi tenaga kesehatan, termasuk bidan asing yang bekerja di Indonesia Yang Tidak Menggunakan Surat Tanda Registrasi (STR) dan Surat Ijin Praktik Bidan (SIPB) dikenakan Pasal 85 Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2014 tentang Tenaga Kesehatan. Pasal 34 sampai Pasal 40 Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2019 Tentang Kebidanan merupakan payung hukum keberadaan bidan asing di Indonesia. Bidan asing dapat menjalankan praktik kebidanan di Indonesia berdasarkan permintaan pengguna. Penggunaan bidan asing harus mendapatkan izin dari pemerintah pusat. Penggunaan tenaga bidan asing juga harus mempertimbangkan ketersediaan bidan yang terdapat di Indonesia. Kata Kunci: Sanksi Pidana, Bidan, Kebidana
STATUS ANAK YANG DIBATALKAN KARENA PEMALSUAN WALI NIKAH PERSPEKTIF HUKUM ISLAM DAN HUKUM POSITIF
AbstrakWali nikah palsu merupakan pelanggaran terhadap syarat sahnya perkawinan yang dapat menjadi sebab perkawinan dibatalkan dan memunculkan problematika terhadap status anak yang dilahirkan dari perkawinan tersebut. Penelitian ini menggunakan penelititian kualitatif dengan pendekatan undang-undang (statute approach). Hasil penelitian menyimpulkan bahwa menurut Pasal 28 ayat (2) huruf a Undang-Undang Perkawinan, status anak dalam perkawinan yang dibatalkan karena pemalsuan wali nikah tetaplah sah sebagai anak dari suami dan istri yang perkawinannya telah dibatalkan. Menurut perspektif hukum Islam, Imam Syafi’I memandang bahwa status anak akibat perkawinan yang dibatalkan karena wali palsu adalah tidak sah, sebab menikahnya seorang perempuan harus atas izin wali yang sah. Namun, penulis memandang permasalahan ini dari sudut pandang maqasid al-shariah. Maqasid al-shariah menghendaki manusia untuk menjaga keturunan dari suatu perkawinan, sehingga anak yang dilahirkan dari perkawinan yang dibatalkan tetap dianggap sebagai anak yang sah dan kedua orang tua berkewajiban untuk melindungi dan mencurahkan kasih sayang terhadap anak tersebut.Kata Kunci: Pembatalan Perkawinan, Status Anak, Perspektif Hukum Islam dan Hukum Positif
MAKNA BUKTI YANG CUKUP DALAM MENETAPKAN PERINTAH PENAHANAN
AbstrakUntuk menentukan seseorang sebagai pelaku tindak pidana dalam suatu perkara pidana diperlukan adanya alat bukti (minimal 2 alat bukti) untuk memperoleh kepastian bahwa peristiwa atau fakta yang diajukan itu benar-benar terjadi guna mendapatkan suatu keputusan penetapan sebagai tersangka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui makna bukti yang cukup dalam menetapkan perintah penahanan bagi tersangka serta prosedur penetapan penahanan bagi tersangka. Jenis penelitian ini adalah penelitian normatif dengan pendekatan library research. Adapun teknik pengumpulan data melalui studi kepustakaan yang kemudian dianalisis secara deskriptif analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seseorang dapat ditetapkan sebagai tersangka dalam suatu perkara pidana apabila telah memenuhi minimal dua alat bukti sebagaimana ketentuan Pasal 184 ayat (1) KUHAP, bahwa alat bukti yang sah adalah; 1) keterangan saksi, 2) keterangan ahli, 3) surat, 4) petunjuk, dan 5) keterangan terdakwa. Pasal 25 ayat (1) dan ayat (2) Peraturan Kapolri Nomor 6 Tahun 2019 tentang Penyidikan Tindak Pidana yang menerangkan: 1) Penetapan tersangka berdasarkan paling sedikit 2 (dua) alat bukti yang di dukung barang bukti; 2) Penetapan tersangka sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilaksanakan melalui mekanisme gelar perkara kecuali tertangkap tangan. Penahanan tersangka dapat dilakukan apabila telah memenuhi syarat objektif dan subjektif dari tata cara penahanan, syarat obyektif harus memenuhi ketentuan Undang-Undang dan syarat subjektif yaitu kewenangan penegak hukum melakukan penahanan dengan alasan menghindari kekawatiran tersangka menghilangkan barang bukti/ melarikan diri ataupun mengulangi kejahatan. Kata Kunci: Alat Bukti, Tersangka, Penahana
TELAAH TERHADAP INTERAKSI SANTRI DENGAN KYAI DALAM KEHIDUPAN MASYARAKAT MADURA
AbstrakTulisan ini mengkaji tentang masyarakat Madura yang dikenal dengan kepatuhan dalam menjalankan ajaran agama Islam. Karenanya, Madura dapat dikatakan identik dengan Islam, meskipun tidak semua orang Madura memeluk agama Islam. Dengan begitu Madura memiliki banyak pondok pesantren dengan beragam budaya didalamnya. Pondok pesantren sendiri memiliki nilai kepatuhan santri terhadap kyai, khususnya dalam perilaku kesopanan (ahlak). Di mata santri, kyai diidentifikasi sebagai sosok figur kharismatik dan model (uswah) dari sikap dan tingkah laku, serta figur ideal sebagai penyambung silsilah keilmuan para ulama pewaris ilmu masa kejayaan Islam. Metode Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis empiris , dengan jenis penelitian etnografi yang merupakan suatu kajian tentang kehidupan dan kebudayaan suatu masyarakat atau etnis. Hasil penelitian tentang interaksi antara santri dan kyai dalam kehidupan masyarakat Madura dapat dilihat pada 3 pola interaksi yaitu; (1) Pola interaksi antara santri dengan kyai dalam lingkungan pesantren, (2) Pola Interaks santri dengan kyai/ustadz, (3) Pola interaksi sosial Santri dengan Masyarakat sekitar Pondok PesantrenKata kunci: Santri, Kyai, Pondok Pesantren, Madur
TANDUK MAJENG (MADURA’S SONG) AS MEDIA TO IMPROVE ENGLISH SKILL AT PAUD BADRUZ ZAMAN
English learning has been given in formal education, but the methods used are usually less interesting and make some children bored and have difficulty understanding the material presented. Therefore, the implementation of the traditional tanduk majeng song as media in improving English skills at PAUD. Badruz Zaman is expected to make it easy for children to learn English and make learning English fun with interesting method. This activity is carried out for Pre-Primary School so that they have English language skills in vocabulary, language structure, listening and reading. In addition, this activity is also expected to create children who will be ready to compete in the world of education with English language skills