Jurnal Online Universitas Madura
Not a member yet
1311 research outputs found
Sort by
Pemanfaatan Limbah Peternakan Sebagai Pupuk Kompos Isi Rumen Di Desa Larangan-Dalam Pamekasan
Tujuan kegiatan dari pengabdian ini yaitu untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota mitra dalam menangani dan mengelola limbah ternak menjadi pupuk kompos isi rumen yang berguna untuk meningkatkan produktivitas tanaman pertanian khususnya untuk meningkatkan pertumbuhan dan produksi Rumput Gajah guna meningkatkan ketersediaan pakan hijauan untuk ternak sehingga terjadi perubahan sikap pada anggota mitra dalam menangani limbah ternak menjadi sesuatu yang bermanfaat untuk lingkungannya. Hasil dari pengabdian ini yaitu pertama melakukan survei Lapangan Sebelum kegiatan dilakukan, terlebih dahulu tim pengabdian melakukan survei lokasi untuk mengetahui keadaan lapangan secara langsung yaitu di Desa Larangan Dalam Terutama di Kelompok Tani Jaya Abadi. Kedua melaksanakan sosialisasi dengan cara memberitahu dan menyampaikan kepada kelompok tani Jaya Abadi mengenai tujuan kegiatan pengabdian dilanjutkan dengan memberikan wawasan tentang pengelolaan limbah ternak, pembuatan pupuk kompos dan informasi lainnya. Ketiga mempersiapkan bahan dan alat yang digunakan untuk pelatihan pembuatan pupuk kompos yaitu berupa kotoran sapi, isi rumen, jerami yang diganti dengan sekam. Tim pengabdian melakukan demonstrasi secara langsung kepada peternak dan petani tentang proses pembuatan pupuk kompos isi rumen. Pupuk kompos isi rumen yang sudah matang, kemudian dikeringanginkan dan dimasukkan ke dalam plastik kemasan 5 kg. kemudian pupuk kompos isi rumen yang telah dikemas diberikan kepada anggota kelompok tani
EFEKTIFITAS SANKSI PIDANA PENJARA BAGI NARAPIDANA NARKOTIKA DALAM PERSPEKTIF ISLAM (STUDI KASUS DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KHUSUS NARKOTIKA KELAS IIA PAMEKASAN)
AbstrakSanksi pidana adalah ancaman hukuman yang bersifat penderitaan dan siksaan. Sanksi pidana pada dasarnya merupakan suatu penjamin untuk merehabilitasi perilaku dari pelaku kejahatan tersebut, namun tidak jarang bahwa sanksi pidana diciptakan sebagai suatu ancaman dari kebebasan manusia itu sendiri. Sanksi pidana bertujuan memberikan penderitaan istimewa kepada pelanggar supaya ia merasakan akibat perbuatannya, selain dari itu sanksi pidana juag merupakan bentuk pernyataan pencelaan terhadap perbuatan si pelaku. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana mengetahui pandangan hukum islam terhadap pemidanaan pelaku tindak pidana narkotika serta pemahaman tentang efektifitas hukuman penjara bagi pelaku tindak pidana narkotika di Lembaga Pemasyarakatan Narkotika kelas IIA Pamekasan. Penelitian ini menggunakan metode Deskriptif Analitis yaitu menggambarkan dan memaparkan secara sistematis tentang apa yang menjadi objek penelitian dan kemudian dilakukan analisis. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis empiris atau penelitian hukum sosiologis. Pidana penjara tidak pernah disyari’atkan dalam Islam. Alasannya, di zaman Rasulullah dan Abu Bakar tidak ada lembaga penjara, dan keduanya juga tidak pernah memenjarakan seorang pun, tetapi mengasingkannya di suatu tempat
Makna Kontekstual dalam Iklan TV Indonesia: Analisis Semantik pada Bahasa Periklanan Digital
Perkembangan media digital mendorong perubahan signifikan dalam penyajian dan konsumsi iklan televisi. Iklan TV tidak hanya ditayangkan melalui televisi konvensional, tetapi juga disebarluaskan melalui platform digital seperti YouTube, sehingga memperluas jangkauan audiens dan memperkaya konteks pemaknaan pesan. Penelitian ini berfokus pada analisis makna kontekstual dalam bahasa iklan TV Indonesia dengan tujuan mengidentifikasi bagaimana konteks sosial dan situasional memengaruhi pesan yang disampaikan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis semantik. Data penelitian berupa ujaran dan cuplikan bahasa dari beberapa iklan TV Indonesia yang diunggah ke YouTube. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik simak, catat, dan dokumentasi, kemudian dianalisis berdasarkan teori makna kontekstual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa iklan TV Indonesia memanfaatkan berbagai wujud makna kontekstual, meliputi konteks orangan, situasi, tujuan, waktu, tempat, suasana, objek, serta kebahasaan. Setiap unsur konteks tersebut berperan dalam memperjelas, memperkuat, dan memperkaya pesan persuasif yang dibangun oleh iklan. Temuan ini menegaskan bahwa efektivitas iklan televisi dalam era digital sangat dipengaruhi oleh kemampuan produsen iklan dalam memadukan elemen bahasa dan konteks secara tepat. Dengan demikian, makna kontekstual menjadi aspek penting dalam strategi komunikasi periklanan untuk menarik perhatian audiens dan membangun pemahaman pesan secara lebih mendalam
KONTRIBUSI IMAM ASY-SYATHIBI DAN THAHIR IBNU ‘ASYUR DALAM PENGEMBANGAN MAQASHID SYARIAH
AbstrakKontribusi pemikiran Imam Asy-Syatibi dan Thahir Ibnu ‘Asyur dalam pengembangan konsep maqashid syariah, sebuah kerangka filosofis yang menekankan tujuan-tujuan utama syariat Islam dalam menjaga kemaslahatan umat manusia. Imam Asy-Syatibi melalui karyanya al-Muwafaqat fi Usul al-Ahkam merumuskan maqashid syariah secara sistematis dalam tiga tingkatan kebutuhan: dharuriyyat (pokok), hajiyyat (sekunder), dan tahsiniyyat (pelengkap). Sementara itu, Thahir Ibnu ‘Asyur dalam Maqashid al-Syari’ah al-Islamiyyah memperluas cakupan maqashid syariah dengan menekankan nilai-nilai universal seperti keadilan, kebebasan, toleransi, dan kemaslahatan umum. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan kepustakaan, berfokus pada literatur primer maupun sekunder. Analisis dilakukan secara deskriptif-analitis untuk menemukan kesinambungan, perbedaan, dan relevansi pemikiran kedua tokoh dalam menghadapi problematika kontemporer umat Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemikiran Asy-Syatibi memberikan fondasi metodologis yang kuat dalam teori hukum Islam, sedangkan Ibnu ‘Asyur menghadirkan aktualisasi maqashid agar tetap kontekstual dengan dinamika sosial modern.
MAQASHID SYARI’AH PADA PERIODE SAHABAT DAN TABI’IN
ABSTRAKKajian maqāṣid syariah merupakan upaya memahami tujuan dan hikmah di balik pensyariatan hukum Islam. Meskipun istilah maqāṣid belum diformulasikan secara sistematis pada periode awal Islam, praktik dan kesadaran maqāṣid telah tampak sejak generasi sahabat hingga tabiin. Pada periode sahabat, orientasi hukum lebih menekankan aspek tekstual-normatif dengan berpegang pada Al-Qur’an dan Sunnah. Pertimbangan maslahat dilakukan secara terbatas, dengan kehati- hatian tinggi dalam berijtihad, terutama untuk menjaga agama dan persatuan umat. Sementara itu, pada periode tabiin, orientasi maqāṣid semakin berkembang melalui penggunaan qiyās, istihsān, dan ra’yu yang lebih luas. Hal ini didorong oleh meluasnya wilayah Islam, kompleksitas sosial, dan kebutuhan akan fatwa kontekstual. Tabiin menunjukkan keberanian lebih besar dalam menekankan maslahat sosial seperti perlindungan harta, jiwa, akal, dan keturunan, meskipun belum sampai pada perumusan teoritis. Dengan demikian, maqāṣid syariah pada periode sahabat dan tabi‘in menunjukkan kesinambungan, sekaligus perbedaan: sahabat cenderung konservatif dan tekstual, sedangkan tabi‘in lebih adaptif dan progresif. Perbedaan ini menjadi fondasi penting bagi perkembangan konseptual maqāṣid syari’ah pada era ulama ushul fiqh klasik, hingga kemudian mencapai bentuk sistematis dalam karya al-Juwaynī, al-Ghazālī, dan al-Syāṭibī.
KEWENANGAN PRESIDEN DALAM PEMBENTUKAN PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN: PERSPEKTIF SEPARATION OF POWERS
AbstrakKewenangan Presiden dalam proses pembentukan peraturan perundang-undangan merupakan elemen penting dalam sistem ketatanegaraan Indonesia yang mengadopsi prinsip pemisahan kekuasaan. Dalam praktik ketatanegaraan, Presiden tidak hanya menjalankan fungsi eksekutif, tetapi juga memiliki peran dalam proses legislasi, baik melalui pengajuan rancangan undang-undang maupun penerbitan regulasi pelaksana seperti Peraturan Pemerintah dan Peraturan Presiden. Keadaan ini menimbulkan perdebatan terkait batas-batas kekuasaan eksekutif serta potensi terjadinya dominasi atas fungsi legislasi. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji wewenang Presiden dalam pembentukan hukum berdasarkan konsep pemisahan kekuasaan, serta menilai mekanisme pengawasan yang diperlukan. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif dengan menelaah ketentuan hukum positif dan putusan Mahkamah Konstitusi yang relevan. Hasil studi menunjukkan bahwa meskipun Presiden memiliki dasar hukum untuk menetapkan regulasi, kewenangan tersebut tidak bersifat tanpa batas. Peran Presiden dalam bidang legislasi harus tetap berada dalam kerangka pelaksanaan undang-undang yang telah ditetapkan oleh legislatif. Untuk menjaga keseimbangan antar cabang kekuasaan, diperlukan sistem pengawasan konstitusional dan politik yang efektif. Oleh karena itu, kewenangan normatif Presiden dalam membentuk regulasi tidak boleh disalahgunakan untuk membuat norma hukum yang berdiri sendiri di luar ketentuan yang diatur oleh undang-undang
ANALISIS PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN KARYAWAN SEBAGAI STRATEGI PENINGKATAN KINERJA SDM DI YAMAHA SUMBER BARU MOTOR MANGKUBUMI
Kinerja sumber daya manusia (SDM) menjadi faktor kunci dalam menunjang produktivitas dan daya saing perusahaan. Oleh karena itu, pelatihan dan pengembangan karyawan menjadi strategi penting dalam meningkatkan kompetensi kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pelaksanaan pelatihan dan pengembangan karyawan di Yamaha Sumber Baru Motor Mangkubumi sebagai upaya meningkatkan kinerja SDM. Penelitian dilakukan menggunakan metode observasi dan wawancara langsung dengan manajemen perusahaan. Hasil menunjukkan bahwa perusahaan memiliki kebijakan pelatihan awal bagi karyawan baru serta pelatihan berkala bagi karyawan lama, khususnya saat ada produk atau kebijakan baru. Pelatihan dilakukan secara internal oleh tim training dan HRD, dengan materi utama berupa product knowledge dan pelayanan konsumen. Evaluasi dilakukan melalui penilaian kemampuan pascapelatihan dan performa kerja. Meskipun terdapat tantangan dalam proses penyampaian materi dan motivasi peserta, pelatihan terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kinerja karyawan
Penerapan Sistem Pemesanan Online Berbasis Web sebagai Strategi Efisiensi Pelayanan pada Usaha Kuliner Kedai Tilik Sawah
ABSTRAK Di era digital saat ini, penerapan teknologi informasi dalam bisnis kuliner menjadi sangat penting untuk meningkatkan efisiensi pelayanan dan kepuasan pelanggan. Penelitian ini membahas implementasi sistem pemesanan online berbasis web pada usaha kuliner Kedai Tilik Sawah sebagai strategi untuk mempercepat proses pemesanan dan pengelolaan transaksi. Sistem ini dikembangkan menggunakan basis data MySQL dan antarmuka web interaktif yang memungkinkan pelanggan melakukan pemesanan secara mudah dan cepat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem ini mampu meningkatkan kecepatan pelayanan, mengurangi kesalahan input data, serta memudahkan pemantauan stok dan laporan penjualan. Dengan demikian, penerapan sistem pemesanan online ini dapat menjadi solusi efektif dalam menunjang efisiensi operasional usaha kuliner. Kata kunci : Sistem pemesanan online, usaha kuliner, efisiensi pelayanan, basis data MySQL, aplikasi web.
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA JAM DINDING TERHADAP KEMAMPUAN LITERASI DAN NUMERASI
The purpose of this study is to analyze the extent to which the use of wall clock media can improve the literacy skills of elementary school students, as well as to examine its impact on enhancing numeracy skills at the same educational level. This research employs a quantitative approach using a quasi-experimental design to measure the effect of wall clock media on students' literacy and numeracy abilities. The research methodology involves an experimental type with control and experimental group design. Based on the results, it can be concluded that the use of wall clock media has a significant positive impact on improving the literacy and numeracy skills of elementary school students. This medium has been proven to effectively enhance learning outcomes
Syistematic Literature Review : Pengaruh Transparansi dan Akuntabilitas Terhadap Pengelolaan Dana Desa
Tinjauan literatur sistematis ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh transparansi dan akuntabilitas terhadap pengelolaan dana desa. Metode penulisan tinjauan literatur sistematis ini adalah dengan metode library search yang bersumber dari media online seperti google schoolar, mendeley dan media akademi lainnya. Hasil tinjauan literatur sistematis ini adalah 1) transparansi berpengaruh terhadap dana desa ; 2) akuntabilitas berpengaruh terhadap dana desa