Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta
UPN (Universitas Pembangunan Nasional) Veteran Yogyakarta: Institutional RepositoryNot a member yet
7373 research outputs found
Sort by
PENENTUAN POTENSI DINAMIK RESERVOIR PANASBUMI LAPANGAN LAHENDONG DENGAN MENGGUNAKAN SIMULATOR TOUGH2
Dengan simulasi dapat dibuat model reservoir yang akan
merepresentasikan kinerja reservoir mendekati kondisi sebenarnya (
actually).
Adapun kinerja reservoir meliputi perubahan tekanan dan temperatur di dalam
reservoir terhadap waktu, enthalpi serta laju alir massa di tiap sumur produksi.
Skripsi ini dilakukan untuk mengetahui potensi dinamis lapangan panasbumi
Lahendong dimana sebelumnya telah dilakukan perhitungan potensi statik
lapangan panasbumi Lahendong oleh Asmidar Nur pada tahun 2004. Oleh karena
itu, untuk membuktikan seberapa besar potensi statik tersebut dapat dimanfaatkan
maka dilakukan perhitungan potensi dinamis di lapangan panasbumi Lahendong.
Pemodelan reservoir dengan menggunakan simulator dilakukan dengan
model konseptual lapangan dan data reservoir berupa data fluida dan batuan
reservoir. Pembuatan blok dan grid dibuat secara horizontal menggunakan acuan
jumlah sumur dan sebarannya, sedangkan secara vertikal berdasarkan perbedaan
jenis dan karakteristik batuan. Untuk mendapatkan kondisi awal reservoir (
natural
state
) maka dilakukan perhitungan dalam waktu yang sangat lama hingga
diperoleh kondisi setimbang. Parameter porositas, permeabilitas, tekanan,
temperatur, massa, entalpi dan saturasi uap dan air ini memiliki harga yang tidak
berubah terhadap fungsi waktu. Langkah selanjutnya adalah
history matching,
dilakukan dengan menyelaraskan data lapangan dan data hasil simulasi yaitu
meliputi penyelarasan tekanan dan temperatur terhadap kedalaman. Dalam skripsi
ini perhitungan potensi statik dilakukan menggunakan metode
lump parameter
model
dan metode distributed parameter model. Metode lump parameter model
merupakan metode volumetrik untuk mengetahui potensi keseluruhan reservoir
lahendong dengan asumsi reservoir secara homogen
. Sedangkan metode
distributed parameter model merupakan sistem yang dimodelkan dengan
membuat sejumlah blok atau grid dimana grid satu dengan grid yang lain saling
berhubungan. Potensi dinamik merupakan potensi reservoir seiring berjalannya
produksi fluida melalui sumur-sumur produksi.
Lapangan Panasbumi Lahendong mempunyai sistem reservoir dominasi air
dengan temperatur 200 – 340
�C. Perhitungan potensi statik reservoir panasbumi
Lahendong dengan metode
lump parameter model sebesar 150,547 MWe
sedangkan dengan metode
distributed parameter model sebesar 123,648 MWe
Total potensi dinamik lapangan panasbumi Lahendong dengan kapasitas total 60
MW adalah 60,14 MWth dengan laju alir sebesar 12,93 kg/s per-sumur dan
mampu berproduksi selama kurang lebih 60 tahun. Pada skenario 80 MW
digunakan sumur make-up sebanyak 6 sumur ditambah sumur yang telah ada
sebanyak 9 sumur, jadi total sumur yang digunakan adalah 15 sumur. Untuk
menyuplai kapasitas 80 MWth dibutuhkan laju alir total sebanyak 155,2 kg/s
dengan laju alir masing-masing sumur sebesar 10,34 kg/s
APLIKASI METODE RESISTIVITAS KONFIGURASI WENNER-SCHLUMBERGER UNTUK MENGIDENTIFIKASI STRUKTUR DAN GEOMETRI LAPISAN BATUBARA PADA DAERAH SAMBOJA, KABUPATEN KUTAI KERTANEGARA, PROVINSI KALIMANTAN TIMUR
Daerah Samboja, Kabupaten Kutai Kertanegara, Provinsi Kalimantan Timur
merupakan wilayah yang sebagian besar masih berupa hutan belantara dan
terdapat indikasi keberadaan batubara dipermukaan. Untuk mengidentifikasi
kondisi lapisan batubara di bawah permukaan dilakukan survei geofisika
menggunakan metode geolistrik resistivitas menggunakan konfigurasi wennerSchlumberger.
Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi keberadaan batubara di
bawah permukaan, mengetahui struktur yang berkembang, memprediksi geometri
lapisan batubara, dan melokalisir area keterdapatan batubara pada daerah
penelitian. Pendekatan yang digunakan adalah berdasarkan respon nilai
resistivitas serta interpretasi secara kualitatif dan kuantitatif.
Metode resistivitas konfigurasi Wenner-Schlumberger cukup efektif untuk
eksplorasi batubara di suatu titik pengukuran dikarenakan memiliki sensitivitas
lateral yang lebih baik, dan untuk kemenerusan lapisan batubara juga dapat
diidentifiaksi sebagai struktur geologi akibat adanya perubahan nilai yang
signifikan secara lateral. Data yang digunakan berupa data sekunder berupa nilai
potensial (mV), arus listrik (mA), hambatan listrik (Ohm), Faktor geometri (m),
dan lokasi titik pengukuran geolistrik. Penelitian ini menggunakan 26 lintasan
geolistrik resistivitas, serta spasi antar elektroda 5 meter dan meningkat sesuai
nilai faktor “n” dengan panjang masing-masing lintasan adalah 200 meter.
Hasil interpretasi dari penampang geolistrik 2D didapatkan hasil bahwa
interpretasi profil 2D yang menunjukan pola lapisan batubara memiliki nilai
resistivitas berkisar antara >400 Ohm.m, resistivitas lapisan batulempung berkisar
antara 10-100 Ohm.m, dan lapisan batupasir berkisar antara 100 -400 Ohm.m.
Kedalaman serta ketebalan lapisan batubara bervariasi dari setiap lintasan
pengukuran, dengan kedalaman yang berkisar 10-25 m dari permukaan. Ketebalan
lapisan batubara diperkirakan antara 5-7 meter. Terdapat struktur sesar minor
berupa sesar naik dan sesar turun. Peta persebaran lapisan batubara diperkirakan
kemenerusan lapisan relative berarah baratdaya ke timurlaut.
Kata kunci : batubara, resistivitas, Wenner-Schlumberger, Kalimantan Timu
IDENTIFIKASI ZONA POTENSI HIDROKARBON BERDASARKAN ANALISA PETROFISIKA PADA LAPANGAN “REP81”, CEKUNGAN KUTAI, KALIMANTAN TENGAH
Hidrokarbon merupakan suatu sumber daya mineral yang tidak dapat diperbaharui dan
terus mengalami perkembangan dalam hal teknologi eksplorasinya. Petroleum sistem
merupakan sebuah syarat mutlak dalam keberadaan suatu akumulasi hidrokarbon. Oleh
karena itu dilakukan sebuah analisa, yaitu analisa petrofisika. Penelitian ini bertujuan
untuk melakukan identifikasi zona potensi hidrokarbon, dengan terlebih dahulu
menghitung parameter petrofisika menggunakan data log.
Penelitian dilakukan di Lapangan “REP81”, Cekungan Kutai, Kalimantan Tengah.
Identifikasi dilakukan dengan metode quick look dan full analysis menggunakan software,
dimulai dengan melakukan analisa petrofisika secara kuantitatif dengan menghitung
porositas, saturasi air, permeabilitas serta resistivitas guna mengetahui zona prospek
hidrokarbon.
Berdasarkan analisa petrofisika pada dua sumur ini, total didapatkan lima zona
menarik, namun zona 1 STR2 dan zona 1 STR3 merupakan zona yang paling menarik
dikarenakan lapisan prospek pada sumur STR2 memiliki porositas efektif rata - rata
0,31%. Saturasi air rata - rata 0,16% dengan permeabilitas rata - rata pada zona ini adalah
3106,48 mD dengan harga Rt rata - rata 70,9 ohm m dan nilai Rw 0,256 ohm meter.
Sedangkan pada sumur STR3 memiliki porositas efektif rata - rata 0,19%. Saturasi air
rata - rata 0,31% dengan permeabilitas rata - rata pada zona ini adalah 70,84 mD dengan
harga Rt rata - rata 40,8 ohm meter dan nilai Rw 0,037 ohm meter.
Kata Kunci : hidrokarbon, petroleum sistem, petrofisik
PENGARUH UKURAN PERUSAHAAN, UKURAN KAP, PROFITABILITAS, OPINI AUDITOR, DAN LAMANYA EMITEN MENJADI KLIEN KAP TERHADAP AUDIT DELAY
Tuntutan akan kepatuhan terhadap ketepat waktu (timeliness) dalam penyajian laporan keuangan kepada publik di Indonesia telah diatur dalam UU No. 8 Tahun 1995 tentang pasar modal. Pada tahun 1996, BAPEPAM mengeluarkan Lampiran Keputusan Ketua Bapepam Nomor: 80/PM/1996 yang mewajibkan bagi setiap emiten dan perusahaan publik untuk menyampaikan laporan keuangan tahunan perusahaan dan laporan auditor independennya kepada BAPEPAM selambat-lambatnya 120 hari setelah tanggal laporan tahunan perusahaan. Kemudian BAPEPAM semakin memperketat peraturan dengan dikeluarkannya Lampiran Keputusan Ketua BAPEPAM Nomor: Kep-36/PM/2003 yang menyatakan bahwa laporan keuangan tahunan harus disertai laporan akuntan dengan pendapat yang lazim dan disampaikan kepada BAPEPAM selambat-lambatnya pada akhir bulan ketiga (90 hari) setelah tanggal laporan keuangan tahunan. Penyempurnaan peraturan ini dimaksudkan supaya investor dapat lebih cepat memperoleh informasi keuangan sebagai dasar pengambilan keputusan investasi sesuai dengan perkembangan pasar modal.
Sejak tahun 2003, Menteri Keuangan RI telah berusaha memunculkan Racangan Undang-Undang Akuntan Publik (RUUAP) yang didalamnya mengatur tentang rotasi wajib bagi auditor dan KAP. Namun RUUAP tersebut masih terus direvisi dan belum disahkan. Untuk mengisi kekosongan regulasi terhadap akuntan publik itu, Menteri Keuangan RI mengeluarkan beberapa peraturan, salah satunya adalah Peraturan Menteri Keuangan No. 17 tahun 2008. Dalam bab 2, pasal 3, ayat 1, peraturan tersebut disebutkan batasan masa pemberian jasa audit selama tiga (3) tahun untuk auditor dan enam (6) tahun untuk KAP (Kementerian Keuangan RI, 2008). Peraturan ini memperkuat keputusan Menteri Keuangan RI No. 359 tahun 2003 (Kementerian Keuangan RI, 2003).
Audit delay dalam penelitian ini didefinisikan sebagai lamanya hari yang dibutuhkan auditor untuk menyelesaikan pekerjaan auditnya, yang diukur dari tanggal penutupan tahun buku hingga tanggal diterbitkannya laporan keuangan audit dengan pertimbangan beberapa faktor independen seperti ukuran perusahaa, ukuran KAP, profitabilitas, opini auditor, dan lamanya emiten menjadi klien KAP. Audit delay adalah lamanya waktu penyelesaian audit yang diukur dari tanggal penutupan tahun buku hingga tanggal ditandatanganinya laporan audit. Maka semakin panjang audit delay semakin lama auditor dalam menyelesaikan auditnya.
Hasil pengujian secara simultan menunjukkan bahwa faktor independen seperti ukuran perusahaa, ukuran KAP, profitabilitas, opini auditor, dan lamanya emiten menjadi klien KAP berpengaruh signifikan terhadap audit delay. Hasil pengujiaan secara parsial ukuran perusahaan, ukuran KAP, opini auditor tidak
berpengaruh signifikan, sedangkan profitabilitas dan lamanya emiten menjadi klien KAP berpengaruh signifikan terhadap Audit Delay.
Kata Kunci : Akuntansi Audit, Ketepatan waktu (timeliness), Audit Dela
APLIKASI INVENTORY CONTROL STOCK OPNAME BARANG HABIS PAKAI (BHP) BERBASIS WEB (Study Kasus Balai Laboratorium Kesehatan D.I.Yogyakarta)
Sistem pengendalian persediaan (inventory control) merupakan suatu sistem untuk
mengetahui stock opname persediaan barang pada suatu tempat. Sistem inventory control sudah
banyak digunakan atau dikembangkan pada suatu tempat dengan berbagai macam teknologi dan
sistem. Salah instansi pemerintah yaitu Balai Laboratorium kesehatan DIY yang dalam
kegiatannya adalah pengendalian stock opname persediaan Barang Habis Pakai (BHP) di
gudang. Dalam Sistem pengelolaan data inventory di Balai Laboratorium Kesehatan DIY
terdapat beberapa masalah, yaitu adanya kesulitan dalam mengetahui informasi permintaan,
penerimaan, pemakaian, dan stok barang habis pakai (BHP) . Hal ini disebabkan data belum
tersimpan dalam file yang baik dan pengelolaan data persediaan BHP masih dilakukan secara
manual (kartu persediaan barang), dalam proses inventori gudang menjadi single user dalam
melakukan stock opname persediaan BHP tidak dapat digunakan untuk multiusers sehingga
bagian pelayanan dan Kepala BLK tidak dapat langsung bisa mengakses laporan stock opname
BHP. Permasalahan seperti ini memerlukan sebuah sistem yang terkomputerisasi dan berbasis
web. Maka dalam penelitian ini akan dibangun sebuah Aplikasi Inventory Control Stock Opname
Barang Habis Pakai (BHP) di Balai Laboratorium Kesehatan DIY, dengan menggunakan
pemograman web yang akan membantu dalam proses pengolahan data secara tersistem. Dalam
aplikasi sistem Inventory Control tersebut, juga akan membantu dalam menganalisa laporan
persediaan stock opname BHP pada bulan berikutnya dengan menggunakan metode Exponential
Smoothing.
Metodologi pengembangan sistem yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan
metode waterfall (Siklus Air Terjun) yang meliputi, analisa dan rekayasa sistem, analisis
kebutuhan, perancangan, pemrograman, pengujian dan pemeliharaan.aplikasi ini dibangun
menggunakan PHP, Database MySql, dan Adobe Photoshop sebagai pengedit gambar interface.
Hasil yang dicapai dari penelitian ini adalah Aplikasi Inventory Control Stock Opname
Barang habis Pakai (BHP) yang digunakan oleh tiga user yaitu Bagian Administrasi Gudang
sebagai user admin, Bagian Deputi Manajer, dan Manajer Puncak. Aplikasi ini menghasilkan
ouput yang diperlukan oleh manajer puncak, antara lain dapat mengakses laporan stock opname
persediaan barang, dan memaksimalkan kinerja bagian administrasi gudang dalam melakukan
transaksi dan mengatur persediaan barang yang ada digudang.
Kata Kunci : Stock Opname, Exponential Smoothing
MANAJEMEN KOMUNIKASI EKSTERNAL RELATIONS PT. CHEVRON PACIFIC INDONESIA DALAM KASUS PROSES PEMBEBASAN LAHAN DI SUMATRA OPERATIONS
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Manajemen Komunikasi Eksternal Relations PT. Chevron Pacific Indonesia (CPI) dalam Proses Pembebasan Lahan. PT. CPI adalah perusahaan minyak Kontraktor Kontrak Kerjasama (KKKS) terbesar di Indonesia yang berasal dari California, Amerika Serikat . Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Jenis penelitian kualitatif merupakan penelitian yang bersifat pemaparan tentang situasi dan peristiwa. Deskriptif sendiri merupakan metode penelitian yang berusaha mengembangkan konsep dan menghimpun fakta, akan tetapi tidak dimaksudkan untuk pengujian hipotesis berdasar teori-teori tertentu. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, observasi, dan melalui studi kepustakaan. Uji validitas data dalam penelitian ini menggunakan triangulasi sumber, yang mana hasil wawancara kemudian dibandingkan dan dianalisa dengan cara menggali data dari sumber yang berbeda-beda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi dalam proses pembebasan lahan tidak lepas dari konsep manajemen komunikasi eksternal relations. Manajemen komunikasi eksternal relations dalam proses pembebasan lahan yang baik akan menghasilkan win – win solutions kepada perusahaan dan masyarakat pemilik lahan. Departemen Policy Government and Public Affair (PGPA) dan Departement Land Meter harus melakukan manajemen komunikasi eksternal relations dalam proses pembebasan lahan dengan menerapkan kebijakan HAM. Proses ini memberikan dampak yang baik dengan melibatkan masyarakat saat penyelesaian proses pembebasan lahan
IDENTIFIKASI ZONA RESERVOIR ROCK BERDASARKAN DATA LOG PADA SUMUR SOY DAN SUMUR BEAN, LAPANGAN “R”, CEKUNGAN SUMATERA SELATAN
Penelitian dilakukan pada lapangan “R”, Cekungan Sumatera Selatan. Analisis kuantitatif
petrofisika dilakukan dengan menghitung nilai porositas, saturasi air, menentukan litologi,
permeabilitas dan indeks mobilitas hidrokarbon. Metodologi secara umum dari data log yang
didapat, ditentukan litologinya kemudian menghitung nilai porositas, saturasi air (persamaan
Indonesia) dan permeabilitas.
Berdasarakan interpretasi data sumur yang telah dilakukan, terdapat tiga zona produktif atau
zona reservoar, yaitu sumur SOY terdapat pada kedalaman 2837.11ft sampai 2890.64ft. Pada
sumur BEAN zona satu terdapat pada kedalaman 2882.22ft sampai 2890.42ft. Sedangkan pada
BEAN zona dua terdapat pada kedalaman 2892.06ft sampai 2899.03ft
NALISIS FRAMING TENTANG PEMBERITAAN KASUS SUAP SKK MIGAS PADA SURAT KABAR HARIAN KOMPAS PERIODE BULAN AGUSTUS 2013
ABSTRAK
Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan KPK terhadap Kepala SKK
Migas Rudi Rubiandini, Simon Gunawan Tanjaya (Eskutif Kernel Oil) dan
Deviardi (pelatih golf Rudi) mengungkap adanya korupsi di Satuan Kerja Khusus
Pelaksanaan Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi yang diduga terjadi
sejak bernama BP Migas. Peristiwa ini dianggap penting oleh media massa,
seperti Surat Kabar Harian Kompas. Semua berita yang diinformasikan kepada
khalayak itu tidak apa adanya karena media massa melakukan konstruksi realitas
media. Dalam konstruksi realitas media, media massa mengolah informasi yang
akan disampaikan kepada khalayak menurut pandangan dan ideologi yang dianut
dengan menggunakan bahasa. Penelitian ini menggunakan analisis framing untuk
mengetahui bagaimana Surat Kabar Harian Kompas membingkai berita mengenai
kasus korupsi di SKK Migas sehingga dapat diketahui bagaimana frame dan cara
yang digunakan Surat Kabar Harian Kompas dalam penonjolan suatu peristiwa.
Analisis framing yang digunakan dalam penelitian ini adalah model framing dari
Zhondang Pan dan Gerald M. Kosicki. Model analisis framing ini dipakai untuk
menjelaskan bagaimana cara menyusun fakta (sintaksis), bagaimana fakta
dikisahkan (skrip) dan ditulis (tematik), kemudian bagaimana fakta tersebut
ditekankan (retoris). Dari hasil penelitian ini, dapat dilihat bahwa Surat Kabar
Harian Kompas lebih cenderung berpihak kepada pengungkapan kasus korupsi di
SKK Migas ini. Kompas lebih condong berpihak terhadap Komisi Pemberantasan
Korupsi, hal ini terlihat dari pemberitaan Kompas yang lebih banyak menyoroti
kinerja KPK dalam melakukan pemberantasan korupsi di SKK Migas ini. Untuk
melakukan penonjolan mengenai suatu peristiwa, Kompas melakukan pemilihan
kata yang akan digunakan dalam menyusun berita dan menggunakan istilah untuk
mendukung berita yang dibuat.
Kata kunci : Analisis Framing, Kasus Suap SKK Migas, Surat Kabar Harian
Kompas
i
ABSTRACT
Cacth in the act operation (OperasiTangkapTangan–OTT) which carried out by
KPK toward the Head of SKK Migas, Rudi Rubiandi, Simon GunawanTanjaya
(Executive of Kernel Oil) and Deviardi (Rudi’s golf trainer) revealed that there
was a corruption in a unit of special working in accomplishing upstream business
activities in oil and gas which asummed it was happened since its name was still
BP Migas. This event considered as important by mass media, such asKompas
daily news. All news that they informed to public were not the truth since mass
media was doing media reality construction. In media reality construction, mass
media processed information which would deliver to publicaccording to the view
and ideology that they followed using language. This research employed framing
analysis to understand how Kompas daily news frame the news about corruption
case at SKK Migas so that it could be understood how the frame and method used
by Kompas daily news in emphasizing an event. Framing analysis used in this
research was framing model from Zhondang Pan and Gerald M. Kosicki. This
analysis framing model used to explain how to organize facts (syntax), how the
fact was narrated (script) and written (thematic), then how those facts were
emphasized (rhetorical). From these research results, it could be seen that Kompas
daily news more likely to inclined corruption case disclosing in SKK Migas.
Kompasmore likely to inclined to KPK, it was shown in Kompas news coverage
which more likely to highlight KPK performance in fighting against corruption in
SKK Migas.To carried out an event emphasizing, Kompas did word selection
which would use to compose news and using terminology to support the news that
they made.
Keyword : Framing Analysis, corruption case at SKK Migas, Kompas
newspapper
Evaluasi Program Komunikasi Pemasaran Pariwisata Di Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda Dan Olah Raga Kabupaten Klaten
Kabupaten Klaten mempunyai banyak potensi pariwisata yang belum banyak dikenal
oleh masyarakat luas di luar Kabupaten Klaten, potensi wisata tersebut berupa wisata alam,
wisata religi, wisata budaya, wisata peninggalan sejarah, buatan dan kerajinan. Semua aset
tersebut dikelola oleh Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olah Raga
(Disbudparpora). Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi keberhasilan pelaksanaan
program-program Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda Dan Olah Raga Kabupaten Klaten
dalam komunikasi pemasaran pariwisata di Kabupaten Klaten. teori yang digunakan dalam
penelitian ini yaitu pemasaran, IMC (intregrated marketing communications) pariwisata,
pemasaran jasa pariwisata, prosedur evaluasi, model evaluasi program dan metode
penelitian yang digunakan adalah menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan
menggunakan teknik pengumpulan data melalui wawancara oleh narasumber dari
Disbudparpora, observasi dan dokumentasi di mana nantinya menjadi data primer dan
skunder, sedangkan untuk menguji validitas data menggunakan Metode Triangulasi. Hasil
yang diperoleh menunjukan bahwa pelaksanaan dari ketiga program komunikasi pemasaran,
program promosi menggunakan brosur dan booklet, Promosi mengikuti pameran dan bekerja
sama dengan Javapromo serta dengan pemilihan duta wisata pemilihan Mas dan Mbak yang
dilaksanakan oleh Disbudparpora kurang efektif, Karena banyak masyarakat Klaten sendiri
yang belum tahu apa saja potensi wisata yang ada di daerahnya sendiri, dan perlu
penambahan dan perbaikan beberapa konten di setiap programnya dan mulai membangun
kerjasama dengan instansi lainnya penunjang wisata untuk kedepannya.
ABSTRACT
Regency Klaten has many potential tourism not yet many known by vast society
outside regency klaten, potential tour shaped nature tour, religion tour, culture tour, fossil
tour, product and industry. all assets managed by Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan
Olah Raga (Disbudparpora). This watchfulness aims to detect how far success from Dinas
Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olah Raga Klaten in tourism marketing communication
at regency Klaten. theory that used in this watchfulness that is marketing, imc (intregrated
marketing communications) tourism, tourism service marketing, evaluation procedure,
program evaluation model and watchfulness method that used use qualitative watchfulness
kind by using data collecting technique passes interview by informant from Disbudparpora,
observation and where later be primary data and skunder, while to test data validity uses
method triangulasi. Result that got to demo that execution from third marketing
communication program, promotion program uses brochure and booklet, promotion follows
exhibition and cooperate with javapromo with with election tour envoy election Mas and
mbak carried out by Disbudparpora not effective. only necessary increasing several konten
menyetiap the program and begin to build agreement with tour supporting another resort to to
the fore it
UPAYA PT EMAX FORTUNE DALAM MEMBANGUN CITRA EKSKLUSIF PRODUK IPHONE
xv
ABSTRACT
Iphone users in Indonesia keep increasing lately. The writer choose Iphone from Apple product as reserach object because not only the prestige of this product but also all the features and all functions which has few differences compare to other similar gadget products. Therefore, writer interested to know how the marketing communication strategy of Iphone product to build an exclusive image in peoples mind. Writer used descriptive methode in this research. The results were analyzed by the thinking of marketing communication strategy concept which related with innovation and diffusion theory and also the concept of image and perception. All the data were confirmed with all the related sides through triangulation technique. Based on the research, writer get that Emax Yogyakarta in order to build exclusive image of the product still realize how important the marketing communication aspects. With the right marketing communication strategy, so that the aim to build the exclusive image can be achieved. Activities that has been doing y Emax Yogyakarta such as Instore Event, Outstore Event, and also Campuss Representable