Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta
UPN (Universitas Pembangunan Nasional) Veteran Yogyakarta: Institutional RepositoryNot a member yet
7373 research outputs found
Sort by
FAKTOR KEMENANGAN PARTAI ENNAHDA DALAM PEMILIHAN UMUM MAJELIS KONSTITUANTE TUNISIA TAHUN 2011
Pemilihan umum yang jujur, adil dan transparan merupakan sebuah indikator berkembangnya demokrasi di sebuah negara. Tunisia merupakan sebuah negara bekas jajahan Perancis yang meraih kemerdekaanya pada tahun 1956. Pemimpin kemerdekaan sekaligus presiden pertama Tunisia yaitu Habib Bourguiba membawa Tunisia kepada era modernisasi dengan mengadopsi total budaya kolonialisme dan meninggalkan budaya tradisional arab islamis Tunisia. Pemerintahan otoritarian Bourguiba ini menerapkan sistem pemilihan umum yang diatur untuk memenangkan partai RCD yang mendukung pemerintahan Bourguiba tersebut hingga akhirnya era otoritarian di Tunisia berakhir setelah terjadinya Revolusi Melati di Tunisia. Setelah Era tersebut berakhir, Partai Ennahda yang sebelumnya merupakan partai oposisi pemerintahan kembali dari pengasingannya untuk berpartisipasi dalam pemilihan umum majelis konstituante Tunisia. Kembalinya partai ini menjadi pro dan kontra di masyarakat hingga akhirnya Ennahda berhasil menarik masyarakat Tunisia dengan strategi yang tepat untuk memberikan suaranya dan akhirnya Partai Ennahda memenangkan pemilihan umum majelis konstituante tahun 2011 tersebut
STRATEGI MEDIA RELATIONS PT MERPATI NUSANTARA AIRLINES DALAM MEMBANGUN CITRA POSITIF
Media was the main source in meeting the information needs of the audience. Merpati Nusantara Airlines as a flight services company requires the mass media in order to convey information about a company to the public. Relationships forged between the MNA with the mass media will have a positive impact on the company's publications in the mass media. Media relations program implemented in order to build a good relationship between MNA with the mass media. This research attempt to determine the media relations strategy implemented Merpati Nusantara Airlines in building a positive image of the company. The purpose of this research is to describe MNA media relations strategy in building a positive image of the company. This research was conducted using qualitative descriptive research method, with the technique of collecting data through interviews, documentation and literature. The validity of the source data using triangulation by interviewing Public Relations MNA, media crews and the public. The results of this research shows that a relationship with the mass media needs to be done. Good relationships influence media coverage. Media relations is a program PT MNA to build good relations with the mass media. Expected with this program is able to promote good relations between the two sides
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERGANTIAN KANTOR AKUNTAN PUBLIK (KAP) PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BEI
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pergantian kantor akuntan public pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI. Faktor-faktor yang diuji dalam penelitian ini yaitu opini audit going concern, pergantian manajemen, share growth, financial distress (DER), kepemilikan institusional, kepemilikan publik, ukuran KAP, ukuran perusahaan.
Data yang digunakan adalah data perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2008-2012. Dengan menggunakan regresi logistik (logistic regression) dengan aplikasi program SPSS 21, penelitian ini mencoba untuk menguji pengaruh opini audit going concern, pergantian manajemen, share growth, financial distress (DER), kepemilikan institusional, kepemilikan publik, ukuran KAP, ukuran perusahaan terhadap pergantian kantor akuntan publik (KAP).
Hasil penelitian adalah sebagai berikut: (1) opini audit going concern tidak berpengaruh signifikan terhadap pergantian kantor akuntan publik, (2) pergantian manajemen tidak berpengaruh signifikan terhadap pergantian kantor akuntan publik, (3) share growth tidak berpengaruh signifikan terhadap pergantian kantor akuntan public, (4) financial distress (DER) berpengaruh signifikan terhadap pergantian kantor akuntan publik, (5) kepemilikan institusional tidak berpengaruh signifikan terhadap pergantian kantor akuntan publik, (6) kepemilikan publik tidak berpengaruh signifikan terhadap pergantian kantor akuntan publik, (7) ukuran KAP berpengaruh signifikan terhadap pergantian kantor akuntan publik, (8) ukuran perusahaan berpengaruh signifikan terhadap pergantian kantor akuntan publik.
Kata kunci: pergantian kantor akuntan publik, opini audit going concern, pergantian manajemen, share growth, financial distress, kepemilikan institusional, kepemilikan publik, ukuran KAP, dan ukuran perusahan
KAJIAN TEKNIS PRODUKSI ALAT GALI MUAT DAN ALAT ANGKUT PADA PENAMBANGAN BATUBARA DI PT. KALTIM BATU MANUNGGAL KALIMANTAN TIMUR
PT. Kaltim Batu Manunggal merupakan perusahaan yang bergerak pada
bidang pertambangan batubara yang berlokasi di Desa Tani Makmur di
Kecamatan Loa Janan, Kabupaten Kutai, Propinsi Kalimantan Timur. Sistem
penambangan yang digunakan adalah sistem tambang terbuka..
Target produksi penambangan batubara sebesar 200.000 Ton/bulan.
Operasi penambangan menggunakan 6 unit backhoe Komatsu PC400LC-8, dan 3
unit backhoe Komatsu PC300LC-8 sebagai alat muat. Menggunakan 14 unit dump
truck merk Dongfeng, dan 16 unit dump truck merk Hino. Dari perhitungan faktor
keserasian kerja (match factor) terhadap kombinasi kerja alat didapat nilai sebesar
1,57 (MF > 1), yang berarti produksi untuk alat gali muat lebih rendah dari
produksi alat angkut, sehingga terdapat waktu tunggu 8,7 menit. Jarak alat angkut
dari lokasi penambangan menuju lokasi pengolahan atau lokasi penimbunan
adalah sekitar 10,6 Km.
Permasalahan yang terjadi adalah belum tercapainya sasaran produksi dari
alat muat dan alat angkut yang tersedia. Kemampuan produksi alat mekanis pada
saat ini sebesar 123.492,44 Ton/bulan.
Upaya peningkatan produksi batubara dilakukan dengan cara
meningkatkan waktu kerja efektif dengan melakukan perbaikan terhadap
hambatan yang terjadi, sehingga efisiensi kerja untuk alat gali muat meningkat
dari 17,12 % menjadi 17,46 % dan peningkatan produks dari sebelumnya
121.777,48 ton/bulan menjadi 124.192,22 ton/bulan. Efisiensi kerja untuk alat
angkut meningkat dari 38,70 % menjadi 38,95 % dan peningkatan produksi dari
yang sebelumnya 191.560,78 ton/bulan menjadi 192.794,05 ton/bulan.
Penambahan alat berupa alat gali muat sebanyak 1 unit backhoe komatsu
PC400LC-8R, 1 unit backhoe komatsu PC300LC-8 dan 2 unit dump truck
Dongfeng. Produksi yang sebelumnya 124.192,22 ton/bulan.meningkat menjadi
235.243,75 ton/bulan. Untuk alat angkut meningkat dari yang sebelumnya
192.794,05 ton/bulan menjadi 205.919,55 ton/bulan. Dengan produksi ini maka
sasaran produksi dapat terpenuhi. Karena terjadi penambahan alat, maka
keserasian kerja alat berubah menjadi 0,87 dengan waktu tunggu alat angkut 3,79
menit
PRA RANCANGAN PABRIK ETIL KLORID DARI ETILEN DAN HIDROGEN KLORID KAPASITAS 45.000 TON/TAHUN
Pabrik Etil Klorid dari Etilen dan Hidrogen Klorid dengan kapasitas 45.000
ton/tahun direncanakan didirikan di Kota Cilegon, Banten dengan luas tanah 56160
m
2. Pabrik direncanakan beroperasi secara kontinue selama 330 hari effektif dalam
satu tahun. Pabrik dengan bentuk badan usaha Perseroan Terbatas ini beroperasi
secara kontinyu 24 jam per hari dengan jumlah tenaga kerja 222 orang.
Proses pembuatan Etil Klorid dengan mereaksikan gas Etilen sebanyak
2768,2668 kg/jam dengan gas Hidrogen Klorid sebanyak 9923,7422 kg/jam dengan
menggunakan katalis
Zirconium Oxychloride (ZrOCl.8H2O). Bahan baku Etilen
didapatkan dari PT Chandra Asri, Tbk dan gas Hidrogen Klorid dari PT Sulfindo
Adiusaha. Reaksi ini berlangsung di dalam Reactor Fixed Bed Multitube dengan suhu
130-193
oC dan tekanan 7 atm. Reaksi ini berlangsung dengan konversi sebesar 90%
terhadap Etilen. Reaksi berlangsung secara eksotermis sehingga digunakan media
pendingin Dowtherm A. Campuran hasil reaksi didinginkan dan diembunkan
menggunakan Condensor Partial pada suhu 193
oC dan tekanan 7 atm. Campuran uap
dan cair dipisahkan menggunakan separator pada suhu 130 oC dan tekanan 6 atm.
Hasil atas separator dikirim ke Unit Pengolahan Lanjut (UPL). Sedangkan hasil
bawah separator berupa cairan didinginkan sampai kondisi cair jenuh dan
diumpankan ke Menara Distilasi untuk dipisahkan kemurnian Etil Klorid sampai
kemurnian 99 %.
Utilitas yang diperlukan oleh pabrik Etil Klorid adalah air yang dibeli dari PT.
Krakatau Tirta Industri Cilegon, sebanyak 21368 m
3/jam. Steam dengan tekanan 5
atm dan suhu 168
oC sebanyak 10221,875 kg/jam diproduksi di dalam pabrik ini
menggunakan boiler water tube. Daya listrik sebesar 200 kW disuplai dari PLN
dengan cadangan 1 buah generator berkekuatan 250 Hp. Udara tekan diproduksi oleh
pabrik ini sesuai kebutuhan sebanyak 45 m3 / jam.
Dari hasil evaluasi secara ekonomi bahwa pabrik memerlukan
Fixed Capital
Investment sebesar US 12.091.828_
Pay Out Time (POT) sebelum pajak adalah 1,8 tahun dan sesudah pajak adalah 3,1
tahun. Return on Investment (ROI) sebelum pajak sebesar 44,49 % dan setelah pajak
sebesar 22,24%,
Break Even Point (BEP) sebesar 40,37 %, Shut Down Point (SDP)
sebesar 22,96 %, dan Discounted Cash Flow Rate (DCFR) sebesar 40,4 %. Dengan
demikian dapat disimpulkan bahwa pra rancangan pabrik etilen diklorida ini menarik
untuk dipertimbangkan
STUDI SIKUEN STRATIGRAFI DAN FASIES – LINGKUNGAN PENGENDAPAN BATUAN KARBONAT PADA LAPANGAN “RIYAS”, FORMASI BATURAJA, CEKUNGAN JAWA BARAT UTARA
Lapangan RIYAS terletak pada operasi PT. Pertamina EP Region Jawa di Cekungan Jawa Barat Utara. Penelitian difokuskan pada Formasi Baturaja pada Sub-Cekungan Ciputat, tepatnya pada daerah Tinggian Rengasdengklok, Cekungan Jawa Barat Utara. Penelitian dilakukan untuk mengetahui sikuen stratigrafi serta fasies lingkungan pengendapan batuan karbonat pada Formasi Baturaja.
Formasi Baturaja adalah salah satu formasi dalam Cekungan Jawa Barat Utara yang merupakan penghasil hidrokarbon. Formasi ini tersusun atas litologi batugamping dan shale. Data yang digunakan pada penelitian kali ini berupa data 20 wireline log, seismik 3D, dan data 7 batuan inti.
Berdasarkan hasil penelitian Formasi Baturaja pada Lapangan RIYAS, dengan melihat analsis sikuen dan fasies pada data seismik dan log, pola pengendapan karbonat platform daerah penelitian berarah relatif Utara-Selatan serta melihat data pemetaan bawah permukaan pola struktur utama yang berkembang adalah relatif utara – selatan.
Berdasarkan hasil analisa sikuen stratigrafi pada Formasi Baturaja di Lapangan RIYAS, terdapat 3 sikuen yaitu sikuen 1 terdiri dari HST-1 dengan batas bawah diawali dengan Sequence Boundary, kemudian sikuen 2 terdiri dari TST-2 dengan Sequence Boundary dibagian bawahnya kemudian berlanjut HST-2 dengan adanya batas Maximum Flooding Surface sebelumnya, dan yang terakhir sikuen 3 yang hanya terdiri dari TST-3 dengan batas sikuen Sequence Boundary dibawahnya dan kemudian disusul batas Maximum Flooding Surface diatasnya..
. Lingkungan pengendapan fasies yang berkembang secara vertikal pada daerah penelitian dari bawah ke atas yaitu Back Reef – Core Reef – Back Reef, Reef Core – Fore Reef – Back Reef – Reef Core, Reef Core – Back Reef – Reef Core, Back Reef – Fore Reef – Back Reef, Fore Reef, Fore Reef – Reef Core – Back Reef – Fore Reef, dan Back Reef – Reef Core. Fasies batuan karbonat didominasi oleh packstone dan wackestone.
Kata kunci : sikuen stratigrafi, fasies – lingkungan pengendapan, lapangan RIYAS, Formasi Baturaj
RENCANA TEKNIS REKLAMASI PADA PENAMBANGAN PASIR BESI SITE PILOT PROJECT KARANGWUNI PT. JOGJA MAGASA IRON, KULON PROGO, DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA
PT. Jogja Magasa Iron (PT.JMI) merupakan perusahaan pertambangan
yang beroperasi pada penambangan pasir besi di sepanjang pesisir pantai
Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, memiliki KK (Kontrak
Karya) seluas 3000 Ha. Saat ini PT.JMI fokus pada Site Pilot Project
Karangwuni yang terletak di Desa Karangwuni, Kecamatan Wates, memiliki
luas 20Ha, kondisi endapan pasir besi di Karangwuni mempunyai kadar Fe
variatif antara 5,29 % hingga 36,4 %.
Kegiatan penambangan tersebut baik secara langsung maupun tidak
langsung akan menimbulkan dampak positif dan negatif, dampak positif dari
adanya kegiatan penambangan yaitu meningkatnya perekonomian daerah,
kesempatan kerja, dll, sedangkan dampak negatif yang ditimbulkan dari
kegiatan penambangan adalah terjadinya perubahan fisik dari wilayah
tersebut.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperbaiki dan menata lahan
yang mengalami perubahan fisik tersebut menjadi lebih baik (produktif) sesuai
peruntukannya dalam hal ini dilakukan reklamasi dengan revegetasi.
Reklamasi yang dilakukan pada Site pilot project ini mencakup area
seluas 122.369m² yang dibagi menjadi 12 blok penambangan, dilakukan
dengan melakukan backfilling pada lubang-lubang bekas penambangan yang
memiliki total volume 1.260.160m³ dengan menggunakan tailing dari hasil
pengolahan raw material pasir besi yang tersedia yaitu 1.023.128m³ yang
diangkut menggunakan peralatan mekanis Wheel Loader Komatsu WA380,
elevasi permukaan lahan diturunkan 1m agar mencukupi unruk menutup
lubang bekas penambangan, yaitu membutuhkan tanah penutup 1.022.791m³,
kemudian diratakan dengan menggunakan Bulldozer Komatsu D65Px. Lahan
tersebut kemudian digunakan sebagai lahan pertanian produktif (Sesuai Perda
Nomor 1 Tahun 2003 tentang RTRW Kabupaten Kulon Progo) tanaman yang
digunakan untuk revegetasi seperti Cabe Merah, melon, Semangka, Buah
Naga,dll yang merupakan tanaman asli dari wilayah Karangwuni tersebut
tersebut sebelum dilakukan penambangan dan sesuai dengan kondisi lahan
dengan syarat tumbuh tanaman tersebut
FAKTOR - FAKTOR PENDORONG KEMENANGAN HASSAN ROUHANI DALAM PEMILU IRAN JUNI 2013
Hassan Rouhani terpilih sebagai presiden baru Iran untuk 4 tahun kedepan.
Kemenangan Hassan Rouhani dalam satu kali putaran menunjukan harapan besar
rakyat pada Hassan Rouhani, kemenangan dengan angka 50,8 persen Hassan Rouhani
menunjukan bahwa dirinya adalah calon presiden yang paling di harapkan rakyat
melihat keadaan ekonomi Iran yang sedang terpuruk. Kemenangan Hassan Rouhani
tak lepas dari kemampuan nya dalam memanfaatkan isu yang berkembang dan
keunggulan nya secara individu atas kandidat presiden Iran lainya. Isu yang tengah
berkembang di Iran kini memang membutuhkan sosok pemimpin yang mampu untuk
berdialog dengan dunia internasional dan lebih dekat pada rakyatnya. Sanksi
internasional yang dijatuhkan untuk Iran membuat perekonomian Iran hancur, inflasi
tak terbendung,pengangguran melonjak dan harga nilai tukar mata uang Iran atas
dollar Amerika melemah. Isu internasional seperti pengembangan fas ilitas nuklir dan
konflik Suriah juga menjadi pertimbangan rakyat untuk memilih Hassan rouhani
sebagai pemimpin barunya untuk 4 tahun mendatang
DEKOMPOSSISI TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT (TKKS) MENGGUNAKAN BEBERAPA BIOAKTIVATOR
Triya Ariyanto. Dekomposisi Tandan Kosong Kelapa Sawit
ABSTRAK
Tandan Kosong Kelapa Sawit
dengan
metode Titrimetri. Data hasil pengamatan dianalisis dengan Uji Jarak Berganda
Duncan pada jenjang 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bioaktivator yang
diuji terutama M2 mampu merombak TKKS. Kadar C-organik, rasio C/N dan
lignin. Kadar C-organik pada inkubasi 0 bulan tidak beda nyata namun beda nyata
pada inkubasi 1 bulan dan inkubasi 3 bulan. Rasio C/N pada inkubasi 0 bulan
tidak beda nyata namun beda nyata pada inkubasi 1 bulan dan inkubasi 3 bulan.
Lignin pada inkubasi 0 bulan, 1 bulan dan 3 bulan menunjukkan beda nyata.
Kata kunci: Dekomposisi, Tandan Kosong Kelapa Sawit
iv
PENGARUH MODAL SOSIAL TERHADAP KINERJA KARYAWAN HOTEL SAHID RAYA YOGYAKARTA
Penelitian ini berjudul “Pengaruh Modal Sosial terhadap Kinerja Karyawan Hotel Sahid
Raya Yogyakarta”.Tujuan dalam penelitian ini adalah menguji dan menganalisis pengaruh
modal sosial terdiri dari variabel struktural, relasional, dan kognitif secara bersama-sama
terhadap kinerja karyawan In-Role Performance, menguji dan menganalisis pengaruh modal
sosial terdiri dari variabel struktural, relasional, dan kognitif secara parsial terhadap kinerja
karyawan In-Role Performance, menguji dan menganalisis pengaruh modal sosial terdiri dari
variabel struktural, relasional, dan kognitif secara bersama-sama terhadap kinerja karyawan ExRole
Performance, dan menguji dan menganalisis pengaruh modal sosial terdiri dari variabel
struktural, relasional, dan kognitif secara parsial terhadap kinerja karyawan Ex-Role
Performance.Alat analisis dalam penelitian ini menggunakan regresi linier berganda dengan
metode Ordinary Leas tSquare (OLS).Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa modal sosial
struktural mempunyai pengaruh signifikan terhadap kinerja in role dan ex rolekaryawan Hotel
Sahid Raya di Yogyakarta. Hal ini dapat diartikan, jika modal sosial struktural mengalami
peningkatan, maka kinerja in role dan ex rolekaryawan Hotel Sahid Raya di Yogyakarta juga
akan mengalami peningkatan.Modal sosial relasional mempunyai pengaruh signifikan terhadap
kinerja in role dan ex role karyawan Hotel Sahid Raya di Yogyakarta. Hal ini dapat diartikan,
jika modal sosial relasional mengalami peningkatan, maka kinerja in role dan ex rolekaryawan
Hotel Sahid Raya di Yogyakarta juga akan mengalami peningkatan.Modal sosial kognitif
mempunyai pengaruh signifikan terhadap kinerja in role dan ex rolekaryawan Hotel Sahid Raya
di Yogyakarta. Hal ini dapat diartikan, jika modal sosial kognitif mengalami peningkatan, maka
kinerja in role dan ex rolekaryawan Hotel Sahid Raya di Yogyakarta juga akan mengalami
peningkatan.
Kata Kunci : Modal Sosial, Kinerja Karyawan