Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta
UPN (Universitas Pembangunan Nasional) Veteran Yogyakarta: Institutional RepositoryNot a member yet
7373 research outputs found
Sort by
ANALISA HASIL PELAKSANAAN MATRIX ACIDIZING PADA SUMUR “Q ” LAPANGAN “JATIBARANG” PT.PERTAMINA EP REGION JAWA
Turunnya laju produksi pada sumur “Q” merupakan salah satu problem yang serius selain dari faktor alami. Penurunan laju produksi disebabkan karena terjadinya kerusakan Formasi dilubang bor yaitu skin. pada sumur Q didapatkan nilai skin : 2.13 dimana nilai skin positif pada sumur “Q” menunjukan adanya kerusakan formasi sehingga untuk memperkecil nilai skin tersebut maka dilakukan matrix acidizing.
Pada pelaksanaan matrix acidizing pada sumur Q yang dilakukan berdasarkan jenis mineralogi pada lapangan “Jatibarang” di Formasi Cibulakan yaitu Batuan Karbonat sehingga digunakan jenis asam 15% HCl campuran beberapa additive, berikut adalah jenis additive yang digunakan dalam acidizing pada sumur “Q” Matrix acidizing yaitui: BCI-06, BCI-30, BCI-03, BSU-12N, BMS-50. Pada perencanaan matrix acidizing di sumur Q dilakukan dengan perhitungan beberapa parameter pengasaman diantaranya adalah tekanan rekah formasi di dapatkan nilai 3084,4 psi. Tekanan injeksi maksimum dipermukaan 1553,5 psi. Laju injeksi asam sebesar 0,014 BPM. Volume asam sebesar 562,7 gall atau sebesar bbl 13,39. Dalam pelaksanaannya dilakukan dengan menginjeksikan asam dalam beberapa tahap yaitu preflush, main treatment (main acid), dan tahap akhir adalah overflush.
Dalam pelaksanaan matrix acidizing pada sumur Q dinyatakan berhasil karena dilihat berdasarkan parameter antara lainnya: Nilai skin pada sumur Q mengalami perubahan dari (+) 2,13 menjadi (-)1,2483 setelah proses pengasaman. Terjadinya peningkatan harga permeabilitas damage disekitar lubang sumur setelah pengasaman, pada sumur Q permeabilitas pada zona damage sebelum pengasaman sebesar 0,499 md, terjadi peningkatan sebesar 1,93 md. Dari kurva gas deliverability didapat berdasarkan hasil perhitungan dari simulator pipesim, dengan asumsi yang digunakan adalah pada kondisi pseudo steady stat
STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN “BONG KOPITOWN ”THE HAPPIEST PRISONER ON EARTH” YOGYAKARTA” DALAM MENARIK KONSUMEN
ABSTRAK
Penelitian ini berjudul “Strategi Komunikasi Pemasaran Bong Kopitown “The
Happiest Prisoner on Earth” Yogyakarta Dalam Menarik Konsumen”. Penelitian ini
untuk mengetahui bagaimana strategi komunikasi yang digunakan Bong Kopitown dalam
menarik konsumen. Jenis penelitian ini adalah kuliatitaf deskriptif, yaitu dengan
memberikan jawaban atas pertanyaan tentang bagaimana suatu hal bisa terjadi. Dalam
penelitian ini menggunakan teori social marketing. Teknik Pengumpulan data yang
digunakan adalah dengan wawancara, observasi dan dokumentasi perusahaan.
Berdasarkan hasil penelitian mengenai strategi komunikasi pemasaran yang dilakukan
Bong Kopitown yang merupakan restoran dengan interior penjara Hongkong tahun 1967
dengan produk makanan dan minuman citarasa China peranakan, maka dapat dijelaskan
bahwa strategi komunikasi pemasaran yang telah dilakukan Bong Kopitown dengan
mengacu kepada bauran pemasaran (marketing mix) yaitu harga, tempat, produk, dan
promosi telah berjalan dengan efektif, dapat terlihat dengan promosi yang dilakukan
Bong Kopitown yang mengacu pada bauran promosi (promotion mix) yang terdiri atas
periklanan, penjualan pribadi, penjualan langsung, promosi penjualan, dan publikasi telah
berjalan dengan efektif dan dapat menembus segmentasi pasar yang telah menjadi target
Bong Kopitown sehingga target yang dituju dapat dijangkau secara keseluruhan.
Kesimpulan dari penelitian ini adalah strategi komunikasi pemasaran sangat penting bagi
Bong Kopitown, dengan menerapkan strategi komunikasi pemasaran, khalayak menjadi
tahu akan keberadaan Bong Kopitown. Kegiatan komunikasi pemasaran yang dilakukan
Bong Kopitown telah berhasil, hal tersebut dibuktikan dengan banyaknya pengunjung
dan tingkat penjualan yang melampaui target perusahaan
Pengaruh Pergantian Menteri Keuangan terhadap Return dan Abnormal Return Saham LQ 45 di Bursa Efek Indonesia [English: Effect of Minister of Finance Substitution on Capital Return and Abnormal Return LQ 45 at Indonesia Capital Market]
Purpose of this study was to examined the information content on the reshuffle of Indonesia Minister of Finance. In this period, there were lots of important and controversial economic and political news that was directly affected to Indonesia Capital Market. This research used an intraday data and one event to find return and abnormal return. This research reveals that there are some differences between return and abnormal return that caused by political news. It proved that political news could have some information content that can impact the Capital Market.
Keywords: information content, return, abnormal retur
GEOLOGI DAN GEOMETRI BATUBARA DAERAH BATUAH, KECAMATAN LOA JANAN, KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA, KALIMANTAN TIMUR
Daerah telitian berada 25 km sebelah selatan kota Samarinda. Desa Batuah, Kecamatan Loa Janan, Kabupaten Kutai Kartanegara, Propinsi Kalimantan Timur. Dibatasi pada koordinat 515464 BT – 9924387 LS hingga 515815 BT – 9925337 LS. Geomorfologi daerah penelitian dibagi menjadi dua satuan bentuk asal, yaitu ; Struktural (Perbukitan Homoklin), Fluvial (Dataran Aluvial). Pembagian satuan batuan di daerah penelitian didasarkan pada satuan litostratigrafi tak resmi, dari tua ke muda yaitu : satuan batulempung Pulau Balang berumur Miosen Akhir bagian bawah - Miosen Tengah bagian atas, kemudian secara selaras diendapkan satuan batulanau Pulau Balang berumur Miosen Akhir bagian bawah - Miosen Tengah bagian atas, dan secara tidak selaras dilanjutkan endapan Aluvial berumur Kuarter. Struktur geologi yang berpengaruh terhadap pola penyebaran batubara di daerah penelitian yaitu: adanya antiklin Sanga-sanga yang termasuk dalam kelompok antiklinorium Samarinda. Sumbu lipatan berada di luar daerah telitian (bagian sebelah timur). Daerah telitian berada di sayap barat antiklin Sanga-sanga, yang mempengaruhi kecenderungan lapisan batubara di daerah ini relatif curam dan lapisan litologi batuan yang homoklin. Lingkungan Pengendapan yang terdapat di daerah Batuah adalah Lower Delta Plain dengan tipe endapan, Levee pada dataran Flood Plain, dicirikan oleh coarsening upward sequence yang terlihat pada pola litologi dari data bor. Hal ini menunjukkan bahwa lingkungan pengendapan pada daerah telitian Lower Delta Plain yang proses sedimentasinya dikontrol oleh limpah banjir pada tanggul-tanggul sungai. Daerah telitian terbentuk pada Miosen Akhir bagian bawah - Miosen Tengah bagian atas. Karakteristik lapisan batubara daerah Batuah secara fisik memiliki warna hitam, gores coklat, kilap kaca (glassy), keras sedang (firm), pecahan sub concoidal – concoidal. Batubara di daerah Batuah memiliki ketebalan actual gross 0,4 – 2,7 meter (tipis hingga sedang). Arah kemiringan lapisan batubara relatif kearah timur - barat atau searah dengan sayap lipatan antiklin Sanga-sanga, dip singkapan 52° – 63° (kemiringan curam). Pola sebaran batubara teratur dan relatif searah dengan arah jurus dan kemiringan lapisan. Lapisan Batubara menerus ratusan meter hingga batas lokasi telitian
ANALISIS PAJAK HOTEL DAN RESTORAN TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH KABUPATEN NGAWI Studi Pada Pendapatan Asli Daerah Pemerintah Kabupaten Ngawi Tahun Anggaran 2010-2012
Dalam membiayai pembangunan daerah, salah satu upaya Pemerintah Daerah adalah melalui sektor
pajak. Hal demikian dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Ngawi melalui DPPKA dalam melakukan
usaha-usaha peningkatan Pajak Hotel dan Restoran untuk meningkatkan kas daerah untuk membiayai
pembangunan. Penelitian ini dilakukan di DPPKA di Kabupaten Ngawi. DPPKA Kabupaten Ngawi
adalah tempat untuk menyelenggarakan kewenangan Pemerintah Daerah dalam rangka desentralisasi
dibidang pendapatan daerah, khususnya di Kabupaten Ngawi.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui seberapa besar kontribusi Pajak Hotel dan Restoran terhadap
PAD di Kabupaten Ngawi. Metode Analisis yang digunakan adalah metode analisis deskriptif. Data
yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder berupa data target dan realisasi
penerimaan pendapatan daerah Kabupaten Ngawi dari tahun 2010-2012.
Tingkat efektifitas Pajak Hotel dan Restoran selama periode 2010-2012 sudah sangat efektif, tetapi
Pajak Hotel pada tahun 2011 tidak memenuhi target, dengan persentase sebesar 68,03%
dikarenakan pada hotel Sukowati melakukan rehab serta okupansi hotel di Kabupaten Ngawi
sedang menurun. Kontribusi Pajak Hotel terhadap Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Ngawi
mengalami penurunan kontribusi rata-rata hanya mencapai sebesar 0,15% per tahun. Sedangkan
Kontribusi Pajak Restoran terhadap Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Ngawi mengalami kenaikan
rata-rata sebesar 1,25% per tahun
STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN “DJATIE SHOP” DALAM MEMBANGUN JARINGAN PEMASARAN DENGAN KOMUNITAS REGGAE
Berkaitan dengan banyaknya bisnis pakaian di kalangan anak muda Yogyakarta, memaksa para
pengusaha untuk mengembangkan ide kreatif. Berbagai ide muncul dengan sasaran pasar yang
semakin beragam dan terspesifikasi. Tujuan dari spesifikasi pasar adalah untuk menciptakan
suatu pasaran yang kondusif dengan sedikit pesaing. Salah satu bentuk badan usaha yang
mengembangkan ide kreatif di bidang penjualan pakaian adalah “Djatie Shop”. “Djatie Shop”
melihat adanya suatu peluang bisnis dengan menjadikan komunitas pecinta reggae sebagai
sasaran pasar. Dipilihnya konsep reggae sebagai dasar penciptaan produk merupakan suatu
bentuk kecintaan dari pendiri “Djatie Shop” dengan reggae. Disamping itu khusus di Yogyakarta
toko pakaian distribusi dengan konsep reggae masih sangat sedikit digarap pengusaha lain.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi komunikasi pemasaran “Djatie
Shop” dalam menarik minat masyarakat Yogyakarta terhadap reggae. Penelitian ini dilakukan
dengan metode deskriptif dengan data kualitatif ini menggunakan dua sumber data, yaitu primer
dan sekunder. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi.
Sumber data utama diperoleh dari pemilik “Djatie Shop” dan beberapa pegawai aktif.
Berdasarkan hasil penelitian yang telah ditemukan, mendapatkan data bahwa strategi komunikasi
pemasaran “Djatie Shop”dilakukan dengan cara pendekatan dengan konsumen secara personal
baik langsung maupun menggunakan media, seperti pengadaan event, pemberian penawaran
khusus dan pemanfaatan media online facebook. Pasar implementasi strategi komunikasi
pemasaran tersebut “Djatie Shop” juga menghadapi beberapa hambatan terkait dengan trend
pasar dan munculnya pesaing baru, seperti Jamaican Shop dan distro-distro reggae lainnya yang
ada di Yogyakarta sehingga bisa diminimalisir dengan lebih gencar melakukan promosi dan
lebih mendekatkan diri dengan konsumen agar tercipta loyalitas pembel
STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN PEDAGANG BUAH GROSIR DALAM MENYIKAPI KEBIJAKAN PEMERINTAH TENTANG PEMBATASAN BUAH IMPOR (Studi Deskriptif Tentang Strategi Pemasaran Pedagang Buah Grosir di Pasar Buah Gamping Daerah Istimewa Yogyakarta)
Kejadian yang terjadi pasca diberlakukannya Peraturan Menteri
Perdagangan Nomor 60 Tahun 2012 tentang ketentuan impor produk holtikultura
dan Peraturan Menteri Pertanian Nomor 60 Tahun 2012 tentang rekomendasi
produk impor holtikultura menjadi fenomena menarik untuk diteliti. Peraturan
tersebut memotivasi para pedagang buah impor di Pasar Gamping agar memiliki
strategi komunikasi pemasaran yang baik untuk menarik para konsumen. Metode
yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Hasil
penelitian ini menunjukkan bahwa pedagang buah grosir di Pasar Gamping
menerapkan dua pendekatan yaitu direct marketing dan personal selling. Direct
marketing merupakan teknik yang dapat menjangkau seluruh audiens dengan
baik tanpa adanya tatap muka, dan tergantung bagaimana teknik
penyampaiannya, sedangkan personal selling merupakan interaksi langsung
dengan calon pembeli untuk melakukan suatu presentasi, menjawab pertanyaan
secara langsung dan menerima pesanan. Dalam menerapkan strategi direct
marketing pedagang buah impor melakukan promosi melalui telepon dan
Blackberry Messenger (BBM). Berdasarkan hasil penelitian, strategi personal
selling diangggap paling efektif karena lebih mudah dalam mempengaruhi
konsumen. Faktor penghambat pelaksanaan strategi komunikasi adalah ketika
mereka mendapatkan buah impor belum tentu konsumen tertarik untuk membeli
sehingga mereka harus mencoba berbagai cara untuk mempengaruhi konsumen.
Sedangkan yang menjadi faktor pendukung adalah jumlah pelanggan yang tetap
banyak, modal yang besar, adanya fasilitas blackberry.
Kata Kunci: Strategi Komunikasi Pemasaran, Peraturan Pemerintah, Personal Selling,
Direct Markeying
PENGARUH KEPEMIMPINAN, BUDAYA ORGANISASI, DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA PADA PEGAWAI KANTOR KECAMATAN SE-KABUPATEN SLEMAN
Peningkatan kualitas sumber daya manusia merupakan faktor kunci organisasi
dalam menjawab tantangan dan memanfaatkan peluang yang ditimbulkan oleh
kebijakan organisasi, hal ini sangat tergantung sumber daya manusia yang
mengelolanya. Peningkatan kualitas sumber manusia tidak hanya dilakukan melalui
pembinaan yang baik, tetapi kepemimpinan, budaya organisasi, dan motivasi kerja
sangat penting artinya bagi pencapaian tujuan organisasi.
Tujuan dari penelitian ini adalah : (1) Untuk menganalisis dan membuktikan
apakah ada pengaruh positif dan signifikan secara serentak kepemimpinan, budaya
organisasi dan motivasi terhadap kinerja pegawai. (2) Untuk menganalisis dan
membuktikan apakah ada pengaruh positif dan signifikan secara parsial
kepemimpinan, budaya organisasi dan motivasi terhadap kinerja pegawai. (3) Untuk
menganalisis dan membuktikan variabel apa yang berpengaruh dominan terhadap
kinerja pegawai. Penelitian ini dilakukan di seluruh kantor kecamatan se-kabupaten
Sleman. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer. Analisis data
yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisa Regresi Linear Berganda. Hasil
analisis data diketahui bahwa kepemimpinan, budaya organisasi, dan motivasi kerja
secara serentak mempunyai pengaruh yang positif dan signifikan terhadap kinerja.
Kepemimpinan dan budaya organisasi secara parsial mempunyai pengaruh yang
positif dan signifikan terhadap kinerja, sedangkan motivasi kerja tidak berpengaruh
signifikan terhadap kinerja. Kepemimpinan mempunyai pengaruh dominan terhadap
kinerja pegawai.
Kata kunci : Kepemimpinan, Budaya Organisasi, Motivasi Kerja dan Kinerj
STRATEGI PEMERINTAH THAILAND DALAM MEMULIHKAN SEKTOR PARIWISATA PASCA PERISTIWA KERUSUHAN POLITIK TAHUN 2009
Dewasa ini banyak negara di dunia yang mengedepankan sektor pariwisata demi kesejahteraan rakyatnya, termasuk Thailand. Sektor ini memberikan banyak kontribusi positif bagi Thailand, seperti pendapat devisa negara, pemerataan pembangunan, hingga perluasan lapangan pekerjaan. Dalam menjaga keberlangsungan sektor ini, kondisi internal negara menjadi salah satu kunci utama apakah sektor ini berjalan dengan baik atau tidak. Seperti yang dialami Thailand pada tahun 2009 lalu dimana terjadi peristiwa kerusuhan politik yang dilakukan oleh massa anti-pemerintah sehingga mengakibatkan sektor pariwisata mengalami ketidakstabilan. Barulah kinerja pemerintah suatu negara dipertanyakan, pemerintah dapat memaksa dan pemerintah dapat membuat suatu kebijakan. Inilah yang menjadi alasan utama mengapa sektor pariwisata Thailand membutuhkan peranan pemerintah.
Terbukti bahwa peranan pemerintah dalam memulihkan sektor pariwisata sangat besar. Pemerintah Thailand telah sukses dalam mengembalikan jumlah devisa negara yang sempat turun pada tahun 2009, dan berhasil dalam mendatangkan banyak wisatawan asing untuk berkunjung setelah terjadinya peristiwa kerusuhan politik tersebut. Ini semua dilakukan pemerintah demi kesejahteraan masyarakat serta dalam tujuan menjaga eksistensi negara dalam dunia internasional.
Kata kunci: strategi, pemerintah, Thailand, sektor pariwisat
RANCANGAN TEKNIS PENAMBANGAN BATUBARA DI PIT JUMBO PT GUNUNGBAYAN PRATAMACOAL BLOK II KABUPATEN KUTAI BARAT KALIMANTAN TIMUR
PT. Gunungbayan Pratamacoal (PT. GBPC) Blok II is a private company which is engaged of coal mining located at Muara Tae, Jempang District, West Kutai, East Kalimantan as the holder second generation PKP2B (KW. 05PB0157) covering area of 15.690 Ha. In conduct mining activities, PT. Gunungbayan Pratamacoal using surface mining system.
This research was conducted because there was a change in the overall stripping ratio of the original 23: 1 to 18: 1 so that PT. GBPC requires mining engineering designs with overall stripping ratio of 18: 1.
Mining activities carried out in Pit Jumbo for seam 7, seam 8, and seam 9, which it’s extension pit with the amount of overburden 61.239.924 BCM and 3.811.021 Tons of coal reserves will be conducted for period of 21 months that is June 2013 to February 2015.
The results obtained for scheduling the production of coal in the area of research for 7 quarter :
a. 1st quarter, overburden stripping of 10.838.301,90 BCM and coal production amounted to 561.066,21 Tons with stripping ratio of 19,3: 1.
b. 2nd quarter, overburden stripping of 11.027.412,02 BCM and coal production amounted to 571.065,25 Tons with stripping ratio of 19,3: 1.
c. 3rd quarter, overburden stripping of 10.279.761,08 BCM and coal production amounted to 531.533,81 Tons with stripping ratio of 19,3: 1.
d. 4th quarter, overburden stripping of 10.807.132,87 BCM and coal production amounted to 559.418,17 Tons with stripping ratio of 19,3: 1.
e. 5th quarter, overburden stripping of 8.723.794,17 BCM and coal production amounted to 560.830,26 Tons with stripping ratio of 15,5: 1.
f. 6th quarter, overburden stripping of 7.248.521,61 BCM and coal production amounted to 576.838,73 Tons with stripping ratio of 12,6: 1.
g. 7th quarter, overburden stripping of 2.315.000,35 BCM and coal production amounted to 450.268,57 Tons with stripping ratio of 5,1: 1