Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta

UPN (Universitas Pembangunan Nasional) Veteran Yogyakarta: Institutional Repository
Not a member yet
    7373 research outputs found

    ANALISIS AKTIFITAS PUBLIC RELATIONS PT PERTAMINA RU V BALIKPAPAN DALAM MENJALIN HUBUNGAN DENGAN MEDIA

    Get PDF
    Dalam setiap kegiatan yang dilakukan oleh public relations maka diperlukan peran media massa dalam membantu publikasi. Mengingat kekuatan yang dimiliki oleh media massa atau pers dalam membentuk opini public oleh karena itu PR harus bisa membangun hubungan yang baik dengan pers. Penelitian ini berjudul “Analisis Aktifitas Public Relations PT Pertamina RU V Balikpapan dalam Menjalin Hubungan dengan Media”. Penelitian ini mencoba melihat bagaimanakah aktifitas Public Relation PT Pertamina (Persero) Refinery Unit V dalam membangun hubungan dengan media, dengan tujuan untuk mengetahui aktifitas apa saja yang dilakukan PR, kendala dalam berhubungan dengan pihak media, mengetahui latar belakang melakukan kegiatan tersebut dan juga hasil yang ingin dicapai. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif, teknik pengumpulan data melalui proses observasi, wawancara dan study kepustakaan atau dokumen. Uji validitas data menggunakan teknik keabsahan data dengan trianggulasi data. Dari hasil penelitian dapat terlihat bahwa aktifitas media relations dibutuhkan untuk mendekatkan hubungan personal antara wartawan atau media dengan PR PT Pertamina RU V. Berbagai macam kegiatan public relations yang dilakukan seperti: kerjasama pemberitaan, news release, kunjungan media, sponsor dan berlangganan surat kabar harian. Semua itu dilakukan untuk meningkatkan intensitas bersama dengan pihak media dan lebih memahami media. Dengan hubungan yang baik akan berimbas pada pemberitaan yang dilakukan media tersebut. Kesimpulan dalam penelitian ini PR PT Pertamina RU V dalam menjalankan aktifitas media relations sudah sesuai dengan teori, meskipun masih ada beberapa kendala yang terjadi dalam prakteknya

    TINGKAT PARTISIPASI ANGGOTA DALAM PENGEMBANGAN KELOMPOK USAHA BERSAMA ( DI DESA TRIWIDADI KECAMATAN PAJANGAN KABUPATEN BANTUL

    Get PDF
    This research was aimed to know the management of KUB Sari Kelapa and to know how factors of age, educational level, and income were able to influence KUB Sari Kelapa member participation. The participation form of KUB Sari Kelapa members was divided into 3 dimensions namely: thoughts, power and materials. This was a case study research. The method used to determine the research venue was purposive method. Sample taking method used census. The samples used were 30 respondents coming from KUB Sari Kelapa members. The management of KUB Sari Kelapa was explained using a descriptive analysis technique, while KUB Sari Kelapa member participation level used a Likert Scale analysis technique, and for factors that influenced KUB Sari Kelapa member participation used a Multiple Linear Regression. Based on the result was known the management of KUB Sari Kelapa with administration and activity sections, the participation level of KUB Sari Kelapa members was in low category, and the member participation’s most influencing factor was educational factor. Keywords: Group, Participation, Enterpris

    ANALISIS BERBAGI INFORMASI DAN KUALITAS INFORMASI PADA MANAJEMEN RANTAI PASOKAN STUDI KASUS PADA BUTIK DAN GALLERY BATIK DI YOGYAKARTA

    Get PDF
    Perdagangan bebas menciptakan persaingan produk batik dalam negeri dengan produk batik dari negara lain. Produk batik dalam negeri harus bersaing dengan produk luar negeri terutama cina yang memiliki harga produk batik yang lebih murah. Demikian juga dengan industri batik di Daerah Istimewa Yogyakarta harus bersaing dengan produk batik luar negeri. Pengelolaan kemitraan bisnis melalui penciptaan rantai pasokan sangat diperlukan khususnya dalam merespon perubahaan kondisi persaingan yang semakin cepat berkembang dan fluktuatif. Berbagi informasi dan kualitas informasi merupakan hal yang penting dalam kemitraan bisnis. Tujuan dari penelitian ini adalah: Penelitian ini termasuk dalam penelitian survei. Dalam penelitian ini sampel yang digunakan adalah sebanyak 40 butik dan gallery batik di Daerah Istimewa Yogyakarta. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan Nonprobability Sampling. Dalam penelitian ini memakai Purposive Sampling dengan kriteria lama berdiri butik dan gallery batik minimal 2 tahun. Penelitian ini menggunakan analisis regresi berganda. Berdasarkan hasil analisis, Pengaruh dari ketidakpastian lingkungan dan hubungan inter-organisasional terhadap berbagi informasi dalam rantai pasokan butik dan gallery batik di Daerah Istimewa Yogyakarta secara parsial yang tidak signifikan dalam hal ini adalah variabel ketidakpastian lingkungan. Berdasarkan hasil analisis, ada pengaruh signifikan secara bersama-sama variabel ketidakpastian lingkungan dan hubungan inter-organisasional terhadap berbagi informasi dalam rantai pasokan butik dan gallery batik di Daerah Istimewa Yogyakarta. Berdasarkan hasil analisis, Pengaruh dari ketidakpastian lingkungan dan hubungan inter-organisasional terhadap kualitas informasi dalam rantai pasokan butik dan gallery batik di Daerah Istimewa Yogyakarta secara parsial yang tidak signifikan dalam hal ini adalah variabel ketidakpastian lingkungan. Berdasarkan hasil analisis, ada pengaruh signifikan secara bersama-sama variabel ketidakpastian lingkungan dan hubungan inter-organisasional terhadap kualitas informasi dalam rantai pasokan Butik dan gallery batik di Daerah Istimewa Yogyakarta. Kata Kunci : Berbagi informasi, kualitas informasi.Manajemen Rantai Paso

    KAJIAN PROGRAM DISAIN CASING 13-3/8” DAN 9-5/8” PADA SUMUR “X” LAPANGAN “Y” MENGGUNAKAN METODE GRAFIS

    Get PDF
    Pada sumur pemboraan yang sudah sampai kedalaman tertentu, sumur tersebut perlu diberikan dinding yang terbuat dari pipa besi yang kokoh dan kuat. Pipa tersebut diturunkan kedalam lubang sepotong demi sepotong dan masing- masing potongan disambung satu dengan yang lainnya dengan ulir atau dilas. Pada kajian program disain casing pemboran pada sumur” X” lapangan “Y” bertujuan untuk mendapatkan rangkaian casing yang optimum dan dapat mampu menahan beban yang bekerja pada casing, seperti beban burst, beban collapse, dan beban tension sehingga casing tersebut dalam kondisi aman. Kajian program disain casing 13-3/8” dan casing 9-5/8” ini menggunakan metode grafis, dengan cara mengeplotkan beban-beban yang bekerja pada casing pada grafik, untuk metode grafis dimana beban collapse dan beban burst digambarkan dengan garis yang mewakili beban tersebut. Selanjutnya berdasarkan beban maksimum tersebut digunakan untuk perhitungan di dalam kajian grade casing lain yang ada di lapangan sebagai alternatif. Hasil kajian program disain casing 13-3/8” dihasilkan rangkaian casing N80; 68 ppf; BTC , ditinjau dari beban-beban yang yang bekerja pada casing secara teknis belum optimum karena pada casing terjadi collapse, sehingga agar tidak terjadi collapse, casing harus memliki collapse pressure resistance yang lebih besar dari eksternal pressure, casing 13-3/8” seksi I : K-55; 68 ppf; BTC (0 ft – 3230 ft TVD), seksi II : C-75; 72 ppf; BTC (3230 ft – 3609,1 ft TVD). Kajian casing 9-5/8” dihasilkan rangkaian casing ; N-80; 47 ppf; BTC, ditinjau dari beban-beban yang yang bekerja pada casing secara teknis belum optimum karena pada casing terjadi collapse, sehingga agar tidak terjadi collapse, casing harus mempunyai collapse pressure resistance yang lebih besar dari eksternal pressure, casing 9-5/8” seksi I : N-80; 47 ppf; BTC (0 ft – 4800 ft TVD), seksi II: L-80; 53,5 ppf; BTC (4800 ft – 8547 ft TVD), casing dan aman digunakan pada rangkaian casing 13-3/8”dan casing 9-5/8 ”. Kajian casing 13-3/8” dan 9-5/8” dalam hal ini sudah optimum dan mampu menahan efek pembebanan yang ada

    RANCANGAN LERENG TIMBUNAN TANAH PENUTUP DI PT. ADANI GLOBAL DI PULAU BUNYU KABUPATEN BULUNGAN, KALIMANTAN TIMUR

    Get PDF
    PT. Adani Global adalah perusahaan pertambangan batubara yang terletak di Pulau Bunyu Kecamatan Bunyu, Kabupaten Bulungan Provinsi Kalimantan Timur, PT. Adani Global memiliki luas daerah penambangan sebesar, 2615 Ha dengan target produksi overburden pada tahun 2012 sebesar 131.000 BCM/hari, dan target produksi batubara sebesar 10.000 ton/hari. Penambangan dilakukan dengan sistem blok dan membuat jenjang penambangan dengan tinggi 10 meter dan lebar 3 meter. Permasalahan yang ada pada PT. Adani Global adalah tanah penutup di pit 4 belum adanya rancangan penimbunan tanah penutup sehingga tanah penutup ini dikupas dan ditimbun di sekitar lokasi penambangan yang belum dilakukan penambangan sehingga apabila daerah ini akan ditambang maka tanah penutup tersebut harus dipindahkan lebih dulu. Cara penimbunan tanah penutup tersebut tidak menggunakan metode tertentu dan tidak mempertimbangkan faktor keamanan. Metode yang digunakan untuk menghitung volume tanah penutup dan rancangan timbunan tanah penutup adalah metode Penampang Tegak – Standar dengan hasil perhitungan untuk volume tanah penutup yaitu sebesar 12.046.305 BCM = 16.985.290,05 LCM Material penyusun lereng timbunan diasumsikan sebagai tanah homogen yang terdiri dari campuran bongkaran material penyusun tanah penutup (overburden) dan interburden, sehingga untuk analisis kemantapan rancangan lereng yang dilakukan menggunakan asumsi material pembentuk lereng merupakan gabungan antara sandstone, siltstone, claystone dan karbonasius dengan nilai bobot isi 18,17 kN/m 3 , kohesi 24,52 kN/m 2 dan sudut geser dalam sebesar 27.19 o Analysis rancangan timbunan tanah penutup dengan metode kesetimbangan batas yaitu metode bishop dengan bantuan software slide v.5 by rocksience sehingga geometri lereng rancangan timbunan tanah penutup yang direkomendasikan maksimal terdiri dari 11 jenjang dengan tinggi tiap jenjang 5m, lebar tiap jenjang 10m, sudut kemiringan lereng tunggal 20 o dan sudut kemiringan total 12 o dengan FK sebesar 1,5 dengan volume timbunan sebesar 17.059.716

    RESPON MASYARAKAT TERHADAP PENGEMBANGAN POTENSI DESA WISATA POSDAYA EDELWYS DI PEDUKUHAN SERUT DESA PALBAPANG KECAMATAN BANTUL KABUPATEN BANTUL DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

    Get PDF
    This research to analyze The Community response to the development potential of rural tourism in the hamlet shaved edelwys Posdaya Palbapang village of Bantul regency of Bantul district of Yogyakarta Special Region. Sampling method used is census with 30 sampel. Testing of Hypothesis uses simple regression analysis. The conclution of this research is community response are positively influence the development of Posdaya Edelwys village tourism. With the community will result in the development potential of Posdaya Edelwys village tourism into the better. Keywords: community response, development, village touris

    PENENTUAN STABILITAS LERENG TAMBANG BERDASARKAN KLASIFIKASI MASSA BATUAN DI PT. KALTIM BATU MANUNGGAL KUTAI KARTANEGARA KALIMANTAN TIMUR

    Get PDF
    PT. Kaltim Batu Manunggal merupakan perusahaan tambang terbuka batubara di Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur. Kegiatan penambangan dilakukan dengan membuat lereng berjenjang. Pembuatan lereng di perusahaan tersebut tidak didasarkan pada kajian geoteknik, sehingga geometri lereng dibuat sama tanpa memperhatikan perbedaan karakteristik massa batuan di lokasi penelitian. Perlakuan yang sama terhadap geometri lereng dengan mengabaikan karakteristik massa batuan pembentuknya mempunyai tingkat keyakinan terhadap kestabilan lereng yang rendah. Penelitian dilakukan untuk mengklasifikasikan massa batuan dengan sistem rock mass rating (RMR) dan geological strenght index (GSI). Penelitian ini dilakukan pada dua jenis batuan di empat lokasi berbeda, yaitu batupasir di Loop 1, Loop 3 dan Loop 5, dan batulempung di Loop 2. Nilai RMR yang didapatkan dari pembobotan enam parameter RMR pada masing-masing lokasi adalah Loop 1 = 60, Loop 2 = 44, Loop 3 = 52 dan Loop 5 = 43. Nilai GSI merupakan pengurangan 8 dari nilai RMR (Saptono, 2012), sehingga didapatkan nilai GSI pada masing-masing lokasi penelitan adalah Loop 1 = 52, Loop 2 = 36, Loop 3 = 44 dan Loop 5 = 35. Untuk mendapatkan nilai kohesi (c) dan sudut gesek dalam (ϕ) pada massa batuan di lokasi penelitian digunakan pendekatan kriteria keruntuhan Hoek & Brown (2002). Nilai kohesi (c) dan sudut gesek dalam (ϕ) secara berurutan pada masing lokasi penelitian adalah Loop 1 = 46 kN/m 2 , 32 o , Loop 2 = 47 kN/m , Loop 3 = 39 kN/m 2 , 35 o , dan Loop 5 = 32 kN/m 2 , 31 o 2 , 30 . Analisis kestabilan lereng untuk mendapatkan faktor keamanan (FK) pada massa batuan dengan RMR tertentu, dilakukan pada berbagai ketinggian dan sudut kemiringan lereng. Hubungan antara RMR, sudut kemiringan dan tinggi lereng diinterpretasikan ke dalam grafik stabilitas lereng berdasarkan klasifikasi massa batuan. Grafik tersebut dibuat untuk mempermudah dalam menentukan geometri lereng yang aman pada lokasi penelitian.

    KONTRIBUSI PAJAK HOTEL,PAJAK RESTORAN DAN PAJAK REKLAME TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH (STUDI PADA KOTA YOGYAKARTA)

    Get PDF
    ABSTRAK PAD (Pendapatan Asli Daerah) merupakan Pendapatan Asli Daerah yang bersumber dari hasil pajak daerah, retribusi daerah, pengelolaan kekayaan daerah, dan lain-lain pendapatan daerah yang sah, yang bertujuan untuk memberikan keleluasaan kepada daerah untuk menggali pendanaan dalam pelaksanaan otonomi daerah sebagai perwujudan asas desentralisasi. Untuk meningkatkan PAD dan menunjang kegiatan pemerintahan serta pembangunan nasional diperlukan anggaran dari pemerintah daerah, salah satunya dari sekto pajak daerah. Pajak daerah yang digunakan dalam penelitian ini adalah pajak hotel, pajak restoran, dan dan pajak reklame dianalisis dengan menggunakan analisis kontribusi, efisiensi, dan efektivitas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar kontribusi pajak hotel, pajak restoran, dan pajak reklame terhadap PAD (Pendapatan Asli Daerah), seberapa besar tingkat efisiensi, dan efektivitas pajak hotel, pajak restoran, dan pajak reklame di Kota Yogyakarta. Data yang digunakan untuk penelitian ini adalah data APBD Kota Yogyakarta periode tahun 2007-2011. Adapun metode penelitian dengan menggunakan deskriptif kuantitatif dan teknik pengumpulan data adalah dengan dokumentasi di DPDPK (Dinas Pajak Daerah dan Pengelolaan Keuangan Daerah). Hasil analisis menunjukkan bahwa Kontribusi pajak hotel, pajak restoran, dan pajak reklame selama periode tahun 2007 -2011 rata-ratanya <10%,sehingga dikategorikan “sangat kurang”. Efisiensi pajak hotel, pajak restoran, dan pajak reklame selama tahun 2007-2011 rata-ratanya <40%, sehingga dikategorikan “sangat efisien”. Sedangkan efektivitas pajak hotel, pajak restoran, dan pajak reklame selama periode tahun 2007-2011 >100%, sehingga dikategorikan “sangat efektif”. Jadi bisa dikatakan bahwa kontribusi pajak hotel, pajak restoran, dan pajak reklame periode tahun 2007-2011 walaupun dikatakan sangat kurang terhadap PAD tetapi pajak hotel, pajak restoran, dan pajak reklame cukup berarti dalam membantu pembiayaan pemerintah. Kata Kunci: Pajak Hotel, Pajak Restoran, Pajak Reklame, dan PAD (Pendapatan Asli Daerah)

    KONFLIK 3 DAERAH ( BATAM, BINTAN, KARIMUN ) PASCA PEMBERLAKUAN FREE TRADE ZONE DI PROPINSI KEPULAUAN RIAU

    Get PDF
    ABSTRAKSI Pada tanggal 25 juni 2006 Menteri Koordinator Perekonomian Boediono dan Menteri Perdagangan Singapura Lim Hg Kiang, menandatangani kerja sama pengembangan kawasan ekonomi khusus Batam-Bintan-Karimun disaksikan langsung oleh Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono dan Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong. Pemerintah memperkuat hal tersebut dalam sebuah Peraturan Pemerintah nomor 46,47,48 tahun 2007 tentang kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas di wilayah Batam, Bintan, Karimun, atau yang disebut dengan istilah Free Trade Zone Batam, Bintan, Karimun ( FTZ-BBK ). Peresmiannya sendiri telah berlangsung pada tanggal 19 Januari 2009 yang dilakukan oleh Bapak Susilo Bambang Yudhoyono yang dilakukan di Kota Batam, yang mana pemberlakukan berlangsung selama 70 tahun yang akan datang. Pemerintah daerah perlu menggerakkan proyek-proyek infrastruktur padat karya serta usaha sector rill secara massif. Pihak swasta pun dapat digandeng dengan mekanisme public private partnership, khususnya dalam pengelolaan pelabuhan, penyediaan air minum maupun energi (listrik). Merubah strategi perencanaan dan penganggaran. Hal ini berlaku bagi daerah yang belum optimal dalam alokasi belanja barang modal dan belanja barang dan jasa. Efisiensi anggaran dilakukan dengan melakukan rasionalisasi atas kewenangan maupun urusan yang tidak terlalu penting di daerah sehingga kelembagaan di daerah berjalan lebih optimal. Kata kunci: Konflik, Batam, Bintan, Karimun, Free Trade Zon

    PERANCANGAN ULANG STASIUN KERJA PRODUKSI BERDASARKAN ASPEK PENCAHAYAAN DENGAN MEMANFAATKAN CAHAYA ALAMI (Studi kasus di Industri Kerajinan Perak di Desa Pampang DIY)

    Get PDF
    Ergonomi adalah satu ilmu yang peduli akan adanya keserasian manusia dan pekerjaannya. Salah satu lingkup ilmu ergonomi adalah ergonomi lingkungan , dan salah satu cakupannya adalah pencahayaan ruangan. Cahaya menjadi komponen penting dalam berlangsungnya proses produksi karena akan timbul berbadai permasalahan ketika kualitas pencahayaan ditempat kerja tidak memenuhi standar. Industri Kecil Menengah (IKM) Anugrah Silver menggunakan lampu untuk memenuhi kebutuhan cahaya dalam proses produksinya. Lampu yang digunakan dinyalakan selama jam kerja. Adanya permasalahan tersebut menjadi latar belakang diadakannya penelitian ini yang bertujuan untuk mengurangi biaya penggunaan lampu dengan memanfaatkan cahaya alami sebagai sumber cahaya. Sebelum melakukan perhitungan, dilakukan pengecekan kondisi lokasi kerja dengan melihat beberapa aspek. Diantaranya adalah: tata letak lokasi kerja awal, kondisi pencahayaan, tingkat iluminasi yang dibutuhkan, dan lain sebagainya. Penelitian dengan menggunakan Metode Daylight Factor untuk mengetahui lokasi kerja yang menerima tingkat pencahayaan yang sesuai dengan standar pencahayaan, selanjutnya dengan Metode BLOCPLAN untuk menata ulang tata letak lokasi kerja mengacu pada titik-titik yang telah didapatkan pada metode pertama, dan yang terakhir adalah Metode Peta Tangan Kiri Tangan Kanan digunakan untuk mencari posisi kerja yang ergonomis sehingga mampu mengurangi tingkat kelelahan pekerja atau untuk meminimasi waktu kerja dengan mengubah tata letak alat produksi sesuai dengan fungsi alat dan pekerjaan tangan pekerja. Dari hasil pengolahan data masing-masing metode dapat diketahui hasil rancangan lokasi kerja yang lebih baik dan mampu menghemat biaya dari penggunaan lampu selama proses produksi berlangsung dengan memanfaatkan cahaya matahari yang masuk ke dalam ruangan dan meminimasi waktu pengerjaan pembuatan kerajinan perak. Berdasarkan dari hasil perhitungan salah satu metode tersebut, maka akan dilakukan pengaturan ulang tata letak ruang produksi untuk memudahkan mobilisasi pekerja dalam bekerja. Kata kunci : IKM, Daylight Factor, BLOCPLAN, Peta Tangan Kiri Tangan Kana

    6,886

    full texts

    7,373

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    UPN (Universitas Pembangunan Nasional) Veteran Yogyakarta: Institutional Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇