Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta
UPN (Universitas Pembangunan Nasional) Veteran Yogyakarta: Institutional RepositoryNot a member yet
7373 research outputs found
Sort by
PENGARUH KOMITMEN ORGANISASI DAN BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN (Studi pada PT Prudential Life Assurance Cabang Sleman, Yogyakarta
ABSTRAKSI
Median Wijaya, NIM 152070015, Jurusan Ilmu Administrasi Bisnis,
2013, Pengaruh Komitmen Organisasi dan Budaya Organisasi Terhadap Kinerja
Karyawan. Di PT Prudential Life Assurance Cabang Sleman Yogyakarta,
Pembimbing I Lukmoho Hadi,DR,MS. dan Pembimbing II Sigit Haryono,
S.Sos.,M.Si.
Tujuan utama perusahaan adalah untuk mencapai laba maksimum, agar
tujuan perusahaan dapat tercapai maka perusahaan harus mempunyai efektivitas
yang tinggi. Demikian juga dengan PT Prudential Life Assurance Yogyakarta.
Asuransi Prudential Life bergerak dalam bidang Asuransi baik bagi pribadi
maupun bagi instansi.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh komitmen organisasi dan
budaya organisasi secara simultan terhadap kinerja karyawan pada PT Prudential
Life Assurance Yogyakarta dan untuk mengetahui pengaruh komitmen organisasi
dan budaya organisasi secara parsial terhadap kinerja karyawan pada PT
Prudential Life Assurance di Yogyakarta.
Variabel Budaya Organisasi dan Komitmen Organisasi secara simultan atau
bersama-sama mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap Kinerja karyawan
pada PT Prudential Life Assurance di Yogyakarta. Variabel Budaya Organisasi
mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap Kinerja karyawan pada PT
Prudential Life Assurance di Yogayakarta. Variabel Komitmen Organisasi
mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap Kinerja karyawan pada PT
Prudential Life Assurance di Yogyakarta.
Dilihat dari sisi besarnya pengaruh budaya organisasi terhadap kinerja
karyawan maka bisa dikatakan variabel budaya organisasi cukup dominan untuk
mempengaruhi kinerja karyawan. Variabel budaya juga mempengaruhi kinerja
karyawan secara signifikan.
PENGARUH KONSERVATISMA AKUNTANSI, GOOD CORPORATE GOVERNANCE DAN KUALITAS LABA TERHADAP PENILAIAN EKUITAS PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR DI BURSA EFEK INDONESIA
ABSTRAKSI
Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan secara empiris pengaruh secara serentak konservatisma akuntansi, good corporate governance dan kualitas laba terhadap penilaian ekuitas perusahaan. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode tahun 2008 sampai dengan 2010. Sedangkan teknik pengambilan sampel menggunakan metode Purposive sampling, yaitu metode pengambilan sampel berdasarkan kriteria tertentu dengan jumlah sampel sebanyak 83 perusahaan dengan total observasi sebanyak 249 observasi. Model analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah Analisis Deskriptif, dan Analisis Regresi Linier Berganda.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Konservatisme akuntansi terbukti berpengaruh positif signifikan terhadap Penilaian ekuitas. Hal ini berarti perusahaan yang menerapkan sistem konservatisme dalam laporan keuangan dapat meningkatkan penilaian ekuitas perusahaan, yang ditunjukkan dengan price to book value yang semakin besar, (2) GCG tidak terbukti berpengaruh positif terhadap penilaian ekuitas. Hal ini berarti penerapan GCG yang ditunjukkan dengan penempatan komisaris independent dan komite audit belum mampu meningkatkan penilaian ekuitas perusahaan, dan (3) Kualitas laba terukti berpengaruh signifikan positif terhadap penilaian ekuitas. Hal ini berarti semakin besar kualitas laba, maka semakin besar respon pasar terhadap laba perusahaan, sehingga terjadi trend yang positif dalam perolehan laba. Hal ini tentunya nilai yang terbentuk dalam ekuitas semakin tinggi.
Kata Kunci : konservatisme akuntansi, Good Corporate Governance, kualitas laba, penilaian ekuitas perusahaan
PENGEMBANGAN ALAT PERONTOK PADI UNTUK PENINGKATAN PRODUKTIVITAS
Petani di Desa Ngasinan, Kecamatan Bonorowo, Kabupaten Kebumen Provinsi Jawa Tengah masih menggunakan alat perontok padi manual pada saat pemanenan padi, hal ini sangat mergikan karena hasil yang diperoleh dari penggunaan alat manual masih sangat kecil, banyaknya bulir padi yang masih menempel dijerami, banyaknya bulir padi yang tercecer pada saat proses perontokan, dan untuk memindahkan alat dari satu tempat ke tempat lain masih diangkat secara manual. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan alat perontok padi yang selama ini digunakan oleh petani sehingga dapat meningkatkan produktivitas proses perontokan padi pada saat pemanenan padi.
Dalam penelitian ini pengembangan alat perontok padi dengan menggunakan metode pengembangan produk model perspektif Verein Deutscher Ingenieure (VDI) 2221. Pengembangan dengan menggunakan metode ini diawali dengan menganalisis kekurangan alat perontok padi yang sudah ada dan menyusun daftar tuntutan dan keinginan dari responden terhadap spesifikasi alat perontok padi yang baru. Setelah itu dicari solusi alternatif untuk memenuhi tuntutan tersebut. Setelah konsep rancangan dibuat, langkah selanjutnya adalah membuat prototype, dan langkah terakhir adalah melakukan uji coba terhadap alat perontok padi yang sesuai dengan konsep rancangan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan dari pengembangan alat perontok padi. Awalnya proses perontokan padi dilakukan oleh 2-4 orang, dengan menggunakan alat perontok padi hasil pengembangan hanya cukup dilakukan oleh 1 orang. Begitu pula dengan hasil rontokan yang diperoleh, yang awalnya berkisar antara 50-150 kg, dengan menggunakan alat perontok padi hasil pengembangan mampu menghasilkan padi sampai dengan 200-250 kg.
Kata kunci :Perontokan padi, Alat perontok padi, Produktivitas,
ABSTRACT
Farmers in the village Ngasinan, BonorowoSubdistrict, Kebumen District, Central Java Province still using a manual threshing rice during harvest time, it is very lossed out because the results obtained from the use of manual tools are still very small, the number of rice grains are still attached in the straw, number of grains rice scattered during threshing process, and to move the equipment from one place to another is removed manually. The purpose of this study is to develop a threshing instrument which has been used by the farmers so as to increase the productivity of the process of threshing rice during harvesting.
In this study threshing instrument development using the model of product development perspective Verein Deutscher Ingenieure (VDI) 2221. Development using this method begins by analyzing the threshing equipment shortages that already exist and compile a list of demands and wishes of the respondents to the specifications of the new threshing instrument. After that look for an alternative solution to meet these demands. Once the design concept is created, the next step is to create a prototype, and the final step is to test the threshing instrument in accordance with the design concept.
The results showed that there was an increase of the threshing tool development. Initially the rice threshing is done by 2-4 people, using a threshing tool development results just simply done by 1 person. Similarly, the results of fall out obtained, which initially ranged between 50-150 kg, using a threshing tool capable of producing the results of the development of rice up to 200-250 kg.
Keyword :Thresing Rice, Rice Threser Tools, Productivity
ANALISIS PENGARUH RASIO KEUANGAN TERHADAP RATING OBLIGASI SYARIAH
Rasio keuangan mempunyai pengaruh terhadap rating obligasi, karena rasio
keuangan merupakan salah satu faktor pertimbangan agen pemeringkat dalam
menentukan suatu rating obligasi yang akan dilihat oleh investor nantinya dimana
rating obligasi mengandung informasi penting tentang kemungkinan kegagalan
membayar hutang perusahaan dengan keamanan yang ditunjukkan oleh kemampuan
emiten dalam membayar pokok pinjaman dan bunga. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui pengaruh variable rasio keuangan yang terdiri dari
Current ratio (CR), Return on Asset (ROA), Return on Equity (ROE), Net profit
margin (NPM), dan Debt ratio (DR) terhadap rating obligasi secara simultan pada
periode tahun 2008 – 2012 di PT. Bursa Efek Indonesia dan PT. Pefindo
(Pemeringkat Efek Indonesia). Pengujian ini dilakukan dengan menggunakan analisis
regresi logistic.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Return on Equity dapat memprediksi
rating obligasi syariah. Investor yang berkeinginan untuk berinvestasi pada sekuritas
obligasi syariah, hendaknya memperhatikan analisis informasi keuangan dan
memanfaatkan peringkat obligasi yang telah dikeluarkan oleh rating agency sebagai
bahan pertimbangan pengambilan keputusan.
Kata kunci : Peringkat Obligasi, Profitabilitas, Solvabilitas, Leverag
PENGARUH ANALISIS RASIO KEUANGAN TERHADAP KEBIJAKAN DIVIDEN PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA
Kebijakan dividen merupakan keputusan untuk menentukan berapa banyak
dividen yang harus dibagikan kepada para pemegang saham. Kebijakan dividen
perusahaan sendiri tergambar pada dividend payout rationya, yaitu persentase
laba yang dibagikan dalam bentuk dividen tunai, artinya besar kecilnya dividend
payout ratio akan mempengaruhi keputusan investasi para pemegang saham.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh faktor analisis rasio
keuangan baik secara bersama-sama (simultan) maupun secara individu (parsial)
terhadap kebijakan dividen yang diukur dengan Dividend Payout Ratio (DPR).
Terdapat lima rasio keuangan yang digunakan sebagai variabel independen
penelitian ini yaitu: Current Ratio (CR), Total Assets Turn Over (TATO), Total
Debt to Total Assets (DTA), Return On Investment (ROI), dan Earning Per Share
(EPS). Penelitian ini dilakukan pada Perusahaan Manufaktur yang terdaftar di
Bursa Efek Indonesia dari tahun 2009-2011. Data yang digunakan adalah data
sekunder. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalaha Analisis
Regresi Linier Berganda dengan uji asumsi klasik, dan teknik analisis Uji Fstatistik,
Uji Koefesien Determinasi (R
2
), Uji t-statistik dengan level of
significance 5 persen.
Penelitian ini menghasilkan persamaan regresi yaitu: DPR =0,14-0,53 CR
+0,001 TATO -1,540 DTA + 0,43 ROI - 0,202 EPS + e. Berdasarkan hasil
pengujian hipotesis dengan menggunakan analisis regresi berganda dengan lima
variabel independen secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap
Dividend Payout Ratio (DPR). Sedangkan secara individu, terdapat dua variabel
yang berpengaruh terhadap DPR yaitu ROI dan EPS. Penelitian ini menghasilkan
R square sebesar 14,4 persen yang berarti bahwa variabel DPR yang dapat
dijelaskan oleh persamaan regresi sebesar 14,4 persen sedangkan sisanya, yaitu
85,6 persen dijelaskan oleh variabel lain diluar persamaan model.
Kata kunci: Dividend Payout Ratio, Current Ratio, Total Assets Turn Over, Total
Debt to Total Assets, Return On Investment, dan Earning Per Share
PRA RANCANGAN PABRIK KIMIA METIL ETIL KETON DARI 2-BUTANOL KAPASITAS 25.000 TON/TAHUN
INTISARI
Pabrik Metil Etil Keton (MEK) dari 2-butanol yang diperoleh dari Jepang
dirancang dengan kapasitas 25.000 ton/tahun. Pabrik direncanakan berdiri di Gresik ,
propinsi Jawa Timur, diatas tanah seluas 47291 m2. Pabrik beroperasi 340 hari efektif
setiap tahun dan 24 jam/ hari dengan jumlah tenaga kerja yang terserap sebanyak 185
orang.
MEK dibuat dengan cara dehidrogenasi 2-Butanol. Bahan baku yang
diperoleh dari pabrik Maruzen, Jepang di simpan di dalam Tangki-01 yang kemudian
akan diubah fasa nya dalam bentuk uap dengan cara di berikan panas sampai suhu
125,92 0C tekanan 1,5 atm di dalam Vaporizer. Uap hasil keluaran Vaporizer tersebut
kemudian akan dinaikkan tekanan nya sampai 8 atm di dalam Compressor-01. Untuk
meyesuaikan dengan kondisi operasi di dalam reaktor maka uap tersebut dinaikkan
suhunya menjadi 400 0C di dalam Heat Exchanger-01 dengan menggunakan pemanas
gas hasil keluaran reaktor. Setelah itu 2-Butanol diumpankan ke dalam reaktor fixed
bed yang beropesari pada suhu 400 0C - 475 0C dan tekanan 7.994 - 8 atm sehingga
menghasilkan MEK. Hasil keluaran reaktor dialirkan ke dalam Condenser Partial,
hasil atas yang berupa hidrogen dialirkan ke Unit Pengolahan Lanjut. Sedangkan
cairan hasil bawah Codenser Partial dialirkan ke menara distilasi untuk memperoleh
MEK pada kemurnian tertentu. Selanjutnya produk disimpan di dalam tangki-02
dengan kondisi operasi suhu 35 0C tekanan 1 atm. Pabrik MEK ini membutuhkan
bahan baku 2-butanol sebanyak 26.631,5317 ton/tahun
Sarana dan prasarana pendukung proses yang digunakan meliputi air, steam,
listrik, udara tekan dan bahan bakar. Air sebanyak 139092 kg/jam dari anak Sungai
Bengawan Solo, kebutuhan steam sebanyak 4242,015kg/jam, listrik 130 kW dari
PLN dengan cadangan generator, bahan bakar minyak diesel sebanyak 195,12
gallon/tahun dan udara tekan sebanyak 64 m3/jam. Hasil evaluasi ekonomi adalah
sebagai berikut modal tetap sebesar $ 114.495.347 + Rp 1.242.110.754.976 dan
modal kerja sebesar Rp. 224.143.163.392,00. Untuk kelayakan investasi diperoleh %
ROI sebelum pajak 38,2997 % dan sesudah pajak sebesar 30,6381 %. POT sebelum
pajak 2,0704 tahun dan sesudah pajak 2.4607 tahun. Dan dari kajian Discounted
Cash Flow diperoleh nilai tingkat suku bunga (tingkat pengembalian modal) sebesar
28.6812 %. Kapasitas untuk mencapai BEP yaitu sebesar 37,3525 % dari kapasitas
produksi, sedangkan SDP pada 17,9043 % dari kapasitas produksi. Berdasarkan data
analisis ekonomi di atas, maka pendirian Pabrik Metil Etil Keton dari 2-Butanol
cukup menarik untuk dikaji dan dipertimbangkan lebih lanjut.
Skripsi Bab I Pendahuluan
Pra Rancanga
STRATEGI MANAJEMEN KOMUNIKASI PEMASARAN DALAM MENINGKATKAN DAYA TARIK KUNJUNGAN DESA WISATA PONGGOK KABUPATEN KLATEN SKRIPSI
DesaWisata Ponggok Polanharjo Klaten district is one of the villages that
have the potential to be developed into a tourist destination because of its natural
wealth. Appeal became the main attraction of this village is abundant water resources.
Natural potentials that exist in the village Ponggok currently managed by the village
organization called BUMDES Tirta Mandiri. Lack of information about the existence
of these attractions identify any issues relating to marketing management strategy
adopted by BUMDES Tirta Mandiri. Marketing communication management
strategies in increasing the attractiveness of rural tourism visits Ponggok aims to
determine the extent of marketing communicates management strategies implemented
by BUMDES Tirta Mandiri in increasing the attractiveness Tourism Ponggok visit to
the village and know the obstacles in increasing the attractiveness of the visit. This
research was conducted using qualitative methods that reveal the things that happen
in BUMDES Tirta Mandiri based on the pattern of communication used. Sources of
data in this study were obtained from the primary data source and secondary data
source. Data collection techniques in this study was done by observation and direct
interviews of the informant, it helps authors to analyze the marketing communication
management strategies in improving the attractiveness Ponggok tourist village visit.
The results found that BUMDES Tirta Mandiri has been pursuing a strategy of
marketing communications management consisting of planning, pelasanaan,
organizing and evaluation. BUMDES Tirta Mandiri has also done marketing strategy
includes Pesonal selling, sales promotion, direct marketing and advertising
campaigns. Marketing communications management strategy Ponggok tourist village
taken by BUMDES Tirta Mandiri shows that the number of visitors is relatively
stagnam, this is due to lack of marketing planning is done continuously travelers
make less aware of the potential natural. Evaluation is done BUMDES Tirta Mandiri
infrastructure improvements Ponggok Tourism Village
ESTIMASI SUMBERDAYA BATUGAMPING DENGAN METODE SAYATAN DAN METODE KONTUR PADA GUNUNG POKERSO DI PT. SUGIH ALAMANUGROHO KABUPATEN GUNUNGKIDUL YOGYAKARTA
Daerah Wonosari, Kabupaten Gunung Kidul Daerah Istimewa Yogyakarta
merupakan salah satu daerah yang memiliki potensi kekayaan alam berupa
batugamping. Perlu pengelolaan yang optimal, maka potensi kekayaan alam
tersebut dapat menjadi sumber pendapatan daerah.
Estimasi csumberdaya batugamping pada gunung Pokerso di PT. Sugih
Alamanugroho dimaksudkan untuk mengetahui besarnya sumberdaya
batugamping pada gunung Pokerso. Estimasi dilakukan dengan menggunakan dua
metode yaitu metode sayatan (
cross section) dan metode kontur. Adapun
pengukuran luasnya dilakukan dengan menggunakan
Autocad.
Berdasarkan data yang tersedia yaitu peta topografi, data bor, dan data hasil
analisis kimia batugamping yang ada di daerah penelitian, maka diketahui bahwa
batugamping yang ada di daerah penelitian mengandung 54,11% CaO,96,38 %
CaCO
3
, 0,3% MgO, 0,048% SiO
2
, dan 0,12% Fe
2
O
. Batugamping yang ada di
daerah penelitian nantinya digunakan sebagai bahan baku untuk industri cat.
3
Hasil estimasi cadangan dengan menggunakan metode sayatan diperoleh
sumberdaya terukur sebesar 2.428.783 Ton, sedangkan dengan menggunakan
metode
kontur diperoleh sumberdaya terukur sebesar 2.464.815 Ton, terdapat
selisih sebesar 36.032 Ton. Kedua metode menggunakan
rule of gradual change
atau pedoman perubahan bertahap sehingga jarak antar kontur dianggap lurus
EFEKTIVITAS KIMBERLEY PROCESS CERTIFICATION SCHEME DALAM PENYELESAIAN KONFLIK BERLIAN
Rezim internasional merupakan bentuk kerjasama internasional yang
memiliki prinsip, aturan dan tujuan-tujuan baik eksplisit maupun implisit aktor-
aktor di dalamnnya. Kimberley process certification scheme (KPCS) merupakan
salah satu bentuk rezim internasional yang mengatur masalah perdagangan berlian
untuk mencegah terjadinnya konflik berlian. Berlian menjadi sumber pendanaan
konflik perang saudara di berbagai negara khusunya Afrika. Namun, rezim KPCS
tidak efektif dalam menyelesaikan konflik berlian
APLIKASI MULTIMEDIA PEMBELAJARAN KIMIA UNTUK SEKOLAH MENENGAH PERTAMA KELAS VII
Seiring dengan telah bergesernya paradigma dalam bidang pendidikan pengajaran dari
teacher-oriented menuju student-oriented yang secara tidak langsung akan menuntut
tersedianya fasilitas belajar mandiri yang menarik bagi siswa, untuk itu diperlukan adanya
latihan dan fasilitas yang memadai. Pesatnya perkembangan teknologi informasi sekarang ini
apabila diaplikasikan dalam bidang pendidikan pengajaran tentu akan membawa
perkembangan pada teknik pendekatan terhadap proses, mekanisme, strategi dan metode
belajar mengajar di sekolah. Penggunaan berbagai media pembelajaran tersebut diharapkan
membuat pembelajaran menjadi lebih menarik, efisien dan efektif. Berdasar pertimbangan
diatas maka dibentuklah aplikasi multimedia pembelajaran kimia untuk kelas Sekolah
Menengah Atas kelas VII.
Dalam pembangunan sistem yang digunakan adalah metode pengembangan
multimedia. Aplikasi ini memberikan informasi tentang pembelajaran kimia untuk Sekolah
Menengah Pertama berupa teks, suara, gambar, dan animasi sehingga siswa dapat belajar
sendiri dengan mudah.
Perangkat lunak yang digunakan adalah Adobe Flash dengan bahasa pemograman
menggunakan Action Script. Aplikasi ini sangat interaktif dan dapat digunakan sebagai alat
bantu dalam aplikasi multimedia pembelajaran kimia untuk Sekolah Menengah Pertama kelas
VII.
Kata kunci : Pembelajaran, Pengembangan multimedia, Adobe Flas