Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta

UPN (Universitas Pembangunan Nasional) Veteran Yogyakarta: Institutional Repository
Not a member yet
    7373 research outputs found

    PENERAPAN METODE INDUKSI POLARISASI UNTUK IDENTIFIKASI MINERAL LOGAM DI DAERAH “ABIMANYU” KABUPATEN SUKAMARA, PROVINSI KALIMANTAN TENGAH

    Get PDF
    Telah dilakukan penelitian dengan Metode Geolistrik Induksi Polarisasi Kawasan Waktu konfigurasi Dipole-dipole.di daerah “Abimanyu”, Kabupaten Sukamara, Provinsi Kalimantan Tengah. Penelitian ini dilakukan Tujuan penelitian ini untuk mengetahui keterdapatan mineral logam khususnya bijih besi di bawah permukaan berdasarkan nilai resistivitas dan chargeabilitas batuan. Lintasan pengukuran metode induksi polarisasi pada penelitian ini berjumlah 10 lintasan, 8 lintasan dengan panjang 500 m arah lintasan N 90 0 E, 2 lintasan dengan panjang 300 m arah lintasan N 0 0 E dan spasi pengukuran 25 m. Pengolahan data yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan beberapa macam software, yaitu Res2Dinv, Surfer 10 dan Rockwork 15. Hasil dari pengolahan data Induksi Polarisasi didapatkan penampang 2D true resistivity dan chargeabilitas untuk mengetahui keberadaan mineral logam pada setiap lintasan, peta 3D true resistivity dan chargeability untuk mengetahui kedalaman serta persebaran mineral logam pada daerah penelitian. Dari hasil interpretasi mineral logam di daerah penelitian nilai chargeabilitasnya >150 msec. Dari data 10 lintasan daerah penelitian mineral logam terdeteksi pada kedalaman yang berbeda – beda, tetapi secara umum mineral logam berada pada kedalaman 10m, 20 m, 40 m, 50 m dan 60 m. Di daerah penelitian penyebaran mineral logam hanya bersifat spot – spot. Kata Kunci : Induksi polarisasi, chargeabilitas, mineral logam. A research using method geoelectric Time Domain Induction Polarization Dipoledipole configuration in “Abimanyu” area, Sukamara Regency, Central Kalimantan Province. The aim of this research is to recognize the metal minerals especially iron ore in the subsurface resistivity and chargeabilitas value of the rock. Measurement line IP Method of this research contents 10 lines, 8 lines with length 500m line direction N 900 E, 2 lines with length 300m line direction N 00 E and measurement space 25m. The data processing of this research used some softwares, those are Res2Dinv, Surfer 10 dan Rockwork 15. The results of the data processing induced polarization true 2D resistivity section obtained and chargeabilitas to determine the presence of metallic minerals in each trajectory, true 3D map resistivity and chargeabilitas to know the depth and distribution of metallic minerals in the study area. From the results of interpretation of metallic minerals in the study area chargeabilitasnya value> 150 msec. From the data, 10 lines in the research area of the metal mineral was detected in the different depth,but generally metal mineral in the depth 10m, 20 m, 40 m, 50 m and 60 m. Spreading of the metal mineral in the research was only locally. Keywords: Induction polarization, chargeabilitas, metallic mineral

    PENGARUH KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL TERHADAP KEPERCAYAAN KARYAWAN DIMEDIASI HUBUNGAN ATASAN BAWAHAN DAN DAMPAKNYA TERHADAP PERILAKU EKSTRA PERAN SERTA KINERJA KARYAWAN DI DINAS KEBUDAYAAN PROVINSI DIY

    Get PDF
    SATRIO NOERHANDAR ADITYO. Pengaruh Kepemimpinan Transformasional Terhadap Kepercayaan Karyawan Dimediasi Hubungan Atasan Bawahan dan Dampaknya Terhadap Perilaku Ekstra Peran serta Kinerja Karyawan Di Dinas Kebudayaan Provinsi DIY. (Dibimbing Oleh Dr. Muafi, SE, M.Si dan Drs. Karyono, MM.). Tujuan dari penelitian ini untuk menguji dan menganalisis pengaruh signifikan antara: kepemimpinan transformasional (KT) terhadap kepercayaan karyawan (K), hubungan atasan-bawahan (HAB) terhadap kepercayaan karyawan (K), kepercayaan karyawan (K) terhadap perilaku ekstra peran (PEP), kepercayaan karyawan (K) terhadap kinerja (KN), dan hubungan atasan-bawahan (HAB) memediasi pengaruh kepemimpinan transformasional (KT) terhadap kepercayaan karyawan (K). Penelitian dilakukan pada Dinas Kebudayaan Provinsi DIY yang berlokasi di Jl. Cendana No.1 Yogyakarta.Pengambilan data dilakukan pada bulan Desember 2012 sampai Februari 2013. Metode pengambilan data dilakukan dengan Kuesioner (daftarpernyataan), dan selanjutnya diolah menggunakan alat bantu (software) PLS. Hasil analisis mendapat pengaruh dengan t-hitung 8,7308 antara (KT) terhadap (K). (HAB) terhadap (K) sebesar 1,894. (K) terhadap (PEP) sebesar 6,854, dan (K) terhadap (KN) sebesar 5,802 dengan nilai t-tabel sebesar 1,960. Sedangkan untuk (HAB) memediasi pengaruh (KT) terhadap (K) didapatkan koefisien jalur (t-hitung) sebesar 0,046 dengan t-tabel sebesar 0,2737. Hasil tersebut menyatakan bahwa apabila t-hitung > t-tabel maka pengaruhnya signifikan. Kata kunci: kepemimpinan transformasional, kepercayaan, hubungan atasan bawahan, perilaku ekstra peran, kinerja, PL

    PENGARUH IMPLEMENTASI TOTAL QUALITY MANAGEMENT ( TQM ) TERHADAP KINERJA MANAJERIAL PADA BANK PERKREDITAN RAKYAT ( BPR ) DI KABUPATEN KLATEN

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh implementasi total quality management ( TQM ) terhadap kinerja manajerial pada Bank Perkreditan Rakyat ( BPR ) di Kabupaten Klaten. Sampel dalam penelitian ini adalah pimpinan cabang dan manajer. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 38 responden. Model analisis yang digunakan analisis regresi berganda. Temuan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi TQM yang meliputi: kualitas proses, manajemen sumber daya manusia, rencana strategi kualitas, informasi dan analisis yang semakin baik mampu membawa peningkatan pada kinerja manajerialnya. Namun, secara parsial kualitas proses dan rencana strategi kualitas kurang mampu meningkatkan kinerja manajerial. Kata Kunci: implementasi TQM, kinerja manajerial, jasa perbankan

    HOW GOVERNMENT INVOLVEMENT AND NON MARKET CAPABILITY AFFECT THE ORGANISATIONS’ PERFORMANCE? A THEORETICAL REVIEW

    Get PDF
    Non-market capability is important because the company capabilities have been considered not optimal in improving company performance, especially companies operate in an environment with high government control or corporations whose produce public products or services. This article was developed with reference to the contingency theory to assess the suitability of government involvement, resources, strategy and performance. Key words: The involement of the government, resources, non market capability and performanc

    LINGKUNGAN KERJA SEBAGAI VARIABEL MODERASI ANTARA PENGARUH MOTIVASI DAN GAYA KEPEMIMPINAN TERHADAP KINERJA KARYAWAN DI PT. INTAN SEJATI KLATEN

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui dan menganalisis pengaruh motivasi dan gaya kepemimpinan terhadap kinerja karyawan di PT. Intan Sejati Klaten, dan 2) mengetahui dan menganalisis pengaruh lingkungan kerja sebagai variabel moderasi antara pengaruh motivasi dan gaya kepemimpinan terhadap kinerja karyawan di PT. Intan Sejati Klaten. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan PT. Intan Sejati Klaten sebanyak 230 orang. Dari populasi ini akan ditarik sampel yang akan digunakan dalam penelitian ini sebagai responden. Teknik penarikan sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling. Dengan menggunakan rumus Slovin maka dapt diketahui jumlah sampel yaitu 70 orang. Metode analisis yang digunakan oleh penulis adalah Regrresi Linear Berganda dan Moderated Regression Analysis (MRA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Motivasi dan gaya kepemimpinan yang dialami oleh karyawan berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan PT. Intan Sejati. 2) Lingkungan kerja sebagai variabel moderasi mampu memperkuat pengaruh motivasi dan gaya kepemimpinan terhadap kinerja karyawan. Kata Kunci: Lingkugan Kerja Berwawasan Hijau, Motivasi, Gaya Kepemimpinan, Kinerja

    RANCANGAN SISTEM PENYALIRAN TAMBANG PADA AKHIR PENAMBANGAN DI BLOCK CENTRAL KAWI PT. MARUNDA GRAHA MINERAL, MURUNG RAYA PROVINSI KALIMANTAN TENGAH

    Get PDF
    Lokasi penambangan Batubara PT. Marunda Graha Mineral di Blok Central Kawi akan memasuki tahap akhir penambangan. Pada akhir penambangan akan dilakukan kegiatan reklamasi yaitu reboisasi atau penghijauan kembali pada lahan-lahan bekas tambang, untuk mendukung kegiatan ini diperlukan sistem penyaliran tambang guna mempertahankan kondisi kerja yang aman. Sumber utama air tambang pada lokasi penambangan adalah air hujan yang langsung masuk ke dalam tambang dan air limpasan. Berdasarkan analisis data curah hujan dari tahun 2005-2010, ditentukan intensitas curah hujan rencana sebesar 90,14 mm/jam, sementara itu curah hujan rencana dari hasil statistik diketahui 260 mm/hari. Dengan menggunakan periode ulang hujan selama 3 tahun dan resiko hidrologi sebesar 91,22 % Untuk Mengendalikan arah aliran air agar tidak keluar langsung dari daerah penambangan Blok Central Kawi menuju daerah sekitar penambangan, maka dibuat saluran terbuka pada catchment area penambangan dengan dimensi yang berbeda menuju kolam pengendapan. Bentuk saluran yang direncanakan adalah trapesium. Dimensi saluran terbuka yang dirancang adalah sebagai berikut: a. Saluran Terbuka 1 : a = 1 m; b = 1 m; B = 2 m; h = 1 m, b. Saluran Terbuka 2 : a = 1 m; b = 1 m; B = 2 m; h = 1 m, c. Saluran Terbuka 3 : a = 0,6 m; b = 0,6 m; B = 1 m; d = 0,5 m, d. Saluran Terbuka 4 : a = 1 m; b = 0,8 m; B = 1,9 m; d = 0,8 m, e. Saluran Terbuka 5 : a = 1 m; b = 1 m; B = 2 m; d = 1 m, f. Saluran Terbuka 6 : a = 0,9 m; b = 1 m; B = 2 m; d = 1 m, g. Saluran Terbuka 7 : a = 1 m; b = 1 m; B = 2 m; d = 1 m, h. Saluran Terbuka 8 : a = 0,8 m; b = 1 m; B = 1,9 m; d = 0,8 m, dan dilengkapi dengan dua gorong-gorong untuk menghubungkan saluran 1 dan saluran 2, serta menghubungkan saluran 8 yang melewati jalan tambang yang masing-masing berdiameter 1,2 m. Kolam pengendapan yang akan digunakan sebanyak 4 kolam pengendapan, dimana dua kolam pengendapan sudah tersedia, yaitu kolam pengendapan 1 dan kolam pengendapan 4, untuk dimensi kolam pengendapan 2 dan 3 belum tersedia, maka direncanakan untuk Kolam Pengendapan 2 memiliki dimensi : Luas = 1620 m 2 , kedalaman = 4 m, Panjang = 180 m, lebar = 9 m, volume = 6480 m 3 . Sedangkan Kolam Pengendapan 3 memiliki dimensi Luas = 1647 m 2 , Kedalaman = 4 m, Panjang = 183 m, Lebar = 9 m, Volume = 6588 m . Pengerukan material padatan untuk Kolam Pengendapan 1 dilakukan setiap 94 hari sekali. Kolam Pengendapan 2 dilakukan setiap 47 hari sekali. Kolam Pengendapan 3 dilakukan setiap 47 hari sekali. Kolam Pengendapan 4 dilakukan setiap 373 hari sekali.

    PENGARUH SIKAP DAN NORMA SUBYEKTIF TERHADAP MINAT BELI SEPEDA MOTOR MEREK KAWASAKI NINJA 250 R DI KOTA YOGYAKARTA

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sikap dan norma subyektif terhadap minat beli Sepeda Motor Merek Kawasaki Ninja 250 R di Kota Yogyakrata. Kuesioner, sampel yang digunakan sebanyak 100 responden. Pemilihan sampel menggunakan metode non probability sampling dengan teknik purposive sampling. Alat analisis dalam penelitian ini adalah dengan analisis regresi berganda dengan menggunakan program SPSS. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Sikap dan norma subyektif mempunyai pengaruh simultan terhadap minat beli konsumen Kawasaki Ninja 250 R di Yogyakarta. Hal ini dapat diartikan, jika sikap dan norma subyektif meningkat, maka minat beli konsumen Kawasaki Ninja 250 R di Yogyakarta juga akan mengalami peningkatan. Sikap dan norma subyektif mempunyai pengaruh secara parsial terhadap minat beli konsumen Kawasaki Ninja 250 R di Yogyakarta. Hal ini dapat diartikan, jika sikap dan norma subyektif meningkat, maka minat beli konsumen Kawasaki Ninja 250 R di Yogyakarta juga akan mengalami peningkatan . Nilai koefisien beta variabel norma subyektif terhadap perilaku yang paling besar dibandingkan nilai koefisien beta variabel sikap, sehingga norma subyektif terhadap perilaku yang dominan dalam mempengaruhi minat beli. Kata kunci : sikap, norma subyektif dan mi nat beli konsume

    OPTIMASI PRODUKSI SUMUR-SUMUR YANG TERKUMPUL DI BLOCK STATION “X” LAPANGAN “Y” DENGAN MENGGUNAKAN SIMULATOR PIPESIM

    Get PDF
    Lapangan “Y” terletak ± 160 km sebelah barat kota “T”, Ibu Kota Provinsi “Z”, yang memiliki 6 sumur Electric Submersible Pump (ESP) dan 13 sumur Gas Lift. Dalam pengoperasian sumur-sumur Gas Lift diperlukan kompresor untuk penginjeksian gas ke dalam sumur. Di Lapangan “Y” terdapat 3 kompresor, namun hanya 1 kompresor yang dapat beroperasi dengan baik. Kurangnya kompresor yang beroperasi mengakibatkan kurang optimalnya proses injeksi gas ke sumur-sumur Gas Lift sehingga potensi produksi pada masing-masing sumur menjadi rendah. Hal tersebut menjadi alasan perlu dilakukannya optimasi pada sumur-sumur Gas Lift dengan mengubah metode produksinya menggunakan pompa ESP. Optimasi sumur-sumur yang terkumpul di Block Station “X” Lapangan “Y” dilakukan dengan simulator Pipesim 2003. Sumur-sumur yang akan dilakukan optimasi, yaitu sumur OV-04, OV-10, OV-30, OV-34, OV-35, OV-36 dan OV-37. Sebelum melakukan optimasi, dilakukan proses matching dengan single branch model agar sesuai dengan kondisi aktual untuk mengetahui potensi produksi dari masing-masing sumur yang akan dilakukan optimasi. Setelah proses matching, kemudian dilakukan design ESP di masing-masing sumur pada network model. Untuk melakukan design ESP, diperlukan penentuan target laju alir yang diinginkan, Pump Setting Depth (PSD), pemilihan jenis pompa dan jumlah stage yang dibutuhkan. Hasil produksi dari masing-masing sumur yang telah dilakukan optimasi adalah pada sumur OV-04 sebesar 62,496 BOPD, sumur OV-10 sebesar 74,748 BOPD, sumur OV-30 sebesar 115,158 BOPD, sumur OV-34 sebesar 28,481 BOPD, sumur OV-35 sebesar 80,257 BOPD, sumur OV-36 sebesar 68,519 BOPD dan sumur OV-37 sebesar 66,273 BOPD. Total produksi dari optimasi sumursumur tersebut sebesar 495,934 BOPD dengan gain sebesar 324,484 BOPD dan persentase peningkatannya sebesar 65,429%

    PENGARUH KOMITE AUDIT, UKURAN PERUSAHAAN, DAN PERTUMBUHAN PERUSAHAAN TERHADAP KUALITAS LABA

    Get PDF
    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh komite audit, ukuran perusahaan dan pertumbuhan perusahaan terhadap kualitas laba. Komite audit diukur menggunakan jumlah anggota komite audit, ukuran perusahaan diukur dengan logaritma natural total aset, pertumbuhan perusahaan diukur menggunakan penjualan tahun ini dikurangi penjualan tahun lalu dibagi dengan penjualan tahun lalu, dan kualitas laba diukur menggunakan arus kas operasi dibagi dengan penjualan dikurangi dengan beban operasi. Penelitian ini menggunakan sampel perusahaan manufaktur selama tahun 2009-2011 dengan menggunakan metode purposive sampling. Data yang digunakan diperoleh dari laporan keuangan lengkap perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI. Terdapat 102 perusahaan selama tahun 2009-2011 yang memenuhi kriteria. Metode analisis yang digunakan dalam peneli tian ini adalah analisis regresi berganda. Hasilnya menunjukkan bahwa komite audit, ukuran perusahaan dan pertumbuhan perusahaan mempengaruhi kualitas laba. Pada penelitian selanjutnya diharapkan menggunakan sampel penelitian dari populasi semua sektor industri yang ada dalam pasar modal, serta memperluas periode pengamatan, sehingga hasil penelitian dapat mereprentasikan hasil yang lebih luas. Kata Kunci : Komite Audit, Ukuran Perusahaan, Pertumbuhan Perusahaan, Kualitas Lab

    KAJIAN GEOTEKNIK PIT 2 WARA DESIGN 2012 PT. ADARO INDONESIA KECAMATAN TANTA KABUPATEN TABALONG PROPINSI KALIMANTAN SELATAN

    Get PDF
    PT. Adaro Indonesia berdiri pada 11 November 1982, yang beroperasi dibawah Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B) dengan memberikan hak untuk menambang batubara di dua Kabupaten, yaitu Kabupaten Tabalong dan Kabupaten Balangan, Provinsi Kalimantan Selatan. PT. Adaro Indonesia merupakan perusahaan tambang batubara yang menerapkan sistem tambang terbuka untuk kegiatan penambanganannya. Salah satu tambang terbuka PT. Adaro Indonesia adalah Pit 2 Wara. Kegiatan penambangan dengan metode tambang terbuka ini akan mengalami perubahan geometri lereng, sehingga menimbulkan ketidakstabilan lereng. Untuk itu perlunya dilakukan analisis kestabilan lereng pada design 2102 yang dibuat berdasarkan rancangan untuk bulan Juni 2012. Kondisi geologi dan geoteknik Pit 2 Wara terdiri dari 3 jenis litologi yaitu sandstone, mudstone dan coal dan disisipi oleh carbonaceous mudstone. Pada sandstone tingkat pelapukannya sedang serta tinggi, mudstone tingkat pelapukannya sedang, dan coal dipermukaan tingkat kekuatannya relatif sedang, tetapi dibawah permukaan berdasarkan tingkat kekuatan batuannya termasuk batubara yang memiliki tingkat kekuatan yang kuat. Standar FK yang digunakan yaitu, 1,3. Analisis pada aktual topografi Juni 2012 dan design 2012, menggunakan section 06. Berdasarkan hasil analisis kesetimbangan batas Morgenstern-Price dengan kriteria keruntuhan Hoek & Brown. Pada lereng tunggal secara keseluruhan aman untuk low wall menggunakan tinggi 16 m dan sudut kemiringan 25 0 serta high wall menggunakan tinggi 16 m dan sudut kemiringan 30 0 , kecuali sandstone dengan kode LS3A low wall dan sandstone dengan kode US3 high wall FK<1,3 (tidak aman). Pada analisis kestabilan lereng keseluruhan (overall) aktual topografi Juni 2012, yang analisisnya berdasarkan kondisi jenuh dan kering terhadap low wall serta high wall FK >1,3 (aman), sehingga tidak perlu dilakukan rancangan ulang (redesign). Kemudian, hasil analisis kestabilan lereng keseluruhan (overall) design 2012 pada low wall dalam kondisi kering dan high wall kondisi jenuh wall FK > 1,3 (aman). Tetapi, low wall dalam kondisi jenuh FK<1,3 (tidak aman), sehingga perlu dilakukannya rancangan ulang (redesign). Kegiatan penunjang kestabilan lereng yang digunakan adalah perbaikan lereng, penanganan air tanah dan melakukan kegiatan pemantauan terhadap lereng Kata kunci : Lereng, metode kesetimbangan batas, geometri lereng, nilai faktor keamana

    6,886

    full texts

    7,373

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    UPN (Universitas Pembangunan Nasional) Veteran Yogyakarta: Institutional Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇