Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta
UPN (Universitas Pembangunan Nasional) Veteran Yogyakarta: Institutional RepositoryNot a member yet
7373 research outputs found
Sort by
STRATEGI PENCITRAAN CCY (CBR CLUB YOGYAKARTA) DALAM MENINGKATKAN CITRA POSITIF PASCA BEREDARNYA ISU KRIMINALITAS GENG MOTOR DI MASYARAKAT YOGYAKARTA
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pencitraan CCY di dalam meningkatkan citra sebagai sebuah komunitas motor yang mempunyai kegiatan positif dan jauh dari kegiatan yang dilakukan oleh geng motor. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian kualitatif yang mencoba mengungkap hal-hal yang dilakukan oleh organisasi ini untuk meningkatkan citra mereka di dalam masyarakat Yogyakarta, melalui kegiatan yang mereka jalankan. Hasil dari penelitian ini adalah menemukan Strategi pencitraan sebagai strategi yang digunakan oleh CCY untuk meningkatkan citra mereka. Dalam strategi ini CCY melakukan dua kegiatan, yaitu bakti sosial dan penerapan safety riding bagi semua anggotanya dengan media penghubungnya yaitu secara langsung dan media massa seperti Motorplus serta media online seperti Sportku.com, otomotif.net maupun sosial media facebook dan twitter yang CCY buat sebagai penyampaian pesan yang bisa mendapatkan respon dari masyarakat sehingga CCY mendapatkan citra positifnya yang membuat komunitas CCY dibedakan dengan Geng motor yang banyak diberitakan oleh media mass
SISTEM PAKAR BERBASIS WEB MENENTUKAN RAMUAN HERBAL PADA PENYAKIT KULIT MENGGUNAKAN CERTAINTY FACTOR
Seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kesehatan, pemanfaatan bahan-bahan alami semakin mendapat perhatian. Salah satu bahan alami yang dapat menyembuhkan suatu penyakit adalah ramuan herbal. Dengan menggunakan ramuan herbal tidak ada efek samping yang didapat karena ramuan herbal terbuat dari bahan yang alami. Karena itu banyak orang yang mencari tahu tentang pengertian herbal dan kandungan atau manfaat herbal dalam menyembuhkan penyakit. Penyakit yang menyerang manusia belakangan ini berbagai macam jenisnya, salah satunya penyakit kulit. Penyakit kulit biasanya menyerang masyarakat karena masyarakat kurang menjaga kebersihan lingkungan. Penyakit kulit banyak jenisnya dan sangat mudah menyerang manusia yang kurang menjaga kebersihan lingkungan. Karena itulah diperlukan pendeteksian secara dini agar memberikan kemudahan bagi user untuk mengetahui jenis obat herbal apa saja yg cocok untuk mengobati penyakit kulit tersebut.
Metode pengembangan sistem yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pengembangan sistem pakar yang meliputi tahap penilaian keadaan, koleksi pengetahuan, perancangan, tes, dokumentasi. Sistem dirancang menggunakan Knowledge Base. Pembuatan aturan dengan menggunakan metode representasi pengetahuan dengan Kaidah Produksi. Metode Inferensi yang digunakan menggunakan Metode Forward Chaining. Sistem ini juga dilengkapi dengan metode Certainty Factor (CF) yang berfungsi untuk mengatasi ketidakpastian dalam pengambilan keputusan. Sistem pakar ini juga dibuat berdasarkan peninjauan wawancara langsung dengan seorang pakar dimana bentuk dari aplikasi ini seorang user memilih gejala-gejala yang terjadi pada penyakit kulit manusia dan kemudian akan diproses dan akan menghasilkan kesimpulan berupa penyakit kulit. Bahasa pemrogramanan yang digunakan PHP, HTML, CSS, JavaScript, dan MySQL sebagai media penyimpanannya.
Melalui sistem pakar ini user dapat mendiagnosa jenis penyakit kulit berdasarkan gejala yang dimasukkan oleh user. Hasil diagnosa dapat berupa jenis penyakit, yang dilengkapi dengan nilai kepastian, solusi dan pengobatan. Sistem ini juga mempunyai kemampuan untuk menambah, mengedit dan menghapus gejala penyakit, serta mempunyai fitur informasi penyakit kulit yang berguna bagi pengunjung
PENGARUH BUDAYA ORGANISASI, KARAKTERISTIK INDIVIDU, GAYA KEPEMIMPINAN DAN MOTIVASI PETERNAK TERHADAP KINERJA PENGGUNAAN BANSOS (Studi Pada Kelompok Tani Sapi Perah Di Kecamatan Pakem)
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis budaya organisasi, gaya kepemimpinan, karakteristik individu dan motivasi peternak berpengaruh langsung dan tidak langsung terhadap kinerja penggunaan Bansos pada kelompoktani sapi perah di kecamatan Pakem. Metode yang digunakan dalam penelitian ini penelitian adalah diskriptif dari studi kasus dengan jenis data primer. Model analisis yang digunakan adalah analisis jalur. Variabel-variabel dalam penelitian ini meliputi budaya organisasi pengurus, gaya kepemimpinan pengurus, karakteristik individu pengurus, dan motivasi peternak terhadap kinerja penggunaan Bansos. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya organisasi pengurus, karakteristik individu pengurus, gaya kepemimpinan pengurus dan motivasi peternak berpengaruh langsung dan tidak langsung terhadap kinerja penggunaan Bansos. Budaya organisasi pengurus berpengaruh positip dan signifikan pada motivasi peternak tetapi tidak signifikan pada kinerja penggunaan Bansos, karakteristik individu pengurus berpengaruh positip dan signifikan pada motivasi peternak tetapi tidak signifikan pada kinerja penggunaan Bansos, gaya kepemimpinan pengurus berpengaruh positif dan signifikan pada kinerja penggunaan Bansos tetapi tidak signifikan pada motivasi peternak, dan motivasi peternak berpengaruh positif dan signifikan pada kinerja penggunaan Bansos.
Kata kunci : budaya organisasi, gaya kepemimpinan, karakteristik individu, motivasi peternak
dan kinerja penggunaan Banso
IDENTIFIKASI DAN PEMANFAATAN MINERAL IKUTAN PADA LAPANGAN PANAS BUMI PT. GEO DIPA ENERGI, DIENG, KECAMATAN BATUR, KABUPATEN BANJARNEGARA DAN WONOSOBO, PROVINSI JAWA TENGAH
PT. Geo Dipa Energi adalah suatu perusahaan panas bumi yang melakukan kegiatan usaha menghasilkan panas bumi sebagai pembangkit listrik panas bumi yang berada di dataran tinggi Dieng. Panas bumi adalah sumber energi panas yang terkandung di dalam air panas, uap air, batuan bersama mineral ikutan dan gas yang secara genetik semuanya tidak dapat dipisahkan dalam suatu sistem panas bumi. Panas bumi adalah merupakan sistem hidrothermal, dan mineral-mineral ubahan yang umumnya terbentuk adalah mineral lempung, kalsit/karbonat, klorit, pirit, oksida besi, kuarsa sekunder, anhidrit, gypsum, ilit, zeolit dan epidot. Selain mineral ubahan tersebut mineral yang umum ditemukan pada panas bumi adalah silika, seng, strotium, rubidium, lithium, potasium, magnesium, timah hitam, mangan, tembaga, boron, perak, tungsten, emas, secium, dan barium. Maka dari itu, perlu dilakukan pengidentifikasian pada mineral ikutan panas bumi dan dimanfaatkan dengan metode Sampling, sehingga dapat dijadikan salah satu acuan kebijakan pengelolaan mineral ikutan di lapangan panas bumi
Adapun hasil penelitian dapat mengetahui jenis batuan yang terdapat pada pemboran ( core ) , antara lain: Hasil pemerian pada 10 conto batuan dapat disimpulkan bahwa batuan di daerah ini umumnya merupakan batuan andesit piroksin dengan urat oksida, andesit terubah lemah, andesit piroksin, andesit piroksin terubah lemah, andesit terubah dengan urat kuarsa, bertekstur vitrofiritik dan piroklastik dengan butir sangat halus, disusun oleh plagioklas, piroksen, muskovit dan mineral opaq pada masa dasar gelas. Sedangkan hasil pengamatan mineralgrafi conto batuan menunjukan mineral yang dominan adalah pirit dan hydrous pirit, yang mengisi retakan dan tersebar pada batuan.
Hasil penelitian pada slurry dan slurry gel umumnya menunjukkan kandungan Ag, Au, Cd, Cu, Zn, SiO2, Pb, Hg, Ti, Fe dan Nd. Hasil penelitian ini menunjukkan nilai yang signifikan yaitu 1 conto kandungan SiO2 yang mencapai 67,70 % pada beberapa conto.
Kandungan SiO2 pada conto slurry dan slurry gel terdapat setiap sumur, di bandingkan dengan kandungan lainnya, selain itu kandungan lain yang lebih memperlihatkan nilai signifikan selain SiO2 adalah Fe ( Besi ) mencapai 21546 ppm pada sumur 7, Ti ( Titanium ) mencapai 18232 ppm pada sumur 28, Zn ( Seng ) mencapai 8021,62 ppm pada sumur 7, Cu ( Tembaga ) mencapai 2688,88 ppm dan Pb ( Timbal ) mencapai 2213,25 ppm pada sumur 7.
Setiap sumur produksi yang diteliti rata-rata dapat menghasilkan SiO2 dengan ukuran butir 400 Mesh, dan berat jenis 2,65. Dari hasil penelitian di 3 sumur jumlah potensi SiO2 hasil kegiatan panas bumi dieng ini memiliki jumlah SiO2 setiap sumur produksinya sebesar 20,074 ton/bulan. Dan dapat dimanfaatkan untuk semen, kaca dan gelas dengan melalui proses pengolahan mineral untuk peningkatan kadar dan untuk memenuhi persyaratan konsumen lainnya
PENGARUH MOTIVASI DAN KOMITMEN ORGANISASIONAL TERHADAP PRESTASI KERJA KARYAWAN PADA PT.GAWIH JAYA (WISMILAK) YOGYAKARTA
Motivasi berpengaruh terhadap prestasi kerja karyawan. Semakin tinggi motivasi
yang dimiliki oleh karyawan dan sesuai dengan komitmen organisasional maka prestasi kerja
karyawan akan semakin meningkat.
Pada umumnya orang berpendapat bila seseorang bekerja maka imbalan atau upah
merupakan yang utama tetapi prestasi kerja juga merupakan prioritas utama karyawan yang
selalu mereka tingkatkan.
Penelitian ini dilakukan di PT. Gawih Jaya wismilak Yogyakarta,yang bertujuan
untuk mengetahui pengaruh Motivasi dan Komitmen organisasional terhadap prestasi kerja
karyawan. Responden dalam penelitian ini berjumlah 104 orang, dimana responden adalah
para karyawan PT. Gawih Jaya wismilak. Alat analisis yang dipakai adalah menggunakan
Regresi Linear Berganda dan Pengujian hipotesis (uji F dan uji T).
Hasil penelitian ini adalah membuktikan bahwa Motivasi dan Komitmen
organisasional memiliki pengaruh yang signifikan terhadap prestasi kerja karyawan.
Kata Kunci : Motivasi,Komitmen organisasional dan Prestasi kerja
ANALISIS STRATEGI MARKETING PUBLIC RELATIONS PT. BANK RAKYAT INDONESIA ( PENGGUNA KARTU BRIZZI Yogyakarta
ANALISIS USAHA DAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI KELOMPOK PEMBUDIDAYA UDANG GALAH (Macrobrachium rosenbergii de Man) DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA
ABSTRACT
SUPANTO. Analysis of Feasibility and Production Factors That have an
Effects to Production The Business of Galah Shrimp Farmers Group
(Macrobrachium rosenbergii de Man) in DIY. Under the guide SITI SYAMSIAR
and JUARINI.
This study aims to determine the feasibility and production factors that
affects the production of Galah Shrimp in the business of enlarging the group of
farmers in the Yogyakarta Special Region is based on the period of December
2012.
This research uses descriptive method, site selection is done in the
Yogyakarta Special Region 12 farmers groups galah shrimp with enlargement
attempt using census method and investigated fully. The relationship between
factors of production and production were analyzed using Cobb Douglass
production function type with linear regression analysis natural logarithm.
The results showed that the enlarged business Galah Shrimp on a group of
farmers in the Yogyakarta Special Region feasible. Business risks Galah Shrimp
magnification, high and significant factor of production is feed and fry stocking
density, while high land and place no real effect until the level of 95%.
Keywords: feasibility,business risk, factors of production, enlarging Galah
Shrimp
ABSTRAK
SUPANTO. Analisis Usaha dan Faktor-faktor Yang Mempengaruhi
Produksi Kelompok Pembudidaya Udang Galah (Macrobrachium rosenbergii de
Man) di Daerah Istimewa Yogyakarta. Dibimbing oleh SITI SYAMSIAR dan
JUARINI.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan usaha dan faktorfaktor
produksi yang berpengaruh terhadap produksi usaha pembesaran udang
galah pada kelompok pembudidaya di Daerah Istimewa Yogyakarta berdasarkan
periode bulan Desember tahun 2012.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif, pemilihan lokasi dilakukan
di Daerah Istimewa Yogyakarta terhadap 12 kelompok pembudidaya usaha
pembesaran udang galah dengan menggunakan metode sensus dan diteliti secara
lengkap. Hubungan antara faktor produksi dan hasil produksi dianalisis dengan
menggunakan fungsi produksi tipe Cobb Douglass dengan analisis regresi linear
logaritma natural.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha pembesaran udang galah pada
kelompok pembudidaya di Daerah Istimewa Yogyakarta layak diusahakan. Risiko
usaha pembesaran udang galah, tinggi dan faktor produksi yang berpengaruh
adalah pakan dan padat tebar benur, sedangkan luas kolam dan tinggi tempat tidak
berpengaruh sampai dengan taraf kepercayaan 95%.
Kata kunci : Kelayakan, risiko usaha, faktor produksi, usaha pembesaran udang
galah
STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN PT. TRAKTOR NUSANTARA DALAM MENINGKATKAN PENJUALAN (Study Deskriptif Strategi Komunikasi Pemasaran Divisi Material Handling PT. Traktor Nusantara Jakarta Timur dalam Meningkatkan Penjualan Forklift Toyota)
Persaingan bisnis berskala global semakin ketat, maka diharapkan perusahaan
seperti industri dan distributor PT. Traktor Nusantara Jakarta Timur melakukan
terobosan-terobosan terbaik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi
komunikasi pemasaran PT. Traktor Nusantara Jakarta Timur dalam meningkatkan
penjualan Forklift Toyota. Metode penelitian yang digunakan adalah metode
penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian diperoleh dari sumber primer
dan sumber sekunder. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara,
observasi, dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan kerangka pemikiran model
komunikasi pemasaran dan bauran komunikasi pemasaran. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa strategi yang digunakan PT. Traktor Nusantara Jakarta Timur
dalam meningkatkan penjualan menggunakan strategi advertising, sales promotion,
personal selling, public relation, dan direct marketing. Dalam temuan penelitian ini,
strategi komunikasi pemasaran yang memiliki potensi besar dalam meningkatkan
penjualan adalah dengan personal selling karena dianggap mampu menimbulkan
feedback langsung terkait penjualan alat berat Forklift Toyota. Di samping itu PT.
Traktor Nusantara Jakarta Timur melalui motto yakni “Partner in Progress”
memiliki tujuan untuk maju dan berkembang bersama dengan mitra bisnisnya
(konsumen). Hal ini dilakukan agar perusahaan lebih dikenal dan dipercaya di hati
konsumen, sekaligus sebagai media promosi dalam menjaring konsumen guna
meningkatkan penjualan terhadap produk barang dan jasa perusahaan
EVALUASI REKLAMASI PADA LAHAN BEKAS ENDAPAN TAILLING BERBASIS PENILAIAN KEBERHASILAN REKLAMSI
PTFI merupakan perusahaan yang bergerak dibidang pertambangan mineral yang berada
pada lima kecamatan yaitu kecamatan tembagapura, kecamatan kuala kencana, kecamatan
mimika timur, kecamatan mimika timur jauh, kecamatan mimika baru. Penambangan
mengandung mineral tembaga, emas, dan perak, dimana pada proses produksi pengolahan bijih
akan menghasilkan limbah yang disebut dengan tailing. PTFI mengaliri limbah tailing melalui
aliran sungai yang sekarang telah menjadi endapan lama. Kegiatan PT FreePort Indonesia
Penelitian bertujuan untuk menganalisis pedoman penyusunan rencana reklamasi
sebagaimana tercantum dalam Peraturan Menteri, menganalisis peruntukan lahan reklamasi
padalahan bekas endapan tailing, mengidentifikasi factor-faktor penghambat, menentukan
tingkat pertumbuhan tumbuh tanaman.
Metode yang akan digunakan dalam menentukan tingkat keberhasilan berdasarkan
Permen ESDM No.18 tahun 2008 dan Permen Kehutanan RI No: P.60/Menhut-II/2009 yaitu
dengan menggunakan metode survey, studi referensi, skoring dan bobot, analisis. Untuk
mengetahui data kuantitatif dan kualitatif secara pasti dengan analisis peta studio.
Dari hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa Tingkat Keberhasilan Reklamasi sudah
berjalan baik > 80 atau dengan bobot nilai 88 dari tahun 2011-2012.
Kata Kunci : Reklamasi, Tailing, Pedoma
GEOLOGI DAN KONTROL SEDIMENTASI TERHADAP POLA SEBARAN LAPISAN BATUBARA DAERAH SUO SUO DAN SEKITARNYA, KECAMATAN SUMAY, KABUPATEN TEBO, PROVINSI JAMBI
Lokasi penelitian terletak pada wilayah kuasa penambang
Sarko Bungo Sedayu Daerah Suo Suo dan sekitarnya, Kecamatan Sumay, Kabupaten
Tebo, Provinsi Jambi. Lokasi pemetaan terletak pada pada koordinat
2
= 13,74 ha, skala 1 : 14500.
Metodologi yang dilakukan dalam penelitian ini terdiri dari 3
Berdasarkan aspek-aspek geomorfologi yang disebutkan oleh modifikasi Van
Zuidam
Stratigrafi daerah telitian terdiri dari empat satuan batuan dari tua ke muda
yakni Satuan Batupasir-1 Talangakar yang diendapkan di lingkungan transitional
lower delta plain, berumur Oligosen Akhir – Miosen Akhir. Kemudian
diendapkannya Satuan Batulanau Talangakar yang diendapkan di lingkungan
transitional lower delta plain berumur sama yaitu Oligosen Akhir – Miosen Akhir,
terendapkan selaras dengan satuan di bawahnya. Kemudian diendapkannya Satuan
Batupasir-2 Talangakar yang diendapkan di lingkungan transitional lower delta plain
berumur sama yaitu Oligosen Akhir – Miosen Akhir, terendapkan selaras dengan
satuan di bawahnya. Satuan endapan alluvial, berumur Holosen merupakan endapan
darat yang memiliki fragmen lepas berukuran kerakal hingga lempung.
Pola sebaran batubara daerah telitian berarah barat laut - tenggara, dimana
semakin kearah tenggara sebaran batubara semakin menghilang. Dari perhitungan
data permukaan sumber daya total seam A sebesar 2686.125 Ton, seam B sebesar
5021.64 Ton. perhitungan data bor sumber daya batubara seam A sebesar 342.212
Ton, seam B sebasar 4157.738 Ton, dan seam C sebesar 6416.2296Ton