Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta
UPN (Universitas Pembangunan Nasional) Veteran Yogyakarta: Institutional RepositoryNot a member yet
7373 research outputs found
Sort by
KONTROL GEOMORFOLOGI DAN PETROLOGI TERHADAP LATERISASI ENDAPAN NIKEL DESA MOLORE DAN LAMERURU KECAMATAN LANGGIKIMA KABUPATEN KONAWE UTARA PROVINSI SULAWESI TENGGARA
Daerah telitian secara geografis terletak pada koordinat UTM zona 51S antara 418.500mE – 422.00mE dengan 9.630.500mN-9.635.500mN, secara administratif terletak pada desa Molore dan Lameruru, Kec.Langgikima, Kab. Konawe Utara, Prov. Sulawesi Tenggara. Bentuk lahan daerah telitian terdiri dari 5 satuan bentuk lahan yaitu bentuk lahan perbukitan berlereng curam ( S1 ) , bentuk lahan dataran ( S2 ) , bentuk lahan pantai ( M1 ) , bentuk lahan teluk ( M2 ) , dan tubuh sungai ( F1 ) . Stratigrafi daerah telitian dari batuan yang tua ke muda sebagai berikut : satuan peridotit, satuan konglomerat Pandua, dan satuan alluvial. Dari analisis kekar dan bidang sesar didapati 2 sesar yaitu sesar Molore dengan nama Normal Right Slip Fault, dan sesar pancuran bernama Reverse Right Slip Fault.
Cadangan Terukur Pit Molore A6 sebanyak 3.892.473MT sedangkan cadangan terukur Pit Lamururu ( A3 ) sebanyak 17.715.265MT. Padaluasan yang sama sebesar 22 Ha Cadangan Terukur Nikel di A6 Molore jauh lebih kecil dibandingkan dengan cadangan di A3 Lameruru. Hal ini menggambarkan bahwa laterisasi di Pit A6 Molore tidak berkembang bagus bila dibandingkan dengan laterisasi di Pit A3 Lameruru, hal ini dipengaruhi faktor bentuk lahan dimana bentuk lahan di Pit A6 Molore berupa perbukitan berlereng curam, sedangkan Pit A3 Lameruru bentuk lahannya dataran
EVALUASI DIRECTIONAL DRILLING BUILD AND HOLD TYPE PADA SUMUR “ DI PT. PERTAMINA PROGRAM STUDI TEKNIK PERMIYAKAN FAKULTAS TEKNOLOGI MINERAL UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL “VETERAN” i TRAJECTORY DAN SURVEY X-1” STRUKTUR “Y” EP REGION JAWA FIELD JATIBARANG
Latar belakang dari Evaluasi Trajectory dan Survey Directional Drilling
Build dan Hold Type pada Sumur “X-1” Struktur “Y” di PT. Pertamina EP Region
Jawa Field Jatibarang adalah karena adanya beberapa Faktor yang mempengaruhi
kemiringan dan arah lubang bor sehingga terjadi perbedaan atau penyimpangan
antara perencanaan pemboran berarah dengan saat dilakukannya pemboran
berarah tersebut. Beberapa Faktor tersebut adalah Faktor formasi, Faktor
mekanis/peralatan yang digunakan selama operasi pemboran berlangsung dan
Faktor mekanisme kerja saat menggunakan perlatan tersebut.
Metode perencanaan pemboran berarah dan perhitungan hasil survey
pemboran berarah untuk penelitian ini adalah Metode Minimum of Curvature.
Penggunaan Metode Minimum of Curvature dianggap lebih akurat dibandingkan
dengan beberapa Metode lainnya seperti Tangential, Balanced Tangential, Angle
Averaging dan Radius of Curvature. Dari kelima metode tersebut, Metode
Tangential yang memiliki keakuratan rendah. Metode Radius of Curvature dan
Metode Minimum Curvature memiliki keakuratan yang tinggi. Banyak
perusahaan yang menggunakan Metode Minimum Curvature. Metode Tangential,
Metode Balanced Tangential dan Metode Average Angle masing-masing
menggunakan perhitungan yang berdasarkan Trigonometry pada segitiga.
Hasil-hasil yang didapat dari Evaluasi ini adalah mengetahui
penyimpangan yang terjadi pada perencanaan awal dengan setelah dilakukannya
pemboran, mengetahui Parameter-Parameter dalam Directional Drilling dan BHA
(Bottom Hole Assembly) yang mempengaruhi penyimpangan. Pada saat
aktualisasi, pencapaian target mengalami penyimpangan. Penyimpangan ini
bergeser ke arah timur dan utara (pada grafik Trajectory Horizontal) dan semakin
ke kiri dan kebawah (grafik Trajectory Vertical). Jarak perbedaan antara target
pada aktualisasi dan pada saat direncanakan berada pada kisaran 10m pada grafik
Trajectory Vertical (True Vertical Depth (m) vs Vertical Section (m)) dan 1.5m
pada grafik Trajectory Horizontal (Northing (m) vs Easting (m))
PERENCANAAN KEBUTUHAN BAHAN BAKU MENGGUNAKAN LINEAR PROGRAMMING (Studi kasus: Roti dan Kue Bu Tatik, Bantul - Yogyakarta)
Toko Roti dan Kue Bu Tatik merupakan suatu usaha mikro, kecil dan
menengah yang bergerak dalam bidang industri makanan. Usaha tersebut
bersifat make to stock dan membutuhkan bahan baku utama yaitu tepung terigu,
gula pasir, telur, dan margarin. Keempat bahan baku tersebut tidak dapat
disimpan dalam jangka waktu yang lama, karena memiliki waktu kadaluarsa yang
relatif singkat. Sehingga memerlukan perhitungan yang lebih spesifik dalam
melakukan perencanaan kebutuhan bahan baku.
Pemenuhan kebutuhan bahan baku diperoleh berdasarkan peramalan
permintaan bahan baku yang dilakukan sebagai gambaran akan tingkat
permintaan bahan baku yang harus disediakan oleh perusahaan setiap bulannya.
Dengan menggunakan cara tersebut, akan meminimalisir dampak kekurangan
maupun kelebihan bahan baku setiap periode. Karena keterbatasan modal yang
dimiliki, pihak perusahaan telah mengalokasikan budget dalam jumlah tertentu
untuk pembelian bahan baku. Hasil optimal penentuan kuantitas bahan baku
setiap periode diperoleh dari output software WinQSB dengan metode linear
programming.
Total biaya persediaan yang akan dikeluarkan oleh perusahaan adalah,
untuk periode Juli 2012 sebesar Rp. 132.357.670,00. Untuk periode Agustus 2012
sebesar Rp. 132.488.020,00 dan periode September 2012 sebesar Rp.
132.641.640,00 dengan ukuran unit optimal untuk tiap jenis bahan baku yaitu,
untuk periode Juli 2012 gula pasir sebesar 2708 kg, tepung terigu sebesar 1806
kg, telur sebesar 4771,02 kg, dan margarin sebesar 1145 kg. Periode Agustus
2012 gula pasir sebesar 2711 kg, tepung terigu sebesar 1807 kg, telur sebesar
4776 kg, dan margarin sebesar 1146 kg. Periode September 2012 gula pasir
sebesar 2714 kg, tepung terigu sebesar 1809 kg, telur sebesar 4782 kg, dan
margarin sebesar 1147 kg.
Kata kunci : peramalan, persediaan, linear programmin
GEOLOGI DAN ANALISIS FASIES PENGENDAPAN PADA BATUPASIR “SKD” FORMASI BALIKPAPAN LAPANGAN “NTY” CEKUNGAN KUTAI KALIMANTAN TIMUR BERDASARKAN DATA LOG SUMUR DAN DATA CUTTING
Objek penelitian adalah Lapangan “NTY” yang merupakan salah satu daerah operasi PT. Pertamina EP, yang terletak di bagian timur Cekungan Kutai daerah Sangatta, Kalimantan Timur. Waktu pelaksanaan selama dua minggu, terhitung mulai tanggal 5 Maret 2012 – 18 Maret 2012.
Analisis fasies reservoir dilakukan untuk memberikan informasi geologi yang realistis dari suatu reservoir berupa distribusi dan geometri dari reservoar. Informasi distribusi dan geometri ini dapat digunakan sebagai dasar penentuan arah pengembangan lapangan selanjutnya. Informasi yang diperlukan untuk mengetahui distribusi dan geometri reservoir yaitu intepretasi lingkungan pengendapan dan ketebalan reservoir. Interpretasi lingkungan pengendapan dianalisis dari elektrofasies dari pola log sumur di daerah penelitian.
Dari data biostratigrafi yang telah dianalisis oleh peneliti terdahulu, dapat dilihat bahwa Batupasir “SKD” berdasarkan zonasi menurut Taat Purwanto berumur N10-N13, dimana pada skala waktu geologi termasuk dalam Kala Miosen Tengah. Pada Batupasir “SKD” Lapangan “NTY” terdapat dua fasies pengendapan, yaitu fasies Distributary channel, dan fasies Mouth-bar. Penentuan fasies ini didasarkan pada interpretasi pola elektrofasies pada kurfa gamma ray. Berdasarkan interpretasi dan melihat secara teliti Batupasir “SKD” pada Lapangan “NTY” maka penulis menggunakan model endapan fasies pengendapan yang telah dikemukakan oleh Allen dan Chamber (1998).
Dari hasil analisis data cutting, elektrofasies dan peta ketebalan fasies, dapat diinterpretasikan bahwa Batupasir “SKD” diendapkan pada lingkungan delta dengan arah pengendapan dari Barat Laut ke Tenggara
DAMPAK PROGRAM CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (CSR) PT. INALUM DI KABUPATEN ASAHAN 2003 - 2011
ABSTRAK
PT.Inalum merupakan salah satu perusahaan patungan
antara Indonesia dengan 12 konsorsium Jepang yang
bekerjasama dalam peleburan Aluminium dengan menggunakan
potensi air Danau Toba yang terletak di Sumatra Utara.
PT.Inalum tergerak dalam miningkatkan program CSR untuk
kesejahtraan masyarakat yang berada di sekitar
perusahaan. Meskipun program CSR yang berada di sekitar
perusahaan semakin meningkat namun keadaan perekonomian
yang berada di sekitar perusahaan masih ada saja
masyarakat yang berada di sekitar perusahaan belum
mendapatkan bantuan dari PT.Inalum. Tujuan penelitian
adalah: 1) agar PT.Inalum dalam mendukung kemajuan
masyarakat yang berada di Kabupaten Asahan lewat
aktifitas eksploritasinya.2) Serta bertujuan untuk dapat
mengetahui program CSR dari PT.Inalum di bidang
pendidikan dan kesehatan untuk kesejahteraan kabupaten
asahan dan sekitarnya.
Hasil penelitian PT.Inalum Dampak dari program CSR
di bidang kesehatan juga sangat dirasakan oleh
masyarakat. Program yang diberikan seperti mendirikan
posyandu, pengobatan gratis dan donor darah memberikan
dampak yang positif, karena adanya CSR di bidang
kesehatan telah meningkatkan kesehatan
masyarakat.Secara tidak langsung program ini telah
membantu ekonomi masyarakat sekitar dimana masyarakat
tidak perlu mengeluarkan biaya yang banyak untuk
pendidikan anaknya maupun biaya kesehatan.Namun disi
lain penerapan program ini belumlah optimal hal ini
disebabkan karena belum meratanya penerapan program CSR
didaerah sekitar PT INALUM.
Kata kunci: Corporate Social Responsibility, Sosial
Ekonomi Masyarakat, pembangunan Ekonomi Lokal
EVALUASI PENENTUAN HARGA POKOK PRODUKSI SARUNG TANGAN GOLF DENGAN METODE JOB ORDER COSTING (Studi kasus pada PT.BUDI MANUNGGAL)
ABSTRAK
Informasi mengenai biaya pokok produksi merupakan salah satu jenis informasi yang penting bagi manajemen untuk tujuan penentuan harga jual pengendalian biaya, penilaian prestasi, dan pengambilan keputusan. Harga pokok produksi yang tidak akurat akan menyebabkan kesalahan dalam pengambilan keputusan terhadap produk yang diproduksi. PT Budi Manunggal adalah perusahaan yang menggunakan cara perhitungan biaya yang didasarkan pada kapasitas produksi rata-rata, sehingga hasil perhitungannya tidak akurat
Perusahaan ini menerapkan sistem produksi make to order, maka metode perhitungan yang tepat adalah menggunakan metode job order costing. Metode ini menganalisis harga berdasarkan biaya yang dikeluarkan setiap order pekerjaan. Cara perhitungannya yang pertama adalah mengelompokan bahan baku, tenaga kerja dan overhead pabrik berdasarkan setiap produk pesanan, yang kedua menghitung biaya bahan baku, biaya tenaga kerja dan biaya overhead pabrik yang digunakan setiap produk pesanannya, yang ketiga menjumlahkan semua biaya berdasarkan data biaya yang digunakan setiap produk pesanannya.
Perhitungan yang dilakukan dengan metode job order costing menunjukkan HPP sebesar 16.87 untuk produk Callaway, dan 10.6 untuk produk Aerocool, 12.64 untuk produk TourX. Dengan selisih biaya rata-rata 7.33 untuk produk Aerocool dan produk Tour X, lebih besar $ 7.32 untuk produk Callaway jika dibandingkan dengan perhitungan sebelumnya. Hal tersebut akan mmengurangi laba perusahaan sebelumnya, tetapi laba yang diperoleh ini adalah laba bersih yang sebenarnya (lebih akurat).
Kata kunci : Harga Pokok Produksi, Job Order Costin
PENGUKURAN BRAND AWARENESS PROGRAM STUDI ILMU ADMINISTRASI BISNIS FISIP UPN “VETERAN” YOGYAKARTA (Studi Pada Siswa SMA Muhammadiyah 3 Yogyakarta)
Oleh Muhammad Syafitri Gunawan, Nomor Mahasiswa 152070079,
Program Studi Ilmu Administrasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik,
Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta. Judul
“Pengukuran Brand Awareness Program Studi Ilmu Administrasi Bisnis
FISIP UPN “Veteran” Yogyakarta (Studi pada Siswa SMA
Muhammadiyah 3 Yogyakarta)”,2012. Dosen Pembimbing : Bapak
Humam Santosa.U. S.Sos.M.AB dan Ibu Rosalia Dwi Fadma T.J.
S.Sos.M.Si.
Pentingnya meneliti Brand Awareness, karena awareness merupakan
aset yang dapat memberikan nilai tersendiri dimata pelanggannya. Aset
yang dikandungnya dapat membantu pelanggan atou calon konsumen
dalam menafsirkan, memproses, dan menyimpan informasi yang terkait
dengan produk dan merek tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui berada diposisi mana tingkat kesadaran akan program studi
Ilmu Administrasi Bisnis. Penelitian ini beracuan pada kerangka
pemikiran A Aker tentang tingkat Brand Awarenes yaitu Unaware of Brand,
Brand Reconition, Brand Recall, dan Tof of Mind.
Tipe penelitian yang digunakan adalah Deskriptif, yaitu jenis
penelitian yang hanya menggambarkan, meringkas berbagai kondisi dan
stimulasi yang ada. Metode penelitian yang digunakan adalah dengan
menggunakan kuisioner, yaitu pengumpulan data yang dilakukan dengan
memberi daftar pertanyaan kepada responden. Populasi dalam penelitian
ini adalah siswa kelas XI-IPS SMA Muhammadiyah 3 Yogyakarta. dari
populasi tersebut didapat sampel sebanyak 30 responden.
Hasil penelitian mengenai tingkat kesadaran merek terhadap
Program Studi Ilmu Administrasi Bisnis adalah bahwa dari 30 responden
Top of Mind menjadi posisi pertama dalam benak konsumen. Dengan
demikian jurusan Administrasi Bisnis UPN “veteran Yogyakarta
merupakan jurusan yang paling diingat responden
Kata kunci : Brand Awarenes
PENGARUH MEKANISME CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERBANKAN KONVENSIONAL YANG GO PUBLIC DI BURSA EFEK INDONESIA(BEI): (Periode 2007-2011)
Penelitian ini menjelaskan hubungan antara corporate governance dengan
kinerja keuangan pada perusahaan perbankan.Indikator yang dipakai untuk
menjelaskan corporate governance dalam penelitian ini terdiri dari Ukuran Dewan
komisaris, Komisaris independen, Kepemilikan institusional, Dewan direksi,
Jumlah Komite Audit, dan Ukuran Perusahaan(size).
Metode analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda, karena
sesuai dengan tujuan penelitian yaitu untuk menganalisis pengaruh variabel
independen terhadap variabel dependen.Sampel yang digunakan dalam penelitian
ini adalah seluruh perusahaan perbankan konvensional yang terdaftar di Bursa
Efek Indonesia (BEI) tahun 2007-2011.Untuk menentukan sampel pilihan
digunakan metode purposive sampling. Dengan menggunakan metode ini maka
didapatkan 16 perusahaan perbankan yang akan dijadikan sebagai sampel dalam
penelitian ini.
Dari hasil pengujian hipotesis dalam penelitian ini, menujukan bahwa
dewan komisaris, komisaris independen,kepemilikan institusional, komite audit
tidak signifikan terhadap kinerja keuangan perusahaan perbankan.Hasil penelitian
ini juga menunjukkan dewan direksi dan ukuran perusahaan berpengaruh
signifikan terhadap kinerja keuangan perusahaan perbankan.
Kata Kunci: Corporate Governance, Return On Asset (ROA), size, Kinerja
Keuangan Perusahaan Perbankan
PERAN INTERNATIONAL TROPICAL TIMBER ORGANIZATION TIMUR (ITTO) DALAM KERANGKA UPAYA PELESTARIAN CENDANA DI PROPINSI NUSATENGGARA TIMUR (NTT)
Cendana adalah tanaman endemik yang tumbuh di Indonesia,
khususnya di Provinsi NTT. Cendana merupakan hasil hutan yang
dapat menghasilkan minyak atsiri dengan aroma yang harum dan
khas. Disamping itu cendana mempunyai nilai ekonomis yang tinggi
dan memiliki cakupan pemanfaatan dalam skala nasional dan
internasional. Bagi Provinsi NTT sendiri, cendana merupakan aset
bernilai dalam keberlangsungan ekonomi Provinsi NTT. Tercatat
sejak tahun 1980-an hingga 1991-1992, kontribusi hasil cendana
sebagai sumber pendapatan asli daerah
International Tropical Timber Organizatio
ANALISIS KELAYAKAN USAHA TERNAK PENGGEMUKAN SAPI POTONG (Studi kasus pada kelompok ternak “ndawung manunggal “ di desa Tegaltirto, Kec. Berbah Kab. Sleman)
Result of this research show that : 1. The Beef Cattle Fattening business of “Ndawung Manunggal” is feasible; 2. Net present value of simulations : in output price fell 10% and input price fixed, output price rose 20% and input price fixed.input price rose 20% and output price fixed.so that the Of Beef Cattle Fattening business towards the price change at first, second and third simulations is feasible, the other side at simulations input price rose 20% and output fixed, so that a Beef Cattle Fattening is not feasible.
Keywords : Business Feasibility,Beef Cattle Fattening, Sensitivity Analysi