Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta

UPN (Universitas Pembangunan Nasional) Veteran Yogyakarta: Institutional Repository
Not a member yet
    7373 research outputs found

    ANALISIS KESTABILAN LERENG PADA RANCANGAN DISPOSAL SWD-2 PT. JEMBAYAN MUARABARA KECAMATAN TENGGARONG SEBERANG, KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA, PROVINSI KALIMANTAN TIMUR

    Get PDF
    PT. Jembayan Muarabara merupakan salah satu perusahaan penambangan Batubara yang terletak di desa Separi Kecamatan Tenggarong Seberang, Kabupaten Kutai Kertanegara, Propinsi Kalimantan Timur dan memiliki areal kuasa penambangan yang dibagi dalam 4 wilayah. Pada tahun 2013 sasaran produksi Batubara sebesar 8 Juta Ton/tahun, sehingga diperlukan suatu timbunan yang mempunyai volume besar. Permasalahan yang ada adalah adanya lumpur dibawah disposal SWD-2 dan rancangan tinggi timbunan material akan mencapai elevasi 85 m dpl. Adanya lumpur di dasar timbunan dapat menggangu kestabilan lereng timbunan. Pada ketinggian yang tetap, overal slope harus dibuat lebih landai agar lereng timbunan disposal dapat lebih stabil, tetapi daya tampung dari timbunan akan berkurang. Analisis kestabilan lereng pada rancangan disposal SWD-2 dilakukan pada 4 sayatan yaitu sayatan A, B, C, dan D. Hasil analisis kestabilan lereng disposal SWD-2 untuk keadaan saat ini, kondisi lereng masih dalam keadaan stabil pada sayatan A,C,dan D. Pada sayatan B kondisi lereng tidak stabil karena adanya lumpur dibawah dasar timbunan. Hasil analisis kestabilan lereng pada rancangan disposal SWD-2 berdasarkan design PT. Jembayan Muarabara, kondisi lereng tidak stabil pada bagian Barat sayatan A dan sayatan B dengan nilai FK < 1,2. Letak longsoran busur pada sayatan A sebelah Barat sangat dalam, sehingga nilai w atau berat timbunan itu semakin besar juga, akibatnya gaya penggeraknya lebih besar dari pada gaya penahan. Pada sayatan B disebabkan adanya material lumpur dibawah timbunan, berat timbunan yang ada tidak dapat ditahan oleh gaya kohesi lumpur dan material timbunan. Baik pada sayatan C dan D, kondisi lereng stabil dengan nilai FK > 1,2 karena gaya penggeraknya lebih kecil dari pada gaya penahan. Perubahan geometri pada sayatan C dan D untuk mendapatkan nilai faktor keamanan yang mendekati 1,2 sehingga diharapkan volume timbunan bertambah. Perubahan geometri lereng dilakukan untuk mendapatkan nilai FK yang lebih besar dari 1,2 pada sayatan A dan B atau nilai FK mendekati 1,2 pada sayatan C dan D. Adapun rekomendasi upaya penunjang mempertahankan kestabilan lereng yaitu: perbaikan geometri, penanganan air permukaan dengan saluran air, stabilitas dengan menggunakan vegetasi berupa tanaman kacangkacangan yang tumbuh merambat (arachis hypogeae L) dan pemantauan lereng timbunan dengan survey optic. v ABSTRACT PT. Jembayan Muarabara is one of the coal mining company located in the village of Separi sub-district Tenggarong the other side district Kutai Kertanegara, province East Kalimantan and having the power of its mining divided in four municipalities. In 2013 targets the production of coal at 8 million tons per year, so required a heap that has a large volume. The existing problems is the presence of mud helpdown disposal SWD-2 and design high heap of material will reach elevation 85 m dpl. The mud at the bottom of the heap can be offended the stability of the slope of the drift. At a steady altitude, overal slope must be made more to slope gently sloping heap disposal could be more stable, but a capacity of heaps will be reduced. Analysis of the stability of the slopes in the draft disposal SWD-2 done on 4 section is an section A, B, C, and D. The results of an analysis of the stability of the slope disposal SWD-2 for the circumstances at this moment, the condition of a slope are in a stable at an section A, C, and D. In an section B the condition of a slope unstable due to the mud under the bottom of the heap. The results of an analysis of the stability of the slopes in the draft disposal SWD-2 based on design PT. Jembayan Muarabara, the condition of a slope unstable on the Western part section A and B with an section FK< 1,2. The avalanche of the bows of the section of a West side was very deep so that the w or weight of the heaps the bigger also, as a result the style of moving larger than to a style of anchoring. In an section B induced the presence of material under a heap, heavy heap of which there is no can be held by a style of cohesion mud and material heap. Either on an section C and D, the condition of a slope stable with the value of FK>1,2 for the style of moving smaller than to a style of anchoring. Change geometry in an section C and D to obtain the value of the safety approximating 1,2 it is expected that the volume of heaps of increasing. Change the geometry of a slope done to gain value FK greater than 1.2 in an section A and B or value FK approaching 1,2 on an section C and D. The recommendation supporting efforts to maintain stability slope, namely: the improvement of geometry, surface water management with a channel for water, stability by the use of vegetation in the form of leguminous plants growing vines (Arachis Hypogeae L), and monitoring slope heap with a survey optic. v

    PERANCANGAN ULANG MEJA FOTO (TABLE TOP) MENGGUNAKAN PENDEKATAN QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT DENGAN MEMPERTIMBANGKAN ASPEK ERGONOMI (Studi Kasus di Studio Foto Kuantan Yogyakarta)

    Get PDF
    Proses pemotretan produk yang dilakukan oleh fotografer yang bernama Misbachul Munir dengan menggunakan meja foto (table top)Excell seri A1membutuhkan waktu yang cukup lama untuk proses perakitan awal meja foto (table top) sebelum mulai digunakan. Sehingga waktu pemotretan menjadi lama dan tidak efisien. Menggunakan meja foto (table top) Excell seri A1 ini membuat fotografer sangat terbatas ruang geraknya untuk menentukan sudut pemotretan. Tujuan dari penelitian ini adalah membuat meja foto (table top) baru yang lebih efektif dan efisien sesuai dengan keinginan fotografer. Pendekatan yang digunakan untuk perancangan ulang meja foto (table top) ini yaitu dengan menggunakan pendekatan Quality Function Deployment (QFD) dengan mempertimbangkan aspek ergonomis. Penggunaan Quality Function Deployment (QFD) pada penelitian ini diharapkan dapat mengembangkan meja foto (table top) yang sudah ada, sehingga dapat memenuhi kebutuhan fotografer dengan menerjemahkan keinginan fotografer tersebut kedalam karakteristik mutu. Hasil dari penelitian dengan menggunakan Quality Function Deployment (QFD) adalah meja foto (table top) desain baru. Meja foto (table top) desain baru menggunakan pipa pvc sebagai bahan rangka meja foto (table top) serta T dan L knee sebagai penyambung pipa. Pengunci lembar arcrilic yang sebelumnya menggunakan scrup diganti dengan clipper oval. Penggunaan T dan L knee sebagai penyambung pipa serta clipper oval untuk penjepit lembar arcrilic membuat proses perakitan meja foto (table top) menjadi sangat cepat karena tidak menggunakan banyak scrup lagi sebagai pengunci. Perancangan ulang meja foto (table top) ini mebuat waktu pemotretan lebih efisien dan memberikan ruang gerak yang lebih bagi fotografer untuk menetukan sudut pemotretan. Kata kunci: Meja Foto (Table Top), QFD, Efisiens

    ANALISIS PENGARUH PRAKTEK TOTAL QUALITY MANAGEMENT (TQM) TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN DAN KINERJA BISNIS Studi Pada Sentra Industri Makanan Di Srandakan, Bantul

    Get PDF
    Globalisasi menyebabkan perusahaan-perusahaan saling bersaing untuk mendapat perhatian dari konsumen di pasar. Salah satu kunci untuk memperoleh keunggulan daya saing adalah dengan penerapan praktek TQM, namun keberhasilan penerapan praktek TQM masih beragam. Tujuan dari penelitian ini adalah: (1) Menganalisis pengaruh praktek TQM terhadap kepuasan konsumen; (2) Menganalisis pengaruh praktek TQM terhadap kinerja bisnis; (3) Menganalisis pengaruh kepuasan konsumen terhadap kinerja bisnis. Penelitian dilakukan pada sentra industri makanan di Srandakan, Bantul. Pengambilan data dilakukan pada bulan Desember 2013. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer. Metode analisis menggunakan analisis path. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa (1) Terdapat pengaruh signifikan antara praktek TQM terhadap kepuasan konsumen; (2) Terdapat pengaruh signifikan antara praktek TQM terhadap kinerja bisnis; (3) Terdapat pengaruh signifikan antara praktek kepuasan konsumen terhadap kinerja bisnis. Kata kunci: praktek TQM, kepuasan konsumen dan kinerja bisni

    IDENTIFIKASI PENYEBARAN MINERAL LOGAM DENGAN MENGGUNAKAN METODE RESISTIVITAS KONFIGURASI WENNER-SCHLUMBERGER DI DAERAH “OETALUS A” KABUPATEN TIMOR TENGAH UTARA PROPINSI NUSA TENGGARA TIMUR

    Get PDF
    Telah dilakukan penelitian di daerah “Oetalus A” Kabupaten Timor Tengah Utara Propinsi Nusa Tenggara Timur menggunakan metode resistivitas konfigurasi Wenner-Schlumberger untuk mengidentifikasi keberadaan mineral logam berdasarkan informasi geologi dan informasi tambang rakyat yang ada di lokasi penelitian. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi lapisan yang berpotensi sebagai lapisan yang mengandung mineral logam dan mengetahui penyebaranya dibawah permukaan. Pengambilan data resistivitas konfigurasi Wenner-Schlumberger dilakukan pada 9 lintasan yang terdiri dari 1 lintasan sebagai referensi dan 8 lintasan pengukuran sejajar dengan arah azimuth N 130 0 E. Spasi elektoda yang digunakan adalah 5 meter dengan spasi antar lintasan bervariasi antara 10-25 meter. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan perangkat lunak Res2dinv, MapInfo Professional 10.5, dan RockWorks15. Hasil interpretasi data geolistrik untuk lintasan sebagai referensi nilai resistivitas diketahui bahwa lapisan yang mengandung mineral logam adalah lapisan dengan nilai resistivitas 10-30 ohm-meter dan nilai ini menjadi patokan interpretasi selanjutnya. Litologi dengan nilai resistivitas 10-30 ohm-meter tersebut pada lokasi penelitian merupakan litologi batulempung. Pengolahan data untuk lintasan selanjutnya diketahui bahwa pada lokasi penelitian lapisan batulempung dengan kandungan mineral logam terdapat pada bagian utara sampai selatan dengan ketebalan yang bervariasi sampai ± 7 meter dengan kedalaman maksimal ± 16,9 meter. Secara keseluruhan, lapisan yang mengandung mineral logam ini mempunyai arah penyebaran timur laut – barat daya yang dapat dilihat dari lapisannya yang kemenerusannya mengarah ke barat daya. Kata kunci : resistivitas, konfigurasi Wenner-Schlumberger, referensi

    ANALISIS PENGARUH ALIRAN KAS DAN SELISIH LABA AKUNTANSI DENGAN LABA FISKAL TERHADAP PERSISTENSI LABA

    Get PDF
    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh bukti empiris mengenai Analisis Pengaruh Aliran Kas dan Selisih Laba Akuntansi dengan Laba Fiskal terhadap Persistensi Laba. Total sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 30 perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI selama tahun 2009-2011. Metode pengambilan sampel yang dipakai adalah purposive sampling. Penelitian ini menggunakan variabel dependen yaitu persistensi laba. Persistensi laba menggunakan koefisien regresi antara laba sebelum beban pajak penghasilan periode saat ini dengan laba sebelum beban pajak penghasilan periode masa depan. Variabel independen dalam penelitian ini adalah aliras kas, yakni dari aktivitas operasi dan selisih laba akuntansi dengan laba fiskal yang diproksikan dengan beban pajak tangguhan (deffered tax expense). Hipotesis alternatif penelitian ini adalah bahwa (1) aliran kas operasi berpengaruh terhadap persistensi laba, dan (2) selisih laba akuntansi dengan laba fiskal berpengaruh terhadap persistensi laba. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) aliran kas operasi berpengaruh terhadap persistensi laba, dengan nilai signifikan sebesar 0,00 < 0,05 hal ini berarti H diterima, dan (2) selisih laba akuntansi dengan laba fiskal berpengaruh terhadap persistensi laba, dengan nilai signifikan sebesar 0,026 < 0,05 hal ini berarti H1 diterima. Kata kunci: Aliran Kas Operasi, Selisih Laba Akuntansi dengan Laba Fiskal, dan Persistensi Laba

    STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN JOGJA TV DALAM MENARIK PENGIKLAN LOKAL (Program Acara Klinong-Klinong Campursari Sebagai Strategi Komunikasi Pemasaran Jogja TV dalam Menarik Pengiklan Lokal)

    Get PDF
    Siaran televisi digital di Indonesia sudah tidak dapat terelakkan lagi keberadaannya. Televisi lokal dituntut untuk mendapatkan khalayak di tenganh-tengah persaingan yang semakin kompetitif pada era penyiaran televisi digital. Oleh karena itu, televisi digital membutuhkan suatu strategi komunikasi pemasaran untuk menarik khalayak dan juga pengiklan. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Dalam pendekatan kualitatif, peneliti melakukan wawancara dan observasi secara langsung terhadap obyek yang akan diteliti. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk mendeskripsikan program acara Klinong-klinong Campursari sebagai strategi komunikasi pemasaran untuk menarik pengiklan lokal di Jogja TV sebagai obyek penelitian. Hasil penelitian program acara Klinong-klinong Campursari sebagai strategi komunikasi pemasaran dalam menarik pengiklan lokal di Jogja TV dengan menggunkan berbagai macam kegiatan promosi diantaranya beriklan pada media sendiri, media cetak (Harian Jogja dan Solopos), dan media radio (GlobalFM dan DeltaFM). Acara off air program Klinong-klinong Campursari menggunakan billboard, spanduk, dan umbul-umbul, serta memberikan potongan harga serta bonus-bonus untuk pengiklan lokal. Masalah yang timbul pada program acara Klinong-klinong Campursari ialah minimnya biaya produksi yang membatasi pembuatan acara yang menarik, hal ini dapat diatasi dengan penekanan biaya produksi dan berusaha untuk menampilkan suatu program acara yang menarik dengan biaya produksi yang minim

    PERANCANGAN SISTEM PEMANTAU SUHU PADA DRYBOX BERBASIS MIKROKONTROLER

    Get PDF
    Proses penyimpanan peralatan fotografi yang dilakukan fotgrafer saat ini menggunakan drybox yang sangat rentan menimbulkan masalah pada peralatan fotografi, yaitu penjamuran dan debu. Kerusakan pada perlatan fotografi disebabkan suhu dalam drybox yang tidak stabil. Suhu dan kelembaban di sekitar tempat penyimpanan juga sangat berpengaruh penting pada saat dilakukan penyimpanan. Biaya perbaikan peralatan yang rusak sangat tinggi, Sehingga perlu dilakukan perancangan ulang drybox. Tujuan dari penelitian ini adalah membuat drybox yang baru yang lebih efektif dan efisien dalam proses penyimpanan dan sesuai dengan keinginan fotografer. Pendekatan yang digunakan untuk perancangan ulang alat ini yaitu menggunakan pendekatan Quality Function Deployment (QFD).Penggunaan QFD pada penelitian ini diharapkan dapat mengembangkan drybox yang sudah ada sehingga dapat memuaskan fotografer dengan menerjemahkan keinginan fotografer kedalam karakteristik mutu. Hasil penelitian dengan menggunakan pendekatan QFD adalah drybox desain baru. drybox yang baru menggunakan mikrokontroler sebagai pusat system pemantau dan pengatur suhu. Perancangan ulang drybox memberikan kenyamanan dan keamanan yang lebih dan penghematan biaya perbaikan alat fotografi, sehingga dapat meningkatkan produktivitas fotografer. Kata kunci: Drybox , QFD, Mikrokontroler, Kelembaban dan Suhu

    “GEOLOGI DAN STUDI LINGKUNGAN PENGENDAPAN LAPISAN BATUBARA FORMASI LATIH DAERAH SAMBARATA, KECAMATAN GUNUNG TABUR, KABUPATEN BERAU, PROVINSI KALIMANTAN TIMUR

    Get PDF
    Daerah pemetaan secara administratif terletak di Daerah Sambarata Kecamatan Gunung Tabur, Kabupaten Berau, Provinsi Kalimantan Timur. Secara geografis berada pada koordinat UTM Zona 50, 522500 mE - 526000 mE dan 271000 mN – 273000mN. Daerah telitian termasuk dalam wilayah PT. Ithaca Resources. Luas daerah telitian dengan luas daerah telitian ± 4 x 4,5 km². Geomorfologi daerah penelitian dikelompokkan menjadi 2 satuan bentuk asal dan 3 bentuk lahan yaitu: bentuk asal struktural (S) terdiri dari satuan bentuk lahan antara lain perbukitan homoklin bergelombang kuat (S1), perbukitan homoklin bergelombang lemah (S2) dan bentuk asal fluvial berupa bentuk lahan dataran alluvial (F1).Pola pengaliran yang berkembang pada daerah penelitian adalah subdendritik. Stratigrafi daerah telitian dibagi menjadi 3 satuan batuan tidak resmi dari tua ke muda, yaitu batulempung Latih berumur Miosen Awal-Tengah. Satuan batupasir berumur Miosen Awal-Tengah dan Satuan Aluvial (Holosen – Resen). Hubungan stratigrafi Satuan batulempung Latih dengan Satuan batupasir adalah selaras, sedangkan Satuan batupasir dengan Satuan Aluvial adalah tidak selaras. Struktur geologi pada daerah telitian berupa kekar dan dari hasil analisa bernama Sesar mendatar kanan atau Right Slip Fault Lingkungan pengendapan Satuan batulempung Latih berdasarkan analisa profil yaitu bagian barat daerah telitian, terdapat sisipan fragmen oksida besi. Berdasarkan lingkungan pengendapan, dapat diintepretasikan bahwa lingkungan pengendapannya adalah Delta Front, dan pada satuan batulempung tidak ditemukan seam batubara. Satuan batuanpasir Latih berdasarkan analisa profil yaitu bagian timur daerah telitian, diendapkan di lingkungan Delta Front dengan sub lingkungan pengendapan Distributary Mouth Bar, Distributary Channel, Massiveprodeltamud. Berdasarkan nilai kalori dari analisa proksimat sample batubara (7029 % adb). menurut American Society for Testing Material (ASTM), maka batubara daerah penelitian masuk ke dalam peringkat high (tinggi), dan diendapkan pada lingkungan Marsh dan Limni

    ANALISIS GEOMETRI JALAN TAMBANG DAN DAMPAKNYA TERHADAP KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA DI FRONT HIGHWALL PT. BUMA KALIMANTAN SELATAN

    Get PDF
    ABSTRACT The study was conducted at PT. BUMA Jobsite ADARO which is administratively located in the two provinces, three regencies and thirteen districts. South Borneo Province include Tabalong regency consisting of: District Muara Harus, Murung Pundak, Upau, Tanta, Kelua, and Tanjung while Balangan regency consisting of: District Paringin, Juai, Awayan, Lampihung and Batu Mandi. In Central Borneo covering South Barito regency which includes District Kelanis, Murung Ilung, and Pasar Panas. Research refers to the geometry of the mine safety and health in front Pit Central High Wall that has increased accidents from 2010-2011. Of observation and measurement of the geometry of the mine obtained most of the way it meets the road suitability. It's just that there are parts of the road and road geometry that should be considered to support the coal mining operations of PT. BUMA Jobsite ADARO. As for some of the poor road geometry that is the width of the road in a straight line and a curve, drainage, super elevation, cross slope, as well as the safety berm. The direct impact is felt is the environment or the road becomes bumpy, curly, and perforated. The long-term impact on health and safety which resulted in equipment and labor. Impact on early failure of the equipment the equipment (tires, frame, and suspension) and an increase of the fuel used. As a result, the company's costs need to treat the condition will be higher. While the impact on the worker / operator that is associated with health problems such as back pain workers, waist, emotions become unstable, and easily tired. In this study, the geometry of the recommendations in accordance with the largest unit that is used on a road width of 28 meters straight line min, min bend road width of 36 meters, a maximum of 8% road grade, cross slope 2-3%, safety berm with a slope of 30-45 °; wide on 1 meter, height is 2.1 meters; under 3.8 meters wide, and 3-4% super elevation and drainage dimension 1 is the side length of 0.86 meters beyond the open channel; 0746 meters water depth; basic open channel width is 0.86 meters; wide over 1,724 meters open channel, and 2-dimensional drainage channel that is open long beyond the 0.62 meters; 0537 meters water depth; basic open channel width 0.62 meters, and the width of the channel is open 1:24 meters. Of the above recommendations are expected in the Front HW road conditions are getting better and reduce the rate of road accidents related to mines and reduce the harm done to the company

    KARAKTERISTIK TREMOR GUNUNG RAUNG BERDASARKAN ANALISIS SPEKTRAL DAN GERAKAN PARTIKEL

    Get PDF
    Telah dilakukan penelitian dan analisa karakteristik gempa tremor Gunung Raung masa krisis Oktober 2012 – November 2012 dengan menggunakan analisis spektral dan metode gerakan partikel. Penelitian dilakukan menggunakan data sekunder dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Bandung. Pada penelitian ini menggunakan data rekaman gempa satu komponen dan tiga komponen.Data satu komponen digunakan untuk menganalisa frekuensi gempa tremor sedangkan data tiga komponen digunakan dalam menganalisa gerakan partikel untuk mengetahui arah datang gelombang dan fase gelombang tremor G. Raung. Dari hasil penelitian dan analisis didapatkan hasil yaitu frekuensi gempa tremor berkisar antara 2,2 Hz – 3,2 Hz, hal ini menunjukkan tidak adanya perubahan yang terjadi pada sumber tremor. Puncak peak yang dominan lebih dari satu pada setiap event menunjukan sumber tremor tidak tunggal. Gerakan partikel menunjukkan adanya pencampuran antara gelombang permukaan dengan gelombang badan, dengan arah datangnya yaitu Gunung Raung. Kata kunci: seismologi, tremor, spektral, gerakan partikel, frekuens

    6,886

    full texts

    7,373

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    UPN (Universitas Pembangunan Nasional) Veteran Yogyakarta: Institutional Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇