Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta
UPN (Universitas Pembangunan Nasional) Veteran Yogyakarta: Institutional RepositoryNot a member yet
7373 research outputs found
Sort by
PEMANFAATAN ENDAPAN GYPSUM LOKAL DAERAH “X” SEBAGAI BAHAN ADITIF SEMEN PENGEBORAN
Salah satu faktor penentu keberhasilan operasi penyemenan adalah
perencanaan slurry semen. Slurry semen yang direncanakan harus disesuaikan dengan
kondisi sumur. Untuk itu, semen dasar yang sudah diklasifikasikan oleh API, perlu
diubah sifat-sifatnya agar dapat bertahan pada kondisi sumur. Pengubahan sifat-sifat
semen tersebut dilakukan dengan menambahkan bahan aditif ke dalam campuran
semen dasar. Bahan aditif yang selama ini dipakai adalah bahan-bahan yang telah
dispesifikasi oleh API dengan harga relatif mahal. Dengan alasan tersebut, maka
diperlukan usaha untuk mencari dan memanfaatkan potensi endapan bahan-bahan
lokal sebagai bahan aditif semen pengeboran, salah satunya adalah Gypsum.
Penelitian ini dilakukan pada skala laboratorium untuk menguji pengaruh
penambahan Gypsum pada slurry semen pengeboran. Pada dasar teori yang digunakan
penulis sebagai acuan penelitian dinyatakan bahwa bahan aditif Gypsum adalah aditif
jenis accelerator. Penambahan aditif Gypsum ke dalam campuran semen dasar selain
dapat mempercepat pengeringan slurry semen juga merubah sifat-sifat semen
pengeboran yang lainya.
Hasil yang didapatkan dari penelitian ini adalah Thickening Time semen dasar
semula terjadi pada menit ke-58,2 setelah ditambah dengan aditif Gypsum berubah
menjadi 60 menit, 52,9 menit, 50 menit dan 48,9 menit, menunjukkan aditif ini
mempercepat pengeringan . Sifat-sifat semen yang lain turut berubah diantaranya
adalah, Densitas naik dari 15,35 ppg menjadi 15,31 ppg, 15,38 ppg, 15,3 ppg, dan
15,42 ppg. Specific Gravity naik dari 1,84, menjadi 1,84, 1.84, 1,83 dan 1.85. Plastic
Viscocity turun dari 61 cp, menjadi 53 cp, 24 cp, 56 cp, 28 cp. Yield Point naik dari 84
lb/100ft
2
menjadi 107 lb/100ft
2
, 160 lb/100ft
2
, 139 lb/100ft
2
. Free
Water semen yang terbebas bertambah dari 1.4 ml menjadi 2 ml, 2.2 ml, 2.7 ml dan
3.5 ml. Volume filtrat yang terbebas dari semen pengeboran semula 8 ml, naik
menjadi 7 ml, 6,8 ml, 6,4 ml dan 4,8 ml. Compressive Strength berubah dari 2.976,65
psi menjadi 3.706,77 psi, 2.669,47 psi, 4.156,08 psi, dan 4.436,90 psi. Shear Bond
Stregth berubah dari 313,06 psi menjadi 363,76 psi, 595,25 psi, 1.278,68 psi, dan
1.631,42 psi.
, dan 202 lb/100ft
Menurut standar API ada beberapa batasan yaitu Free Water yang terbebas
dari slurry semen maksimal 3.5 ml dari 250 ml sampel. Volume Filtrat yang keluar
dari slurry semen maksimal 20 ml, Compressive Strength minimal adalah 500 psi, dan
Shear Bond Strength adalah 100 psi. Sampel yang memenuhi kriteria dari API dan
mempunyai komposisi terbaik adalah sampel 4 dengan 1.174 % BWOC penambahan
aditif Gypsum lokal daerah “X”. Gypsum lokal ini secara teknis dapat dimanfaatkan
sebagai bahan aditif semen pengeboran karena perubahan-perubahan sifat fisik yang
dialami slurry semen dasar memenuhi standar teknis yang ditentukan oleh API.
Penggunaan bahan aditif Gypsum lokal daerah “X” penambahannya dianjurkan
dengan komposisi 1.174 % BWOC agar didapatkan hasil yang optimal.
Kata kunci: Gypsum, aditif, semen pengeboran, aditif baru, aditif lokal
SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS UNTUK OBJEK WISATA DI JAWA BARAT DENGAN MEMANFAATKAN SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN BERBASIS ANDROID
Pada zaman sekarang mengunjungi objek wisata merupakan hal yang sering
dilakukan banyak orang, tetapi tidak sedikit yang tahu di mana tempat dan jalan yang menuju
objek wisata tersebut sehingga orang akan semakin lama tiba di lokasi. Jawa Barat
merupakan salah satu provinsi yang terdapat banyak objek wisata baik yang bersejarah
maupun tidak. Banyak tempat yang saat ini dijadikan objek wisata dan semuanya tersebar di
seluruh pelosok Jawa Barat dan hal ini sangat disayangkan jika objek wisata tersebut tidak
dipublikasikan. Oleh karena itu, perlu suatu media yang membantu menyampaikan informasi
untuk mempublikasikan mengenai keberadaan objek wisata tersebut. Salah satu media yang
sangat tepat saat ini adalah aplikasi pada android yang diharapkan dapat dijadikan sarana
untuk menunjang penyampaian informasi lokasi objek wisata melalui SIG di android.
Dalam menyampaikan informasi geografis berbasis web yang didukung dengan
sisem pendukung keputusan, metode penelitian yang digunakan dalam perancangan dan
pembuatan perangkat lunak ini adalah metode Grapple. Sedangkan untuk SPK menggunakan
metode Multi Criteria Decision Making (MCDM) yang meliputi penilaian berdasarkan
kondisi keuangan, jarak tempuh, tujuan wisata dan jenis daerah yang dikunjungi. Spesifikasi
sistem yang dibangun akan mampu menyajikan hasil tempat dari pencarian, keterangan
tempat tersebut dan menentukan apakah dengan kondisi pengunjung saat itu cocok untuk
mendatangi tempat tersebut atau tidak. Untuk input yang diperlukan adalah dengan
mengetikkan kata kunci tempat yang dimaksud serta data-data kondisi pengunjung saat itu
sehingga akan menghasilkan output berupa petunjuk dan objek dari tempat yang dituju serta
solusi dari keadaan pengunjung saat itu. Dan pada akhirnya proses pembuatan perangkat
lunak dari data dan informasi yang diperoleh akan memberikan fasilitas gambaran untuk
mempermudah seseorang dalam mengunjungi tempat wisata yang dituju.
Dengan demikian hasil yang diharapkan dapat mempermudah wisatawan dalam
menentukan tempat wisata mana yang cocok untuk dikunjungi. Melalui SIG android inilah
seseorang dapat mengetahui berita tempat-tempat pariwisata yang dapat diakses dari pelosok
bumi lain dengan mudah. Perangkat lunak SIG ini dibangun dengan menggunakan software
GoogleMap, SQLite sebagai tempat menyimpan data, Eclipse sebagai bahasa pemrograman.
Kata Kunci : Sistem Informasi Geografis, Sistem Pengambil Keputusan, objek wisata
ANALISIS PENERAPAN BALANCED SCORECARD SEBAGAI ALAT PENILAIAN KINERJA PADA HOTEL INNA GARUDA YOGYKARTA
Penelitian ini membahas mengenai pengukuran kinerja organisasi menggunakan
metode Balanced Scorecard sebagai sebuah metode yang mampu diaplikasikan ke dalam
perusahaan jasa yaitu hotel. Selama ini pengukuran kinerja hotel masih bersifat internal dan
lebih berfokus pada tujuan jangka pendek (keuangan). Oleh karena itu, pengukuran kinerja
menggunakan Balanced Scorecard (perspektif keuangan, perspektif pelanggan, perspektif bisnis
internal serta perspektif pembelajaran dan pertumbuhan) menawarkan solusi pengukuran
kinerja yang lebih menyeluruh dan komprehensif dalam suatu organisasi.
Objek penelitian ini adalah Hotel Inna Garuda Yogyakarta sebagai salah satu hotel tertua
dan merupakan hotel BUMN yang ada di Yogyakarta. Penelitian pada hotel Inna Garuda
Yogyakarta dilakukan untuk mengetahui bagaimanakah pengukuran kinerja hotel tersebut jike
menggunakan metode Balanced Scorecard dari tahun 2011-2012.
Dari hasil penelitian dengan menggunakan Balanced Scorecard, nilai rata-rata untuk
masing-masing perspektif yaitu keuangan, pelanggan, bisnis internal serta pembelajaran dan
pertumbuhan adalah cukup baik. Sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa kinerja Hotel Inna
Garuda Yogyakarta termasuk dalam kriteria baik, dengan beberapa saran dan perbaikan yang
perlu dilakukan.
Kata Kunci : Kinerja, Balanced Scorecard, Hotel Inna Garuda Yogyakart
PENGARUH KINERJA LINGKUNGAN DAN PELAPORAN KOS LINGKUNGAN TERHADAP KINERJA EKONOMI PERUSAHAAN PERTAMBANGAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui secara empiris mengenai
pengaruh kinerja lingkungan dan pelaporan kos lingkungan terhadap kinerja
ekonomi perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.
Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan pertambangan yang terdaftar di
Bursa Efek Indonesia tahun 2010-2012. Data diambil dari data BEI (Bursa Efek
Indonesia). Data kriteria PROPER diambil dari situs Kementrian Lingkungan
Hidup (www.menlh.go.id). Data pelaporan perusahaan yang diperoleh dari
www.idx.co.id. Analisis data dilakukan dengan menggunakan metode analisis
regresi.
Hasil analisis regresi berganda menunjukkan kinerja lingkungan tidak
mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap terhadap kinerja ekonomi, yang
ditunjukkan dengan nilai t sebesar -1,231 dan nilai signifikansi t sebesar 0,226
diatas tingkat signifikansi 5%. Sedangkan pelaporan kos lingkungan mempunyai
pengaruh yang tidak signifikan terhadap terhadap kinerja ekonomi. Hal ini
ditunjukkan dengan nilai t sebesar 0,292 dan nilai signifikansi t sebesar 0,078
diatas tingkat signifikansi 5%.
Kata Kunci : Kinerja Lingkungan, Pelaporan Kos Lingkungan, Kinerja Ekonomi,
Perusahaan Pertambangan, BEI
IMPROVED EDUCATION COOPRATION BETWEEN UNITED STATES OF AMERICA AND INDONESIA IN PHASE BARACK OBAMA GOVERNMENT 2010-2012
Abstract
In the global era, the role of diplomacy is not only performed only by government,
but it can do by the public, academics, NGOs and others, that's who included in
the category of public diplomacy. The events of September 11 has had a
significant impact on United States foreign policy. Foreign policy of United States
policy on terrorism into the spotlight especially among the Muslim world, and
that has made a bad image for the United States. United States as a superpower
though, using the military instrument alone is not enough to win the fight against
terrorists. United States should take action acceptable reason and soft so that it
can conquer the hearts and minds (winning the hearts and minds), especially
among the Muslim world like Indonesia, then education partnership is a foreign
policy of the United States to give effect without violence (militaristic). Obama
goverments regime has improved Education Partnership between Indonesia and
United States of America, as critical step on behalf of United States foreign policy
on “smart power”.
Keyword: Education partnership,United States Image, Terroris
UPAYA PALESTINA MENDAPATKAN PENGAKUAN SEBAGAI NEGARA PENGAMAT NON ANGGOTA DI PBB TAHUN 2012
Palestina memperjuangkan negaranya untuk mendapatkan
pengakuan sebagai negara pengamat non anggota dengan
berbagai macam cara dan dengan semangat juang yang
tinggi dari rakyat palestina dan presiden palestina
mahmoud abbas, sampai pada saat dimana Perjuangan
diplomatik bangsa Palestina di forum internasional
membuahkan hasil. Sidang Umum Perserikatan Bangsa-
Bangsa (PBB) pada tanggal 29 November 2012 sepakat
meningkatkan status Palestina sebagai negara pengamat
non-anggota dengan voting, Sebanyak 138 negara anggota
PBB mendukung, 41 negara abstain, dan 9 negara menolak.
Meski belum diakui sebagai negara anggota penuh
PBB, status yang diperoleh Palestina di PBB ini
mengandung banyak arti Palestina melakukan diplomasi
keberbagai negara anggota PBB melalui diplomasi
bilateral dan multilateral untuk mendapat dukungan
kemerdekaan dan menjadi pengamat non anggota di PBB
Palestina menggunakan dua diplomasi untuk mendapatkan
pengakuan kedaulatanya itu diplomasi bilateral dan
multilateral.
Keyword:Palestina, Negara pengamat, PBB.
APLIKASI GAME EGRANG BAMBU
ABSTRAK
Dengan adanya kecerdasan buatan dan penggunaan grafis telah melahirkan
beberapa game dan perluasan hardware komputer yang mendukung dalam suatu game,
game merupakan salah satu industri terbesar di dunia saat ini, perkembangan game begitu
pesat dari jenis yang beragam, mulai dari game yang hanya dapat dimainkan oleh satu
orang saja hingga game yang dapat dimainkan oleh beberapa orang sekaligus.
Egrang Bambut termasuk permainan tradisional Indonesia yang hampir hilang dan
tidak dikenal lagi karena adanya pengaruh permainan modern. Berkurangnya minat
permainan tradisional tersebut sebagai dampak dari perkembangan teknologi saat ini.
Untuk meningkatkan kesadaran terhadap rasa cinta budaya Indonesia terutama permainan
tradisional Jawa Egrang Bambu yang hampir menghilang tersebut perlu diupayakan
berbagai langkah, salah satu diantaranya melalui media game yang efektif, informatif dan
menarik guna sebagai upaya pelestarian kembali permainan tradisional Indonesia.
Dalam pembuatan aplikasi game ini digunakan metode pengembangan perangkat
lunak berbasis multimedia. Dalam implementasinya aplikasi game Egrang Bambu dibuat
menggunakan adobe flash professional Cs 5 dengan bahasa ActionScript 2.0
PRA RANCANGAN PABRIK VINIL ASETAT DARI ASAM ASETAT, ETILEN DAN OKSIGEN DARI UDARA KAPASITAS 80.000 TON/TAHUN
Pabrik vinil asetat dari asam asetat, etilen dan oksigen dari udara, dengan kapasitas
80.000 ton/tahun direncanakan didirikan di kavling blok F Krakatau Industrial Estate
Cilegon, Provinsi Banten dengan luas tanah sebesar 100.000 m2. Pabrik vinil asetat ini
memerlukan asam asetat sebanyak 56.089 ton/tahun yang dibeli dari PT. Indo Acidatama
Tbk, Kebakkramat, Karanganyar, Propinsi Jawa Tengah sedangkan untuk bahan baku etilen
dibutuhkan sebanyak 35.195 ton/tahun yang diimpor dari luar negeri. Pabrik dengan bentuk
badan usaha Perseroan Terbatas ini beroperasi secara kontinyu selama 330 hari dalam
setahun dan 24 jam perhari, dengan jumlah tenaga kerja sebanyak 434 orang.
Proses pembuatan vinil asetat dijalankan dalam reaktor fixed bed multitube
menggunakan katalis padat Pd (Paladium) Reaksi yang terjadi berlangsung pada suhu 120oC
tekanan 8,7 atm sampai suhu 157,4 oC tekanan 8,68 atm. Reaksi bersifat eksotermis dengan
proses non isothermal non adiabatis, sehingga perlu didinginkan menggunakan pendingin
Dowtherm A. Hasil keluaran dari reaktor berupa gas yang kemudian dilewatkan pada
kondensor untuk diembunkan, selanjutnya dialirkan ke separator untuk memisahkan gas dan
cairan, gas dialirkan ke Unit Pengolahan Lanjut (UPL). Fase cair dialirkan ke MD-01. Hasil
atas dari menara distilasi MD-01 berupa produk yang diinginkan yaitu vinil asetat yang
kemudian disimpan di tangki penyimpan produk T-03, sedangkan hasil bawah keluaran
menara distilasi MD-01 didistilasikan lagi dengan menggunakan menara destilasi MD-02
dengan hasil atas berupa konsentrasi kecil asam asetat dialirkan ke Unit Pengolahan Lanjut
(UPL), hasil bawah berupa konsentrasi besar asam asetat dialirkan sebagai recycle.
Untuk utilitas Pabrik vinil asetat membutuhkan air untuk kelangsungan proses
(pendinginan, pembuatan steam, air kantor dan sanitasi), yang diperoleh dari PT.KTI
(Krakatau Tirta Industri) sebanyak 948.355 m3/jam. Kebutuhan steam keseluruhan sebanyak
21.688 kg/jam saturated steam dengan tekanan 4,7 bar. Kebutuhan listrik sebesar 1.116,89
kW dari PLN yang dan dari generator sebagai cadangan sebesar 700 kW. Kebutuhan solar
untuk bahan bakar generator sebanyak 22,9 m3/tahun. Kebutuhan solar untuk bahan bakar
boiler sebanyak 10.098 m3/jam.
Berdasarkan hasil analisis ekonomi pabrik vinil asetat ini memerlukan modal tetap
sebesar US 35,204,081+ Rp
67.450.119.000, dan Biaya produksi sebesar U$ 73,001,499+ Rp 412.671.386.000 per tahun.
Laba sebelum pajak sebesar Rp 461.520.481.000 per tahun, dan laba sesudah pajak sebesar
Rp 214.401.744.000 per tahun. Kemampuan untuk mengembalikan modal (POT) sebelum
pajak adalah 1,8 tahun dan sesudah pajak adalah 3,2 tahun. Return on Investment (ROI)
sebelum pajak sebesar 44,9 % dan setelah pajak sebesar 20,9 %, Break Even Point (BEP)
sebesar 40,36%, Shut Down Point (SDP) sebesar 7,43%, dan Discounted Cash Flow Rate
(DCFR) sebesar 28,74%. Dengan demikian pabrik vinil asetat layak untuk didirika
KARAKTERISASI RESERVOAR KARBONAT FORMASI TONASA MENGGUNAKAN SEISMIK INVERSI MODELBASED DAN ANALISA MULTIATRIBUT NEURAL NETWORK PADA LAPANGAN “BELLADINA”, CEKUNGAN MAKASSAR SELATAN, SULAWESI SELATAN
Tonasa Formation in “Belladina” Field located in South Makassar Basin.
Dominant lithology in this formation is limestone that prospect as reservoir rock. The
objective of this research to know the characterization and reservoir prospect zone
from acoustic impedance value and total porosity value from multiattribute neural
network analysis in Tonasa Formation.
Multiattribute analysis is a method for distribute physical properties of rock
from target logs to seismic volume with atributte of data seismic and result of
inversion. Target using in this research is total porosity.
Distribution of acoustic impedance value about 17158-28445 ((ft /s)*(g/cc))
and distribution of total porosity about 10-26 %. Characterization of prospect zone
overflow acoustic impedance value about 17158 -234722 ((ft/s)*(g/cc)) and total
porosity value about 19 - 25 %.
Keywords : Tonasa Formation, Modelbased Inversion, Multiatributte Neural Network
Analysis, Carbonate Reservo
APLIKASI METODE SEISMIK INVERSI AI, ATRIBUT AMPLITUDO DAN VARIANCE UNTUK KARAKTERISASI RESERVOIR FORMASI TALANGAKAR DI LAPANGAN “X” CEKUNGAN JAWA BARAT UTARA
Lapangan “X” terletak pada cekungan Jawa Barat Utara dimana reservoir pada lapangan ini adalah batupasir. Tujuan dalam penelitian ini adalah mengkarakterisasi reservoir menggunakan metode inversi akustik Impedance (AI) model based, atribut amplitude seismik dan atribut variance.
Metode Inversi AI digunakan untuk mengetahui kondisi litologi reservoirnya, karena dalam metode inversi AI hanya terdapat parameter Vp dan ρ, sehingga hanya bisa mengidentifikasi litologi. Oleh karena itu digunakan metode atribut amplitudo dan variance untuk mengetahui keberadaan DHI dan kondisi trap struktur dari reservoir tersebut, dimana parameter dalam atribute amplitudo ini memperjelas keberadaan DHI dan variance menentukan arah struktur, sehingga informasi kehadiran hidrokarbon dapat diketahui.
Hasil penelitian pada zona target dalam penelitian ini adalah batupasir yang bersifat kompak serta mempunyai nilai AI yang tinggi. Karakterisasi menggunakan atribute variance menunjukan dua pola kelurusan sesar N-S dan NE-SW. Karakterisasi reservoir menunjukkan nilai AI sebesar 10.000 – 12000 (m/s*gr/cc) sebagai lapisan batupasir kompak. Berdasarkan atribut RMS dan reflection strength menunjukan nilai yang tinggi menunjukan indikasi Direct Hydrocarbon Index (DHI). Berdasarkan analisa upside potensial menggunakan peta time structure, analisa sesar, inversi AI dan atribut amplitudo titik sumur bor baru berada pada inline 1092 crossline 4402.
Kata kunci: Inversi AI, Atribut amplitudo, DHI, Karakterisasi reservoi