EKSAKTA - Berkala Ilmiah Bidang MIPA (E-Journal)
Not a member yet
312 research outputs found
Sort by
KARAKTERISTIK CENDAWAN DARK SEPTATE ENDOPHYTE (DSE) PADA AKAR TANAMAN JAGUNG DAN PADI
Plant roots host a variety of fungi. The association between fungi and plant roots categorized to mycorrhizal and non-mycorrhizal. One important group of non-mycorrhizal symbioses is the dark septate endophytes (DSE) that colonize plant roots and form characteristic intracellular structures–melanized hyphae and microsclerotia. Compared to better known mycorrhizal symbioses or the vertically transmitted systemic foliar endophytes, the DSE have received very little attention. So, the research was conduct to analize the characteristics of DSE in roots system of maize and rice plant. The roots sample was taken from maize and rice fields around Kuranji District, Padang. Occurance of DSE was observe by tryphan blue staining (0.05%) using digital microscope. DSE was found in 65% of the total of maize root segments observed and 30% for roots of rice plant. DSE occurs in corn roots system as brown hyphae inter-and intracellularly and dark-brown microsclerotia intracellularly. The smaller microsclerotia found in rice roots system and absorbed tryphan blue, then appeared as blue color. The melanized hyphae found in rice roots system was different with those found in maize root
KARAKTERISASI PLASTIK BIODEGRADABEL DARI LDPE-g-MA DAN PATI TANDAN KOSONG SAWIT
Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan suatu plastik biodegradabel yang dapat terurai di alam, sehingga dapat menjadi salah satu solusi dalam penumpukan sampah plastik yang sulit diuraikan oleh alam. Plastik biodegradabel yang dihasilkan dari pencampuran limbah plastik polietilena jenis Low Density Polyetylene (LDPE) dengan pati Tandan kosong Sawit (TKS) yang dimodifikasi dengan menambahkan maleat anhidrida sebagai agen pengikat silang. Untuk menghasilkan plastik biodegradabel dilakukan variasi perbandingan tertentu antara limbah LDPE, pati TKS, maleat anhidrida dan benzoil peroksida (90:10:1:1), (80:20:1:1), (70:30:1:1), (60:40:1:1). Tahapan penelitian ini melakukan ekstraksi pati dari tandan kosong sawit (TKS), preparasi serbuk plastik biodegradabel dengan metode refluks menggunakan pelarut xilena dari berbagai variasi komposisi limbah LDPE, pati TKS, maleat anhidrida, dan benzoil peroksida, pencetakkan plastik biodegradabel dengan metode kempa tekan dan karakterisasi terhadap hasil plastik biodegradabel yaitu analisa sifat mekanik dengan uji kuat tarik dan kemuluran, analisa kemampuannya terurai di alam dengan uji biodegradabel, dan analisa sifat kimianya dengan uji FTIR. Dari hasil karakterisasi dapat diperoleh kondisi optimum plastik biodegradabel yang dihasilkan Plastik biodegradabel dengan perbandingan Limbah LDPE, Pati TKS, maleat anhidrida, benzoil peroksida (60:40:1:1) yang memiliki kemampuan terurai pada tanah sampah yaitu sebesar 9,032%, harga kuat tarik 6,9410 N/m2 dan nilai kemuluran 3,1875 %, analisa sifat kimia dengan uji FT-IR menunjukan bilangan gelombang yang khas untuk ikatan antara limbah LDPE-g-MA dan Pati TKS yaitu 1165,00 cm-1 yang menunjukan gugus fungsi C-O bending