Jurnal Online - Universitas Islam Kalimantan
Not a member yet
4346 research outputs found
Sort by
PELATIHAN TATA KELOLA KEUANGAN RUMAH TANGGA ISLAMI MENGGUNAKAN APLIKASI SEBAGAI UPAYA PENGHEMATAN
This community service program aims to improve Islamic financial literacy and management through a step-by-step approach for housewives in Sebamban Village, Barito Kuala Regency. The training method begins with: 1) Conducting outreach to educate housewives on financial literacy, 2) Developing a budget plan for routine and non-routine income and expenses, 3) Creating a list of income and expenses, and 4) Evaluation by assessing the ability of the PKK women to complete the list.This training aims to help housewives or PKK leaders develop creative ideas for producing other products so they can earn their own income without relying on continuous government assistance. It is hoped that this training will improve the financial literacy of PKK women.The challenge faced is financial discipline due to the difficulty of changing habits. Therefore, the environment demands creativity and innovation to open new ways of thinking. This training can broaden the thinking horizons of PKK women and the general public
Strategi Coping Anak Broken-home dalam Menghadapi Tekanan
A broken-home refers to a family condition marked by disharmony, parental conflict, or separation that disrupts emotional stability and adaptation in children. University students from broken-home backgrounds often experience psychological pressures such as loneliness, loss of parental figures, and difficulties in regulating emotions. This study aims to describe the types of pressures encountered, the coping strategies employed, and the role of social support in helping students deal with these challenges. The research used a qualitative descriptive method. Data were collected through semi-structured interviews with four students from broken-home families. The results revealed that students used two main types of coping strategies: problem-focused coping through problem-solving efforts and seeking social support, and emotion-focused coping through self-control, reflection, and positive activities such as writing or praying. Peer support emerged as a crucial factor that strengthened resilience and promoted self-acceptance among participants. This study suggests that guidance and counseling services in higher education should focus on reinforcing adaptive coping strategies, fostering supportive social environments, and developing psychoeducational programs to enhance resilience and psychological well-being among students from broken-home families. ____________________________________________________________Keluarga broken-home merupakan kondisi di mana keharmonisan keluarga terganggu akibat konflik, perceraian, atau ketidakhadiran salah satu orang tua, yang berdampak pada kestabilan emosional dan kemampuan adaptasi anak. Mahasiswa yang berasal dari keluarga broken-home sering menghadapi tekanan psikologis seperti kesepian, kehilangan figur, dan kesulitan dalam mengelola emosi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk tekanan yang dialami, strategi coping yang digunakan, serta peran dukungan sosial dalam membantu mahasiswa menghadapi tekanan tersebut. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur terhadap empat mahasiswa dari keluarga broken-home. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa menggunakan dua bentuk strategi coping utama, yaitu problem-focused coping melalui upaya penyelesaian masalah dan pencarian dukungan sosial, serta emotion-focused coping melalui pengendalian diri, refleksi, dan kegiatan positif seperti menulis atau berdoa. Dukungan teman sebaya terbukti menjadi faktor penting yang memperkuat resiliensi dan menumbuhkan rasa penerimaan diri. Penelitian ini menyarankan agar layanan bimbingan dan konseling di perguruan tinggi lebih berfokus pada penguatan strategi coping adaptif, membangun lingkungan sosial yang suportif, serta mengembangkan program psikoedukasi untuk meningkatkan resiliensi dan kesejahteraan psikologis mahasiswa broken-home
ANALISIS KINERJA PEGAWAI FRONT OFFICE PADA RUMAH SAKIT XYZ DENGAN PENDEKATAN KUALITATIF
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja staf front office di rumah sakit XYZ dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian ini berfokus pada identifikasi faktor-faktor yang memengaruhi kinerja karyawan serta tantangan yang dihadapi dalam memberikan pelayanan kepada pasien. Metode yang digunakan adalah pendekatan fenomenologis, dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa beberapa faktor utama yang menghambat kinerja karyawan antara lain beban kerja yang tinggi, keterbatasan sumber daya yang tersedia, dan pelatihan yang terbatas bagi staf. Faktor-faktor ini berkontribusi terhadap penurunan kualitas pelayanan kepada pasien. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini merekomendasikan beberapa langkah perbaikan, seperti peningkatan manajemen sumber daya manusia dan penerapan teknologi yang lebih efisien untuk mendukung kinerja karyawan. Diharapkan langkah-langkah ini dapat meningkatkan kualitas pelayanan di rumah sakit XYZ
APLIKASI E-KLIPING DAN PENERAPAN ALGORITMA NAIVE BAYES UNTUK KLASIFIKASI BERITA CIVITAS AKADEMIK
Civitas Akademik Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin dari awal berdiri sampai saat ini sudah dipastikan menghasil beberapa berita online atau cetak dari beberapa kegiatan yang sudah lakukan, baik berita yang berisikan hal positif yang berkaitan dengan prestasi yang dicapai ataupun berita sebaliknya. Berita-berita tersebut belum terekap dengan sempurna untuk dijadikan bahan pengambalian keputusan karena masih tersebar di website masing-masing lembaga seperti fakultas. Pada penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan aplikasi e-kliping yang memanfaatkan algoritma Naive Bayes untuk klasifikasi berita terkait civitas akademik. Aplikasi yang dikembangkan memungkinkan pengguna untuk melakukan pemantauan dengan lebih efisien, mengumpulkan berita dari berbagai sumber, serta mengklasifikasikan berita berdasarkan kategori yang telah ditentukan seperti positif, negatif dan netral. Metodologi penelitian dalam pengembangan aplikasi menggunakan metode WATERFALL dan proses klasifikasi berita menggunakan model naive bayes.pelatihan model Naive Bayes, dan evaluasi kinerja model menggunakan metrik akurasi. Hasil uji menunjukkan bahwa aplikasi e-kliping ini mampu mengklasifikasikan berita dengan tingkat akurasi yang memuaskan 76.19%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa penerapan algoritma Naive Bayes dalam aplikasi e-kliping memberikan solusi yang efektif untuk kebutuhan klasifikasi berita di lingkungan akademik, sehingga mendukung proses pengambilan keputusan yang lebih berbasis data bagi civitas akademik
Desain UI/UX Gamifikasi Pengenalan Logika Pemrograman Untuk Anak-anak
Perkembangan teknologi mendorong kebutuhan penguasaan keterampilan digital sejak usia dini, termasuk dalam memahami logika pemrograman. Penelitian ini bertujuan untuk merancang ulang antarmuka dan pengalaman pengguna dari aplikasi pengenalan pemrograman bagi anak-anak dengan pendekatan gamifikasi. Metode yang digunakan adalah desain berorientasi pengguna melalui lima tahapan desain, yaitu memahami pengguna, merumuskan masalah, mengembangkan ide, membuat purwarupa, dan melakukan pengujian. Subjek dalam penelitian ini adalah anak-anak berusia tujuh hingga dua belas tahun. Data dikumpulkan melalui wawancara dan observasi, lalu dianalisi dengan menggunakan metode pengujian kegunaan untuk mengevaluasi seberapa efektif dan efisien prototype yang dikembangkan. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa prototype yang dirancang ulang dapat memberikan pengalaman yang lebih menarik dan interaktif, serta meningkatkan pemahaman dasar anak-anak terhadap logika pemrograman melalui fitur permainan seperti petunjuk, tantangan, penghargaan, dan tampilan visual yang disesuaikan. Evaluasi melalui pengujian kegunaan dan kuis pemahaman menunjukkan bahwa mayoritas pengguna merasa terbantu dan termotivasi menggunakan aplikasi yang telah dirancang
ANALISIS DATA PUTUS SEKOLAH MULTIJENJANG DI INDONESIA MENGGUNAKAN TEKNIK EKSPLORASI DAN KLASTERISASI
Fenomena putus sekolah di Indonesia masih menjadi permasalahan serius yang berdampak pada kualitas sumber daya manusia di masa depan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola putus sekolah pada jenjang SD, SMP, SMA, dan SMK di seluruh kabupaten dan kota di Indonesia pada tahun 2024. Metode yang digunakan mencakup teknik eksplorasi data untuk menggambarkan distribusi dan karakteristik putus sekolah di setiap wilayah, serta klasterisasi untuk mengelompokkan daerah berdasarkan tingkat dan pola putus sekolahnya. Hasil eksplorasi menunjukkan adanya variasi signifikan antar wilayah, baik dari segi jenjang pendidikan maupun karakteristik geografis dan sosial-ekonomi. Sementara itu, hasil klasterisasi berhasil membagi wilayah Indonesia ke dalam beberapa kelompok utama dengan ciri khas tertentu, seperti kelompok wilayah dengan angka putus sekolah tinggi di seluruh jenjang, dan kelompok wilayah dengan konsentrasi putus sekolah pada jenjang tertentu. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi perumusan kebijakan pendidikan yang lebih terarah dan berbasis data
ANALISIS TINGKAT KEBERMANFAATAN MERCHANT APPS PANGKALAN PERTAMINA BAGI PANGKALAN ELPIJI DI PT MEDRIAN GIOVANI PUTRA MENGUNAKAN METODE SYSTEM USABILITY SCALE (SUS)
Penggunaan teknologi digital dalam mendukung distribusi LPG bersubsidi semakin menjadi perhatian utama dalam kebijakan pemerintah Indonesia. Salah satu inovasi yang diterapkan adalah Merchant Apps Pangkalan Pertamina yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan ketepatan sasaran distribusi LPG 3 kg. Namun, efektivitas aplikasi ini dalam operasional sehari-hari masih perlu dievaluasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kebermanfaatan aplikasi ini menggunakan metode System Usability Scale (SUS). Data dikumpulkan melalui kuesioner kepada 30 responden pengguna aplikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi memiliki potensi besar dalam mendukung digitalisasi distribusi LPG bersubsidi, namun beberapa aspek usability masih perlu ditingkatkan untuk memastikan pengalaman pengguna yang lebih optimal.Keywords: Merchant Apps Pangkalan Pertamina, System Usability Scale (SUS), Usability, Efisiens
PERAN KOMPETENSI DALAM MENCAPAI KEUNGGULAN ORGANISASI: STUDI LITERATUR
Studi ini merupakan studi literatur yang mengemukakan tentang teori kompetensi dan factor-faktor yang mendasarinya dalam mencapai keunggulan bersaing dalam bisnis. Permasalahan yang muncul adalah bagaimana kompetensi itu berperan terhadap pencapaian keunggulan organisasi pada perusahaan bisnis. Beberapa hasil penelitian yang berkenaan dengan kompetensi dan keunggulan bersaing dijadikan bahan referensi. Menggunakan sejumlah hasil penelitian terdahulu, tulisan ini menghasilkan beberapa kesimpulan, salah satu pemikiran terpentingnya adalah adanya hubungan keterkaitan dan dampak antara kompetensi, variabel-variabelnya (kompetensi kepemimpinan, kompetensi intelektual, kompetensi manajemen diri, kompetensi pengambilan keputusan) dan keunggulan organisasi secara keseluruhan. Hasil dari tulisan ini menghasilkan banyak rekomendasi yang sesuai, yaitu dapat diuji secara empirik dengan menggunakan alat uji statistik
AFFILIATES IN THE ERA OF SOCIAL COMMERCE: A COMPARATIVE REVIEW OF INDONESIAN LAW AND ISLAMIC ECONOMIC LAW
Social commerce is doing product business through social media. The latest example is the Indonesian TikTok shop with an affiliate system. In this system, partners promote products without having product inventory. They only provide information in the form of photos, videos, and purchase links. This system allows partners to earn money just by promoting other people's products, without requiring a lot of business costs. However, there is also a downside, namely that if consumers ask for more information, affiliates often cannot answer because they do not have full control over the products being sold. This is considered to violate the legal provisions of buying and selling in Islamic economics because the product information provided may not be clear. This type of research is normative legal research and a comparative approach. This research was carried out by investigating library materials, such as business law in Indonesia and MUI fatwa regulations. The results of this research indicate that according to Indonesian positive law and Islamic economics, the use of an affiliate system as a marketing tool is considered halal if it follows Islamic principles. However, differences were found in these two laws, namely that the method of giving punishment to users who violate the law is very clearly regulated by positive law, whereas because this is a contemporary case there is no clarity in Islamic economic law
MANAJEMEN PEMBELAJARAN DI PONDOK PESANTREN INTEGRITAS KURIKULUM, OPTIMALISASI FASILITAS DAN STRATEGI PENGEMBANGAN KUALITAS PENGAJARAN DI PONDOK PESANTREN NURUL MUTTAQIEN
Pondok pesantren Nurul Muttaqien Sungai Karias Amuntai merupakan lembaga pendidikan non formal yang menggabungkan antara system tradisional dengan system modern. Dalam pelaksanaanya, pondok pesantren Nurul Muttaqien Sungai Karias Amuntai menggunakan managemen pembelajaran yang berpusat pada kyai. Manajemen pembelajaran di pondok pesantren dipandang sebagai suatu kebutuhan agar dapat tetap bertahan di tengah-tengah persaingan dan globalisasi, serta sebagai landasan untuk perkembangan di masa yang akan datang. Keberhasilan managemen pembelajaran pada pesantren sebagai tolak ukur dalam pegelolaan managemen pendidikan pesantren.Permasalahan dalam penelitian ini ada tiga yaitu: (1) bagaimana perencanaan pembelajaran di Pondok Pesantren Nurul Muttaqien Sungai karias Amuntai, (2) bagaimana Integritas kurikulum di Pondok Pesantren Nurul Muttaqien Sungai Karias Amuntai, (3) bagaimana optimalisasi fasilitas dan strategi Pondok Pesantren Nurul Muttaqien Sungai Karias Amuntai.Metode penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah ustad pendiri, ustad pengelola, dan santri. Objek penelitian ini adalah manajemen pembelajaran integritas kurikulum,optimalisasi dan strategi Pondok Pesantren Nurul Muttaqien Sungai Karias Amuntai. Adapun metode pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pondok Pesantren Nurul Muttaqien Sungai Karias Amuntai sudah menerapkan manajemen pembelajaran mulai dari perencanaan, pengorganisasian, penyusunan personalia, pengarahan dan pengawasan kegiatan pembelajaran. Hanya saja dalam perencanaaan dan penentuan bahan ajar (kitab) serta evaluasi masih berpusat pada kebijakan kyai. Managemen pembelajaran pada pesantren dapat dilaksanakan sesuai dengan prosedur yang benar, namun tetap membutuhkan “barokah” sang kyai agar pendidikan pesantren dapat berhasil sesuai dengan tujuan yang ditetapkan oleh pesantren. Sebagai saran terhadap pelaksanaan manajemen pembelajaran adalah Pesantren dapat membuat silabus dan RPP sesuai dengan prinsip dan kebutuhannya dengan melatih para pengajar/ustadz, Pengurus pesantren perlu menyusun jadwal pelajaran secara baku dan sistematis di setiap angkatannya, agar proses belajar mengajar berlangsung dengan baik