Jurnal Online - Universitas Islam Kalimantan
Not a member yet
    4346 research outputs found

    Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Stunting: Studi Cross-Sectional di Padang Pariaman, Sumatera Barat

    No full text
    Stunting menimbulkan tantangan kesehatan masyarakat global, khususnya pada anak-anak di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah. Dampak fisik dan kognitif yang terkait dapat menyebabkan berkurangnya produktivitas dan peningkatan risiko penyakit tidak menular di masa dewasa. Memahami faktor-faktor ini sangat penting untuk menerapkan intervensi yang efektif. Penelitian cross-sectional yang dilakukan di Padang Pariaman, Sumatera Barat ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan stunting pada anak usia 0-59 bulan. Sebanyak 142 responden dari Posyandu dilibatkan, dengan data dikumpulkan melalui pengukuran tinggi badan dan kuesioner yang mencakup demografi, riwayat kesehatan, dan faktor lingkungan. Analisis statistik, termasuk uji Chi-kuadrat, dilakukan untuk mengidentifikasi hubungan. Mayoritas responden berada pada kelompok usia 13-36 bulan, berjenis kelamin laki-laki, dan memiliki ibu dengan pendidikan menengah. Prevalensi stunting sebesar 88,7% dan 9,9% diantaranya mempunyai riwayat penyakit kronis. Komplikasi ibu selama kehamilan, status imunisasi, dan akses terhadap jamban sehat bervariasi di antara responden. Terdapat hubungan yang signifikan antara riwayat penyakit kronis dengan derajat stunting (p-value = 0,001). Severe stunting lebih banyak terjadi pada anak-anak yang mempunyai riwayat penyakit kronis. Penelitian ini menemukan adanya hubungan yang signifikan antara riwayat penyakit kronis pada balita dengan derajat stunting di Padang Pariaman sehingga pentingnya intervensi dan program yang ditargetkan untuk mengurangi prevalensi stunting di wilayah tersebut, dengan fokus pada penanganan riwayat penyakit kronis pada anak usia dini

    Perilaku Cyberbullying Siswa SMK: Kajian Literatur Sistematis

    No full text
    Along with advances in technology in the current era, of course, it cannot be separated from human life, especially at the teenage stage. Various facilities provide a lot of convenience and comfort with just one "click". Various studies show that teenagers spend more time chatting, such as WhatsApp and other digital media platforms such as Instagram, Facebook, and so on. On the other hand, teenagers are less likely to use technology to access lessons. This chat service has an impact, one of which is the tendency for cyberbullying behavior. This research aims to find out how cyberbullying behavior occurs in vocational school students who are in the adolescent stage of development. The data collection technique uses a literature review by collecting various information and data from journal articles, books, ebooks, surveys, news, etc. relevant to the research topic. The scope of discussion in this research includes understanding cyberbullying behavior, what are the forms of cyberbullying, what factors influence cyberbullying behavior, what impact cyberbullying behavior has on perpetrators and victims, and how to prevent cyberbullying behavior. Cyberbullying behavior is the responsibility of all levels, including guidance and counseling teachers, so that guidance and counseling teachers understand by taking preventive steps to minimize cyberbullying behavior in vocational school students. _____________________________________________________________Seiring dengan kemajuan teknologi pada era sekarang, tentunya tidak bisa lepas dari kehidupan manusia, khususnya pada tahap remaja. Berbagai fasilitas muncul memberikan banyak kemudahan serta kenyamanan dengan hanya sekali “klik”. Terdaoat berbagai studi yang menunjukkan jika remaja lebih banyak menghabiskan banyak waktu untuk melakukan chatting, seperti WhataApp serta platform media digital lainnya seperti Instagram, Facebook, dan sebagainya. Sebaliknya remaja kurang dalam pemanfaatan teknologi untuk mengakses pelajaran. Layanan chatting tersebut memberikan dampak, salah satunya adalah kecenderungan perilaku cyberbullying atau perundungan dunia maya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana perilaku cyberbullying tersebut yang terjadi pada siswa SMK yang berada pada tahap perkembangan remaja. Teknik pengumpulan datanya menggunakan tinjauan pustaka dengan mengumpulkan berbagai informasi dan data dari artikel jurnal, buku, ebook, survei, berita, dan lain-lain yang tentunya relevan dengan topik penelitian. Ruang lingkup pembahasan dalam penelitian ini meliputi pengertian perilaku cyberbullying, apa saja bentuk-bentuk cyberbullying, faktor apa saja yang mempengaruhi perilaku cyberbullying, apa dampak perilaku cyberbullying bagi pelaku dan korban, serta cara mencegah perilaku cyberbullying. Perilaku cyberbullying menjadi tanggung jawab seluruh jajaran termasuk guru BK, agar guru BK memahami dengan melakukan langkah-langkah preventif sehingga perilaku cyberbullying pada siswa SMK dapat diminimalisir

    Pemetaan Daerah Potensi Rawan Kebakaran Hutan Dan Lahan Menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG) Di Kecamatan Kota Waingapu Kabupaten Sumba Timur

    No full text
    Telah dilakukan pemetaan daerah potensi rawan kebakaran hutan dan lahan di Kecamatan Kota Waingapu Kabupaten Sumba Timur menggunakan sistem informasi geografis. Penelitian ini bertujuan memetakan daerah potensi rawan kebakaran hutan dan lahan serta mengklasifikasikan tingkat kerawanan di Kecamatan Kota Waingapu. Diperoleh parameter curah hujan memiliki nilai 963 mm/tahun (rendah), tutupan lahan yang didominasi oleh padang rumput dengan luas 8586,09 Ha; jenis tanah yang didominasi oleh Kambisol Eutrik dengan luas 10609,83 Ha; dan titik api didominasi oleh titik api dengan tingkat kepercayaan sedang sebanyak 53 titik. Proses analisis menggunakan metode overlay dari nilai skoring dan bobot untuk setiap parameter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat potensi rawan kebakaran hutan dan lahan di Kecamatan Kota Waingapu memiliki tingkat potensi rawan yang tinggi dengan luas 10002,37 Ha; sedang dengan luas 5133,39 Ha; dan rendah dengan luas 4610,55 Ha. Selanjutnya diketahui untuk perbandingan kesesuaian titik api berdasarkan tingkat kepercayaan terhadap tingkat potensi rawan kebakaran hutan dan lahan, diperoleh 23 titik api yang sesuai dan 50 titik api yang tidak sesuai. Untuk titik area yang terbakar dan jika didasarkan pada peta potensi rawan kebakaran hutan dan lahan yang dianalisis dapat diketahui bahwa terdapat 7 titik area yang telah terbakar merupakan daerah dengan potensi rawan yang tinggi

    SINTESIS KOMPOSIT ARANG AKTIF TEMPURUNG KELAPA AKTIVASI H3PO4-ZnO

    No full text
    Metode fotodegradasi menguraikan pewarna organik menjadi senyawa yang lebih sederhana dengan bantuan cahaya (foton) dan katalis untuk mempercepat reaksi. Seng oksida (ZnO) merupakan katalis dengan nilai bandgap sebesar 3,17 eV, namun kapasitas adsorpsinya rendah sehingga fotokatalis ZnO dipadukan dengan bahan adsorben seperti arang aktif tempurung kelapa yang diaktivasi dengan H3PO4. Metode yang digunakan dalam pembuatan komposit arang aktif ZnO-tempurung kelapa pada penelitian ini adalah metode sol-gel. SEM-EDX memberikan hasil bahwa komposit karbon aktif-ZnO mempunyai morfologi volume pori yang besar dan dalam, dengan kandungan C dominan sebesar 53,69%. Pola XRD ZnO mempunyai puncak karakteristik pada 2q = 31,82; 34,52; 36.30; 47,50; 56,65; 62,87; 66,32; 67,85 dan 69,05, dan ditentukan bahwa ZnO yang terbentuk merupakan struktur heksagonal (wurtzite). Dari spektrum FT-IR, serapan sebesar 1032,53 cm-1 menunjukkan adanya C-O alifatik yang menunjukkan bahwa sampel tersebut merupakan karbon aktif. Puncak serapan 414,09 cm-1 dan 443,59 cm-1 menunjukkan adanya vibrasi ulur ZnO

    ANALISIS SUPPLY CHAIN MANAGEMENT DENGAN METODE SCOR (SUPPLY CHAIN OPERATION REFERENCE) DI PT. XYZ

    No full text
    Aktivitas rantai pasoknya perusahaan kerap mengalami masalah pada proses perencanaan. Pengukuran kinerja menggunakan metode supply Chain Operation Reference dengan focus penelitian pada Plan, Source, Make, Delivery, Return.  Proses perencanaan pada kategori sangat buruk atau sangat rendah dengan nilai pengukuran 32,6. Proses ini diperlukan perbaikan. Solusi perbaikan dapat dilakukan guna meningkatkan kinerja perusahaan dapat dilakukan penjadwalan perencanaan yang teratur untuk produk produk tertentu yang belum terdapat target harian. Proses pengadaan bahan baku pada kategori baik dengan nilai pengukuran kinerja 87,8. Proses pembuatan barang pada kategori baik dengan nilai pengukuran kinerja 87,8. Proses pengiriman pada kategori baik dan sedang dengan nilai pengukuran kinerja 81,2 dan 68,08. Proses pengembalian barang pada kategori baik dengan nilai pengukuran kinerja 91,9.Kata Kunci:  Rantai Pasok, Pengukuran Kinerja, SCO

    Pengaruh Penambahan Semen Dan Styrofoam Terhadap Nilai Kepadatan Dan Proctor Tanah Lempung

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penambahan semen dan styrofoam terhadap nilai kepadatan dan hasil uji proctor pada tanah lempung. Tiga variasi penambahan styrofoam yaitu 0,15%, 0,30%, dan 0,45% digunakan untuk mengetahui perubahan sifat fisik tanah lempung. Hasil pengujian menunjukkan bahwa penambahan styrofoam secara signifikan meningkatkan nilai kepadatan tanah lempung. Penambahan Styrofoam 0,45% memberikan hasil terbaik dengan kepadatan kering tertinggi sebesar 1,525623 g/cm³. Styrofoam berfungsi sebagai bahan pengisi yang efektif, semen meningkatkan interaksi antar partikel tanah dan styrofoam sehingga mengurangi porositas tanah. Penambahan Styrofoam juga membantu mengurangi berat jenis total campuran tanah, sehingga bermanfaat dalam proyek konstruksi untuk timbunan ringan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa styrofoam dapat digunakan sebagai bahan tambahan yang efektif untuk meningkatkan sifat fisik tanah lempung untuk pekerjaan timbunan ringan dengan manfaat tambahan dalam pengurangan limbah plastik

    PEMBERIAN PUPUK ORGANIK CAIR ECENG GONDOK TERHADAP HASIL CABAI RAWIT (Capsicum frutescent L.)

    No full text
    ABSTRACTLiquid organic fertilizer (LOF) is proven to be more effective than solid organic fertilizer because nutrient mineralization is more efficient, so nutrients are quickly available for plants. Water hyacinth, as a water weed, turns out to have many functions. Besides being able to become a biofilter by absorbing chemical compounds in polluted water, the accumulation results also contain mineral compounds that are useful for increasing plant yields. Therefore, it is necessary to review the results of applying LOF made from water hyacinth to cayenne pepper plants. This study aims to analyze the effect of various doses of water hyacinth extract on the yield of cayenne pepper. This study uses a non-factorial experimental method, a complete random design (CRD), with an analysis model of LSD test (Least Significant Difference Test) α 5%. There are 4 treatments, namely, 0 ml, 40 ml, 60 ml, and 80 ml, with 5 replications. The parameters observed are the number of fruits, the fruit weight, and the wet weight of the plant. The results showed that the water hyacinth LOF has a pH of 7, doesn’t sting, and is light brown. The best treatment for P3 or 80 ml of water hyacinth POC is that the average number of fruits is 10 seeds, the average weight of fruit is 2.04 grams, and the average wet weight of plants is 46.9 grams

    FENOMENA PENERAPAN HUKUM PIDANA MODERN TAHUN 2026

    No full text
    Perjalanan Panjang hukum pidana kita telah sampai pada pembaharuan Kitab Undang-undang Hukum Pidnaa (KUHP), hak ini menjadi nilai penting dalam peradaban hukum pidana kita mengingat KUHP adalah backbone pengaturan hukum pidana. Pengesahan sempat tertunda akibat berbagai demo penolakan, namun itu merupakan dinamisasi demokrasi dibidang hukum. UU No. 1 Tahun 2023 tentang KUHP merupakan pengaturan hukum pidana yang mendasarkan pada nilai-nilai keIndonesiaan, diharapkan lebih maksimal dalam memberikan perlindungan hukum bagi seluruh bangsa. Beberapa perubahan yang muncul dalam UU No. 1 Tahun 2023 tentang KUHP adalah masukannya nilai-nilai Pancasila, hukum yang hidup di masyarakat, nilai kesimbangan, dan hak asasi manusia. Dalam konsep pemidanaan juga telah bergeser dari konsep retributif diwujudkan dengan alternatif pemidanaan yang lebih beragam. Pemahaman terhadap filosofis maupun teknis penerapan KUHP yang baru ini menjadi tantangan tersendiri bagi Polri untuk segera mempersiapkan diri sebagai garda terdepan untuk melaksanakan penegakan hukum. Metode penelitian yang digunakan adalh yuridis normatif terkait KUHP.  Aparat penegak Hukum harus menjaga keseluruhan kepentingan antara kepentingan individu, perlindungan pelaku tindak pidana dan korban, antara perbuatan dan sikap batin, antara hukum tertulis dengan hukum yang hidup dalam masyarakat (the living law/adat), antara nasional dan universal, serta antara HAM dan kewajiban asasi. Perlunya sosialisasi maupun penyesuaian peraturan perundang-undang dalam lingkup Kepolisian. Mengantisipasi potensi tantangan atau masalah yang mungkin muncul seiring dengan perubahan sistem hukum dalam bidang pidana di Indonesia, yang pada hakekatnya untuk mewujudkan hukum di Indonesia yang memenuhi asas kesimbangan dan berkeadilan

    PELATIHAN PENGOLAHAN SILASE JERAMI JAGUNG SEBAGAI SUMBER PAKAN SAPI POTONG DI KECAMATAN PATAMPANUA KABUPATEN PINRANG

    No full text
    Pelatihan teknologi pengolahan silase jerami jagung dilaksanakan sebagai bagian kegiatan pengabdian kepada masyarakat Program Pemberdayaan Wilayah Kecamatan Patampanua Kabupaten Pinrang. Pelatihan pengolahan silase jerami jagung sebagai pakan sapi potong bertujuan untuk meningkatkan  keterampilan dan penguasaan teknologi petani peternak dalam hal pakan ternak. Tahapan kegiatan pelatihan pengolahan silase jerami jagung meliputi tahapan persiapan dan  pelaksanaan, dan pendampingan kegiatan. Dalam pelaksanaan pelatihan, respon peternak sangat tinggi. Peternak memahami dengan baik pengolahan silase jerami jagung sehingga terjadi peningkatan pengetahuan peternak dalam usaha penyediaan pakan untuk sapi potong. Pelatihan silase jerami jagung berhasil meningkatkan pengetahuan peserta secara signifikan di semua aspek, terutama pada bahan fermentasi dan alat pengolahan, berkat pendekatan yang terstruktur

    PARTISIPASI MASYARAKAT PINGGIRAN SUNGAI DI KELURAHAN BASIRIH SELATAN DALAM PENGELOLAAN SAMPAH

    No full text
    Penelitian ini didasari oleh permasalahan yang ada di Kota Banjarmasin. Saat pra-penelitian dilakukan, ditemukan bahwa selama ini pengelolaan sampah hanya sebatas pembuangan. Belum sampai pada tahap pengelolaan yang dapat dimanfaatkan kembali. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui partisipasi masyarakat bantaran sungai di Kecamatan Basirih Selatan dalam pengelolaan sampah dan untuk mengetahui hambatan partisipasi masyarakat bantaran sungai di Kecamatan Basirih Selatan dalam pengelolaan sampah.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan dua sumber data, yaitu data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini dianalisis dengan menggunakan pengelolaan sampah menurut Peraturan Daerah Kota Banjarmasin Nomor 21 Tahun 2011.Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat dalam pengurangan sampah belum terlaksana dengan baik, karena belum adanya pemanfaatan dan pengelolaan sampah rumah tangga yang dapat didaur ulang. Dalam hal penanganan sampah, masyarakat telah melaksanakan partisipasinya dengan baik, meskipun tidak ada bantuan dari Pemerintah, masyarakat di Kecamatan Basirih Selatan sangat terbuka ketika dimintai bantuan terkait material untuk membantu pelaksanaan penanganan sampah di wilayah Kecamatan Basirih Selatan. Selain itu, secara spesifik konsep New Public Management (NPM) di sektor publik dinilai mampu meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelayanan publik. Partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah di Kecamatan Basirih Selatan, khususnya masyarakat bantaran sungai, sangat diperlukan dalam implementasi ini. Masyarakat sebagai pemberi dan penerima pelayanan publik dapat berkontribusi dalam proses implementasi ini.Disarankan agar setiap elemen pelayanan publik menerapkan konsep gaya manajemen sektor swasta sebagai salah satu konsep yang terdapat dalam NPM karena dapat meningkatkan efektifitas dan efisiensi pelayanan publik. Selain itu, perlu juga dilakukan peningkatan kesadaran dan pengetahuan masyarakat dalam mengelola sampah

    2,318

    full texts

    4,346

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Online - Universitas Islam Kalimantan
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇