Jurnal Online - Universitas Islam Kalimantan
Not a member yet
4346 research outputs found
Sort by
RELIGIOUS PSYCHOLOGY OF CHILDREN AND YOUTH IN RELATION TO RELIGIOUS COUNSELING PROGRAMS AND STRATEGIES
The study in this research is about the religious psychology of children and adolescents in relation to religious counseling programs and strategies. The research model used is a literature study that discusses the religious psychology of children and adolescents in relation to religious counseling programs and strategies, referring to articles or findings related to this matter
PEMBERDAYAAN PETANI BUAH DALAM PENYEDIAAN BIBIT DURIAN METODE GRAFTING DI JALAN DURIAN DESA MANDIANGIN BARAT KECAMATAN KARANG INTAN
ABSTRAKDurian menjadi salah satu buah yang memberikan nilai ekonomis tinggi bagi petani buah, tetapi hanya sedikit buah durian lokal yang bermutu tinggi yang dijual dipasaran. Salah satu faktor yang mempengaruhi ialah kurangnya penyediaan bibit varietas unggul yang ada. Oleh karena itu perlu cara perbanyakan durian yang dapat menghasilkan bibit varietas unggul untuk menghasilkan produksi tinggi.Keterbatasan pengetahuan dan ekonomi masyarakat khalayak sasaran tidak memungkinkan melakukan peremajaan tanaman dengan membeli bibit durian yang berkualitas, baik yang berasal dari Okulasi maupun grafting (Sambung pucuk). Mereka umumnya hanya menanam bibit yang berasal dari biji, yang kualitasnya kurang memuaskan di tambah mulai berbuahnya sangat lama. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan dengan harapan petani yang ada di wilayah jalan Durian Desa Mandiangin Barat mau dan mampu meremajakan tanaman durian dengan menggunakan bibit yang bermutu sehingga berdampak positif bagi ekonomi dan kelestarian buah durian. Bentuk kegiatannya adalah memberikan pengetahuan dan keterampilan dalam membuat bibit durian dengan teknik grafting.Parameter-parameter yang digunakan untuk menilai keberhasilan program kegiatan ini adalah pernyataan kepuasan dari peserta pelatihan, meningkatnya pengetahuan dan keterampilan serta keaktifan peserta
PELATIHAN DEEP BREATHING DAN MANAGEMEN STRESS DALAM PENERIMAAN DIRI ANAK PENYANDANG DISABILITAS DI YAYASAN RUMAH DISABILITAS BORNEO BANJARMASIN
Stigma masyarakat terhadap anak disabilitas terkadang masih kuat pada kumpulan masyarakat ini, karena rendahnya pengetahuan dan faktor sosial budaya. Anak penyandang disabilitas memiliki banyak hambatan pada beberapa aspek perkembangan sehingga memerlukan terapi, sarana dan prasarana serta bentuk dukungan dalam penerimaan dirinya. manajemen stress merujuk pada identifikasi dan analisis terhadap permasalahan yang terkait dengan stres dan aplikasi berbagai alat teraupetik untuk mengubah sumber stres atau pengalaman stres. Teknik Relaksasi Nafas Dalam (Deep Breathing) adalah suatu teknik olah nafas yang bertujuan untuk meningkatkan ventilasi alveoli dan mengurangi stres baik stres fisik maupun emosional yaitu menurunkan intensitas nyeri dan menurunkan kecemasan. Solusi dalam pengabdian ini: 1) Upaya membantu anak disabilitas dalam mengatasi penerimaan diri, 2) Memberikan pelatihan deep breathing dan managemen stress bagi anak disabilitas dalam penerimaan diri untuk mengatasi permasalahan yang terjadi pada mereka Di Yayasan Rumah Disabilitas Borneo Banjarmasin. Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan selama 1 kali pertemuan atau setara dengan 2,5 jam pelatihan dengan berbagai metode seperti ceramah, demonstrasi, dan praktek tersupervisi. Khalayak sasaran pada kegiatan ini adalah 11 anak penyandang disabilitas pada yayasan rumah disabilitas borneo Banjarmasin. Hasil evaluasi menunjukkan terjadi peningkatan penerimaan diri anak penyandang disabilitas tunarungu setelah diberikan pelatihan deep breathing dan managemen stress
PENYULUHAN PERAN GURU DALAM PENANAMAN PENDIDIKAN KARAKTER DAN PEDAGOGIK UNTUK MEWUJUDKAN KOMPETENSI SISWA ABAD 21
ABSTRAKPendidikan karakter dan pedagogik menjadi aspek penting dalam pengembangan kompetensi siswa di era abad 21. Guru memiliki peran krusial dalam menanamkan nilai-nilai karakter serta menerapkan metode pembelajaran yang relevan dengan tuntutan zaman. Penyuluhan ini bertujuan untuk memahamkan guru akan pentingnya peran mereka dalam penanaman pendidikan karakter dan penerapan pedagogik yang sesuai dengan kebutuhan zaman. Dengan pemahaman yang baik, diharapkan guru dapat mengimplementasikan strategi pembelajaran yang efektif sehingga mampu menciptakan lingkungan belajar yang memungkinkan siswa mengembangkan kompetensi yang relevan dengan era globalisasi dan teknologi. Metode yang digunakan dalam bentuk ceramah dan tanya jawab, demonstrasi dan diskusi yang dilaksanakan di aula SDIT Al Ihsan. Namun, untuk memastikan materi penyuluhan ini dapat ditangkap dengan baik dan tujuan penyuluhan dapat tercapai maka dilakukan pre-test pada awal pertemuan kemudian diakhiri dengan post-test. Adapun, hasil yang didapat, yaitu: terjadi peningkatan pemahaman dan antusiasme guru dalam kegiatan sangat baik terlihat dari banyaknya pertanyaan dan respon guru. Secara spesifik, hasil pemahaman yang didapat, yaitu: a) guru melakukan metode pembelajaran yang terintegrasi dengan pembentukan karakter siswa meningkat menjadi 80%, b) guru meyeimbangkan dan menyelaraskan nilai-nilai kognitif dan afektif meningkat menjadi 77%, c) guru melakukan pembiasaan dan praktik meningkat menjadi 74%, dan d) guru melakukan pembiasaan, menciptakan dan memfilter budaya, nilai-nilai dan norma-norma meningkat menjadi 77%. Sehingg, dapat disimpulkan hasil pemahaman guru berdasarkan kuesioner yang diberikan menunjukkan kategori bai
STRATEGI OPTIMASI KEUNTUNGAN PRODUKSI PRODUK MEBEL MENGGUNAKAN METODE PEMROGRAMAN LINIER
ABSTRAK Penelitian ini dibuat untuk menentukan komposisi jumlah produksi yang efektif untuk masing-masing produk standar di PT ATMI SOLO, dalam rangka untuk memaksimalkan keuntungan, dengan menggunakan metode pemrograman linier, yaitu dengan memaksimalkan atau meminimumkan fungsi tujuan, dengan mempertimbangkan sejumlah variable input berupa ketersediaan sumber daya perusahaan dan ketentuan-ketentuan lain dalam proses produksi. Metode pemrograman linier diterapkan dengan menggunakan solver yang merupakan menu fasilitas perhitungan optimasi yang diinstal pada software Excel. Optimasi keuntungan ditentukan dengan menggunakan 5 variabel keputusan, berupa 5 jenis standar produk mebel, dengan memperhitungkan kapasitas mesin produksi, target minimum penjualan, dan alokasi modal kerja. Formulasi keuntungan maksimal adalah (P) = 111 X1 + 137 X2 + 106 X3 +146 X4 + 138 X5. Hasil output solver menunjukkan nilai keuntungan maksimum yang dapat diperoleh oleh PT ATMI SOLO sebesar Rp. 655.129.000, dengan menerapkan komposisi jumlah produk mebel yang harus diproduksi adalah X1=500 unit, X2= 2.470 unit; X3=500 unit; X4=500 unit; X5=982 unit. Kata kunci: keuntungan, pemrograman linier, optimasi, solve
SUBSTITUSI SEBAGIAN PUPUK ANORGANIK DENGAN PUPUK HAYATI TERHADAP PRODUKSI BAWANG MERAH
Shallots are an important crop with high economic value in Indonesia. Shallot production usually depends on intensive fertilization. Inorganic fertilizers were increasingly rare and more expensive at the market level. Inorganic fertilizers were scarce in society and their prices were more expensive at the market level. Biofertilizers made from superior microbial active ingredients have long been used to substitute inorganic fertilizers, but the right combination dose has not been found to increase the yields. The research aimed to study the level of effectiveness of biological fertilizers in substituting inorganic fertilizers and getting the right dose to increase shallot production. The research was conducted from February to April 2019 in the Research Plantation of PT. Indo Acidatama Tbk, Karanganyar, Central Java. Four treatments were tested on shallot seeds under a completely randomized design non-factorial: (P1) NPK 1200 kg/ha, (P2) NPK 900 kg/ha + biofertilizer 10 l/ha, (P3) NPK 600 kg/ha + biofertilizer 20 l/ha, dan (P4) NPK 300 kg/ha + biofertilizer 30 l/ha. The results showed that 20 l/ha of biofertilizers combined with a dose of 600 kg/ha of inorganic fertilizer effectively increases shallot production to reach 6.78 tonnes/ha. Biofertilizers could substitute several inorganic fertilizers so that are indicated by optimally wet biomass weight, weight of bulbs, number of bulbs, and diameter of bulbs
PERAN KOPERASI KEMITRAAN KEL’AN BLOM KEJAH (KBK) DALAM PENGEMBANGAN USAHA TANI KELAPA SAWIT DI DESA NEHAS LIAH BING KECAMATAN MUARA WAHAU KABUPATEN KUTAI TIMUR
Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan mengetahui peran Koperasi Kemitraan Kel’an Blom Kejah (KBK) dalam perkembangan usaha tani kelapa sawit di Desa Nehas Liah Bing. Penelitian ini dimulai pada Bulan November 2022 sampai Januari 2023 di Desa Nehas Liah Bing. Teknik pengambilan jumlah sampel dengan cara sampel jenuh dimana semua populasi akan dijadikan sampel. Berdasarkan data yang diperoleh dari hasil kuesioner kemudian diolah dengan metode skoring dengan skala likert. Hasil perhitungan menggunakan skala likert diperoleh nilai dari 5 peran koperasi adalah 2.348 (sangat berperan) dengan rata-rata 37,87. Nilai peran terdiri atas peran motivator 472 dan rata-rata 7,61, edukator 438 dan rata-rata 7,1, katalisator 445 dan rata-rata 7,18, organisator 468 dan rata-rata 7,55 dan komunikator 521 dan rata-rata 8,4. Adanya skor peran koperasi disimpulkan mengenai peran koperasi yang terdiri 5 aspek dapat jumlah keseluruhan aspek tersebut adalah 2.344 dengan interval kelas secara umum pada rentang kelas 2.171 – 2.791 sangat berperan, nilai interval kelas peran koperasi sebagai motivator dengan nilai 472 sangat berperan, peran sebagai edukator mempunyai nilai 438, peran sebagai katalisator mempunyai nilai 445 sangat berperan, peran sebagai organisator mempunyai nilai 468 sangat berperan dan terakhir peran sebagai komunikator 521 sangat berperan. Kata Kunci: Peran Koperasi Kemitraan, Pengembangan Usaha Tani Kelapa Sawi
ANALISIS KELAYAKAN USAHA BROILER DI PETERNAKAN MAHMUDDIN DESA TATAKAN KECAMATAN TAPIN SELATAN KABUPATEN TAPIN
This research was conducted at Mr. Mahmuddin's broiler farm located in Tatakan Village, South Tapin District, Tapin Regency. The research began in January to May of 2024. This research aims to study the income level of broiler chicken business with a partnership pattern and to determine the feasibility of broiler chicken business with a partnership pattern on Mahmuddin Farm in Tatakan Village, South Tapin District, Tapin Regency. The components used in evaluating business feasibility include production costs, revenue, and business income obtained from broiler farming. Parameters measured are using cost benefit analysis indicators which include: R/C Ratio, B/C Ratio, BEP, and Performance Index (IP) parameters. The results showed that the feasibility analysis of a broiler livestock business with a business scale of 41,165 heads for four periods was profitable as an agribusiness-oriented business where the profit earned was Rp. 60,996,439 in four periods, and feasible to develop with a value of R / C ratio of 1,06 and B / C ratio of 0.06. BEP analysis shows that the amount of production is higher than the production BEP value (Production>BEP Production) which is 58,195.01 kg for 4 periods and the price BEP is still lower than the set at Rp. 23,408-/kg so that it has met the empirical standards in the break-even analysis calculation. As for the assessment using the Performance Index (IP) parameter in the first period is 547, second 269, third 550, and in the last period 888. This shows that Mr. Mahmuddin's broiler farm business located in Tatakan Village, South Tapin District, Tapin Regency is feasible to continue or develop
Mosque Islamic Social Enterprises Activities as an Instrument of Inclusion; Evidence from Indonesia
For most countries in the world, including Indonesia, poverty has long been a problem. Poverty alleviation programs are basically focused on alleviating poverty. In order to provide a multiplier impact on society, an Islamic social enterprise financial inclusion approach is needed.The Sabilillah Mosque in Malang City and the Jogokariyan Mosque in Yogyakarta are the areas that are the focus of this research. The experimental information used in the subjective investigation approach is based on field perceptions of events that occurred in the investigation area with a qualitative paradigm.Research findings reveal that two mosques in Indonesia, namely the Jogokariyan and Sabilillah Mosques, in Yogyakarta City and Malang City, East Java, run Islamic social entrepreneurship as an instrument of financial inclusion aimed at alleviating poverty. The method is to maximize the use of zakat, infaq and sadaqah as an impact on changes in people's lives. These two mosques are Islamic social enterprises that help the poor in Indonesia and can become models for other mosques in Indonesia and elsewhere that are adapted to regional conditions and potential
PEMBERDAYAAN PETANI MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN HERBISIDA YANG RAMAH LINGKUNGAN
Permasalahan yang sering muncul dilingkungan Mitra adalah banyaknya gulma. Gulma pada pertanaman budidaya dapat menyebabkan terjadinya persaingan antara tanaman budidaya dengan gulma dalam penyerapan unsur hara, air, cahaya dan ruang tumbuh sehingga menghambat pertumbuhan tanaman serta menurunkan produksi tanaman. Petani dalam mengendalikan gulma selalu menggunakan herbisida kimia sintetik yang menyebabkan residu yang dapat mencemari lingkungan dan meracuni manusia atau hewan ternak. Selain itu, banyak petani yang mengeluh mahalnya harga herbisida sintetis ini, sehingga perlu dilakukan pembuatan herbisida yang ramah lingkungan terbuat dari bahan-bahan alami yang mudah didapatkan seperti air kelapa, bawang putih, ragi tape, dan EM4. Prioritas permasalah mitra adalah petani diberdayakan untuk dapat membuat herbisida yang ramah lingkungan dan harganya lebih murah karena herbisida terbuat dari bahan-bahan alami yang mudah didapatkan. Pelaksanaan Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat dengan skim Program Pemberdayaan Masyarakat bertempat di Kelurahan Ulu Benteng Marabahan Kabupaten Barito Kuala. Khalayak sasaran yang mengikuti kegiatan ada 21 orang petani. Pelaksanaannya berjalan lancar dan kehadiran khalayak sasaran mencapai 100 % pada pertemuan pertama dan pada pertemuan kedua kehadiran menjadi 90.5 % Setelah kegiatan dilaksanakan ada peningkatan pengetahuan seputar pembuatan herbisida ramah lingkungan. Sebanyak 19 peserta sudah mampu membuat sendiri herbisida ramah lingkungan dan cara pengaplikasiannya