Jurnal Online - Universitas Islam Kalimantan
Not a member yet
    4346 research outputs found

    ASESMEN PERMASALAHAN PESERTA DIDIK DAN IMPLIKASINYA PADA PROGRAM BIMBINGAN DAN KONSELING DI SMA

    No full text
    The Guidance and Counseling Program is the most important part in the implementation of Guidance and Counseling services in schools. In its preparation, it certainly cannot only be based on observation or limited to administrative needs by using assessments that do not measure the real needs and problems of students. This is an important discussion to understand that the use of appropriate assessments will provide accurate information, especially to find out the problems of students. For this reason, a problem assessment is needed to reveal data on the highest learner problems in what fields. This study uses a type of descriptive research with a quantitative approach in the form of a score or percentage of the results of the problem assessment. The research subjects were XII grade students at senior high school with the highest assessment results in the career field of 14.87%, learning 12.89%, personal 11.7%, and social 8.67%. The results of this study indicate that it is necessary to develop a service program in the career field to help students overcome career-related problems so that they can achieve maturity in developmental tasks regarding career insight career readiness

    GERAKAN PEMBERDAYAAN PENYEDIAAN BIBIT DURIAN METODE OKULASI WARGA RT.02 DESA MANDIANGIN BARAT KECAMATAN KARANG INTAN

    No full text
    Salah satu buah yang memberikan nilai ekonomis tinggi bagi petani buah adalah Durian (Durio zibethinus Murr)  ,  namun di Indonesia masih sedikit buah durian lokal yang bermutu tinggi yang dijual dipasaran. Desa Mandiangin Barat merupakan salah satu sentra buah durian yang ada di Kecamatan Karang Intan, selain desa Biih, Sungai Alang, Mali-Mali dan Padang  Panjang,  namun berdasarkan pengamatan penulis sebagian besar pohon durian tersebut  di  hasilkan  dari  biji  yang  dulunya  di  tanam  kakek-nenek  mereka. Sehingga usia tanaman yang ada kebanyakan sudah tua. Meskipun Durian sebagai tanaman andalan bagi warga ini, upaya  peremajaan yang dilakukan petani setempat sedikit sekali, menggunakan bibit yang berasal dari biji yang mereka peroleh dari sisa biji tanaman yang ada.   Hal ini mengakibatkan beberapa kelemahan yaitu selain kualitas genetiknya menurun, juga memerlukan waktu yang lama untuk berbuah.  Oleh karena itu perlu cara perbanyakan durian yang dapat menghasilkan bibit varietas unggul untuk menghasilkan produksi tinggi. Keterbatasan pengetahuan dan ekonomi tidak memungkinkan warga masyarakat disini melakukan peremajaan tanaman dengan membeli bibit durian yang berkualitas, baik yang berasal dari Okulasi.Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan dengan harapan petani yang ada di wilayah  RT.02  Desa  Mandiangin Barat  mau  dan  mampu  meremajakan tanaman durian dengan menggunakan bibit yang bermutu sehingga berdampak positif bagi ekonomi dan kelestarian buah durian.Metode yang digunakan dalam kegiatan pemberdayaan ini meliputi :  pree-test dan Post-test, presentasi, tanya-jawab, demontrasi, pemantauan dan pembinaan terhadap khalayak sasaran.  Hasil kegiatan ini menunjukkan antusias, kepuasan dan keaktifan  yang tinggi serta terjadi peningkatan pengetahuan dan keterampilan petani sebesar 38,7 %, Kata Kunci    :  Pemberdayaan, Petani Buah, Okulasi Durian  

    Pengembangan Instrumen Kenakalan Remaja Pada Siswa SMA/SMK

    No full text
    Juvenile delinquency is a complex phenomenon that affects individuals, families, schools, and society. The causative factors are diverse, such as disharmonious family conditions, peer influence, a non-conducive school environment, and a lack of self-control and understanding of religious values. This study aims to develop and test the validity and reliability of instruments measuring juvenile delinquency in SMA / SMK students. The method used is Research and Development (R&D) with the 4D model (Define, Design, Develop, Disseminate). This instrument was developed through four stages: defining, designing, developing, and disseminating. The content validity test was conducted by experts using the Content Validity Ratio (CVR) and Content Validity Index (CVI) methods. the instrument validity test used the Corrected Item - Total Correlation value with an rtable value of 0.5, while the reliability test used Cronbach's Alpha. The results of the content validation showed that the instrument was declared valid with a CVR value of 0.77 and a CVI of 0.44, the validity test value (rtabel> 0.235) of 23 statement item items out of 26 statement item items was declared invalid and the Cronbach's Alpha value of 0.832 which was declared reliable, this indicates that this instrument can be used to measure the level of juvenile delinquency in SMA / SMK students and provide a basis for further intervention.____________________________________________________________________Kenakalan remaja adalah fenomena kompleks yang mempengaruhi individu, keluarga, sekolah, dan masyarakat. Faktor penyebabnya beragam, seperti kondisi keluarga yang tidak harmonis, pengaruh teman sebaya, lingkungan sekolah yang tidak kondusif, serta kurangnya pengendalian diri dan pemahaman nilai-nilai agama. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji validitas serta reliabilitas instrumen pengukur kenakalan remaja pada siswa SMA/SMK. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model 4D (Define, Design, Develop, Disseminate). Instrumen ini dikembangkan melalui empat tahap: pendefinisian, perancangan, pengembangan, dan penyebaran. Uji validitas isi dilakukan oleh ahli menggunakan metode Content Validity Ratio (CVR) dan Content Validity Index (CVI), uji validitas instrumen menggunakan nilai Corrected Item – Total Correlation  dengan nilai rtabel sebesar 0,5 sedangkan uji reliabilitas menggunakan Alpha Cronbach. Hasil validasi isi menunjukkan bahwa instrumen dinyatakan valid dengan nilai CVR sebesar 0,77 dan CVI sebesar 0,44, nilai uji validitas (rtabel > 0,235) sebesar 23 item butir pernyataan dari 26 item butir pernyataan dinyatakan gugur serta nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,832 yang dinyatakan reliabel, hal tersebut menunjukkan bahwa instrumen ini dapat digunakan untuk mengukur tingkat kenakalan remaja pada siswa SMA/SMK dan memberikan dasar untuk intervensi lebih lanjut

    Bimbingan Karier dalam Pemilihan Jurusan Perguruan Tinggi: Studi Kasus di SMAN 6 Bandar Lampung

    No full text
    Choosing a suitable college major remains a challenge for many high school students. Career guidance, as part of counseling services, plays a crucial role in helping students prepare and plan their future careers. This study aims to explore the implementation of career guidance in supporting students’ decision-making when selecting college majors at SMA Negeri 6 Bandar Lampung. This research employed a qualitative descriptive method with data collected through interviews and observations involving one guidance and counseling teacher and four 12th-grade students. Data were analyzed using Miles and Huberman’s interactive model, which includes data reduction, data display, and conclusion drawing. The results indicate that the teacher has implemented structured career guidance using various media tools. This approach significantly helped students understand their interests and make informed choices regarding college majors. The guidance process not only addressed students’ confusion but also aligned their decisions with personal potential and academic goals. ____________________________________________________________________Pemilihan jurusan kuliah yang tepat masih menjadi tantangan bagi banyak siswa SMA. Bimbingan karier sebagai bagian dari layanan konseling memiliki peran penting dalam membantu siswa mempersiapkan dan merencanakan masa depan karier mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pelaksanaan bimbingan karier dalam mendukung pengambilan keputusan siswa dalam memilih jurusan kuliah di SMA Negeri 6 Bandar Lampung. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara dan observasi terhadap satu guru bimbingan dan konseling serta empat siswa kelas XII. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah melaksanakan bimbingan karier secara terstruktur dengan bantuan media bimbingan. Pendekatan ini sangat membantu siswa dalam memahami minat dan menentukan pilihan jurusan secara tepat. Proses bimbingan tidak hanya mengurangi kebingungan siswa, tetapi juga membantu mereka menyesuaikan pilihan dengan potensi diri dan tujuan akademik

    PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP PEMBANGUNAN DI DESA SUNGAI BAKUNG

    No full text
    Development must have at least 3 targets: increasing the availability and expanding the distribution of goods; improving the standard of living, expanding economic and social choices. Sungai Bakung Village, Sungai Tabuk District in Banjar Regency, South Kalimantan, is one of the areas that is experiencing various development efforts in the infrastructure, economic, and social sectors. There are positive and negative perceptions from the community towards a Development. This study uses a qualitative method with a phenomenological approach where data is obtained through in-depth interviews with members of the village community in the Sungai Bakung Village area from residents from various different social strata, snowball sampling techniques, Basic Theory of Perception is the human process of understanding information either through the eyes to see, ears to hear, nose to smell, heart to feel which is channeled to the human mind and mind to become an understanding, The results of this study there are four perceptions of village development including from the perception of the development of physical facilities, economic development and socio-cultural development of the community, where each perception of these four developments has a positive value but needs improvement in this development process

    ANALISIS KUALITAS PELAYANAN JASA DENGAN METODE HEALTHQUAL DAN IPA (IMPORTANCE PERFORMANCE ANALYSIS) (STUDI KASUS: KLINIK KUSUMA KOTA SAMARINDA)

    Get PDF
    Penelitian ini mengukur kualitas layanan Klinik Kusuma Samarinda menggunakan metode HEALTHQUAL dan menganalisis prioritas perbaikan dengan Diagram IPA. Hasilnya menunjukkan tingkat kepentingan rata-rata 4,593 (sangat penting), dengan dimensi empathy tertinggi (4,641), diikuti safety, tangible, improvement, dan efficiency. Tingkat kinerja rata-rata adalah 4,204 (baik), dengan safety dan improvement masuk kategori sangat baik. Prioritas perbaikan meliputi sikap sopan karyawan, kelengkapan penjelasan, jaminan peralatan medis, kenyamanan fasilitas, dan penggunaan obat sesuai resep. Usulan perbaikan mencakup pemeliharaan peralatan medis, pelatihan karyawan, pembagian shift kerja, penambahan fasilitas, evaluasi komunikasi, dan peningkatan informasi obat. Usulan ini diharapkan membantu meningkatkan kualitas layanan sesuai kebutuhan pasien.Kata Kunci:  Klinik, Kualitas Pelayanan, Layanan Kesehatan, Healthqual, IPA

    PERBANDINGAN EFEKTIVITAS METODE EOQ, POQ, DAN MIN-MAX UNTUK PENGELOLAAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU PT. XYZ

    Get PDF
    Efisiensi dalam mengelola persediaan sangat penting bagi kelangsungan bisnis. Jumlah barang yang disimpan secara berlebihan akan menaikkan ongkos penyimpanan, sementara persediaan yang tidak mencukupi dapat mengakibatkan kekurangan produk. dan mengganggu proses produksi. Penelitian ini bertujuan guna menentukan nilai  safety stock,  reorder point,  jumlah frekuensi, kuantitas pembelian, dan  total biaya   persediaan  material  Paint RA530 menggunakan metode  Economic   Order  Quantity,  Periodic  Order Quantity,  dan  Min-Max di PT. XYZ. Penelitian ini berfokus pada produk Paint RA530 dari bulan Januari hingga Desember 2023. Metodologi penelitian dilakukan dengan analisis kuantitatif melalui perbandingan metode Economic Order Quantity, Periodic Order Quantity, dan Min-Max. Hasil analisis menunjukkan total biaya persediaan terendah didapatkan dengan metode Economic Order  Quantity, sebesar Rp59.810.639, dibandingkan dengan Periodic  Order Quantity Rp68.591.840 dan  Min-Max Rp487.724.458. Rekomendasi penggunaan metode Economic Order Quantity diusulkan untuk efisiensi biaya. Kesimpulannya, metode Economic Order Quantity memberikan safety stock 20 unit, reorder point 30 unit, frekuensi pemesanan 3 kali dengan kuantitas 163 unit, dan total biaya persediaan terkecil. Implementasi metode ini dapat menghemat biaya persediaan hingga Rp166.107.672Kata Kunci:  Safety stock,  Reorder point,  Economic Order Quantity, Periodic Order Quantity, Min-Ma

    HUBUNGAN LARI SPRINT 30 METER, KELENTUKAN TOGOK DAN KECEPATAN MENGGIRING BOLA BASKET SISWA PUTRA KELAS XI SMA NEGERI 2 MUARA ENIM

    Get PDF
    Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah ada hubungan antara lari sprint 30 meter dan kelentukan togok dengan kelentukan togok dengan kecepatan menggiring bola pada permainan bola basket. Penelitian ini diharapkan berguna untuk memecahkan masalah yang dialami dan mendeskripsikan seberapa besar Hubungan antara lari sprint 30 meter dan kelentukan togok dengan kecepatan menggiring bola pada permainan bola basket. Metode penelitian ini adalah menggunakan metode Korelasi. Populasi yang digunakan adalah siswa kelas XI Sekolah Menengah Atas Negeri 02 Muara Enim, sampel penelitian ini berjumlah 55 orang. Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah teknik tes, sedangkan teknik analisis data menggunakan uji korelasi. Hasil pengolahan dan analisis data menunjukkan adanya hubungan antara lari sprint 30 meter dan kecepatan menggiring bola pada permainan bola basket sebesar 0.14 Hasil pengolahan dan analisis data menunjukkan adanya hubungan antara kelentukan togok dan kecepatan menggiring bola pada permainan bola basket sebesar 0,16 Hasil pengolahan dan analisis data menunjukkan adanya hubungan antara lari sprint 30 meter dankelentukan togok dengan kecepatan menggiring bola pada permainan bola basket sebesar 0,47. Dari hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan pada lari sprint 30 meter dan kelentukan togok dengan kecepatan menggiring bola pada permainan bola basket di Sekolah Menengah Atas Negeri 02 Muara Enim. Hal ini dapat dilihat dari hubungan  rata-rata sebesar 0.47.

    ANALISIS KEMAMPUAN TEKNIK DASAR PASSING BOLA VOLI PADA CLUB PUTRA TIDAR SAKTI SAMPIT

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan teknik dasar passing atas dan bawah pada pemain Club Putra Tidar Sakti Sampit. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pemain bola voli putra di Club Putra Tidar Sakti Sampit, dengan jumlah sampel sebanyak 12 orang yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan Brady Test yang mengukur kemampuan passing atas dan bawah dalam waktu 60 detik dengan dua kali kesempatan. Analisis data dilakukan dengan mengacu pada kategori penilaian norma yang telah ditentukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan passing para pemain bervariasi. Sebagian besar pemain berada pada kategori cukup dan baik, namun masih terdapat beberapa pemain yang berada dalam kategori kurang. Temuan ini mencerminkan perlunya peningkatan latihan teknik dasar secara berkelanjutan, khususnya pada aspek passing. Dapat disimpulkan bahwa evaluasi berkala dan pelatihan yang terstruktur sangat penting untuk meningkatkan keterampilan teknik dasar passing pada pemain bola voli usia remaja di klub tersebut. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar atlet memiliki kemampuan passing atas yang sangat baik, sementara kemampuan passing bawah masih tergolong cukup dan perlu ditingkatkan. Latihan rutin yang terstruktur dan pengawasan dari pelatih sangat dianjurkan untuk meningkatkan keterampilan teknik dasar permainan bola voli

    Green Banking Concept: A Systematic Literature Review

    No full text
    This research aims to find green banking criteria that exist in various countries and then integrate them into a complete and comprehensive green banking concept. This research uses a systematic literature review method. The databases used are Scopus and Google Scholar while the tools used are Publish or Perish (PoP) and Chat GPT. The findings from this research show that the green banking concept consists of at least six aspects, namely green funding, green financing, green services, green facilities, green human resources, and green management & policy

    2,318

    full texts

    4,346

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Online - Universitas Islam Kalimantan
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇