Jurnal Online - Universitas Islam Kalimantan
Not a member yet
4346 research outputs found
Sort by
PENGARUH KECERDASAN EMOSIONAL DAN KECERDASAN INTELEKTUAL TERHADAP KINERJA PEGAWAI DENGAN MOTIVASI KERJA SEBAGAI VARIABEL INTERVENING PADA BADAN KESATUAN BANGSA DAN POLITIK KABUPATEN MUSI RAWAS
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kecerdasan emosional dan kecerdasan intelektual terhadap kinerja pegawai dengan motivasi sebagai variabel intervening pada Kantor Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Musi Rawas. Sampel penelitian terdiri dari 43 pegawai yang dipilih secara purposive. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecerdasan emosional tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai (p-value = 0.067), serta kecerdasan intelektual berpengaruh negatif namun tidak signifikan terhadap kinerja pegawai (p-value = 0.177). Motivasi terbukti memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai (p-value = 0.000). Selain itu, kecerdasan emosional tidak berpengaruh signifikan terhadap motivasi pegawai (p-value = 0.248), sedangkan kecerdasan intelektual berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi pegawai (p-value = 0.004). Analisis jalur juga menunjukkan bahwa motivasi tidak mampu menjadi variabel intervening dalam pengaruh kecerdasan emosional terhadap kinerja pegawai (p-value = 0.373), namun motivasi dapat menjadi variabel intervening yang signifikan dalam pengaruh kecerdasan intelektual terhadap kinerja pegawai (p-value = 0.012). Penelitian ini memberikan implikasi bahwa peningkatan kecerdasan intelektual dapat meningkatkan motivasi yang pada gilirannya berdampak positif pada kinerja pegawai, sedangkan kecerdasan emosional tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan baik langsung maupun melalui motivasi.
Hubungan Self-Efficacy dengan Prokrastinasi Akademik Siswa SMP
This study aims to investigate the relationship between self-efficacy and academic procrastination among junior high school students. The research method used is a correlational design with a sample of 8th-grade students selected using simple random sampling. Data were collected using self-efficacy scales and academic procrastination scales with a Likert scale type. Statistical analysis was performed using Pearson correlation analysis to examine the relationship between the two variables. The results showed a significant negative relationship between self-efficacy and academic procrastination among junior high school students, with r = -0.536 and p < 0.001. This means that the higher the students' self-efficacy, the lower their academic procrastination. The findings suggest that self-efficacy is a crucial factor influencing academic procrastination among junior high school students. Therefore, teachers and counselors can utilize the results of this study to develop appropriate intervention strategies to enhance students' self-efficacy and reduce academic procrastination. Consequently, this study contributes to the development of more effective educational programs to improve academic achievement among junior high school students. ___________________________________________________________Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan efikasi diri dengan prokrastinasi akademik siswa SMP. Metode penelitian yang digunakan adalah desain korelasional dengan sampel siswa kelas VIII yang dipilih menggunakan teknik simpel random sampling. Data dikumpulkan menggunakan skala efikasi diri dan skala prokrastinasi akademik dengan jenis skala likert. Analisis statistik yang digunakan yang digunakan untuk mengolah hasil penelitian adalah dengan analisis korelasi person untuk mengetahui hubungan antara kedua variabel. Hasil penelitian menunjukan terdapat hubungan negatif yang signifikan antara efikasi diri dengan prokrastinasi akademik siswa SMP yaitu r hitung = -0,536, p= <0.001. Artinya, semakin tinggi efikasi diri siswa, semakin rendah prokrastinasi akademik siswa. Hasil ini menunjukan bahwa efikasi diri merupakan faktor yang penting dalam mempengaruhi prokrastinasi akademik siswa SMP. Oleh karena itu, guru dan konselor dapat menggunakan hasil penelitian ini untuk mengembangkan strategi intervensi yang tepat untuk meningkatkan efikasi diri siswa dan mengurangi prokrastinasi akademik siswa. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi pada pengembangan prokgram pendidikan yang lebih efektif dalam meningkatkan prestasi akademik siswa SMP.
Penelitian Parameter Mesin Trubend 5130 Terhadap Hasil Sudut Dan Inner Radius Bending Plate Material SPHC Tebal 1,5 mm
Masalah dalam proses tekuk di PT. DLM dalam pengerjaan tutup mesin panjang 600mm memiliki hasil sudut tekuk lebih dari 90o±1o dan hasil radius pada titik tengah melebihi 1,6 mm di mesin TruBend 5130. Masalah disebabkan springback setelah selesai proses bending berakibat ketidaktepatan sudut bending. Penelitian bertujuan mencari parameter terbaik pada bending plate SPHC tebal 1,5 mm agar sudut bending mencapai 90o dengan toleransi ± 1o dan radius bending di ukuran 1,6 mm ± 0,3 mm, menganalisis parameter jenis V-block, jarak punch die, dan holding time terhadap hasil sudut dan hasil radius pada proses bending plate material SPHC. Metode yang digunakan adalah metode Taguchi, ANOVA dan RSM. Hasil konfirmasi RSM material SPHC tebal 1,5 mm pada mesin TruBend 5130 adalah jarak punch die 50 mm, lebar V 12 mm, holding time 5 detik, press force 150 kN menghasilkan sudut tekuk 91o dan inner radius sebesar 5,557 mm. Tuntutan ukuran sudut 90o±1o terpenuhi. Inner radius tidak memenuhi ukuran 1,6 mm ± 0,3 mm. Berdasarkan ANOVA RSM, jarak punch die mendominasi pengaruh terhadap hasil sudut tekuk dan inner radius tekuk (95,3% respon springback dan 93,7% respon inner radius). Kombinasi parameter berdasarkan surface plot yang mempengaruhi respon springback adalah parameter jarak punch die dan holding time (varian B) dengan rentang nilai springback luas (1o hingga 6o), nilai minimum springback 1o. Parameter mempengaruhi respon inner radius adalah parameter jarak punch die dan holding time (varian B) dengan rentang nilai inner radius luas (6 mm hingga 10 mm), nilai minimum inner radius 6 mm
STUDI KOMPARASI MEDIA FILTER AIR MENGGUNAKAN PASIR SILIKA DAN MANGANESE GREENSAND TERHADAP NILAI TDS AIR BERSIH
Abstrak. Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia. Perbandingan wilayah air dan daratan di Indonesia adalah 65% perairan dan 35% daratan. Kalimantan selatan murupakan daerah yang dominan memeliliki lahan gambut dan rawa-rawa, Air bersih merupakan kebutuhan pokok yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia. Pada penelitian ini media filter yang akan di gunakan berupa pasir silika, manganese greensand, batu zeolit dan arang aktif.Tabung 1 Memperoleh Peningkatan Nilai PH air sebesar 0.1 atau 3.33% dan Penurunan nilai TDS dari 741 ke 648, atau skitar 12,55 %. Tabung 2 memberikan keseimbangan terbaik antara debit air yang tinggi dan kualitas air yang baik, dengan menghasilkan debit 9,65 L/menit (hanya turun 14,8% dari Tabung 1) namun memberikan peningkatan kualitas air yang signifikan dengan efisiensi peningkatan pH sebesar 30% dan penurunan TDS sebesar 14,85%
APLIKASI E-HUMAS DALAM PENINGKATAN PELAYANAN KEHUMASAN UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN MAB BANJARMASIN
Universitas Islam Kalimantan (UNISKA) Muhammad Arsyad Al Banjari merupakan PTS tertua dan terbesar di Kalimantan Selatan, didirikan oleh yayasan UNISKA berdasarkan akte Notaris Bachtiar Nomor 6 tanggal 7 Juli 1981. Saat ini telah memiliki Program PACASARJANA, 9 (Sembilan) Fakultas, 17 (Tujuh Belas) Program Studi S-1. HUMAS (Hubungan Masyarakat) adalah bagian dari Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari yang berperan penting dalam semua bentuk komunikasi berencana baik ke pihak internal maupun ke pihak ekternal yang bertujuan untuk mendapatkan citra positif dan dukungan dari publik. Teknologi, informasi dan komunikasi berkembang sangat pesat saat ini dan telah merevolusi cara hidup banyak orang, baik terhadap cara berkomunikasi, cara belajar, cara bekerja, dan lain sebagainya. Perkembangan informasi sangat memberikan ruang untuk mengorganisasikan segala kegiatan dengan cara yang baru, inovatif, akurat, dan tepat waktu, memberikan kenyamanan yang lebih dalam mengelola dan menikmati kehidupan. Penerapan pada teknologi, informasi dan komunikasi menadikan semua proses kerja akan ditransformasikan dari bentuk fisik menjadi digital, mobile, virtual dan personal. Teknologi informasi dan komuniskasi yang berkembang saat ini bisa dimanfaatkan untuk menunjang berbagai bidang pelayanan kehumasan dalam hubungannya dengan dengan masyarakat umum dan hubungannya dengan bagian-bagian lain yang ada di UNISKA MAB Banjarmasin
ANALISA DESAIN UI/UX PADA WEBSITE INDONESIA MOTORCYCLE TOUR DENGAN METODE DESIGN THINKING
Indonesia Motorcycle Tour (IMT) merupakan platform layanan wisata berbasis sepeda motor yang memanfaatkan website sebagai media informasi dan promosi. Namun, website IMT masih memiliki keterbatasan pada aspek desain User Interface (UI) dan User Experience (UX), seperti navigasi yang kurang intuitif dan fitur yang terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas UI/UX website IMT dan merancang ulang tampilan serta pengalaman pengguna menggunakan metode Design Thinking. Metode ini terdiri dari lima tahapan: Empathize, Define, Ideate, Prototype, dan Test. Hasil analisis dan pengujian menunjukkan bahwa rancangan baru mampu meningkatkan kemudahan navigasi, fitur pencarian, serta membangun elemen interaktif seperti komunitas pengguna dan testimoni pelanggan. Prototipe yang diuji menunjukkan peningkatan kepuasan pengguna dalam mengakses informasi dan melakukan reservasi. Model yang telah dibuat diujicobakan secara efektif pada 30 responden dengan menggunakan uji System Usability Scale (SUS). Hasil tes yang berjumlah 76,5 menunjukkan bahwa peringkat kata sifat good, skala kelas B dapat diterima, dan hasilnya dapat diterima
IMPLEMENTASI SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENERIMA BANTUAN SOSIAL MENGGUNAKAN METODE SAW (SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING) BERBASIS WEB
Bantuan sosial adalah salah satu jenis upaya pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama bagi mereka yang berada di kategori kurang mampu. Akan tetapi, dalam pelaksanaannya, sering kali terjadi masalah dalam penentuan penerima bantuan sosial, seperti ketidaktepatan sasaran, subjektivitas dalam pengambilan keputusan, serta kurangnya transparansi dalam proses seleksi. Metode Simple Additive Weighting (SAW) adalah salah satu metode dalam sistem pendukung keputusan (SPK) yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung proses seleksi penerima bantuan sosial. Ada 2 jenis metode penelitian yang digunakan yang pertama dengan metode pengumpulan data dari Observasi wawancara dan stady literatur serta di dukung dengan metode pengembangan perangkat lunak dari Analisis sistem, Perancangan dan implementasi sistem,Pengujian sistem dan Pemeliharaan sistem sistem ini diharapkan dapat membantu menentukan penerima bantuan sosial secara lebih objektif, transparan dan efisien serta diharapkan membantu proses seleksi penerima bantuan sosial dengan lebih akurat dan adil berdasarkan kriteria yang telah ditentukan, sehingga dapat menjadi solusi bagi pemerintah atau lembaga terkait dalam menyalurkan bantuan sosial secara tepat sasaran
Analisis Smart Aplikasi Web E-Comerce Berbasis Artificial Intelligence
Perkembangan teknologi E-commerce yang semakin pesat mendorong kebutuhan akan sistem yang lebih cerdas dan personalisasi. penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan aplikasi smart web e-commerce dalam pembuatan aplikasi web E-commerce oleh mahasiswa praktikum Fakultas Teknologi Informasi (FTI) Universitas Islam Kalimantan (UNISKA) Banjarmasin dengan memanfaatkan teknologi Artificial Intelligence (AI). Metode Agile digunakan sebagai kerangka kerja untuk memastikan bahwa tujuan pengembangan aplikasi e-commerce dapat dirumuskan secara jelas, terukur, realistis, relevan, dan memiliki batasan waktu yang tepat. Sementara itu, teknologi AI diintegrasikan untuk meningkatkan fungsionalitas aplikasi, seperti personalisasi rekomendasi produk, analisis perilaku pengguna, dan optimasi proses transaksi.Metodologi pengembangan menggunakan metode Agile dengan pendekatan iteratif dan inkremental, yang terbagi dalam sprint-sprint dua minggu mencakup perencanaan, analisis, desain, implementasi, dan pengujian berulang untuk setiap fitur. Setiap sprint menghasilkan produk yang dapat diuji, memungkinkan umpan balik cepat dari pengguna dan penyesuaian yang lebih responsif
PERBANDINGAN RANDOM FOREST DAN SUPPORT VECTOR MACHINE UNTUK KLASIFIKASI SLEEP APNEA
Penelitian ini bertujuan untuk menilai performa algoritma Random Forest (RF) dan Support Vector Machine (SVM) dalam mendeteksi dan mengklasifikasikan sleep apnea dengan menggunakan dataset yang mencakup berbagai parameter fisiologis dan gaya hidup. Metode yang diterapkan mencakup pengumpulan data, analisis eksploratori, dan pra-pemrosesan data, termasuk penanganan ketidakseimbangan melalui teknik SMOTE. Dataset dibagi menjadi data pelatihan dan data uji untuk melatih model, yang kemudian dievaluasi dengan berbagai metrik seperti akurasi, precision, recall, F1-score, confusion matrix, ROC curve, AUC, dan validasi silang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa algoritma Random Forest memberikan akurasi yang lebih tinggi, yaitu 0.927, dibandingkan dengan Support Vector Machine yang mencapai akurasi 0.915. Oleh karena itu, Random Forest dapat dianggap sebagai algoritma yang lebih unggul dalam klasifikasi sleep apnea berdasarkan dataset yang digunakan. Penelitian ini memberikan kontribusi pada pengembangan sistem deteksi sleep apnea berbasis machine learning yang dapat meningkatkan akurasi diagnosis penyakit tersebut. Rencana penelitian selanjutnya akan difokuskan pada pengembangan model yang lebih efisien dan penerapan teknik lain untuk mengatasi masalah dataset yang tidak seimbang
ANALISIS ENERGI KIMIA EKSTRAK NANAS DAN TOMAT SEBAGAI LARUTAN ELEKTROLIT DALAM SEL ELEKTROLISIS
Dalam praktik elektrokimia, penggunaan bahan alami sebagai elektrolit yang ramah lingkungan semakin populer. Ada kemungkinan bahwa ekstrak buah yang mengandung ion dan senyawa aktif dapat berfungsi sebagai pengganti larutan elektrolit sintetis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis energi kimia ekstrak nanas dan tomat sebagai larutan elektrolit dalam sel elektrolisis. Sel elektrolisis menggunakan energi listrik untuk menginduksi reaksi kimia, dengan elektroda karbon sebagai medium penghantar. Ekstrak nanas dan tomat dihasilkan melalui proses ekstraksi, menghasilkan larutan yang mengandung berbagai komponen kimia. Dalam penelitian, perubahan massa elektroda dan reaksi pada anoda dan katoda diamati. Hasil menunjukkan bahwa pada katoda terjadi peningkatan massa akibat reduksi ion logam, sementara pada anoda terbentuk gelembung gas sebagai indikasi reaksi oksidasi. Pengujian dengan indikator menunjukkan bahwa ekstrak nanas dan tomat memiliki kemampuan untuk menghantarkan arus listrik dan memungkinkan terjadinya reaksi elektrolisis, meskipun dengan perbedaan reaksi dan perubahan warna yang dihasilkan oleh masing-masing ekstrak