Jurnal Online - Universitas Islam Kalimantan
Not a member yet
4346 research outputs found
Sort by
KOMPOSISI KIMIA DAN MUTU TANAK BEBERAPA BERAS VARIETAS LOKAL KALIMANTAN SELATAN
Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui komposisi kimia dan mutu tanak beberapa beras varietas lokal Kalimatan Selatan. Dalam penelitian ini digunakan 7 varietas, yaitu Gedai, Klopo, Pandak Kambang, Pandak Putih, Siam Rukut, Siam Mayang dan Siam Saba. Pengamatan yang dilakukan meliputi kadar air, pati, amilosa, lipida bebas, lipida terikat, protein, penyerapan air, volume pengembangan, kadar pati terlarut dan tingkat kelekatan nasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komposisi kimia dan mutu tanak beras dipengaruhi oleh varietas kecuali untuk kadar air dan kadar pati. Beras varietas lokal Kalimantan Selatan termasuk dalam beras beramilosa tinggi, dengan kadar amilosa > 25%. Mutu tanak beras dipengaruhi oleh kadar amilosa dan lipida terikat. Semakin rendah kadar amilosa dan lipida terikat beras, penyerapan air dan volume pengembangan menjadi lebih besar dan nasi yang dihasilkan menjadi seperti pasta dan lembek karena banyaknya pati terlarut dalam air pemasak dan nasi menjadi lebih lengket
THE EFFECT SNPs R25C AND R25H LEPTIN GENE TO CHOLESTEROL AND TRIGLYCERIDE ON BLOOD OF ONGOLE CROSSBREED CATTLE
Single Nucleotide Polymorphisms (SNPs) on the Leptin gene may alter the quality and quantity of Leptin hormone, which plays an active role in energy metabolism and it can contribute to fat deposition in mammals. This study proposed to determine the effect of SNPs R25C and R25H on Cholesterol, and Triglycerides levels in the blood of Ongole Crossbreed cattle. The research was carried out experimentally with a Completely Randomized Design using the sixteen heads of Ongole Crossbreed. There were three different genotypes based on SNPs R25C and R25H: CC, TT, and AA. The cattle were reared intensively for two months. The feed consists of corn kernels and concentrates, and It is calculated based on the Dry Matter (DM) intake, which is 3% of body weight. The result showed SNPs R25C and R25H on the Leptin gene did not have a significant effect on blood Cholesterol, and Triglyceride levels of Ongole Crossbreed cattle. Those SNPs in the Leptin gene cannot be used as selection markers in Ongole Crossbreed cattle. Further research is needed to include SNPs in other genes contributing to Cholesterol and Triglycerides on blood cattl
BIMBINGAN KELOMPOK TEKNIK MODELLING SYMBOLIC UNTUK MENGURANGI KECENDERUNGAN OVER MAKE-UP PADA SISWI SMP
The purpose of this study were: 1) To describe the implementation of group guidance services with symbolic modeling techniques to prevent the use of cosmetics in female students of SMPN 3 Bae Kudus, 2) To determine the effectiveness of the implementation of group guidance services using symbolic modeling techniques to prevent the use of cosmetics at school. This study used a quasi-experimental method with a one group pretest and posttest design. Before being given treatment in the form of group guidance services using the Symbolic Modeling technique, measurements were taken to determine the extent of students' understanding and discipline related to their appearance at school through a pretest, on 15 female students in class VIII D. The results showed that 9 students scored in the low category with an average value of 69, which means that they have not implemented a disciplined attitude to obey the rules and do not have an understanding of the proper use of cosmetics. Then after being given treatment in the form of group guidance services using the symbolic modeling technique, there was a significant increase of 51% to 120 with a high category on the posttest. This was also proven by the results of the analysis test using the Wilcoxon Test which obtained an Asymp value. Sig of 0.007 <0.05 which means Ha is accepted. So it can be concluded that the group guidance service of Symbolic Modeling technique is proven effective in preventing excessive use of cosmetics in class VIII D female students of SMPN 3 Bae Kudus
THE EFFECT OF CONTEXTUAL LEARNING METHOD ON STUDENTS’ READING COMPREHENSION
Reading comprehension is a vital skill for English language learners, yet traditional methods of teaching prove to be ineffective in encouraging students. This study aimed to analyse the effectiveness of the contextual learning method in improving the reading comprehension of students. Quasi-experiment research design was applied whereby no random samples of the subjects from the English Department at IAIN Palangka Raya were assigned to treatment. Pre-test and post-test were administered, encompassing 15 items related to reading comprehension utilizing Google Forms for purposes of observation of student improvements before and after intervention. The analysis revealed that students' reading comprehension increased significantly through contextual learning. Readings using contextual learning showed raised interest, improved retention, and critical thinking. The study recommended long-term effects of contextual learning and its application at various levels of language proficiency in future studies
OPTIMALISASI EFEKTIVITAS KUAT MEDAN MAGNET PADA MAGNETIC SEPARATOR DI CONVEYOR BATUBARA (STUDI KASUS DI PLTU PT. SKS LISTRIK KALIMANTAN)
Magnetic Separator menggunakan gaya magnet untuk memisahkan antara material. Batu bara dengan material logam (Ferromagnetic). Magnetic Separator menggunakan prinsip Elektromagnet untuk membentuk medan magnet yang bersumber Arus listrik searah/Direct Current. Penelitian ini bertujuan untuk optimalisasi atau meningkatkan efektivitas pemisahan dengan material asing pada Magnetic Separator dan menganalisis setiap potensi kegagalan yang terjadi dengan metode FMEA (Failure Mode and Effect Analysis). Dengan melakukan perbandingan antara nilai sebelum dan sesudah optimalisasi pada nilai yang didapat dari hasil pengukuran nilai Kuat Medan Magnet, Kuat Arus, Suhu, Tahanan Isolasi, dan jarak antara Magnetic Separator dengan permukaan material sehingga didapatkan nilai kemampuan serta efektivitas pemisahan dari hasil perhitungan. Efektivitas pemisahan sebelum optimalisasi yaitu sebesar 15,5% dengan kemampuan pemisahan 1,42-6,3 Kg untuk Magnetic Separator 1 dan 5,76% dengan kemampuan pemisahan 0,67-2,21 Kg untuk Magnetic Separator 2. Nilai sesudah dilakukannya optimalisasi yaitu didapatkan efektivitas sebesar 82% dengan kemampuan pemisahan sebesar 7,49-33,49 Kg untuk Magnetic Separator 1 dan 2. Nilai Risk Priority Number (RPN) tertinggi pada jenis kegagalan efektivitas pemisahan yang rendah yaitu sebesar 180 berdasarkan Maintenance Record. Setelah dilakukan optimalisasi terjadi penurunan RPN yang cukup drastis yaitu sebesar 60. Dengan begitu, optimalisasi efektivitas pemisahan pada Magnetic Separator terbilang jauh lebih baik dari sebelumnya
KAJIAN LITERATUR PERBANDINGAN HASIL SHOOTING PENALTY KAKI BAGIAN DALAM DAN PUNGGUNG KAKI DALAM PERMAINAN FUTSAL
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan tingkat keberhasilan tendangan penalti antara kaki bagian dalam dan punggung kaki. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan kajian literatur dengan mengumpulkan dan menganalisis data dari berbagai jurnal yang terkait. Hasil analisis menunjukkan bahwa tendangan penalti dari bagian dalam kaki memberikan hasil yang lebih akurat dan tepat sasaran dibandingkan tendangan dari punggung kaki. Meskipun terdapat beberapa perbedaan dalam hasil penelitian, namun penting untuk meningkatkan keterampilan setiap pemain baik dari segi posisi pemain maupun situasi permainan, serta mempertimbangkan apa yang berkontribusi terhadap hasil akhir dari kedua teknik tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa kedua teknik tendangan penalti bisa digunakan secara efektif tergantung pada keterampilan pemain futsal dan latihan yang dilakukan oleh para pemain. Namun, berdasarkan hasil yang telah dilakukan oleh para peneliti tendangan penalti yang dilakukan pada bagian dalam kaki lebih efektif dalam futsal dibandingkan dengan bagian atas kaki. Teknik penalti menggunakan kaki bagian dalam terbukti meningkatkan akurasi, kontrol, dan konsistensi yang menjadi faktor kunci dalam mencetak gol. Dengan keunggulan tersebut, disarankan latihan dengan penekanan pada tendangan kaki bagian dalam untuk meningkatkan performa pemain dalam situasi penalti. Kata Kunci: Futsal; tendangan penalti; teknik tendangan; perbandinga
STOP Open Defecation: A Policy Implementation Study of Hulu Sungai Utara Regency Regional Regulation No. 04 of 2016 on the Elimination of Open Defecation Practices
North Amuntai Subdistrict is one of the subdistricts in Hulu Sungai Utara Regency, where most of its villages are situated along riverbanks. A considerable portion of the population still engages in open defecation directly into the river, as evidenced by the numerous latrines built along the riverbanks. Out of the 26 villages in the subdistrict, 7 have not yet been declared Open Defecation Free (ODF), despite the existence of a local regulation—Hulu Sungai Utara Regency Regulation No. 04 of 2016—which prohibits open defecation through the Stop BABS (Stop Open Defecation) movement. This study aims to examine how the sanitation policy (Hulu Sungai Utara Regency Regulation No. 04 of 2016 on the Stop BABS movement) is being implemented in North Amuntai Subdistrict, to identify the challenges in its implementation, and to explore the efforts or solutions employed to overcome these barriers. The research employs a qualitative method with a descriptive approach, using observation, interviews, and documentation techniques
HUBUNGAN ANTARA KEBIASAAN BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DI SMAN 9 KOTA JAMBI
Hasil belajar merupakan indikator penting yang digunakan untuk menilai keberhasilan proses pembelajaran dan kualitas pendidikan di sekolah. Salah satu faktor internal yang berpengaruh terhadap hasil belajar adalah kebiasaan belajar, yaitu pola perilaku belajar yang dilakukan siswa secara konsisten melalui pengelolaan waktu, strategi memahami materi, serta ketekunan menyelesaikan tugas akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kebiasaan belajar dengan hasil belajar siswa kelas XI IPA F1 di SMAN 9 Kota Jambi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Sampel penelitian berjumlah 36 siswa yang dipilih menggunakan teknik sampel jenuh. Instrumen penelitian terdiri atas angket kebiasaan belajar dan dokumentasi nilai hasil belajar. Teknik analisis data meliputi uji normalitas dan uji korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara kebiasaan belajar dan hasil belajar dengan koefisien korelasi sebesar 0,581 yang termasuk kategori sedang dan berarah positif. Temuan ini menegaskan pentingnya pembinaan kebiasaan belajar untuk meningkatkan prestasi akademik siswa
ANALISIS GC-MS TERHADAP PRODUK HIDROBROMINASI EUGENOL: PENGARUH WAKTU REAKSI TERHADAP RENDEMEN DAN KEMURNIAN DALAM SINTESIS BEBAS PELARUT MENGGUNAKAN SILIKA GEL 60
Eugenol, senyawa utama dalam minyak atsiri cengkeh, berpotensi sebagai prekursor sintesis senyawa bioaktif karena mengandung gugus alkena yang reaktif. Penelitian ini mengevaluasi pengaruh waktu reaksi terhadap rendemen dan kemurnian produk hasil hidrobrominasi eugenol menggunakan asam bromida 48% dan silika gel 60 sebagai agen dehidrasi dalam kondisi bebas pelarut. Reaksi dilakukan selama 72, 144, 288, dan 432 jam. Silika gel berfungsi sebagai medium padat dan penyerap air untuk membentuk HBr secara in situ. Produk dianalisis menggunakan GC-MS untuk mengetahui profil kromatogram dan spektrum massa. Hasil menunjukkan bahwa waktu reaksi 288 jam menghasilkan kemurnian tertinggi (90,49%) dan rendemen 76,17%. Spektrum massa menunjukkan ion molekuler m/z 244 dan 246, yang merupakan pola isotop khas senyawa bromin. Perpanjangan waktu hingga 432 jam tidak meningkatkan kemurnian. Sintesis ini terbukti efisien, selektif, dan ramah lingkungan untuk pengembangan turunan eugenol
ANALISIS EFEKTIVITAS PENERAPAN RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI PADA PROYEK PEMBANGUNAN JALAN INSPEKSI
Sektor konstruksi merupakan industri berisiko tinggi dengan angka kecelakaan kerja yang signifikan, sehingga penerapan Rencana Keselamatan Konstruksi (RKK) menjadi penting untuk menjamin keselamatan pekerja. Namun, sering terdapat kesenjangan antara perencanaan dan penerapan RKK di lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas implementasi RKK pada proyek Jalan Inspeksi di Kota Palangka Raya, mengingat adanya indikasi ketidaksesuaian antara dokumen RKK dengan pelaksanaan di lapangan serta keterbatasan sumber daya K3. Penelitian ini dilakukan untuk menilai efektivitas penerapan RKK dalam mengurangi potensi kecelakaan kerja serta mengidentifikasi faktor pendorong dan penghambat penerapannya. Metode penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui analisis dokumen RKK dan Kerangka Acuan Kerja (KAK), wawancara mendalam dengan berbagai pihak terkait termasuk Petugas K3 dan tim pelaksana proyek serta observasi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa RKK telah memenuhi persyaratan regulasi dan berhasil menekan angka kecelakaan hingga mencapai target zero accident. Namun, ditemukan keterbatasan dalam alokasi sumber daya manusia pada K3, variasi strategi mitigasi yang minim, serta ketidakpatuhan terhadap protocol keselamatan dalam pelaksanaan harian. Pemanfaatan teknologi dan penguatan kapasitas operasional K3 direkomendasikan untuk meningkatkan efektivitas RKK pada proyek serupa di masa depan