Jurnal Online - Universitas Islam Kalimantan
Not a member yet
4346 research outputs found
Sort by
Kualitas Napas Di Tengah Serbuk Kain: Korelasi Lama Paparan Debu Dan Fungsi Paru Pada Pekerja Konveksi
Breath Quality Amidst Fabric Dust: Correlation Between Dust Exposure Duration And Pulmonary Function Among Convection Workers Abstract Occupational exposure to dust in the garment industry has been associated with the risk of impaired pulmonary function among workers. This study aims to examine the correlation between the duration of dust exposure and lung function status among convection workers. A cross-sectional quantitative approach was used, involving 100 workers from garment industries in Sidoarjo. Subjects were selected using purposive sampling, considering inclusion criteria such as active employment status, no prior diagnosis of chronic lung disease, and minimum one year of working experience. Pulmonary function was measured using spirometry, classifying results into normal and obstructive impairment. The chi-square and Spearman correlation tests were applied to assess associations between variables. Findings showed that 72% of respondents were aged 30–50 years, 58% had worked for more than 5 years, and 65% were female. Among workers with less than 5 years of exposure, only 30% had obstructive pulmonary disorders. In contrast, 55% of those exposed for 5–10 years and 70% of those exposed for more than 10 years experienced impaired lung function. The chi-square test revealed a significant association between duration of exposure and pulmonary function (χ² = 11.11; p = 0.001), while the Spearman test confirmed a moderate positive correlation (r = 0.41; p 10 tahun mengalami gangguan fungsi paru. Uji chi-square menunjukkan adanya hubungan signifikan antara lama paparan dan fungsi paru (χ² = 11,11; p = 0,001), dan uji Spearman menunjukkan korelasi positif sedang (r = 0,41; p < 0,01). Temuan ini menekankan pentingnya pemantauan kesehatan kerja dan penggunaan alat pelindung diri yang memadai dalam industri konveksi untuk mengurangi risiko gangguan pernapasan. Pemeriksaan fungsi paru secara berkala diperlukan untuk deteksi dini dan pencegahan kondisi paru kronis pada pekerja tekstil. Kata Kunci: paparan debu; fungsi paru; pekerja konveksi; kesehatan kerja; uji chi-squar
VALUE-ADDED ANALYSIS OF TEMPE PRODUCTION FROM SOYBEANS IN GUNTUNG PAIKAT, SOUTH BANJARBARU
This study analyzes the value addition of soybean processing into tempe in Guntung Paikat, South Banjarbaru District, Banjarbaru City, using a case study of Mr. Suparji’s enterprise. The objective of the research was to determine output value, input value, labor utilization (measured in workdays), and to identify challenges encountered in tempe production related to value addition. A quantitative method with a case study approach was employed, conducted from March to June 2025, involving two respondents: the owner and his son as a worker. Data were analyzed descriptively, and value addition was calculated using the Hayami method. Results show that tempe production was carried out through simple processes including sorting, washing, soaking, peeling, boiling, inoculation with yeast, wrapping, and fermentation. The value addition, defined as the difference between output value, other input contributions, and input costs, was IDR 20,133 per kilogram, with a ratio of 71.90%. This high ratio indicates strong economic feasibility, as it exceeds the 40% threshold
SOSIALISASI PROSES PEMBENTUKAN IDENTITAS ISLAM SISWA MADRASAH IBTIDAIYAH DALAM KONTEKS PEMBELAJARAN
Pembentukan identitas Islam merupakan aspek penting dalam pendidikan di Madrasah Ibtidaiyah (MI), di mana proses ini menjadi fondasi bagi perkembangan karakter dan nilai-nilai agama siswa. Namun, pemahaman mengenai proses ini dalam konteks pembelajaran sering kali belum sepenuhnya dipahami dan diterapkan secara optimal. Sosialisasi mengenai proses pembentukan identitas Islam diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan implementasi di tingkat madrasah. Artikel ini bertujuan untuk mensosialisasikan proses pembentukan identitas Islam siswa Madrasah Ibtidaiyah dalam konteks pembelajaran kepada guru, orang tua, dan pihak terkait lainnya. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman dan keterampilan dalam mengimplementasikan metode dan strategi yang efektif untuk mendukung pembentukan identitas Islam siswa. Sosialisasi dilakukan melalui serangkaian kegiatan yang meliputi workshop, seminar, dan diskusi kelompok dengan melibatkan guru, orang tua, dan pengelola madrasah. Materi yang disampaikan mencakup teori dan praktik pembentukan identitas Islam, metode pengajaran yang efektif, serta peran keluarga dan lingkungan sekolah. Evaluasi dilakukan untuk mengukur pemahaman dan perubahan sikap peserta sebelum dan setelah sosialisasi. Kegiatan sosialisasi berhasil meningkatkan pemahaman peserta mengenai pentingnya integrasi nilai-nilai Islam dalam kurikulum dan metode pengajaran. Para peserta menunjukkan peningkatan dalam pengetahuan mengenai teknik-teknik pengajaran yang mendukung pembentukan identitas Islam serta strategi untuk melibatkan keluarga dalam proses pendidikan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa peserta merasa lebih siap untuk menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam praktik sehari-hari di madrasah. Sosialisasi tentang proses pembentukan identitas Islam siswa Madrasah Ibtidaiyah dalam konteks pembelajaran telah memberikan dampak positif bagi guru, orang tua, dan pihak terkait lainnya. Kegiatan ini tidak hanya memperluas pengetahuan tentang teori dan praktik pembentukan identitas Islam, tetapi juga meningkatkan kemampuan praktis dalam menerapkannya. Penerapan hasil sosialisasi diharapkan dapat memperkuat proses pembelajaran dan mendukung pengembangan identitas Islam yang positif di kalangan siswa.Kata Kunci: Sosialisasi, Identitas Islam, Madrasah Ibtidaiyah, Pembelajaran, Pendidikan Agama
PELATIHAN PEMBUATAN LAYANAN PUBLIK ONLINE DI KELURAHAN KERTAK BARU ILIR
Sistem informasi web adalah suatu sistem yang memberikan atau mengkomunikasikan kebutuhan informasi manusia. Aplikasi layanan publik online ini berbasis web khusus Masyarakat di Kelurahan Kertak Baru Ilir, Kecamatan Banjarmasin Tengah,menyediakan formulir keluhan masyarakat untuk pengaduan atau pelaporan mengenai berbagai peristiwa di sekitarnya. Selain itu, aplikasi ini juga memfasilitasi permohonan surat administrasi negara yang dapat dikeluarkan oleh kantor kelurahan. Penyediaan layanan ini memudahkan masyarakat dalam menyampaikan permasalahan yang terjadi di lingkungan Kelurahan Kertak Baru Ilir, seperti konflik warga, kerusakan jalan, kebakaran, dan lain sebagainya. Dengan demikian, masyarakat tidak perlu mendatangi kantor kelurahan, melainkan dapat mengakses situs web aplikasi layanan publik berbasis web tersebut. Kemudahan akses yang tersedia dari jarak jauh dapat dinikmati melalui perangkat komunikasi seperti ponsel, laptop, atau komputer yang terhubung ke internet
Studi Fenomenologi Tentang Faktor Penyebab Serta Dampak Prokrastinasi Akademik pada Siswa
Procrastination is the behavior of delaying tasks or responsibilities. In an academic context, procrastination refers to the tendency to postpone schoolwork or assignments. This study aims to identify the factors that contribute to the growing phenomenon of academic procrastination among students and its potential impacts. The research used a phenomenological approach, a qualitative method that explores individuals’ experiences of a particular phenomenon. The study involved six participants: three as primary data sources who frequently delayed submitting assignments in more than three subjects, and three as supporting participants. Data were analyzed using the Colaizzi model. The findings revealed that the main factors behind academic procrastination include fear of failure, low self-discipline, task aversiveness, and perfectionist attitudes. The negative impacts of this behavior include anxiety, excessive guilt, decreased productivity and motivation, sleep disturbances, physical health issues, and lower academic performance. The study suggests that future research should explore effective intervention strategies to help reduce academic procrastination among students. ___________________________________________________________________Prokrastinasi merupakan perilaku menunda tugas atau pekerjaan. Dalam konteks akademik, prokrastinasi akademik adalah kecenderungan menunda mengerjakan tugas sekolah. Penelitian ini bertujuan mengetahui faktor penyebab dan dampak dari prokrastinasi akademik yang terus berkembang di lingkungan siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi fenomenologi, yaitu pendekatan yang digunakan untuk mengidentifikasi pengalaman seseorang terhadap suatu fenomena. Partisipan terdiri dari enam orang, tiga sebagai data utama (sering menunda tugas pada lebih dari tiga mata pelajaran) dan tiga sebagai data pendukung. Analisis data dilakukan dengan model Colaizzi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor penyebab prokrastinasi akademik antara lain: rasa takut gagal, rendahnya disiplin diri, task aversiveness (ketidaksukaan terhadap tugas), dan sikap perfeksionis. Dampak negatif dari prokrastinasi meliputi kecemasan, rasa bersalah, penurunan motivasi dan produktivitas, gangguan tidur, masalah kesehatan fisik, serta penurunan prestasi belajar. Penelitian ini menyarankan perlunya layanan intervensi yang tepat untuk membantu mengurangi prokrastinasi akademik pada siswa sehingga mereka dapat lebih optimal dalam menjalankan tanggung jawab akademiknya
Peningkatan Kepercayaan Diri melalui Bimbingan Klasikal Berbasis Group Discussion dan Media Bamboozle
The analysis of the Student Needs Assessment Questionnaire (AKPD) indicated that 3.26% of respondents experienced problems related to low self-confidence. This study aims to examine students’ understanding of self-confidence before and after receiving classical guidance through the group discussion method assisted by Bamboozle Media, as well as to evaluate its effectiveness in enhancing self-confidence among seventh-grade students of class VII B at SMP Negeri 12 Kota Tegal. The research employed a quantitative approach with a pre-experimental one-group pre-test and post-test design, involving 32 students with low self-confidence who were selected using purposive sampling. Data were collected through questionnaires, observation, and documentation. The research instrument showed high reliability, with a Cronbach’s Alpha score of 0.945. Data analysis employed normality tests, homogeneity tests, and a paired sample t-test. Findings revealed that the mean self-confidence score increased from the pre-test average of 78.21 (moderate category) to the post-test average of 170.18 (high category). Statistical testing showed a significant difference with a t-value of -40.096 and a Sig. (2-tailed) value of 0.000 < 0.05, thus Ha was accepted. Effect size analysis using Cohen’s d yielded a score of 9.566, which indicates very large practical significance. This study provides strong empirical evidence that classical guidance through group discussion, supported by interactive digital media, is highly effective in improving students’ self-confidence, thereby offering innovative strategies for school counselors in the digital era. ____________________________________________________________Analisis Angket Kebutuhan Peserta Didik (AKPD) menunjukkan 3,26% responden menghadapi masalah kepercayaan diri rendah. Penelitian ini bertujuan mengetahui tingkat pemahaman kepercayaan diri peserta didik sebelum dan sesudah diberikan bimbingan klasikal melalui metode group discussion berbantuan media Bamboozle, serta menguji efektivitasnya dalam meningkatkan pemahaman kepercayaan diri siswa kelas VII B SMP Negeri 12 Kota Tegal. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-experimental one group pre-test dan post-test, melibatkan 32 siswa dengan kepercayaan diri rendah yang dipilih melalui purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan angket, observasi, dan dokumentasi, dengan instrumen reliabel (Cronbach’s Alpha 0,945). Analisis data mencakup uji normalitas, homogenitas, dan paired sample t-test. Hasil menunjukkan rata-rata skor kepercayaan diri meningkat dari 78,21 (kategori sedang) pada pre-test menjadi 170,18 (kategori tinggi) pada post-test. Uji statistik menemukan perbedaan signifikan (t = -40,096; Sig. 0,000 < 0,05), sehingga Ha diterima. Analisis effect size menunjukkan Cohen’s d = 9,566 yang mengindikasikan signifikansi praktis sangat besar. Penelitian ini menegaskan bahwa bimbingan klasikal dengan metode group discussion berbantuan media digital interaktif Bamboozle terbukti sangat efektif meningkatkan pemahaman kepercayaan diri siswa, serta memberikan kontribusi nyata pada praktik bimbingan dan konseling di sekolah
Analisis Kecemasan dalam Penentuan Jenjang Karier Siswa SMP
Anxiety that is often experienced by Junior High School (SMP) students is when faced with the process of determining career levels. This anxiety is closely related to the uncertainty of choices, environmental pressure, and the level of enthusiasm in facing competition. This study aims to obtain a description of junior high school students' anxiety in determining career levels. This study uses a qualitative approach with a phenomenological study. The data collection technique was carried out through structured interviews with five junior high school students to determine their anxiety in deciding their career path in terms of (1) uncertainty regarding future choices; (2) the form of enthusiasm for competition, and (3) pressure from the environment. The study results showed that students experienced anxiety in the uncertainty of future choices caused by the lack of exploration of self-potential, while pressure from the environment, such as family support or social experience, also influenced students' self-confidence levels. Negative anxiety can reduce learning motivation and make students hesitate in determining career choices that suit their abilities and interests. On the other hand, positive anxiety can be a motivation to study harder. For further research, Guidance and Counseling teachers need to provide adequate guidance for junior high school students so that they can recognize their potential, overcome emotional stress, and make the right decisions regarding further education paths. __________________________________________________________________Kecemasan yang seringkali dialami siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) adalah ketika dihadapkan pada proses menentukan jenjang karier. Kecemasan ini berhubungan erat dengan ketidakpastian pilihan, tekanan lingkungan, serta tingkat semangat menghadapi kompetisi. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh deskripsi kecemasan siswa SMP dalam menentukan jenjang karier. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi fenomenologi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara terstruktur terhadap lima siswa SMP untuk mengetahui kecemasan dalam menentukan jenjang karier ditinjau dari (1) ketidakpastian terhadap pilihan masa depan; (2) bentuk rasa semangat terhadap kompetisi, dan (3) tekanan dari lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa mengalami kecemasan dalam ketidakpastian pilihan masa depan yang disebabkan kurangnya eksplorasi potensi diri, sementara tekanan dari lingkungan, seperti dukungan keluarga atau pengalaman sosial, turut mempengaruhi tingkat kepercayaan diri siswa. Kecemasan yang bersifat negatif dapat menurunkan motivasi belajar dan membuat siswa ragu dalam menentukan pilihan karier yang sesuai dengan kemampuan dan minat mereka. Sebaliknya, kecemasan yang bersifat positif dapat menjadi motivasi untuk lebih giat belajar. Bagi penelitian selanjutnya, guru Bimbingan dan Konseling perlu memberikan pendampingan yang memadai bagi siswa SMP agar dapat mengenali potensi diri, mengatasi tekanan emosional, dan membuat keputusan yang tepat terkait jalur pendidikan lanjutan
Desain Ulang Sucker Rod Pump Untuk Optimasi Sumur Produksi
Permasalahan yang dihadapi pada pengoperasian sumur produksi “SS” adalah terjadinya penurunan laju alir sumur produksi ke permukaan. Dampak permasalahan adalah kerugian akibat tidak terpenuhinya target produksi yang direncanakan. Penyebab permasalahan adalah terjadinya kerusakan pada komponen sucker rod pump. Terhadap kerusakan tersebut telah dilakukan upaya perbaikan dengan mengganti komponen pompa yang mengalami kerusakan dan kalibrasi terhadap pompanya. Namun upaya perbaikan tidak berhasil dengan baik dan pompa tetap dioperasikan dengan kemampuan lifting yang sangat terbatas. Tujuan penelitian adalah melakukan desain ulang atas pompa sucker rod pump pengganti dengan spesifikasi yang sejenis namun diharapkan memiliki kapasitas pemompaan yang lebih besar dari kapasitas pemompaan sebelumnya. Hasil desain ulang pompa SRP menunjukan nilai pump displacement mengalami kenaikan dari 183,749 Bpd menjadi 1.035,564 Bpd. Nilai debit alir optimum (Q Opt) juga mengalami peningkatan dari perpindahan kedalaman pump intake sebesar 1.175,9 Bpd pada saat pump intake diturunkan lagi menjadi lebih dalam dari kedalaman semula. Hasil desain ulang pompa sucker rod pump dipandang cocok dan sesuai digunakan pada sumur produksi “SS”
EFEKTIVITAS PELAYANAN ADMINISTRASI KELURAHAN TERINTEGRASI (SIPALUI) PADA KELURAHAN ALALAK UTARA KOTA BANJARMASIN
Tujuan penelitin ini yaitu untuk mengetahui Efektivitas Pelayanan Administrasi Kelurahan Terintegrasi (Palui) dan untuk nmengetahui faktor yang menjadi kendala Efektivitas Pelayanan Administrasi Kelurahan Terintegrasi (Palui) pada Kelurahan Alalak Utara Kota Banjarmasin. Untuk mengetahui bagaimana Efektivitas Pelayanan Administrasi Kelurahan Terintegrasi PALUI sebagai pelayanan administrasi di Kelurahan Alalak Utara Kota Banjarmasi.Maka dalam penelitian menggunakan pendekatan kualitatif. Pada penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu dengan wawancara, dokumentasi dan observasi.Dari hasil penelitian, Pelayanan Administrasi Kelurahan Terintegrasi (PALUI) Pada Kelurahan Alalak Utara Kota Banjarmasin belum bisa dikatakan efektif. karena masih belum terpenuhinya ketiga indikator yaitu pencapaian tujuan, integrasi dan adaptasi. Dilihat dari banyaknya masyarakat yang masih melakukan urusan dengan datang langsung ketempat kelurahan dari pada menggunakan aplikasi PALUI, serta belum adanya sosialisasi dari pihak kelurahan dan tidak terbiasanya masyarakat dengan aplkasi PALUI. faktor kendalanya yaitu Kurangnya mengadakan sosialisasi mengenai adanya Aplikasi Palui Oleh Kelurahan Alalak Utara Kota Banjarmasin, Kurangnya antusias masyarakat terhadap adanya Aplikasi Palui dan Masyarakat Kelurahan Alalak Utara tidak terbiasa dengan perkembangan teknologi Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah diuraikan
SISTEM KlASIFIKASI KONTEN RADIKAL WEBSITE DAKWAH MENGGUNAKAN ALGORITMA KNN
Penelitian ini membahas klasifikasi konten radikal dalam Da'wah Indonesia di Website Da’wah dengan menggunakan teknik text mining. Kami mengimplementasikan aplikasi mesin pencari konten menggunakan PHP, yang bersifat open-source dan dapat diakses di berbagai sistem operasi. Sistem ini memproses query dengan melakukan text mining dan membandingkan hasilnya dengan kata kunci yang disimpan dalam database, mengklasifikasikan konten ke dalam kategori yang telah ditentukan sebelumnya: Merah, Kuning, Hijau, dan Putih. Proses klasifikasi dilakukan dengan memberi label secara manual pada konten berdasarkan data dari Kementerian Komunikasi dan Informatika, yang menghasilkan 126 artikel berita yang diberi label. Algoritma K-Nearest Neighbors (K-NN) digunakan untuk klasifikasi, dengan nilai k optimal 7, yang mencapai tingkat akurasi sebesar 66,37%, menunjukkan keandalan algoritma dalam mengklasifikasikan konten radikal dibandingkan dengan metode manual. Pengujian dilakukan dengan text mining untuk mengekstraksi kata-kata signifikan dari konten berita, kemudian menghitung jarak Euclidean untuk klasifikasi. Matriks kebingungannya digunakan untuk mengukur akurasi klasifikasi, dengan kelas "Putih" mencapai nilai presisi dan recall tertinggi. Kinerja sistem menunjukkan waktu pemrosesan 0,704 detik per tugas klasifikasi dan penggunaan memori sebesar 884.656 byte, yang menyoroti efisiensi algoritma namun juga menunjukkan area yang perlu dioptimalkan. Peningkatan di masa depan meliputi penambahan fungsi identifikasi sinonim untuk kata kunci Bahasa Indonesia guna meningkatkan akurasi klasifikasi dan melibatkan para ahli dalam penentuan tema konten radikal. Menggabungkan algoritma K-NN dengan teknik machine learning lain seperti Naive Bayes, SVM, Decision Tree, dan Neural Network dapat lebih meningkatkan akurasi. Selain itu, memperluas sistem untuk digunakan pada server proxy, platform mobile, dan aplikasi lainnya akan meningkatkan fleksibilitasnya dalam mendeteksi dan mengklasifikasikan konten radikal. Penelitian ini berkontribusi pada pemahaman dan pengembangan sistem untuk mendeteksi konten radikal di website da’wah, dengan menekankan perlunya adaptasi dan perbaikan berkelanjutan seiring dengan taktik radikalisasi online yang terus berkembang